Yogyakarta State University

Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
Not a member yet
    63894 research outputs found

    erbedaan Tingkat Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas V Sebelum dan Sesudah Menerima Pembelajaran Permainan Tradisional di SD Negeri Panjatan Tahun Ajaran 2023/2024

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Perubahan Tingkat Keterampilan Sosial Peserta Didik Kelas V Setelah Menerima Pembelajaran Permainan Tradisional di SD Negeri Panjatan tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan desain penelitian kuasi eksperimental. Subjek penelitian ini merupakan peserta didik kelas V di SD Negeri Panjatan dengan jumlah 27 anak. Kemudian, proporsi peserta didik dalam satu kelas adalah 15 peserta didik laki-laki dan 12 peserta didik perempuan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian diketahui bahwa persepsi peserta didik kelas V terhadap pembelajaran pendidikan jasmani yaitu perbedaan tingkat keterampilan sosial peserta didik kelas V sebelum dan sesudah menerima pembelajaran permainan tradisional di SD Negeri Panjatan tahun ajaran 2023/2024, tingkat keterampilan sosial peserta didik sebelum menerima pembelajaran permainan tradisional berada pada kategori sangat kurang yang mencapai 10 peserta didik, dengan perolehan nilai mean 53,0 masuk ke dalam kategori keterampilan sosial sangat rendah. Sedangkan dari hasil posttest mengalami kenaikan rata-rata menjadi 76,5 dengan kategori keterampilan sosial sangat tinggi sebanyak 9 peserta didik. Dari penjelasan tersebut tingkat keterampilan sosial peserta didik kelas V meningkat setelah dilakukan pembelajaran permainan tradisional dengan selisih nilai mean sebesar 23,5

    Korelasi Penggunaan Pembelajaran TGT Dengan Partisipasi dan Hasil Belajar Siswa Perempuan Pada Pelajaran PJOK Kelas XI SMA 4 Singkawang

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) terhadap partisipasi dan hasil belajar siswa perempuan dalam pelajaran pendidikan jasmani. Metode ini digunakan untuk membantu siswa menyelesaikan tugas yang diberikan serta memperoleh nilai hasil belajar yang maksimal. Model pembelajaran TGT dalam pelaksanaannya di dalam kelas meliputi proses penyajian, membentuk tim, cara permainan, dan mulai pertandingan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis korelasi. Sampel penelitian ini adalah 31 siswa perempuan yang berasal dari kelas XI di SMA Negeri 4 Singkawang. Instrumen yang digunakan di dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner PEPAS dan lembar penilaian hasil belajar. Pengumpulan data data partisipasi diperoleh dari kuesioner sedangkan data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil pretest dan posttes yang dianalisis menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa lembar instrumen kuesioner PEPAS dan tes yang dikembangkan masing-masing memenuhi kriteria valid dengan kategori sangat baik berdasarkan uji SPSS dengan nilai rata-rata (>0.3338). Uji hipotesis bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hasil pretest dan postest sebesar (0,000). Model pembelajaran yang menggunakan strategi TGT ini berhubungan terhadap partisipasi siswa perempuan sebesar (16.218) dan hasil belajar siswa perempuan dengan rata-rata meningkat sebesar (16.391). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan model pembelajaran TGT memiliki hubungan yang signifikan terhadap peningkatan partisipasi dan hasil siswa

    Kesiapan Tenaga Pendidik Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Dalam Implemetasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama Se-Kabupaten Magelang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kesiapan Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dalam Implemetasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini populasinya adalah tenaga pendidik PJOK SMP se-Kabupaten Magelang. Berdasarkan data Sekolah Menengah Pertama Kabupaten Magelang yang terdata pada Dapodikdasmen Kabupaten Magelang total Sekolah Menengah Pertama yaitu ada 132 sekolah dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Magelang. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah tenaga pendidik PJOK SMP se-Kabupaten Magelang yang berjumlah 50 tenaga pendidik, dalam hal ini tekhnik yang digunakan adalah purposive sampling yaitu jumlah sampel ini diambil dari data jumlah tenaga pendidik yang aktif hadir dalam pertemuan pertemuan MGMP. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan angket. Penelitian ini menggunakan tiga Faktor untuk mengukur variabel kesiapan. Hasil uji validitas mendapatkan hasil r>0.5 dengan r tabel 0,279, hasil uji validitas tersebut mendapatkan 20 butir pernyataan valid. Sedangkan hasil uji reliabilitas instrumen mendapatkan hasil 0,79. Hasil Kesiapan Guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dalam Implemetasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama se-Kabupaten Magelang sebagai berikut, dalam kategori sangat siap sejumlah 6 tenaga pendidik (12%), siap sejumlah 8 tenaga pendidik (16%), cukup siap sejumlah 17 tenaga pendidik (34%), tidak siap sejumlah 13 tenaga pendidik (26%), dan sangat tidak siap sejumlah 6 tenaga pendidik (12%)

    Tingkat Pemahaman Peserta Ekstrakurikuler Tentang Peraturan Terbaru Kategori Tanding Dalam Olahraga Beladiri Pencak Silat Di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta ekstrakurikuler pencak silat tentang peraturan terbaru kategori tanding dalam olahraga beladiri pencak silat di SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data . Subjek penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler Pencak Silat SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta yang berjumlah 16 peserta dengan 12 siswa putra dan 4 siswi putri. Teknik pengambilan data menggunakan teknik ku e sioner yang terdiri dari 38 pertanyaan tentang peraturan terbaru katagori tanding dalam olahraga beladiri Pencak Silat. Maka teknik sampel yang digunakan adalah total sampling atau mengambil keseluruhan populasi dikarenakan kurang dari 100. Instrument penelitian ini adalah tes berupa pertanyaan dengan jawaban “IYA” atau “TIDAK”. Analisis data pada penilitian ini adalah Compare mean (One Sample T-Test). Uji validitas instrumen sebesar 0,495 dan nilai uji reliabilitas instrument sebesar 0,720 maka instrumen dalam penelitian ini dinyatakan reliabel. Tingkat pemahaman dibagi menjadi 3 kategori (Larangan Pertandingan, Nilai Teknis, dan Wasit Pertandingan). Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: komponen tes keterampilan dasar pencak silat dengan kategori sangat tinggi 4 siswa dengan persentase (25%), kategori tinggi 9 siswa dengan persentase (56,3%), kategori sedang 2 siswa dengan persentase (12,5%), kategori rendah 1 siswa dengan persentase (6,3%), dan kategori sangat rendah 0 siswa dengan persentase (0%). Berdasarkan hasil nilai keseluruhan penelitian untuk peserta ekstrakurikuler pencak silat SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta terhadap pemahaman peraturan terbaru pertandingan pencak silat kategori tanding sebesar 56,3%. Hasil persentase seluruh peserta sebesar 56,3% termasuk dalam kategori tinggitinggi

    PENDIDIKAN KARAKTER MANDIRI DI KELAS 5 SD NEGERI GUNUNGSAREN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pendidikan karakter mandiri di kelas 5 SD Negeri Gunungsaren. Penelitian tersebut dilakukan karena nilai karakter mandiri diduga telah dilaksanakan oleh siswa SD Negeri Gunungsaren, terutama di kelas 5. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Gunungsaren yang terletak di Gunungsaren Lor, Trimurti, Srandakan, Bantul, Yogyakarta. Subjek penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas 5, dan siswa kelas 5 SD Negeri Gunungsaren. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif Miles, Huberman, & Saldana (2014) yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter mandiri di kelas 5 SD Negeri Gunungsaren dapat dilihat dari aspek pengembangan diri, pengintegrasian dalam mata pelajaran, dan budaya sekolah. Aspek pengembangan diri meliputi kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan, dan pengkondisian. Aspek pengintegrasian dalam mata pelajaran meliputi mengintegrasikan nilai karakter mandiri dalam materi pelajaran dengan mencantumkannya di dalam RPP, mengembangkan proses pembelajaran siswa secara aktif yang dapat membuat siswa melakukan internalisasi nilai karakter mandiri dan menunjukkannya dalam perilaku yang sesuai, dan memberikan bantuan kepada peserta didik, baik yang mengalami kesulitan untuk menginternalisasikan nilai karakter mandiri maupun menunjukkannya dalam perilaku. Aspek budaya sekolah meliputi mengintegrasikan nilai karakter mandiri dalam kegiatan kurikuler sekolah, mengintegrasikan nilai karakter mandiri dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah, dan melibatkan siswa dalam proses mengambil keputusan. Kata kunci: pendidikan karakter, karakter mandiri, sekolah dasar

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU KATA BERGAMBAR UNTUK PEMBELAJARAN PPKN PESERTA DIDIK KELAS V SEKOLAH DASAR

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk media pembelajaran berupa kartu kata bergambar yang layak dan praktis digunakan untuk pembelajaran PPKn di kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang mengacu pada model pengembangan model Borg and Gall. Tahapan yang dilakukan peneliti yakni penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba lapangan awal, revisi uji coba lapangan awal, dan revisi uji coba lapangan utama. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di 5 sekolah di Gugus 03 wilayah Kapanewon Patuk Gunungkidul yaitu SDN Panjatan, SDN Patuk 1, SDN Patuk 2, SDN Sokasari dan SDN Nglanggeran. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara angket, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil dari pengembangan media pembelajaran kartu kata bergambar dinyatakan layak dan praktis untuk pembelajaran PPKn kelas V Sekolah Dasar. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil validasi media memperoleh rata-rata skor 4,95 kategori sangat baik dan validasi materi memperoleh rata-rata skor 4,83 dalam ketegori sangat baik. Hasil perolehan skor pada uji coba lapangan 4,85 dari guru dengan kategori sangat baik dan memperoleh 4,87 dari siswa dengan kategori sangat baik. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran kartu kata bergambar keragaman sosial budaya masyarakat layak dan praktis sebagai media pembelajaran untuk kelas V sekolah dasar. Kata Kunci: pengembangan media, PPKn, siswa kelas V sekolah dasa

    Pengaruh Body Weight Training dan Core Stability Kombinasi Ladder Drill Terhadap Kelincahan dan Power Otot Tungkai Atlet Bulutangkis Ditinjau Dari Jenis Kelamin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) Pengaruh latihan body weight training dan core stability kombinasi ladder drill terhadap kelincahan dan power otot tungkai pada atlet bulutangkis; (2) Pengaruh jenis kelamin terhadap kelincahan dan power otot tungkai pada atlet bulutangkis; (3) Interaksi model latihan dan jenis kelamin terhadap kelincahan dan power tungkai pada atlet bulutangkis. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 2 x 2. Populasi dan sampel yang digunakan yaitu atlet PB. Pratama. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan beberapa kriteria. Instrumen untuk mengukur kemampuan kelincahan yaitu tes rangkaian olah kaki dan untuk power otot pemain adalah vertical jump. Teknik analisis data yang digunakan adalah Manova Dua arah dengan taraf signifikansi (Sig.) p < 0,05, dilanjutkan dengan Uji Tukey HSD. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Ada pengaruh yang signifikan antara model latihan body weight dan core stability kombinasi ladder drill terhadap kelincahan dengan nilai F 11,308 dan p < 0,05; terhadap power otot tungkai dengan nilai F 7,721 dan p < 0,05. Kelompok body weight kombinasi ladder drill lebih baik dibandingkan kelompok core stability kombinasi ladder drill terhadap kelincahan dan power otot tungkai; (2) Ada pengaruh yang signifikan jenis kelamin terhadap kelincahan dengan dengan nilai F 5,769 dan p < 0,05; terhadap power otot tungkai dengan nilai F 7,721 dan p < 0,05. Kelompok laki-laki lebih tinggi dibandingkan kelompok perempuan terhadap kelincahan dan power otot tungkai; (3) Ada interaksi yang signifikan antara model latihan dan jenis kelamin terhadap kelincahan dengan nilai F 39,000 dan p < 0,05; terhadap power otot tungkai dengan nilai F 24,168 dan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa core stability kombinasi ladder drill efektif untuk perempuan dan body weight training lebih efektif untuk laki-laki

    Survei Tingkat Kesegaran Jasmani Peserta Didik Kelas IV dan V Tahun Ajaran 2023/2024 Sekolah Dasar Negeri 1 Muntilan Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa baik tingkat kesegaran jasmani Peserta Didik kelas IV dan V Tahun Ajaran 2023/2024 SD Negeri 1 Muntilan Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei, dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran, instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian ini adalah Tes Kesegaran Jasmani (2010) kategori umur 10 12 tahun yaitu: 1) Lari 40 meter, 2) Gantung siku tekuk, 3) Baring duduk 30 detik, 4) Loncat tegak, 5) Lari 600 meter. Sampel yang digunakan adalah Peserta Didik kelas IV dan V Tahun Ajaran 2023/2024 SD Negeri 1 Muntilan Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang, sebanyak 103 peserta didik dengan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 7 17 November 2023. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat kesegaran jasmani Peserta Didik kelas IV dan V Tahun Ajaran 2023/2024 SD Negeri 1 Muntilan Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang sebanyak 0% memiliki tingkat kesegaran jasmani dalam kategori baik sekali dan baik, sebanyak 25 peserta didik atau 24,27% memiliki tingkat kesegaran jasmani dengan kategori sedang, sebanyak 11 peserta didik atau 10,68% memiliki tingkat kesegaran jasmani dengan kategori kurang sekali, serta sebanyak 67 peserta didik atau 65,05% memiliki tingkat kesegaran jasamani dengan kategori kurang. Peserta didik tertinggi atau frekuensi terbanyak termasuk dalam interval 10 13 yaitu sebanyak 67 peserta didik, maka tingkat kesegaran jasmani peserta didik keseluruhan dari kelas IV dan V Tahun Ajaran 2023/2024 SD Negeri 1 Muntilan Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang adalah termasuk ke dalam kategori kurang

    PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA SISWA KELAS V SD SE-GUGUS DIPONEGORO MAGELANG

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pendekatan RME terhadap kemampuan pemecahan masalah pada siswa kelas V SD Se-Gugus Diponegoro Magelang. RME sebagai titik awal pembelajaran yang menekankan pada masalah yang dekat dengan kehidupan siswa dan mendorong aktivitas penyelesaian masalah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan quasi experimental design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Se-Gugus Diponegoro Magelang. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan soal tes uraian yang sudah valid dan reliabel. Teknik analisis data yang digunakan adalah independent sample t-test dengan prasyarat normal dan homogen telah dicapai yaitu uji normalitas pre-test kelas kontrol sebesar 0,88 dan kelas eksperimen sebesar 0,200 serta uji homogenitas sebesar 0,419. Uji normalitas post-test kelas kontrol sebesar 0,200 dan kelas eksperimen sebesar 0,200 serta uji homogenitas sebesar 0,628. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata nilai post-test siswa pada kelas eksperimen sebesar 74,90 dan pada kelas kontrol sebesar 55,48. Kemudian, diperoleh hasil independent sample t-test dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya kurang dari 0,05. Dengan demikian, pendekatan RME berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah pada siswa kelas V SD Se-Gugus Diponegoro Magelang. Kata kunci: RME, Volume Balok dan Kubus, Kemampuan Pemecahan Masala

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI KELAS IV SD NEGERI BANJARHARJO

    No full text
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui melalui penerapan media audio visual di kelas IV SD Negeri Banjarharjo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan desain penelitian tindakan kelas model Kemmis & Mc. Taggart. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Banjarharjo yang terdiri dari 22 siswa, dengan rincian 11 putra dan 11 putri. Teknik yang dipergunakan dalam menggumpulkan data adalah teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah soal tes, lembar observasi guru, dan lembar observasi siswa. Analisis data dilakukan secara kuantitatif. Adapun kriteria keberhasilan penelitian tindakan adalah apabila siswa yang tuntas dari batasan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang ditentukan sebesar 75 dapat mencapai 75% dari keseluruhan siswa. Begitu pula dengan aktivitas guru dan siswa yang diperoleh lebih dari 85%. Proses peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SD pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui melalui penerapan media audio visual melibatkan seluruh siswa kelas IV untuk bersama-sama menyaksikan media audio visual yang ditayangkan oleh guru demi meningkatkan keaktifan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Hasil observasi pada siklus I dan II menunjukkan peningkatan partisipasi aktif guru dari 83,3% hingga mencapai 93,75% dan peningkatan partisipasi aktif siswa pada siklus I ke siklus II dari 92,2% menjadi 94,4%. Peningkatan hasil tes Pendidikan Pancasila siklus I ke siklus II yakni sebanyak 16 siswa (72,7%) menjadi 18 siswa (81,8%) yang mencapai nilai KKTP dari keseluruhan siswa. Nilai rata-rata hasil belajar siklus I dan siklus II juga mengalami peningkatan yaitu dari 82,7 menjadi 85,5. Kata kunci: Pendidikan Pancasila, hasil belajar, media audio visua

    51,344

    full texts

    63,894

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇