Yogyakarta State University

Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
Not a member yet
    63894 research outputs found

    PELAKSANAAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) SEBAGAI PENGUATAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN DI SD NEGERI TAMANSARI 1 KOTA YOGYAKARTA (STUDI PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL KELAS V)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), (2) kendala dan solusi pada pelaksanaan P5, (3) analisis pelaksanaan P5 dalam menguatkan karakter peduli lingkungan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas V di SD Negeri Tamansari 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, studi dokumen, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan P5 dilaksanakan melalui tahap perencanaan, meliputi membentuk tim fasilitator projek, mengidentifikasi tingkat kesiapan satuan pendidikan, merancang dimensi, tema, alokasi waktu projek, serta merancang strategi pelaporan hasil projek. Tahap pelaksanaan melalui pengenalan, kontekstualisasi, aksi, refleksi, dan tindak lanjut. Tahap evaluasi dilakukan dengan pengolahan asesmen dan portofolio ke dalam rapor projek serta refleksi antara pendidik, tim fasilitator, dan kepala satuan pendidikan, (2) kendala dan solusi pada pelaksanaan P5. Kendala yang dihadapi, meliputi tingkat kekonsistenan peserta didik dan pendidik dalam melaksanakan tugas serta keberadaan peserta didik berkebutuhan khusus. Solusi yang dilakukan, yaitu menumbuhkan kesadaran dalam diri akan pentingnya pemilahan sampah maupun pengolahan sampah melalui pemberian edukasi dan motivasi serta menjalin kolaborasi yang baik antara peserta didik, pendidik, dan karyawan, (3) pelaksanaan P5 mampu menguatkan karakter peduli lingkungan dalam pembelajaran IPS kelas V. Kata Kunci: Ilmu Pengetahuan Sosial, karakter peduli lingkungan, dan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

    ANALISIS PENERAPAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR BERBASIS INKLUSI SD NEGERI TAMANSARI 1

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Gerakan Literasi Sekolah di sekolah dasar berbasis inklusi SD Negeri Tamansari 1, meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi gerakan literasi sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri Tamansari 1. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, pustakawan, guru pendamping khusus (GPK), guru kelas, dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Sldana yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gerakan Literasi Sekolah di SD Negeri Tamansari 1 dilakukan melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan gerakan literasi sekolah dilakukan melalui penetapan waktu, pembidikan target, penyusunan tujuan, persiapan kebutuhan, dan penyusunan jadwal program literasi. Pelaksanaan gerakan literasi sekolah di SD Negeri Tamansari 1 dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu tahap pembiasaan, tahap pengembangan, dan tahap pembelajaran. Dalam menjalankan program literasi terdapat berbagai bentuk penyesuaian yang dilakukan guna dapat memfasilitasi kegiatan literasi bagi siswa berkebutuhan khusus. Evaluasi gerakan literasi sekolah dilakukan melalui penilaian hasil literasi, monitoring program, penggalian faktor pendukung dan faktor penghambat, penyelesaian hambatan dengan berbagai solusi, serta penentuan rencana tindak lanjut program literasi. Kata kunci: gerakan literasi sekolah, sekolah inklus

    PERAN ORANG TUA DALAM MEMBANTU ANAK BELAJAR DARI RUMAH PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI NGRAJEK 1 MUNGKID, MAGELANG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam membantu anak belajar dari rumah serta kendala pada siswa kelas IV di SD Negeri Ngrajek 1 di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskripsi dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru kelas IV, orang tua, dan siswa SD Negeri Ngrajek 1. Objek penelitian yaitu peran orang tua dalam membantu anak belajar dari rumah yang bekerja sebagai wiraswasta, pegawai negeri dan, karyawan swasta. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman meliputi teknik reduksi data, pemyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang bekerja sebagai: 1) Wiraswasta: a) peran orang tua sebagai pendidik yaitu mempelajari materi anak dari berbagai sumber; b) peran sebagai fasilitator yaitu, memenuhi kebutuhan belajar daring anak; c) Tanggung jawab terhadap pendidikan anak terdiri dari memberikan nasihat dan motivasi kepada anak; 2) Pegawai negeri: a) peran orang tua sebagai pendidik yaitu, memberikan tambahan bimbingan di tempat les; b) peran sebagai fasilitator yaitu, memenuhi kebutuhan belajar daring anak; c) Tanggung jawab terhadap pendidikan anak terdiri dari memberikan nasihat dan motivasi kepada anak; 3) Karyawan swasta: a) peran orang tua sebagai pendidik yaitu, mendampingi anak belajar setelah pulang bekerja; b) peran sebagai fasilitator yaitu, memenuhi kebutuhan belajar daring anak; c) Tanggung jawab terhadap pendidikan anak terdiri dari memberikan nasihat dan motivasi kepada anak; d) Kendala yang dihadapi yaitu sarana internet kurang mendukung; e) Solusi yang didapatkan yaitu memberikan kebutuhan belajar yang lengkap untuk pembelajaran daring. Kata kunci: Peran orang tua, belajar dari rumah

    FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS KELAS 2 DI SEKOLAH DASAR NEGERI GUWO PAJANGAN BANTUL

    No full text
    SD Negeri Guwo merupakan sekolah inklus yang mana guru kelas harus dapat berperan untuk melayani pembelajaran bagi pesertadidik berkebutuhan khusus. Namun jika hal ini tidak dibarengi dengan persiapan seperti adanya guru pendamping khusus, kompetensi guru yang sudah mumpuni maka akan menimbulkan masalah. Realitas lapangan menunjukkan bawa guru SD Negeri gurwo mengalam berbagai hamabatan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Berdasarkan hal diatas , penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penghambat bagi guru kelas dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa berkebutuhan khusus di SD Negeri guwo dan untuk mengetahui proses munculnya faktor-faktor penghambat tersebut. Untuk mengetahui tersebut perlu digali dengan metode penelitian kualitatif pendektan studi kasus. Tehnik analisis data pada penelitian ini menggunakan tehnik analisis Mile dan Huberman. Analisis mile dan hubermen merupakan tehnik analisis yang memiliki tahap data collection, data reduction, display data, dan conclusions. Hasil penelitian ini ialah Hambatan pembelajaran bahasa Indonesia pada anak berkebutuhan khusus dalam situasi kelas regular jenjang kelas 2 di SD Negeri Guwo dapat diklasifikasikan menjadi empat, yaitu: 1. Lambatnya pesertadidik dalam mencerna pelajaran , 2. tidak adanya guru pendamping khusus untk siswa berkebutuhan khusus , 3. rendahnya komptensi pedagogik guru, 4. jarang terjalinnya hubungan orang tua pesertadidik ABK dengan guru kelas Adapun fakor penghambat guru dalam pembelaajaran Bahasa Indonesia terjadi melalui beberapa tahap. 1. Tidak adanya guru pendamping khusus untuk siswa berkebuthan khusus , 2. Rendahnya kompetensi pedagogik guru terkait anak berkebutuhan khusus , 3. Jarang terjalinya hubungan antara orang tua guru kelas, 4. Lambatnya pesertadidik dalam mencerna pelajaran Kata kunci: inklusi, komptensi, faktor penghambat, pembelajara

    PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SINDUREJAN KOTA YOGYAKARTA

    No full text
    Penelitian ini bertujan untuk meningkatkan keaktifan belajar IPS menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournamen (TGT) pada peserta didik kelas V SD Negeri Sindurejan, Kota Yogyakarta pada materi jenis-jenis usaha ekonomi. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelas VB SD Negeri Sindurejan Kota Yogyakarta. Desain penelitian mengacu pada Kemmis dan Mc Taggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen berupa lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. kriteria keberhasilan yang telah ditentukan untuk meningkatkan keaktifan adalah ≥75% dari jumlah peserta didik kelas VB memperoleh skor keaktifan belajar dalam kriteria tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Teams Games Tournament dapat meningkatkan keaktifan belajar IPS peserta didik kelas VB SD Negeri Sindurejan. Hal ini ditunjukkan melalui hasil penelitian keaktifan belajar peserta didik pada siklus I yaitu 64%, dengan kaetgori sedang, kemudian dengan adanya perbaikan pada siklus II, keaktifan belajar peserta didik mengalami peningkatan yaitu 76% yang artinya keaktifan belajar peserta didik pada siklus II telah memenuhi kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan oleh peneliti yaitu ≥ 75% dari jumlah peserta didik mendapatkan kategori tinggi. Kata kunci: Keaktifan belajar, model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT), IP

    HUBUNGAN PEMBERIAN REINFORCEMENT POSITIF DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V SD N SE-GUGUS 3 SAMIGALUH KULON PROGO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian reinforcement positif dengan motivasi belajar peserta didik SD N kelas V SeGugus 3 Kapanewon Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi ex-post facto yang menggunaan instrumen berupa variabel reinforcement positif dan variabel motivasi belajar. Penelitian ini dilaksanakan di SD N Se-Gugus 3 Kapanewon Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD Se-Gugus 3 Kapanewon Samigaluh Kabupaten Kulon Progo yang berjumlah 64. Analisis data dilakukan dengan Korelasi Product Moment. Hasil penelitian menghasilkan nilai reliabilitas motivasi belajar sebesar 0,889 dan nilai reliabilitas reinforcement positif sebesar 0,923. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara reinforcement positif dengan motivasi belajar peserta didik kelas V SD Se-Gugus 3 Kapanewon Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Hasil analisis variabel reinforcement positif menunjukkan kategori sedang sebesar 73% dan variabel motivasi belajar menunjukkan kategori sedang sebesar 69%. Hasil uji korelasi menunjukkan rhitung sebesar 0,269 dan nilai signifikansi 0,032 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai korelasi antara reinforcement positif dengan motivasi belajar siswa sebesar 0,269 berada diantara 0,20 – 0,399 sehingga termasuk dalam kategori rendah. Kata Kunci: reinforcement positif, motivasi belajar, sekolah dasa

    Evaluasi Manajemen Organisasi Klub Futsal NTB Boys Dalam Mengembangkan Potensi Atlet Daerah di Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi manajemen organisasi klub futsal NTB Boys dalam mengembangkan potensi atlet daerah di Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah 25 orang. Sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan pertimbangan 1) Merupakan pemain atau atlet klub futsal NTB Boys dan; 2) Berasal dari Nusa Tenggara Barat, sehingga didapatkan sampel sebanyak 18 orang. Instrumen untuk mengevaluasi manajemen NTB Boys menggunakan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Pengujian instrumen dilakukan dengan uji validitas. Pada instrument penelitian menunjukkan bahwa reliabilitas instrument manajemen sebesar 0,930 > 0,6 maka instrumen dikatakan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atas didapatkan bahwa kualitas manajemen klub NTB Boys dalam mengembangkan potensi atlet berada pada kategori “baik” 6% (1 pemain), kategori “cukup baik” 88% (16 pemain), kategori “kurang baik” 6% (1 pemain) dan tidak ada dalam kategori “tidak baik”. Dari hasil tersebut diketahui bahwa mayoritas pemain menyatakan bahwa kualitas manajemen dari klub NTB Boys “cukup baik” yaitu pada persentase 88%. Dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kualitas manajemen klub NTB Boys dalam mengembangkan potensi atlet daerah berada pada kategori “cukup baik”

    Evaluasi Pembelajaran IPA Pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di SMP Negeri Se-Yogyakarta.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan instrumen evaluasi pembelajaran IPA pendekatan STEM yang akurat; dan (2) mengevaluasi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran IPA pendekatan STEM di SMP negeri se-Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi menggunakan pendekatandeskriptif kuantitatif yang didahului dengan pengembangan instrumen evaluasi. Model dan prosedur pengembangan menggunakan model Plomp yang dimodifikasi sesuai kebutuhan penelitian. Model evaluasi yang digunakan yaitu Discrepancy Model Evaluation. Populasi dalam penelitian ini adalah SMP negeri se-Yogyakarta yang melaksanakan pembelajaran IPA pendekatan STEM. Sampel penelitian adalah 10 SMP negeri dengan 328 peserta didik, yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan angket serta melalui observasi dan telaah dokumen. Pembuktian validitas instrumen menggunakan validitas isi dengan formula Aiken’s dan validitas konstruk menggunakan Confirmatory Factor Analysis. Estimasi reliabilitas menggunakan uji Cronbach Alpha. Teknik analisis data deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengukur tingkat keberhasilan/kesesuaian pembelajaran IPA pendekatan STEM pada Standar Proses Pendidikan disesuaikan dengan Pedoman Penerapan Kurikulum Merdeka mengacu pada kategorisasi terdiri dari, sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) instrumen yang dihasilkan berupa pedoman observasi, angket peserta didik, angket guru, dan pedoman telaah dokumen evaluasi pembelajaran IPA pendekatan STEM di SMP yang akurat dan dapat digunakan. (2) Perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian terlaksana dengan sangat baik sesuai standar yang ditetapkan, terbukti dengan tingkat kesesuaian secara berurutan sebesar 96,45%; 99,71%; 97,56% dan kesenjangan sebesar 3,55%; 0,29%; 2,44%. Hasil evaluasi ini dapat menjadi salah satu acuan untuk menerapkan pembelajaran IPA dengan pendekatan STEM di sekolah-sekolah. Rekomendasi yang diberikan antara lain: sekolah sebaiknya mengadakan pelatihan lanjutan bagi guru dalam penerapan STEM, dalam menyusun modul ajar guru sebaiknya fleksibel, fasilitas dan sumber daya pembelajaran STEMditingkatkan, review dan penyesuaian kurikulum dilakukan secara berkala, dan perlu dikembangkan sistem evaluasi dan penilaian yang lebih komprehensif

    Pengembangan Model Pembelajaran Proyek Seni Rupa untuk Stimulasi Ekspresi Karya Seni Rupa Anak di Taman Kanak-kanak Kabupaten Sleman.

    No full text
    Kreasi karya seni rupa merupakan salah satu sarana untuk memahami objek di sekitar lingkungan anak. Problem anak dalam pembelajaran seni rupa di taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Sleman yaitu masih kesulitan dalam menuangkan imajinasinya dalam bentuk karya seni rupa. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran proyek seni rupa yang praktis dan efektif untuk untuk stimulasi ekspresi karya seni rupa anak di taman kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model Borg-Gall, yang tahapannya meliputi (1) analisis kebutuhan, (2) perancangan model, (3) validasi ahli, (4) uji coba terbatas, (5) revisi uji coba terbatas, (6) uji coba skala besar, (7) revisi uji coba skala besar, (8) uji coba skala luas, (9) revisi uji coba skala luas, (10) produk akhir dan diseminasi. Subjek penelitian ini yaitu 152 anak kelompok usia 5-6 tahun atau TK Besar, dari sembilan TK di delapan kapanewon di Kabupaten Sleman. Validasi ahli melibatkan empat ahli, terdiri dari 2 ahli dari akademisi pendidikan seni rupa, 1 ahli dari akademisi pendidikan anak usia dini, dan satu ahli dari praktisi seni rupa anak. Validitas instrumen menggunakan indeks validitas butir Aiken. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini adalah lima sintaks yang meliputi (1) menyajikan media pembelajaran dalam bentuk wujud konkret (asli), (2) mengamati video pembelajaran cara berkreasi bentuk 3D dan 2D, (3) membuat proyek seni rupa 3D (membentuk 3D dari clay atau lilin mainan), (4) membuat proyek seni rupa 2D (menggambar), dan (5) menceritakan karya proyek seni rupa. Penelitian ini berdampak efektif terhadap stimulasi ekspresi karya seni rupa anak. Hal ini terlihat pada anak yang berkembang sangat baik (BSB) memiliki tren naik. Anak yang berkriteria BSB pada uji coba skala terbatas yaitu 82%, pada uji coba skala besar yaitu 96%, dan pada uji coba skala luas yaitu 96%

    Motivasi Belajar Renang Peserta Didik Kelas XI di SMA Negeri 1 Pengasih Tahun Pelajaran 2024

    Get PDF
    Masalah yang di teliti motivasi belajar renang peserta didik diketahui belum tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi motivasi belajar renang peserta didik kelas XI di SMA Negeri 1 Pengasih Kulon Progo tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan data yang digunakan adalah kuesioner dengan instrumen yang digunakan berupa angket. Populasi di dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pengasih Kulon Progo yang berjumlah 216 peserta didik. Sampel berjumlah 108 responden yang diambil dengan teknik proportionate random sampling, dimana setiap kelas diwakili secara proporsional sesuai dengan jumlah siswa di masing-masing kelas. Instrumen penelitian ini memperoleh nilai validitas 0,361. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif kuantitatif persentase yang terbagi dalam lima kategori yakin sangat rendah, rendah, sedang, tinggi dan sangat tinggi. Instrumen ini menggunakan yang sudah ada sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan motivasi peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Pengasih Kulon Progo terhadap pembelajaran renang dengan hasil secara keseluruhan berada pada kategori sangat rendah sebesar 6,4%, kategori rendah sebesar 13,8%, kategori sedang sebesar 54,6%, kategori tinggi sebesar 15,7% dan kategori sangat tinggi sebesar 9,2%. Sedangkan nilai rata rata yaitu sebesar 78.58, motivasi peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Pengasih Kabupaten Kulon Progo terhadap materi Renang masuk dalam kategori Sedang. Rencana tindak lanjut dari penelitian ini meliputi pengembangan program pembelajaran renang yang lebih menarik dan interaktif

    51,344

    full texts

    63,894

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇