Yogyakarta State University

Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
Not a member yet
    63894 research outputs found

    Strategi Pemasaran Pendidikan Sekolah Dasar Swasta Islam di Kabupaten Sleman

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi pemasaran pendidikan sekolah dasar swasta Islam di Kabupaten Sleman dengan menggali aspek strategi penentuan posisi pasar dan strategi bauran pemasaran. Jenis penelitian termasuk dalam kategori penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Sleman pada SD Global Islamic School 3 Yogyakarta, SD Budi Mulia Dua Pandeansari, SD BIAS 3 Yogyakarta, SD Muhammadiyah Condongcatur, dan SD Teladan Yogyakarta bulan Oktober 2024 – Januari 2025. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penentuan posisi pasar sasaran SD Swasta di Kabupaten Sleman dilakukan dengan fokus pada 1) Pendidikan berbasis Islam, 2) Segmentasi pasar keluarga muslim modern, dan 3) Diferensiasi melalui program unggulan. Strategi bauran pemasaran dilakukan dengan menggunakan prinsip 7P, yaitu 1) Product (layanan inti: kurikulum terintegrasi, program unggulan: diferensiasi produk, fasilitas pendukung: augmented product, integrasi nilai-nilai Islam: pendidikan karakter, pengalaman belajar yang menyenangkan, dan komitmen terhadap kualitas pendidikan), 2) Price (Strategi penetapan harga, diskon dan beasiswa, kualitas layanan dan harga, perbandingan biaya antar sekolah), 3) Place (Lokasi strategis dan aksesibilitas, lingkungan sekolah yang aman & nyaman, dan fasilitas transportasi pendukung), 4) Promotion (Penggunaan media sosial, event promosi langsung, promosi word of mouth, materi promosi yang menarik), 5) People (Kualitas Tenaga Pendidik Pendekatan Komunikatif, Peran Orang Tua dalam, Proses Pendidikan, Interaksi Positif antara Staf dan Siswa, dan Pengembangan Profesional Guru) 6) Process (Pendaftaran Online yang Efisien, Pendekatan Pembelajaran Berbasis Teknologi, dan Efisiensi Administrasi) 7) Psysical Evidence (Fasilitas Modern dan Lengkap, Lingkungan Belajar yang Nyaman, Fasilitas Penunjang Pembelajaran, dan Desain Fisik Sekolah)

    Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di SMK Negeri 4 Yogyakarta dan SMK Negeri 6 Yogyakarta

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru di SMK Negeri 4 dan SMK Negeri 6 Yogyakarta. Kompetensi guru yang dimaksud mencakup aspek pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Kepemimpinan kepala sekolah dipandang sebagai faktor strategis yang mendorong inovasi pembelajaran, menciptakan budaya kerja kolaboratif, serta mendukung pengembangan profesional guru secara berkelanjutan dalam konteks pendidikan vokasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan berjumlah enam orang yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan staf manajemen dari masing-masing sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di kedua sekolah memiliki peran strategis melalui gaya kepemimpinan transformasional dan partisipatif, yang menciptakan budaya kolaboratif dan mendorong pengembangan profesional berkelanjutan. SMKN 4 menekankan kolaborasi internal dan komunikasi partisipatif, sedangkan SMKN 6 mengedepankan kemitraan industri dan inovasi pembelajaran. Meskipun terdapat inovasi seperti teaching factory dan praktik kontekstual, kendala seperti keterbatasan waktu, kesiapan guru terhadap teknologi, serta pelatihan yang kurang relevan masih menjadi hambatan. Rekomendasi strategis meliputi pelatihan berbasis kebutuhan nyata, pemerataan kerja sama dengan DUDI, pemanfaatan teknologi dalam supervisi, serta penguatan kepemimpinan adaptif dan kontekstual

    Magang dalam Situated Learning: Studi Etnografi pada Kelompok Pengrajin Marmer di Kabupaten Tulungagung.

    No full text
    Magang merupakan salah satu metode pembelajaran tertua yang masih digunakan hingga saat ini. Magang tidak hanya dilakukan dalam pendidikan formal, akan tetapi juga banyak diterapkan dalam pendidikan nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengungkap aktivitas magang dalam situated learing yang dilakukan pada tiga perusahaan marmer di Kabupaten Tulungagung, (2) menginterpretasikan kelemahan aktivitas magang di tiga perusahaan marmer di Kabupaten Tulungagung, dan (3) menemukan pola magang dalam situated learning yang produktif bagi peserta magang dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi etnografi yang dilakukan pada kelompok pengrajin marmer. Data penelitian dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan menulis catatan etnografi. Analisis data menggunakan analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, dan analisis tema. Untuk menentukan keabsahan data, peneliti membuat kerangka kerja etnografis dan menggunakan triangulasi sumber, waktu, dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas magang di pabrik marmer berlangsung melalui partisipasi aktif antara pemagang dengan permagang, di dalamnya terdapat tahapan modeling, mentoring, dan implementasi mulai dari pengenalan alat dan bahan, cara menggunakannya, hingga cara membentuk kerajinan marmer; (2) kelemahan aktivitas magang dipengaruhi oleh keterlambatan bahan baku serta resiko kecelakaan kerja yang kurang mendapatkan perhatian; (3) pola magang dalam situated learning yang produktif dapat dilakukan melalui partisipasi periferal yang sah antara pemagang dan permagang sehingga memunculkan tiga hal utama yaitu (a) di dalam komunitas praktik terdapat interaksi sosial, mentoring, dan kolaborasi sejawat antar pemagang; (b) pada konteks otentik, pemagang belajar secara langsung di lokasi magang; dan (c) di dalam perwujudan, terdapat hasil kinerja pemagang, efikasi diri, dan pengakuan diri pemagang

    Pengembangan Simulator Kelistrikan Bodi Otomotif Untuk SMK Konsentrasi Keahlian TKR Dengan Pendekatan Pembelajaran Inkuiri.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan 1) menghasilkan media pembelajaran berupa simulator kelistrikan bodi otomotif; 2) mengungkap unjuk kerja, kelayakan, kepuasan pengguna, dan efektifitas penggunaan simulator yang dihasilkan dalam pembelajaran dengan pendekatan inkuiri bagi siswa teknik kendaraan ringan. Penelitian ini merupakan research and development dengan Model ADDIE. Instrumen pengambilan data meliputi pedoman wawancara, angket, dan tes. Semua intrumen dinyatakan valid; validitas angket diperoleh melalui expert judment dan Aiken-V (0,86-1), sementara itu soal pre-tes dan pos-tes melalu uji R point biserial (≥0,3). Reliabilitas soal tes dihitung melalui KR-21 (0,71) dan reliabilitas angket dihitung dengan Alpha Cronbach (0,86). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK N 2 Yogyakarta dan SMK Perindustrian tahun 2023/2024, masing-masing sebanyak 60 orang. Desain penelitian adalah quasi experiment dengan rancangan pretest- posttest control-group design. Analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji Anova digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) Simulator kelistrikan bodi otomotif yang dihasilkan telah sesuai dengan kebutuhan pembelajaran sistem kelistrikan bodi otomotif di SMK. 2) Unjuk kerja simulator tersebut ditinjau dari uji fungsional, kompatibilitas, dan testimoni masuk kategori “sangat baik”. 3) Kelayakan simulator tersebut menurut ahli materi dan ahli media termasuk dalam kategori “sangat layak”. 4) Penggunaan simulator tersebut memberikan tingkat kepuasan dengan kategori “sangat tinggi”. 5) Penggunaan simulator tersebut di kelas eksperimen lebih efektif dibandingkan dengan di kelas kontrol yang diajar menggunakan trainer kelistrikan bodi otomotif. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa simulator kelistrikan bodi otomotif yang dihasilkan sangat layak dan dapat digunakan dalam pembelajaran kelistrikan kendaraan ringan di SMK

    Model Cooperative Learning By Technopreneur for SMK- Augmented Reality (CLTSMK-AR) Untuk Meningkatkan Survival Skills Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan.

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model Cooperative Learning by Technopreneur for SMK-Augmented Reality (CLTSMK-AR) untuk meningkatkan survival skills siswa di Sekolah Menengah Kejuruan, menguji kelayakan model CLTSMK-AR, mendeskripsikan kepraktisan model CLTSMK- AR, menguji efektifitas model CLTSMK-AR, dan mendeskripsikan peningkatan aspek-aspek survival skills siswa di SMK. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan Four-D Model (Define, Design, Develop, Disseminate). Penentuan subjek uji coba instrumen menggunakan teknik stratified proportional random sampling sehingga diperoleh total 145 siswa yang berasal dari lima sekolah sampel.Uji coba produk penelitian dilaksanakan di SMKN 2 Depok, SMKN 1 Sedayu, SMK Muhammadiyah 1 Playen, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, dan SMK Tamansiswa Nanggulan. Subjek penelitian ini adalah sepuluh kelas yang terdiri dari lima kelas kontrol dan lima kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi untuk menilai kelayakan produk model pembelajaran, serta uji efektivitas model pembelajaran. Validasi model, perangkat implementasi model, dan instrumen penelitian dilakukan oleh empat ahli. Uji efektivitas Desain penelitian adalah quasi experiment, yaitu pretest–posttest control group design. analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas dan uji Manova digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) model CLTSMK dengan berbantukan augmented reality terdiri dari sintaks (buku model CLTSMK-AR, buku pedoman guru, buku siswa dan buku panduan aplikasi Kelistrikan Otomotif Augmented Reality (KLIK.AR)), sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung dan dampak model (2) model CLTSMK-AR telah divalidasi oleh para ahli di bidangnya dan dinilai layak, (3) model CLTSMK-AR telah dinilai kepraktisannya oleh siswa sebesar 91,7% dan guru sebesar 93,25% masuk kategori sangat baik (4) Model CLTSMK-AR sangat efektif berdasarkan output Manova pada tabel statistik Multivariate Test (5) hasil peningkatan masing-masing aspek survival skills siswa aspek kreativitas berpikir naik menjadi 91,75%, motivasi belajar 88,58%, aspek kemampuan komunikasi 87,78%, kemampuan manajerial 86,62%, dan kemampuan adaptasi 85,43%. Simpulan penelitian ini adalah model CLTSMK-AR layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan survival skills siswa serta dapat digunakan dalam pembelajaran kendaraan ringan di SMK

    Faktor-Faktor Determinan Minat Berwirausaha Siswa SMK Tata Busana di Kabupaten Sleman.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya pengaruh; (1) Literasi Digital terhadap minat berwirausaha, (2) Media Sosial terhadap minat berwirausaha, (3) Pembelajaran Kewirausahaan terhadap minat berwirausaha, (4) Kecakapan Vokasional terhadap minat berwirausaha, (5) literasi digital, media sosial, pembelajaran kewirausahaan, dan kecakapan vokasional terhadap Minat Berwirausaha siswa SMK program keahlian tata busana di Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain ex-postfacto yang dilakukan di sekolah menengah kejuruan (SMK) Program Studi Tata Busana kelas XII di kabupaten Sleman. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII jurusan tata busana. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling yang kemudian menentukan kembali sampel dari tiap-tiap SMK dengan proportionate random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 161 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner google form yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dan analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha siswa, dengan nilai signifikansi (p) 0,000 dan T statistik 11,277 dan variabel minat berwirausaha dipengaruhi oleh variabel literasi digital sebesar 44,4%; (2) Media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha siswa, dengan nilai signifikansi (p) 0,000 dan T statistik 11.445 dan variabel minat berwirausaha dipengaruhi oleh variabel media sosial sebesar 45,2%; (3) Pembelajaran kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha siswa, dengan nilai signifikansi (p) 0,000 dan T statistik 5,934 dan variabel minat berwirausaha dipengaruhi oleh variabel pembelajaran kewirausahaan sebesar 18,1%;(4) Kecakapan vokasional tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha siswa, dengan nilai signifikansi (p) 0,498 dan T statistik 0,679 dan variabel minat berwirausaha dipengaruhi oleh variabel kecakapan vokasional sebesar 0,3%; (5) Literasi digital, media sosial, pembelajaran kewirusahaan dan kecakapan vokasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha siswa, dengan nilai signifikansi (p) 0,000 dan F statistik 38,447 dan variabel minat berwirausaha dipengaruhi oleh variabel literasi digital, media sosial, pembelajaran kewirausahaan dan kecakapan vokasional sebesar 49,6%

    Analisis Profil Soft Skill Tenaga Kerja Sektor Food and Beverage Service di Industri Perhotelan Wilayah Kota Yogyakarta.

    No full text
    Industri perhotelan merupakan sektor strategis dalam dunia pariwisata yang terus berkembang dan ditandai oleh karakteristik kerja yang dinamis dan multicultural. Kondisi ini menuntut ketersediaan tenaga kerja yang tidak hanya unggul dalam hard skill, tetapi juga memiliki soft skill yang kuat untuk menunjang kualitas pelayanan dan daya saing industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi soft skill dominan serta menganalisis profil penguasaan soft skill bagi tenaga kerja sektor food and beverage service di industri perhotelan wilayah Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 48 responden yang merupakan tenaga kerja sektor food and beverage service pada hotel bintang tiga dan empat di wilayah Kota Yogyakarta. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan 60 item pernyataan yang telah melalui uji validitas isi oleh dua dosen ahli dalam bidangnya dan uji validitas konstruk menggunakan analisis korelasi Pearson. Seluruh item pernyataan menunjukkan nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,456), sehingga dinyatakan valid. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,974 yang lebih besar dari 0,60 dengan kategori Tingkat realibilitas yang sangat baik. Teknik analisis data meliputi distribusi frekuensi, persentase, dan kategorisasi nilai rerata untuk masing- masing soft skill. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima soft skill dominan yang dimiliki oleh tenaga kerja sektor food and beverage service di industri perhotelan yaitu 1) keterampilan interpersonal, 2) manajemen diri, 3) etika dan profesionalisme, 4) kolaborasi dan pemecahan masalah, serta 5) inovasi dan inisiatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa secara keseluruhan, tingkat penguasaan soft skill tenaga kerja sektor food and beverage service di industri perhotelan wilayah Kota Yogyakarta berada pada kategori sangat baik, dengan persentase total sebesar 88,31%. Adapun tingkat penguasaan untuk masing-masing soft skill antara lain keterampilan interpersonal sebesar 88,15%, manajemen diri sebesar 87,78%, etika dan profesionalisme sebesar 89,10%, kolaborasi dan pemecahan masalah sebesar 89,33%, serta inovasi dan inisiatif sebesar 86,22%. Hasil temuan ini menegaskan bahwa soft skill keterampilan interpersonal, manajemen diri, etika dan profesionalisme, kolaborasi dan pemecahan masalah, serta inovasi dan inisiatif menjadi aspek strategis dalam membentuk tenaga kerja yang adaptif, unggul, profesional, dan berdaya saing. Temuan penelitian ini dari sisi teoritis dan praktis dapat menjadi rekomendasi penting bagi industri perhotelan dan pendidikan vokasional terkait penguatan soft skill melalui pelatihan berkelanjutan dan integrasi salam kurikulum pendidikan untuk mendukung kemajuan industri perhotelan secara berkelanjutan

    JENIS-JENIS PERILAKU BULLYING PADA PESERTA DIDIK KELAS VI (STUDI KASUS DI SD NEGERI 2 KLINTING)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pemahaman kepala sekolah, guru, dan peserta didik kelas VI mengenai pengertian perilaku bullying, jenis-jenis bullying, kapan dan dimana bullying terjadi, serta dampak adanya bullying yang terjadi pada peserta didik kelas VI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini adalah lima peserta didik kelas VI yang mendominasi adanya bullying di kelas VI, yaitu peserta didik dengan inisial FA, WN, GL, CY, dan MT. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis Miles & Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan). Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis perilaku bullying yang terjadi pada peserta didik kelas VI, yaitu bullying verbal, fisik, dan relasional. Bentuk perilaku bullying verbal, yaitu mengejek, menyoraki, dan menyuruh. Bentuk perilaku bullying fisik, yaitu melempar menggunakan suatu barang, menarik-narik kerudung, memalak, menyandung kaki, dan menyakiti teman. Kemudian bentuk perilaku bullying relasional yang terjadi, yaitu merendahkan. Waktu paling sering terjadi bullying, yaitu saat pembelajaran tetapi guru tidak berada di dalam kelas. Tempat paling banyak terjadi bullying, yaitu di dalam ruang kelas VI. Dampak bullying yang dirasakan pelaku, yaitu merasa puas dan semakin mem-bully, dikeroyok oleh saksi bullying, meminta maaf. Dampak bullying yang dirasakan korban, yaitu menjadi pendiam, kesal, berkata kasar, pulang saat jam istirahat, dan tidak mau berangkat sekolah. Kemudian dampak yang dirasakan penonton/saksi bullying, yaitu ikut mem-bully, mengeroyok pelaku, menertawakan, empati, dan menjadi tidak percaya diri. Kata kunci : Perilaku Bullying, Peserta Didik, Sekolah Dasa

    PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER PEDULI SOSIAL DI SD TAMAN MUDA IBU PAWIYATAN TAMANSISWA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter peduli sosial di SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Tamansiswa serta untuk mengetahui kendala dan solusi yang dihadapi dalam pelaksanaan pendidikan karakter peduli sosial di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Tamansiswa dengan subjek penelitan yaitu kepala sekolah, guru, siswa, dan perwakilan orang tua. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pendidikan karakter peduli sosial di SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Tamansiswa berjalan dengan baik melalui pengintegrasian dalam mata pelajaran; pengembangan diri dengan kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan, dan pengondisian; serta budaya sekolah dengan kegiatan-kegiatan sekolah yang sesuai dengan indikator nilai karakter peduli sosial. Sedangkan kendala dalam pelaksanaan karakter peduli sosial yaitu disebabkan faktor internal atau dari dalam diri siswa dan faktor eksternal yaitu dari keluarga dan kemajuan teknologi. Solusi dalam pelaksanaan karakter peduli sosial yaitu memberikan perhatian, mengontrol, pendekatan terhadap siswa, dan mengajak untuk membaur dengan temannya, serta antara guru dan orang tua harus kerja sama dalam pelaksanaan pendidikan karakter peduli sosial pada siswa. Kata kunci: Pendidikan Karakter, Peduli Sosia

    EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA ASSEMBLR EDU BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA HASIL BELAJAR IPAS DI SDN GEDONGKIWO YOGYAKARTA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui hasil belajar IPAS peserta didik pada kelas eksperimen yang menggunakan media Assemblr edu; (2) Mengetahui efektivitas penggunaan media Assemblr Edu berbasis Augmented Reality pada hasil belajar IPAS di SD Gedongkiwo;(3) Mengetahui perbedaan hasil belajar IPAS peserta didik pada kelompok media Assemblr Edu dan media powerpoint. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif quasi experimental design bentuk Nonequivalent control group design yang melibatkan dua kelas yaitu kelas kontrol dan eksperimen. Kelas eksperimen diberikan treatment dengan ,menggunakan media Assemblr Edu sedangkan kelas kontrol dengan media powerpoint. Pengunpulan data dilakukan dengan observasi dan pemberian soal pretest dan postest di setiap kelas. Analisis data untuk tes menggunakan uji N-gain. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : 1) Penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi Assemblr Edu dalam pembelajaran IPAS materi siklus air pada peserta didik kelas V kelas eksperimen SDN Gedongkiwo berjalan baik dan sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran terbukti dari perolehan skor akhir/ post-test pada kelas eksperimen hasilnya baik dan cukup meningkatkan hasil belajar siswa ; (2) Penggunaan media powerpoint pada peserta didik kelas kontrol SDN Gedongkiwo tidak terlalu berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS materi siklus air. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai pretest dan posttest pada kelas kontrol yang memperoleh hasil tidak jauh berbeda; (3) Media Assemblr Edu terbukti cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman materi siklus air dalam mata pelajaran IPAS terjadi perbedaan yang signifikan antara kelas eskperimen yang menggunakan media Assemblr Edu dan kelas kontrol yang menggunakan media powerpoint. Kata kunci : Media Assemblr Edu, Hasil Belajar IPAS, Perbedaan

    51,344

    full texts

    63,894

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇