Yogyakarta State University

Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
Not a member yet
    63894 research outputs found

    Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Peningkatan Profil Pelajar Pancasila Pada Aspek Berpikir Kritis, Komunikasi, dan Kolaborasi Siswa Kelas XI Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan SMK Negeri 3 Tarakan.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi sebagai bagian dari profil Pelajar Pancasila pada siswa kelas XI Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan di SMK Negeri 3 Tarakan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada aspek-aspek tersebut antara kelas yang menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PBL) dan kelas yang tidak menerapkannya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Quasi Experimental Design. Populasi penelitiannya adalah seluruh siswa kelas XI Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan SMK Negeri 3 Tarakan yang juga menjadi sampel penelitian. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan analisis data dilakukan dengan Multivariate Analysis of Covariance (MANCOVA). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni dan Juli 2024 di SMK Negeri 3 Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti model pembelajaran PBL memperoleh nilai yang lebih tinggi pada aspek berpikir kritis (72,32% vs 59,61%), komunikasi (75% vs 65,33%), dan kolaborasi (74,72% vs 59%) dibandingkan dengan yang tidak mengikuti PBL. Analisis data menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok tersebut, dengan Mean Difference yang positif dan signifikan pada ketiga aspek. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL efektif dalam meningkatkan profil Pelajar Pancasila, khususnya pada aspek berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi

    Pengaruh Latihan Pecing Pad Dan Lambungan Teman Terhadap Ketepatan Servis Pemain Sepak Takraw

    Get PDF
    Proses latihan untuk menguasai teknik gerakan dalam permainan sepak takraw melibatkan pengamatan dan praktik berulang dari pola-pola yang dipelajari. Teknik ini harus dikuasai oleh setiap atlet, karena servis adalah salah satu elemen inti dalam permainan sepak takraw. Penguasaan terhadap teknik servis ini akan memengaruhi performa seorang pemain dalam pertandingan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model latihan pecing pad dan latihan lambungan teman terhadap ketepatan servis pada pemainan sepak takraw. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain two groups pretest-posttest untuk mengevaluasi efek dari kedua metode latihan tersebut. Populasi dari penelitian ini adalahh seluruh atlet BKMF sepak takraw FIKK UNM pada BKMF sepak takraw yang berjumlah 40 atlet. Penentuan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga di dapat 28 atlet yang memenuhi syarat untuk menjadi sampel penelitian karena aktif dalam latihan, tidak sedang sakit, hadir minimal 75% saat treatment, mampu mengikuti program latihan dengan lengkap, dan termasuk dalam kategori remaja. Pengukuran Servis dilakukan dengan tes servis sepak takraw. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS 26 yaitu dengan menggunakan uji paired t test dan independent t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) latihan pecing pad secara signifikan meningkatkan ketepatan servis sepak takraw diperoleh nilai (p0,05), yang mengindikasikan bahwa baik latihan pecing pad dan latihan lambungan teman memberikan pengaruh yang setara dalam meningkatkan ketepatan servis sepak takraw. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa, kedua metode latihan servis sepak takraw sama-sama efektif untuk meningkatkan ketepatan servis sepak takraw, tanpa menunjukkan perbedaan signifikan dalam efektivitasnya

    Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Keterampilan Gerak Lokomotor dan Manipulatif Anak Usia 5-6 Tahun.

    No full text
    Model pembelajaran motorik yang bermasalah mengakibatkan keterampilan gerak lokomotor dan manipulatif anak menjadi kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran berbasis permainan tradisional yang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan gerak lokomotor dan manipulatif anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan research and development yang mengadaptasi model 4D: define, design, develop, dan disseminate. Uji kelayakan produk dilakukan oleh lima validator ahli dan lima guru di lima taman kanak-kanak (TK), dan uji kepraktisan produk dilakukan pada dua guru di dua TK. Uji efektivitas produk menggunakan quasi experiment dengan non-equivalent pretest-posttest control group design dilakukan pada 80 anak sebagai sampelnya di tiga TK. Pengumpulan data menggunakan kuesioner serta melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis validitas isi menggunakan Aiken’s V, analisis kelayakan dan kepraktisan dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dan analisis efektifitas menggunakan Manova. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Pengembangan model pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan gerak lokomotor dan manipulatif anak usia 5-6 tahun diintegrasikan dengan permainan tradisional serta umpan balik dari guru dan ahli. (2) Model pembelajaran yang dikembangkan terbukti layak dan praktis, berkategori sangat baik. (3) Model pembelajaran yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan keterampilan gerak lokomotor dan manipulatif, dengan statistik menunjukan nilai p-values = 0.00, yang berarti terdapat hubungan antara model pembelajaran berbasis permainan tradisional dengan keterampilan gerak lokomotor dan manipulatif anak usia 5-6 tahun

    Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP IT Baitussalam Prambanan.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kurikulum Merdeka di SMP IT Baitussalam Prambanan menggunakan model evaluasi CIPP. Tujuan evaluasi untuk: (1) mengetahui evaluasi konteks (Context Evaluation) dari implementasi Kurikulum Merdeka di SMP IT Baitussalam Prambanan, (2) mengetahui evaluasi input (Input Evaluation) dari implementasi Kurikulum Merdeka di SMP IT Baitussalam Prambanan, (3) mengetahui evaluasi proses (Process Evaluation) dari implementasi Kurikulum Merdeka di SMP IT Baitussalam Prambanan, (4) mengetahui evaluasi produk (Product Evaluation) dari implementasi Kurikulum Merdeka di SMP IT Baitussalam Prambanan. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input Process, Product). Subjek dalam penelitian evaluasi ini antara lain kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang sarpras, 4 orang wali kelas, 6 orang guru, dan 2 rombel kelas yakni kelas 9A sejumlah 10 peserta didik, dan 9D 10 peserta didik. Sedangkan objek penelitian yang diteliti yakni implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan evaluasi implementasi Kurikulum Merdeka di SMP IT Baitussalam Pramabanan: (1) Evaluasi konteks dari aspek legalitas yang dimiliki dan dokumen KOSP yang disusun telah sesuai standar. (2) Evaluasi input dari aspek kompetensi guru, perencanaan pembelajaran (modul ajar dan P5), sarana prasarana, dan pembiayaan yang sesuai standar. Akan tetapi untuk pelibatan peserta didik dalam perencanaan P5 belum memenuhi standar. (3) Evaluasi proses dari aspek proses pembelajaran, asesmen, dan kegiatan P5 telah memenuhi standar. Sedangkan pada kegiatan refleksi pembelajaran yang dilakukan oleh guru belum memenuhi standar. (4) Evaluasi produk dari aspek laporan hasil belajar peserta didik baik akademik maupun non akademik telah memenuhi standar

    Pengembangan Model Penilaian Literasi Kritis pada Mata Pelajaran Fisika Tingkat SMA.

    No full text
    Literasi kritis dalam pembelajaran Fisika pada abad ke-21 berperan penting dalam mendorong siswa untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan mengevaluasi informasi guna merumuskan solusi efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan (1) konstruksi model penilaian literasi kritis, (2) model penilaian literasi kritis berkualitas, (3) model penilaian literasi kritis yang praktis dan (4) profil kemampuan literasi kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pengembangan model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi delapan langkah. Jumlah sampel uji coba terbatas sebanyak 240 siswa dan uji coba skala luas sebanyak 500 siswa dari delapan sekolah tingkat SMA di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mencakup tes literasi kritis dan angket respon guru dan siswa. Validitas isi instrumen diuji menggunakan indeks Aiken, validitas konstruk dengan analisis EFA dan CFA, karakteristik butir dengan model GRM, reliabilitas konstruk dengan Cronbach’s Alpha atau composite reliability, serta profil belajar siswa menggunakan skor persentase. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan software Lisrel, R Studio, Winsteps dan Microsoft Excel. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Konstruksi model penilaian literasi kritis pada mata pelajaran fisika tingkat SMA dikembangkan sesuai dengan indikator literasi kritis yaitu mengembangkan kesadaran global (KG), koneksi personal global (PG) menganalisis teks global budaya (GB), dan mengaktifkan isu- isu sosial global-multikultural (GM). Kempat indikator tersebut diintegrasikan dalam sebuah model penilaian komprehensif dilengkapi dengan 48 butir soal uraian. (2) Kualitas model penilaian literasi kritis terbukti valid dan reliabel dengan menghasilkan 48 butir soal yang fit. Analisis IRT model GRM juga menghasilkan sebagian besar butir soal memiliki kemampuan diskriminasi yang baik dalam membedakan tingkat pemahaman siswa dan tingkat kesulitan setiap butir soal tercermin dalam parameter ambang batas yaitu bervariasi serta memberikan informasi mengenai proporsi siswa yang cenderung mencapai tingkat respons yang lebih tinggi. (3) Kepraktisan model penilaian literasi kritis yaitu kebermanfaatan, kemudahan, dan kepuasan memperoleh nilai rata-rata termasuk kategori cukup praktis dan praktis. (4) Kemampuan literasi kritis siswa secara umum berada pada kategori baik

    Evaluasi Implementasi Pendidikan Karakter Semangat Kebangsaan dan Cinta Tanah Air di TK Laboratori Pedagogia.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: mengevaluasi aspek antecedents, transactions, dan outcomes dari implementasi program pendidikan karakter semangat kebangsaan dan cinta tanah air di Taman Kanak – Kanak (TK) Laboratori Pedagogia Yogyakarta. Evaluasi ini dilakukan untuk menilai kesesuaian antara tujuan, pelaksanaan, dan hasil program dengan standar keberhasilan pendidikan karakter yang telah ditetapkan. Penelitian evaluasi program ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan model evaluasi Countenance dari Stake yang terdiri dari tahap antecedent, transaction, dan outcome. Penelitian dilakukan di TK Laboratori Pedagogia Yogyakarta pada dua periode (April–Juni 2017 dan November–Desember 2023) untuk memastikan kredibilitas data dan menilai keberlanjutan serta konsistensi program. Subjek penelitian dipilih secara purposive dan snowball dengan kriteria pihak-pihak yang mengetahui dan terlibat langsung dalam implementasi program pendidikan karakter, yang terdiri dari kepala sekolah, guru, orang tua, serta peserta didik. Pengumpulan data dilakukan peneliti melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan menggunakan beberapa instrumen pendukung seperti pedoman wawancara, lembar observasi, serta telaah dokumen. Uji validitas isi instrumen pendukung dilakukan melalui pakar yang kompeten (expert judgment) oleh dua validator dengan menggunakan formula Gregory, dengan hasil validitas berkategori sedang hingga tinggi. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan: (1) derajat kepercayaan melalui perpanjangan waktu penelitian, triangulasi, dan member checking; (2) keteralihan melalui penyusunan laporan secara sistematis dan kontekstual; (3) ketergantungan melalui audit proses oleh pembimbing sebagai auditor independen; dan (4) konfirmabilitas melalui konfirmasi hasil temuan kepada informan. Teknik analisis data menggunakan model analisis data interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek antecedents, transactions, dan outcomes dalam implementasi program telah sesuai dengan standar keberhasilan yang ditetapkan. Program dirancang secara sistematis, guru memiliki kompetensi memadai, sarana prasarana mendukung, serta orang tua terlibat aktif. Implementasi program dilakukan melalui kegiatan pembelajaran tematik, pembiasaan, dan kolaborasi sekolah dan keluarga. Peserta didik menunjukkan perkembangan karakter semangat kebangsaan dan cinta tanah air, seperti menyanyikan lagu kebangsaan, tembang anak berbahasa Jawa, permainan tradisional mengikuti upacara, mengetahui simbol negara, salam nasional, kata-kata kebangsaan serta menghargai keberagaman

    Pengembangan Instrumen Penilaian Diagnostik untuk Mengukur Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP di Kabupaten Barru.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan instrumen penilaian diagnostik kemampuan penalaran matematis siswa SMP, (2) mendeskripsikan kualitas instrumen penilaian diagnostik, dan (3) mendeskripsikan profil kemampuan penalaran matematis siswa SMP di Kabupaten Barru berdasarkan penilaian diagnostik yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan dengan mengacu pada prosedur pengembangan instrumen dari Edi Istiyono yang mengintegrasikan model pengembangan dari Oriondo dan Mardapi. Langkah pengembangan meliputi tahap pengembangan tes, uji coba, dan pengukuran. Subjek uji coba dan pengukuran meliputi 534 siswa kelas VIII di Kabupaten Barru yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data meliputi a) validitas isi melalui expert judgement yang dianalisis menggunakan koefisien V Aiken; b) validitas konstruk melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA); c) estimasi reliabilitas menggunakan koefisien Cronbach’s Alpha; dan d) analisis butir berdasarkan teori respons butir dengan model GPCM. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) konstruksi instrumen penilaian diagnostik kemampuan penalaran matematis dikembangkan berdasarkan lima aspek yaitu menyusun dugaan atau konjektur, memberikan alasan atau bukti, menarik kesimpulan, memeriksa kesahihan argumen, serta menemukan pola dan membuat generalisasi. Instrumen dikembangkan dalam bentuk multiple choice two- tier yang terdiri dari 20 butir soal; (2) kualitas instrumen ditinjau dari a) validitas isi dengan nilai V Aiken dinyatakan valid; b) Validitas konstruk diuji melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA), menghasilkan 19 butir yang menunjukkan loading factor > 0,35; c) reliabiltas instrumen menggunakan Cronbach Alpha dalam kategori tinggi; d) tingkat kesulitan butir politomus yang ditentukan dengan item location berada pada rentang -0,392 sampai 0,771; d) daya beda butir pada rentang 0,388 sampai 0,86; e) hasil perpotongan TIF dan SEM secara keseluruhan pada - 2,14 sampai 2,62; (3) Hasil kemampuan penalaran matematis pada mata pelajaran matematika dalam kategori sangat tinggi (18%), tinggi (21%), rendah (41%), dan sangat rendah (20%)

    Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Iklim Organisasi, dan Kepuasan Kerja Guru terhadap Kinerja Guru di SMA Kabupaten Pelalawan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, iklim organisasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru di SMA Kabupaten Pelalawan, baik secara parsial maupun simultan. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup: (1) Apakah kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru? (2) Apakah iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru? (3) Apakah kepuasan kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru? (4) Apakah kepemimpinan kepala sekolah, iklim organisasi, dan kepuasan kerja guru secara simultan berpengaruh terhadap kinerja guru? Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), (2) Iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), (3) Kepuasan kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), dan (4) Kepemimpinan kepala sekolah, iklim organisasi, dan kepuasan kerja guru secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penguatan kepemimpinan kepala sekolah, penciptaan iklim organisasi yang kondusif, dan peningkatan kepuasan kerja guru dapat meningkatkan kinerja guru di SMA Kabupaten Pelalawan

    Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah, Literasi Digital Guru Dan Kecerdasan Emosional Guru Terhadap Kinerja Guru SD Negeri Kecamatan Siak Hulu

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah, Literasi Digital Guru Dan Kecerdasan Emosional Guru Terhadap Kinerja Guru SD Negeri Kecamatan Siak Hulu. Tujuan ini mencakup analisis pengaruh parsial maupun simultan dari ketiga variabel bebas terhadap kinerja guru sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Subjek penelitian adalah guru guru SD Negeri Kecamatan Siak Hulu, yang datanya dikumpulkan menggunakan kuesioner. Instrumen penelitian telah diuji validitasnya menggunakan analisis faktor dan reliabilitasnya diuji menggunakan koefisien Cronbach's Alpha. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel-variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kepemimpinan instruksional kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, (2) Literasi Digital Guru memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru, (3) Kecerdasan Emosional Guru memberikan pengaruh positif terhadap kinerja guru, dan (4) Secara simultan, ketiga variabel bebas memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah, Literasi Digital Guru Dan Kecerdasan Emosional Guru Terhadap Kinerja Guru

    51,344

    full texts

    63,894

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇