Yogyakarta State University

Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
Not a member yet
    63894 research outputs found

    Pembinaan Kepala Sekolah pada Sekolah Menengah Atas Swasta di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi beberapa aspek penting, yaitu: (1) mengidentifikasi bentuk pembinaan kepala sekolah yang diterapkan di SMA swasta di Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul; (2) tantangan yang dihadapi dalam proses pembinaan kepala sekolah di wilayah tersebut; (3) pihak- pihak yang terlibat serta peran mereka dalam mendukung proses pembinaan; dan (4) dampak dari pembinaan terhadap peningkatan kompetensi kepemimpinan dan manajerial kepala sekolah di SMA swasta setempat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi terstruktur dengan tiga kepala sekolah dan tiga wakil kepala sekolah dari tiga SMA swasta di Kecamatan Kasihan, yaitu SMA Muhammadiyah Kasihan, SMA PGRI Kasihan, dan SMA Mutiara Persada. Analisis data dilakukan dengan model Interaktif, Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan empat temuan utama: (1) bentuk pembinaan kepala sekolah yang beragam, mulai dari pembinaan struktural oleh yayasan dan dinas hingga pembinaan personal melalui pelatihan mandiri dan forum profesional; (2) tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, tingginya rotasi guru, manajemen peserta didik, serta kurangnya pembekalan konseptual jangka panjang; (3) pihak-pihak yang terlibat dalam pembinaan kepala sekolah meliputi yayasan, Dinas Pendidikan, organisasi Eksternal, serta forum internal seperti rapat mingguan dan lembaga internal; (4) pembinaan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi manajerial dan kepemimpinan kepala sekolah, terutama dalam pengambilan keputusan, inovasi program, dan kemampuan berkomunikasi secara efektif

    Pengembangan Media Komik Digital Mitigasi Bencana Berbasis Science, Environtment, Technology, and Society (SETS) untuk Meningkatkan Responsibility Siswa Sekolah Dasar.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran komik digital berbasis SETS yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan responsibility siswa SD terhadap bencana. Penelitian ini merupakan research and development yang mengikuti prosedur pengembangan Borg & Gall. Subjek penelitian adalah siswa dan guru kelas V SD di tiga sekolah di sekitar Kawasan rentan bencana erupsi gunung Merapi di Kabupaten Sleman DIY. Implementasi media dilaksanakan sebanyak tiga kali pembelajaran pada setiap sekolah. Tahap pertama persiapan pembelajaran dengan mengenalkan produk, tahap ke dua pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan produk dan evaluasi. Data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif dan kualitatif, yang meliputi data survei analisis kebutuhan dengan angket, wawancara, dan observasi; data validitas media pembelajaran komik digital dengan skala; data keterlaksanaan media pembelajaran komik dengan lembar observasi; dan data keefektifan media pembelajaran komik digital dengan lembar observasi, angket, dan tes penguasaan konsep materi mitigasi bencana. Data dianalisis secara deskriptif dan dengan menggunakan independent sample t-test. Temuan penelitian adalah sebagai berikut. (1) Media pembelajaran yang dihasilkan telah memenuhi spesifikasi media pembelajaran, yaitu melengkapi produk yang sudah ada dengan berfokus pada pengintegrasian mitigasi bencana secara tematik dan berkontribusi dalam mitigasi dan responsibility siswa SD. Media tersebut terdiri atas enam tahap kegiata: tahap organisasi dan orientasi, tahap pembentukan konsep, tahap aplikasi dan pementapan konsep, tahap mengadaptasikan konsep, tahap merencanakan dan membuat keputusan, dan tahap evaluasi berbasis SETS. (2) Media pembelajaran yang dihasilkan layak untuk digunakan berdasarkan penilaian ahli. Skor rata-rata validasi media adalah 87,14 (sangat valid). (3) Media pembelajaran yang dihasilkan efektif, ditandai dengan lebih dari 83,3% siswa telah mampu melakukan aktivitas mitigasi dan responsibiity selama pembelajaran, skor rata-rata pengusaaan konsep materi mitigasi bencana lebih dari 70% dan kemampuan penguasaaan konsep materi mitigasi bencana dalam kelompok yang dibelajarkan dengan media pembelajaran yang dihasilkan lebih baik dibandingkan dengan kelompok yang dibelajarkan dengan media pembelajaran konvensional. (4) Media pembelajaran yang dihasilkan praktis, ditandai dengan lebih dari 96% siswa memberikan respons positif dan nilai rata-rata tingkat keterlaksanaan pembelajaran sebesar 98 pada kategori tinggi

    Pengembangan Model Permainan Berbasis Psikoanalisis dalam Peningkatkan Gerak Dasar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas Bawah Sekolah Dasar.

    No full text
    Pendidikan jasmani di Sekolah Dasar masih menghadapi kendala dalam meningkatkan gerak dasar dan kemampuan berpikir kritis siswa. Guru sering menggunakan model pembelajaran konvensional yang monoton dan kurang memberikan tantangan, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi belajar, keterampilan fisik, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, keterampilan gerak dasar seperti melempar, menangkap, dan melompat belum optimal, serta siswa mengalami kesulitan dalam merespons tantangan pembelajaran yang membutuhkan pengelolaan emosi dan kontrol diriTujuan penelitian ini adalah mengembangkan, menguji kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas model permainan berbasis psikoanalisis untuk meningkatkan gerak dasar dan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) untuk mengembangkan model permainan berbasis psikoanalisis. Pengembangan produk dilakukan melalui 10 tahap. Produk yang dihasilkan berupa buku pedoman permainan yang memadukan prinsip-prinsip psikoanalisis (id, ego, superego). Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner uji kelayakan, kuesioner uji kepraktisan, TGMD-2, dan kuesioner kemampuan berpikir kritis dengan validitas dan reliabilitas yang standar. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas bawah Sekolah Dasar. Teknik analisis yang digunakan adalah rumus Aiken, persentase, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model permainan berbasis psikoanalisis efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan gerak dasar siswa. Peningkatan kemampuan berpikir kritis tercermin dari peningkatan nilai rata-rata siswa dari 62,5 sebelum menggunakan model ini menjadi 85,2 setelah penerapan model permainan. Kemampuan gerak dasar juga mengalami peningkatan, dengan nilai rata-rata kemampuan motorik anak meningkat dari 65,4 menjadi 87,1. Uji efektivitas model menunjukkan bahwa 85% siswa terlibat aktif dalam permainan, dan 90% siswa mampu mengelola emosi dengan lebih baik selama pembelajaran. Kesimpulannya, model permainan berbasis psikoanalisis tidak hanya mengembangkan aspek fisik anak tetapi juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kontrol diri, menjadikannya alternatif inovatif dalam pembelajaran pendidikan jasmani

    Model Asesmen Literasi Statistik Mahasiswa Pendidikan Matematika.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan model asesmen literasi statistik untuk mahasiswa pendidikan matematika, (2) mendeskripsikan kualitas model asesmen literasi statistik mahasiswa pendidikan matematika, dan (3) mendeskrip- sikan profil literasi statistik mahasiswa pendidikan matematika setelah mengguna- kan model asesmen yang dikembangkan. Prosedur penelitian dan pengembangan terdiri dari tiga tahapan utama: studi pendahuluan, pengembangan model asesmen, dan uji coba. Kualitas model ases- men dievaluasi berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, efisiensi, dan sifat psi- kometri instrumen pengukuran. Bukti validitas model diperoleh dari judgement pakar dan praktisi di bidang pendidikan statistika dan pengukuran. Uji coba tahap pertama (uji instrumen) dilakukan dengan melibatkan 1446 mahasiswa sarjana pendidikan matematika dari 22 perguruan tinggi di Indonesia. Implementasi model melibatkan 575 mahasiswa dan 10 dosen pendidikan matematika dari sembilan perguruan tinggi di Indonesia. Bukti kepraktisan diperoleh dari penilaian dosen pengguna dan mahasiswa setelah menggunakan model. Bukti efisiensi model diperoleh dari hasil penilaian dosen pengguna setelah mengimplementasikan model asesmen. Sifat psikometri instrumen dievaluasi berdasarkan validitas isi dan konstruk, estimasi reliabilitas, kalibrasi butir menggunakan IRT multidimensi, dan deteksi DIF. Profil literasi statistik dianalisis secara umum dan berdasarkan jenis kelamin (laki-laki vs perempuan), jenis perguruan tinggi (umum vs keagamaan), dan wilayah (Sumatera, Jawa, dan Sulawesi-NTB). Prosedur MANOVA digunakan untuk menguji perbedaan literasi statistik mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin, jenis perguruan tinggi, dan wilayah. Penelitian dan pengembangan menghasilkan produk berupa model asesmen literasi statistik mahasiswa pendidikan matematika (MALISTIKA). MALISTIKA dikemas dalam buku model yang memuat komponen meliputi: kerangka kerja (framework) asesmen, instrumen pengukuran, tes online dan panduannya, aplikasi penskoran otomatis berbasis IRT multidimensi dan panduannya, dan panduan inter- pretasi profil literasi statistik. Kerangka kerja asesmen dinilai “valid” oleh pakar dan praktisi. Instrumen pengukuran memperoleh bukti validitas isi (V-Aiken = 0,94), bukti validitas konstruk (p–χ2 = 0,135; RMSEA = 0,02), koefisien reliabilitas tes sebesar 0,92, sebagian besar butir memiliki parameter tingkat kesukaran ideal (–2 ≤ b ≤ 2), semua butir memiliki parameter daya beda ideal (0,028 hingga 1,049), dan 17 dari 20 butir tidak terdeteksi DIF berdasarkan jenis kelamin, dan 14 dari 20 butir tidak terdeteksi DIF berdasarkan wilayah. Tes online literasi statistik beserta panduannya, aplikasi penskoran beserta panduannya, dan panduan interpretasi hasil asesmen dinilai valid oleh pakar dan praktisi, praktis dan efisien oleh pengguna. Profil literasi statistik mahasiswa pendidikan matematika (n = 575) menunjukkan rata-rata skor komposit 54,74 (min. = 16,65; max. = 100) di mana sebagian besar mahasiswa berada pada level “Dasar” (51,48%) dan “Mulai Berkembang” (35,30%), hanya 10,26% yang mencapai level “Cakap” dan 0,87% yang mencapai level “Mahir”. Terdapat perbedaan signifikan literasi statistik mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin (rata-rata laki-laki lebih unggul daripada perempuan) dan wilayah (rata-rata mahasiswa dari pulau Jawa lebih unggul dari pada Sumatera dan Sulawesi-NTB), namun tidak ditemukan perbedaan signifikan literasi statistik mahasiswa ditinjau dari tipe perguruan tinggi

    PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOOK “DEKA” MATERI DAERAHKU DAN KEKAYAAN ALAMNYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SDN BANJARHARJO

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ada di kelas IV SD Negeri Banjarharjo yaitu belum tersedianya media pembelajaran dalam proses pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa Pop Up Book “DEKA” yang layak dan praktis digunakan pada pembelajaran IPS materi daerahku dan kekayaan alamnya untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Banjarharjo. Pengembangan media Pop Up Book “DEKA” menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang melalui tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Banjarharjo yang terdiri dari 9 siswa dan 1 guru sebagai subjek uji coba. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan angket. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan produk media Pop Up Book “DEKA” materi daerahku dan kekayaan alamnya yang layak dan praktis digunakan pada pembelajaran IPS di kelas IV SD Negeri Banjarharjo. Kelayakan dan kepraktisan tersebut dibuktikan dengan hasil validasi ahli materi dan hasil validasi ahli media yang mendapatkan skor rata-rata yang sama yaitu 5,00. Hasil uji kepraktisan pada 9 siswa mendapatkan skor rata-rata 4,85. Hasil uji kepraktisan pada guru memperoleh skor rata-rata 5,00. Oleh karena itu, maka disimpulkan bahwa keseluruhan skor yang diperoleh termasuk dalam kategori “Sangat Layak” dan “Sangat Praktis”. Sehingga media Pop Up Book “DEKA” materi daerahku dan kekayaan alamnya dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar. Kata Kunci: Pop Up Book, Daerahku dan Kekayaan Alamnya, Kelas I

    Pola Penerapan Nilai-Nilai Ahlussunnah Wal-Jama’ah (Aswaja): Penguatan Karakter Islam Moderat Melalui Kegiatan Akademik dan Nonakademik di Perguruan Tinggi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penerapan nilai-nilai ahlussunnah wal jama’ah (Aswaja) dalam membentuk karakter Islam moderat di Perguruan Tinggi. Fokus penelitian mencakup penerapan nilai-nilai Aswaja di bidang akademik dan nonakademik, serta identifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi nilai-nilai tersebut di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) Jawa Tengah. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam mengembangkan strategi pendidikan berbasis Aswaja untuk memperkuat karakter moderat, toleran, dan berkeadilan di PTNU Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi, yang dilaksanakan di Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang dan Politeknik Balekambang (POLIBANG) Jepara. Subjek penelitian melibatkan pendiri, yayasan, rektor, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan berdasarkan tahapan yang diusulkan oleh Creswell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Aswaja di bidang akademik dilakukan melalui strategi seperti penguatan ke-Aswaja-an bagi tenaga pendidik dan kependidikan melalui pelatihan rutin, integrasi nilai-nilai Aswaja dalam kurikulum, penerapan metode pembelajaran berbasis dialog dan spiritualitas, serta orientasi mahasiswa baru untuk menanamkan pemahaman Aswaja sejak awal. Dalam bidang nonakademik, pembentukan tradisi keagamaan dan sosial berbasis Aswaja menjadi fokus utama, diwujudkan melalui pembiasaan ibadah dan dzikir rutin, kegiatan keagamaan berkala, tradisi pesantren, serta kegiatan sosial yang berlandaskan prinsip Aswaja. Faktor pendukung penerapan nilai-nilai Aswaja meliputi kebijakan institusi yang berlandaskan Aswaja, dukungan yayasan berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama, partisipasi aktif dosen dan mahasiswa, serta keberadaan Aswaja Center. Lingkungan pesantren yang disiplin di POLIBANG dan budaya akademik yang inklusif di UNWAHAS juga menjadi elemen pendukung. Namun, penelitian ini juga menemukan sejumlah hambatan, seperti beragamnya latar belakang mahasiswa, kurangnya pemahaman tentang Aswaja, keterbatasan kontrol dan pengawasan, serta minimnya tenaga pengajar berpengalaman di pesantren. Temuan penelitian ini menawarkan pola strategis yang mengintegrasikan pendekatan akademik dan nonakademik untuk mendukung penerapan nilai-nilai Aswaja yang efektif dan efisien di PTNU Jawa Tengah. Pola ini mencakup penguatan kurikulum berbasis Aswaja, pelatihan berkelanjutan untuk dosen dan tenaga kependidikan, serta pembentukan tradisi keagamaan yang mendukung karakter Islam moderat. Meskipun penelitian ini dilakukan di PTNU, hasilnya sangat relevan untuk institusi pendidikan tinggi lain yang memiliki karakteristik serupa, seperti perguruan tinggi berbasis agama atau yang memiliki visi dan misi untuk mengembangkan karakter moderat dan toleran. Oleh karena itu, pola penerapan ini dapat dijadikan referensi bagi institusi lain dalam memperkuat pendidikan karakter Islam moderat di tengah tantangan keberagaman mahasiswa dan dinamika kehidupan kampus. Kata Kunci: penerapan nilai aswaja, karakter islam moderat, ptn

    Model Pengembangan Green Skills Siswa SMK Melalui Rekayasa Energi Terbarukan Berbasis Pertanian.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk : (1) membuat model pengembangan Green Skills yang dilakukan secara adaptif terintegrasi dengan mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) di SMK; (2) menganalisis penerapan model yang telah dibuat tersebut. Penelitian ini termasuk jenis metode penelitian dan pengembangan (Research and development). Penelitian dilakukan di SMKN 2 Depok, Sleman, Yogyakarta. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester Genap Juli-Desember Tahun 2022. Informasi kebutuhan pengguna (needs assessment) dilakukan dengan cara riset awal dengan subyek siswa SMK di seluruh Indonesia, sedangkan untuk kegiatan pengembangan subyeknya adalah siswa SMKN 2 Depok, Sleman, Yogyakarta. Prosedur penelitian mengikuti prosedur model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi). Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Tahap analisis kebutuhan menggunakan teknik reduksi data untuk menemukan permasalahan utama. Validasi produk dilakukan melalui penilaian ahli dengan analisis deskriptif. Uji coba efektivitas produk dianalisis menggunakan uji statistik pretest- posttest. Hasil penelitian sebagai berikut : (1) telah berhasil dikembangkan model Green Skills yang dilakukan secara adaptif atau terintegrasi dengan mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) di SMK, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasinya; (2) penerapan model ini secara signifikan meningkatkan pengetahuan siswa tentang Green Skills yang mencakup, budidaya tanaman, pengolahan bahan menjadi energi terbarukan seperti bioethanol, pembuatan produk inovatif berbasis limbah seperti kompor bioethanol. Produk yang dihasilkan meliputi modul pembelajaran, video tutorial dan alat bantu praktikum berbasis Green Skills

    Hubungan Dukungan Keluarga, Teman Sebaya, Ekspektasi Pendapatan, Efikasi Diri, Bisnis Online, dan Teaching Factory Terhadap Minat Berwirausaha Siswa SMK Pusat Keunggulan di Provinsi Kalimantan Utara.

    No full text
    Minat berwirausaha merupakan faktor penting dalam mendorong kemandirian lulusan SMK agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengidentifikasi pengaruh dari masing-masing variabel terhadap minat berwirausaha. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 324 siswa kelas XI dan XII SMK Pusat Keunggulan di Provinsi Kalimantan Utara 324 melalui pendekatan Proporsional Random Sampling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) hubungan dukungan keluarga dengan minat berwirausaha siswa, (2) hubungan teman sebaya terhadap minat berwirausaha siswa, (3) hubungan ekspektasi pendapatan terhadap minat berwirausaha siswa, (4) hubungan efikasi diri terhadap minat berwirausaha siswa, (5) hubungan bisnis online terhadap minat berwirausaha siswa, (6) hubungan teaching factory terhadap minat berwirausaha siswa dan (7) hubungan dukungan keluarga, teman sebaya, ekspektasi pendapatan, efikasi diri, bisnis online, dan teaching factory secara bersama-sama terhadap minat berwirausaha siswa SMK Pusat Keunggulan di Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan positif dan signifikan dukungan keluarga dengan minat minat berwirausaha. (2) Terdapat hubungan positif dan signifikan teman sebaya dengan minat minat berwirausaha. (3) Terdapat hubungan positif dan signifikan ekspektasi pendapatan dengan minat minat berwirausaha. (4) Terdapat hubungan positif dan signifikan efikasi diri dengan minat berwirausaha. (5) Terdapat hubungan positif dan signifikan bisnis online dengan minat minat berwirausaha. (6) Terdapat hubungan positif dan signifikan teaching factory dengan minat minat berwirausaha. (7) Terdapat hubungan positif dan signifikan dukungan keluarga, teman sebaya, ekspektasi pendapatan, efikasi diri, bisnis online dan teaching factory secara bersamaan dengan minat minat berwirausaha siswa SMK Pusat Keunggulan di Provinsi Kalimantan Utara

    Evaluasi Pengelolaan Program Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMA N 2 Ngaglik Sleman

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui evaluasi pengelolaan program kelas khusus olahraga (KKO) SMA N 2 Ngaglik Sleman. Penelitian ini menggunakan model evaluasi CSE-UCLA. Evaluasi model CSE-UCLA dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu: penilaian sistem, perencanaan program, implementasi program, peningkatan program, dan sertifikasi program. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model evaluasi CSEUCLA. Evaluasi metode CSE-UCLA memerlukan pengumpulan data yang terstruktur dan instrumen yang relevan Dalam rangka mendapatkan data primer dalam penelitian ini, digunakan instrumen pengumpulan data berupa wawancara mendalam (in-depth interview), observasi dan analisis dokumen. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling sehingga mendapatkan sampel yang dibutuhkan. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat diketahui bahwa; (1) hasil evaluasi aspek system assessement, tidak ada catatan khusus. Karena Pengelola mengatakan bahwa berdirinya KKO itu sendiri memiliki landasan hukum yang jelas sehingga program ini merupakan program resmi dan pihak internal bersedia untuk bertanggung jawab atas berjalannya keseluruhan program, (2) hasil evaluasi aspek program planning, pihak pengelola melalui koordinator program KKO harus meninjau ulang tentang keterlibatan guru olahraga/pelatih olahraga dalam pengelolaan secara penuh, bukan hanya pada hal teknis. Hasil evaluasi aspek program planning KKO SMA N 2 Ngaglik sudah cukup baik tanpa catatan khusus tetapi perlu dioptimalkan kembali agar aspek program planning menjadi lebih maksimal, (3) hasil evaluasi aspek program implementation, terdapat catatan khusus tentang program implementation dari program KKO di SMA N 2 Ngaglik. Program yang telah berjalan sudah cukup baik namun akan lebih baik lagi jika melakukan kerjasama secara resmi dengan pihak FIKK Universitas Negeri Yogyakarta dalam pembinaan dan pengelolaan KKO di SMA N 2 Ngaglik. Hal ini agar pengelolaan KKO menjadi lebih maksimal karena adanya pengawasan oleh ahli olahraga dan adanya masukan untuk terus berkembang dan berbenah kearah yang lebih baik. Kemudian pihak sekolah harus terus berupaya memaksimalkan pengadaan sarana dan prasarana olahraga agar pembinaan menjadi lebih maksimal, (4) evaluasi aspek program improvement sudah dilaksanakan cukup baik hanya saja perlu untuk melakukan kegiatan FGD antara pengelola dan siswa untuk lebih dalam mengetahui hambatan hambatan dalam proses pembinaan KKO. (5) hasil penelitian, tertulis bahwa pihak pengelola yang pada penelitian ini adalah pihak SMA N 2 Ngaglik memberikan reward atau penghargaan bagi siswa-siswi yang berprestasi

    PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV SD N 4 JIMBUNG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model CPS (Creative Problem Solving) terhadap kemampuan berpikir kreatif pada mata pelajaran IPA KELAS IV SD N 4 Jimbung. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Desain penelitian menggunakan quasi experimental. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SD N 4 Jimbung yang berjumlah 24 peserta didik. Sampel penelitian ini dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes pre-test dan post-test kemampuan berpikir kreatif. Uji prasyarat analisis yang digunakan adalah uji normalitas dengan kolmogorov-smirnov dan uji homogenitas dengan levene test. Teknik analisis data yang dipergunakan yakni independent t-test. Hasil penelitian dari uji-t berbantuan software SPSS 30 for Windows menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan penggunaan model CPS (Creative Problem Solving) terhadap kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV SD N 4 Jimbung dengan signifikansi sangat tinggi dengan besaran p <,001 dan didukung dengan nilai mean post-test pada kelas kontrol dan kelas eksperimen masing-masing sebesar 67.50 dan 84.58. Kreativitas peserta didik ditunjukkan oleh kemampuan dalam mengembangkan ide-ide kreatif, menyelesaikan masalah IPA secara inovatif, serta berkolaborasi secara efektif dengan teman sekelas dalam diskusi dan eksperimen. Kata Kunci: kemampuan berpikir kreatif, model pembelajaran CPS (Creative Problem Solving), dan pengaru

    51,344

    full texts

    63,894

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇