Yogyakarta State University

Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
Not a member yet
    63894 research outputs found

    Pengembangan Model VLABBIL (Virtual Laboratory Based Biology Learning) untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Analitis dan Kritis Mahasiswa.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menghasilkan model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan kritis mahasiswa (2) menghasilkan model pembelajaran yang valid, (3) praktis, dan (4) efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan kritis mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan mengacu pada Model Design and Development Research (DDR) dengan prosedur penelitian yang dimulai dengan mengidentifikasi masalah, mendeskripsikan tujuan, mendesain dan mengembangkan produk, menguji produk, mengevaluasi hasil pengujian dan mengkomunikasikan hasil pengujian. Produk yang dikembangkan adalah model pembelajaran VLABBIL yang didesain khusus terintegrasi Virtual Reality Technology (VRT). Subjek dalam uji validitas instrumen adalah 211 mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi, Universitas Sanata Dharma, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Universitas Ahmad Dahlan dan Universitas Negeri Yogyakarta, sedangkan subjek dalam uji produk akhir adalah 76 mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Yogyakarta. Data hasil uji kevalidan produk dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan formula Aiken’s V; data hasil uji kepraktisan produk dianalisis dengan teknik analisis deskriptif, dan uji dengan program Quest berdasarkan kriteria nilai INFIT MNSQ; sedangkan data hasil uji keefektifan produk dianalisis dengan teknik analisis deskriptif, paired sample t-test dan uji MANOVA, uji ANOVA dan dihitung menggunakan Cohen's d effect size. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Model VLABBIL disusun berdasarkan integrasi konstruktivisme, experiential learning, dan connectivism. berpadu dengan VRT dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir analitis dan kritis mahasiswa. (2) Menurut penilaian para ahli, model pembelajaran VLABBIL sangat valid untuk digunakan dalam pembelajaran biologi. (3) Hasil uji kepraktisan berdasarkan penilaian persepsi dosen dengan skor 88,89% (sangat praktis) dan mahasiswa dengan skor 86,84% (sangat praktis). berdasarkan skor keterlaksanaan pembelajaran yakni 93,75% (sangat baik) menunjukkan model VLABBIL sangat praktis. (4) Berdasarkan hasil uji independent sample t-test hasil post-test dengan nilai signifikansi 0,00 (sig.< 0,05) menunjukkan adanya perbedaan rata-rata kemampuan berpikir analitis dan kritis pada kelas eksperimen dan kelas kontrol menunjukkan keefektifan model. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran VLABBIL terintegrasi VRT valid, praktis, dan efektif dalam kemampuan berpikir analitis dan kritis mahasiswa

    Model E-learning Berbasis Massive Open Online Course (MOOC) untuk Meningkatkan Literasi Ekonomi Mahasiswa.

    No full text
    Penelitian ini dilakukan untuk (1) mengembangkan produk e-learning berbasis MOOC, (2) menghasilkan produk e-learning berbasis Massive Open Online Course (MOOC) yang untuk meningkatkan literasi ekonomi (3) menguji validitas produk yag dikembangkan, (4) menguji keefektifan produk e-learning berbasis MOOC , dan (5) mennguji kepraktisan produk e-learning berbasis MOOC untuk meningkatkan literasi ekonomi mahasiswa. Produk ini didasarkan pada prinsip-prinsip konektivitas, konstruktivisme, dan mengadaptasi component display theory untuk membantu memberikan pengalaman yang lebih bermakna dan fleksibel. Hal ini bertujuan untuk merekomendasikan pendidikan literasi ekonomi yang mudah diakses, efektif, interaktif dan relevan dengan isu-isu ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini. Peneltiian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) yang dilakukan dengan tahapan need assessment, front end analysis, design, development, implementation, evaluation, analysis. Penelitian dilakukan di Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Nahdlotul Ulama, dengan menggunakan 88 mahasiswa sebagai responden. Data yang dikumpulkan terdiri atas survei, validasi oleh para ahli, dan juga penilaian terhadap uji coba produk yang dilakukan dengan cara pre-test dan post-test, untuk mengetahui sejauh mana peningkatan literasi ekonomi yang terjadi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner validasi ahli dan skala Likert untuk uji kepraktisan produk. Penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif, termasuk analisis pre-test dan post-test, serta analisis netnografi untuk substansi konten. Temuan penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pengembangan produk dimulai dengan melakukan analisis kebutuhan, mendesain, mengembangkan, mengimplimentasikan, mengevaluasi dan menganalisis produk; 2) model e-learning berbasis MOOC yang dikembangkan memiliki karkateristik fleksibel, terbuka, interaktif, asinkron, dan memiliki studi kasus dari hasil netnografi; 3) Produk ini telah teruji oleh ahli media memiliki 92,9% validitas tinggi dan ahli materi 85% validitas tinggi (V ≥ 0.8); 4) Produk ini efektif meningkatkan literasi ekonomi mahasiswa dengan nilai p-value = 0,0001 dan memiliki nilai Cohen’s d = 0,89 (kategori besar); 5) Pengujian kepraktisan produk juga menunjukkan sangat praktis sebesar 88,75%. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada efektivitas jangka panjang dari penggunaan produk ini serta membangun tema-tema literasi ekonomi yang lebih mendalam

    Identifikasi Kelompok Karakter Siswa Berdasarkan Analisis Profil Laten pada Konstruk Profil Pelajar Pancasila.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan konstruksi instrumen penilaian karakter Profil Pelajar Pancasila, (2) menjelaskan kualitas instrumen penilaian karakter Profil Pelajar Pancasila, (3) mengidentifikasi kelompok karakter siswa berdasarkan konstruk Profil Pelajar Pancasila menggunakan analisis profil laten, dan (4) mengungkap perbedaan setiap kelompok berdasarkan variabel demografis, yang meliputi asal sekolah, tingkatan kelas, jenis kelamin, keterlibatan dalam organisasi, pendidikan terakhir ayah dan ibu, dan rata-rata penghasilan orang tua. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan didahului dengan pengembangan instrumen. Subjek penelitian adalah 900 siswa SMA negeri di Kota Yogyakarta yang ditetapkan dengan teknik stratified random sampling. Data yang digunakan meliputi data penilaian karakter Profil Pelajar Pancasila dan data demografi siswa. Analisis validitas isi menggunakan Aiken's V dan validitas konstruk menggunakan Confirmatory Factor Analysis (CFA), serta reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Analisis karakteristik item menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) dengan Generalized Partial Credit Model (GPCM). Data dianalisis menggunakan analisis profil laten untuk mengidentifikasi kelompok karakter, dan dilanjutkan dengan analisis Chi-Square dan Kruskal-Wallis untuk menguji perbedaan kelompok berdasarkan variabel demografis.\ud Hasil penelitian menunjukkan (1) konstruksi instrumen penilaian karakter Profil Pelajar Pancasila mencakup enam dimensi utama: beriman dan bertakwa kepada tuhan yme dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif, dengan format penilaian diri menggunakan item tipe kasus hipotetik yang memiliki tiga pilihan respons; (2) kualitas instrumen tersebut valid secara isi dan konstruk, reliabel, dan memiliki karakteristik butir yang baik; (3) empat kelompok karakter siswa dengan proporsi dan karakteristik yang berbeda, yaitu profil karakter dasar (10,7%), profil karakter transisi (16,9%), profil karakter progresif (25,4%), dan profil karakter optimal (47,0%); (4) adanya perbedaan signifikan berdasarkan asal sekolah, jenis kelamin, keterlibatan dalam organisasi, pendidikan terakhir ayah, pendidikan terakhir ibu, dan rata-rata penghasilan orang tua, namun tidak ditemukan perbedaan signifikan berdasarkan tingkatan kelas. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan program pendidikan karakter yang lebih terdiferensiasi sesuai karakteristik masing-masing kelompok

    Desain Immersive Learning Environment berbasis kompetensi untuk pengembangan Keterampilan Vokasional Siswa SMALB.

    No full text
    Kompotensi vokasional memiliki peran strategis dalam mempersiapkan peserta didik Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) agar mampu hidup mandiri dan berdaya saing di masyarakat. Namun demikian, pelaksanaan pendidikan vokasional, khususnya pada bidang tata boga untuk peserta didik tunarungu, masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan media pembelajaran yang adaptif, ketidaksesuaian kurikulum dengan karakteristik kebutuhan khusus, serta tingginya risiko yang dihadapi dalam praktik langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Immersive Learning Environment (ILE) berbasis kompetensi yang memanfaatkan teknologi Virtual Reality (VR) sebagai media simulasi keterampilan tata boga yang aman, interaktif, dan kontekstual. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan desain instruksional (instructional design) yang dapat diimplementasikan dalam pembelajaran berbasis media VR bagi peserta didik tunarungu. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development dengan metode mixed methods exploratory sequential. Tahap awal dilakukan dengan pendekatan kualitatif untuk menggali profil kompetensi vokasional dan kebutuhan belajar peserta didik tunarungu melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, yang dilanjutkan dengan validasi desain instruksional melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD). Tahap selanjutnya berupa uji kuantitatif untuk menilai aspek kepraktisan, kelayakan, dan keberterimaan desain media pembelajaran ILE berbasis kompetensi. Validasi dilakukan oleh ahli media dari perguruan tinggi, ahli materi dari guru SMALB, serta uji coba terbatas kepada 23 peserta didik tunarungu. Analisis data kualitatif dilakukan menggunakan pengkodean dengan perangkat lunak NVIVO, sementara analisis kuantitatif menggunakan instrumen skala standar dan diolah dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain instruksional ILE yang dikembangkan termasuk dalam kategori layak dan dapat diimplementasikan. Seluruh peserta FGD menyatakan kesesuaian kompetensi vokasional yang diidentifikasi dengan karakteristik peserta didik tunarungu, serta mendukung implementasi desain instruksional yang dikembangkan. Aplikasi pembelajaran ILE berbasis VR divalidasi layak dan efektif dari aspek materi, media, kepraktisan penggunaan, serta keberterimaan oleh peserta didik tunarungu

    Pengembangan Model Perawatan Mesin Berbasis Siswa untuk Menumbuhkan Budaya Perawatan Mesin Pada Siswa di Bengkel Teknik Pemesinan SMK, di Daerah Istimewa Yogyakarta.

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1). Menghasilkan model perawatan mesin berbasis siswa yang efektif, efisien dan praktis untuk digunakan menumbuhkan budaya perawatan mesin pada siswa, 2). Mengetahui tingkat kelayakan model perawatan mesin berbasis siswa yang efektif, efisien dan praktis, 3). Menguji efektivitas efisiensi dan kepraktisan model perawatan mesin berbasis siswa untuk menumbuhkan budaya perawatan mesin pada siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan yang mengacu pada 10 tahapan proses Borg & Gall, dengan terdapat penyesuaian tahapan di lapangan mengacu pada kebutuhan penelitian. Model hasil pengembangan diujikan pada SMK teknik pemesinan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang melibatkan 46 orang guru teknik pemesinan. Pengumpulan data dilakukan dengan diskusi, wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan: 1). Model perawatan mesin berbasis siswa dalam penelitian ini didasarkan kebutuhan belajar siswa dan tuntutan industri, yang diintegrasikan dalam pembelajaran praktikum teknik pemesinan. 2). Model perawatan mesin berbasis siswa untuk menumbuhkan budaya perawatan dinyatakan baik (layak) oleh pakar maupun praktisi. 3). Praktisi industri dan praktisi sekolah menyatakan baik (praktis) pada model perawatan mesin berbasis siswa. Model ini efektif meningkatkan kompetensi perawatan mesin rerata 14% dalam tiga siklus. Model ini juga memberikan dampak terhadap budaya perawatan dengan kriteria sangat baik dan baik sebanyak 99,27%, selain itu pengguna juga memberikan respon sangat baik dan baik sebesar 99,88%. Model ini mampu mengurangi breakdown maintenance, sehingga mengurangi biaya perbaikan, dan mesin selalu siap digunakan. Dengan demikian model perawatan mesin berbasis siswa untuk menumbuhkan budaya perawatan dapat dinyatakan layak, praktis, efektif dan efisien

    Pengembangan Instrumen Penilaian Perkembangan Kognitif Anak Usia 4-6 Tahun di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian perkembangan kognitif anak usia 4–6 tahun yang valid dan reliabel di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Instrumen ini dirancang agar sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini dan dapat digunakan oleh guru sebagai alat bantu dalam mengevaluasi kemampuan kognitif anak secara komprehensif. Aspek kognitif yang dikembangkan mencakup kemampuan memecahkan masalah, berpikir logis, dan berpikir simbolik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) model Azwar, yang menekankan pada definisi konstruk, penyusunan butir, dan analisis validitas serta reliabilitas. Penelitian dilakukan di TK Alam Anak Pintar dan RA Al Amin dengan subjek anak usia 4–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan penyebaran instrumen. Instrumen divalidasi oleh ahli PAUD, ahli psikologi perkembangan dan ahli pengukuran dan evaluasi pendidikan dengan hasil validitas isi menunjukkan nilai Aiken’s V sebesar 0,956. Uji coba lapangan dilakukan terhadap 108 anak dengan hasil validitas empiris yang ditunjukkan oleh korelasi item-total ≥ 0,30 untuk sebagian besar butir dan validitas konstruk yang diuji melalui Exploratory Factor Analysis (EFA) menghasilkan tiga faktor yang sesuai dengan konstruk teori tis, dan seluruh butir memiliki loading faktor ≥ 0,40. Hasil analisis reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach menunjukkan nilai reliabilitas sebesar 0,934, yang termasuk kategori tinggi. Data dianalisis menggunakan pendekatan Teori Tes Klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penilaian perkembangan kognitif yang dikembangkan layak digunakan dan memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Instrumen ini mampu memberikan gambaran profil perkembangan kognitif anak usia dini secara sistematis dan dapat digunakan oleh guru PAUD sebagai alat asesmen formatif maupun sumatif. Disarankan agar instrumen ini digunakan secara berkala dan dikembangkan lebih lanjut agar mencakup aspek kognitif yang lebih luas serta disesuaikan dengan konteks lokal masing-masing satuan PAUD

    Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Siswa SMK Program Keahlian Teknik Elektronika di Kota Yogyakarta.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan membuktikan efikasi diri, dukungan keluarga, sikap kewirausahaan, Pendidikan kewirausahaan, dukungan sosial dan institusional berpengaruh signifikan positif terhadap minat berwirausaha siswa SMK Program Keahlian Teknik Elektronika. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto, yaitu mengungkapkan gejala yang terjadi seperti apa adanya serta mengungkapkan faktor-faktor yang berpengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa angket dengan skala likert. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XI program keahlian teknik elektronika. Sampel penelitian ini terdiri dari siswa kelas XI program keahlian Teknik Elektronika di tiga sekolah, yaitu SMK negeri 2 Yogyakarta, SMK negeri 3 Yogyakarta, dan SMK PIRI 1 Yogyakarta. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 105 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara efikasi diri terhadap minat berwirausaha siswa SMK jurusan Teknik Elektronika Kota Yogyakarta; (2) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara dukungan keluarga terhadap minat berwirausaha siswa SMK jurusan Teknik Elektronika Kota Yogyakarta; (3) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara sikap kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa SMK jurusan Teknik Elektronika Kota Yogyakarta; (4) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara Pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa SMK jurusan Teknik Elektronika Kota Yogyakarta; (5) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara dukungan sosial dan institusional terhadap minat berwirausaha siswa SMK jurusan Teknik Elektronika Kota Yogyakarta; (6) Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara efikasi diri, dukungan keluarga, sikap kewirausahaan, Pendidikan kewirausahaan, dukungan sosial dan institusional terhadap minat berwirausaha siswa SMK jurusan Teknik Elektronika Kota Yogyakarta

    Pengembangan Model Pembelajaran Profetik Tilāwah Tazkiyah dan Ta’līm (MPPT3) untuk mengajarkan Agama Islam Anak Usia Dini

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengembangkan Model Pembelajaran Profetik Tilāwah Tazkiyah dan Ta’līm (MPPT3) yang sesuai untuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini. 2. Menguji kelayakan Model Pembelajaran Profetik Tilāwah Tazkiyah dan Ta’līm (MPPT3) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba lapangan. 3. Menguji efektivitas Model Pembelajaran Profetik Tilāwah Tazkiyah dan Ta’līm (MPPT3) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan pendekatan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang dimodifikasi dengan tahapan validasi ahli dan uji coba lapangan, sebagaimana diadaptasi dari model Borg & Gall. Tahap analisis dilakukan melalui studi pendahuluan dengan Teknik survey, wawancara, observasi, dan studi dokumentasi di 3 RA/TK Islam di Yogyakarta. Tahap desain merancang perangkat pembelajaran berdasarkan hasil analisis kebutuhan. Pada tahap pengembangan, produk divalidasi oleh ahli materi dan media. Selanjutnya, tahap implementasi melibatkan uji coba terbatas dan uji coba lapangan utama untuk melihat kepraktisan dan efektivitas model. Evaluasi dilakukan melalui uji kevalidan, kepraktisan, keefektifan, serta analisis statistik deskriptif dan inferensial, termasuk uji normalitas, uji-t atau alternatif nonparametrik (Wilcoxon dan Mann– Whitney), dan perhitungan N-Gain score untuk menilai peningkatan hasil belajar agama Islam anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Model Pembelajaran Profetik berbasis tilāwah, tazkiyah, dan ta’līm yang terintegrasi dengan prinsip profetik dapat merekonstruksi pendekatan pendidikan agama Islam anak usia dini secara konseptual dan praktis. 2. Model MPPT3 berhasil dikembangkan secara sistematis dan terbukti layak dan valid secara teoretis dan empiris. MPPT3 ditegaskan melalui hasil validasi akhir, yaitu skor 92,5% (media) dan 95,8% (materi), serta nilai CVR = 1,00, dan layak untuk diterapkan dalam pembelajaran agama Islam anak usia dini. 3. Model MPPT3 juga terbukti efektif. Hasil uji coba utama menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi daripada kelompok kontrol, dibuktikan dengan uji Mann–Whitney U (p = 0,0001) dan analisis N-Gain yang menunjukkan rata-rata 0,350 (kategori sedang) pada kelompok eksperimen dibandingkan 0,240 (kategori rendah) pada kelompok kontrol. Secara teoritis Model MPPT3 menyatukan fondasi epistemologi Islam klasik dengan pendekatan pedagogi kritis-konstruktif kontemporer, dalam kerangka pengembangan spiritualitas dan kesadaran kritis sesuai tahap perkembangan anak usia dini. Secara praktis, penelitian ini menawarkan kerangka pembelajaran alternatif untuk pendidikan anak usia dini Islam

    Pengembangan Model Pembelajaran IPA Inkuiri ETNIK- STEAM Topeng Panji Bobung Gunung Kidul Yogyakarta.

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji model pembelajaran IPA Inkuiri ETNIK-STEAM yang dirancang untuk meningkatkan Keterampilan berpikir kritis dan sikap peduli budaya mahasiswa. Tujuan khusus penelitian ini meliputi: (1) menghasilkan model pembelajaran IPA Inkuiri ETNIK- STEAM; (2) menguji kelayakan model; (3) menguji kepraktisan dan keterlaksanaan model dalam konteks pembelajaran di perguruan tinggi; dan (4) menguji keefektifan model dalam meningkatkan Keterampilan berpikir kritis serta sikap peduli budaya mahasiswa. Penelitian ini merupakan jenis Research and Development (RnD) yang menggunakan model pengembangan ADDIE, yang mencakup tahapan analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Subjek pada tahap analisis meliputi dosen IPA dan Fisika dari perguruan tinggi negeri dan swasta, serta mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Subjek uji coba produk terdiri dari mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa, dan Universitas Negeri Yogyakarta. Analisis kebutuhan diperoleh melalui kuesioner terbuka. Validitas konten diuji menggunakan teknik Delphi dengan melibatkan delapan dosen ahli dan lembar penilaian. Uji coba awal dilaksanakan dalam skala kecil pada satu kelas selama tiga kali pertemuan, dengan pengumpulan data melalui lembar observasi dan kuesioner terbuka. Pada tahap ini, dosen mitra memberikan umpan balik kualitatif terhadap kepraktisan model pembelajaran IPA Inkuiri ETNIK-STEAM. Validitas konstruk diuji melalui desain eksperimen yang melibatkan tiga kelas (kelas eksperimen, kontras 1, dan kontras 2) selama lima kali pertemuan, dengan data yang diperoleh dari lembar observasi kepraktisan, soal keterampilan berpikir kritis, dan angket sikap peduli budaya. Selama proses uji coba, lima dosen mitra turut mengobservasi pelaksanaan model dan memberikan masukan untuk penyempurnaan. Analisis validitas konten dilakukan menggunakan koefisien Aiken’s V, kepraktisan dianalisis secara deskriptif, dan validitas konstruk dianalisis dengan general linear model melalui MANOVA untuk mengetahui perbedaan skor antar kelas. Besarnya pengaruh model diukur menggunakan nilai effect size melalui partial eta squared. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran ini memiliki empat keunggulan utama, yaitu: (1) karakteristik model yang mencakup sintaks berbasis inkuiri, etnosains dan STEAM, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung, dampak instruksional dan pengiring, serta perangkat pembelajaran lengkap; (2) kelayakan model yang dinyatakan sangat layak berdasarkan penilaian ahli, sedangkan instrumen penilaian memiliki tingkat validitas sangat valid (Aiken’s V 0,958–1,000); (3) kepraktisan model dinilai sangat baik dan mudah diimplementasikan, dengan skor kepraktisan 4,85 dan keterlaksanaan 82,5%; dan (4) keefektifan model yang terbukti secara statistik signifikan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis (N-Gain 0,47; Cohen’s d = 3,20) dan sikap peduli budaya (N-Gain 0,36; Cohen’s d = 1,67), berdasarkan hasil analisis MANOVA yang menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok (p < 0,05), dengan nilai eta squared sebesar 0,075 yang menunjukkan efek sedang. Efek sedang ini menandakan bahwa model memberikan pengaruh yang cukup kuat terhadap transformasi keterampilan berpikir kritis dan sikap peduli budaya mahasiswa. Model ini berkontribusi dalam membentuk pemahaman mahasiswa yang lebih reflektif terhadap sains dan budaya lokal, serta meningkatkan kemampuan kolaboratif dan sensitivitas sosial. Dengan demikian, model ini layak untuk diterapkan secara luas dalam konteks pendidikan guru IPA di Indonesia

    Pengaruh Pelatihan, Motivasi, dan Tingkat Pendidikan Guru terhadap Kinerja Guru SMK Negeri di Kabupaten Indragiri Hilir

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh Pelatihan Guru Terhadap Kinerja Guru. (2) Pengaruh Motivasi Guru Terhadap Kinerja Guru. (3) Pengaruh Tingkat Pendidikan Guru Terhadap Kinerja Guru. (4) Pengaruh Pelatihan, Motivasi dan Tingkat Pendidikan Guru SMK Terhadap Kinerja SMK Negeri di Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif dan metode ex-post facto. Responden dalam penelitian ini merupakan guru SMK Negeri di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau dengan jumlah responden sampel 163 guru yang dipilih menggunakan teknik random sampling proporsional dari total populasi 274 guru SMK Negeri. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan uji validitas menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan Cronbach Alpha untuk pengujian reliabilitas. Teknik analisis data dilakukan dengan uji regresi linier sederhana dan uji regresi linier berganda dan dilengkapi dengan uji parsial, uji simultan dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengaruh pelatihan guru terhadap kinerja guru sebesar 11%. (2) Pengaruh motivasi terhadap kinerja guru sebesar 6,3% (3) Pengaruh Tingkat Pendidikan guru terhadap kinerja guru sebesar 65%. (4) Pengaruh pelatihan, motivasi, dan Tingkat Pendidikan guru terhadap kinerja guru sebesar 58,1%. Hal tersebut menjelaskan bahwa Pelatihan, Motivasi, pelatihan dan tingkat Pendidikan guru memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru SMK Negeri di Kabupaten Indragiri Hilir

    51,344

    full texts

    63,894

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇