63894 research outputs found
Sort by
Efektvitas Aktivtas Atletik Melalui Permainan Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas 4 SD Negeri 2 Pandowan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aktivitas atletik melalui permainan dalam meningkatkan motivasi belajar pada peserta didik kelas 4 SD Negeri 2 Pandowan Galur Kulon Progo tahun ajaran 2024/2025.
Metode yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan instrument kuesioner dan observasi untuk mengetahui motivasi belajar peserta didik. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas 4 SD Negeri 2 Pandowan yang berjumlah 15 peserta didik.Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan rumus persentase.
Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa setelah melalui 2 siklus pembelajaran, kemampuan guru dalam mengelola kelas meningkat sebanyak 6 poin,
menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menyusun strategi pembelajaran
yang menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa, keaktifan dan inisiatif siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran mengalami peningkatan dari 53% pada siklus menjadi 80% pada siklus II yang menunjukkan bahwa siswa semakin terlibat dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, dan motivasi belajar siswa menunjukkan hasil yang positif, di mana 12 dari 15 siswa (atau 80%) berada dalam kategori motivasi belajar “cukup” hingga “sangat baik” Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa aktivitas atletik melalui permainan efektif meningkatkan motivasi belajar pada peserta didik kelas 4 SD Negeri 2 Pandowan Galur Kulon Progo tahun ajaran 2024/2025
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI METODE SQ3R (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW) PADA PESERTA DIDIK SLOW LEARNER KELAS IV SEKOLAH DASAR
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses belajar serta hasil
kemampuan membaca pemahaman melalui metode SQ3R (Survey, Question, Read,
Recite, Review) pada peserta didik slow learner kelas IV sekolah dasar. Penelitian
ini perlu dilakukan karena metode pembelajaran yang digunakan guru belum dapat
meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik sesuai dengan
tuntutan kurikulum sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam mengikuti
pembelajaran.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model
Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian terdiri dari 2 peserta didik slow learner
kelas IV di salah satu sekolah inklusi Kota Yogyakarta yang memiliki hambatan
membaca pemahaman. Proses penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus. Teknik
pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dan observasi. Data diolah dengan
teknik analisis kuantitatif deskriptif dan kualitatif. Penyajian data dilakukan
menggunakan tabel dan diagram. Pengujian hipotesis dilakukan dengan
membandingkan nilai peserta didik pada tes pra tindakan dan tes pasca tindakan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode SQ3R (Survey,
Question, Read, Recife, Review) dalam pembelajaran membaca dapat
meningkatkan nilai kemampuan membaca pemahaman peserta didik slow learner
kelas IV sekolah dasar. Nilai rata-rata tes pra tindakan peserta didik yaitu 39.
Kemudian, nilai rata-rata peserta didik di masing-masing siklus yaitu siklus pertama
59 , siklus kedua 56 dan siklus ketiga 88. Secara keseluruhan, peningkatan dari nilai
rata-rata awal 39 ke nilai rata-rata akhir 88 menunjukkan adanya peningkatan
sebesar 49 poin atau sekitar 125%. Tahapan-tahapan dalam metode SQ3R
membantu peserta didik dalam memroses informasi sehingga terjadi peningkatan
nilai sesuai dengan target pada siklus 3
Perbedaan Ketangguhan Mental Peserta Didik Kelas Khusus Olahraga Dengan Kelas Reguler di SMP N 3 Pleret
Penitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui ketangguhan mental peserta didik kelas khusus olahraga di SMP N 3 pleret. (2) Mengetahui ketangguhan mental peserta didik kelas Reguler di SMP N 3 pleret. (3) Mengetahui perbedaan ketangguhan mental peserta didik kelas khusus olahraga dengan kelas reguler di SMP Negeri 3 Pleret.
Penelitian ini merupakan penelitian komparatif. Populasi penelitian adalah peserta didik SMP N 3 Pleret yang berjumlah 370 peserta didik. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Kriteria dalam penentuan sampel ini meliputi: (1) peserta didik kelas khusus olahraga dan reguler Di SMP N 3 Pleret, (2) bersedia menjadi sampel, dan (3) mengisi instrumen yang diberikan oleh peneliti secara penuh. Berdasarkan hal tersebut, sampel dalam penelitian ini berjumlah 120 peserta didik, dengan rincian 60 peserta didik kelas khusus olahraga dan 60 peserta didik reguler. Instrumen yang digunakan yaitu Mental Toughness Quisionaire (MTQ). Indeks validitas MTQ sebesar r-hitung>0,291 dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,740. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Independent Sample Test dengan bantuan aplikasi SPSS.
Hasil penelitian dan pembahasan dapat diperoleh suatu kesimpulan bahwa (1) Ketangguhan mental peserta didik kelas khusus olahraga berada dalam kategori "tinggi" dengan rata-rata 35,45. (2) Ketangguhan mental peserta didik kelas reguler berada dalam kategori "rendah" dengan rata-rata 32,87. (3) Terdapat perbedaan ketangguhan mental antara peserta didik kelas khusus olahraga dan peserta didik kelas reguler di SMP Negeri 3 Pleret.Selisih ketangguhan mental antara peserta didik KKO dan reguler di SMP N 3 Pleret sebesar 2,58, menunjukkan bahwa peserta didik KKO memiliki ketangguhan mental yang lebih baik
Evaluasi Manajemen Pembinaan Prestasi UKM Bola Voli Universitas Negeri Yogyakarta Tahun 2024
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen pembinaan prestasi di UKM bola voli UNY pada periode Tahun 2024. Sehingga hasil penelitian ini dapat diperoleh gambaran untuk UKM Bola Voli UNY dalam meningkatkan manajemen maupun pelaksanaan pembinaan prestasi di periode tahun berikutnya secara maksimal.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode observasi dengan teknik pengambilan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa UNY, sampel dalam penelitian ini yaitu pengurus UKM Bola voli UNY yang berjumlah 12 orang dengan teknik pengambilan data menggunakan puspose sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket yang telah divalidasi oleh ahli dengan hasil reabilitas sebesar 0,95 sebagai instrumen penelitian yang dianggap valid dan reliabel. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi manajemen pembinan prestasi UKM bola voli UNY tahun 2024 memiiki kategori adalah rendah. Secara lebih rinci, fungsi manajemen pada aspek planning termasuk dalam kategori tinggi sebesar 42%, organizing memiliki kategori rendah sebesar 50%, budgetting termasuk dalam kategori sedang sebesar 25%, dan controlling dalam kategori rendah sebesar 42%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian evaluasi manajemen pembinaan prestasi UKM bola voli UNY ttahun 2024 secara keseluruhan memperoleh kategori rendah
Efektivitas Circulo Massage dan Sport Massage Terhadap Penurunan Tingkat Depresi Pada Lansia
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh circulo massage terhadap
penurunan tingkat depresi pada lansia; (2) mengetahui pengaruh sport massage terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia; (3) mengetahui tingkat keefektifan antara circulo massage dan sport massage terhadap penurunan tingkat depresi lansia.
Penelitian ini merupakan penelitian dengan pola Two Group Pretest-Posttest.Model penelitian menggunakan dua kelompok sampel berbeda dengan perlakuan yang berbeda pula. Sampel penelitian merupakan lansia berjumlah 18 orang yang dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik ordinal pairing sehingga tiap kelompok
perlakuan berisi 9 sampel. Kelompok A menggunakan metode circulo massage dan
kelompok B menggunakan metode sport massage. Pengukuran tingkat depresi menggunakan kuesioner gariatric depression scale (GDS-15) dengan nilai sensitivitas 71,8 % dan spesifisitas 87,6 % dan nilai reliabilitas chronbach’s alpha 0,755. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, perhitungan efektivitas dan uji beda paired t test.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) terdapat pengaruh perlakuan circulo massage dalam penurunan tingkat depresi pada lansia dengan nilai p<0,05; (2) terdapat pengaruh perlakuan sport massage dalam penurunan tingkat depresi pada lansia dengan nilai p<0,05; (3) perlakuan circulo massage memiliki nilai efektivitas 34% dan sport massage memiliki nilai efektif 25% dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia
Survey Gangguan Media Sosial Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Negeri Se-Kapanewon Seyegan
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui secara mendalam mengenai gangguan media sosial pada peserta didik kelas V SD Negeri se-Kapanewon Seyegan. Penelitian juga mengidentifikasi faktor gangguan media sosial tersebut. Serta mengidentifikasi akibat dari gangguan media sosial.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri seKapanewon Seyegan yang berjumlah 110
peserta didik yang diambil 5 SD Negeri untuk mewakili setiap kalurahan. Teknik dalam
pengambilan data menggunakan random sampling Instrumen yang digunakan berupa
kuesioner Social Media Disorder Scale-5 (SMD Scale-5).
Hasil penelitian ini adalah gangguan media sosial pada peserta didik kelas V SD Negeri se-Kapanewon Seyegan. Berdasarkan hasil, menunjukkan kedudukan paling banyak pada kategori sedang dengan presentase 38% dengan jumlah 42 peserta didik. Sedangkan nilai paling tinggi masih menduduki diatas paling rendah dengan selisih 3 nilai
Evaluasi Manajemen Program Pembinaan Prestasi Hoki Ruangan di Daerah Istimewa Yogyakarta: Perspektif Model CIPP (Context, Input, Process, Product)
Pembinaan prestasi hoki ruangan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghadapi bebagai tantangan, termasuk penurunan prestasi, keterbatasan fasilitas, dan kurangnya pelatih bersertifikat. Kondisi ini menuntut evaluasi menyeluruh terhadap manajemen program pembinaan yang melibatkan konteks, input, proses, dan produk. Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan tujuan memberikan gambaran program pembinaan yang dilakukan oleh Pengkab/Pengkot FHI yang ada di DIY tentang kekuatan, kelemahan serta efektivitas program pembinaan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential exploratory. Subjek penelitian meliputi 16 orang informan dan 120 responden yang terdiri dari pengurus, pelatih, dan atlet yang berasal dari Pengkab/Pengkot FHI di DIY (Bantul, Gunungkidul, Kota Yogyakarta, dan Sleman). Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui angket. Analisis data kualitatif menggunakan analisis deskriptif kualitatif, sedangkan data kuantitatif menggunakan analisis deskriptif dan inferensial (uji korelasi, One-Way ANOVA,
dan Mann-Whitney) untuk kemudian dilakukan sintesis terhadap hasilnya.
Hasil kualitatif context, Bantul, Gunungkidul, Kota Yogyakarta, dan Sleman memiliki tujuan yang jelas dan kurang dukungan pemerintah. Input, Bantul memiliki kualifikasi pelatih yang cukup baik namun kurang sarana prasarana, Gunungkidul, Kota Yogyakarta, dan Sleman memiliki kualifikasi pelatih yang kurang dan sarana prasarana yang terbatas. Process, pelatihan di semua daerah efektif dan variatif, namun masih memerlukan peningkatan. Product, program menunjukkan peningkatan prestasi atlet dan motivasi, namun masih belum maksimal. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan aspek context di Bantul dan Gunungkidul dikategorikan "Kurang", sementara Kota Yogyakarta dan Sleman "Cukup". Input di Bantul, Kota Yogyakarta, dan Sleman "Kurang", sementara
Gunungkidul "Cukup". Process di Bantul "Kurang", sementara di Gunungkidul, Kota Yogyakarta, dan Sleman "Cukup". Product di Bantul dan Gunungkidul "Kurang", sementara Kota Yogyakarta dan Sleman "Cukup". Tidak ditemukan adanya hubungan antara variabel pada masing-masing daerah. Temuan ini menjawab pertanyaan penelitian dengan mengungkap kelemahan sistemik yang memerlukan reformasi kebijakan untuk meningkatkan pembinaan prestasi hoki ruangan secara berkelanjutan. evaluasi manajemen program pembinaan prestasi hoki ruangan di DIY menggunakan model CIPP menunjukkan efektivitas yang "Kurang", dengan sistem yang bergantung pada komitmen personal pelatih dan atlet daripada struktur yang terstandarisasi, sehingga program tidak berkelanjutan dan prestasi nasional DIY menurun drastis
Pengembangan e-Pocket Book DigiFina (Literasi Digital & Finansial) untuk Meningkatkan Keterampilan Kewirausahaan Digital Siswa Sekolah Menengah Kejuruan.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan e-pocket book Digifina
yang berisi materi literasi digital dan finansial untuk meningkatkan keterampilan
kewirausahaan digital bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan, (2) mengetahui
efektivitas penggunaan e-pocket book DigiFina dalam meningkatkan keterampilan
kewirausahaan digital siswa Sekolah Menengah Kejuruan.
Jenis penelitian berupa R&D (Research and Development) menggunakan
model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dengan melibatkan praktisi
pembelajaran, ahli media, serta partisipasi langsung dari siswa dalam tahap uji coba
produk. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMK N 1 Bantul pada bulan MeiAgustus 2025.
Produk yang dihasilkan berupa (1) e-pocket book DigiFina yang terdiri dari
70 halaman berisi tentang Literasi Digital, Literasi Finansial, dilengkapi informasi
kursus online gratis, serta studi kasus dan latihan yang dapat diakses secara online
(Flip Book) dan offline PDF. (2) Efektivitas penggunaan e-pocket book DigiFina
dalam meningkatkan keterampilan kewirausahaan digital siswa SMK dibuktikan
melalui proses validasi oleh para ahli dan pengguna akhir. Hasil validasi dari ahli
materi mencapai 90%, ahli media 93%, dan tingkat kepraktisan oleh siswa sebesar
82,5%, serta efektivitas penggunaan mencapai 86%. Data ini menunjukkan bahwa
e-pocket book DigiFina sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Produk ini telah memenuhi aspek validitas isi, teknis, dan pedagogis yang
mendukung pencapaian kompetensi kewirausahaan digital siswa secara optimal
dalam konteks pembelajaran berbasis digital
Prediksi Hasil Belajar Fisika Berbasis Machine Learning dengan Optimasi Item Response Theory dan Genetic Algorithm.
Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mendapatkan model prediksi
hasil belajar fisika berbasis machine learning (ML) dengan menggunakan random
forest (RF) melalui: 1) optimasi seleksi fitur dengan item response theory (IRT), 2)
penyetelan hyperparameter berbasis genetic algorithm (GA), 3) pengujian kinerja
prediksi ML melalui beberapa metrik evaluasi, dan 4) membandingkan antara hasil
prediksi ML dengan hasil prediksi secara konvensional.
Penelitian ini mengikuti kerangka studi ML dari model ADDIE yang meliputi
fase analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Model prediksi hasil belajar
fisika dilatih untuk pembelajaran fisika fase F semester genap. Data prediktor untuk
klasifikasi biner meliputi demografi, kemampuan awal siswa, kompetensi kognitif,
afektif, dan psikomotor yang diukur melalui instrumen penelitian antara lain Force
Concept Inventory (FCI), Force and Motion Conceptual Evaluation (FMCE),
Rotational and Rolling Motion Conceptual Survey (RRMCS), Fluid Mechanics
Conceptual Inventory (FMCI), Thermal Concept Evaluation (TCE), Survey of
Thermodynamic Processes and First and Second Laws (STPFaSL), Scientific
Abilities Assessment Rubrics (SAAR), dan Colorado Learning Attitudes about
Science Survey (CLASS). Sebanyak 497 siswa berpartisipasi dalam penelitian ini.
Adaptasi alat ukur dievaluasi oleh ahli konten dan validitas konstruk melalui
confirmatory factor analysis (CFA) yang digunakan untuk ekstraksi fitur pada
tingkat faktor. Fitur yang diekstrak pada level faktor kemudian diseleksi dengan
model IRT sebagai input pemodelan RF. Hyperparameter RF dioptimasi dengan
melakukan pendekatan GA. Pemodelan RF, IRT, dan GA dijalankan dengan bahasa
pemrograman R. Kinerja prediksi diukur melalui metrik akurasi, presisi, recall,
specificity, F1, dan AUC secara k-cross validation sebanyak 10 kali. Perbandingan
hasil prediksi RF dan metode konvensional dilakukan dengan statistik McNemar.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: 1) seleksi fitur dengan IRT menemukan
empat fitur utama untuk prediksi hasil belajar fisika meliputi kompetensi kinematika,
fluida statis, suhu, dan besaran termodinamika. Variabel demografi, literasi, identitas
fisika, dan non-kognitif tidak meningkatkan kinerja prediksi RF, 2) GA menemukan
lima hyperparameter dari model RF yang mampu membuat kinerja prediksi RF lebih
optimal, 3) Kinerja prediksi model RF yang dioptimasi mencapai akurasi, presisi,
recall, specificity, F1, dan AUC yang sangat baik, dan 4) terdapat perbedaan
signifikan antara hasil prediksi hasil belajar fisika model RF yang dilatih dalam
penelitian ini dan metode prediksi secara konvensional. Model RF yang dioptimasi
dengan IRT dan GA menunjukkan kinerja prediksi yang lebih baik daripada prediksi
yang dibuat secara konvensional
Ajaran Ngelmu Rasa Tari Bedhaya Mintaraga Yasan Dalem Sri Sultan Hamengku Bawono Ka-10 dalam Perspektif Hermeneutik
Penelitian ini bertujuan mengungkap (1) ajaran ngelmu rasa dalam tari
Bedhaya Mintaraga, (2) relevansi dan transformasi ajaran ngelmu rasa untuk
masyarakat, (3) potensi Tari Bedhaya Mintaraga sebagai media pepeling atau
piwulang, dan (4) harapan Ngersa Dalem dengan pementasan Tari Lenggahing
Harjuno
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersandar pada
hermeneutik Hans George Gadamer. Sumber datanya adalah Tari Bedhaya
Mintaraga yang dipentaskan di Bangsal Kepatihan dalam rangka Catur Sagatra
tanggal 22 Juli 2022. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,
dan dokumentasi. Wawancara yang utama adalah dengan Ngersa Dalem Sri Sultan
Hamengku Bawono Ka-10 selaku koreografer dan mengamati video pementasan
Tari Bedhaya Mintaraga. Kredibilitas data diperoleh dengan ketekunan
pengamatan, triangulasi metode dan triangulasi sumber serta kecukupan referensi.
Keabsahan data dilakukan dengan credibility, transferability, dependability,
confirmability, dan authenticity. Analisis data dilakukan dengan menggunakan
hermeneutika fenomenologis, yaitu: koherensi, kekomprehensifan, penetrasi,
ketepatan, dan kontekstualitas.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) Ajaran ngelmu rasa dalam tari Bedhaya
Mintaraga adalah mesu budi yaitu pengendalian diri dari hawa nafsu yang berasal
dari sembilan lubang yang ada di tubuh manusia. (2). Relevansi dan transformasi
ajaran ngelmu rasa untuk masyarakat. Relevansi adalah agar bersabar, Sedangkan
transformasinya adalah dengan mempertimbangkan terlebih dahulu perbuatan yang
akan dilakukan. (3).Tari Bedhaya Mintaraga sebagai media pepeling atau piwulang
tentang sangkan paraning dumadi dan manunggaling kawula gusti, yang juga
tersirat di dalam tembang macapat, pitutur luhur, dan filosofi arti bangunan Kraton
Yogyakarta. (4) Harapan Ngersa Dalem dengan pementasan Tari Lenggahing
Harjuno (a) catur sagatra, dapat mengumpulkan kembali empat kerajaan Islam
Mataram Sagatra menjadi Sagotrah, (b) Kawula Ngayogyakarta Hadiningrat
diharapkan dapat menjaga nilai rasa, dengan bersikap ririh (hati-hati, mawas diri),
rereh (sabar, mampu mengekang diri), ruruh (tenang), sumarah (pasrah), lila
legawa (tulus ikhlas), dan menep (mampu mengendalikan diri, tenang), (c) karyakarya beliau selanjutnya bisa lebih transenden lagi. Novelty di dalam penelitian ini
meliputi: penokohan peran, aktualisasi diri, kepemimpinan, kain kampuh, pusaka,
iringan bernada slendro, monggang, pematangan jiwa, dan manusia ideal Jawa