Yogyakarta State University

Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
Not a member yet
    63894 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA LUDO KOLABORASI PECAHAN (DOKOCAH) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA KELAS IV PADA MATERI PECAHAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media Ludo Kolaborasi Pecahan (DOKOCAH) yang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa kelas IV pada pembelajaran materi pecahan di SD Negeri Adisucipto 1. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Analisis dilakukan menggunakan observasi dan wawancara. Desain ludo menggunakan canva. Hasil pengembangan divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Implementasi perseorangan dilakukan oleh guru, kelompok kecil dilakukan oleh 8 siswa, dan kelompok besar dilakukan oleh 20 siswa. Evaluasi dilakukan kepada 20 siswa kelas IV untuk mengukur keefektifan media. Instrumen kuantitatif yang dikembangkan telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif guna menjelaskan data wawancara dan teknik analisis deskriptif kuantitatif untuk mengukur hasil validasi kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan media. Hasil validasi menunjukkan bahwa media yang dikembangkan termasuk pada kategori “Sangat Layak” dengan persentase validasi ahli materi sebesar 91,3% dan validasi ahli media sebesar 87%. Uji kepraktisan menunjukkan bahwa media termasuk dalam kategori “Sangat Praktis”, diperoleh persentase respon guru sebesar 100% dan respon siswa sebesar 85,5%. Pada uji efektivitas, terjadi peningkatan keterampilan kolaborasi siswa, dibuktikan dari nilai N-Gain sebesar 0,71 termasuk dalam kategori “Tinggi”, dimana nilai N-Gain kelas eksperimen lebih besar dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai 0,26 termasuk dalam kategori “Rendah”. Hasil uji t dua sampel bebas dengan skor N-Gain menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kelas kontrol dan eksperimen. Dapat disimpulkan bahwa media Ludo Kolaborasi Pecahan (DOKOCAH) efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa. Kata Kunci : Keterampilan Kolaborasi, Ludo, Pecaha

    PENGEMBANGAN MEDIA LUGASA (LUDO NEGARAKU INDONESIA) UNTUK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA ASPEK BERNALAR KRITIS SISWA KELAS IV SD NEGERI TEGALYOSO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah sistematis dan mengetahui kelayakan dan kepraktisan pengembangan media LUGASA (Ludo Negaraku Indonesia) dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas 4 SD Negeri Tegalyoso. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate. Subjek dalam penelitian adalah guru dan siswa kelas IV SD Negeri Tegalyoso. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan menunjukkan bahwa produk media yang dikembangkan termasuk dalam kategori “sangat layak” dan “sangat praktis”. Kategori “sangat layak” diperoleh berdasarkan hasil validasi dari ahli materi yaitu 94% serta hasil validasi dari ahli media dengan persentase sebesar 93,33%. Kategori “sangat praktis” diperoleh berdasarkan hasil respon guru sebesar 96,44% serta hasil respon siswa sebesar 92,36%. Kata kunci: Media Pembelajaran, Pengembangan, Boardgame, Pendidikan Pancasil

    PENGARUH SISTEM FULLDAY SCHOOL TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER KREATIF DI SD IT SALSABILA 5 PURWOREJO

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem fullday school terhadap pembentukan karakter kreatif di SDIT Salsabila 5 Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto. Dalam penelitan ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, angket dna dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah peserta didik dari kelas III. IV dan V SDIT Salsabila 5 Purworejo yang berjumlah 225. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 144 peserta didik menggunakan metode Proportionate Stratified Random Sampling yang dihitung mengguanakn rumus slovin. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji koefisien determinan, analisis regresi linier sederhana, dan uji t menggunakan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara sistem fullday school terhadap pembentukan karakter kreatif. Hal ini berdasarkan hasil nilai koefisien korelasi sebesar 0,763 dengan sig 0,000 < 0,05. Nilai koefisien korelasi yang diperoleh bernilai positif berarti dengan adanya sistem fullday school dapat meningkatkan karakter kreatif peserta didik. Adapun besaran sumbangan pengaruh variabel fullday school terhadap pembentukan karakter kreatif sebesar 12%., sisanya dipengaruhi hal lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Kata Kunci: Fullday School, Karakter Kreati

    Analisis Tingkat Pengetahuan Atlet Bola Voli Putra U-19 Terhadap Pertolongan Pertama Pada Cedera Dengan Menggunakan Metode Peace & Love

    Get PDF
    Bermain bola voli membutuhkan gerak keterampilan yang kompleks, kemampuan fisik yang baik, kemampuan intelektual serta ketahanan mental yang kuat, apabila pertandingan atau latihan melakukan gerakan-gerakan dengan intensitas yang tinggi maka akan rentan terjadinya cedera. Tingkat pengetahuan atlet terhadap cedera harus ditingkatkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan seperti cedera. Penelitian ini menggunakan metode Peace & Love untuk pertolongan pertama pada cedera. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan atlet bola voli putra Yuso Sleman dan Ganevo Yogya terhadap penerapan penanganan cedera dengan metode Peace & Love. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey, dan hasil penelitian di jabarkan secara deskriptif. Subjek penelitian ini adalah atlet bola voli putra junior (U-19) Yuso Sleman dan Ganevo Yogyakarta yang berjumlah 38 laki-laki, masing-masing dari Yuso Sleman 20 orang dan Ganevo Yogyakarta 18 orang. Penghitungan ukuran sampel menggunakan rumus slovin dan dengan teknik pengambilan sampel menunggunakan sampling insidental, sehingga didapat sampel yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah sebanyak 38 responden. Instrument penelitian ini adalah kuesioner yang sudah di uji validasi dan uji reliabilitas di dapat nilai alpha cronbach sebesar 0,727. Analisis data yang dilakukan dalam bentuk persentase. Hasil dari penelitian ini menjukkan sangat baik 5,3%, baik 23,7%, cukup 36,8%, kurang 26,3%, dan sangat kurang 7,9%. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat pengetahuan atlet bola voli putra u-19 Yuso Sleman dan Ganevo Yogyakarta adalah cukup. Saran dari penelitian ini diharapkan bisa menjadi bahan referensi dan pembanding jika ingin melakukan penelitian selanjutnya

    Pengaruh Autogenic Training dan Afirmasi Positif Terhadap Kecemasan Berdasarkan Jenis Kelamin Pada Atlet Karate Menjelang Kejuaraan Kabupaten di Ambarawa

    Get PDF
    Performa olahraga dipengaruhi oleh berbagai faktor meliputi bakat alamiah, nutrisi pada atlet, dukungan dan latihan fisik hingga mental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari pelatihan mental yaitu autogenic training dan afirmasi positif terhadap kecemasan berdasarkan jenis kelamin pada atlet karate di Ambarawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experiment dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen kuesioner SAS-2 dan CSAI-2. Analisis data menggunakan uji ANOVA Dua Jalur yang dibantu dengan program SPSS 25.0 for Window dengan nilai signifikannsi 5%. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: (1) tidak ada pengaruh perbedaan yang signifikan antara metode treatment autogenic training dan afirmasi positif dengan nilai signifikansi p 0,292 > 0,05 terhadap kecemasan atlet karate; (2) tidak ada pengaruh perbedaan yang signifikan antara jenis kelamin dengan nilai signifikansi p 0,31 > 0,05 terhadap kecemasan atlet karate; (3) tidak ada interaksi antara metode treatment dan jenis kelamin dengan nilai signifikansi 0,292 > 0,05 terhadap kecemasan pada atlet karate. kesimpulan yang didapat adalah tidak ada pengaruh dan interaksi yang signifikan dari perbedaan metode treatment (autogenic training dan afirmasi positif) dan jenis kelamin terhadap kecemasan pada atlet karate di Ambarawa

    Hubungan Kepercayaan Diri dan Konsentrasi Dengan Kemampuan Smash Atlet Bola Voli 12-17 Tahun di Klub Pervas

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Hubungan kepercayaan diri dengan kemampuan smash atlet bola voli 12-17 Tahun di klub Pervas. (2) Hubungan konsentrasi dengan kemampuan smash atlet bola voli 12-17 Tahun di klub Pervas. (3) Hubungan kepercayaan diri dan konsentrasi dengan kemampuan smash atlet bola voli 12-17 Tahun di klub Pervas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan korelasional. Populasi penelitian adalah bola voli 12-17 Tahun di klub Pervas yang berjumlah 54 atlet. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kriterianya yaitu (1) tidak dalam keadaan sakit, (2) berusia 12-17 tahun, (3) pernah mengikuti pertandingan, (4) masih aktif berlatih. Berdasarkan kriteria tersebut yang memenuhi berjumlah 46 atlet. Instrumen kepercayaan diri dan konsentrasi menggunakan angket, sedangkan kemampuan smash menggunakan tes kemampuan smash. Analisis data menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan kepercayaan diri dengan kemampuan smash pada atlet bola voli 12-17 Tahun di klub Pervas, dengan nilai t hitung 2,639 > t tabel 2,017, sig. 0,012 dan sumbangan efektif sebesar 14,14%. (2) Ada hubungan yang signifikan konsentrasi dengan kemampuan smash pada atlet bola voli 12-17 Tahun di klub Pervas, dengan t hitung 2,080 > t tabel 2,017, sig. 0,044 dan sumbangan efektif sebesar 9,36%. (3) Ada hubungan yang signifikan kepercayaan diri dan konsentrasi dengan kemampuan smash pada atlet bola voli 12-17 Tahun di klub Pervas, dengtan F hitung 6,615 > F tabel (2;43) 3,21 dan sig. 0,003 dan sumbangan efektif sebesar 23,50%

    Heutagogy dalam Strategi Belajar “Kang Kastem”.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pendekatan heutagogy dalam pembelajaran modifikasi diecast yang dilakukan oleh modifikator diecast atau "Kang Kastem", yang difokuskan pada eksplorasi filosofi yang melandasi proses belajar, proses belajar berbagai genre diecast, perjalanan perkembangan kapabilitas modifikasi diecast Kang Kastem dari tahap awal hingga mencapai orisinalitas, proses interpretasi karya, dan penggunaan instrumen dalam proses modifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif. Penelitian dilakukan di Yogyakarta, Solo, Semarang, Pasuruan, Malang, Surabaya, dan Jakarta dengan subjek utama adalah modifikator diecast yang telah diakui di komunitas lokal dan internasional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, dengan keabsahan data melalui triangulasi data, member check, dan peer debriefing. Analisis data naratif dilakukan dengan cara mengatur data, membaca seluruh data, membuat koding dengan dukungan software Nvivo 12, mendeskripsikan cerita ke dalam kronologi, mengidentifikasi materi kontekstual, menceritakan kembali, dan memaknai cerita secara keseluruhan melalui analisis wacana hermeneutika Gadamer. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Filosofi hidup yang mendasari prinsip dalam berkarya meliputi thomistikisme, idealisme, esensialisme, dan pragmatisme. Dengan pendekatan ini, Kang Kastem menggunakan keahlian dari TVET untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan pribadi tetapi juga berkontribusi pada masyarakat yang lebih luas. (2) Strategi pembelajaran berperan penting dalam kustomisasi diecast dan memungkinkan pengembangan karya yang lebih efisien dan efektif melalui eksplorasi pribadi dan interaksi komunitas di luar pengajaran formal. (3) Kang Kastem diecast berhasil menerapkan prinsip konstruktivisme, self-directed learning, cybergogy, dan konektivisme dalam mengembangkan keterampilannya dalam modifikasi diecast. (4) Berdasarkan prinsip hermeneutika Gadamer, interpretasi Kang Kastem menciptakan ruang dialog antara pembuat dan pengamat, menghasilkan karya yang tidak hanya memenuhi standar teknis tetapi juga memiliki nilai estetika dan emosional yang dalam. Melalui pendekatan yang holistik, yang mencakup prinsip kognisi, adaptasi, sensitivitas, teknologi, ekspresi, dan motivasi (KASTEM). (5) Kang Kastem menggunakan berbagai instrumen khusus dalam proses penciptaan karyanya. Setiap alat memiliki peran penting dalam menjamin kualitas dan akurasi, sehingga memungkinkannya mengekspresikan kreativitasnya dengan presisi teknis. Tiga aspek utama yang dipertimbangkan dalam penggunaan alat dan teknik adalah ciri visual khas, penyesuaian dengan tren pasar dan permintaan kolektor, serta karakter karya

    Efektivitas Masase Manurak Terhadap Penurunan Nyeri, Peningkatan Range of Motion, dan Fungsi Gerak Cedera Bahu Pada Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat efektivitas masase manurak terhadap penurunan nyeri, peningkatan range of motion (ROM) dan fungsi gerak cedera bahu pada mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta. Teknik Manipulasi Masase manurak berupa efleurage, friction, dan tapotement dilanjutkan gerak stretching efektif untuk mengurangi cedera nyeri pada bahu. Penelitian ini menggunakan metode pre-experimental dengan perlakuan pra dan pasca uji (pretest dan posttest) yang dilakukan pada setiap satu kelas atau satu kelompok. desain penelitian menggunakan one-group pretest-posttest design. Subjek berjumlah 15 orang pasien dengan status mahasiswa UNY dengan jenis kelamin lakilaki dan perempuan dengan usia 18-35 tahun. Pada penelitian ini data hasil dari pengukuran pada pasien cedera bahu. Instrumen data pengukuran ruang gerak sendi (ROM) sendi bahu dengan menggunakan goniometer, skala nyeri menggunakan Visual Analogue Scale serta fungsi gerak menggunakan Shoulder Pain and Disability Index (SPADI). Hasil penelitian uji paired t-test nilai sig. 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima maka dapat disimpulkan bahwa ada keefektifan masase manurak terhadap penurunan nyeri, peningkatan range of motion dan fungsi gerak cedera bahu. Pada uji efektivitas persepsi nyeri mengalami penurunan sebesar 56,8%, peningkatan range of motion fleksi 4,8%, Ekstensi 8,5%, Abduksi 3,4%, Adduksi 9,3%, Internal Rotasi 15%, Eksternal Rotasi 7,8% dan Fungsi gerak 52%

    Pengembangan Peta 3D Desa Wisata untuk Penguatan Daya Tarik Pariwisata Desa Wisata Segajih.

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan peta 3D untuk mendukung daya tarik pariwisata Desa Wisata Segajih bagi masyarakat luas, (2) mengungkap kelayakan peta 3D yang dikembangkan tersebut, dan (3) mengungkap peningkatan daya tarik pariwisata Desa Wisata Segajih melalui peta 3Dyang dikembangkan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode 4D (define, design, develop, dan disseminate) sebagai pendekatan riset dan pengembangan (R&D). Produk peta 3D Desa Wisata Segajih yang menampilkan aspek 4A (attractions, accessibility, amenities, ancillary) serta mempertimbangkan elemen pemodelan, simbolisasi, dan visualisasi Desa Wisata Segajih. Peta 3D ini diuji menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) untuk menilai pengalaman pengguna dan diintegrasikan ke dalam situs web resmi desa (www.segajih.com) untuk mempermudah aksesibilitas masyarakat luas. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Peta 3D Desa Wisata Segajih yang dikembangkan memberikan gambaran atraksi alam dan budaya desa, merepresentasikan potensi pengembangan wisata, amenitas, dan jalur aksesibilitas, serta terintegrasi dengan situs web resmi desa, sehingga mampu mendukung penguatan daya tarik pariwisata Desa Wisata Segajih bagi masyarakat luas. (2) Peta 3D ini berada pada kategori layak menurut ahli materi, dengan skor 75, dan kategori sangat layak menurut ahli media, dengan skor 83,75. (3) Peta 3D ini berada pada kategori sangat baik pada enam dimensi: daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi, dan kebaruan, dengan dimensi daya tarik sebagai yang tertinggi. Dari aspek daya tarik, pragmatic quality, dan hedonic quality, dimensi daya tarik mencapai rata-rata skor tertinggi sebesar 86,883, yang masuk dalam kategori sangat baik menurut hasil User Experience Questionnaire

    Pola Pendampingan Praktik Kerja Lapangan dalam Pengembangan Kompetensi Siswa pada Bengkel Resmi Roda Empat

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kompetensi pendamping praktik kerja lapangan (PKL) dalam meningkatkan kompetensi keahlian siswa, (2) metode pendamping PKL dalam meningkatkan kompetensi keahlian siswa, (3) peningkatan kompetensi siswa selama pelaksanaan PKL, (4) metode pendamping PKL dalam menambah kompetensi siswa, dan (5) kompetensi tambahan yang diperoleh siswa selama pelaksanaan PKL di bengkel resmi roda empat. Penelitian ini dilaksanakan di Mercedes-Benz Semarang, Honda Eiyu Indramayu, KIA Pekalongan, Hyundai Adisucipto Sleman, Toyota Auto2000 Pramuka Jakarta, Wuling Cikarang Barat Bekasi, dan Nissan Datsun Kedawung Cirebon. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala bengkel, kepala teknisi, teknisi, dan siswa. Alat-alat untuk pengumpulan data antara lain alat perekam suara, kamera foto, buku catatan lapangan, dan laptop. Data divalidasi melalui triangulasi metode, triangulasi teori, dan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan menggunakan analisis interaktif model Miles & Huberman melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan seluruh teknisi dan kepala regu teknisi yang merangkap sebagai pendamping PKL memiliki kompetensi teknikal mulai dari tingkat dasar sampai master sesuai dengan standar perusahaan, akan tetapi tidak semua pendamping PKL memiliki kompetensi metodologi pelatihan kerja dan peraturan pemagangan. Pendamping PKL meningkatkan kompetensi siswa dengan metode pendampingan tiga tahap, yaitu sinkronisasi, kolaborasi, dan mandiri. Selama pelaksanaan PKL, siswa mengalami peningkatan kompetensi pemeliharaan mesin, sasis, serta pemindah tenaga dan kelistrikan, akan tetapi tidak terdapat peningkatan pada kompetensi produk kreatif dan kewirausahaan. Pendamping PKL menambah kompetensi siswa dengan metode pendampingan dua tahap, yaitu sinkronisasi dan kolaborasi, namun khusus pendampingan kompetensi mobil listrik hanya dilakukan dengan metode sinkronisasi. Selama pelaksanaan PKL, siswa memperoleh tambahan kompetensi penggunaan alat khusus scanner dan service manual, kompetensi perawatan mobil listrik, serta kompetensi sikap mental dan leadership

    51,344

    full texts

    63,894

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Lumbung Pustaka UNY (UNY Repository)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇