UNY Journal (Universitas Negeri Yogyakarta)
Not a member yet
    20087 research outputs found

    Pengaruh Mental Model, Team Learning, dan System Thinking Terhadap Adaptasi Perubahan Guru Sekolah Dasar di Kabupaten Halmahera Utara: Bahasa Indonesia

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mental model, team learning, dan system thinking terhadap kemampuan adaptasi perubahan guru sekolah dasar di Kabupaten Halmahera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan desain sekuensial eksplanatoris, melibatkan 337 guru sebagai responden melalui teknik snowball sampling. Data kuantitatif dianalisis menggunakan regresi linear berganda, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas berpengaruh signifikan secara simultan terhadap adaptasi perubahan (R² = 0,548), dengan team learning sebagai prediktor dominan. Analisis kualitatif memperkuat temuan kuantitatif, mengidentifikasi tema seperti refleksi diri, kolaborasi tim, dan pemikiran sistemik sebagai kunci adaptasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan budaya kolaboratif, pelatihan berbasis refleksi, dan pengembangan keterampilan berpikir sistemik untuk meningkatkan kapasitas adaptif guru dalam menghadapi dinamika pendidikan

    POTENSI PENGEMBANGAN OLAHRAGA REKREASI PASIR DI INDONESIA DAN MALAYSIA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia yang dilihat dari faktor lingkungan, faktor akses/transportasi, faktor sarana prasarana, faktor promosi dan faktor pelayanan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 100 subjek dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tertutup yang dibagikan kepada pengunjung olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur dengan aplikasi Smart PLS versi 3.3.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas dan reliabilitas dipenuhi lebih dari 0.7 berturut-turut dengan formula Aiken dan Cronbach. Oleh karena itu, analisis mendalam data menunjukkan bahwa: (1) potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor lingkungan secara signifikan, (2) potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor akses/transportasi secara signifikan, (3) potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor sarana prasarana secara signifikan, (4) potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor promosi secara signifikan, dan (5) potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor pelayanan secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa potensi pengembangan olahraga rekreasi pasir di Indonesia dan Malaysia dipengaruhi oleh faktor lingkungan, faktor akses/transportasi, faktor sarana prasarana, faktor promosi dan faktor pelayanan secara signifikan berkategori baik DEVELOPMENT POTENTIAL OF RECREATIONAL SAND SPORTS IN INDONESIA AND MALAYSIA AbstractsThis research aims to know the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia viewed from environmental factors, access/transportation factors, infrastructure factors, promotion factors, and service factors. This research is descriptive research with a quantitative approach. The sample for this research was 100 subjects using a random sampling technique. The used research instrument was a closed questionnaire distributed to visitors of sand recreation sports in Indonesia and Malaysia. The data analysis technique used path analysis with the SmartPLS application version 3.3.2. The research results showed that the validity and reliability were more than 0.7 respectively with the Aiken and Cronbach formulas. Therefore, in-depth data analysis showed that: (1) the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was significantly influenced by environmental factors, (2) the potential  for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was significantly influenced by access/transportation factors, (3) the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was significantly influenced by infrastructure factors, (4) the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was significantly influenced by promotion factors, and (5) the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was significantly influenced by service factors. Based on the research results, it can be concluded that the potential for developing sand recreational sports in Indonesia and Malaysia was influenced by environmental factors, access/transportation factors, infrastructure factors, promotion factors, and service factors which were significant in the good category

    Evaluasi pola sebaran dan densitas permukiman berbasis sistem informasi geografis untuk mendukung pembangunan wilayah Kabupaten Bantul

    No full text
    Berbagai analisis dan evaluasi yang bereferensi spasial sangat penting untuk diimplementasikan dalam upaya mendukung keberhasilan pembangunan wilayah. Makalah ini menyajikan hasil evaluasi pola sebaran dan densitas permukiman berbasis sistem informasi geografis yang diimplementasikan dalam mendukung pembangunan wilayah di Kabupaten Bantul. Studi ini mengimplementasikan metode sistem informasi geografis dengan analisis Average Nearest Neighbour dan Kernell Density Estimation. Data diperoleh dari sumber sekunder yaitu Peta Rupabumi Indonesia dan citra yang dipublikasikan melalui Google Earth. Hasil studi menunjukkan bahwa pola sebaran permukiman di Kabupaten Bantul termasuk dalam kategori mengelompok. Selain itu, terdapat variasi tingkat kepadatan permukiman di Kabupaten Bantul yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pola mengelompok dan tingkat kepadatan yang tidak merata ini tidak lepas dari faktor penggunaan lahan, dimana Kabupaten Bantul masih banyak terdapat wilayah perdesaan dengan penggunaan lahan sawah. Secara ringkas, studi ini memberikan wawasan baru mengenai pola sebaran dan tingkat kepadatan permukiman di lahan datar yang lebih dipengaruhi oleh faktor penggunaan lahan

    Analisis Bibliometrik Perkembangan Penelitian Peran Perempuan Dalam Ketahanan Pangan di Indonesia

    No full text
    Perempuan memainkan peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, pangan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tren penelitian dan publikasi yang berkaitan dengan peran perempuan dalam ketahanan pangan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik yang bersumber dari basis data Scopus dan menggunakan aplikasi Vosviewer untuk membuat peta bibliometrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi terbanyak di tahun 2018 dan 2024 dan kutipan terbanyak tahun 2018. Visualisasi hasil analisis menunjukkan bahwa topik ini mengalami perkembangan intensif setelah 2018, dengan klaster dominan mencakup isu ketahanan pangan, perubahan iklim, pertanian, kewirausahaan, petani, perdesaan Pulau Jawa, Sulawesi Selatan, petani, dan prempuan. Tren ini mencerminkan tumbuhnya kesadaran akademik dan praktis terhadap pentingnya integrasi perspektif gender dalam sistem pangan nasional. Hasil penelitian ini menekankan urgensi penyusunan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif gender, serta perlunya perluasan sumber data pada penelitian selanjutnya, termasuk melalui perbandingan lintas negara untuk memperkaya pemahaman global tentang peran perempuan dalam ketahanan pangan

    Dampak Spasial Kawasan Industri Terpadu Batang terhadap Alih Fungsi Lahan dan Implikasinya bagi Perencanaan Tata Ruang

    No full text
    Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru, namun menyebabkan alih fungsi lahan besar yang memengaruhi aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Penelitian ini menganalisis dampak spasial KITB, termasuk proses, pola, dan struktur spasial serta implikasinya bagi perencanaan tata ruang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berbasis keruangan dengan analisis deskriptif, menggunakan data dari interpretasi citra satelit Sentinel-2A SR, survei lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis Average Nearest Neighbor (ANN) mengindikasikan pola alih fungsi lahan yang mengelompok (Z-score < -2.58), terutama di wilayah penyangga KITB.  15.1% (3.226.16 Ha) lahan mengalami alih fungsi lahan yang terjadi baik pada lahan vegetatif seperti hutan tanaman dan semak belukar maupun lahan terbangun, lahan terbuka, perairan, dan pertanian. Ketidaksesuaian dengan RTRW disebabkan tumpang tindih kebijakan dan lemahnya pengawasan. Maka diperlukan intervensi kebijakan untuk meminimalkan dampak negatif dan mendorong penyesuaian RTRW yang berimbang dengan pengendalian konversi lahan

    Literal and metaphorical usages of "˜eat' and "˜drink' verbs in Nzema communication

    Full text link
    Eating and drinking form part of the daily activities of the Nzema. This paper investigates metaphorical extensions associated with the consumption verbs di "˜to eat' and no "˜to drink' in Nzema (Kwa, Bia). It seeks to explore domains in which the verbs are utilised metaphorically to relay everyday concepts and cognitive processes in the Nzema language. Data for the study comprise conversations collected from four respondents. The paper first presents a brief discussion on the components that comprise the central meanings of the verbs. The verbs and their metaphorical extensions are discussed under two major themes: Agent-oriented extensions and patient-oriented extensions. Under agent-oriented extensions, figurative usages that are based on the internalization of food as well as extensions based on the sensation of the agent undergoing the event are discussed. Extensions derived from the destruction of food during the process of consumption is discussed under the patient-oriented. The paper finds that in Nzema, the verb di "˜to eat' is utilised metaphorically to convey ideas such as to arbitrate, seduce, take oath, misappropriate among others. The verb no "˜to drink' conveys ideas such as to inhale or smoke, and to sponge. Remarkably, some metaphorical extensions of consumption verbs that are not reported in other African languages, such as extensions of eat for squabbling, for taking oath, for insinuating, for witnessing and for hunting, and the extensions of drink for sponging are present in Nzema

    THAI TEA TEMPE TARTLETS: DESSERT SEHAT DENGAN SUBSTITUSI TEMPE CRUMBLE YANG KAYA PROTEIN UNTUK GENERASI Z

    Full text link
    Inovasi dalam industri makanan terus berkembang pesat, termasuk dalamkategori pastry yang semakin diminati konsumen. Namun, inovasi padaproduk pie masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan pie dengan isian substitusi tempe crumble sebagai alternatifdessert sehat yang kaya protein, khususnya untuk Generasi Z yang memilikigaya hidup dinamis dan cenderung mengonsumsi makanan praktis. Tempe,sebagai makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari fermentasi kacangkedelai, memiliki berbagai manfaat kesehatan, seperti menurunkan kadarkolesterol, mencegah diare, bertindak sebagai antioksidan, dan meningkatkanpenyerapan kalsium serta zat besi. Penelitian ini fokus pada pengembanganThai Tea Tempe Tartlets dengan tujuan utama: 1) menemukan resep Thai TeaTempe Tartlets, 2) menentukan penyajian produk, 3) mengetahui tingkatpenerimaan produk di masyarakat, dan 4) menentukan harga jual produk.Hasil penelitian diharapkan dapat menghasilkan dessert yang tidak hanyalezat dan menarik, tetapi juga sehat dan kaya protein, sehingga dapatmeningkatkan konsumsi makanan bergizi di kalangan Generasi Z

    BETE : BROWNIES COKLAT YANG DI OLAH DENGAN SUBTITUSI TEPUNG TEMPE

    Full text link
    Brownies adalah semacam cake biasa akan tetapi menggunakan coklatbatangan yang dilelehkan dan mempunyai rasa manis dan bertekstur padatatau bantat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menemukan resep BrowniesTempe, (2) Mengetahui daya terima masyarakat terhadap produk BrowniesTempe termasuk (3) Mengetahui formula, penyajian, dan pengemasan. Jenispenelitian yang digunakan dalam produk ini yaitu R&D (Research andDevelopment) 4D (1) Define : analisis resep, (2) Design : merancang resepbaru, (3) Develop : validasi I, evaluasi produk, validasi II, (4) Disseminate:penyebaran dan mengetahui tingkat kesukaan masyarakat. Tempat danwaktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2024 diLaboratorium Prodi Pendidikan Tata Boga Departemen Pendidikan TataBoga dan Busana, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Bahanyang diujikan berupa sampel masing-masing produk, alat yang digunakanberupa borang validasi, borang uji sensoris panelis semi terlatih, dan boranguji kesukaan pameran. Uji validasi dilakukan oleh 2 expert penguji yaitudosen, sedangkan uji panelis semi terlatih dilakukan oleh 30 panelis semiterlatih, dan uji kesukaan pameran oleh 80 panelis tidak terlatih. Metodeanalisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisisuji-T

    BROVELTE (BROWNIES KRISPI RED VELVET TEMPE) SUBSTITUSI TEPUNG TEMPE SEBAGAI CAMILAN KEKINIAN UNTUK GEN-Z YANG SEHAT DAN PRAKTIS

    Full text link
    Brownies diperkirakan berasal dari Amerika Serikat. dan pertama kalidipublikaskan pada tahun 1897. Penelitian ini bertujuan untuk: 1)menemukan resep yang tepat untuk produk Brovelte, 2) mengetahuidaya terima serta tingkat kesukaan masyarakat terhadap produkBrovelte, 3) menentukan harga jual dan BEP produk Brovelte. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah Research andDevelopment (R&D) melalui empat tahapan, yaitu define, design,develop, dan disseminate.Hasil yang diperoleh dari penelitian iniadalah: 1) resep produk Brovelte yang tepat dengan substitusi tepungtempe sebanyak 60%, 2) daya terima masyarakat terhadap produkBrovelte yang dibuktikan dengan penilaian uji sensoris serta hasilanalisis uji paired t-test. Memiliki nilai p-value dari aspek warna,aroma, serta keseluruhan secara berturut-turut adalah 0,027; 0,012;dan 0,023, dimana p < 0,05 yang menunjukkan tingkat penerimaanproduk pengembangan lebih tinggi dibandingkan produk acuan.Sedangkan dari aspek rasa dan tekstur secara berturut-turut adalah0,067 dan 0,127 dimana p > 0,05 yang menunjukkan tingkatpenerimaan produk pengembangan dan produk acuan tidak memilikiperbedaan yang signifikan, dan 3) harga jual Brovelte Rp 4.500,-/pcsdengan BEP sebanyak 20 unit

    Pengaruh Pengggunaan E-Modul Kerah Jas Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaane-modul kerah jas pada mata kuliah Tailoring yang diukurberdasarkan hasil belajar mahasiswa. Penelitian yang dilakukanmenggunakan metode penelitian eksperimen, dengan PreExperimental Design tipe Intact-Group Comparison,menggunakan teknik total sampling di mana mahasiswa S1Pendidikan Tata Busana yang mengikuti mata kuliah Tailoringpada semester 120 tahun 2023/2024. Teknik pengumpulan datamenggunakan achievement test yang terdiri dari 25 soal pilihanganda dan 5 soal benar-salah untuk data hasil belajar mahasiswa.Data hasil belajar dianalisis menggunakan t-test independent.Berdasarkan hasil achievement test dan independent t-testmenunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan mediapembelajaran berupa e-modul kerah jas dengan materi yangdijelaskan secara step-by-step terhadap hasil belajar mahasiswakelas Tailorin

    8,503

    full texts

    20,087

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNY Journal (Universitas Negeri Yogyakarta)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇