UNY Journal (Universitas Negeri Yogyakarta)
Not a member yet
20087 research outputs found
Sort by
INOVASI ÈCLAIR DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG TEMPE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN MALNUTRISI GENERASI Z
í‰clair adalah sejenis kue dengan tekstur ringan dan renyah yang umumnyadiisi dengan krim dan dilapisi dengan cokelat. Penelitian ini bertujuan untuk:1) menemukan resep produk í‰clair dengan substitusi tepung tempe, 2)menentukan kemasan produk í‰clair, 3) mengetahui daya terima masyarakatterhadap produk í‰clair, dan 4) menentukan harga jual dan BEP produk í‰clair.Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D)dengan menggunakan model 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu Define,Design, Develop, and Disseminate. Pembuatan í‰clair dilakukan melaluitahapan uji coba resep produk acuan, uji coba resep produk pengembangan,uji validasi produk oleh expert, uji tingkat kesukaan produk dengan panelisskala terbatas, serta diseminasi melalui pameran. Analisis data diperoleh dariuji sensoris dengan 60 orang panelis lalu diuji menggunakan uji paired t-testuntuk mengetahui adanya perbedaan daya terima antara produk acuan danproduk pengembangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: 1)resep produk í‰clair yang tepat dengan substitusi tepung tempe 30%, 2)kemasan produk menggunakan mika berukuran 14 x 5,7 x 5,5 cm denganbagian bawah berwarna coklat dan bagian atas transparan berbentuk setengahtabung, 3) daya terima masyarakat terhadap í‰clair dengan substitusi tepungtempe ditunjukkan dengan penilaian uji sensoris dan hasil analisis uji pairedt-test. Nilai p-value dari aspek warna, aroma, rasa, tekstur, kemasan, dankeseluruhan secara berturut-turut bernilai 0,000; 0,000; 0,000; 0,001; 0,070;dan 0,002 dimana seluruhnya bernilai < α = 0,05 kecuali kemasan,menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dan penerimaan masyarakatterhadap í‰clair substitusi tepung tempe lebih tinggi dibandingkan í‰clairbiasa, dan 4) harga jual í‰clair Rp.12.000/unit dengan BEP unit sebanyak 37unit
THE POROSOT (PICNIC ROLL SOYA): HAMPERS SEHAT KEKINIAN PICNIC ROLL SUBSTITUSI TEMPE KEDELAI UNTUK GENERASI Z
Puff pastry merupakan jenis pastry dengan lapisan-lapisan tipis yang renyahdan empuk. Picnic Roll Pastry sebuah produk alternatif snack bercita rasagurih dan bergizi yang sehat menggunakan substitusi tempe kedelai.Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menemukan resep produk Picnic Roll, 2)menentukan kemasan produk Picnic Roll, 3) mengetahui daya terimamasyarakat terhadap produk Picnic Roll., 4) menentukan harga jual dan BEPproduk Picnic Roll. Metode penelitian yang digunakan dalam produk iniadalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4Dterdiri dari 4 tahap yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate.Pembuatan Picnic Roll dengan melalui tahapan ujicoba resep produk acuan,uji coba resep produk pengembangan, uji validasi produk oleh expert, ujitingkat kesukaan produk dengan panelis skala terbatas, serta didiseminasikanmelalui pameran. Analisis data diperoleh dari uji sensoris dengan 50 orangpanelis lalu diuji menggunakan uji paired t-test untuk mengetahui adanyatingkat perbedaan daya terima antara produk acuan dan produkpengembangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: 1) resepproduk Picnic Roll yang tepat dengan substitusi tempe kedelai 40%, 2)kemasan produk menggunakan mika mooncake dengan ukuran 6x6x4 cm, 3)daya terima masyarakat terhadap Picnic Roll ditunjukkan dengan penilaianuji sensoris dan hasil analisis uji paired t-test. Nilai p-value dari aspek warna,aroma, rasa, tekstur, kemasan, dan keseluruhan secara berturut-turut bernilai0,018; 0,026; 0,027; 0,086; dan 0,050; dimana seluruhnya bernilai > α = 0,05terdapat tidak ada perbedaan signifikan sehingga penerimaan masyarakatterhadap picnic Roll tidak adanya bedanya dengan Picnic Roll dangansubtitusi tempe kedelai, dan 4) harga jual Picnic Roll Rp.6.000;00/unitdengan BEP unit sebanyak 41 unit
TINGKAT KEPUASAN SISWA TATA BUSANA PADA KECUKUPAN FASILITAS BELAJAR BUSANA SMK NEGERI 6 YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan siswa tata busana pada kecukupan fasilitas belajar di SMK Negeri 6 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, populasi penelitian ini berjumlah 102 siswa. Penentuan sampel menggunakan rumus slovin dengan jumlah populasi 51 siswadata yang digunakan secara proportional random sampling. Uji coba instrumen dilakukan pada 30 siswa, pengujian instrumen validitas menggunakan korelasi product moment yang diperoleh 30 item, sedangkan uji reliabilitas menggunakan teknik Alpha Cronbach dengan nilai 0,930.Tehnik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif dengan mendeskripsikan data melalui pengukuran nilai tendensi sentral, mencari mean, median, modus, dan standar deviasi.indikator keandalan masuk ke dalam kategori tinggi dengan presentase 55%. Indikator responsif termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase 65%. Indikator keyakinan dalam kategori tinggi yakni 54% dan indikator empati termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 62%. Berdasarkan penjelasan diatas pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan siswa tata busana di SMK Negeri 6 Yogyakarta masuk ke dalam kategori tinggi
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI DEA MODIS YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) kualitas pelayanan di Batik dan Jumputan Dea Modis, 2) kepuasan pelanggan di Batik dan Jumputan Dea Modis, 3) pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan di Batik dan Jumputan Dea Modis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, dengan populasi 109 dan sampel penelitian sebanyak 52 responden mengunakan teknik accidental sampling dengan rumus slovin Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil uji validitas variabel pelayanan dari 15 pertanyaan dinyatakan valid dan variabel kepuasan konsumen sebanyak 9 pertanyaan dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas dinyatakan reliabel dengan nilai variabel 0,91 dan variabel 0,86 > sig 0,6. Teknik analisis data mengunakan analisis deskriptif dan analisis korelasi yaitu dengan mean, median, modus dan standar deviasi. Uji hipotesis mengunakan korelasi product moment yang didahului dengan uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas dan linieritas. 1) Kualitas pelayanan termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase sebesar 90%. 2) Kepuasan pelanggan termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase 87%. 3) Pengaruh antara kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai rhitung = 0,664 > r tabel = 0,263 dan nilai koefisien determinal sebesar 0,442, yang berarti variabel kualitas pelayanan menyumbangkan sebanyak 44,2% terhadap kepuasan pelangga
PENGGUNAAN TEMPE PADA PEMBUATAN GALANTIN TEMPE (GATE) SEBAGAI ALTERNATIF HIDANGAN YANG KAYA PROTEIN BAGI GENERASI Z
Penelitian tentang produk tempe sudah banyak dilakukan, namun inovasi produk berbahan dasar utama tempe masih jarang dibahas saat ini. Salah satu olahan tempe berupa galantin. Mengolah tempe menjadi produk galantin yang dapat dijadikan sebagai protein penganti belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Menemukan resep produk Galantin Tempe, 2) Menentukan bentuk penyajian dan kemasan untuk Galantin Tempe (GATE), 3) Mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap produk Galantin Tempe (GATE), 4) Mengetahui harga jual dan break-even point produk Galantin Tempe (GATE), Bahan utama yang digunakan dalam Galantin Tempe dari tempe, ayam, roti dan susu kental manis. Panelis pada penelitian ini sebanyak 50 orang dengan menguji dua produk sampel yaitu produk asli dan produk pengembangan. Tempat penelitian ini dilakukan di Garden Hall, Sleman City Hall. Produk akan dinilai melalui bentuk, ukuran, warna, aroma, rasa, tekstur dan secara keseluruhan (overall). Hasil dari penelitian ini ialah : 1) Menemukan resep Galantin Tempe (substitusi 30%), 2) Penggunaan thinwall sebagai kemasan pada produk, 3) Panelis lebih menyukai Galantin Tempe yang telah disubstitusi 30% tempe. Tingkat kesukaan yang diterima oleh masyarakat melalui uji sample-t dengan nilai p-value dari segi aroma (<0.017), rasa (<0.019), kemasan (<0.024) dan secara keseluruhan (<0.002) dengan adanya perbedaan yang signifikan. Pengujian ini dikatakan terdapatnya perbedaan yang signifikan dikarenakan menunjukkan nilai <α = 0.05 (kurang dari alpha), 4) Harga jual pada Galantin Tempe (GATE) ialah Rp.3.500/pcs sehingga mampu bersaing untuk masuk pasar. Perhitungan dilakukan untuk 50 pcs produk pengembangan dengan menghitung biaya bahan baku,biaya kemasan dan label, biaya tetap dan biaya distribusi
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL MENGGUNAKAN CANVA PADA MATERI TEKNIK MENJAHIT GAUN WANITA
Perkembangan teknologi pendidikan telah meningkatkan pembelajaran yang lebih dinamis dan interaktif, yang penting bagi mahasiswa Pendidikan Tata Busana di Universitas Negeri Malang. Berdasarkan survey awal dan wawancara yang dilakukan peneliti terhadap mahasiswa, diketahui bahwa masih banyak mahasiswa yang kesulitan memahami konsep dasar tata busana, terutama dalam mata kuliah Teknik Menjahit Busana Wanita dan Anak (TPBWA). Keterbatasan sumber belajar dan kurangnya inovasi media pembelajaran menjadi hambatan. Pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi, seperti audiovisual menggunakan Canva, dapat menjadi solusi yang efektif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual berbasis Canva yang efektif dan menarik dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran yang dikembangkan berupa video interaktif yang mengintegrasikan berbagai elemen visual seperti gambar, animasi, dan musik untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa. Proses pengembangan mengikuti model ADDIE. Pada tahap analisis, kebutuhan dan karakteristik peserta didik diidentifikasi. Tahap desain melibatkan pembuatan storyboard dan pemilihan template yang sesuai menggunakan Canva. Tahap pengembangan mencakup pembuatan media pembelajaran audiovisual berdasarkan desain yang telah disusun pada tahap ini juga dilakukan validadi oleh ahli materi, media dan ahli bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Canva ini sangat layak digunakan. Validasi oleh ahli media, materi, dan bahasa masing-masing memperoleh skor 97,05%, 80,88%, dan 89,28%. Hasil implementasi pada mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana angkatan 2023 menunjukkan penilaian rata-rata sebesar 92,09%. Secara keseluruhan, media ini mendapatkan skor total 89,82%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis Canva efektif dalam mendukung proses pembelajaran, meningkatkan keterlibatan, dan mempermudah pemahaman materi
PEMANFAATAN TEMPE DALAM CAKE PUDING BUSA SEBAGAI CAMILAN SEHAT UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK
Cake Puding Busa merupakan hidangan penutup yang memadukan tekstur lembut dari puding dengan kelembutan sponge cake. Cake Puding Busa terdiri dari tiga lapisan, yaitu lapisan sponge cake di bagian paling bawah, lapisan puding busa di bagian tengah, dan lapisan puding coklat di bagian paling atas. Metode penelitian yang digunakan dalam produk ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan 4 tahap, yaitu tahap define, design, develop, dan disseminate. Penelitian ini bertujuan khusus untuk: 1) menemukan resep acuan Cake Puding Busa Tempe yang tepat dengan subtitusi 75%, 2) menentukan kemasan produk Cake Puding Busa Tempe menggunakan cup puding dengan diameter 5 cm dan tinggi 5 cm sebagai kemasan primer, 3) daya terima masyarakat terhadap produk Cake Puding Busa Tempe, akan dilakukan uji sensoris dan hasil analisis uji paired t-test. Nilai p dari aspek warna, tekstur, kemasan, dan keseluruhan secara berturut-turut adalah 0,850; 0,225; 0,766; dan 0,830 dimana nilai p > 0,05 tidak terdapat perbedaan signifikan antara produk acuan dan produk pengembangan. Sedangkan, pada aspek rasa dan warna memiliki nilai p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara produk acuan dan produk pengembangan. 4) harga jual dan BEP produk Cake Puding Busa Tempe, yaitu seharga Rp4.000 per cup puding dengan BEP 363 unit
UPAYA MEMPERBAIKI SUASANA DAN STIMULAN YANG BAIK BAGI TUBUH MELALUI PEMBUATAN COKELAT TEMPE KARAKTER BAGI GENERASI GEN Z
Tempe adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari kacang kedelai yang telah difermentasikan atau diurai oleh mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menemukan resep produk Cokelat Tempe Karakter; (2) Menghitung harga jual produk Cokelat Tempe Karakter;(3) Mengetahui tingkat penerimaan masyarakat terhadap produk Cokelat Tempe Karakter. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research & Development dengan model pengembangan 4D, yakni define, design, development dan disseminate. Data akan diolah menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian Cokelat tempe karakter menunjukkan perbedaan signifikan antara produk cokelat tempe acuan dengan produk cokelat tempe pengembangan, dilihat dari aspek warna, aroma, rasa, tekstur, kemasan, dan keseluruhan dengan P value masing-masing adalah 0.0443, 0.0010, 0.0036, 0.3197, 0.0112, 0.0001 yang berarti < 0,05. Dari data analisis T-test telah diperoleh nilai P pada masing-masing uji sensoris. Dapat disimpulkan bahwa hasil dari uji sensoris (warna, aroma, rasa, teksture dan overall) memiliki nilai P yang kurang dari 0.05 yang berarti terdapat perbedaan nyata antara produk acuan dan pengembangan. Produk pengembangan memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi daripada produk acuan. Sehingga dapat dikatakan walaupun terdapat perbedaan secara nyata, namun panelis lebih menyukai produk pengembangan dan produk pengembangan dapat diterima. Setelah melakukan penelitian pada produk cokelat tempe karakter didapatkan satu resep pengembangan dengan tempe sebesar 10-20% dari jumlah cokelat. Perhitungan setiap produk adalah HPP 4.000 dengan harga jual 6,700 (mark-up HPP 30%). Untuk BEP, dalam satu kali produksi yang dapat menghasilkan 3 produk
ANALISIS KECELAKAAN K3 DI PT SIDO DUMAI
Masalah kasus keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terjadi pada PT Sari Dumai Oleo (Marunda) yaitu perusahaan yang bergerak di bidang industri kimia khususnya pengolahan minyak kelapa sawit yang berlokasi di Kota Dumai, Riau. Dalam pengoperasiannya terdapat beberapa kasus kecelakaan kerja yang terjadi. Penelitian ini dilakukan pada bagian konstruksi bangunan di area kawasan industri Lubuk Gaung. Penelitian dimulai dengan mengidentifikasi hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja, kemudian metode penelitian yang dipakai untuk menganalisa sumber bahaya penyebab kecelakaan kerja sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan yang diterapkan menurut K3 dan Hukum yang berlaku
TEKKADO (TEMPE EKKADO): MAKANAN TINGGI PROTEIN YANG BERGIZI UNTUK GENERASI Z
Stunting adalah gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Stunting memiliki dampak serius, seperti menghambat pertumbuhan fisik dan intelektual anak, menurunkan kemampuan belajar dan produktivitas, serta meningkatkan risiko obesitas dan penyakit degeneratif seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, hipertensi, dan kanker. Dampak stunting pada masa kanak-kanak dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk inovasi yang inovatif untuk menurunkan angka stunting di Indonesia pada anak-anak atau generasi Z. Metode yang digunakan adalah R&D (Research & Development) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tekkado dirancang untuk menjadi alternatif makanan sehat yang tetap memenuhi kriteria kepraktisan dan kelezatan yang disukai Generasi Z, khususnya pada permasalahan stunting atau gizi buruk pada anak. Dengan menambahkan tempe, produk ini tidak hanya menawarkan sumber protein nabati yang baik, tetapi juga meningkatkan kandungan serat, vitamin, dan mineral. Inovasi ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara kebutuhan gizi dan preferensi makanan Generasi Z