UNY Journal (Universitas Negeri Yogyakarta)
Not a member yet
    20087 research outputs found

    PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG PISANG AWAK (Musa Paradisiaca var, awak) TERHADAP SIFAT PROKSIMAT dan ORGANOLEPTIK PADA PEMBUATAN COOKIES LIDAH KUCING

    Get PDF
    Cookies merupakan produk kue kering yang bahan dasarnya terdiri dari mentega, gula pasir, putih telur dan tepung terigu, kemudian diaduk rata, dibentuk tipis-tipis kecil-kecil di atas loyang dan dipanggang dengan suhu rendah, hasilnya kering dan renyah.. Tepung terigu adalah bahan utama yang digunakan dalam pembuatan cookies lidah kucing. Pisang awak dapat dimanfaatkan dengan dikeringkan dan dijakdikan tepung pisang awak. Tepung pisang awak dapat digunakan dalam berbagai macam olahan makanan salah satunya cookies.   Bahan utama terigu pada cookies lidah kucing disubstitusikan dengan tepung pisang awak sehingga dapat menambah kandungan gizi, ekonomis, serta menambah  keanekaragaman olahan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat proksimat (protein, air, abu, lemak, karbohidrat) dan sifat mutu hedonik (aroma, warna, rasa, tekstur) cookies lidah kucing dengan substitusi tepung pisang awak 40%, 50%, dan 60%. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 2 pengulangan. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan ANOVA, apabila terdapat pengaruh dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil analisis sifat proksimat  (protein, abu dan lemak) sifat mutu hedonic (aroma, warna, rasa, dan tekstur) menunjukkan pengaruh yang sinifikan sedangkan pada hasil analisis proksimat (air, karbohidrat) tidak berpengaruh signifikan. Hasil analisis proksimat protein tertinggi pada cookies lidah kucing tepung pisang awak 40% sebesar 14,08%,  sifat proksimat air tertinggi pada persentase 60% sebesar 2,93%,  sifat proksimat abu tertinggi pada persentase 60% sebesar 1,682%, sifat proksimat lemak tertinggi pada persentase 40% sebesar 9,504% , proksimat karbohidrat tertinggi pada persentase 60% sebesar 74,482%. Hasil tertinggi sifat mutu hedonik aroma menunjukkan  persentase 60% (aroma pisang sangat kuat),  Hasil tertinggi sifat mutu hedonik warna menunjukkan  persentase 60% (sangat kuning kecoklatan), Hasil tertinggi sifat mutu hedonik rasa menunjukkan  persentase 60% (manis sangat terasa pisang),  Hasil tertinggi sifat mutu hedonik tekstur menunjukkan  persentase 40% (sangat renyah)

    CARROLEN SUBTITUSI WORTEL PADA PUFF PASTRY DENGAN ISIAN SELAI WORTEL SEBAGAI DESSERT TINGGI SERAT UNTUK MASYARAKAT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk camilan sehat berbasis bahan lokal dengan menciptakan Bolen Wortel, yakni bolen berbahan dasar puff pastry yang disubstitusi dengan wortel, serta isian selai wortel sebagai pengganti selai buah konvensional. Wortel dipilih karena kandungan vitamin A dan seratnya yang tinggi, serta potensinya untuk meningkatkan nilai gizi dan daya tarik pangan lokal. Tujuan dari penelitian ini meliputi: 1) merumuskan resep produk Bolen Wortel, 2) merancang bentuk penyajian dan kemasan produk, 3) mengevaluasi tingkat penerimaan masyarakat terhadap produk tersebut, dan 4) menetapkan harga jual serta analisis titik impas (BEP) produk. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan model 4D, yang mencakup tahapan Define, Design, Develop, dan Disseminate. Pada tahap define, dipilih satu resep acuan dari tiga yang diuji. Tahap design mengembangkan resep dengan substitusi wortel sebesar 20%, 30%, dan 40%, serta uji sensoris oleh panelis terlatih. Hasil terbaik diperoleh pada formula dengan 40% wortel yang kemudian dikembangkan pada tahap develop. Dua kali validasi dilakukan untuk menyempurnakan tekstur dan cita rasa produk. Tahap disseminate dilakukan dengan menyebarluaskan produk ke 80 panelis masyarakat umum, dan hasil uji paired t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara produk acuan dan produk pengembangan (p < 0,05), menandakan tingkat penerimaan yang lebih baik terhadap produk baru. Produk dikemas secara menarik dan dijual dengan harga Rp15.000 per kemasan (isi 5 pcs), dengan titik impas tercapai pada penjualan 4 unit. Bolen Wortel Carrolen dinilai memiliki potensi pasar yang tinggi sebagai alternatif camilan sehat, lezat, dan bergizi, serta mendukung diversifikasi pangan berbasis bahan lokal

    BETELLA CHICKEN ROLL TINGGI SERAT DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG MOCAF DAN EKSTRAK BIT

    Get PDF
    Chicken roll merupakan produk dengan jenis makanan dengan karakteristik gurih. Produk ini sebagai alternatif snack bercita rasa gurih dan bergizi yang sehat menggunakan substitusi tepung mocaf serta ekstrak buah bit. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menemukan resep produk chicken roll, 2) menentukan kemasan produk chicken roll, 3) mengetahui daya terima masyarakat terhadap produk chicken roll, Metode penelitian yang digunakan dalam produk ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4D terdiri dari 4 tahap yaitu Define, Design, Develop, Disseminate. Pembuatan chicken roll dengan melalui tahapan uji coba resep produk acuan, uji coba resep produk pengembangan, uji validasi produk oleh expert, uji tingkat kesukaan produk dengan panelis skala terbatas, serta didiseminasikan melalui pameran. Analisis data diperoleh dari uji sensoris dengan 80 orang panelis lalu diuji menggunakan paired t-test untuk mengetahui adanya tingkat perbedaan daya terima antara produk acuan dan produk pengembangan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: 1) resep produk chicken roll dengan substitusi tepung mocaf 40% 2) kemasan produk menggunakan pillow box sebagai kemasan sekunder berukuran 11,5 x 7,5 x 9, 3) daya terima masyarakat terhadap chicken roll ditunjukkan dengan penilaian uji sensoris dan hasil analisis uji paired t-test. Nilai p-value dari aspek warna, aspek aroma, aspek rasa, aspek tekstur, kemasan, dan keseluruhan secara berturut- turut

    BEANOVA PIE KREASI TEPUNG KACANG HIJAU DENGAN ISIAN BERGIZI TINGGI SERAT

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk inovatif berbasis pangan fungsional berupa Beanova Pie, yaitu pie gurih dengan substitusi tepung kacang hijau dan isian brokoli, yang tinggi kandungan serat dan gizi. Inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan minat konsumsi sayur dan serat pada anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, serta menjadi alternatif camilan sehat yang mendukung pola hidup sehat. Penelitian dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4D (define, design, develop, disseminate). Tahap define memilih satu dari tiga resep acuan pie terbaik. Tahap design mengembangkan formulasi dengan substitusi tepung kacang hijau 10%, 25%, dan 50%. Berdasarkan uji organoleptik awal, substitusi 50% dipilih untuk pengembangan lebih lanjut. Tahap develop dilakukan validasi pakar dan perbaikan formulasi isian agar tekstur kulit pie lebih renyah dan tahan lama. Pada tahap disseminate, produk diuji oleh 80 panelis tidak terlatih menggunakan skala hedonik terhadap atribut warna, aroma, rasa, tekstur, kemasan, dan keseluruhan. Hasil uji paired t-test menunjukkan bahwa atribut warna (p=0,021), rasa (p=0,006), dan keseluruhan (p<0,001) menunjukkan perbedaan signifikan dibanding produk acuan. Produk pengembangan disukai lebih baik secara keseluruhan. Inovasi Beanova Pie berhasil meningkatkan nilai gizi dan mutu sensoris produk pie, serta memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pangan sehat tinggi serat yang diterima baik oleh masyarakat

    INOVASI RAVIOLI PASTA DENGAN SUBTITUSI PUREE LABU KUNING SEBAGAI MAKANAN TINGGI SERAT

    Get PDF
    Pasta ravioli adalah pasta berbentuk kantong kecil atau bantal yang diisi dengan berbagai macam isian. Ravioli merupakan salah satu hidangan pasta khas Italia yang populer di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menemukan resep produk ravioli subtitusi puree labu kuning. 2) Menentukan  penyajijan, kemasan dan label ravioli. 3) Mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap produk ravioli subtitusi puree labu kuning. Jenis penelitian menggunakan R&D (research and development) dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, and disseminate). Produk ravioli ini memiliki nama “Ravioli Al Sole” dengan subtitusi puree labu kuning sebanyak 30%. Penelitian ini di uji kepada 80 panelis dan hasil yang diperoleh adalah terdapat perbedaan signifikan terhadap warna, aroma, rasa, tekstur, kemasan dan hasil secara keseluruhan

    FRUIT VEGGIE LEATHER DARI KEMBANG KOL, BUAH NAGA, DAN BUAH NANAS SEBAGAI SUMBER SERAT UNTUK ANAK ANAK

    Get PDF
    Fruit veggie leather merupakan sari buah dan sayuran yang diberi penambahan madu dan kayumanis lalu dimasak dengan bubuk pectin dan dikeringkan sehingga menghasilkan lembaran tipis dengan rasa manis dan tekstur kenyal lengket. Inovasi ini ditujukan untuk anak anak yang menyukai permen sehingga dapat menjadi pengganti permen yang kaya serat. Penelitian ini menggunakan metode 4D yaitu define, design, develop, dan disseminate.Penelitian dimulai dari menemukan 3 resep acuan, menemukan resep terpilih, mengembangkan resep dengan subtitusi bahan, dan menentukan tingkat kesukaan panelis antara produk acuan dan produk pengembangan. Pengambilan sampel produk mengajak panelis terlatih dan panelis tidak terlatih.setelah mendapatkan data, data diolah menggunakan uji t test berpasangan. Setelah melakukan penelitian, didapatkan hasil bahwa dari aspek warna, aroma, rasa,tekstur, kemasan dan keseluruhan memiliki nilai p <0,001 sehingga terdapat perbedaan nyata antara produk acuan dan produk pengembangan. Dapat disimpulkan bahwa produk pengembangan lebih disukai daripada produk acuan

    BISKUIT SANDWICH DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG UBI UNGU SEBAGAI PRODUK INOVATIF BERSERAT

    Get PDF
    Ubi ungu merupakan salah satu bahan pangan lokal yang kaya akan serat dan antioksidan. Selain memiliki warna alami yang menarik, ubi ungu juga berpotensi digunakan sebagai bahan baku inovatif dalam pembuatan produk camilan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menemukan formulasi terbaik untuk produk biskuit sandwich dengan substitusi tepung ubi ungu; (2) menentukan bentuk penyajian dan kemasan produk; (3) mengetahui tingkat kesukaan masyarakat terhadap produk tersebut dari aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur; (4) menentukan harga jual dan break-even point (BEP) produk; serta (5) menganalisis model bisnis produk menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan 4D (define, design, develop, dan disseminate). Produk dikembangkan dalam tiga variasi formulasi substitusi tepung ubi ungu, yaitu 20%, 35%, dan 50%. Uji profil dilakukan oleh 1 panelis expert dan 5 panelis semi terlatih, sedangkan uji kesukaan dilakukan oleh 80 panelis tidak terlatih menggunakan lembar uji hedonik. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan tingkat penerimaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biskuit sandwich dengan substitusi tepung ubi ungu sebesar 20% merupakan formulasi terbaik berdasarkan tingkat kesukaan panelis, terutama pada aspek warna dan tekstur. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada seluruh parameter sensoris (warna, aroma, rasa, dan tekstur) antara produk acuan dan produk pengembangan (p > 0,05). Produk ini memiliki potensi untuk dikembangkan secara komersial sebagai camilan sehat berbasis pangan lokal. Disarankan dilakukan uji kandungan gizi dan daya simpan untuk mendukung kelayakan produk secara industri

    PENGEMBANGAN TARTLET DAN DIPLOMAT CREAM TINGGI SERAT DENGAN BAHAN DASAR KACANG HIJAU

    Get PDF
    Remaja merupakan kelompok usia yang membutuhkan asupan gizi optimal, termasuk serat pangan untuk mendukung pertumbuhan dan mencegah risiko obesitas. Rendahnya konsumsi serat di kalangan remaja Indonesia mendorong perlunya pengembangan pangan fungsional berbasis bahan lokal, seperti kacang hijau yang kaya serat, protein, serta rendah indeks glikemik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi produk tartlet dengan subtitusi tepung kacang hijau dan isian diplomat cream kacang hijau sebagai alternatif camilan sehat bagi remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) melalui model pendekatan 4D yang meliputi tahap define untuk menentukan resep acuan tartlet dan diplomat cream, tahap design untuk mengembangkan resep dengan subtitusi tepung kacang hijau sebesar 25%, 50%, dan 75% serta subtitusi diplomat cream kacang hijau sebesar 10%, 20%, dan 30%. Produk pengembangan terpilih berdasarkan uji organoleptik adalah tartlet dengan subtitusi tepung kacang hijau sebanyak 25% dan isian diplomat cream kacang hijau sebanyak 20%. Tahap develop dilakukan untuk validasi produk, dan tahap disseminate dilakukan untuk penyebarluasan kepada 80 panelis. Hasil uji kesukaan menunjukkan bahwa produk pengembangan memiliki daya terima sangat baik dengan nilai rata-rata 4,7 (sangat disukai), khususnya pada aspek rasa dan tekstur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa produk tartlet berbasis kacang hijau dapat menjadi camilan fungsional tinggi serat yang inovatif, bernilai gizi, dan sesuai dengan preferensi remaja

    Implementation of the 5R culture in UNY educational staff in the context of continuous improvement

    No full text
    This research aims to examine the implementation of Kaizen culture among educational staff (tendik) at Yogyakarta State University (UNY), as well as the challenges, obstacles and institutional strategies in implementing it. The Kaizen culture studied focuses on the 5R principles (Concise, Neat, Clean, Careful, Routine). This research uses quantitative methods with a descriptive approach, where data is obtained through questionnaires, observations and interviews. The sampling technique used simple random sampling, with a population of 891 UNY educational staff. The research results show that the implementation of Kaizen culture at UNY has gone well, with a total average score of 736.79, which is in the "High" category. The highest score is in the "Concise" dimension (798.5), followed by "Neat" (763), "Care" (745.83), "Clean" (694.33), and "Routine" (683.22) . However, the main challenges and obstacles include a lack of consistency in implementation and awareness of the 5R principles. Proposed strategies to overcome these challenges include more intensive training and ongoing management support. By implementing the 5R culture, UNY creates a more productive and organized work environment, which ultimately contributes to increasing effectiveness and quality of work results

    Kemajemukan peserta didik untuk mencapai target kurikulum dengan pembelajaran berdiferensiasi: Refleksi keberagaman peserta didik di kelas

    No full text
    The research aims to describe the plurality of learners in achieving curriculum targets through differentiated learning as a reflection of the diversity of learners in the classroom. The research method is a literature study by reading books or journal articles. The results show that differentiated learning has a positive impact on students in optimizing learning outcomes to achieve curriculum targets as needed through differentiation of content, process, product, and learning environment. Differentiated learning strategies can be developed by differentiating learners based on blood type, music genre, zodiac / Javanese platoon, graphology, birth order, and others. The conclusion of this research is that every learner is not the same as other learners, the plurality of learners is of course already there from the outside so it must be in accordance with the nature of nature and the nature of their time, so differentiated learning is needed in education.   Tujuan penelitian mendeskripsikan kemajemukan peserta didik dalam mencapai target kurikulum melalui pembelajaran berdiferensiasi sebagai refleksi keragaman peserta didik di kelas. Metode penelitian yaitu studi kepustakaan dengan membaca buku atau artikel jurnal. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran berdiferensiasi berdampak positif bagi peserta didik dalam optimalisasi hasil belajar untuk mencapai target kurikulum sesuai kebutuhan melalui diferensiasi konten, proses, produk, dan lingkungan belajar. Strategi pembelajaran diferensiasi dapat dikembangkan dengan mendiferensiasikan peserta didik berdasarkan golongan darah, genre musik, zodiak/weton jawa, grafologi, birth order, dan lainnya. Simpulan penelitian ini yaitu setiap peserta didik tidaklah sama dengan peserta didik yang lainnya, kemajemukan peserta didik tentunya sudah ada sejak lahiriah sehingga haruslah sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman mereka maka diperlukan pembelajaran berdiferensiasi dalam Pendidikan

    8,503

    full texts

    20,087

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNY Journal (Universitas Negeri Yogyakarta)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇