UNY Journal (Universitas Negeri Yogyakarta)
Not a member yet
20087 research outputs found
Sort by
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Etnomatematika Bunga Bale Melayu pada Materi Kekongruenan dan Kesebangunan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis etnomatematika Bunga Bale Melayu pada materi Kekongruenan dan Kesebangunan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan menerapkan model pengembangan ADDIE, yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 peserta didik kelas IX. Didapatkan persentase 93,3%, bahwa LKPD berbasis etnomatematika ini dikategorikan sebagai sangat valid berdasarkan hasil validasi penilaian ahli. Penilaian terhadap aspek kepraktisan menunjukkan bahwa LKPD memperoleh respon sangat praktis dari guru matematika dengan persentase 90,6%, serta respon positif dari peserta didik dengan persentase 88,72%, yang juga termasuk dalam kategori sangat praktis. Sementara itu, hasil evaluasi terhadap keefektifan menunjukkan bahwa LKPD ini sangat efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa, dengan persentase mencapai 94,0%. Sehingga penerapan LKPD berbasis etnomatematika Bunga Bale Melayu terbukti efektif dalam mendukung pembelajaran pada materi Kekongruenan dan Kesebangunan. Maka dapat disimpulkan bahwa LKPD ini layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika
Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terintegrasi Simulasi Komputer pada Materi Elektrolit dan Non Elektrolit Terhadap Prestasi Kognitif dan Efikasi Diri
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis erbedaan prestasi kognitif dan efikasi diri antara siswa yang menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing didukung simulasi komputer dengan siswa yang menggunakan model discovery learning dan persentase sumbangan positif model pembelajaran inkuiri terbimbing didukung simulasi komputer terhadap prestasi kognitif dan efikasi diri siswa. Penelitian ini menggunakan jenis desain quasi eksperimen dengan sampel sebanyak 105 siswa dari seluruh siswa SMA di Aceh bagian utara dengan akreditasi B dan menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes prestasi kognitif dan angket efikasi diri. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan jika terdapat perbedaan yang signifikan pada efikasi diri, namun tidak terdapat perbedaan signifikan pada prestasi kognitif siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hasil sumbangan positif terhadap prestasi kognitif dengan kategori kecil (2,7%); efikasi diri dengan kategori sedang (10,4%). Model inkuiri terbimbing didukung dengan simulasi komputer dapat meningkatkan prestasi kognitif dan efikasi diri agar dapat mendukung ketercapaian SDGs khususnya pilar ke-4 tentang pendidikan berkualitas
Pengembangan Instrumen Kegigihan Akademik untuk Siswa Sekolah Menengah Atas pada Materi Titrasi Asam Basa
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen kegigihan akademik peserta didik yang mempelajari mata pelajaran kimia pada materi titrasi asam basa. Penelitian ini merupakan Research and Development dengan subjek penelitian ini sebanyak 155 peserta didik kelas XI SMA di Tapung yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Validitas isi instrumen dilakukan dengan koreksi oleh expert Judgement. Validitas konstruk dibuktikan dengan analisis Exploratory Factor Analysis (EFA) dan Confirmatory Factor Analysis (CFA). Estimasi reliabilitas dilakukan dengan menggunakan Cronbach’s Alpha, sedangkan kualitas butir item dianalisis menggunakan Item Response Theory (IRT). Instrumen terdiri dari 8 butir pernyataan yang valid secara konstruk (faktor loading ≥ 0,5) dan reliabel untuk mengukur kegigihan akademik peserta didik dengan nilai Cronbach’s Alpha >0,8. Artinya instrumen kegigihan akademik ini dapat membantu mengetahui tingkat kegigihan akademik siswa yang sejalan dengan tujuan SDGs dalam menciptakan generasi yang berdaya saing, berkarakter dan berkontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan
Analisis Kemampuan Computational Thinking dan Curiosity Matematis Siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Tasikmalaya
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan computational thinking, profil kemampuan curiosity matematis dan pengaruh curiosity matematis terhadap kemampuan computational thinking siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Kota Tasikmalaya. Metode survei digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif. Sampel yang diambil menggunakan proportional random sampling dengan 155 responden siswa kelas XI Sekolah Menengah kejuruan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan computational thinking siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan di Kota Tasikmalaya berada pada kategori cukup dengan perolehan skor rata-rata 7,81 dari skor maksimumnya 15 sedangkan curiosity matematis siswa berada pada kategori tinggi dengan perolehan skor rata-rata 109 dari skor maksimumnya 150. Pengaruh curiosity matematis terhadap kemampuan computational thinking siswa berpengaruh secara positif dan signifikan dengan nilai koefisien regresinya 0,161 dengan nilai r-square sebesar 0,792 yang berarti besar variasi kemampuan computational thinking yang dijelaskan oleh curiosity matematis sebesar 79,2%. Penelitian ini berkontribusi untuk mendukung tercapainya pendidikan berkualitas (quality education) yanag merupakan Sustainable Development Goals (SDG) urutan ke-4
Analisis Empiris Instrumen Pilihan Ganda Beralasan untuk Mengukur Pemahaman Konsep Mahasiswa pada Materi Getaran
Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji instrumen pilihan ganda beralasan untuk mengukur pemahaman konsep mahasiswa prodi Pendidikan IPA pada materi getaran. Instrumen disusun berdasarkan peta konsep yang mengaitkan besaran fisis (periode, frekuensi, panjang, massa, amplitudo) dengan energi (potensial, kinetik, mekanik) serta penerapan GHS dalam konteks nyata. Terdapat 17 butir soal berlevel kognitif C2–C6 yang mengukur tiga aspek utama, yaitu hubungan antar besaran fisis, perubahan energi, dan penerapan konsep GHS. Hasil uji coba pada 117 mahasiswa menunjukkan bahwa sebagian besar soal tergolong sukar–sedang, memiliki daya pembeda 0,197–0,568, dan reliabilitas KR-20 sebesar 0,505 dalam kategori sedang. Analisis jawaban menunjukkan miskonsepsi terkait hubungan amplitudo, periode, dan energi, yang mengindikasikan kesulitan mahasiswa dalam mengaitkan konsep matematis dengan fenomena fisik. Secara keseluruhan, instrumen ini cukup diagnostik namun memerlukan revisi untuk meningkatkan konsistensi internal. Implikasi penelitian ini adalah memberikan dasar bagi pengembangan instrumen tes dalam identifikasi pemahaman konsep mahasiswa, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas asesmen dan pembelajaran di perguruan tinggi
Lingga Bergema: Reinterpretasi simbolisme lingga
Penelitian berbasis praktik ini mengkaji simbolisme lingga, yang merupakan representasi ikonik Dewa Siwa dalam agama Hindu, melalui penciptaan seni instalasi “Lingga Bergema”. Lingga, yang secara tradisional menjadi lambang kekuatan maskulin, potensi kreatif, dan dualitas, diinterpretasikan kembali sebagai objek falik yang dapat mengembang dan mengempis, memicu pertanyaan tentang makna spiritual, seksual, dan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan penafsiran tentang lingga dalam seni instalasi serta untuk memfasilitasi dialog mengenai isu-isu aktual. Dengan menggunakan pendekatan Practice-based Research, peneliti terlibat secara langsung dalam proses kreatif, dan didukung oleh dokumentasi serta analisis kualitatif serta semiotik-hermeneutika. Karya “Lingga Bergema” telah memunculkan diskusi yang beragam, dengan interpretasi spiritual, seksual, dan sosial. Gerak lingga diartikan sebagai simbol dari kekuatan hidup, kreativitas, dan dualitas. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa simbolisme lingga dalam seni instalasi memiliki tingkat fleksibilitas yang tinggi dan dapat diinterpretasikan dalam berbagai cara, serta efektif sebagai sarana untuk mengeksplorasi simbol budaya dalam konteks modern.
Echoing Lingam: A reinterpretation of lingam symbolism
Abstract
This practice-based research examines the symbolism of the lingam, which is an iconic representation of the Hindu deity Shiva, through the creation of the art installation “Echoing Lingam”. The lingam, traditionally symbolizing masculine power, creative potential, and duality, is reinterpreted as an inflatable and deflatable phallic object, prompting inquiries into spiritual, sexual, and social meanings. The objective of this research is to unveil interpretations of the lingam within the installation art and to facilitate dialogue on contemporary issues. Employing a Practice-based Research approach, the researcher engaged directly in the creative process, supported by documentation and qualitative as well as semiotic-hermeneutic analysis. The artwork “Echoing Lingam” has elicited diverse discussions, encompassing spiritual, sexual, and social interpretations. The lingam’s movement is interpreted as a symbol of life force, creativity, and duality. This research concludes that the symbolism of the lingam in installation art possesses a high degree of flexibility and can be interpreted in various ways, effectively serving as a means to explore cultural symbols within a modern context
Metamodern audience response toward Nizar Qabbani’s poetry on Instagram reels: Literary reception study
This research examines the metamodern audience reception of Nizar Qabbani’s modern Arabic poetry through Instagram Reels, with a focus on the emergence of metamodern sensibilities in the response to his poetry. The study employs a reader-response approach and is multifaceted, integrating literary reception theory with the concepts of Jauss and Iser’s reception theory while also incorporating metamodern sensibilities to analyse audience responses. The analysis of audience comments reveals that the fusion of three domains (Jauss reception, Iser reception and metamodern sensibility) provides a comprehensive understanding of metamodern audience responses. The findings demonstrate that the amalgamation of Jauss and Iser’s reception categorised into the following three domains: (1) historical perception and reality of fiction, (2) horizon of expectation and implied reader, and (3) aesthetic distance and blanks, in combination with metamodern audiences, generate meaning through multiple types of responses, which researchers have categorised into various types. These categories reflect the intricate interplay between Jauss’s macro-level form of reception, Iser’s micro-level form of reception, and the articulation of metamodern sensibilities
Pengembangan LKPD Berbasis Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization Materi Tanah dan Kehidupan untuk meningkatkan Keterampilan Proses Peserta Didik SMP
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kepraktisan dan validitas LKPD yang didasarkan pada model pembelajaran kooperatif tipe tim yang dibantu individualisasi (TAI) pada materi tanah dan kehidupan. Model pengembangan 4D (Define, Design, Development, and Disseminate) digunakan untuk jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan design penelitian quasi-experimental design. Data dikumpulkan melalui penggunaan wawancara dengan satu guru IPA di SMP Ibnu Abbas, angket uji validitas kepada dua ahli, angket kepraktisan satu guru IPA di SMP Ibnu Abbas. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata persentase validasi ahli materi sebesar 87,29% dengan kriteria sangat layak; persentase validasi ahli media sebesar 90,25% dengan kriteria sangat valid; dan persentase praktisi guru IPA sebesar 92% dengan kategori sangat praktis. Hasil keterampilan proses peserta didik yang diambil dengan menggunakan instrumen melalui data pretest, hasil respon 34 peserta didik adalah sebagai berikut: skor terendah peserta didik sebelum pembelajaran menggunakan LKPD adalah 24, skor tertinggi peserta didik adalah 60, dan skor terendah peserta didik sesudah pembelajaran menggunakan LKPD adalah 68, dan skor tertinggi peserta didik adalah 92. Skor pretest rata-rata 36,6 dan skor posttest rata-rata 82,4 menunjukkan peningkatan. Peningkatannya 4,7 termasuk dalam kategori tinggi berdasarkan rata-rata peningkatan ternormalisasi sebesar 0,72
Investigating the Interplay of Social and Biological Factors on Mathematics Anxiety among Senior Secondary Students
This study investigates the social and biological factors influencing mathematics anxiety among senior secondary school students in Sagamu Local Government Area, Ogun State, Nigeria. Data were gathered using a descriptive survey methodology, 500 students across five secondary schools using simple random sampling techniques. A standardized questionnaires Social Factor Questionnaire (SFQ, r=0.82), Biological Factors Questionnaire (BFQ, r=0.73) and Abbreviated Math Anxiety Scale (AMAS, r=0.84). Descriptive statistics (mean and standard deviation) and Pearson correlation analysis were used to analyze the data. Results reveal that family pressure, inappropriate teaching methods, the school environment, neurological responses to stress, and age and developmental stage are significantly related to mathematics anxiety among senior secondary school students. Conversely, learners' behaviour, genetic predispositions, and gender do not significantly affect mathematics anxiety. Therefore, the study recommends that schools s implement parent-teacher programs and counselling service to reduce family pressure and foster a supportive home environment for students.
ENHANCING CORROSION RESISTANCE: A COMPREHENSIVE STUDY ON STAINLESS STEEL AISI 304
The selection of metal as a construction material used for the industrial world is an important factor that is in accordance with industrial provisions. Corrosion is a factor that must be considered due to the corrosion impact of damage can cause losses in various aspects. AISI 304 stainless steel is one of the stainless steel materials that is resistant to corrosion so that it is widely used in several industries. The corrosion protection in AISI 304 stainless steel has to be carried out with the method of using corrosion inhibitors and protective coatings so that it can reduce damage and extend the life of the AISI 304 stainless steel metal material. Electrochemistry and weight loss methods are used in testing so that the corrosion rate of AISI 304 stainless steel material can be known in various temperature, salinity, and electrolyte solution. The results of temperature variations show that the corrosion rate decreases with increasing temperature and immersion time. The results showed that the higher salinity level of the water media produced the higher the corrosion rate. In the variation of electrolyte solution, the best corrosion resistance of AISI 304 stainless steel occurs in electrolyte solutions with low concentrations. In addition, the mechanical loading study indicates that the magnitude of the loading causes the corrosion rate to increase. In this case, to inhibit corrosion by considering temperature factors, water salinity media environment, chemical substances around the material, and mechanical loads, it is important to carry out corrosion protection in order to slow down the corrosion rate so that it is more effective in its application, minimize damage and loss and extend the life of the AISI 304 stainless steel metal material used sector, the selection of metal as a construction material used for the industrial world is an important factor that is in accordance with industrial provisions. Corrosion is a factor that must be considered because the impact of damage due to corrosion can cause losses in various aspects. The construction material in the industry that is widely used is stainless steel. AISI 304 stainless steel is one of the stainless steel materials that is resistant to corrosion so that it is widely used in several industries. In AISI 304 stainless steel, corrosion protection needs to be carried out with the method of using corrosion inhibitors and protective coatings so that it can reduce damage and extend the life of the AISI 304 stainless steel metal material. The literature study used is a compilation method supported by data collection from various published journals. Electrochemistry and weight loss methods are used in testing so that the corrosion rate of AISI 304 stainless steel material can be known in various conditions and provide knowledge related to how research on AISI 304 stainless steel protection against corrosion can be applied effectively in reducing damage so that it slows down the corrosion rate of AISI 304 stainless steel