Repository Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Not a member yet
667 research outputs found
Sort by
Edukasi dan Peningkatan Kompetensi It-Security Dan E-Commerce Bagi Mahasiswa Ma’had Asy-Syafi'i Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Hasil penelitian terdahulu, oleh Miftahurrizqi dan Ika S. Windiarti (2020), yang berjudul:
Evaluasi Kinerja Pengelolaan Teknologi Informasi Dengan Cobit 5 Framework Domain DS
pada Biro Administrasi Akademik Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, menghasilkan 3
(tiga) buah kesimpulan. Yang pertama adalah bahwa dalam pengelolaan masalah, dalam BAA
masalah yang terjadi bersifat berulang dan dapat diselesaikan, namun tidak ada dokumentasi
penyelesaian masalah yang baik. Kondisi saat ini berada pada tingkat kematangan 2.
Kelemahan sistem adalah proses penyelesaian masalah bergantung pada orang tertentu yaitu
kepala biro. Berdasarkan data wawancara bahwa staff maupun mahasiswa pengguna system
masih belum waspada dengan adanya ancaman terkait keamanan data dan informasi, terkait
dengan IT Security. Perlu adanya kepedulian tentang IT Security tidak hanya untuk staff di
BAA, tetapi juga mahasiswa sebagai pengguna system, dan masyarakat pada umumnya. Fokus
untuk landasan kegiatan pengabdian masyarakat kali ini adalah pada kesimpulan ketiga yaitu
peningkatan Skill dan kompetensi untuk meningkatkan kepedulian tentang IT Security yang
selama ini masih relative rendah. Hanya saja, untuk lebih memperluas dampak dan manfaat
kegiatan ini, maka tim kami akan melaksanakan kegiatan ini dengan sasaran mahasiswa
Ma’had Asy-Syafii dan juga dibekali juga tentang E-commerce
Peran Badan Pengelola Pendapatan Daerah Dalam Mengoptimalkan Penerimaan Pajak Restoran Di Kabupaten Barito Utara Pada Masa Covid 19
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Badan Pengelola Pendapatan Daerah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak restoran di Kabupaten Barito Utara pada masa Pandemi Covid-19. Teori yang digunakan sebagai kajian teori dalam penelitian ini adalah teori yang dikemukakan Pitana dan Gayatri yang mengemukakan bahwa pemerintah daerah memiliki peran untuk mengembangkan potensi pendapatan asli daerah daerah sebagai : (1) motivator, (2) fasilitator, dan (3) dinamisator.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu berawal pada data dan bermuara pada keseimpulan. Ada empat macam teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan gabungan/triangulasi.
Berdasarkan hasil penelitian, peran badan pengelola pendapatan daerah dalam mengoptimalkan penerimaan pajak restoran di Kabupaten Barito Utara pada masa covid-19 masih beluk optimal hal ini terlihat dari pendapatan pajak restoran, dimana target pemerintah sebesar 6.500.000.000,00 dan yang terealisasi sebesar 2.297.892.440,00 yang disebabkan kurangnya koordinasi antar karyawan dan instansi yang terkait dalam melakukan pemantauan terhadap wajib pajak restoran secara periodik dan juga melakukan sosialisasi pajak restoran kepada wajib pajak restoran, serta pemberlakuan denda dan penegakan regulasi yang ada.
Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah (1) Diperlukan agar pemerintah dan pihak terkait untuk lebih proaktif dalam menggali dan mencari potensi yang ada di Kabupaten Barito Utara, (2) Meningkatkan dan mengembangkan koordinasi antar karyawan dan juga melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap wajib pajak restoran serta melaksanakan sosialisasi pajak restoran kepada wajib pajak restoran di Kabupaten Barito Utara, (3) menegakkan kembali regulasi denda, dan peran Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Utara
Implementasi Etika Pemerintahan Dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Pemerintah (Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan)
Etika Pemerintahan dewasa ini menjadi topik yang sangat menarik
dibahas, terutama dalam mewujudkan aparatur yang bersih dan berwibawa.
Kecenderungan atau gejala yang timbul dewasa ini banyak aparat pemerintah
dalam pelaksanaan tugasnya sering melanggar aturan main yang telah
ditetapkan terutama yang berkaitan dengan prinsip-prinsip etika pemerintah.
Etika dalam penyelenggaraan pemerintahan sangat terkait dengan moralitas dan mentalitas aparat birokrasi dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan itu sendiri yang tercermin lewat fungsi pokok pemerintahan, yaitu fungsi pelayanan,fungsi pengaturan atau regulasi dan fungsi pemberdayaan masyarakat.
Pentingnya pelaksanaan Etika pemerintahan dapat dijadikan pegangan dan petunjukan bagi setiap aparatur pemerintah dalam melaksanakan tugasnya dengan penuh rasa tanggungjawab
Analisis Faktor Penyebab Stunting di Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah
Di Kabupaten Gunung Mas masih ada fenomena mengenai anak-anak
yang stunting hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan bagi pemerintah dan
masyarakat di Kabupaten Gunung Mas. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui Analisis Faktor Kesehatan Kabupaten Gunung Mas dalam
penanganan kasus stunting.
Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan tujuan
untuk mengetahui Analisis Faktor Penyebab Stunting di Kabupaten Gunung Mas.
Untuk memperoleh data dan informasi yang dilakukan, maka teknik
pengumpulan data terdiri dari : (1) observasi sistematis, (2) wawancara, (3) studi
kepustakaan dan (4) dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian, Analisis Faktor Penyebab Stunting di
Kabupaten Gunung Mas sudah berjalan cukup baik, hal ini bisa dilihat dari hasil
penelitian dimana data masyarakat yang terkena kasus stunting mengalami
penurunan dari tahun 2018 : 38,21%, 2019 : 32,83% dan pada tahun 2020:
sebanyak 22,87%. Untuk mengatasi permasalahan stunting tidak hanya menjadi
tupoksi Dinas Kesehatan tetapi perlu lintas sektor yang berperan penting dan
diharapkan mampu menggiatkan peran dimasing-masing program internal
kesehatan dan lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanggulangan
stunting serta partisipasi masyarakat itu sendiri, untuk mampu mengubah pola
pikir dan merubah budaya atau pola hidup masyarakat.
Saran yang dapat diberikan dalam penelitian ini adalah (1) adanya sinergi
dari inovasi gerakan bersama lintas sektor yang berperan penting dan
diharapkan mampu menggiatkan peran di masing-masing program internal
kesehatan dan lintas sektor, (2) ada sasaran yang jelas mengenai program
pencegahan dan penanggulangan stunting yang juga menjadi sasaran program
yang ada di sektor lain, (3) diharapkan semua sektor harus bekerja sama dalam
pencegahan stunting, bukan saja tanggung jawab Badan Perencanaan
Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) maupun Dinas
Kesehatan melainkan Stunting adalah tanggung jawab lintas sektor lainnya
Laporan Pengabdian Masyarakat "Penanaman Nilai-Nilai Islam Pada Kajian Kitab Aqidah Washitiyah Pada Jamaah Masjid Mujahidin"
Penanaman menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia artinya proses, cara,
perbuatan menanam, menanami atau menanamkan. Penanaman adalah kegiatan
memindahkan bibit dari tempat penyemaian ke lahan pertanaman untuk di
dapatkan hasil produk dari tanaman yang di budidayakan.Nilai adalah alat yang
menunjukkan alasan dasar bahwa "cara pelaksanaan atau keadaan akhir tertentu
lebih disukai secara sosial dibandingkan cara pelaksanaan atau keadaan akhir yang
berlawanan. Nilai memuat elemen pertimbangan yang membawa ide-ide seorang
individu mengenai hal-hal yang benar, baik, atau diinginkan.
Penanaman Kitab Al-Aqidah Al-Wasithiyah, di masjid Mujahidin menjadi
kegiatan rutin yang dilakukan sepanjang setelah sholat subuh secara
berkelanjutan. Proses dan kegiatan ini dianggap sangat penting sehingga perlu
mendapat perhatian secar serius oleh siapapun dalam kegiatan pembelajarn,
penanaman dan internalisasi nilai-nilai tauhid pada jamaah
Laporan Pengabdian Masyarakat "Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Video Interaktif Sebagai Media Ajar Menggunakan Program Canva Bagi Guru SDIT Al-Qonita Palangkaraya"
Mengingat pemberlakuan pembelajaran online bagi anak – anak tingkat sekolah dasar
selama pandemic Covid-19, para guru dituntut untuk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini
bertujuan untuk melatih dan mendampingi para guru dalam membuat video interaktif sebagai
media presentasi penyampai bahan ajar yang dilengkapi konten audio visual. Media yang
dipergunakan tersebut berupa program Canva, yang diakses para peserta secara online (berbasis
digital). Untuk mengetahui ketercapaian kegiatan ini, pengumpulan data dilakukan melalui dua
bentuk instrumen berupa lembar peer assessment guru dan kepuasan peserta pelatihan. Adanya
peer assement ditujukan untuk mengetahui antusiasme para guru dalam mengikuti kegiatan
pelatihan serta potensinya dalam mengembangkan bahan ajar berbasis digital yang dinilai dari
perspektif rekan sejawat. Disamping itu, instrumen kepuasan peserta pelatihan diperlukan untuk
mengevaluasi pelaksanaan kegiatan secara menyeluruh baik dari teknis persiapan maupun
kompetensi diri dari tim pelaksana (pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial). Hasil
pengolahan data menunjukkan bahwa seluruh guru sangat antusias dalam mengikuti kegiatan
pelatihan ini menurut penilaian rekan sejawatnya, dan sebanyak 79% peserta merasa sangat puas
terhadap pelatihan yang telah diberikan. Setiap indikator yang mencerminkan 4 bentuk kompetensi
tim pelaksana meliputi kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial dinilai berhasil
untuk mencapai tujuan dari pelatihan ini, yaitu agar para guru dapat memanfaatkan media
presentasi yang dilengkapi konten audio visual untuk menyampaikan materi pelajaran kepada
siswa – siswanya
Kualitas Pelayanan Dalam Penerbitan Surat Pernyataan Penguasaan Tanah (SPPT) Di Kantor Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan dalam penerbitan Surat Pernyataan Penguasaan Tanah (SPPT) di Kantor Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Kualitas Pelayanan dalam Penerbitan Surat Pernyataan Penguasaan Tanah (SPPT) di Kantor Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut Kota Palangka Raya. Metode penelitian ini adalah penelitian deksriptif dengan pendekatan kualitatif untuk memberikan gambaran mengenai permasalahan penelitian. Dalam pengumpulan data, metode yang dipakai adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini memakai 5 indikator yaitu Bukti Fisik(Tangible), Kehandalan(Reliability), Daya Tanggap (Responsiveness), Jaminan(Assurance), Perhatian (Emphaty). Namun, dari kelima indikator tersebut masih ditemukan tiga indikator yang perlu di benahi dan ditingkatkan yaitu dari indikator : 1). Tangible (Bukti Fisik) sarana prasana yang masih kurang memadai, penampilan petugas pelayanan yang masih perlu dibenahi dari segi kerapian terkhusus petugas yang berstatus honorer dan kenyamanan tempat pelayanan sebagai penunjang pelayanan masih kurang memadai. 2). Reliability (Kehandalan) kurangya bukti SOP (Standar Operasional Prosedur) yang jelas kepada pengguna layanan di Kantor Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut. 3). Emphaty (Perhatian) kurangnya kesadaran pegawai memberi perhatian kepada pengguna layanan pada saat pandemi covid 19 dan terlihat mengabaikan protokol kesehatan covid 19 dan belum melayani pengguna layanan dengan ramah dan sopan.
Saran saya yaitu agar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kantor Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut memperhatikan 1). menambahkan sarana dan prasana penunjang sesuai standar pelayanan seperti AC atau Kipas Angin, menambahkan kursi dan memperluas area tempat ruang tunggu yang terlihat sempit dan kecil, perlunya akses internet atau Wifi di Kantor Kelurahan Panarung Kecamatan Pahandut 2). jumlah SDM perlu ditambahkan sesuai porsi kerja yang dibutuhkan. 3). perlu adanya memperbaiki sistem pelayanan yang baik agar penyolongan tidak dapat terjadi lagi. Ada beberapa faktor penghambat kualitas pelayanan dalam penerbitan Surat Pernyataan Penguasaan (SPPT) yaitu banyak nya berkas yang menumpuk, kurangnya jumlah pegawai, dan kadang surat kepemilikan yang bersangkutan tidak jelas menyebabkan terjadinya tumpang tindih hak kepemilikan tanah
Identifikasi Merkuri Pada Krim Pemutih Yang Beredar Di Pasar H. Umar Hasyim Samuda
Kosmetik banyak diperjualbelikan dengan harga yang terjangkau dan ukuran yang praktis dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat. Krim pemutih merupakan campuran bahan kimia dan atau bahan lainnya dengan khasiat bisa memudarkan noda hitam pada kulit. Saat ini banyak ditemukan krim pemutih wajah yang mengandung bahan kimia berbahaya, salah satunya adalah merkuri. Selama tahun 2018, BPOM RI menemukan 112 miliar rupiah harga kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya didominasi oleh kandungan merkuri, hidrokuinon dan asam retinoat. Merkuri termasuk logam berbahaya yang dalam konsentrasi kecilpun dapat bersifat racun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah krim pemutih yang beredar di Pasar H. Umar Hasyim Samuda mengandung Merkuri (Hg). Penelitian dilakukan pada bulan April-Juni 2021, di Laboratorium Kimia Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Studi ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan studi analisis kualitatif uji reaksi warna. Penelitian ini menggunakan lima sampel krim pemutih. Hasil pengujian baku merkuri menggunakan Limit Of Detection pada Reaksi Warna positif pada konsentrasi 10.000 ppm. Penelitian menunjukkan hasil bahwa tidak terdeteksi kandungan logam berat merkuri pada ketiga sampel krim pemutih yang laris terjual namun tidak memiliki nomor registrasi oleh BPOM. Dapat diambil kesimpulan bahwa tidak terdeteksi kandungan logam berat merkuri pada lima sempel krim pemutih yang laris terjual setelah melalui uji reaksi warna, namun tidak memiliki nomor registrasi oleh BPOM di Pasar H. Umar Hasyim Samuda
Pelaksanaan Pembelajaran Dengan Metode Edutainment Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam
Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam adalah salah satu mata pelajaran yang penting. Melalui pelaksanaan pembelajaran dengan metode edutainment pada mata pelajaran SKI di kelas VII diharapkan peserta didik dapat menyenangi dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana pelaksanaan pembelajaran dengan metode edutainment pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTs Muhammadiyah Kasongan Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan, 2) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat guru dalam pelaksanaan pembelajaran dengan metode edutainment pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTs Muhammadiyah Kasongan Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan, dan 3) Apa manfaat setelah pelaksanaan pembelajaran dengan metode edutainment pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTs Muhammadiyah Kasongan Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data peneliti menggunakan 3 (tiga) teknik yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian pelaksanaan pembelajaran dengan metode edutainment pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTs Muhammadiyah Kasongan Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan yaitu 1) Bentuk pelaksanaan pembelajaran edutainment terdiri dari pengaturan bangku, pemberian aroma terapi, pengaturan tanaman dan tumbuh-tumbuhan, juga alat bantu pendidikan, 2) Adapun faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran dengan metode edutainment, apresiasi guru SKI kelas VII dalam mempraktekan pelaksanaan pembelajaran dengan metode edutainment, semangat peserta didik yang aktif, dan adanya sarana dan prasarana yang mendukung dalam pelaksanaan pembelajaran dengan metode edutainment tersebut. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran dengan metode edutainment ini yaitu kurang maksimalnya pemanfaatan media pembelajaran karena pertama pelaksananaan pembelajaran dengan metode edutainment ini termasuk hal baru bagi pihak sekolah MTs Muhammadiyah Kasongan maupun guru-guru selaku pendidik dan kedua guru yang memegang mata pelajaran SKI di kelas VII bukanlah pada bidangnya, 3) Manfaat dari pelaksanaan pembelajaran dengan metode edutainment pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTs Muhammadiyah Kasongan Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan berdampak positif, itu terlihat dari bertambahnya semangat dan pemahaman berlajar peserta didik, mendapat apresiasi dari guru SKI kelas VII sendiri, dan dukungan dari pihak sekolah MTs Muhammadiyah Kasongan Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan