Repository Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Not a member yet
667 research outputs found
Sort by
Kemampuan Perangkat Desa Dalam Pelaksanaan Administrasi Pemerintahan di Desa Tewah Pupuh Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur
Penelitian ini dilatarbelakangi Administrasi pemerintahan desa merupakan suatu kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh Kepala Desa beserta Perangkat Desa dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat. Telah ditetapkan Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2016 Tentang Administrasi Pemerintahan Desa, Maka, perangkat desa semakin dituntut dalam kerja keras dan kemampuan yang optimal guna memperlancar pelaksanaan tugas pemerintahan. Format-format administrasi yang ada dikantor Desa Tewah Pupuh masih tidak sesuai dengan format seperti diatas dan masih menggunakan tulisan tangan. Berdasarkan justifikasi masalah diatas, maka peneliti tertarik untuk mengetahui serta mendalami sejauh mana kemampuan perangkat desa dalam pelaksanaan administrasi pemerintahan desa serta faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pelaksanaan administrasi pemerintahan desa. penelitian ini adalah Untuk mengetahui secara mendalam kemampuan perangkat desa dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintah di Desa Tewah Pupuh Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur. Metode penelitiannya adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan tiga komponen yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, Verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Berdasarkan Hasil Wawancara, Observasi dan Dokumentasi di Kantor desa Tewah Pupuh Kecamatan Benua Lima Kabupaten Barito Timur Analisis Kemampuan Perangkat Desa Dalam Pelaksanaan Administrasi Pemerintahannya dapat dilihat dari keterampilan, pendidikan, pelatihan, dan pengalamannya. Kemampuan Perangkat Desa Tewah Pupuh dalam pelaksanaan tugas administrasi pemerintahan desa masih kurang optimal. Seperti masih minimnya pengetahuan, kurangnya sumber daya dan kurangnya rasa tanggungjawab perangkat desa terhadap tugasnya. Dengan ditambah juga Faktor- Faktor penghambat seperti Disiplin Perangkat Desa, Dukungan Pemerintah, Kondisi Kerja yang tidak kooperatif, kolaboratif, kurangnya kejelasan tugas dan tanggungjawab masing-masing perangkat. Saran penelitian, Pemerintah Kabupaten harus lebih sering memberikanb pelatihan agi perangkat desa, dengan maksud agar dari hasil pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan / keterampilan perangkat desa dalam berbagai aspek yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Sebagai Perangkat ( Pegawai Negeri ) yang telah mengangkat sumpah janji, hendaknya dapat meningkatkan aktualisasi sebagai seorang pelayan publik dalam hal kedisiplinan dari segi waktu kerja yang telah ditetapkan oleh pemerintah kabupaten, serta meningkatkan dedikasi dan komitmen sebagai abdi masyarakat
Pengawasan Terhadap Produk Makanan yang Tidak Sesuai Dengan Standar Izin Edar Oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kota Palangka Raya
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengawasan BPOM Terhadap Produk Makanan Yang Tidak Sesuai Dengan Standar Izin Edar Di Kota Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Peneliti ingin mendeskripsikan Pengawasan BPOM Terhadap Produk Makanan Yang Tidak Sesuai Dengan Standar Izin Edar Di Kota Palangka Raya dengan menggunakan 4 (Empat) indikator Pengawasan yaitu Standar, Kegiatan Pengawasan, Perbandingan, dan Koreksi. Sumber data terdiri dari data primer yakni hasi wawancara dengan 1 orang pejabat , 1 warga produsen/distribusi dan 1 warga sedangkan sumber data sekunder berupa dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengawasan BPOM Terhadap Produk Makanan Yang Tidak Sesuai Dengan Standar Izin Edar Di Kota Palangka Raya pada indikator 1) standar aturan yang telah ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Kota Palangkaraya belum terlakasana dengan baik, 2) Kegiatan Pengawasan belum berjalan dengan baik karena tidak rutinnya pelaksanaan sidak ke beberapa pelaku usaha produksi atau distribusi makanan, 3) Perbandingan sudah terlaksana dengan baik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Kota Palangkaraya dengan menyediakan pelayanan terkait laporan atau pengaduan kepada masyarakat yang merasa didaerahnya terdapat pelanggaran oleh oknum pelaku usaha produsen atau distribusi makanan. 4) Koreksi belum berjalan dengan baik karena kurang maksimalnya penerapan sanksi yang diberikan disebabkan tidak rutinnya pelaksanaan sidak oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan di Kota Palangkaraya
Laporan Pengabdian Masyarakat "Peningkatan Mutu Dan Kualitas Madu Kelulut"
Madu merupakan salah satu pemanis alami yang digunakan dalam industri makanan. Madu dari Trigona sp. atau kelulut atau klanceng merupakan cairan kental yang mengandung berbagai macam molekul antara lain glukosa dan fruktosa sebesar 80-85%, dan air sebanyak 30-35%. Tingginya kadar air madu menyebabkan rasa madu menjadi asam dan keawetan ata daya simpan menjadi lebih pendek.
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada masyarakat pembudidaya madu kelulut di Desa Anjir Pulang Pisau. Dimana belum ada perlakuan dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitas hasil panen madu kelulut sehingga masih memiliki kadar air tinggi dan kualitas rasa masih terasa asamnya. Memlui transfer teknologi, diharapkan adanya peningkatan mutu dan kualitas madu kelulut melalui pengurangan kadar air, diharapkan bisa meningkatkan mutu dan kualitas madu kelulut, yaitu rasa lebih manis dan daya simpan lebih lama.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat pembudidaya lebah madu kelulut yang berada di Desa Anjir Pulang Pisau mampu menggunakan alat Brixrefractometer untuk mengukur dan mengetahui kadar air madu kelulut. Mayarakat juga dapat melakukan proses penurunan kadar air madu kelulut dengan menggunakan alat Dehumidifier. Selanjutnya kegiatan ini mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa melalui penurunan kadar air madu kelulut, maka rasa madu lebih manis dan daya simpan lebih lama
Irritation Test of Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) Extract Cream with Human Patch Test Method
opical agents indicated for the treatment of acne have the potential to cause irritation or allergic contact dermatitis. This study investigates the irritancy potential of anti-acne cream of bawang dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) previously tested for microbiological effectiveness with the lowest concentration of 5% and the highest concentration of 20%. The method used in this study is the human patch test. A total of 20 volunteers were recruited for the patch test study, testing the cream. The result showed that all volunteers did not experience irritation both in the 5% or 20% bawang dayak extract cream formulations. However, the interview results were found that some volunteers experienced a slight itching without any significant skin adverse reactions on the cream application. Therefore, based on these initial findings it can be safely concluded that the cream of bawang dayak does not cause significant skin adverse reaction and good enough for further development for anti-acne cream dosage form
Kinerja Guru Honorer Pada Madrasah Ibtidayah Miftahul Jannah Kota Palangka Raya
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kinerja guru honorer dan mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat kinerja guru honorer di MI Miftahul Jannah Kota Palangka Raya, Pahandut Sebrang, Palangkaraya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kinerja guru yang diukur dari indikator kualitas kerja, produktivitas, dan tanggung jawab guru honorer di MI Miftahul Jannah sudah mampu mencapai beberapa aspek dengan baik, dilihat dari kemampuan mereka dalam melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan kompetensi. Namun, ada beberapa aspek pula yang masih kurang maksimal dalam melaksanakannya seperti dalam mengolah metode pembelajaran, dan wawasan pembelajaran yang kurang bervariatif serta tingkat kedisiplinan guru pada madrasah ini juga dinilai masih kurang. (2) faktor penghambat kinerja guru honorer di MI Miftahul Jannah adalah kurangnya media atau alat peraga, tingkat kedisiplinan, serta metode pengajaran yang masih monoton. Dan (3) faktor yang mendukung kinerja guru honorer di MI Miftahul Jannah adalah dukungan yang diterima, dan iklim kerja yang kondusif
Implementasi Peran Protokol dan Komunikasi Pimpinan di Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya (Studi Penelitian di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya)
Peran Protokoler sangatlah penting dalam pelaksanaan kegiatan Upacara dan Seremonial sifatnya terutama dalam hal yang berhubungan dengan Tata Tempat, Tata Upacara, Tata Penghormatan sehingga Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2010 Tentang Keprotokolan. Karena peran protokol sangat penting penting dalam suksesnya sebuah acara baik acara kenegaraan ataupun acara resmi dengan memberikan penghormatan kepada pejabat sesuai dengan jabatan yang dipangkunya. Peran Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan sangat sentral dalam mengatur Pimpinan Daerah terutama dalam hal kegiatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah banyak macamanya bukan hanya kegiatan Pemerintahan saja tetapi melaikan kegiatan yang dilaksanakan oleh Oeganisasi Kemarsayarakatan, Organasasi Keagamaan, Organisasi Kepemudaan dan banyak lagi kegiatan yang diprakasai berbagai elemen masyarakat lainnya. Tujuan Penelitian ini dalam rangka mengetahui Peran Protokol dan Komunikasi Pimpinan dalam mengatur sinergitas dalam pengaturan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dengan Organisasi Perangkat Daerah, Lembaga/ Instansi dan Organisasi lainnya sehingga dapat mendukung kesuksesan program Kerja Pemerintah Kota Palangka Raya Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari observasi, wawancara, dan mengumpulkan dokumen. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Peran Protokol dan Komunikasi Pimpinan sangat penting dalam mengatur sinergitas dalam pengaturan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dengan Organisasi Perangkat Daerah, Lembaga/ Instansi dan Organisasi lainnya sehingga dapat mendukung kesuksesan program Kerja Pemerintah Kota Palangka Raya
Belajar & Pembelajaran
Belajar merupakan tindakan dan perilaku siswa yang kompleks. Sebagai tindakan, maka belajar hanya dialami oleh siswa sendiri. Siswa adalah penentu terjadinya atau tidak terjadinya proses belajar. Proses belajar terjadi berkat siswa memperoleh sesuatu yang ada di lingkungan sekitar. Lingkungan yang dipelajari oleh siswa berupa keadaan alam, benda-benda, hewan, tumbuh-tumbuhan, manusia, atau hal-hal yang dijadikan bahan belajar. Tindakan belajar tentang suatu hal tersebut tampak sebagai perilaku belajar yang tampak dari luar
Plagiarism Checker "The Utilization of The Zoom Cloud Meeting Application In The Economic Learning Process For Students"
Efektifitas Pemberian Kapur Dolomit dan Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Kualitas Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) pada Lahan Berpasir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh interaksi perlakuan kapur dolomit dan pupuk kandang ayam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kualitas tanaman terong ungu pada lahan berpasir, (2) pengaruh perlakuan kapur dolomit berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kualitas tanaman terong ungu pada lahan berpasir, (3) pengaruh perlakuan pupuk kandang ayam berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kualitas tanaman terong ungu pada lahan berpasir. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Penelitian dan Percobaan (KP2) Fakultas Pertanian dan Kehutanan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan November 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor dengan 3 kelompok. Faktor pertama yang diteliti adalah pemberian kapur dolomit (D) dengan 3 taraf yaitu : D1 = 7 t ha , D3 = 11 t ha -1 , D2 = 9 t ha -1 -1 . Faktor kedua adalah pemberian pupuk kandang ayam (A) dengan 3 taraf, yaitu : A1 = 20 t ha , Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi perlakuan kapur dolomit dan pupuk kandang ayam berpengaruh nyata terhadap berat segar buah per tanaman terong ungu yang dipanen selama 3 kali panen pada umur 50, 56 dan 62 HST. Hasil tertinggi diperoleh pada kombinasi perlakuan D3A3 (dosis 11 t ha -1 , A2 = 30 t ha -1 , A3 = 40 t ha -1 kapur dolomit dan 40 t ha -1 -1 pupuk kandang ayam. Namun disarankan menggunakan perlakuan D1A3 karena tidak berbeda nyata dengan D3A3 menurut uji BNJ dalam meningkatkan produksi berat segar buah per tanaman terong ungu
Pengaruh Waktu Penundaan Terhadap Hasil Pemeriksaan Asam Urat Dengan Metode Uricase-Peroxidase
Di laboratorium terdapat sampel yang ditunda pemeriksaannya, sampel tersebut adalah serum simpan yang digunakan untuk pemeriksaan konfirmasi dan pengulangan terhadap hasil yang masih diragukan. Penundaan pemeriksaan dapat mempengaruhi beberapa pemeriksaan laboratorium salah satunya pemeriksaan asam urat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu penundaan terhadap hasil pemeriksaan asam urat dengan metode Uricase-Peroxidase. Metode pemeriksaan asam urat yang digunakan yaitu Uricase-Peroxidase menggunakan fotometer 5010 v5+. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang jumlah respondennya sebanyak 17 orang yang dipilih secara acak (Random Sampling). Serum yang diperoleh dibagi menjadi 3 kelompok dan dilakukan pemeriksaan asam urat dengan waktu penundaan pemeriksaan segera (0 Hari), tunda 3 hari dan tunda 5 hari pada suhu 2-8 ˚C. Hasil uji secara statistik diperoleh nilai signifikan One Way ANOVA sebesar 0,637 (>0,05) yang berarti tidak ada pengaruh pada hasil penundaan pemeriksaan asam urat