Repository Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Not a member yet
667 research outputs found
Sort by
Pengaruh Dosis Pupuk Kandang Sapi Terhadap Budidaya Jagung Manis Pada Lahan Berpasir
Tujuan penelitian adalah mencari dosis efektif pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan
dan hasil tanaman jagung manis di lahan berpasir. Penelitian menggunakan Rancangan
Acak Kelompok dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 16 petak percobaan.
Perlakuan pupuk kandang sapi diberikan 2 minggu sebelum tanam, dengan dosis sesuai
masing-masing perlakuan yaitu 0 t ha
-1
(S0) 15 t ha
-1
(S1) 20 t ha
-1
(S2) dan 25 t ha
-1
(S3).
Hasil penelitian ditemukan bahwa pemberian pupuk kandang sapi berpengaruh nyata
terhadap semua variabel pertumbuhan. Sedangkan variabel komponen hasil berupa bobot
tongkol tanpa kulit per tanaman terbukti dosis 25 t ha
-1
(10 kg petak
-1
) merupakan
perlakuan terbaik dan menghasilkan bobot tongkol sebesar 202,10 g tanaman
-1
(8.5 t ha
-1
)
Bukti Korespondensi "Teknologi Peningkatan Kualitas Hasil Panen Jagung (Zea mays L.) di Lahan Berpasir"
Pengaruh Rendaman Air Gambut Terhadap Kuat Tekan Beton Normal
Pulau Kalimantan khususnya Kalimantan Tengah memiliki luasan lahan gambut yang signifikan, tersebar di seluruh wilayah terutama di daerah dataran rendah. Salah satu sifat fisis air gambut yang umum adalah tingkat keasaman yang tinggi, dengan pH<5. Penelitian mengenai pengaruh air gambut terhadap beton khususnya beton normal menjadi penting untuk dilakukan di Kalimantan, untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya. Penelitian dilakukan dengan basis beton normal K-300 (300 kg/cm2). Agregat kasar batu asal Tangkiling (dipecah) dan agregat halus pasir dari penambangan pasir alam di kota Palangka Raya. Pembuatan campuran beton merujuk SNI 03-2834-2000 dengan sampel kubus, jumlah sampel 24. Sampel beton dirawat dengan dua cara, yaitu dengan rendaman air jenuh kapur dan dengan rendaman air gambut. Lama perawatan 7, 14, 21 dan 28 hari. Hasil dari penelitian ini adalah untuk tiap periode rendaman kuat tekan beton normal yang dirawat dengan rendaman air gambut mengalami penurunan kuat tekan dibanding beton yang dirawat dengan rendaman air jenuh kapu
Formulasi dan Aktivitas Antibakteri Krim Anti Acne Ekstrak Etanol Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb.) terhadap Staphylococcus epidermidis
Bawang Dayak merupakan salah satu tumbuhan khas Kalimantan yang berkhasiat
sebagai obat tradisional. Secara empiris umbi Bawang Dayak dikenal memiliki
khasiat untuk penyakit kulit seperti jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan sifat fisik dari krim ekstrak etanol umbi Bawang Dayak pada
hari ke-0 dan hari ke-7, serta untuk mengetahui aktivitas antibakterinya terhadap
bakteri S. epidermidis dengan metode Disc Diffusion (kirby-bauer). Formulasi krim
dibuat dalam berbagai variasi konsentrasi ekstrak etanol Bawang Dayak, F1 (5%), F2
(10%), F3 (15%), dan F4 (20%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim F1 pada
hari ke-0 memenuhi semua syarat uji homogenitas, pH, daya lekat, dan daya sebar.
Selanjutnya, semua formulasi krim anti acne ekstrak etanol umbi Bawang Dayak
memiliki kemampuan menghambat bakteri Staphylococcus epidermidis pada F1 (5%),
F2 (10%), F3 (15%), dan F4 (20%) dengan diameter zona hambat secara berturutturut
10,4±0,3
mm;
12,9±3,7
mm;
14,9±0,8
mm;
dan
14,6±0,5
mm
pada
hari
ke-0,
dan
zona
hambat
berturut-turut
12,9±1,5
mm;
16,9±1,0
mm;
19,3±1,0
mm;
dan
20,3±1,4
mm
pada
hari
ke-7
yang
berarti
terjadinya
peningkatan
daya
hambat
pada
hari
ke-7. Penelitian ini menunjukkan potensi krim ekstrak etanol umbi Bawang
Dayak sebagai anti acne, namun perlu penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan
komposisi dan stabilitas formulasi sehingga dapat dikembangkan sebagai produk
krim anti acne
Laporan Penelitian "Evaluasi Waktu Tunggu Pelayanan Resep di Instalasi Farmasi RSUD Parenggean"
Pelayanan Farmasi Rumah Sakit merupakan salah satu kegiatan di rumah sakit yang menunjang pelayanan kesehatan yang bermutu. Salah satu parameter untuk mengukur kualitas atau mutu pelayanan kefarmasian khususnya di Instalasi RSUD Parenggean adalah waktu tunggu pelayanan resep obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana waktu tunggu pelayanan resep di Instalasi Farmasi RSUD Parenggean. Penelitian ini di lakukan dengan metode survey dan observasi di lapangan dengan cara mengamati dan pengambilan data secara langsung. Namun metode penelitian adalah deskriptif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian di Instalasi Farmasi RSUD Parenggean sudah sesuai dengan standar pelayanan minimal rumah sakit berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 129 tahun 2008 yaitu untuk resep non racikan 4,57 menit dan racikan 11,02 menit dan jika dilihat dari standar Keputusan Menteri Kesehatan, waktu tunggu tersebut sudah memenuhi standar persyaratan Keputusan Menteri Kesehatan
Laporan Penelitian "Manajemen Pengkaderan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah"
Kehidupan organisasi modern berciri dominan yang berpengaruh ialah adanya kondisi yang menunjukkan pertentangan atau saling berlawanan antara hal-hal seperti: tuntutan organisasi dengan keinginan masing-masing anggota organisasi, pekembangan ilmu dan teknologi yang canggih dengan system social tradisional, stabilitas dengan inovasi, keseragaman dengan perubahan, persesuaian dengan kreativitas, perkembangan dinamika organisasi dengan birokrasi yang sempit, dan sebagainya. Proses tersebut akan terus terjadi dan tidak pernah berhenti. Persoalan yang muncul adalah bagaimana pemimpin suatu organisasi itu dapat mengatasi dan menyelaraskan segala macam kontradiksi tersebut untuk mendukung tercapainya tujuan suatu organisasi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif untuk mendeskripsikan manajemen pengkaderan pimpinan wilayah pemuda Muhammadiyah Kalimantan Tengah. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif dan metode deskriptif, yang berguna untuk membahas terkait manajemen pengkaderan. Hasilnya menarik, kegiatan yang dilakukan sesuai dengan informasi bahwa tidak lulus semua dikarenakan dilaksanakan dalam keadaan covid sehingga ada beberapa yang menjadi faktor kendala salah satunya tidak mengerjakan tugas yang diberikan dari instruktur serta waktu yang dilakukan menyesuaikan dengan peserta. Dalam hal ini pihak pelaksana bidang kaderisasi melakukan remedial guna memberikan kesempatan kepada peserta agar dapat memperbaiki dari hasil yang didapatkan, dengan memberi soal dalam bentuk essay. Dari hasil evaluasi ini untuk memacu peserta agar lebih memperhatikan tugas dan tanggung jawab untuk menjadi kader yang tangguh
Ruang Barisan Orlicz dan Ruang Dualnya
Di dalam makalah ini akan dikaji sifat-sifat ruang barisan Orlicz l. Selanjutnya, akan diselidiki karakteristik ruang dual ruang barisan Orlicz dan keterkaitannya dengan ruang barisan yang dibangun oleh pasangan fungsi Orlicz komplementernya. Untuk mencapai tujuan tersebut pada ruang barisan Orlicz l akan digunakan norma Luxemburg dan norma-. Dengan menggunakan kedua norma, karakterisasi ruang barisan Orlicz berhasil ditelaah. Hasil-hasil yang lebih khusus ditelaah untuk fungsi Orlicz yang memenuhi kondisi-2. Secara umum, ruang dual ruang barisan Orlicz merupakan himpuan bagian ruang barisan yang dibangun oleh pasangan fungsi Orlicz komplementernya. Lebih lanjut, untuk fungsi Orlicz yang memenuhui kondisi-2, ruang dual ruang barisan Orlicz merupakan perumuman di ruang barisan lp dengan 1<p<∞
Bukti Korespondensi "Teknik Peningkatan Kesuburan Lahan Berpasir Dengan Perlakuan Pupuk Kandang Ayam Pada Budidaya Kacang Tanah"
Stabilisasi Tanah Gambut Palangka Raya Dengan Bahan Campuran Tanah Non Organik, Semen Dan Zat Aditif
Palangka Raya merupakan kota yang memiliki tanah gambut dihampir seluruh wilayah dengan cakupan yang luas. Pembangunan jalan raya di kota Palangka Raya dilakukan diatas tanah gambut dimana memili permasalahan terhadap kekuatan daya dukung tanah dalam menahan beban lalu lintas diatasnya. Usaha perbaikan tanah gambut dilakukan dengan cara stabilisasi. Stabilisasi tanah adalah usaha untuk merubah atau memperbaiki sifat-sifat teknis tanah agar memenuhi syarat teknis tertentu. Pada penelitian akan dilakukan perbaikan tanah gambut secara kimiawi dengan menggunakan semen dan zat aditif sebagai bahan stabilisasi dan melihat seberapa besar pengaruh campuran tanah non organik, semen, dan zat aditif terhadap kekuatan tanah gambut yang telah distabilisasi. Parameter pengujian yang akan dilaksanakan meliputi pengujian sifat fisik dan sifak mekanis seperti pengujian berat jenis, pemadatan standar dan CBR. Nilai CBR campuran tanah gambut dan tanah granit tanpa semen dan zat aditif cair diperoleh sebesar 7,00%. Sedangkan pada penambahan semen 5% dan zat aditif cair 0% nilai CBR naik menjadi 8,20%. Sedangkan pada penambahan semen 5% dan zat aditif cair 5% nilai CBR naik menjadi 8,60% Untuk selanjutnya pada penambahan zat aditif 10% dan 15% secara berturut-turut CBR campuran tanah mengalami peningkatan masing-masing  sebesar 9,80% dan 10,30%
Laporan Penelitian "Peran Masyarakat dalam Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan"
Kebakaran hutan bukan hanya menimbulkan bencana lingkungan dimana
terjadi deforestasi dan degradasi hutan pasca kebakaran, namun juga seringkali
menyebabkan bencana asap yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan
masyarakat sekitar. Permasalahan ini membutuhkan penanganan yang serius, aspek
pencegahan yang dilaksanakan membutuhkan peran serta masyarakat setempat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran masyarakat dalam pencegahan
dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Desa Tumbang Nusa dengan
menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu dilakukan dengan cara
mendeskripsikan secara menyeluruh data yang diperoleh selama proses penelitian.
Berdasarkan hasil penelitian, Peran serta masyarakat di Desa Tumbang Nusa dalam
pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan masih rendah. Hal ini
dibuktikan dari keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan dan
penanggulangan kebakaran hutan dan lahan sangat minim. Masyarakat berpendapat
bahwa tanggung jawab untuk menjaga hutan dan lahan adalah tugas dari kelompok
MPA