Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Not a member yet
    98 research outputs found

    HUBUNGAN PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MENGKONSUMSI TABLET PENAMBAH DARAH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIHERAN TAHUN 2024

    No full text
    Prevalensi anemia pada balita sebesar 40,5%, ibu hamil sebesar 50,5%, ibu nifas sebesar 45,1%, ibu hamil puteri usia 10-18 tahun sebesar 57,1%, dan usia 19-45 tahun sebesar 39,5%. Wanita mempunyai risiko terkena anemia paling tinggi terutama pada ibu hamil. Tujuan, untuk mengetahui hubungan pengetahuan, motivasi dan peran petugas kesehatan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet penambah darah di Wilayah Kerja Puskesmas Ciheran Tahun 2024. Metode, jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan Cross Sectional. populasi tersebut harus memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Populasi dalam penelitian ini adalah 247 orang dengan jumlah sempel 72 orang. analisis dalam penelitian ini mengunakan univariat dalam bentuk persentasedan Bivariat dengan mengunakan chi squere. Hasil penelitian menunjukkan, lebih dari setengahnya responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 37 orang (51,4%), sebagian besar responden memiliki motivasi tinggi sebanyak 50 orang (69,4%), lebih dari setengahnya responden berpendapat bahwa petugas kesehatan berperan sebanyak 49 orang (68,1%), dan lebih dari setengahnya responden tidak patuh dalam mengkonsumsi tablet penambah darah sebanyak 39 orang (54,2%). Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi tablet penambah darah nilai P (0,016) lebih kecil dari nilai α (0,05). Terdapat hubungan antara motivasi dengan kepatuhan konsumsi tablet penambah darah , diketahui bahwa nilai P (0,019). Terdapat hubungan antara peran bidan dengan kepatuhan konsumsi tablet penambah darah nilai P (0,040) lebih kecil dari nilai α (0,05

    HIPOPLASIA ARTERI SEREBRI ANTERIOR

    No full text
    Hipoplasia segmen A1 adalah varian fatal yang tidak biasa dari sirkulus Willisi dan insiden berkisar antara 1% hingga 16% yang diamati pada angiogram, laporan otopsi, dan diseksi anatomi.  Hipoplasia segmen anterior  AI lebih banyak pada pria daripada wanita dan lebih umum di sisi kanan daripada sisi kiri. Indikasi neurologis akibat hipoplasia segmen anterior yang sering seperti sakit kepala, pusing, ketidakstabilan visual, mual, kelemahan ekstremitas dan kejang serta sebagian besar kasus dikaitkan dengan CIS. A1ACA hipoplastik sering dikaitkan dengan iskemia cabang terminal ACA ipsilateral yang terganggu oleh aliran darah melalui ACA kontralateral

    SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EFEKTIFITAS PERAWATAN LUKA KONSEP LEMBAB PADA PERAWATAN LUKA DIABETES : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EFEKTIFITAS PERAWATAN LUKA KONSEP LEMBAB PADA PERAWATAN LUKA DIABETES

    No full text
    Diabetes merupakan kondisi kronis yang terjadi ketika pankreas tidak dapat membuat insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Salah satu komplikasi berbahaya adalah luka diabetes. Moist wound healing merupakan metode untuk mempertahankan kelembaban luka dengan menggunakan balutan menjaga kelembaban sehingga pertumbuhan jaringan dapat terjadi secara alami dan penyembuhan luka lebih cepat. Literature review ini bertujuan membahas efektifitas metode perawatan luka lembab (moist) pada luka kaki diabetes. Metode penelitian menggunakan desain systematic literature review dengan pencarian menggunakan database Pub Med, Garuda Journal, Google Scholar. Seleksi menggunakan PICOS dengan kriteria inklusi akses terbuka, full text, tahun terbit kurang dari 10 tahun, usia populasi 19-65 tahun, RCT, menunjukan efektifitas dalam bentuk durasi kesembuhan luka kaki diabetes. Hasil dari 10 jurnal menyebutkan moist wound healing dengan NPWT dan oksigen efektif mempercepat penyembuhan. Temuan penelitian yakni tidak ada yang perbedaan antara modern dressing dengan metode moist wound healing, terapi mois dengan kombinasi oksigen akan lebih efektif, NPWT mengkondisikan kelembaban lingkungan luka membantu menghindari terjadinya infeksi dan mempercepat proses penyembuhan luka

    EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (CAMELLIA SINENSIS) DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI PREVOTELLA INTERMEDIA

    No full text
    Latar belakang: Salah satu bakteri penyebab periodontitis pada plak gigi adalah Prevotella intermedia, yang merusak ligamen periodontal dan tulang alveolar. Ada banyak tumbuhan berbeda yang biasa digunakan untuk mengobati penyakit periodontal, termasuk teh hijau. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis) dalam menghambat bakteri Prevotella intermedia. Metode: Penelitian ini menggunakan uji eksperimental secara in vitro dengan menggunakan desain post-test control only group dan teknik disk difussion. Sampel pada penelitian berjumlah 25 sampel yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan masing-masing kelompok 1 25%, kelompok 2 45%, kelompok 3 65%, Kelompok 4 Klorheksidin dan kelompok 5 Aquades. Uji statistik yang digunakan adalah Analisis of Varians (ANOVA). Hasil: Zona halo kelompok 1 sebesar 10,75 mm, kelompok 2 sebesar 14,02 mm, kelompok 3 sebesar 14,80 mm, kelompok 4 sebesar 21,48 mm dan kelompok 5 sebesar 0 mm. Hasil Uji Analisis of Varians (ANOVA) didapatkan hasil p-value menunjukkan nilai sebesar 0,000<0,5. Kesimpulan: Daun teh hijau (Camellia sinensis) efektif menghambat pertumbuhan bakteri Prevotella intermedi

    HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) SESUAI STANDAR PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS WASAH KECAMATAN SIMPUR

    No full text
    oai:ojs2.jurnal.researchideas.org:article/179Introduction: In the ANC examination of pregnant women at Wasah Health Center who made visits in 2023 as many as 81 pregnant women from the target achievement of 101 pregnant women, pregnant women who made visits in the third trimester according to the standard were 61 (66.3%) the target is still far below the standard. Family support is a reinforcing factor that influences pregnant women to make ANC visits. Objective: to determine the relationship between family support and compliance with antenatal care visits according to standards in third trimester pregnant women at Wasah Health Center, Simpur District, 2024. Methods: This study uses quantitative observational with analytic survey method using cross-sectional approach. The population in this study amounted to 50 people, with total sampling technique. The independent variable in this study was family support. The dependent variable in this study was adherence to ANC visits in pregnant women.  Data collection using a questionnaire. Data were analyzed using Chi Square test with significance α = 0.05. Results: Compliance with ANC visits according to standards in third trimester pregnant women as many as 40 people (80%) and as many as 10 people (20%) are not according to standards. Family support most mothers get family support as many as 36 people (72%) and 14 people (28%) do not support. The results of the Chi Square test of family support with compliance with ANC visits according to standards in third trimester pregnant women in the Wasah Health Center work area (p-value = 0.030 (<0.05). Conclusion: There is a relationship between family support and compliance with ANC visits according to standards in third trimester pregnant women in the Wasah Health Center working area

    STRATEGI PENANGANAN KEKURANGAN ENERGI PROTEIN KRONIS PADA IBU HAMIL PADA PUSKESMAS KABAWO

    No full text
    Chronic Protein-Energy Deficiency in pregnant women is a serious nutritional problem in Indonesia that significantly impacts the health of both the mother and the fetus. This condition increases the risk of complications such as prolonged labor, postpartum hemorrhage, and maternal death, as well as disrupting fetal growth, with potential outcomes including miscarriage, low birth weight (LBW), neonatal death, and anemia. Therefore, this study is crucial for identifying effective solutions to address Chronic Protein-Energy Deficiency, particularly in the work area of Puskesmas Kabawo, considering that data from 2024 show that 34 pregnant women are experiencing these symptoms. The data for this research were obtained through interviews and document studies. The findings indicate that the factors contributing to Chronic Protein-Energy Deficiency in pregnant women in the Puskesmas Kabawo area include inadequate nutritional intake, irregular eating patterns, stress, and anemia. In response, Puskesmas Kabawo conducts routine check-ups, provides nutritional supplements such as iron, folic acid, and calcium, and offers education on balanced diets and psychological support. These efforts align with the guidelines set by the Ministry of Health of Indonesia and the Indonesian Obstetrics and Gynecology Association (POGI), aimed at improving the well-being of both mother and fetus during pregnancy

    Laporan Kasus : Kematian Mendadak Seorang Pria Berusia 51 Tahun Case Report: Sudden Death of a 51-Year-Old Man

    No full text
    Sudden death is defined as a natural death that occurs suddenly, unexpectedly, is witnessed, and occurs within 1 hour after the onset of symptoms or, if not witnessed, within 24 hours after the last seen alive and symptom-free. One hospital in Ethiopia reported that 4,942 autopsies were performed in 2020-2021, with 568 cases caused by sudden death. The primary cause of sudden death is cardiovascular disease. Additionally, more than one-third of the cases had a history of chronic illness, with diabetes mellitus being the most common condition. This report includes an analysis of the case of a 51-year-old man who was referred to the Cilegon City Social Service Department with a diagnosis of post-excisional debridement ulcer disease and a history of diabetes mellitus. The following day, the victim was found lying down, suspected to have passed away in his room

    Kerjasama Pemerintah dan Swasta dalam Penyediaan Air Bersih

    No full text
    Sebagai salah satu infrastruktur dasar yang mendukung pembangunan, air bersih sebenarnya memiliki lebih banyak keterlibatan sektor swasta dibandingkan sektor lainnya karena dianggap sebagai sektor yang harus memberikan lebih banyak manfaat sosial, sehingga dibangun dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).  Kerja Sama Pemerintah Swasta (KPS), juga dikenal sebagai Public Private Partnership (PPP), telah banyak diterapkan untuk mendukung penyediaan infrastruktur.  Banyak negara telah menerapkan KPS dengan berbagai pertimbangan, mulai dari keterbatasan anggaran pemerintah hingga keyakinan bahwa sektor swasta lebih profesional dalam mengelola infrastruktur.  Pada kenyataannya, sejumlah besar PAM terus beroperasi di lingkungan yang tidak menguntungkan dan menghadapi banyak tantangan saat mencoba meningkatkan kinerja komersial mereka.  Jurnal ini didasarkan pada penelitian lapangan yang dilakukan di tiga provinsi pada tahun 2013: Jakarta, Banten, dan Jawa Timur.  Implementasi Kemitraan Publik-Swasta (KPS) Infrastruktur Air Bersih diperiksa dalam jurnal ini menggunakan data primer dan sekunder, dengan fokus pada fitur, keberhasilan, masalah, dan kesulitan KPS tersebut.  Wawancara mendalam dengan lembaga-lembaga penting dan kelompok fokus yang terdiri dari pemangku kepentingan terkait digunakan untuk mengumpulkan data primer.  Temuan studi ini dijelaskan melalui analisis deskriptif kualitatif menggunakan kerangka ekonomi pembangunan, ekonomi publik, dan ekonomi kelembagaan.  Temuan dari investigasi menunjukkan bahwa PPP Air Bersih di Indonesia diimplementasikan dalam beberapa model.  Di Jakarta, di mana PAM JAYA (Jakarta Raya) bekerja sama dengan investor dari Singapura (PT AETRA) dan Prancis (PT Lyonnaise Jaya), KPS memiliki masa konsesi terpanjang.  Sayangnya, karena manajemen PT PAM Jaya yang buruk dan posisi tawar yang lemah dalam kontrak kerjasama, keterlibatan sektor swasta dalam pasokan air bersih di Jakarta tidak mampu secara signifikan meningkatkan kinerja layanan atau operasi bisnis.  Meskipun belum sepenuhnya menjadi Kemitraan Publik-Swasta (KPS), yang seringkali merupakan investasi swasta, Tangerang adalah salah satu model yang lebih baik untuk penyediaan infrastruktur air minum.  Provinsi Jawa Timur, yang belum terbentuk karena masalah kelembagaan dan administratif, akan menjadi tuan rumah proyek investasi air minum PPP terbesar

    DAMPAK PENGARUH COVID-19 PADA EFEKTIVITAS PERAWATAN PASIEN TUBERKOLOSIS DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT BHAYANGKARA LEMDIKLAT POLRI

    No full text
    Secara epidemiologi tuberculosis disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini menemukan bahwa COVID-19 memiliki dampak yang signifikan terhadap pasien TB dengan risiko perubahan dalam penatalaksanaan pengobatan tuberkulosis dengan faktor-faktor yang mempengaruhi dampak COVID-19 terutama terkait ARDS, fibrilasi, dan kerusakan alveoli atau emfisema. Dengan latar belakang ini penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi komorbiditas ini memperburuk efek pandemi, menambah kompleksitas penanganan pasien TB dengan faktor yang mempengaruhi seperti sosiodemografi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jumlah sampel 70 pasien yang terdiagnosa TB dan terkofirmasi COVID-19 di instalasi rawat jalan Rumah Sakit Bhayangkara Lemdiklat Polri. Dari hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara pasien TB sebelum dan sesudah pandemik COVID-19. Dan diharapkan dapat memberikan bantuan untuk bagi para profesional kesehatan dalam pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif untuk pasien TB yang terinfeksi COVID-19 dan manfaat tidak hanya bagi pengembangan ilmu pengetahuan di bidang farmasi dan kesehatan

    FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANGSAU TAHUN 2024

    No full text
    Menurut World Health Organization (WHO) Remaja beresiko menderita anemia. Kejadian anemia remaja putri dinegara berkembang 53,7%. Data Puskesmas Angsau tahun 2024 remaja putri mengalami anemia 59,31%. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pola makan, siklus menstruasi, konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Angsau. Jenis penelitian menggunakan desain kuantitatif, dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini Remaja Putri sebanyak 64 responden. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Variabel independen penelitian adalah pola makan, siklus menstruasi, konsumsi tablet tambah darah. Variabel dependen adalah kejadian anemia. Instrument menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square. Penelitian yang mengalami kejadian anemia 81,3%, pola makan kurang baik 79,7%, siklus menstruasi tidak normal 54,7%, tidak teratur mengkonsumsi ttd 73,4%. p-value 0,000 ada hubungan antara pola makan dengan kejadian anemia. p-value 0,02 ada hubungan antara siklus menstruasi dengan kejadian anemia. p-value 0,000 ada hubungan antara konsumsi ttd dengan kejadian anemia.  Terdapat hubungan antara pola makan, siklus menstruasi, konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Angsau Tahun 2024. Diharapkan petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Angsau dapat memberikan penyuluhan edukasi pada remaja putri untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya risiko anemia

    0

    full texts

    98

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇