75643 research outputs found
Sort by
Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Menggunakan Taksonomi Bloom Pada Materi Ips Kelas VI Sekolah Dasar Di Kecamatan Glenmore Banyuwangi
Kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) merupakan kemampuan
berpikir yang tidak hanya mengahafal, tetapi mampu memahami makna yang
terintegrasi dengan analisis, dan evaluasi lalu membuat kesimpulan dengan ide ide yang kreatif. Kemampuan berpikir tingkat tinggi signifikan dengan domain
Kognitif Taksonomi Bloom revisi yaitu C4, C5, dan C6. Pembelajaran di sekolah
dasar pada saat ini telah menerapkan pembelajaran yang berbasis HOTS dengan
tujuan untuk dapat mencetak lulusan yang mampu berpikir kritis, teliti, logis dan
inovatif.
Evaluasi bidang pendidikan di dunia oleh PISA pada tahun 2018 dengan 79
negara partisipan yang termasuk Indonesia, menunjukkan bahwa hasil dari PISA
2018 keberadaan Indonesia berada pada tingkat 10 terbawah dalam tiga kategori
PISA yaitu literasi, matematika, dan sains. Soal-soal pada PISA tergolong dalam
soal HOTS yang berpedoman pada Taksonomi Bloom Revisi. Oleh karena itu
langkah yang perlu dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui pencapaian
kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa menggunakan Taksonomi Bloom pada
materi IPS kelas VI maka perlu diadakannya tes HOTS. Tujuan diadakannya
penelitian ini adalah dapat mendeskripsikan kemampuan berpikir tingkat tinggi
siswa menggunakan Taksonomi Bloom pada materi IPS kelas VI sekolah dasar di
Kecamatan Glenmore Banyuwangi.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Penelitian
dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 adapun tempat
penelitiannya pada tiga sekolah di Kecamatan Glenmore Banyuwangi yaitu SDN
02 Sepanjang, SDN 03 Sepanjang dan SDN 01 Karangharjo dengan jumlah siswa
keseluruhan 83 siswa. Pengumpulan data yang digunakan yaitu tes tulis dan wawancara. Instrumen tes mengacu pada penguasaan konsep dalam Taksonomi
Bloom pada ranah C4 (menganalisis) dan C5 (mengevaluasi).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan berpikir tingkat tinggi
siswa pada materi IPS menggunakan Taksonomi Bloom termasuk dalam kategori
cukup. Berdasarkan pemahaman dengan menggunakan Taksonomi Bloom
menunjukkan SDN 02 Sepanjang memiliki tingkat (C4) menganalisis sebesar
51% kategori cukup, (C5) tingkat mengevaluasi 52% berkategori cukup dengan
rata-rata persentase pemahaman menggunakan Taksonomi Bloom 51,5% dan
berkategorikan cukup. SDN 03 Sepanjang memiliki tingkat (C4) menganalisis
sebesar 55% kategori cukup, tingkat (C5) mengevaluasi 52% kategori cukup dan
rata rata persentase pemahaman menggunakan Taksonomi Bloom 53,5%
berkategorikan cukup. SDN 01 Karangharjo tingkat pemahaman (C4)
menganalisis sebesar 61% kategori tinggi dan (C5) mengevaluasi 49% kategori
cukup dengan rata-rata persentase pemahaman menggunakan Taksonomi Bloom
sebesar 55% berkategorikan cukup. Pemahaman siswa kelas VI pada materi IPS
dengan menggunakan indikator soal memperoleh rata-rata 54% hasil persentase
pemahaman siswa pada materi IPS berkategorikan cukup.
Persentase tiga sekolah pada pemahaman dengan menggunakan Taksonomi
Bloom yaitu SDN 02 Sepanjang 51,5%, SDN 03 Sepanjang 53,5% dan SDN 01
Karangharjo 55%. Pemahaman siswa kelas VI pada materi IPS dengan
menggunakan indikator soal memperoleh rata-rata 54% hasil persentase
pemahaman siswa pada materi IPS berkategorikan cukup. Berdasarkan hasil
penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis HOTS di
sekolah dasar kecamatan Glenmore masih belum dilaksanakan dengan baik.
Adapun saran dari penelitian ini diharapkan penggunaan penilaian yang
berbasis HOTS dapat membiasakan siswa dalam meningkatkan aspek kognitifnya
dalam konteks menyelesaikan suatu masalah, sehingga prestasi, motivasi, dan
sikap positif siswa dapat meningkat juga. Dengan demikian, dapat dijadikan
upaya untuk mengatasi masalah kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang
masih dalam kategori rendahDrs. Nuriman, Ph.D (Dosen Pembimbing)
Fitria Kurniasih, S.TP., M.A (Dosen Pembimbing
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Islamic Social Reporting (ISR) Perusahaan-Perusahaan yang Terdaftar pada Index Saham Syariah Indonesia (ISSI) 2016-2019
Validasi unggah file repositori_Rudi K
Finalisasi unggah file repositori tanggal 18 Mei 2022_KurnadiPenelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menguji dan
menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan kinerja lingkungan
hidup terhadap pengungkapan Islamic Social Reporting (ISR) perusahaanperusahaan yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Subjek yang
digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di ISSI rentang
tahun 2016 hingga 2019 dengan objek penelitiannya adalah laporan tahunan
perusahaan tersebut. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah
perusahaan yang terdaftar di ISSI dengan metode pengumpulan sampel
menggunakan purposive sampling. Sampel yang terpilih berjumlah 39 perusahaan
yang kemudian dilakukan analisis data dengan menggunakan statistik deskriptif, uji
asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ukuran
perusahaan berpengaruh terhadap pengungkapan ISR, sedangkan profitabilitas dan
kinerja lingkungan hidup tidak berpengaruh terhadap pengungkapan ISR.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Agung Budi Sulistiyo, S.E., M.Si., Ak.
Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Ahmad Roziq, S.E., M.M., Ak
The Role of Dynamic Capabilities Based on Digital Literacy on The Performance of Marketing Innovations for Micro, Small and Medium Enterprises
This study aims to determine the effect of environmental strategy on dynamic capabilities based on digital literacy and the performance of marketing innovations for micro, small and medium enterprises. Digital literacy-based dynamic capabilities consist of two important components, namely marketing competencies and research and development competencies. The nature of this research is explanatory where the number of research samples is micro, small and medium enterprises that have used information technology with a total number of respondents as many as 200 micro, small and medium enterprises which are divided proportionally to seven regions in Indonesia with the sampling method using accidental sampling method. The data analysis technique used SEM analysis with the help of AMOS software. The results showed that environmental strategy had no significant effect on marketing competence. Environmental strategy has a significant effect on the direction of a positive relationship to research and development competencies and has a significant effect on the direction of a positive relationship on the marketing innovation performance of micro, small and medium enterprises. Marketing competence and research and development competence have a significant effect with a positive direction of relationship to the marketing innovation performance of micro, small and medium enterprises. Research and development competence has a significant effect on the direction of a positive relationship to the marketing performance of micro, small and medium enterprises
Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Centre of Excellence Coe Bina Keluarga Lansia
Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas.
Persentase lansia di Indonesia meningkat dua kali lipat selama periode tahun
1971-2020 yaitu menjadi 9,92 persen (26 juta-an). Jumlah penduduk lansia di
Kabupaten Situbondo juga mengalami peningkatan menjadi sebesar 100.602 jiwa
pada tahun 2020. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menunjukkan terjadinya
peningkatan angka harapan hidup dari tahun 2010 hingga tahun 2020.
Peningkatan tersebut jika tidak dibarengi dengan kualitas lansia, menyebabkan
lansia menjadi beban pembangunan. Selain masalah kesejahteraan, peningkatan
jumlah lansia berdampak pada masalah kesehatan. Upaya meningkatkan kualitas
lansia dan keluarga yang memiliki lansia, BKKBN menjalankan program
komprehensif dengan membentuk kelompok kegiatan Bina Keluarga Lansia
(BKL). BKL merupakan kelompok kegiatan lansia dan keluarga yang mempunyai
lansia yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan
keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. BKL menjadi wadah bagi
lansia supaya tetap sehat, aktif, produktif, dan mandiri dengan kegiatan yang
dilakukan di kelompok. Kabupaten Situbondo melalui Dinas Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana memiliki sebuah program centre of excelence
(CoE) pada bina keluarga lansia (BKL) yang dilakukan di Kelurahan Mimbaan
Kecamatan Panji.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan dilakukan pada bulan
Januari - Maret 2021. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Jumlah informan sebanyak 23
informan. Informan utama dalam penelitian ini adalah anggota BKL. Informan
kunci dalam penelitian ini yaitu kepala Dinas PPKB, sedangkan informan
tambahan yaitu bidan, kader dan penyuluh KB CoE BKL. Analisa data dalam
penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian, dan kesimpulan data. Metode
triangulasi yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan teknik.Prof. Dr. Zarah Puspitaningtyas, S.Sos, SE, M.Si (Dosen Pembimbing)
dr. Al Munawir, M. Kes, Ph. D (Dosen Pembimbing
Pengaruh Pemberian Imunisasi Intranasal Epitope Protein RrgB 255-270 Streptococcus pneumoniae Terhadap Kadar IL-4
Streptococcus pneumoniae atau pneumokokus merupakan penyebab penyakit community acquired pneumoniae (CAP). Penularan pneumokokus dapat dicegah oleh vaksin, seperti PPV dan PCV. Vaksin tersebut memiliki beberapa kelemahan seperti terbatas pada strain tertentu dan pemberian yang masih bersifat invasif. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan vaksin dari epitope pneumokokus yang diberikan secara intranasal. Salah satu epitope yang dapat digunakan sebagai kandidat vaksin adalah epitope dari protein RrgB penyusun pili, seperti epitope protein RrgB 255-270 dari bakteri Streptococcus pneumoniae yang memiliki komponen antigenik tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian imunisasi intranasal epitope protein RrgB 255-270 Streptococcus pneumoniae terhadap kadar IL-4. Kadar IL-4 diukur dengan metode ELISA dari bilasan hidung tikus wistar yang diimunisasi dengan epitope protein RrgB 255-270 S. pneumoniae secara intranasal. Bilasan hidung yang didapat akan diproses menggunakan metode ELISA untuk menghitung kadar IL-4. Nilai rata-rata kadar IL-4 pada K1 adalah 28,852± 18 ng/L, rata-rata kadar IL-4 pada K2 adalah 20,630 ± 9 ng/L dan rata-rata pada K3 adalah 18,519 ± 6 ng/L. Hasil uji ANOVA Welch menunjukkan nilai p sebesar 0,299. Dapat disimpulkan bahwa imunisasi intranasal epitope protein RrgB 255-
270 S. pneumoniae memberikan perbedaan yang tidak signifikan (dengan p > 0,05)
Setting Rele Diferensial pada Transformator Gardu Induk Banaran Kediri Berbasis Neural Network
Pada perkembangan konsumen listrik saat ini berujung pada penambahan sejumlah besar unit pada pembangkit, saluran transmisi dan jaringan distribusi. Hal ini memang sesuai dengan kemajuan teknologi sekarang ini dimana telah banyak kegiatan tergantung terhadap tenaga listrik yang mana berarti kebutuhan tenaga listrik semakin meningkat. Hal ini menimbulkan bagaimana cara mengatasi keandalan sistem tenaga listrik dan juga peralatan operasional utama yang ada di pembangkit harus dijaga keandalannya dari kerusakan yang diakibatkan adanya gangguan-gangguan di sekitar peralatan tersebut salah satunya yaitu pada transformator. Dalam pengoperasiannya, transformator daya dapat mengalami 2 macam gangguan, yaitu gangguan internal dan gangguan eksternal. Salah satu sistem proteksi utama pada transformator yaitu rele diferensial pada Gardu Induk Banaran Kediri. Rele diferensial ini bekerja sangat selektif dan cepat tanpa waktu tunda. Rele diferensial bekerja pada saat ada gangguan dalam area pengamanannya dibatasi oleh transformator arus dan tidak boleh bekerja pada saat ada gangguan luar. Setting arus pada rele diferensial harus dihitung secara tepat sehingga mencegah adanya kegagalan proteksi dan meningkatkan kehandalan sebuah sistem tenaga listrik. Maka dari itu, terdapat perbandingan setting antara perhitungan konvensional dan menggunakan metode neural network. Selain itu, setelah mengetahui setting rele diferensial menggunakan perhitungan konvensional maupun neural network serta hasil perbandingannya pula, dapat pula diketahui efisiensi trafo yang dapat dilihat dari nilai MSE atau eror yang di peroleh saat training menggunakan neural network. Metode neural network ini merupakan pemproses pemodelan data yang berdasarkan jaringan saraf manusia sehingga untuk metode ini dapat memproses atau memodelkan berbagai macam data seperti data yang tidak lengkap, parsial maupun noisy. Rele diferensial yang digunakan pada GI Banaran kediri yaitu trafo 4, trafo 5 dan trafo 7. Untuk nilai input yang digunakan pada setting yaitu INominal, IRatting, ICT, IRele, IKCT, I1, I2, IRestrain dan ISetting serta untuk nilai target yang digunakan yaitu ErrorMismatch dan IDiferensial. Pada trafo 4 dan trafo 5 memiliki spesifikasi yang sama sehingga hasil pengujiannya pun sama MSE yang diperoleh sebesar 3.0799e-16 dengan epoch sebesar 585 saat jumlah neuron sebesar 8 serta hasil performance sudah bagus, untuk hasil perbandingan antara setting perhitungan konvensional dan neural network yang diperoleh pada ErrorMismatch dan IDiferensial sudah sesuai dengan yang ditargetkan. Pada trafo 7 menghasilkan grafik performance yang bagus, lalu diperoleh nilai MSE sebesar 9.7346e-16 dengan epoch sebesar 269 saat jumlah neuron sebesar 8, pada hasil perbandingan antara antara setting perhitungan konvensional dan neural network yang diperoleh untuk ErrorMismatch sudah sesuai target, sedangkan untuk IDiferensial terdapat selisih hasil akan tetapi hampir mendekati nilai yang diinginkan atau target selisihnya yaitu sekitar sebesar 0,00000002 (2 ) sampai 0,000000033 (3,3) untuk mencapai target. Jadi, dari nilai MSE yang diperoleh pada trafo 4 dan trafo 5 menghasilkan lebih besar nilai MSE atau erornya dan iterasi epoch yang dibutuhnya lebih besar, sedangkan pada trafo 7 MSE yang diperoleh lebih kecil dan iterasi epoch yang dibutuhkan tidak terlalu besar
The Impacts of the COVID-19 Pandemic on the Movement of Composite Stock Price Index in Indonesia
This study aims to determine the impact of the news coverage of the COVID-19 pandemic on the composite stocks’ movement (IHSG) in
Indonesia. This study used secondary data of daily time series with an observation range of March 2020-June 2020. This study used three
main variables, namely, COVID-19 news, the daily price of a composite stock market index (IHSG), and interest rate. This study clarifies
pandemic news into two forms to facilitate quantitative analysis, namely, good news and bad news. Both pandemic news conditions, which
have been clarified, are then processed into the index and reprocessed along with two other variables using vector autoregressive (VAR).
The results showed that the good news have a dominant effect on developing the composite stock price index (IHSG) in Indonesia during
the COVID-19 pandemic. Although the good news dominates the composite stock price index (IHSG) movement in Indonesia, the bad news
must also be anticipated. By implementing a series of macroeconomic policies that follow the conditions of the composite stock price index
(IHSG) movements on the stock exchange floor, the bad news response can decrease the potential for a decline in investor confidence, so
that the financial system’s macroeconomic stability is maintaine
Dengue Fever Risk Assessment Based on Behaviour Prevention on Four Sub Districts in Jember District
Dengue fever is one of the main problems of public health in the world. Dengue Fever has reached a
hundred countries from Afrika up to Western Pacific. Indonesia was the first rank of dengue cases for the
Asia Region in 2010. Jember District is one of the highest bestower dengue cases with changes risk areas.
A surveillance system can be applied as a new solution tool that is used to monitor area conditions for
dengue cases based on prevention as a factor that influenced dengue fever accidents. The purpose of this
study is to assess dengue fever risk based on behaviour prevention. This research method is quantitative
research, with a crossectional design. Four sub-districts that become research area. This research
population is all of the householder on 4 sub-districts in Jember District, and the sample is 100
householders in 4 sub-district. The research tool are documentation, questioner, and observation sheet. The
data analysis are univariate analysis to multivariate analysis. Based on research results, only environmental
factor which not influence dengue case. The most influential factor for dengue incidences in Jember
District is the health behavior for the prevention. The Risk assessment showed that Pakusari subdistrict
with score 44 and Mumbulsari subdistrict with score 42 are in the medium risk, meanwhile Panti
subdistrict with score 56 and Arjasa subdistrict with score 48 are in the low risk
Pengaruh Perkecambahan Padi Ketan Hitam dan Padi Merah terhadap Aktivitas Protein Antioksidan dan Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor
Proses perkecambahan dapat menyebabkan perubahan secara signifikan pada sifat
biokimia biji, antara lain sintesis dan hidrolisis protein. Hidrolisis protein dapat
menghasilkan peptida bioaktif. Protein berupa peptida bioaktif memiliki potensi
sebagai senyawa antioksidan dan antihipertensi. Antioksidan diperlukan untuk
mencegah terjadinya stres oksidatif, salah satunya penyebab hipertensi. Peptida
bioaktif yang dapat berperan sebagai antihipertensi yaitu peptida penghambat
Angiotensin Converting Enzyme-I (ACE-I) yang dapat mencegah pembentukan
angiotensin II. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh proses
perkecambahan terhadap aktivitas protein antioksidan dan ACE inhibitor pada
padi berpigmen. Metode yang digunakan pada percobaan ini yaitu Rancangan
Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama terdiri dari 3
varietas padi, yaitu Merah Wangi, Ketan Hitam, dan IR64 sebagai kontrol. Faktor
kedua adalah waktu perkecambahan yang terdiri dari 0, 2, 4, dan 6 hari. Variabel
yang diamati berupa (1) morfologi kecambah, (2) profil protein, (3) derajat
hidrolisis, (4) aktivitas antioksidan, dan (5) aktivitas ACE inhibitor. Data yang
diperoleh menunjukkan bahwa waktu perkecambahan berpengaruh nyata terhadap
aktivitas antioksidan dan ACE inhibitor pada padi berpigmen. Semakin lama
waktu perkecambahan menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas antioksidan
dan ACE inhibitor pada padi berpigmen. Aktivitas antioksidan tertinggi terdapat
pada perlakuan waktu perkecambahan hari ke-6 pada varietas padi Ketan Hitam
dengan nilai IC50 28,18 µg/mL pada metode ABTS dan 24,84 µg/mL pada metode
hidroksil. Aktivitas ACE inhibitor tertinggi juga terdapat pada waktu
perkecambahan hari ke-6 pada varietas padi Ketan Hitam dengan nilai IC50 09,07
µg/mLDosen Pembimbing Skripsi: Prof. Tri Agus Siswoyo, S.P., M.Agr., Ph.
Perhitungan, Pemungutan dan Penyetoran Pajak Penghasilan Pasal 22 atas Jasa Konsumsi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Mengenai alur pengenaan Pajak Penghasilan Pasal 22 atas Jasa Konsumsi
di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik melalui Praktek Kerja Nyata ini terdapat
beberapa alur yang mengakibatkan terutangnya Pajak Penghasilan Pasal 22 oleh
rekanan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Sesuai dengan Undang-Undang
Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan menjelaskan bahwa pengenaan
Pajak Penghasilan Pasal 22 ada beberapa mekanisme yaitu : (1) terjadinya
transaksi dengan wajib pajak rekanan yang melakukan pengadaan jasa konsumsi
(2) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik memiliki kewajiban untuk menghitung,
memungut, dan menyetor Pajak Penghasilan Pasal 22 atas Jasa Konsumsi (3)
membuat ID Billing yang digunakan untuk menyetorkan Pajak Penghasilan Pasal
22 yang terutang (4) membuat surat setoran pajak atas Pajak Penghasilan Pasal 22
atas Jasa Konsumsi (5) membayarkan pajak terutang kepada bank persepsi atau
kantor pos sebagai bentuk telah memenuhi kewajiban perpajakan kepada negaraDosen Pembimbing : Venantya Asmandani, S.E., M.A., CRA., CRP., AW