75643 research outputs found
Sort by
Strategies of Coffee Farmer’s Adaptation in Facing Commercial System
This study examined strategy of coffee farmer’s adaptation in facing commercial system in Jember Regency. Adaptation strategies are imlpemented by coffee farmer for cutting the marketing channel that has been dominated by the mediator. The research design used descriptive of case study type. Data collection technique used observation, interview, and documentation. The technique of data analysis used an interactive model. The research result showed that there are five adaptation strategies carried out by coffee farmers in Jember Regency, namely the adaptation strategy of farmer resource development, adaptation strategies of online marketing, adaptation strategies of businesses independently, adaptation strategies of developing cooperation and partnership networks, and adaptation strategy of farmer institutional strengthening
Pengaruh Variasi Fraksi Massa Terhadap Sifat Mekanik Komposit Al-Sic Menggunakan Metode Stir Casting
Finalisasi unggah file repositori tanggal 14 April 2022_KurnadiKomposit Al-SiC merupakan komposit yang menggunakan AA6061 sebagai matriks dan
menggunakan SiC sebagai partikel penguat. Variasi fraksi massa yang ditambahkan akan
mempengaruhi sifat mekanik komposit karena komposit Al-SiC memiliki sifat hardenable yang
artinya komposit Al-SiC mampu ditingkatkan sifat mekaniknya tergantung banyaknya variasi
fraksi massa SiC sebagai penguat yang digunakan. Penambahan fraksi SiC samapi persentase
tertentu ke dalam matriks aluminium dapat menikkan sifat mekani, penambahan berlebih justru
akan menurunkannya. Tujuan penelitian ini, mencari komposisi penambahan SiC yang optimum
untuk mengahasilkan kekuatan tarik dan kekerasan maksimum. Variasi fraksi massa yang akan
digunakan pada komposit ini yaitu penambahan SiC 6%, 8%, dan 10% dengan penambahan Mg
sebagai wetting agent. Proses pencampurannya menggunakan pengecoran metode stir casting.
Proses penambahan SiC dan Mg dilakukan pada saat aluminium meleleh sambil diaduk delam
rentang waktu tertentu sebelum dituangkan ke pencetak. Hasil coran dibubut menjadi sspesimen
uji tarik dengan standar ASTM E8/E8M, Spesimen juga diuji kekerasan menggunakan metode
kekerasan Rockwell sesuai standar ASTM E18-15. Hasil dari penambahan SiC 6%; 8% dan 10%
adalah sifat mekanik yang semakin meningkat masing-masing 154,10 MPa, 175,01 Mpa dan
198,14 MPa. Kekerasan komposit Al-SiC juga bertambah masing-masing 30,1 HRF, 48,1 HRF,
dan 66 HRF. Penambahan 10% SiC dan 1% Mg menghasilkan kekuatan tarik dan kekerasan
maksimum dan struktur mikro yang paling baik.Dosen Pembimbing Utama: Ir. Sumarji, S.T., M.T
Dosen Pembimbing Anggota: Mahros Darsin, S.T., M.Sc., Ph.D
Analisis Kelayakan Finansial PT. Kampung Coklat Blitar
Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan yang banyak dibudidayakan di Indonesia hingga menjadi negara penghasil biji kakao terbesar peringkat ketiga di dunia. Produksi kakao yang tinggi perlu didukung dengan adanya agroindustri kakao untuk meningkatkan nilai jual dari kakao yang telah dihasilkan. Peranan agroindustri untuk menghasilkan nilai lebih dari produk pertanian yang dihasilkan dapat mendukung berkembangnya sektor pertanian suatu negara. Salah satu produk jadi hasil pengolahan kakao adalah cokelat. Agroindustri biji kakao yang banyak berkembang di Indonesia adalah bahan baku cokelat yaitu kakao paste, kakao bubuk, dan lemak kakao. Produksi bahan baku cokelat yang banyak di Indonesia memberikan peluang untuk berkembangkan agroindustri cokelat di Indonesia. PT. Kampung Coklat Blitar merupakan salah satu perusahaan agroindustri cokelat di Indonesia. Fenomena yang terjadi saat ini adalah penjualan produk cokelat di PT. Kampung Coklat Blitar mengalami penurunan akibat dari pandemik Covid-19 yang meyebabkan masyarakat mengurangi kegiatan mengunjungi tempat penjualan dan lebih mengutamakan untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok. Fenomena lain yang terjadi adalah harga biji kakao yang sering berfluktuatif menyebabkan harga bahan baku cokelat meningkat. Kedua fenomena yang terjadi dapat menyebabkan kerugian untuk perusahaan dan menjadi resiko dalam investasi pada agroindustri cokelat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kelayakan finansial agroindustri cokelat yang dijalankan PT. Kampung Coklat Blitar (2) tingkat sensitivitas agroindustri cokelat PT. Kampung Coklat Blitar saat terjadi penurunan penjualan dan kenaikan harga bahan baku. Penentuan daerah penelitian mengunakan purposive method atau secara sengaja yaitu PT. Kampung Coklat Blitar. Metode penelitian yang digunakan adalah analitis kuantitatif dan deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kelayakan finansial dan analisis sensitivitas saat terjadi penurunan penjulan sebesar 14,28% dan kenaikan harga bahan baku sebesar 11,75%.
Hasil yang didapat untuk analisis kelayakan finansial adalah nilai NPV sebesar Rp.3.327.431.898,00, Net B/C sebesar 1,96, Gross B/C sebesar 1,063, IRR sebesar 35,578%, PR sebesar 1,96 dan payback periode selama 2 tahun 4 bulan 8 hari. Nilai-nilai kriteria investasi yang didapat menunjukan bahwa agroindustri cokelat yang dijalankan layak secara finansial. Hasil analisis sensitivitas yang didapat adalan agroindusri cokelat saat terjadi penurunan penjualan sebesar 14,28% menghasilkan nilai NPV sebesar Rp.964.368.482,00, Net B/C sebesar 1,278, Gross B/C sebesar 1,02, IRR sebesar 16,716% , PR sebesar 1,278 dan payback periode selama 3 tahun 7 bulan 11 hari. Hasil kriteria investasi yang didapat menunjukan agroindustri cokelat layak secara finansial. Hasil analisis sensitivitas lain yang didapat saat agroindustri cokelat mengalami kenaikan harga bahan baku adalah menghasilkan nilai NPV sebesar Rp.-128.453.577,00, Net B/C sebesar 0,963, Gross B/C sebesar 0,998, IRR sebesar 6,772%, PR sebesar 0,963 dan payback periode selama 4 tahun 9 bulan 17 hari. Hasil kriteria investasi yang didapat menunjukan agroindustri cokelat tidak layak secara finansial. Keputusan yang diambil adalah agroindustri cokelat yang dijalankan tidak sensitif terhadap penurunan penjualan sebesar 14,28% dan sensitif terhadap kenaikan harga bahan baku sebesar 11,75%.Dr.Triana Dewi Hapsari, SP. MP
Studi Pada Pelanggan Voucher Internet Telkomsel di Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat
Industri telekomunikasi khususnya telepon seluler dengan sistem GSM
(Global System for Mobile Communication) di Indonesia semakin berkembang.
Awal mula hanya dapat melakukan komunikasi jarak jauh saja, tetapi sekarang
sudah bisa melakukan internet dengan smartphone yang dapat dibawa kemana saja.
Kemunculan internet yang dapat diperoleh dari telepon seluler sangat memudahkan
masyarakat untuk mendapatkan internet serta dapat dibawa kemana saja. Indonesia
memiliki beberapa perusahaan telekomunikasi telepon seluler seperti Telkomsel,
Indosat, Tri, XL-Axiata, Axis dan Smartfren. Salah satu yang menguasai pasar di
Indonesia dari beberapa operator tersebut adalah operator Telkomsel, Telkomsel
sendiri sudah berdiri di Indonesia sejak 26 Mei 1995.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kualitas produk
dan harga terhadap keputusan pembelian produk voucher internet Telkomsel
melalui sudut pandang pelanggan voucher internet Telkomsel yang tinggal di
Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat. Penelitian
ini menggunakan explanatory research. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan adalah purposive sampling, dengan sampel yang digunakan sebanyak
126 responden. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner.
Metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil dari
penelitian yang telah diuji menghasilkan bahwa kualitas produk (X1) berpengaruh
signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) ; harga (X2) berpengaruh signifikan
terhadap keputusan pembelian (Y) ; kualitas produk (X1) dan harga (X2) secara
simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) sehingga dapat
disimpulkan bahwa kualitas produk dan harga secara simultan serta parsial
berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk voucher internet
Telkomsel di Kelurahan Pabuaran Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor Jawa
Barat.Dr. Yuslinda Dwi Handini, S.Sos., M.AB. dan Drs. Suhartono, M.P
Pengembangan E-Modul Berbasis Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP pada Pembelajaran IPA
Finalisasi unggah file repositori tanggal 9 Juni 2022_KurnadiPembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan pembelajaran
dimana siswa berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran seperti melakukan
percobaan, pengamatan serta bereksperimen, sehingga terbentuk sikap ilmiah
siswa yang digunakan untuk mengenali gejala-gejala alam dan pada akhirnya
mampu untuk menjaga kestabilan alam. Ciri khas dalam pembelajaran IPA yaitu
melakukan kegiatan kerja ilmiah untuk menghasilkan produk dan proses yang pada
akhirnya akan memunculkan keterampilan berpikir serta keterampilan berpikir
kritis siswa selama melaksanakan pembelajaran IPA. Berpikir kritis sebagai salah
satu keterampilan yang memungkinkan seseorang untuk menganalisis informasi
serta menyatukan informasi untuk memecahkan masalah pada cakupan tertentu.
Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa disebabkan oleh beberapa faktor,
diantaranya yaitu kurangnya penggunaan bahan ajar yang sesuai dalam
pembelajaran. Untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, salah
satunya dengan melakukan pengembangan bahan ajar siswa yaitu dengan
mengembangkan e-modul berbasis Problem Solving.
Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan dan
keefektifan e-modul berbasis Problem Solving untuk meningkatkan keterampilan
berpikir kritis siswa SMP pada pembelajaran IPA. Penelitian ini termasuk dalam
jenis penelitian research and development (R&D) dengan menggunakan model
ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu analyze (analisis), design (perancangan),
development (pengembangan), implementation (implementasi), serta evaluation
(evaluasi). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket untuk uji
validitas dan respon siswa, observasi untuk mengetahui keterlaksanaan
pembelajaran, dan tes untuk mengetahui keefektifan bahan ajar e-modul, serta
dokumentasi untuk mendokumentasikan penelitian.
Hasil validasi e-modul berbasis Problem Solving yang telah dinyatakan
sangat valid dengan persentase 84%. Kemudian diimplementasikan didalam
pembelajaran materi sistem peredaran darah pada manusia kelas VIII E di SMPN 1
Jember sebanyak tiga kali pertemuan. Kepraktisan pembelajaran menggunakan emodul berbasis Problem Solving mendapatkan rata-rata mendapatkan nilai rata-rata
persetase dari Observer 1 sebesar 93%, dari observer 2 sebesar 93%, dan dari
Observer 3 sebesar 92 %, dari rata-rata tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa emodul berbasis Problem Solving dapat dikategorikan sangat praktis.
Keefektivan e-modul berbasis Problem Solving dapat diketahui dari hasil
perhitungan pretest dan posttest yang diukur menggunakan N-Gain. Rata-rata NGain yang didapatkan yaitu sebesar 0,45 dengan kriteria sedang, indikator
keterampilan berpikir kritis dengan skor tertinggi didapatkan pada indikator
inferensi dengan skor 0,71, kemudian evaluasi dengan skor 0,68, analisis dengan
skor 0,63, interprestasi dengan skor 0,24, dan indikator yang mendapatkan skor
terendah adalan eksplanasi dengan skor 0,02. Hasil angket respon siswa terhadap
e-modul berbasis Problem Solving yaitu sebesar 91% dengan kriteria sangat baik.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah validasi e-modul berbasis Problem
Solving termasuk dalam kategori sangat valid, sehingga dapat diterapkan didalam
pembelajaran. Kepraktisan e-modul berbasis Problem Solving mendapatkan nilai
sangat praktis, yang artinya e-modul dapat dengan mudah diimplementasikan
didalam pembelajaran pada materi sistem peredaran darah pada manusia kelas
VIII. Kefektivan e-modul berbasis Problem Solving dapat dilihat dari peningkatan
keterampilan berpikir kritis siswa yang mendapatkan N-Gain dengan rata-rata
sedang, dan hasil dari angket respon siswa yang mendapatkan kriteria sangat baik,
sehingga e-modul efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran.Dosen Pembimbinb Utama : Pramudya Dwi Aristya Putra., S.Pd., M.Pd., Ph.D.
Dosen Pembimbing Anggota : Nur Ahmad, S.Pd., M.PFis
Konservasi Kawasan Taman Nasional Baluran 1980-2017
Finalisasi unggah file repositori tanggal 13 April 2022_KurnadiPenelitian ini merupakan kajian sejarah lingkungan yang membahas tentang Konservasi Kawasan Taman Nasional Baluran 1980-2017. Tujuan skripsi ini untuk mengetahui kondisi sebelum berdirinya taman nasional hingga dilakukannya kegiatan HKAN di Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan adalah metode sejarah, yaitu pemilihan topik, heuristik, kritik verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sejarah lingkungan dapat meliputi kondisi ekologi, peranan petugas maupun masyarakat desa penyangga sehingga menggunakan pendekatan ekologi politik dan teori konservasi dari M.Wells sebagai acuan penulisan. Hasil penelitian menunjukkan Baluran sebelum tahun 1980 menjadi tempat terbaik bagi banteng dengan 40% wilayahnya adalah savana, setelah berdirinya taman nasional mengalami penurunan hingga tahun 2007 nyaris punah tersisa 15-20 individu, upaya yang dilakukan untuk melindungi banteng mengakibatkan kerbau liar dianggap sebagai hama dan dijaranginya dari ekosistem. Akibatnya ekosistem di savana terganggu ditambah dengan cepatnya invasif accasia nilotica. Diperparah dengan aktivitas masyarakat penyeser nener, pengembala’an liar, perburuan mengakibatkan masifnya kebakaran hutan. Tingginya ancaman terhadap lingkungan membuat Pemerintah Indonesia melakukan pemberdaya’an masyarakat sekitar, pemberdaya’an ada dua model yang mencerminkan dua periode besar Sejarah Indonesia yaitu Orde Baru dan Orde Reformasi, pemberdaya’an masyarakat masa Orde Baru menggunakan sistem top down tidak efektifnya capaian yang diinginkan yakni peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap. Seperti dengan bantuan kelompok budidaya perkutut, pengembangan tanaman mangga, dan pembuatan tungku silase. Hal ini menyebabkan pada Orde Reformasi merubah model botton up untuk pemberdaya’an yang mengalami penyesuian bantuan mesin, bantuan ternak, bantuan perontok padi dan jagung. 2017 diselenggarakannya HKAN di Baluran menunjukan keberhasilan pemulihan ekosistem, dengan demikian konservasi di Baluran mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dan menumbuhkan kesadaran lingkungan.Prof. Drs. Nawiyanto, M.A., Ph.D. (Dosen Pembimbing I)
Dra. Dewi Salindri, M.Si (Dosen Pembimbing II
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengangguran di Provinsi Jawa Timur
Persoalan yang sering dihadapi dalam proses pembangunan ekonomi salah satunya adalah masalah pengangguran. Namun, kesempatan kerja yang ada dengan angkatan kerja terjadi kesenjangan yaitu peningkatan jumlah kesempatan kerja tidak sebanding dengan peningkatan angkatan kerja yang meningkat lebih cepat, hal ini yang berdampak pada terjadinya pengangguran. Penelitian ini bertujujan mengetahui seberapa besar pengaruh pertumbuhan ekonomi, teknologi, dan tingkat pendidikan terhadap pengangguran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengangguran di Provinsi Jawa Timur, Teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengangguran di Provinsi Jawa Timur, dan Tingkat Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengangguran di Provinsi Jawa Timur.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Moehammad Fathorrozi, M.Si.
Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Regina Niken Wilantari, S.E., M.Si
Analisis Kesesuaian Muatan Pendidikan Karakter dengan Buku Siswa Kelas IV SD Berbasis Kurikulum 2013 Tema Pahlawanku
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian muatan pendidikan karakter dengan buku siswa kelas IV SD
berbasis K13 tema pahlawanku”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis jenis penelitian
analisis isi (content analysis). Sumber data dalam penelitian ini adalah buku tematik terpadu kurikulum 2013 tema
pahlawanku edisi revisi 2017 untuk siswa kelas IV SD/MI. teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif meliputi
pengadaan data, pengurangan atau reduksi data, inferensi, dan analisis data. Kesesuian muatan pendidikan karakter
dengan buku siswa kelas IV tema pahlawanku cukup sesuai dengan persentase sebesar 55%. Nilai karakter yang
tertinggi yaitu nilai nasionalis dengan persentase sebesar 47,28%. Nilai nasionalis kemunculannya paling tinggi
karena sesuai dengan tema pahlawanku. Sementara persentase nilai religius yaitu 7,27%. Nilai mandiri
menunjukkan persentase sebesar 25,45%, sedangkan persentase nilai gotong royong sebesar 9,09%. Nilai
integritas menunjukkan persentase sebesar 10,91%
Pelabelan Koprima pada Beberapa Kelas dan Hasil Amalgamasinya
Penelitian ini berutujuan untuk mendapatkanminimum coprime numberpada graf amalgamasi titik dari graf roda ganjil, graf komplit dan graf berlian.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan batas bawah dariamalgamasi titik pada graf roda ganjilAmal(Wn, v0, t)adalah(n+ 1)t+ 1,sedangkan untuk batas atasnya peneliti membagi menjadi dua kasus yaitun≡1mod 4dann≡3 mod 4.Batas atas untuk kasusn≡1 mod 4adalah(n+ 1)t+ 1, sedangkan untuk kasusn≡3 mod 4dann≥23peneliti tidakmendapatkan fungsi pelabelan secara umum, sehingga hal tersebut masih menjadimasalah terbuka.Graf amalgamasi titik pada graf komplitAmal(Kn, v0, t)mempunyaiminimum coprime numbersebesarp((n−3)t+2)atau(n−3)t+ 2bilangan prima pertama.Minimum coprime numberpada graf berlianBrnadalah3n−2untuknganjil dan3n−1untukngenap.Minimum coprime numberpada graf hasil amalgamasi titik pada graf berlian sebagai berikut.Untuknvii
ganjil didapatkanminimum coprime numberpada grafAmal(Brn, v0, t)sebesar(3n−3)t+ 1. Sedangkan untuk kasusngenap dann≥12pada grafAmal(Brn, v0, t), peneliti tidak mendapatkan fungsi pelabelan secara umum.Sehingga batas atasminimum coprime numberpada grafAmal(Brn, v0, t)untukngenap dann≥12masih menjadi masalah terbuka.Prof. Drs. Slamin, M.Comp., Sc., Ph.D.
Dr. Kristiana Wijaya, S.Si., M.Si
Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Analysis of Science and Laboratory Problems (CANLABS) pada Materi Gerak dan Gaya terhadap Kemampuan Argumentasi Ilmiah Siswa SMP
Kemampuan argumentasi ilmiah mampu mendukung perkembangan kemampuan siswa, selain itu juga mampu membantu dalam pengambilan keputusan yang tepat saat berhadapan dengan masalah. Namun faktanya kemampuan berargumentasi siswa masih tergolong rendah, hal ini disebabkan oleh penguasaan konsep yang dimiliki siswa masih kurang. Sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu melatih kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: 1) pengaruh model pembelajaran Contextual Analysis of Science and Laboratory Problems (CANLABS) pada materi gerak dan gaya terhadap kemampuan argumentasi ilmiah siswa SMP; 2) peningkatan kemampuan argumentasi ilmiah siswa SMP setelah menggunakan model pembelajaran Contextual Analysis of Science and Laboratory Problems (CANLABS) pada materi gerak dan gaya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuantitatif yang menggunakan desain penelitian dengan metode quasi eksperimental (penelitian semu) tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi dan dokumentasi. Teknik untuk menganalisis data menggunakan uji t dan uji N-Gain. Hasil Sig. (2-tailed) pada uji t pada kemampuan argumentasi ilmiah siswa lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,000. Hasil uji N-gain kelas eksperimen yaitu 0,37 dimana skor tersebut termasuk dalam kategori sedang. Sedangkan pada kelas kontrol, diperoleh N-Gain score sebesar 0,06 dimana skor tersebut termasuk dalam kategori rendah. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran CANLABS dapat berpengaruh signifikan terhadap kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Serta model pembelajaran CANLABS mampu meningkatkan kemampuan argumentasi ilmiah siswa dalam kategori sedang.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Supeno, S.Pd., M.Si.
Dosen Pembimbing Anggota : Aris Singgih Budiarso, S.Pd., M.Pd