75643 research outputs found
Sort by
The Implementation of Electronic Warong Program of Family Hope Program Joint Venture (E-Warong Kube PKH)
Program of E-Warong KUBE PKH is a regulation in the form of social
charity as a mean to decrease the number of poverty in Indonesia. One of the local
regions that implements this program is Jember Regency. The purpose of this
research was to explore how the implementation of E-Warong in Jember Regency.
Furthermore, it was to investigate the obstacles hampered during the
implementation. This research was a descriptive qualitative research. The
informant of this research was the coordinator, the supervisor, and the manager of
E-Warong, as well as the family who got its benefits. Data collection techniques
in this research were interview and method. The data analyses used were data
reduction, discussion and conclusion. This research also used validity test by using
data and methods triangulation. The result described that the implementation of
E-Warong had not been optimum yet. Therefore, follow up action was necessary
so the program could run optimally and precisely on target
Green Revolution in Wuluhan Sub-district, Jember Regency 1969 - 1998
This article examines the Green Revolution as one of the development programs in
Indonesia during the New Order government. The scope of this article is that Wuluhan
sub- district with high productivity in Jember Regency. The study is discusses 1) How
was the New Order's political and economic policies that underlie the Green Revolution
in Indonesia?; 2) How was the implementation of the Green Revolution in Wuluhan
District, Jember Regency in 1969 - 1998?; 3) What is the impact of the implementation of
the Green Revolution program on changes in production methods and productivity of
agricultural products and the welfare of farmers in Wuluhan District, Jember Regency
1969-1998?. The method used in this research is the historical research method. using
document sources, interviews, and supporting secondary sources. The result of this
research is the New Order government's policy is based on the Trilogy of economic
development. The form of the Green Revolution Policy in Indonesia is Bimas. The
application of Panca Usaha as a program from Bimas can be accepted by wuluhan
farmers even though there are several obstacles to the KUD, PPL institutions, and the use
of agricultural materials such as pesticides. Production and productivity of rice plants has
increased. The welfare of farmers can be improved, followed by improvements in the
economy and other aspects of society in general
Prosedur Administrasi Tabungan Britama Junio PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Jember
Berdasarkan hasil Praktek Kerja Nyata yang telah dilaksanakan pada PT Bank
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Jember mengenai prosedur administrasi
tabungan Britama Junio maka dapat diambil kesimpulan :
1. Pembukaan rekening Britama Junio pada PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Cabang Jember diantaranya dengan melengkapi persyaratan usia
< 17 tahun. Tabungan Britama Junio dibagi menjadi dua yakni type
bundling untuk usia <12 tahun dan non bundling untuk usia 12-<17 tahun.
Calon nasabah datang ke bank dan mengisi formulir yang telah disediakan
oleh pihak bank. Penyetoran dilakukan dengan AFT untuk bundling dan
melalui Teller untuk non bundling dengan membawa buku tabungan dan
mengisi slip setor tunai. Penarikan bisa dilakukan dengan dua cara yakni
melalui mesin ATM atau mendatangi Teller. Jika mendatangi Teller maka
nasabah harus membawa buku tabungan dan slip penarikan. Penutupan
rekening yakni dengan cara membawa kartu ATM, buku tabungan dan
kartu identitas pemilik tabungan serta mengisi formulir yang sudah
disediakan.
2. Kegiatan Praktek Kerja Nyata yang dilakukan adalah membantu Customer
Service melakukan maintenance CIF, melengkapi formulir data nasabah,
melakukan pengarsipan, stampel buku tabungan, aktivasi kartu ATM bagi
mahasiswa, maintenance mesin EDC Merchant dan memasang banner
promosi berhadiah parcel dengan minimal pembelian Rp 300.000,-
dengan pembayaran menggunakan kartu BRI saat bulan Ramadhan.
3. Identifikasi masalah yang terjadi pada PT Bank Rakyat Indonesia yakni
kurangnya minat masyarakat terhadap produk tabungan Britama Junio.
Kegiatan transaksi hanya berkisar 1-2 kali dalam seminggu. Alternatif
solusi yang bisa disarankan kepada pihak yakni sebaiknya pihak
marketing Bank Rakyat Indonesia Cabang Jember lebih gencar lagi
melakukan promosi dengan memotivasi nasabah dan terkait keunggulan - keunggulan serta manfaatnya bagi nasabah. Kegiatan promosi tersebut bisa
dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah baik di desa
maupun di kota atau bisa dengan mengadakan kegiatan-kegiatan di sekolah sekolah dimana tema dari kegiatan tersebut berhubungan dengan tabungan,
seperti contohnya “Saving Day” dengan tujuan mengedukasi anak-anak terkait
dengan pentingnya belajar menabung sejak diniDr. Intan Nurul Awwaliyah, S.E., M.Sc. ; Dosen Pembimbin
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar PPKN Siswa Kelas IV SDN Bataan 1 Bondowoso pada Masa Pembelajaran Daring
Kegiatan pembelajaran biasanya dilaksanakan secara tatap muka langsung, tetapi pada situasi saat ini baik guru maupun siswa harus beradaptasi dengan situasi yang cukup berbeda yaitu pelaksanaan program pembelajaran secara daring dimana seluruh siswa beserta guru harus memberlakukan kegiatan belajar di rumah. Salah satu hambatan pembelajaran daring yaitu siswa merasa jenuh saat belajar karena selama pembelajaran daring masih belum mengoptimalkan penggunaan media pembelajaran, contohnya pemberian tugas melalui aplikasi WhatsApp Group dan penjelasan materi melalui pesan suara sehingga pemahaman siswa mengenai materi yang disampaikan masih tergolong kurang. Oleh karena itu, guru perlu menggunakan media yang dirasa mampu merangsang perhatian dan minat siswa dalam belajar. Media audio visual mampu mendorong motivasi belajar dan meningkatkan hasil belajar serta memperjelas daya serap dalam menerima pelajaran. Dengan penggunaan media ini diharapkan siswa merasa seolah terlibat dalam kegiatan belajar walaupun tanpa bertemu langsung dengan guru. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka rumusan masalah pada penelitian ini yaitu : (1) adakah pengaruh penerapan penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV SD Negeri Bataan 1 Bondowoso pada masa pembelajaran daring. (2) Apakah media audio visual efektif untuk digunakan pada proses pembelajaran PPKn siswa kelas IV SD Negeri Bataan 1 Bondowoso pada masa pembelajaran daring. Berdasarkan rumusan masalah tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pada penggunaan media audio visual dan untuk mengetahui apakah media audio visual efektif untuk digunakan pada pembelajaran PPKn siswa kelas IV SD Negeri Bataan 1 Bondowoso pada masa pembelajaran daring. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh dari suatu perlakuan tertentu terhadap perubahan kondisi atau keadaan. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan pola pretest-post test control group design. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai thitung yang diperoleh adalah sebesar 4,798, sedangkan nilai ttabel pada taraf signifikansi 5% adalah 2,024. Jika kedua nilai ini dibandingkan maka didapat thitung ˃ ttabel, sehingga dapat diputuskan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Selanjutnya, hasil uji keefektifan relatif sebesar 53% dengan kategori sedang menunjukkan besar keefektifan yang dicapai suatu kelompok dengan kelompok lainnya. Berdasarkan pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa penerapan media audio visual melalui video pembelajaran berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar PPKn pada masa pembelajaran daring. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa dengan penerapan media audio visual melalui video pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Dengan demikian menunjukkan bahwa media audio visual efektif untuk diterapkan dan digunakan pada pembelajaran PPKn siswa kelas IV SDN Bataan 1 Bondowoso pada masa pembelajaran daring.Drs. Hari Satrijono, M.Pd. (Dosen Pembimbing I)
Dyah Ayu Puspitaningrum, SE., M.Si. (Dosen Pembimbing II
Impact of Government Expenditure on Poverty Rate Reduction in East Java Province
East Java is a province with a number of poor people, but on the
other hand, both nationally and province, there is a reduction in
poverty and inequality. This study aims to examine the effect of
government expenditures on reducing poverty through economic
growth and increasing the Human Development Index (HDI) in East
Java Province 2015-2019. This research uses explanatory research
type. Research variables include independent variables in the form
of government expenditure, intervening variables namely economic
growth and HDI or Human Development Index, and the dependent
variable, namely poverty. Data analysis was performed using path
analysis. The test results show that government Expenditure (GEXP)
has no effect on Economic Growth (EG). Government Expenditure
(GEXP) has no effect on the Human Development Index (HDI).
Government Expenditure (GEXP) has no effect on Poverty (P).
Economic Growth (EG) has no effect on poverty (P). The Human
Development Index (HDI) has a significant effect on Poverty (P).
Based on these results, it can be concluded that poverty alleviation
can be achieved if there is an increase in the quality of human
resources as reflected in the HDI
Analyzing the Flouted Maxims Done by the Main Character in I Feel Pretty Movie
This research deals with Cooperative Principle theory by Grice (1989) and theory of context as the tool for analyzing the flouted maxims done by Renee as the main character in I Feel Pretty movie. The aims of this research are to know the type of flouted maxims done by the main character, to find out the implied meanings of the flouted maxims utterances, and to find out the reasons behind the flouted maxims.
The data of this research are the utterances of Renee as the main character in I Feel Pretty movie. This research is qualitative research and uses purposive sampling method for collecting the data. The utterances of Renee that flout maxims and relate with the main character’s physical appearance are analyzed using cooperative principle theory for finding the type of flouted maxims. Then, the data are analyzed using context theory for finding the implicatures. Based on the outcome of the implicatures, the reasons of doing the flouted maxims are investigated using context theory.
The result shows that there are 25 utterances that flout four maxims. Those are maxim of quantity, maxim of quality, maxim of relation, and maxim of manner. The dominant flouted maxim is maxim of quantity. The analysis shows that Renee flouts single maxim and multiple maxims in her utterances. There are various implicatures found in Renee’s flouted maxim utterances. The reasons of Renee done the flouting maxims are to convey her doubt, to convince the listener, to convey how she understands the listener, to calm down the listener, to convey her feeling, to convey her opinion, to persuade the listener, to save her face, to ask the listener focusing on her utterance, to divert the topic, to seduce back to the listener, to give an explanation, to prove to the listener, to hide something, to reject the listener’s attention, and to shift the listener’s attention to another listener. The most dominant reason is for conveying her feeling.Indah Wahyuningsih, S. S., M. A (Pembimbing I)
Dewianti Khazanah, S.S., M. Hum (Pembimbing II
Peran Petugas Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) dalam Pengelolaan Diapers pada Klien di UPTD. Liposos Jember
Diapers merupakan alat yang berupa popok sekali pakai berdaya serap tinggi yang terbuat dari plastik
dan campuran bahan kimia untuk menampung sisa-sisa metabolisme seperti air seni dan feses. Diapres
masuk dalam limbah bahan berbahaya dan beracun yang disebut limbah B3. Limbah B3 adalah sisa
suatu usaha atau kegiatan yang mengandung B3. Penggunaan diapers dewasa pada orang tua dan
orang dengan gangguan jiwa yang tidak memiliki kesadaran dan mengalami pelemahan fisik banyak
digunakan sebagai alternatif kontrol kemih, sebanyak 42,3% orang yang dirawat dirumah sakit yang
mengalami penurunan mobilitas, kemampuan fisik dan kesadaan menggunakan diapers dewasa
sebagai alternatif kontrol kemih dalam proses perawatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif
yang bertujuan untuk menganalisis peran petugas lingkungan pondok sosial (LIPOSOS) dalam
pengelolaan diapers pada klien ODGJ di UPTD LIPOSOS. Ada lima responden yang berpartisipasi
dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan diapers dilakukan dengan cara
penimbunan, penguburan dan pembakaran. Pemilihan diapers kurang memadai terkait dengan ukuran
dan merk yang digunakan. Dapat disimpulkan bahwa belum ada pengelolalan secara baik dan benar
mengenai pengolahan diapers di UPTD. LIPOSOS, Jember
Peramalan Curah Hujan Dengan Menggunakan Fuzzy Time Series Chen
Curah hujan adalah jumlah air yang jatuh pada periode tertentu. Curah hujan
1 (satu) mm adalah air hujan setinggi 1 (satu) mm yang jatuh (tertampung) pada
tempat yang datar seluas 1 m2
dengan asumsi tidak ada yang menguap, mengalir
dan meresap. Indonesia terletak pada garis ekuator dimana musim hujan lebih
panjang dari pada musim kemarau. Menurut kompas curah hujan di indonesia yang
paling rendah adalah di Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini mengakibatkan beberapa
sektor kehidupan di Kupang terganggu, salah satunya sektor pertanian.untuk
mengatasi hal tersebut dibutuhkan peramalan curah hujan harian. Terdapat
beberapa metode peramalan, salah satunya Fuzzy Time Series. Fuzzy time series
Chen merupakan konsep yang dapat digunakan untuk meramalkan masalah di mana
data historis tersebut dibentuk dalam nilai nilai linguistik. Dengan kata lain data
data terdahulu dalam fuzzy time series adalah data linguistik, sedangkan data terkini
sebagai hasilnya berupa angka angka riil. Fuzzy time series Chen memiliki
keunggulan yaitu operasi matematikanya lebih efisien.
Penelitian ini menjelaskan masalah peramalan curah hujan harian Kota
Kupang menggunakan Fuzzy Time Series Chen. Himpunan semesta yan terbentuk
dari curah hujan harian Kota Kupang (2017-2019) memiliki interval [0,50] dan
terbagi menjadi 11 partisi. Hasil pengujian peramalan curah hujan Kota Kupang
dengan metode Fuzzy Time Series Chen menunjukkan bahwa pada akhir tahun
hingga awal tahun memiliki curah hujan yang cukup tinggi dan pada pertengahan
tahun memiliki curah hujan yang rendah dengan ketepatan data menggunakan
RMSE yaitu 11.8249 dengan arti Fuzzy Time Series Chen cukup baik dalam
peramalan curah hujan harian Kota Kupang.Dian Anggraeni, S.Si., M.Si Dosen Pembimbing
Dr. Alfian Futuhul Hadi, S.Si., M.S
Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Dan Good Corporate Governance Terhadap Pengungkapan Corporate Sosial Responsibilty Dan Dampaknya Terhadap Abnormal Return Pada Perusahaan Lq45
This study examines the effect of Profitability, Company Size, GCG on CSR disclosure and its impact on abnormal
returns. The purpose of this study was to analyze the effect of Profitability, Company Size, GCG on abnormal returns
and the indirect effect on CSR disclosure. The sample in this study was the LQ-45 company listed on the IDX in 2020.
Data analysis used Path Analysis. The results of the path analysis study have directly shown that profitability, company
size, GCG has a significant effect on CSRD with sig results less than 0.05. Meanwhile, the results of research using
path analysis indirectly show that CSR disclosure is not able to strengthen the relationship between profitability,
company size, GCG on abnormal returns
Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Watu Pecak Kabupaten Lumajang
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lumajang Tahun 2008-
2028, pada rencana penetapan kawasan strategis, dalam penetapan strategis
pengembangan kawasan perekonomian jalur selatan terdapat wisata pantai. Pantai
Watu Pecak memang tidak dapat dipungkiri, menawarkan banyak keindahan dan
keunikan tersendiri, namun masih terdapat beberapa masalah yang harus
diperbaiki dalam mengembangkan potensi pariwisatanya. Partisipasi masyarakat
Desa Selok Awar–Awar sangat dibutuhkan dalam meningkatkan jumlah
wisatawan di Pantai Watu Pecak.
Tujuan dalam penelitian ini, menggunakan tiga sasaran dengan metode
yang berbeda. Sasaran yang pertama yaitu mengidentifikasi faktor–faktor yang
mempengaruhi pengembangan pariwisata Pantai Watu Pecak dalam mendukung
sektor kepariwisataan di Kabupaten Lumajang menggunakan analisis Delphi.
Sasaran kedua yaitu untuk mengetahui bentuk partisipasi yang dilakukan
masyarakat dalam pengembangan Pantai Watu Pecak menggunakan analisis
deskriptif, dan sasaran ketiga merumuskan strategi pengembangan pariwisata
Pantai Watu Pecak di Kabupaten Lumajang menggunakan metode SWOT.
Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa faktor-faktor penentu yang
dapat mempengaruhi pengembangan wisata Pantai Watu Pecak yaitu terdapat 5
(lima) faktor yang terdiri dari: Atraksi, Aksesibilitas, Fasilitas, Pelayanan
Tambahan dan Lingkungan. Bentuk partisipasi terbanyak yang diberikan oleh
masyarakat Desa Selok Awar–Awar untuk pengembangan wisata Pantai Watu
Pecak yaitu partisipasi buah pikiran dan partisipasi tenaga, dengan tingkat
partisipasi masyarakat berada pada tingkat consultation sehingga tergolong dalam
kategori Tokenism (partisipasi semu). Selain itu berdasarkan analisis SWOT dapat
diketahui bahwa Strategi Pengambangan Kawasan Pariwsata Pantai Watu Pecak berada pada kuadran 1 yang berarti memiliki kekuatan dan peluang, sehingga
peluang yang ada dapat dimanfaatkan dan dioptimalkan. Dalam kondisi ini adalah
mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy).===In the strategic area determination plan, in the stategic determination of the development of the southern route economic area there is coastal tourism. Watu Pecak Beach does offer a lot of beauty and uniqueness of its own. The participation of the people of Selok Awar-Awar Vilage is very much needed in increasing the number of tourists on Watu Pecak Beach. The purpose of the research is to identify the factors that influence the development of Watu Pecak Beach tourism in supporting the tourism sector in Lumajang Regency, to determine the form of community participation in the development of Watu Pecak Beach and to formulate a strategy for developing Watu Pecak Beach tourism in Lumajang Regency. The Analytical method used in determining the factors is Delphi, for determining the form of community participation using the descriptive method, while in determining the tourism development strategy is done using the SWOT method. Based on the results of the analysis, it is known that the determining factors that can affect the development of watu pecak beach toursm area 5 (five) factors consisting of the following: atrraction, accessibility, amenities, ancillary and environmet.The most forms of participation given by the people of selok awar-awar villahe for the development of watu pecak beach tourism are the participation of ideas and participation of personel, with the level of community participation at the consultation level so that it is classified in the Tokenism category. In addition, the results of the SWOT analysis, are known in determining the tourism area development strategy is in quadrant 1.Ir. Sri Sukmawati, S.T., M.T. (Dosen Pembimbing)
Rendra Suprobo Aji S.T., M.T. (Dosen Pembimbing