75643 research outputs found
Sort by
Stock Valuation Based on Price Earning Ratio Approach as Investment Decision Consideration (Study on Companies Listed in the IDX30 Index on the Indonesia Stock Exchange in 2015-2019)
Adanya keinginan investor untuk mendapatkan return maksimal dan risk minimal dari sebuah saham, dapat menjadi suatu perhatian bagi investor sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. Oleh karena itu, diperlukan suatu analisis saham yang dapat dilakukan investor untuk menilai saham perusahaan yang layak untuk dijadikan sarana investasi, salah satunya melalui valuasi saham. Valuasi saham merupakan suatu proses untuk menilai harga wajar atau nlai intrinsik saham suatu perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil valuasi saham dengan pendekatan Price Earning Ratio sebagai pertimbangan keputusan investasi pada perusahaan yang terdaftar dalam indeks IDX30 di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menujukkan terdapat enam perusahaan yang mengalami kondisi undervalued, lima perusahaan yang mengalami kondisi overvalued, dan satu perusahaan yang mengalami kondisi correctly valued.Prof. Dr. Zarah Puspitaningtyas, S.Sos., S.E., M.Si., QIA, QGIA, QWP Dsen Pembimbing Utama
Dr. Hari Karyadi, SE. M.SA. Ak Dosen Pembimbing Anggot
Pemungutan Pajak Rumah Kos Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Jember Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah
Kabupaten Jember merupakan salah satu Kabupaten yang disebut sebagai
kota pusat pendidikan oleh karenanya, membuka Usaha Rumah Kos sebagai
solusi penginapan untuk mahasiswa yang berasal dari berbagai Daerah serta
menambah pasif inkam warga sekitar. Peraturan Daerah Kabupaten Jember
Nomor 3 Tahun 2011 Rumah Kos masuk dalam kategori hotel dalam Peraturan
Daerah Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, dalam pasal 4 ayat 4
Peraturan Daerah Kabupaten Jember tersebut disebutkan bahwa jasa tempat
tinggal dipusat pendidikan tidak termasuk dalam objek pajak, namun disekitar
wilayah kampus rumah kos tetap dikenakan tarif pajak.”Pemungutan pajak rumah
kos berdasarkan peraturan daerah kabupaten jember nomor 3 tahun 2011 tentang
pajak daerah”. Rumusan Masalah : Apa yang menjadi faktor dibentuknya
pengaturan mengenai pajak rumah kos berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 3
Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah?, Bagaimana pengelolaan keuangan Daerah
dari hasil pemungutan Pajak Rumah Kos di Kabupaten Jember?, tujuan penelitian,
tujuan umum Sebagai pemenuhan tugas akhir yaitu sebagai salah satu persyaratan
yang telah ditentukan Fakultas Hukum Universitas Jember untuk memperoleh
gelar Sarjana Hukum, serta Sebagai sarana untuk mengembangkan dan
menerapkan ilmu pengetahuan hukum yang telah diperoleh dari bangku kuliah,
dengan praktik yang terjadi di masyarakat juga untuk memberikan tambahan
wawasan dan informasi, serta sebagai sumbangsih pemikiran yang bermanfaat
bagi khalayak umum dan mahasiswa, serta mahasiswa Fakultas Hukum
Universitas Jember pada khususnya,
Manfaat teoritis dalam penelitian ini yaitu sebagai pengembangan ilmu
didalam bidang hukum pajak yang berkaitan dengan pengaturan pemungutan
pajak rumah kos berdasarkan peraturan daerah yang berlaku. Secara praktis dalam
penelitian ini yaitu memberikan suatu kontribusi pemikiran bagi para pembentuk
perundangan untuk melakukan penyempurnaan peraturan perundang-undangan
didalam pemungutan pajak daerah yaitu pajak rumah kos. Metode penelitian
dalam penulisan skripsi ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif, artinya
permasalahan yang diangkat, dibahas dan diuraikan dalam penelitian ini difokuskan dengan menerapkan kaidah-kaidah atau norma-norma dalam hukum
positif. Tipe penelitian yang dipergunakan yuridis normatif, sedangkan
pendekatan masalah menggunakan pendekatan undang-undang dan pendekatan
konseptual, dengan bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan
sekunder, dan bahan non hukum. Berdasarkan undang-undang yang berlaku dan
diperkuat dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis mengenai dengan
pembahasan didalam skripsi ini. maka dapat disimpulkan, bahwa Potensi yang
sangat besar dan sebagai salah satu alternatif dalam peningkatan pendapatan asli
daerah dapat diperoleh dari pajak daerah Peraturan Daerah Kabupaten Jember No.
3 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah merupakan produk Peraturan Daerah
Pemerintah Kabupaten Jember, yang bertujuan untuk mengatur bagaimana
pemerintah daerah dalam melakukan penegakan hukum pajak guna peningkatan
Pendapatan asli daerah serta melindungi hak dan kewajiban masyarakat
Kabupaten Jember yang menjalankan usaha dibidang jasa perhotelan, rumah
pemondokan khususnya rumah kos. Serta Pemberlakuan pajak rumah kost dapat
meningkatkan penerimaan daerah yang sangat penting bagi daerah khususnya
Kabupaten Jember dalam rangka pembiayaan pembangunan di daerah dengan
pembayaran pajak bagi pelaku usaha dibidang jasa rumah kos, berdasarkan sistem
self assessment , yaitu suatu sistem pengenaan pajak yang memberikan
kepercayaan pada wajib pajak (WP) untuk menghitung, menetapkan, membayar
dan melapor sendiri pajak yang terutang dengan menggunakan Surat
Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTD) sehingga, dapat menjamin keberlangsungan
pembangunan di kabupaten Jember dengan berlandaskan Hukum Undang Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.Dosen Pembimbing Utama : Dr. R.A RINI ANGGRAINI, S.H., M.H
Dosen Pembimbing Anggota : Dr. IWAN RACHMAD SOETIJONO, S.H., M.H
Efektivitas Bionematisida Dalam Mengendalikan Nematoda Sista Kentang (Globodera Rostochiensis (Woll.)) Dan Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Kentang (Solanum Tuberosum L.) Serta Pemanfaatannya Sebagai Buku Ilmiah Populer
Nematoda Sista Kentang (Globodera rostochiensis) dikenal sebagai Golden
Cyst Nematode atau Nematoda Sista Kuning (NSK) yang merupakan parasit utama
pada tanaman kentang. Pengendalian biasa dilakukan petani dengan menggunakan
nematisida sintetik karena lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan
pengendalian lainnya namun penggunaan pestisida kimia untuk mengendalikan
organisme pengganggu tanaman (OPT) telah menimbulkan banyak dampak negatif.
Perlu adanya pengendalian secara hayati agar tidak menimbulkan dampak negatif
bagi kesehatan maupun lingkungan dengan menggunakan bionematisida berbahan
aktif konsorsium rizobakteri dan bakteri endofit untuk mengendalikan Nematoda
Sista Kentang (Globodera rostochiensis). Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji
pengaruh bionematisida berbahan aktif konsorsium rizobakteri dan bakteri endofit
terhadap perkembangan Nematoda Sista Kentang Globodera rostochiensis serta
meningkatkan pertumbuhan tanaman kentang Solanum tuberosum. Penelitian ini juga
menghasilkan buku Ilmiah Populer “Bionematisida Pengendali Nematoda Sista
Kentang serta Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman” sebagai media informasi bagi
masyarakat.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dan dilanjutkan dengan
pembuatan buku ilmiah populer. Proses formulasi bionematisida dilakukan di CV.
Tiga Kreasi Bersama di Bondowoso. Pengujian bionematisida dilakukan di lahan
kentang Dusun Jurangkuali, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumi Aji, Kota Batu,
Jawa Timur. Penelitian ini merupakan percobaan dengan menggunakan Rancangan
Acak Kelompok (RAK) non faktorial. Penelitian ini menggunakan 7 perlakuan dan setiap perlakuan terdapat 5 ulangan dengan 8 sub ulangan yang terdiri dari empat
tahap yaitu tahap persiapan, tahap pengaplikasian di lahan, pengamatan selama
empat bulan serta tahap analisis setelah perlakuan. Tahap persiapan dalam penelitian
ini meliputi tahap persiapan alat dan bahan, tahap pembuatan bionematisida dan
tahap pelabelan tanaman. Setelah tahap persiapan dilanjutkan dengan pengaplikasian
bionematisida di lahan tiga kali penyemprotan dalam satu minggu. Kemudian
dilakukan pengamatan selama empat bulan yang meliputi tinggi tanaman dan pH
tanah setiap dua minggu sekali, setelah tanaman berumur 90 hari dilakukan panen,
selanjutnya dilakukan pengamatan jumlah sista NSK, jumlah nematoda betina
dewasa, berat basah tajuk dan akar, berat kering akar dan tajuk tanaman, berat umbi
per tanaman, berat per umbi tanaman, jumlah umbi, dan kadar air umbi. Data
penelitian ini kemudian dianalisis dengan Uji ANOVA dan dilanjutkan Uji DMRT
dengan taraf signifikansi 5% menggunakan DSAASTAT Microsoft Excel 2013.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bionematisida berbahan aktif konsorsium
rizobakteri dan bakteri endofit efektif dan memiliki pengaruh nyata dalam
mengendalikan Nematoda Sista Kentang serta meningkatkan pertumbuhan tanaman
kentang di lahan. Perlakuan P4 dengan dosis 40 ml merupakan dosis paling efektif
dalam mengendalikan Nematoda Sista Kentang (Globodera rostochiensis) di lahan,
serta meningkatkan pertumbuhan tanaman kentang dan perlakuan P3 dengan dosis
30 ml merupakan dosis yang paling efektif dalam meningkatkan berat umbi
pertanaman dan berat per umbi.
Produk pendidikan berupa buku ilmiah populer yang berjudul “Bionematisida
Pengendali Nematoda Sista Kentang serta Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman”
telah dinyatakan Sangat Layak digunakan sebagai media informasi bagi masyarakat
dengan skor sebesar 88,76.Dr. Iis Nur Asyiah, S.P., M.P ; Dosen Pembimbing
Dr. Dra. Jekti Prihatin, M. S
The Principle of Fair Business Competition in SOE Monopoly
This research was conducted based on the monopoly regulation and/or the activity center by SOE (StateOwned
Enterprises) which is regulated in Article 51 of Law Number 5 of 1999 about Prohibition of
Monopolistic Practices and Unfair Business Competition. According to the BCSC (Business Competition
Supervisory Commission) regulation Number 3 of 2010, the implementation of SOE monopoly must be done
by regarding the principles of fair business competition. Meanwhile, monopoly and principles of fair business
competition have an opposite concept so in its implementation gives rise to different interpretations among
business actors. This research used statutory approach, conceptual approach, and comparative approach.
The purpose of this research is to find the principles that must be implemented in SOE monopoly so it can find
the suitability between SOE monopoly arrangement in Article 51 of Law Number 5 of 1999 and the principles
of fair business competition
Praktik Income Smoothing Pada Perusahaan Sektor Pertanian DI Bei
The research objective is to examine the practice of income smoothing with several explanatory variables, namely:
cash holding, political cost, profitability, and the board of commissioners. There are indications that agricultural
sector companies are doing income smoothing. The population is all agricultural sector companies listed on the
IDX for the 2014-2019 period, with a purposive sampling technique, the number of samples used was 16
agricultural sector companies. Furthermore, the number of observed data was 96 data (6 years of observation in
16 agricultural sector companies). Methods of data analysis using logistic regression with α = 5% and α = 10%.
The results showed that cash holding and profitability had no significant effect on income smoothing practices,
both at α = 5% and α = 10%, but the political cost had a significant positive effect and the board of commissioners
had a significant negative effect on income smoothing practices in agricultural sector companies. The implication
of income smoothing practice with several explanatory variables can maintain the stability of the company's
financial performance and will become an attraction for interested parties, however, income smoothing practise
must go through supervision and consider some of the advice given by the board of commissioner
Upaya Peningkatan Mutu Puskesmas Pasca Akreditasi Berdasarkan Pendekatan Plan Do Check Action di Puskesmas Ambulu dan Puskesmas Nogosari Kabupaten Jember
Target akreditasi seluruh puskesmas di Kabupaten Jember telah tercapai di tahun 2018, akan tetapi masih terdapat beberapa puskesmas yang mengalami penurunan nilai mutu pada Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) tahun 2019. Oleh karena itu perlu mengkaji upaya peningkatan mutu puskesmas pasca akreditasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dan informasi diperoleh dengan cara wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan berasal dari masing-masing tim akreditasi Puskesmas Ambulu dan Puskesmas Nogosari, pendamping mutu, dan staf Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek Plan di Puskesmas Nogosari telah melaksanakan seluruh tahapan perencanaan, sedangkan di Puskesmas Ambulu belum. Aspek Do sudah dijalankan oleh kedua puskesmas. Akan tetapi masih terdapat ketidaksesuaian kegiatan dengan rencana yang telah ditetapkan. Aspek Check dan Act di kedua puskesmas masih memiliki kelemahan. Saran untuk kedua puskesmas yaitu perlunya memperbaiki penyusunan perencanaan, pemantauan, serta tindak lanjut pada pelaksanaan peningkatan mutu.Christyana Sandra, S.KM., M.Kes (Pembimbing I)
Yennike Tri Herawati, S.KM., M.Kes (Pembimbing II
Eksistensi E-Sports di Negara Asia Tenggara di Tengah Masa Pandemi COVID19: studi kasus Industri Indonesia dan singapura
Perkembangan E-Sports di dunia sangatlah pesat. Perkembangan esports di dunia
dimulai semenjak pada era 70 an. Bisa dibilang para mahasiswa Universitas Standford adalah
pihak yang harus "bertanggung jawab" atas cikal bakal esports di zaman dulu. Karena dari
merekalah, kompetisi video game pertama dimulai, tepatnya pada tahun 1972 silam, di bulan
Oktober.(Bolasport.com). Kemudian dari sinilah perkembangan esports mulai menyebar luas
di dunia. Perkembangan E-Sports di dunia kurang mendapatkan perhatian lebih pada saat itu
di karenakan perkembangan E-Sports pada zaman tersebut hanya di pandang sebatas
‘’Permainan” untuk mengisi waktu luang bukan untuk berbisnis atau pun mengembangkan
bakat. Pada era milenial kekuatan E-Sports di dunia berkembang sangatlah pesat.
Karya tulis ilmiah ini memberikan batasan waktu penelitian dari tahun 2020 awal
sampai tahun 2021. Peneliti lebih berfokus kepada penelitian di tahun tersebut karena tahun
tersebut merupakan awal dari pandemi yang ada di dunia.. Tahun 2020 awal merupakan
tahun di mana negara negara di dunia khusus nya di asia tenggara mengalami kemerosotan
perekonomian karena pandemi khususnya di bidang esports. Kemudian di tahun 2021
merupakan awal terbentuk nya dari membentuk kerjasama guna untuk mengembangkan dan
juga memperbaiki perkekonomian yang ada di negara Asia tenggara.
Potensi industri game juga diakui oleh pemerintah Indonesia. Pemerintah sering
mendukung perusahaan game lokal dengan mengadakan berbagai acara terkait game, seperti
Game Prime. Selain itu, banyak menteri, seperti Menteri Komunikasi dan Informatika serta
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, telah menyatakan dukungannya terhadap industri
game dan esports lokal. Sebelumnya, Indonesia juga berhasil melobi negara-negara ASEAN
untuk memasukkan esports sebagai olahraga eksibisi di Asian Games 2018 dan menyatakan
esports sebagai olahraga yang sah (pemenang akan mendapatkan medali) di SEA Games
2019.
Berdasarkan penelitian yang dikakukan dapat diketahui bahwa upaya upaya yang
dilakukan oleh negara negara Asia Tenggara dengan cara melakukan kerjasama dengan
negara negara lain dan tetap menjalankan kejuaran Esports yang ada tetapi dengan
menerapkan protokol kesehatan yang ada. Tentunya ada poistif dan negatif nya dari tindakan
yang diambil dari kebijakan tersebut diantaranya selain dapat meningkatkan perekonomian
negara secara tidak langsung hal ini dapat menguntungkan juga sebagai penyelenggara yaitu
turnamen yang diadakan secara online. Selain dapat menekankan dampak dari penyebaran
covid juga dapat menekan pembiayaan venue yang ada karena turnamen diadakan secara
online kecuali ketka turnamen tersebut telah mencapai babak final tidak dapat di pungkiri
untuk menambah sedikit biaya untuk final venue diadakan secara offline. Namun dari sisi
negatif nya yaitu para penyelenggara kurang mendapatkan keuuntungan yang maksimal
walaupun negara kecil kemungkinan untuk dirugikan namun untuk pendapatan tiket
turnamen dapat berpengaruh karena diadakan secara offline.
Dapat disimpulkan yaitu negara negara yang terkait dalam mengatasi hal tersebut
sehearushnya lebih memperhatikan dari yang telah dijelaskan. Agar supaya perkembangan
esports di negara negara Asia tenggara tidak terringgal oleh negara lain. Dan juga dapat
mengatasi permasalahan yang ada, juga dapat diharapkan untuk dapat mengatur jalan nya
pereekonomian yang ada di Asia tenggara sehingga dapat bermanfaat bagi kelangsungan
banyak pihak.Drs.Djoko Susilo ,M.Si.
Dra.Sri Yuniati ,M.Si
Perbedaan Tingkat Konsentrasi Dalam Menyelesaikan Puzzle Pada Anak Usia 3-4 Tahun Yang Melewati Fase Merangkak Dan Tidak Melewati Fase Merangkak
Fase merangkak pada anak sangat berpengaruh terhadap tingkat konsentrasi saat belajar karena konsentrasi merupakan pemusatan pikiran terhadap suatu objek tertentu yang membutuhkan fungsi otak, sedangkan merangkak dapat meningkatkan koordinasi otak kiri dan kanan karena otak diperlukan untuk memproses pendengaran, penglihatan dan pergerakan. Media yang bisa untuk mengetahui konsentrasi anak adalah puzzle. Rumusan masalah dari penelitian ini apakah ada perbedaan tingkat konsentrasi dalam menyelesaikan puzzle pada anak usia 3-4 tahun yang melewati fase merangkak dan tidak melewati fase merangkak. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat konsentrasi dalam menyelesaikan puzzle pada anak usia 3-4 tahun yang melewati fase merangkak dan tidak melewati fase merangkak. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pengetahuan atau wawasan orang tua dan guru dalam perkembangan anak usia dini.
Penelitian ini menggunakan metode cross sectional yaitu penelitian yang variabelnya terjadi pada objek penelitian yang diukur dan dikumpulkan secara simultan atau sekali dalam kurun waktu tertentu atau tidak berkesinambungan dalam jangka waktu yang panjang. Jumlah sampel penelitian sebanyak 47 responden yang diambil sesuai dengan kriteria sampel (Purposive Sampling) yaitu pada kriteria inklusi dimana subjek penelitian memenuhi syarat sebagai sampel sehingga dapat mewakili populasi penelitian, kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah (1) anak yang berusia 3-4 tahun (2) orang tua atau wali yang bersedia berpartisipasi dalam penelitian (3) orang tua atau wali yang mengetahui pertumbuhan dan perkembangan anak khususnya pada fase merangkak atau
x
memiliki catatan pertumbuhan dan perkembangan yang tercatat di buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Pada kriteria eksklusi atau kriteria di mana subjek penelitian tidak dapat mewakili sampel karena tidak memenuhi syarat sebagai sampel penelitian, kriteria ekslusi dalam penelitian ini adalah (1) anak yang sedang sakit (2) anak yang memiliki disabilitas (3) anak yang autis. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur dan lembar observasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney U test dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05).
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa terdapat perbedaan tingkat konsentrasi dalam menyelesaikan puzzle pada anak usia 3-4 tahun yang melewati fase merangkak dan tidak melewati fase merangkak. Hasil uji Mann-Whitney menunjukan bahwa terdapat perbedaan tingkat konsentrasi anak usia 3-4 tahun dalam menyelesaikan puzzle antara anak-anak yang melewati fase merangkak dan tidak merangkak dengan taraf signifikansi sebesar 0,014 yang berarti lebih kecil dari nilai alpha 0,05.
Saran yang dapat diberikan peneliti adalah perlunya meningkatkan pengetahuan atau wawasan kepada orang tua dan guru mengenai tahapan perkembangan anak khususnya fase merangkak
Bioenergi-BioDiesel (Karakteristik Unjuk Kerja Mesin dengan Bahan Bakar Campuran Biodisel Minyak Kemiri dengan Biosolar dan Pertadex Produk Pertamina)
Energi terbarukan adalah sumber-sumber energi yang bisa habis secara alamiah. Energi terbarukan berasal
dari elemen-elemen alam yang tersedia di bumi dalam jumlah besar, misal: matahari, angin, sungai,
tumbuhan dsb. Energi terbarukan merupakan sumber energi paling bersih yang tersedia di planet ini.
Ada beragam jenis energi terbarukan, namun tidak semuanya bisa digunakan di daerah-daerah terpencil dan
perdesaan. Tenaga Surya, Tenaga Angin, Biomassa dan Tenaga Air adalah teknologi yang paling sesuai untuk menyediakan energi di daerahdaerah terpencil dan perdesaan. Energi terbarukan lainnya termasuk Panas Bumi dan Energi Pasang Surut adalah teknologi yang tidak bisa dilakukan di semua tempat.
Indonesia memiliki sumber panas bumi yang melimpah; yakni sekitar 40% dari sumber total dunia. Akan
tetapi sumber-sumber ini berada di tempat-tempat yang spesifik dan tidak tersebar luas. Teknologi energi terbarukan lainnya adalah tenaga ombak, yang masih dalam tahap pengembangan
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Macromedia Flash terhadap Minat dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMA
Validasi unggah file repositori_Kacung
Finalisasi unggah file repositori tanggal 27 April 2022_KurnadiPendidikan yaitu upaya terencana guna menciptakan suasana serta kegiatan belajar peserta didik sehingga menjadi giat dalam membangun kemampuan diri untuk membangkitkan spriritual, pengendali diri, kecerdasan, dan keterampilan yang di diperlukan dirinya. Fisika adalah ilmu yang memberikan pemahaman tentang segala karakteristik dan kejadian yang ada alam yang disertai banyaknya hubungan yang ada didalam, seperti gerak, lingkup ruang dan waktu, serta masih banyak lagi. Mengingat pentingnya mempelajari fisika, maka adanya terobosan terbaru proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dengan bantuan media agar dapat meningkatkan hasil dan minat belajar siswa. Maka media berbantuan animasi Macromedia Flash sangat mendukung digunakan saat ini karena siswa lebih suka belajar menggunakan animasi.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash terhadap hasil belajar fisika siswa SMA serta untuk mendeskripsikan minat belajar fisika siswa SMA setelah menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash. Penelitian ini dilakukan di SMAN Arjasa, Kabupaten Jember. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas X di SMAN Arjasa dengan menggunakan 2 sampel dari kelas populasi dengan uji homogenitas. Setelah uji homogenitas didapatkan kelas sampel yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode pengumpulan data penelitian berupa observasi, tes, angket, dokumentasi, dan wawancara. Sedangkan
teknis analisis data hasil belajar menggunakan uji Non Parametrics Mann- Whitney U Test.
Pada uji pengaruh hasil belajar siswa dengan media pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash diperoleh hasil uji normalitas nilai posttest siswa bahwa nilai Sig. (2-tailed kelas eksperimen 0,000 dan kelas kontrol 0,000. Hal tersebut berarti nilai hasil belajar fisika siswa pada kedua kelas tidak terdistribusi secara normal. Sehingga dilakukan uji Non Parametrics Mann- Whitney U Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0.017. Nilai Sig. < 0,05 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Data yang diperoleh berdasarkan angket minat belajar siswa terhadap penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash yang terdiri dari empat indikator yaitu Perasaan senang, Ketertarikan, Perhatian, dan Keterlibatan. Maka diperoleh skor rata – rata sebesar 79%, interval tersebut termasuk dalam kategori baik.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat diperoleh kesimpulan, yaitu Ada pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash terhadap hasil belajar fisika siswa SMA Negeri Arjasa, Kabupaten Jember. Serta Penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Macromedia Flash dikategorikan baik. Dengan nilai rata-rata sebesar 79% diperoleh dari minat belajar fisika siswa setelah menggunakan media pembelajaran berbasis Macromedia Flash.Drs. Bambang Supriadi, M.Sc (Pembimbing I)
Drs. Subiki, M.Kes (Pembimbing II