75643 research outputs found
Sort by
Post Circumcision Bleeding due to Undiagnosed Hemophilia: a Case Report
Background. Hemophilia is an X-linked recessive bleeding disorder caused by the deficiency of coagulation factors VIII, IX, or XI. In Indonesia, it is estimated that there are 20,000 hemophiliacs out of 270 million population. In about 20% of cases no family history is found, but known when there is spontaneous bleeding that occurs after trauma / surgery. The objective of this study is to describe case of post circumcision bleeding due to undiagnosed hemophilia in primary health care facility. Case. A 5 years old child experienced bleeding seeps for 16 days from circumcision wound performed in primary health care facility. After reoperated in the hospital, the seeps had stopped for a day then seeped again, therefore the patient admitted for third times. There were no history of previous spontaneous bleeding, no family history of bleeding disorders. Physical examination revealed spontaneous bleeding from the circumcision wound (fig. A). Laboratory finding: Haemoglobin = 10.4 g/dL, White Blood Cell = 8.1x10 3 /μL, Haematocrite = 30.7%, Platelets = 413 x10 3 /μL, PPT = 11.4 seconds, APTT = 92.0 seconds. Complete blood count showed normal result and prolonged APTT with normal PPT
The Analysis of the Scientific Approach Process and Learning Outcomes at 5th Grade Students of Sdn Kepatihan 07 Jember
: This study was conducted with the aim of determining how the scientific approach process and the learning outcomes of
the cognitive aspects at the 5th grade students of SDN Kepatihan 07 Jember. This study was conducted at SDN Kepatihan 07
Jember in the first semester of the 2020/2021 school year. The subjects of this study consisted of a teacher and 36 students. This
study was a descriptive method by applying the data collection process in the form of observation, interviews, and documentation.
The scientific approach applied to theme 2: “Clean Air for Health” at the 5th grade students of SDN Kepatihan 07 Jember had
been implemented properly during the pandemic. The results of this study indicated that: (1) The teacher had compiled the lesson
plan and implemented learning activities with a scientific approach carried out from home (Learning From Home). Activities
containing scientific skills carried out by students included: (a) observation skills of 63.5%, (b) questioning skills of 26.75%, (c)
experimental skills of 37.25%, (d) reasoning skills of 20%, (e) communicating skills through writing by 33%. (2) Student learning
outcomes were obtained in the form of student scores in the Mid-Semester Assessment. Students who had qualified were amounted
to 25 out of 36 students, with the percentage of 69% and students who had not qualified were amounted to 31%. Scientific skill
activities and higher learning outcomes are interrelate
Determinan Produktivitas Buruh Nelayan di Wilayah Pesisir Panarukan Kabupaten Situbondo
Validasi_Rudi K
Finalisasi 24 Mei 2022_KurnadiKabupaten Situbondo adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur
yang letaknya di pesisir utara dengan garis pantai 155 km dengan potensi kelautan
yang tinggi. Penduduk Kabupaten Situbondo yang tinggal di wilayah pesisir
mayoritas bekerja sebagai nelayan dan mendapat penghasilan dari hasil laut yang
ada disekitarnya, termasuk Kecamatan Panarukan yang separuh daerahnya
merupakan wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh
jumlah tanggungan keluarga, konsumsi keluarga, musim dan relasi patron-klien
terhadap produktivitas buruh nelayan di wilayah pesisir Panarukan, Kabupaten
Situbondo. Sampel yang diambil menggunakan metode probability sampling
dengan teknik proportionate stratified random sampling dengan responden kepala
keluarga buruh nelayan yang ada di Desa Kilensari, Desa Peleyan dan Desa
Gelung karena tepat berada di daerah pantai dan merupakan daerah dengan
penduduk berprofesi nelayan paling banyak daripada desa lainnya di Kecamatan
Panarukan. Alat analisis yang digunakan yakni regresi linier berganda, uji
statistika (uji F, uji t, dan uji R2
) dan uji asumsi klasik (Normalitas,
Multikolinearitas, Heteroskedastisitas dan Autokorelasi). Analisis data
menghasilkan bahwa jumlah tanggungan keluarga, konsumsi keluarga, musim dan
relasi patron-klien memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas
buruh nelayan di wilayah pesisir Panarukan, Kabupaten Situbondo.Dr. I Wayan Subagiarta, M.Si (Dosen Pembimbing Utama)
Dr. Yulia Indrawati, S.E., M.Si. (Dosen Pembimbing Anggota
The Violated Maxims by Characters in Final Girl Movie Script Based on Grice’s Cooperative Principle
The thesis applied Grice’s Cooperative Principle (1975) which is used to
find out the kind of maxims are violated in the Final Girl movie. Moreover,
Khosravizadeh and Sadehvandi (2011) about some reasons speakers violate
maxims is used to analyze the reason of the characters on Final Girl movie
violating the maxims.
The data of this thesis are to be taken by selecting utterances from the
Final Girl movie script. It employes Cooperative Principle by Grice (1975) to
identify the utterances that violates maxims. Futhermore, the situation and context
of the utterances are analyzed to get the interpretation of the scene in the movie.
Moreover, the possible reason of character violating maxims are categorized
based on the anlysis according to Khosravizadeh and Sadehvandi (2011).
The result of this study shows that four types of maxims violation were
found as a data in this research. The characters in Final Girl movie often violated
maxims in their conversation. It is found by twenty two utterances that were
considered as a maxim violation. In addition, this study also tries to anlyze the
possible reason why the characters in Final Girl movie violated maxims. It is
found that the most reason why character in Final Girl movie violated maxim is to
avoid a discussion. There are nine data found in several maxim violation used
avoiding a discussion as main reason why the characters in Final Girl movie
violated the maxims. The another conclusion is from the utterances that have been
analyzed as a maxim of violation in Final Girl movie, people often mean not to
answer something efficiently. They sometimes mean to hide or keep something
secretly. As a result, they respond less than required or more than required.Drs. Syamsul Anam, M.A (Dosen Pembimbing)
Hadi Sampurna, S.S., M.A (Dosen Pembimbing
Analisa Prestasi Motor Bakar Empat Langkah Berbahan Bakar Liquefied Petroleum Gas Dengan Variasi Debit Cooling Injection
Penggunaan bahan bakar alternatif LPG sebagai pengganti BBM
merupakan jalan yang memungkinkan untuk mengembangkan teknologi yang
sangat efisien dan rendah emisi. Dari pembakaran LPG sendiri diperoleh hasil
emisi dan efek rumah kaca yang lebih rendah dibandingkan pembakaran dari
bahan bakar minyak. Namun bukan berarti penggunaan LPG sebagai pengganti
BBM tidak mengalami kekurangan, dimana permasalahan yang sering terjadi
adalah pembakaran yang dihasilkan oleh LPG pada mesin motor menimbulkan
panas yang terlalu tinggi, dengan demikian membuat performa motor menurun
dan bahkan bisa menimbulkan kerusakan pada komponen mesin karena engine
knocking yang disebabkan oleh panas yang terlalu tinggi pada mesin. Dengan
adanya permasalahan seperti di atas, sebuah alternatif solusi yang dapat dilakukan
untuk mengurangi detonasi (engine knocking) dan meningkatkan performa mesin
adalah dengan penggunaan sistem cooling injection.
Penelitian ini membahas tentang pengaruh penambahan cooling injection
terhadap prestasi motor bakar empat langkah berbahan bakar LPG yang meliputi
torsi, daya, konsumsi bahan bakar (specific fuel consumption), efisiensi termal dan
emisi gas buang (HC dan CO). Variasi yang digunakan pada penelitian ini
meliputi variasi standar bahan bakar LPG dan variasi penambahan debit cooling
injection 0,1 ml/s, 0,2 ml/s, 0,3 ml/s, 0,4 ml/s dan 0,5 ml/s.
Pada pengujian yang telah dilakukan untuk nilai rata-rata torsi tertinggi
dihasilkan oleh variasi debit 0,2 ml/s dengan 5,274 Nm, sedangkan nilai rata-rata
terendahnya dihasilkan oleh variasi debit 0,5 ml/s dengan 2,88 Nm. Untuk nilai
rata-rata daya tertinggi dihasilkan oleh variasi debit 0,2 ml/s dengan 3,171 kW sedangkan nilai rata-rata terendahnya dihasilkan oleh variasi debit 0,5 ml/s dengan
1,308 kW. Untuk nilai rata-rata sfc (specific fuel consumption) tertinggi dihasilkan
oleh variasi debit 0,5 ml/s dengan 0,0580 kg/Hp.jam, sedangkan nilai rata-rata
terendahnya dihasilkan oleh variasi debit 0,2 ml/s dengan 0,01676 kg/Hp.jam.
Untuk nilai rata-rata efisiensi termal tertinggi dihasilkan oleh variasi debit 0,2
ml/s dengan 44,48%, sedangkan nilai rata-rata terendahnya dihasilkan oleh variasi
debit 0,5 ml/s dengan 18,35%. Sedangkan untuk emisi gas buang emisi HC
terendah dihasilkan oleh variasi 0,3 ml/s dengan 548 ppm dan emisi CO
terendahnya dihasilkan oleh variasi standar dengan 0,02%. Dengan beberapa hasil
yang telah diperoleh pada pengujian dapat disimpulkan bahwa penambahan
cooling injection mempengaruhi prestasi motor bakarDr. Ir. Nasrul Ilminnafik S.T., M.T ; Dosen Pembimbing
Ir. Franciscus Xaverius Kristianta M.Eng.,IP
Refermentation of Coffee Beans and Utilization of Spent Coffee Ground: Advance Technology Processing to Produce Specialty Coffee and Organic Compost from Spent Coffee Grounds
Coffee is an agricultural commodity that is in great demand by peoples. Coffee has become widespread throughout the world as a favorite beverage. This is because coffee has a special taste and often has an addictive effect for the drinker. In addition, there are many health benefits of coffee. That is the main reason researchers are competing to do research on coffee. In producing countries, fruit cultivated in coffee trees harvested, subjected to dry refining or wet refining, and then exported as raw beans. Dry refining involves sun drying the harvested fruits and removing the raw beans from a completely dry state. In wet refining, the peel and pulp are mechanically peeled off and immersed in water to decompose the sticky substances that adhere to the raw beans due to the action of microorganism. In consuming countries, raw beans are roasted to make roasted beans. To produce good quality coffee flavor, researchers work hard to carry out processing engineering, such as optimization of the coffee processing method where the main key to taste is the fermentation process
International Economics
Like other major fields of economics, international economics consists of many theories and models, some of which are more mathematical. The field assesses the impact of trade and investment between countries, including international trade agreements or applicable policies that can have an impact on such trade and overall economic growth. The international economy can also be considered part of the political sector
and international relations, which are discussed further below. Dominantly, the international economy is broken down into two distinct areas - international trade and international finance
Analisis Pengaruh Pendidikan, Pendapatan, Dan Jumlah Tanggungan Keluarga Terhadap Kemiskinan Di Desa Ketah Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo
Penelitian yang berjudul “Analisis Pengaruh Pendidikan,Pendapatan, dan Jumlah
Tanggungan Keluarga Terhadap Kemiskinan di Desa Ketah Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo”
mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan,Pendapatan dan Jumlah Tanggungan
Keluarga Terhadap Kemiskinan di Desa Ketah Kecamatan Suboh Kabupaten Situbondo.
Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi linier berganda, data informasi yang
digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh dari daftar pertanyaan yang telah disiapkan dan
data sekunder sebagai pelengkap yang diperoleh dari instansi terkait yaitu kantor Desa Ketah dan
studi pustaka. Hasil pengujian serantak pendidikan, pendapatan, dan jumlah tanggungan keluarga
sebesar 71,03% terhadap kemiskinan, sedangkan secara signifikan variabel pendidikan,tidak
berpengaruh secara signifikan dan pendapatan, jumlah tanggungan keluarga berpengaruh secara
signifikan terhadap kemiskinan.Dr. I Wayan Subagiarta,M.Si (Dosen Pembimbing)
Dra.Nanik Istiyani,S.E.,M.Si (Dosen Pembimbing
Analisis Model Pembelajaran Sentra Seni Untuk Mengembangkan Kreativitas Anak Kelompok A2 di TK ARNI Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2020/2021
TK ARNI Jember menunjukkan bahwa selama
kegiatan pembelajaran dari rumah, guru menerapkan pijakan penataan lingkungan
melalui penyusunan RPPDr dengan membuat indikator yang sesuai
perkembangan kreativitas anak, menyiapkan peralatan dan bahan, dan kegiatan
untuk anak. Untuk pijakan sebelum bermain, guru membuat video pembelajaran
untuk menstimulasi kreativitas anak dengan menjelaskan tugas dan berpesan agar
membuat karya sesuai idenya sendiri. Untuk pijakan saat anak bermain, dilakukan
dengan cara guru memberikan arahan agar anak membuat kreasi bersama
orangtua di rumah, di mana orangtua mendampingi kegiatan anak. Untuk pijakan
setelah main, guru mengumpulkan video hasil karya anak dalam kegiatan seni
seperti kolase, menggambar, mengkontur berbagai macam pola dan membuat
kreasi karya bersama orangtua. Selain itu, masing-masing orang tua melakukan
tanya jawab bersama anaknya di rumah terkait dengan kegiatan yang dikerjakan
oleh anak
Analisis Flame Regime pada Pembakaran Butana-Udara di Meso-Scale Combustor dengan Sudden Expanison dan Wire Mesh
Perkembangan teknologi portable sudah sangat pesat di kalangan masyarakat contohnya baterai, smarftphone, ldan lain lain. Penggunaan teknologi sangat dibutuhkan dalam beberapa sektor seperti industri, rumah tangga, transportasi, pembangkit listrik dan berbagai sektor lainnya. Micro Power Generator adalah alat penghasil energi. Micro Power Generator adalah alat yang menghasilkan energi yang terbagi menjadi dua komponen yaitu combustor atau reaktor yang berskala kecil (micro/meso) yang berfungsi sebagai pengubah chemical energy dari bahan bakar hidrokarbon menjadi energi thermal dan yang kedua adalah micro-thermophotovoltaic yang berfungsi sebagai alat perubah panas menjadi listrik.
Perkembangan teknologi micro/meso combustor semakin pesat dan berkembang luas yang bertujuan untuk mengganti baterai sebagai sumber energi (Chou dkk., 2011). Masalah yang terjadi pada micro/meso-scale yaitu dimana cara menstabilkan api di dalam combustor atau reaktor sangat penting sebagai pengaruh pada out put pembakaran di meso-scale combustor. Beberapa penelitian baru-baru ini telah banyak dilakukan untuk meningkatkan stabilitas pembakaran di meso-scale combustor dengan berbagai cara yaitu mendesain micro combustion yang lebih baik dengan tujuan out put pembakaran yang handal.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pengamatan terhadap flame regime yang terjadi variasi diameter inlet di meso-scale combustor dengan sudden expansion dan wire mesh sebagai flame holder. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan penambahan flame holder berupa wire mesh yang dipasangkan di dekat sudden expansion pada kedua combustor. Combustor terdiri dari bagian input yang terbuat dari tembaga dan output dari bahan kaca pyrex silinder dengan
viii
variasi diameter input 3,3 mm dan 4,2 mm dan diameter outlet tetap 4,7 mm. Penambahan wire mesh tersebut diharapkan dapat menstabilkan flame regime yang terjadi pada combustor.
Hasil analisis data flame regime dengan variasi diameter inlet meso-scale combustor rasio 12⁄ = 0,7 dan 0,9 yang telah dilakukan. Nyala api terbaik ada pada rasio combustor 12⁄ = 0,9 dimana mayoritas flame regime yang terbentuk yaitu flame at flame holder. Ada 4 flame regime yang terjadi di dalam variasi kedua combustor yaitu blowout, flashback, flame in combustor dan flame at flame holder. semakin bertambah rasio 12⁄ maka nyala api semakin dekat dengan sudden expansion. Semakin tinggi kecepatan reaktan dapat terjadi api blowout karena kecepatan reaktan lebih tinggi dibandingkan kecepatan flame speed sehingga api terdorong keluar combustor. Semakin rendah kecepatan reaktan dapat terjadi api flashback karena kecepatan reaktan yang lebih rendah dibandingkan dengan kecepatan rambat nyala api. Penurunan nilai rasio ekuivalen, aliran vortex dan tegangan geser dapat terjadi flame in combustor dan flame at flame holde