75643 research outputs found
Sort by
Analisa Variasi Temperatur Thermal Cycles Komposit Polyester Serat Rami dengan Aditif Mortar terhadap Kekuatan Mekanik
Komposit merupakan suatu bahan gabungan antara matrik dan penguat yang
dapat dipilih bahannya berdasarkan perpaduan sifat fisik material penyusun masingmasing untuk memenuhi kebutuhan sesuai dengan bahan yang dipilih. Bahan-bahan
yang dipilih dan digabung akan menghasilkan material komposit yang memiliki sifat
mekanik dan karakteristik yang berbeda dari material pembentuknya. Perkembangan
penggunaan komposit menggunakan mortar yang tahan terhadap panas terbukti dapat
menambah kekuatan tarik komposit ketika terkena beban termal yang cukup tinggi.
Penelitian ini dilakukan pada komposit serat rami fraksi volume mortar 0%, 10%,
30% dan 50%. Komposit tersebut juga diberi perlakuan siklus termal pada suhu
ruangan 1000C 25x, 50x, 75x. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
pengujian Kekuatan Tarik, Kekuatan Bending dan pengujian Morfologi. Penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi siklus termal dan fraksi volume mortar
terhadap kekuatan tarik dan bending, serta mengetahui kondisi morfologi komposit
polyester serat rami setelah dilakukan pengujian kekuatan tarik.
Hasil penelitian pada kekuatan tarik tertinggi yaitu pada perlakuan fraksi volume
40% mortar dengan pemberian siklus 25x yaitu 19,27 MPa. Kekuatan tarik terendah
yaitu pada perlakuan fraksi volume 0% dengan pemberian siklus termal 75x. Hasil
penelitian pada pengujian kekuatan bending menghasilkan kekuatan bending tertinggi
yaitu pada perlakuan siklus termal 25x dengan fraksi volume 40% mortar sebesar 56,09
MPa, sedangkan kekuatan bending terendah yaitu pada perlakuan siklus termal 75x
dengan fraksi volume 0% mortar sebesar 21,88 MPa.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi siklus termal maka semakin
menurun kekuatan tarik dan kekuatan bending pada komposit polyester serat rami
dengan aditif mortar. Kesimpulan kedua, yaitu semakin tinggi kadar mortar, semakin
tinggi kekuatan tarik dan kekuatan bending pada komposit polyester serat rami dengan
aditif mortar. Namun, pada fraksi volume mortar 50% mengalami penurunan kekuatan
tarik.Dedi Dwilaksana S.T., M.T
Sumarji, S.T., M.T
Determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja di Provinsi Jawa Timur
This study aims to examine the effect of the poverty, wages and education on labor force participation rate in East Java Province. This type of research is explanatory research which is a research that aims to determine the effect of the variables of poverty, wages and education on labor force participation rate in East Java Province. The method used in this study is panel data with a Fixed Effect approach and is associated with descriptive analysis. Based on the results of the study, it shows that the variable of poverty has a positive and insignificant effect on Labor Force Participation Rate in East Java Province, Wages has a negative and insignificant effect on Labor Force Participation Rate in East Java Province and Education has a positive andsignificant effect on Labor Force Participation Rate on East Java ProvinceDosen Pembimbing Utama : Drs.Sunlip Wibisono, M.Kes.
Dosen Pembimbing Anggota : Aisah Jumiati, S.E., M.P
Penentuan Harga per Unit Dengan Metode Activity Based Costing Pada Enatural Home Decor Situbondo
Berdasarkan hasil kegiatan Praktik Kerja Nyata yang telah penulis
laksanakan di UMKM Enatural Home Decor selama satu setengah bulan, terdapat
beberapa kesimpulan terkait dengan harga per unit yang diperoleh dalam kegiatan
Praktek Kerja Nyata yaitu sebagai berikut;
1. UMKM Enatural Home Decor merupakan UMKM yang
memproduksi berupa produk dekorasi seperti jam dinding, gantungan
nama, hexagonal, pajangan hias dinding lainnya. Proses produksi
dilakukan menurut pesanan karena dampak dari COVID-19 penjualan
produk dari Enatural Home Decor menurun derastis. UMKM Enatural
Home Decor belum benar- benar menghitung harga per unit untuk
produk yang dihasilkannya. UMKM Enatural Home Decor hanya
memperkirakan harga per unit berdasarkan bahan baku dan gaji
karyawan saja.
2. Penentuan harga per unit menurut UMKM Eatural Home Decor. Di
UMKM Enatural Home Decor hanya menghitung dengan
menjumlahkan bahan baku dan bahan penolong yang digunakan dengan
gaji karyawan yang dibagi dengan 6 jenis produk. Lalu hasil
penjumlahan tersebut dibagi dengan unit produksi. Perhitungan hal ini
sangat tidak akurat karena gaji karyawan dibagi dengan 6 jenis produk,
unit produksi tiap produk berbeda, tentunya biaya gaji tiap produk
berbeda, ini akan menyebabkan harga per unit produk yang berproduksi
sedikit akan lebih mahal. Dan perhitungan menurut UMKM Enatural
Home Decor tidak memasukkan biaya listrik serta overhead pabrik
tetap yang dipakai.
3. Harga per unit menurut perhitungan penulis menggunakan metode
activity based costing agar perhitungan harga per unit lebih akurat.
Sehingga penetapan harga jual untuk tiap produk Enatural Home Decor
lebih tepat, terutama ketika UMKM Enatural Home Decor mendapat
pesanan khusus. Dengan menggunakan activity based costing UMKM
mengetahui aktivitas mana yang harus ditingkatkan efisiensinya karena
dengan menggunakan activity based costing UMKM akan menghitung
biaya sumber daya yang digunakan dalam tiap aktivitas. Identifikasi
aktivitas yang terdapat di UMKM Enatural Home Decor yaitu;
a) Melayani pelanggan
b) Membuat desain
c) Memotong
d) Pengeboran
e) Pelaminasian
f) Pemasangan
g) Pengemasan
h) Membuat laporan
i) Pemakaian gudang
Harga per unit yang diperoleh untuk jam dinding ukuran 30x30 cm
adalah sebesar Rp. 48.526 dengan unit produksi sebanyak 156 unit, dan
harga per unit yang diperoleh untuk hiasan dinding/ kaligrafi ukuran
30x20 cm adalah sebesar Rp. 47.747 dengan unit produksi sebanyak 46
unit.
4. Berdasarkan perhitungan harga per unit yang telah dilakukan
menggunakan metode UMKM dan metode activity based costing
terdapat perbedaan harga yang signifikan. Harga per unit menurut
UMKM lebih rendah dibanding menggunakan metode activity based
costing. Selisih harga per unit untuk produk jam dinding ukuran 30x30
cm yaitu Rp. 12.891 dan selisih harga per unit untuk produk pajangan/
hiasan dinding ukuran 30x20 cm yaitu Rp. 10.553. Selisih tersebut
dikarenakan UMKM Enatural Home Decor belum menghitung harga
per unit dengan tepat seperti;
Tidak menghitung penyusutan peralatan, dan listrik
UMKM Enatural Home Decor juga menghitung gaji
karyawan dibagi rata tiap produk
Tidak menghitung harga tiap aktivitas, karena semua
produk tidak diproduksi secara merata dan beberapa produk
diproduksi dalam jumlah besar dan beberapa dalam jumlah
kecil.
UMKM Enatural Home Decor untuk mendapatkan biaya produksi yang
lebih rendah menggunakan metode activity based costing dengan cara
mengurangi aktivitas yang kurang efektif dan efisien seperti pada produk
hiasan dinding/kaligrafi tidak perlu menggunakan proses pelaminasian.Arie Rahayu Hariani, S.E., M.Sc. (Dosen Pembimbing
Analisis Prioritas Penanganan Kerusakan Bendung Menggunakan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus : Das Mayang)
Validasi unggah file repositori_Rudi K
Finalisasi unggah file repositori tanggal 18 Mei 2022_KurnadiDalam kegiatan rehabilitasi bendung, pemerintah berdasarkan dana APBN
menyediakan Dana Alokasi Khusus (DAK). Besarnya tingkat kerusakan bendung
dan keterbatasan dana sehingga mengakibatkan pengoperasian rehabilitasi harus
dilakukan secara perlahan-lahan atau bertahap. Studi ini mengambil lokasi pada
bendung Garahan, Sempolan, Sumber Pinang, Tegal Waru, dan Kebon Gunung
yang terletak pada wilayah UPT pengairan Mayang, Kabupaten Jember, Jawa
Timur.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas penangan akibat
kerusakan pada lima bendung berdasarkan kriteria penangannya yang meliputi
kondisi prasarana, ketersediaan air, dan luas area irigasi. Dalam penelitian ini
dilakukan dengan menganalisa data menggunakan metode Analytic Hierarchy
Process (AHP), Metode AHP tersebut merupakan suatu metode untuk membantu
mengambil suatu keputusan.Dosen Pembimbing utama : Ir. Wiwik Yunarni Widiarti S.T., M.T.
Dosen Pembimbing anggota : Dr. Ir. Entin Hidayah, M.UM
Hubungan Pengetahuan Kader Posyandu dengan Perilaku Kesehatan pada Masa Pandemi COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Kanigaran Kota Probolinggo
Validasi unggah file repositori_Rudi K
Finalisasi unggah file repositori tanggal 18 Mei 2022_KurnadiPerilaku kesehatan COVID-19 merupakan perilaku pencegahan COVID19 dalam upaya meminimalisir penyebaran COVID-19 diantaranya isolasi
mandiri, deteksi dini, serta melakukan proteksi diri. Upaya pemutusan penyebaran
ini juga diimbangi dengan pemahaman dan pengetahuan yang baik dari setiap
elemen masyarakat. Pengetahuan merupakan hal yang sangat penting dalam
proses pembentukan perilaku. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis
hubungan pengetahuan kader posyandu dengan perilaku kesehatan pada masa
pandemi COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas Kanigaran Kota Probolinggo.
Variabel independen dalam penelitian ini yaitu pengetahuan kader
posyandu dan variabel dependen dalam penelitian ini yaitu perilaku kesehatan
pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian
yaitu cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu non
probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Sampel dalam
penelitian ini adalah 72 kader posyandu di wilayah kerja puskesmas Kanigaran.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang berisikan pernyataan mengenai
pengetahuan tentang pandemi COVID-19 dengan perilaku kesehatan kader
posyandu di masa pandemi COVID-19. Analisis data menggunakan uji korelasi
spearman dengan tingkat signifikansi 0,05.Dosen Pembimbing utama : Dr. Iis Rahmawati, S.Kp.,M.Kes
Dosen Pembimbing anggota : Ns. Peni Perdani Juliningrum S.Kep., M.Ke
Gambaran Pelaksanaan Discharge Planning Perawat pada Anak dengan ISPA di Indonesia : Literature Review
Implementation of discharge planning in children with ARI (Acute Respiratory
Infection) in Indonesia is one of the efforts to prevent recurrent ARI (Acute
Respiratory Infection) in children. This study aimed to identify the implementation of
discharge planning in children with ARI (Acute Respiratory Infection) in Indonesia. A
literature review searched four electronic database (Google Shoolar, Science Direct,
PubMed, and Springer) for all studies design between 2016-2021. The Prisma
checklist guided in this review, title, abstract, full-text, and methodology were
assessed for the eligbility of studies. The researcher found ten studies which met
inclusion criteria in the review. Included studies consists of three studies discussed
the factors that caused ARI (Acute Respiratory Infection), five studies discussing the
implementation of discharge planning and two study of both. The averaged number of
participants are 95 and most of the study design in this study used cross-sectional. 1)
the importance of knowledge about the risk factor of ARI for discharge planning; 2)
the risk factors of ARI in children, such as : nutrition status, birth weight, exclusive
breastfeeding, parental smooking status, dwelling density, ventilation and humidity; 3)
the implementation of discharge planning in pediatric room was unoptimally
implemented; 4) factors that causing unoptimally implementation of discharge
planning are knowledge, competency, and coordination of nurse. It also the
competency of parents, especially mother, in caring for children with ARI in
Indonesia.Dosen Pembimbing Utama : Ns. Lantin Sulistyorini, S.Kep., M.Kes.
Dosen Pembimbing Anggota : Ns. Ira Rahmawati, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.An
Pengembangan dan Sosialisasi Game Edukasi Matematika Berbasis Android “GESIT” sebagai Alternatif Media Pembelajaran pada Masa Pandemi COVID-19
Di tengah mewabahnya Virus Corona (COVID-19), kesadaran pendidik akan pentingnya pengetahuan mengenai penggunaan teknologi khususnya media pembelajaran interaktif online untuk menunjang pembelajaran semakin meningkat. Kesadaran tersebut selaras dengan pendidikan yang kini tengah dicanangkan oleh Menteri Pendidikan bahwasanya pembelajaran bukan hanya bisa dilakukan di dalam kelas, tapi bisa dilaksanakan dimanapun dengan media serta sumber apapun. Oleh karena itu, pembelajaran online memberikan tantangan tersendiri bagi guru dalam merancang pembelajaran yang menarik dan menyenangkan meski secara daring. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mensosialisasikan media pembelajaran alternatif pada masa pandemi COVID-19 berupa game edukasi berbasis android. Adapun instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi dan angket respon. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba menunjukkan bahwa GESIT memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk digunakan. GESIT membantu siswa untuk belajar materi pola bilangan secara mandiri dan menyenangkan. Adanya respon positif dari siswa dan guru menunjukkan bahwa GESIT dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran tanpa terikat jarak dan waktu sehingga lebih efisien. Selain itu, pengembangan game edukasi telah memberikan referensi dan motivasi bagi guru untuk mengembangkan game serupa
The Effectiveness of The Digital Books’ Usage to Improve The XII IPS 3 Class Students’ Motivation at SMAN Pakusari Jember
This research aims to determine the effectiveness of the digital books’ usage in
increasing student motivation in XII IPS 3 class at SMAN Pakusari Jember. The method used
in this research is descriptive qualitative. The use of digital books in learning is useful to make
it easier for students to learn and it also can reduce the weaknesses in printed books. The
students feel easy and confortable to use them in learning process, so it increases the students’
motivation at XII IPS 3 of SMAN Pakusari. The results showed that the use of digital books
was very effective in increasing student motivation. The score of student learning motivation
before using digital books is at a value of 3.4 which is included in the medium category. After
using digital books in the learning process, the student's motivation score increased to 4.5
which is in the high category. For further research, it is hoped that researcher can use digital
books with more complete features and materials than the digital books used in this study
Formulasi Bacillus Subtilis JB12 Sebagai Agens Antagonis Xanthomonas Axonopodis PV. Glycines Dengan Bahan Pembawa Tepung Kacang-Kacangan
Bakteri Bacillus merupakan salah satu agens pengendali hayati karena dapat
digunakan untuk menekan patogen tanaman seperti Rhizoctonia, Erwinia,
Phytophthora,Fusarium, Xanthomonas. Bacillus yang digunakan dalam penelitian
ini merupakan Bacillus subtilis JB12 yang diperoleh dari filosfer pertanaman
kedelai. Karakteristik Bacillus subtilis JB12 yaitu permukaan koloni kasar, tepi
koloni bergerigi, serta memiliki warna koloni putih kusam. Bacillus substilis JB12
memiliki kemampuan dalam menghambat Xag sebesar 10,47 mm dan mampu
tumbuh bersama tanpa saling menghambat dengan bakteri asal filosfer lainya.
Pemanfaatan Bacillus subtilis JB12 sebagai agens antagonis dalam jumlah banyak
memiliki kendala dalam penyimpanan dan pengaplikaianya dilapang. Penggunaan
bakteri dalam bentuk suspensi sel dapat menurunkan populasi bakteri dengan cepat,
sehingga suspensi bakteri perlu dikemas dalam bentuk formula yang dapat
disimpan dalam bahan pembawa (carrier). Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui viabilitas dan daya antagonis Bacillus subtilis JB12 terhadap Xag yang
telah diformulasikan dalam beberapa jenis tepung kacang-kacangan.
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Fakultas
Pertanian Universitas Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah
Rancangan Acak Lengkap (RAL) Non Faktorial. Terdapat 7 perlakuan meliputi
T1:Tepung kedelai, T2: Tepung kacang hijau, T3: Tepung kacang merah, T4:
Tepung kedelai + Tepung kacang hijau, T5: Tepung kedelai + Tepung Kacang
Merah, T6: Tepung Kacang Hijau + Tepung Kacang Merah, T7: Tepung kedelai +
tepung kacang hijau + tepung kacang merah, masing-masing perlakuan diulang 3
kali. Formulasi dilakukan dengan menginokulasikan kultur Bacillus subtilis
sebanyak 20 ml /100 g pada masing-masing formula. Variabel pengamatan yaitu
terdiri dari uji viabilitas Bacillus subtilis dan uji antagonis terhadap Xag
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung kacang-kacangan sebagai
bahan pembawa memberikan pengaruh yang berbeda-beda terhadap viabilitas
Bacillus subtilis JB12. Viabilitas tertinggi selama masa penyimpanan terjadi pada
perlakuan T6 (Tepung kacang hijau + Tepung kacang merah) dengan populasi
Bacillus subtilis JB12 sebesar 7,98 x 1016 cfu/ml pada 7 msi. Bacillus subtilis JB12
yang telah diformulasikan mampu menghambat pertumbuhan Xag. Bahan
pembawa pada formulasi tidak mempengaruhi kemampuan Bacillus subtilis JB12
dalam menghambat Xag. Zona hambat pada masing-masing formulasi tidak
berbeda nyata. Zona hambat terbesar yaitu pada formulasi T3 (Tepung kacang
merah) sebesar 16,1 mm pada penyimpanan 7 msi dan zona hambat terkecil yaitu
pada T2 (Tepung kacang hijau) sebesar 14 mm pada 1 msi.Dr. Suhartiningsih Dwi Nurcahyanti S.P., M.Sc. (Dosen Pembimbing
Relationship of Cholinesterase Activity with Blood Glucose Levels Due to Pesticide Exposure to Farmers in Mlokorejo Village
Peningatan kadar glukosa darah dapat ditimbulkan oleh penggunaan pestisida jangka panjang oleh petani.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara aktivitas kolinesterase sebagai
indikator paparan pestisida dan glukosa darah petani di Desa Mlokorejo Kabupaten Jember. Metode
penelitian bersifat observasional-analitik dengan desain studi cross-sectional. Data berupa karakteristik
umum sampel didapatkan melalui wawancara, sedangkan data aktivitas kolinesterase dan kadar glukosa
darah petani didapatkan dari pemeriksaan di Laboratorium Biokimia Fakultas Kedokteran Universitas Jember.
Besar sampel yang digunakan adalah 30 sampel. Seluruh sampel memiliki aktivitas kolinesterase diatas
normal. Sebagian besar sampel memiliki kadar glukosa darah normal. Berdasarkan hasil analisis statistik
menggunakan uji korelasi Spearman ( = 0,05) didapatkan kesimpulan bahwa tidak terdapat hubungan yang
signifikan antara kedua variabel (p = 0,191)