75643 research outputs found
Sort by
The Influence of Marketing Communication, Relationship Commitment, Business to Consumer Relationship Quality on Customer Loyalty in The Bread Industry
The purpose of this study was to examine and analyze the variables of soft-sell marketing communication, and hard-sell marketing communication, relationship commitment, relationship quality, customer loyalty in the bread industry in Jember Regency. The research method used in this study Structural Equation Modeling (SEM) by testing using AMOS, the population in this study were all customers of the bread industry who have used online methods in relationship marketing relationships in Jember. The research sample using the purposive sampling method found 5 companies according to research criteria. Research respondents were customers who were willing (convenience) to become respondents as many as 425 people. Marketing communication soft-sell research significantly affects business to consumer relationship quality of bread industry customers by 28.7%. Relationship commitment significantly impacts business to consumer relationship quality of bread industry customers by 54.8%. Hard-sell marketing communication significantly impacts business to consumer relationship quality of bread industry customers by 40.9%. Soft-sell marketing communication has a significant impact on customer loyalty in the bread industry by 18.4%. Relationship commitment significantly influences customer loyalty in the bread industry customers by 31.4%. Hard-sell marketing communication has a significant effect on customer loyalty in the bread industry by 38.9%. Business to consumer relationship quality has a significant impact on customer loyalty of bread industry customers by 51.3%
Analisis Model Pembelajaran Sentra Seni untuk Mengembangkan Kreativitas Anak Kelompok A2 di TK Arni Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2020/2021
Analisis Model Pembelajaran Sentra Seni Untuk Mengembangkan Kreativitas Anak Kelompok A2 di TK ARNI Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2020/2021, Ahyu latif Riski, 160210205098; 2016; 88 halaman; program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jember.
Penerapan kegiatan model pembelajaran sentra seni di TK ARNI Jember dirancang untuk mengembangkan kreativitas anak kelompok A2 melalui kegiatan kolase, menggambar bebas, mengkontur (membuat pola garis lurus, lingkaran dan kotak), dan membuat prakarya. Berdasarkan hasil observasi pada saat melakukan kegiatan menggambar dan mewarnai di sentra seni, anak kelompok A2 sudah dapat memilih sendiri warna yang disukainya, bisa membentuk gambar sederhana secara mandiri, menambahkan bentuk pada gambar sederhana dan menghasilkan sendiri bentuk gambar yang berbeda dari anak lainnya sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran sentra seni di TK ARNI Jember dapat mengembangkan kreativitas anak sesuai dengan tujuannya. Penelitian ini ingin memahami lebih lanjut model pembelajaran sentra seni untuk mengembangkan kreativitas anak di TK tersebut.
Berdasarkan uraian tersebut, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah model pembelajaran sentra seni untuk mengembangkan kreativitas anak kelompok A2 di TK ARNI Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2020/20201? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran sentra seni untuk mengembangkan kreativitas anak kelompok A2 di TK ARNI Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2020/2021.
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dilakukan bulan Agustus sampai Oktober Semester Gasal Tahun Pelajaran 2020/2021, di mana sudah berlaku pembelajaran dari rumah akibat pandemi Covid-19. Sumber data diperoleh dari informan guru kelompok A2 dan Kepala sekolah TK ARNI Kecamatan Kaliwates Jember. Metode pengumpulan data melalui observasi (catatan lapangan), wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah menggunakan teknik analisis data yang meliputi proses pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian di TK ARNI Jember menunjukkan bahwa selama kegiatan pembelajaran dari rumah, guru menerapkan pijakan penataan lingkungan melalui penyusunan RPPDr dengan membuat indikator yang sesuai perkembangan kreativitas anak, menyiapkan peralatan dan bahan, dan kegiatan untuk anak. Untuk pijakan sebelum bermain, guru membuat video pembelajaran untuk menstimulasi kreativitas anak dengan menjelaskan tugas dan berpesan agar membuat karya sesuai idenya sendiri. Untuk pijakan saat anak bermain, dilakukan dengan cara guru memberikan arahan agar anak membuat kreasi bersama orangtua di rumah, di mana orangtua mendampingi kegiatan anak. Untuk pijakan setelah main, guru mengumpulkan video hasil karya anak dalam kegiatan seni seperti kolase, menggambar, mengkontur berbagai macam pola dan membuat kreasi karya bersama orangtua. Selain itu, masing-masing orang tua melakukan tanya jawab bersama anaknya di rumah terkait dengan kegiatan yang dikerjakan oleh anak.
Saran yang dapat disampaikan yaitu guru dapat lebih meningkatkan stimulasi terhadap kreativitas anak dengan kegiatan-kegiatan yang lebih inovatif menggunakan beragam peralatan dan bahan yang ada di rumah anak-anak, mengembangkan imajinasi anak dengan bercerita/dongeng singkat sebelum menjelaskan tugas dan melakukan tanya jawab dengan anak ketika selesai kegiatan pembelajaran
Phythoremediasi Chromium Total (Cr-T) Menggunakan Kayu Apu (Pistia Stratiotes L.) Pada Limbah Cair Batik
Industri batik dalam proses kegiatannya menghasilkan limbah cair yang mengandung logam berat
chromium total. Kandungan logam chromium selain dapat menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan
juga berdampak keracunan akut dan kronis terhadap manusia. Pistia stratiotes L. termasuk tanaman
fitoremediator yang dapat mengikat logam berat pada jaringan akar. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis perbedaan kadar logam chromium dalam limbah cair batik. Pada penelitian ini menggunakan
true experiment dengan desain penelitan post-only control group design dan menggunakan metode
Rancangan Acak Lengkap dengan enam kali pengulangan. Sampel terdiri dari kelompok kontrol (K) 0
gr/6L dan kelompok perlakuan yaitu 300 gr/6L (P1), 350 gr/6L (P2) dan 400 gr/6L (P3). Limbah batik
diencerkan menggunakan aquades dengan perbandingan 1:5, lalu dikontakkan dengan tanaman kayu apu
selama 10 hari. Pada waktu pengontakan juga diukur pH dan suhu. Data dianalisis menggunakan normalitas
data, homogenitas data serta uji statistik one way anova. Antara kelompok K dengan P1, P2, P3
menunjukkan perbedaan yang signifikan (P1=0.007; P2= 0.000 dan P3= 0.000
Analisis Kinerja Struktur Gedung Mega Tower (Office) Trans Icon Surabaya Menggunakan Metode Pushover Analysis
Kebutuhan akan bangunan gedung di Indonesia meningkat setiap tahunnya
khususnya di daerah perkotaan. Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua
setelah Jakarta, menjadikan kota ini padat penduduk. Lahan yang terbantas tidak
sebanding dengan kebutuhan fasilitas masyarakat yang meningkat akan hunian,
hiburan, dan tempat pekerjaan menjadikan gedung bertingkat sebagai solusi atas
permasalahan tersebut. Disisi lain, kota Surabaya memiliki 2 patahan aktif
menjadikan kota ini rawan terjadi bencana gempa bumi. Berdasarkan pengalaman
yang telah terjadi, keruntuhan bangunan akibat bencana gempa bumi telah menelan
korban jiwa dalam jumlah yang cukup besar. Gedung Mega Tower (Office) Trans
Icon Surabaya memiliki ketinggian total 96,25 m dengan jumlah lantai 17 lantai,
menjadikan perlu dilakukannya analisis terkait desain gedung tahan gempa.
Pushover Analysis merupakan salah satu metode yang digunakan dalam
menentukan level kinerja struktur. Pada Pushover Analyis sistem struktur
diberikan perpindahan secara lateral hingga batas tertentu dengan increment
tertentu untuk menunjukkan perilaku keruntuhan. Hasil running analysis load
case beban hidup, beban mati, dan beban gempa menggunakan respon
spektrum menunjukkan struktur masih aman. Hal ini dibuktikan dengan
kontrol ketahanan gempa menggunakan SNI 1726-2019 beberapa parameter
simpangan antar lantai dan pengaruh P-delta menunjukkan hasil masih
memenuhi batas izin yang di syaratkan. Hasil pushover analysis berupa kurva
kapasitas, kurva koefisien perpindahan FEMA 356 dan kurva spektrum
kapasitas ATC-40. Selanjutnya dari masing-masing kurva tersebut didapatkan nilai
displacement pushover arah x dan pushover arah y digunakan untuk mengetahui
level kinerja struktur. Berdasarkan nilai tersebut yang mengacu pada tabel level
kinerja struktur ATC-40 didapatkan untuk pushover arah x dan arah y pada bangunan berada pada level kinerja Damage Control. Level
Kinerja Damage Control berarti bangunan telah mengalami sedikit kerusakan pada
elemen non-struktural, dan bisa juga kerusakan struktural namun masih dapat
diperbaiki dapat difungsikan kembali. Gaya geser dasar maksimum bangunan
terjadi pada case pushover arah y yaitu sebesar 23133,879 kN. Gaya geser dasar
terkecil bangunan terjadi pada case pushover arah x yaitu sebesar 6985,067 kN.
Demikian juga dengan perpindahan maksimum bangunan terjadi pada case
pushover arah y yaitu sebesar 1037,353 mm dan yang paling kecil pada case
pushover arah x yaitu sebesar 154,451 mm. Konsep strong column weak beam telah
didapatkan pada bangunan. Distribusi sendi plastis terjadi keruntuhan pada balok
terlebih dahulu sesuai yang diharapakan komponen kolom lebih kuat dari pada
balok.Pembimbing I : Ketut Aswatama Wiswamitra, S.T., M.T
Pembimbing II : Dr. Ir. Krisnamurti, M.
PETUNJUK PRAKTIKUM “PAPI LOGIKA”
Mengembangkan media pembelajaran yang inovatif dan ekonomis serta
mampu mengungkap konsep peluang, operasi bilangan, dan logika
matematik
Empowerment of Oyster Mushroom Farmers in KarangPring Village, Jember through Training on Making Oyster Mushroom Seeds F0,F1, and F2
Oyster mushroom farmers in KarangPring Village, Sukorambi District, Jember Regency have implemented the appropriate oyster mushroom cultivation technique. However, the profit of fresh oyster mushroom sales is still low because the production cost is very high due to F1 oyster mushroom seeds from the supplier being costly. Therefore, it is required a piece of knowledge about the production of F0, F1, and F2 oyster mushroom seeds. So that oyster mushroom farmers can produce oyster mushroom seeds independently. It will have an impact on the reduction of oyster mushroom's production costs. So, the profit of fresh oyster mushroom sales can also be increased; farmers can be F0, F1, and F2 oyster mushroom seed suppliers for others. The method of sharing F0, F1, and F2 oyster mushrooms production was training. The activity result was that the oyster mushroom farmers in Karangpring Village were capable of independently producing F0, F1, and F2 oyster mushroom seeds. These activities can be expected to reduce F0, F1, and F2 oyster mushrooms supply production costs. So the oyster mushroom farmers in KarangPring Village, Sukorambi District, Jember Regency can increase their profit from fresh oyster mushroom sales
Pedoman Penyusunan Skripsi
Penyusunan skripsi bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember
(FKG UNEJ) merupakan suatu karya tulis ilmiah yang berupa paparan tulisan hasil penelitian
pada tingkat pendidikan Strata 1 (S1) yang membahas suatu permasalahan/fenomena dalam
bidang kedokteran gigi dengan menggunakan kaidah keilmuan dan kaidah penulisan Bahasa
Indonesia yang berlaku (baku). Penyusunan skripsi merupakan salah satu prasyarat untuk
menyelesaikan Pendidikan S1 dan mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran Gigi.
Penyusunan skripsi juga merupakankegiatan yang harus memenuhi kaidah dan metode
ilmiah secara sistematis, sesuai dengan otonomi keilmuan dan budaya akademik serta harus
mempertimbangkan standar mutu, keselamatan kerja, kesehatan, kenyamanan, keamanan
peneliti, masyarakat, dan lingkungan (Kemenristekdikti, 2015). Tata cara penulisan skripsi
harus didasarkan pada kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang baku,oleh karena itu,
mahasiswa FKG UNEJ yang melakukan penyusunan skripsi akan dibimbing dan diarahkan oleh
Dosen Pembimbing. Dosen Pembimbing Skripsi terdiri dari Dosen Pembimbing Utama dan
Dosen Pembimbing Pendamping sesuai dengan bidang ilmu yang akan diteliti
Navigation System for Olfactory Mobile Robot by Using Machine Vision System
Combustion of fuels to produce heat or other forms of power has been the cornerstone of industrial processes. Liquefied Petroleum Gas (LPG) is an alternative fuel, which is used primarily as a fuel in most spark-ignited internal combustion engines. Therefore, the incidence of leakage in gas cylinders needs to be considered, in order to avoid fire, poisoning, and even death to those around it. Olfactory mobile robot can be used to detect gas content. Thus, the source of the gas leak in the industry and in the storage area for LPG gas cylinders can be identified. This paper emphasizes on robot navigation by using Machine Vision System (MVS) to speed up the process of finding the exact location of the gas leak source. Several tests were carried out on several aspects. The test results on the motor drivers show that the robot can move well. While the MVS testing shows that the programming algorithm for image processing is able to recognize track borders. Then, the results on gas sensors testing show that the robot can find the source of the gas leak and can adjust it to the required robot speed. The last test, which is on the whole system, shows that the duration needed to find the source of the gas leak is in accordance with the distance from the source of the gas leak
The Legal Principles of Assets of the Establishment Of A Workers Union in Determining Legality Workers Union for Running Rights and Obligations
Berdasarkan ketentuan umum Pasal 1 Undang-undang Ketenagakerjaan,
dikemukakan bahwa serikat buruh/serikat pekerja merupakan organisasi yang
dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja baik di perusahaan maupun di luar perusahaan,
yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna
memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta
meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Undang-Undang Nomor 21
tahun 2000 tentang Serikat Pekerja / Serikat Buruh menegaskan bahwa pekerja buruh
sebagai warga negara mempunyai persamaan kedudukan dalam hukum, hak untuk
mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak, mengeluarkan pendapat,
berkumpul dalam satu organisasi, serta mendirikan dan menjadi anggota serikat
pekerja/serikat buruh. Indonesia menjadi anggota ILO sejak tanggal 12 Juli 1950.
Hak berserikat bagi pekerja/buruh, sebagaimana diatur dalam Konvensi International
Labour Organization (ILO) Nomor 87 tentang Kebebasan Berserikat dan
Perlindungan Hak Untuk Berorganisasi, dan Konvensi ILO Nomor 98 mengenai
Berlakunya Dasar-dasar Daripada Hak Untuk Beroragnisasi dan Untuk Berunding
Bersama sudah diratifikasi oleh Indonesia menjadi bagian dari peraturan perundang undangan nasional. Undang-Undang Nomor 21 tahun 2000 tentang Serikat
Pekerja/Serikat Buruh menjadi payung hukum untuk gerakan dan lembaga serikat
pekerja atau serikat buruh. Sesuai ketentuan Pasal 5 Undang Undang Nomor 21
Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, dikemukakan bahwa sebuah
serikat buruh/serikat pekerja dapat dibentuk oleh minimal 10 orang karyawan di
suatu perusahaan. Dalam undang-undang yang sama disebutkan bahwa pembentukan
serikat pekerja ini tidak diperbolehkan adanya campur tangan dari perusahaan,
pemerintah, partai politik, atau pihak manapun juga. Ketentuan lebih lanjut mengenai
prosedur pendaftaran Serikat Buruh/Serikat Pekerja diatur dalam Keputusan Menteri
Nomor 16/MEN/2001 tentang Prosedur Pendaftaran Resmi Serikat Pekerja/Serikat
Buruh. Ditegaskan kembali tentang pentingnya pencatatan serikat pekerja dalam
regulasi tersebut dapat dipahami melalui Pasal 3 Keputusan Menteri Nomor
16/MEN/2001 tentang Prosedur Pendaftaran Resmi Serikat Pekerja/Serikat Buruh,
bahwa : Instansi yang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan kabupaten/kota
wajib untuk mencatat dan memberikan nomor bukti pencatatan atau menangguhkan
pencatatan. Dalam hal ini penting untuk dikaji lebih lanjut terkait isu hukum adanya
Akta Pendirian Serikat Pekerja dalam menentukan keabsahan serikat pekerja guna
menjalankan hak dan kewajibannya sebagai perwujudan jaminan kepastian hukum.
Berdasarkan beberapa hal tersebut di atas penulis menidentifikasikan
bberapa rumusan masalah antara lain : (1) Apakah kedudukan akta pendirian
menentukan keabsahan serikat pekerja dalam menjalankan hak dan kewajibannya;
(2) Apakah pencatatan serikat pekerja oleh Pejabat Dinas Tenaga Kerja tidak
menegasikan aspek pengesahan serikat pekerja yang diajukan oleh notaris atas akta
pendirian yang telah dibuat; dan (3) Bagaimana konsep pengaturan ke depan agar
pendirian serikat pekerja tidak mendistorsi prinsip kepastian hukum keabsahan
serikat pekerja atas akta pendirian yang telah dimiliki ? Tipe penelitian yang
digunakan dalam penyelesaian tesis ini adalah tipe penelitian yuridis normatif. Sesuai
dengan tujuan yang akan dicapai, maka metodologi dalam penelitian tesis ini menggunakan dua macam pendekatan, yakni pendekatan perundang-undangan
(statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approarch) serta
pendekatan kasus. Dalam pengumpulan bahan hukum ini penulis menggunakan
metode atau cara dengan mengklasifikasikan, mengkategorisasikan dan
menginventarisasi bahan-bahan hukum yang dipakai dalam menganalisis dan
memecahkan permasalahan.Dr. Aries Harianto, S.h., M.h (Dosen Pembimbing)
Dr. Ermanto Fahamsyah, S.h., M.h. (Dosen Pembimbing
Distribusi Dan Frekuensi Alel Golongan Darah Sistem Abo Dan Rhesus Pada Penduduk Pulau Gili Ketapang Probolinggo
Gili Ketapang merupakan satu-satunya desa yang terletak di Pulau Gili,
yaitu sebelah utara Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Populasi suku
Madura masih menjunjung tinggi nilai adat istiadat di daerah setempat, salah
satunya adalah adat tentang pernikahan kerabat. Termasuk Suku Madura di Pulau
Gili Ketapang. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan keutuhan ikatan
persaudaraan dan menjaga hubungan kekerabatan. Sebelumnya telah dilakukan
penelitian tentang Golongan darah sistem ABO pada penduduk desa Gili
Ketapang pada tahun 2004. Penelitian ini dilakukan kembali, guna untuk melihat
ada atau tidaknya perubahan proporsi fenotip dan frekuensi alel golongan darah
ABO dalam kurun waktu 17 tahun.
Penelitian dilakukan pada bulan Mei - Juni 2021, di Desa Gili Ketapang
Kabupaten Probolinggo. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan cara
dilakukan pengundian. Penduduk yang dijadikan sebagai sampel adalah penduduk
asli desa Gili Ketapang. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 384 jiwa. Prosedur
pengambilan sampel penduduk diambil darahnya melalui jari tangan dan
dilakukan identifikasi golongan darah dengan serum anti A, anti B, dan anti D.
Darah diambil lalu diteteskan pada kertas golongan darah, untuk identifikasi
golongan darah sistem ABO menggunakan serum anti A dan anti B yang
dicampur dengan darah dihomogenkan, ditunggu hingga kurang lebih 1 menit.
Identifikasi golongan darah sistem Rhesus menggunakan serum anti D.
Pengambilan sampel yang dilakukan telah mengikuti prosedur yang disetujui dan
diterbitkan oleh Komisi Etik, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember
dengan nomor Ethical Clearance 1224/UN25.8/KEPK/DL/2021Dr. Hidayat Teguh Wiyono, M. Pd. (Dosen Pembimbing)
Purwatiningsih, S. Si., M. Si., Ph. D. (Dosen Pembimbing