Universitas Jember

UNEJ Repository
Not a member yet
    75643 research outputs found

    Analisis Kepuasan Pasien Gancang Aron Dengan Metode Importance Performance Analysis dI RSUD Blambangan

    No full text
    Gancang Aron (Gugus Antisipasi Cegah Antrian Panjang dengan Antar Obat ke Rumah Pasien) merupakan program inovasi RSUD Blambangan untuk mengurangi waktu tunggu pelayanan obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pasien pengguna program Gancang Aron dengan metode Importance Performance Analysis di RSUD Blambangan Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 96 responden yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atribut dianggap penting namun kinerjanya masih ada yang dianggap kurang baik dan belum memenuhi harapan, yaitu petugas kurang tepat waktu dalam melayani pasien, petugas kurang menerima dan mendengarkan keluhan pasien dengan baik, instalasi farmasi memiliki persediaan obat yang kurang lengkap, dan ruang tunggu kurang memadai. Tingkat kepuasan pasien pengguna program Gancang Aron ditinjau dari dimensi kompetensi teknis, akses terhadap pelayanan, kelangsungan pelayanan, keamanan, efektivitas, hubungan antar manusia, dan efisiensi ialah sangat puas, sedangkan ditinjau dari dimensi kenyamanan ialah puas, namun atribut ruang tunggu memadai dan tersedianya AC/televisi/majalah di ruang tunggu belum memenuhi harapan pasien. Berdasarkan diagram kartesius diketahui bahwa atribut tersebar dalam empat kuadran. Atribut yang dianggap penting dan telah baik kinerjanya sebanyak 7 atribut, sedangkan atribut yang dianggap kurang penting dan belum baik kinerjanya sebanyak 8 atribut

    Infrared spectroscopy chemometric model for determination of phenolic content of plant leaf powder

    No full text
    ntroduction: The leaf is the part of the plant often used in traditional medicine because it is rich in one class of secondary metabolite compounds, namely phenolic compounds. Objectives: This study aims to establish a chemometric model for determining the phenolic content of plant leaf powders using the infrared spectroscopy (FTIR and NIR) method with a combination of chemometrics. Methods: The dried and powdered plant leaves were scanned using FTIR and NIR spectroscopy. Spectra were used to form calibration models. The calibration models were Partial Least Square (PLS), Principal Component Regression (PCR), and Support Vector Regression (SVR). The selected calibration model was validated using LOOCV and external cross-validation. The best calibration model was PCR, with R2 and RMSEC values of FTIR and NIR of 0.9918885; 0.9752648 and 0.8675906; 1.5150245, respectively. Results: The results of the Paired-Sample T-test analysis of actual samples determined by the selected calibration model compared to the comparison method showed no significant difference

    Pengaruh Kompetensi Serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dengan Mediasi Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pengurus Koperasi di Kabupaten Jember

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi serta pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan mediasi motivasi kerja terhadap kinerja pengurus koperasi di Kabupaten Jember. Objek penelitian ini adalah seluruh pengurus koperasi di Kabupaten Jember. Objek ini dipilih karena dari tahun 2016-2020 jumlah koperasi yang statusnya tidak aktif jauh lebih banyak dari yang berstatus aktif. Pada tahun 2021 ini saja, dari 1913 koperasi di Jember, hanya sejumlah 553 koperasi yang berstatus aktif. Penelitian ini menggunakan kuisioner google form, dengan popuasi seluruh pengurus koperasi aktif di Kabupaten Jember sejumlah 1659 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probablity sampling dengan teknik random sampling, dengan sampel yang digunakan sebanyak 322 pengurus koperasi di Kabupaten Jember. Metode analisis data menggunakan path analysis. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa semua hipotesis diterima, yaitu kompetensi berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pengurus koperasi di Kabupaten Jember, pendidikan dan pelatihan (diklat) berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pengurus koperasi di Kabupaten Jember, kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pengurus koperasi di Kabupaten Jember, pendidikan dan pelatihan (diklat) berpengaruh signifikan terhadap kinerja pengurus koperasi di Kabupaten Jember, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pengurus koperasi di Kabupaten Jember.Dr. Diana Sulianti K Tobing, S.E.,M.S.i (Pembimbing I) Dr.Intan Nurul Awwaliyah S.E. M.Sc. (Pembimbing II

    Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember dalam Pembentukan Dokumen Rencana Kontijensi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tanggul

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 6 Juni 2022_KurnadiArtikel ini didasari oleh permasalahan penanganan bencana yang dilakukan oleh pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah khusus nya di Kabupaten Jember dalam pembentukan dokumen rencana kontijensi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tanggul. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan tentang Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember dalam Pembentukan Dokumen Rencana Kontijensi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tanggul. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran menurut Horton yang memiliki perspektif perilaku yang diharapkan dari seseorang atau lembaga/organisasi dalam suatu status tertentu, sebagaimana tugas dan fungsinya dalam menunjang usaha pencapaian tujuan. Pendekatan dan metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan jenis data yang terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Derajat kepercayaan diuji menggunakan teknik triangulasi data. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukkan peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember dalam pembentukan dokumen rencana kontijensi yang terbagi menjadi tiga peran yaitu mejadi koodinator; menjadi komando; dan juga menjadi pelaksana. Peran BPBD sebagai koordinator memberikan pemahaman-pemahaman kepada stakeholder tentang tujuan-tujuan rencana kontijensi dan meberikan pemahaman tentang pentingnya penanggulangan bencana dilakukan secara bersama-sama; menjadi komando yaitu tentang pelaksanaan teknis nya dalam hal ini memilih mitra kerja dan membentuk dokumen rencana kontijensi yang dikomando langsung oleh BPBD; menjadi pelaksana yaitu sebagai pemangku kebijakan penanggulangan bencana wajib melaksanakan apa yang sudah menjadi tugas-tugas dari BPBD dalam penanggulangan bencana, salah satunya membentuk dokumen rencana kontijensi sebagai tahap pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana.Dosen Pembimbing Utama : Drs. Boedijono, M.Si Dosen Pembimbing Anggota : Drs. Supranoto, M.Si., Ph.

    A Comprehensive Literature Review of Allergic Conjunctivitis

    No full text
    Allergic disease is a complex disease caused by a combination of genetic and environmental factors. Allergic diseases are on the rise, affecting about 30% to 40% of the world's population. In addition to a decrease in quality of life, this disease can affect thesocial and economic. This study aims to determine the concept of allergic conjunctivitis and its current management. Results: Allergic conjunctivitis is an inflammatory response of the conjunctiva to allergens such as pollen, environmental antigens (eg dust), and animal dander. Conclusion: Allergic diseases can be managed strategically, both non-pharmacologically and pharmacologically. Pharmacological use is usually preferred when non-pharmacological methods prove ineffective or insufficient in reducing allergy symptoms. Topical therapy consists of combination drugs such as antihistamines and vasoconstrictors, or antihistamines with mast cell stabilizing properties. The first are vasoconstrictors that target eye redness and antihistamines that target allergy symptoms

    Hubungan Durasi Pemakaian APD terhadap Terjadinya Dermatitis Kontak pada Tenaga Kesehatan Selama Pandemi COVID-19: Tinjauan Sistematik

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 28 Juni 2022_KurnadiDermatitis kontak adalah kondisi radang kulit yang disebabkan terpaparnya kulit dengan bahan dari luar yang bersifat iritan atau alergen. Persentase dermatitis akibat kerja dari seluruh penyakit akibat kerja di Indonesia menduduki porsi tertinggi sekitar 50-60%. Studi epidemiologi dermatitis kontak di Indonesia menunjukkan bahwa 97% dari 339 kasus merupakan kasus dermatitis kontak, dengan 66,3% merupakan dermatitis kontak iritan. Dermatitis kontak telah dilaporkan menjadi penyebab 25% dari seluruh hari kerja yang hilang (lost workdays). Selama pandemi COVID-19, jenis pekerjaan yang memilki peran sangat penting dan yang paling mungkin untuk diteliti saat ini adalah tenaga kesehatan yang menggunakan APD dalam waktu yg lama. Pemakaian APD dalam waktu lama menyebabkan kulit rentan mengalami reaksi kontak karena dapat menghasilkan keringat, lembap, dan gesekan pada kulit yang berlebihan akibat bersentuhan langsung dengan bahan dari masing-masing APD tersebut. Hal ini sangat mengganggu penderita dalam melakukan pekerjaan sehingga sangat berpengaruh negatif terhadap produktivitas kerjanya. Oleh sebab itu, penyakit tersebut perlu mendapat perhatian khusus karena akibatnya bahkan dapat memudahkan masuknya mikoorganisme sehingga menimbulkan infeksi sekunder dikarenakan adanya permukaan kulit yang luka, mengubah flora normal pada tangan, dan tentu berdampak pada kualitas hidup pasien. Tujuan umum dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan durasi pemakaian APD terhadap terjadinya dermatitis kontak pada tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19. Desain penelitian ini adalah tinjauan sistematis berupa penelitian deskriptif analitik non-eksperimental. Artikel ditinjau secara sistematis tanpa metaanalisis. Dalam melakukan identifikasi literatur, peneliti menggunakan kerangka kerja PICOS (Population, Intervention, Comparison, Outcome, Study design) sebagai kriteria kelayakan. Jumlah data yang diperoleh dari pencarian secara sistematis ditampilkan menggunakan diagram alir Preferred Reporting Systematical Review and Meta Analysis (PRISMA). Hasil penelitian yang didapat adalah rata-rata dari keseluruhan jam pemakaian APD pada tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19 adalah 6-7 jam/hari dan durasi tersebut telah sesuai dengan aturan jam kerja nasional maupun internasional; Kejadian dermatitis kontak dari dermatosis lain pada tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19 sangat beragam dan dipengaruhi oleh perbedaan jumlah dermatosis lain yang dibandingkan, perbedaan riwayat hidup dan pemakaian APD, ataupun keadaan demografis; Terdapat hubungan terkait durasi pemakaian APD selama 5-6 jam dengan kejadian dermatitis kontak pada tenaga kesehatan selama pandemi COVID-19; Jenis APD yang terbanyak menyebabkan dermatitis kontak pada studi ini adalah masker, sarung tangan, dan baju pelindung, goggles, serta face shield.; Bahan APD yang paling banyak menyebabkan dermatitis kontak adalah masker N95, masker bedah, dan sarung tangan lateks. Penelitian ini sudah teregistrasi di PROPERO (International Prospective Register of Systematic Reviews) dengan nomor registrasi CRD42022316582.Dosen Pembimbing Utama : Dr. dr. Diana Chusna Mufida, M.Kes Dosen Pembimbing Anggota : dr. Azham Purwandhono, M.Si, Sp.

    Prevalensi Multidrug Resistance Escherichia Coli dari Isolat Daging Ayam Broiler di Kabupaten Jember

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 6 Juni 2022_KurnadiResistensi antibiotik menjadi salah satu masalah kesehatan global yang sedang dihadapi dunia. Saat ini antibiotik tidak hanya diberikan pada manusia, tetapi juga diberikan pada hewan ternak untuk meningkatkan hasil produksi. Daging ayam merupakan salah satu komoditas bahan pangan terbesar di dunia. Eschericia coli adalah salah satu bakteri yang sering ditemukan pada daging ayam. Bakteri ini mampu bersifat patogen baik pada hewan maupun pada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi multidrug resisten E. coli yang diambil dari isolat daging ayam broiler. Sampel berupa bakteri E. coli yang berasal dari 25 gram daging ayam berjumlah 30 sampel yang diambil dari 6 pasar di Kabupaten Jember. Metode uji resistensi yang digunakan adalah Kirby-Bauer dengan media Mueller-Hinton. Hasil pada penelitian menunjukkan 100% daging ayam terkontaminasi bakteri E. coli. Semua bakteri E. coli dari isolat daging ayam broiler yang diuji dalam penelitian ini bersifat multidrug resistance. Bakteri E. coli 100% resisten terhadap kotrimoksazol dan sefiksim, 96,67% resisten terhadap kloramfenikol dan amoxicillin-clavulanic, 93,3% resisten terhadap tetrasiklin, 90% resisten terhadap seftriakson, dan 80% resisten terhadap azitromisin serta siprofloksasin. Profil resistensi minimal terhadap 5 jenis antibiotik dengan MAR index antara 0,625 – 1.Dr. dr. Enny Suswati M.Kes. (Dosen Pembimbing) dr. Bagus Hermansyah M.Biomed. (Dosen Pembimbing

    Strategi Komunikasi Lintas Budaya Perawat pada Klien Multikultural dalam Setting Rumah Sakit: Literature Review

    No full text
    Background: Cross-cultural communication occurs between two or more people with different cultures. The lack of understanding of the client's culture in communication will cause conflicts and misunderstandings. This study aims to analyze articles related to nurses’ cross-cultural communication strategies with multicultural clients in hospitals. Methods: This study employed a literature review guided by the PRISMA flow chart. The review used pre-defined keywords to search articles from four databases including PubMed, Science Direct, Google Scholar, and ProQuest with the aid of Boolean Operators and found 47.848 articles. The article quality was assessed based on JBI and MMAT, resulting in 12 selected articles. Results: Twelve articles were analyzed, and there were 10 cross-cultural communication strategies that nurses can use in communicating with clients. Conclusion: Nurses can use these strategies to communicate with clients who have different cultures. This is especially important because nurses need to approach clients and display a positive attitude to them, regardless of cultural differences.Ns. Nurfika Asmaningrum, S.Kep., M.Kep., Ph.D (Dosen Pembimbing) Ns. Anisah Ardiana, S.Kep., M.Kep., Ph.D (Dosen Pembimbing

    Rancang Bangun Kontrol Gerak Sederhana Kursi Roda Berbasis EEG (Electroencephalography) dengan Metode CNN (Convolutional Neural Network)

    No full text
    Kecerdasan buatan merupakan sistem yang dapat mempelajari hal yang dilakukan manusia melalui sebuah komputer. Saat ini banyak sekali kecerdasan buatan yang telah dibuat untuk membantu manusia dalam mengerjakan sesuatu sebagai contohnya pada bidang elektrobiomedik. Penerapan teknologi kecerdasan buatan pada dunia medis contohnya yaitu kursi roda yang dapat dikontrol arah geraknya dengan pikiran. Penelitian ini membahas tentang pengklasifikasian menggunakan deep learning yaitu Convolutional Neural Network pada kursi roda. Data yang akan diklasifikasi adalah data dari sensor EEG dengan target arah gerak kursi roda belok kanan, belok kiri, maju, mundur dan idle. Device dari EEG berfungsi untuk merekam aktivitas sinyal listrik pada otak yang memiliki 8 elektroda. Selanjutnya data tersebut di filter dengan band pass dan notch menggunakan filter digital, setelah itu di windowing atau di cuplik. Sinyal yang telah di cuplik kemudian di fitur ekstraksi menggunakan Root Mean Square. Pengkalsifikasian dengan CNN menggunakan data hasil windowing atau data raw, dan data hasil fitur ekstraksi yaitu RMS. CNN yang digunakan pada penelitian ini adalah CNN 1 dimensi yang masukannya berupa data time series. Penelitian ini membandingkan 2 arsitektur CNN yang pertama mempunyai 3 convolutional layer dan 3 pooling layer, yang kedua mempunyai 2 convolutional layer dan 2 pooling layer. Pertama, penelitian ini membandingkan peramalan CNN menggunakan arsitektur 1 dan arsitektur 2 pada data raw dan data RMS yang akan menunjukkan nilai akurasi dan loss dengan percobaan kepada 5 responden. Akurasi merupakan nilai prediksi dari arah gerak kursi roda dengan maksimal nilainya 1, sedangkan loss adalah loss value atau kerugian dari prediksi. Nilai rata-rata akurasi pada data raw arsitektur 1 model 1 sebesar 85.486% dan model 2 sebesar 90.996% dan arsitektur 2 model 1 sebesar 85.122% dan model 2 sebesar 91.048% dengan nilai loss arsitektur 1 model 1 sebesar 0.14514 dan model 2 sebesar 0.09004 dan arsitektur 2 model 1 sebesar 0.14878 dan model 2 sebesar 0.08952. Nilai rata-rata akurasi pada data RMS arsitektur 1 model 1 sebesar 74.834% dan model 2 sebesar 72.274% dan arsitektur 2 model 1 sebesar 76.472% dan model 2 sebesar 73.748%. dengan nilai loss arsitektur 1 model 1 sebesar 0.25166 dan model 2 sebesar 0.27726 dan arsitektur 2 model 1 sebesar 0.23528 dan model 2 sebesar 0.26252. Melalui perbandingan nilai rata-rata akurasi dan loss, maka arsitektur CNN terbaik adalah arsitektur CNN yang memiliki nilai akurasi paling mendekati 1 dan nilai loss paling kecil yaitu arsitektur CNN 2. Hal ini dikarenakan arsitektur CNN 2 memiliki 3 convolutional layer dan 3 pooling layer, sehingga pembelajaran dari sistem semakin dalam dibandingkan arsitektur CNN 1. Terakhir, penelitian ini juga membandingkan seberapa akurat arsitektur CNN 2 antara kedua data yaitu data raw dan data RMS. Secara realtime pada kursi roda, klasifikasi dari gerakan sudah cukup baik dibandingkan klasifikasi gerakan menggunkan data RMS. Hal ini dikarenakan CNN sudah memiliki fitur ekstraksi sendiri. Jadi tidak perlu adanya fitur ekstraksi tambahan.Ir. Khairul Anam S.T., M.T., Ph.D. (Dosen Pembimbing I) Arizal Mujibtamala Nanda Imron S.T., M.T. (Dosen Pembimbing II

    The Development Of Electronic Student Worksheet About Energy In The Living System To Improve Argumentation Skill Of Junior High School Student In Science Learning

    No full text
    Argumentation skill merupakan kemampuan seseorang dalam mengungkapkan dan mempertahankan sebuah argumen ataupun pernyataan yang diyakininya dengan disertai dengan bukti-bukti yang mendukung agar orang lain dapat percaya dan menerima argumen atau pernyataan tersebut. Argumentation skill memiliki peran penting dalam melatih pengetahuan pembelajaran sains agar siswa dapat memiliki nalar yang logis, pandangan yang jelas dan penjelasan yang rasional berdasarkan hal yang telah dipelajari. Namun berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, kualitas argumentasi tertulis siswa masih berada dalam kategori rendah. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang dilakukan belum mendukung siswa untuk menyatakan argumenya secara langsung maupun tertulis sehingga siswa belum terbiasa mengisi soal-soal argumentasi. Untuk menunjang ketersediaan bahan ajar berbasis argumentasi maka perlu adanya pengembangan bahan ajar berupa E-LKPD yang bertujuan untuk meningkatkan Argumentation skill siswa. Alasan pemilihan E-LKPD sebagai media belajar dalam meningkatkan argumentation skill siswa adalah berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, keefektifan E-LKPD yang dikembangkan menunjukkan hasil bahwa pada tes hasil belajar, tes pengetahuan proses sains dan respon siswa terhadap E-LKPD yang dikembangkan menunjukkan hasil dengan kategori sangat positif dan sangat baik. E-LKPD yang dilakukan dapat menjadi inovasi bahan ajar siswa untuk memenuhi tuntutan pembelajaran abad 21 yang menarik, berbeda, dan dapat digunakan di era pandemi. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui validitas, kepraktisan, dan efektivitas dari pemngembangan media E-LKPD untuk meningkatkan argumentation skill siswa SMP pada pembelajaran IPA materi energi dalamvii sistem kehidupan. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan dengan desain pengembangan model Plomp dimana terdiri dari tiga tahapan yaitu preliminary research, prototype stage, dan assessment phase. Teknik analisis data validitas yaitu menggunakan lembar validasi yang diisi oleh validator yang terdiri dari tiga orang. Data kepraktisan diukur dengan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran yang diisi oleh observer. Data keefektifan diukur dengan hasil pretest dan pre-test yang dianalisis dengan rumus n-gain. Hasil dari validasi media E-LKPD untuk meningkatkan arugmentation skill siswa SMP dalam pembelajaran IPA materi energi dalam sistem kehidupan, yaitu sebesar 88,6% dengan kategori valid yang berarti bahwa media E-LKPD telah disusun dengan baik dari aspek validitas isi maupun validitas konstruk. Hasil dari data kepraktisan media E-LKPD dalam pelaksanaan pembelajaran mencapai skor 89% dengan kategori praktis. Hal ini menunjukkan bahwa media E-LKPD yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran IPA SMP materi energi dalam sistem kehidupan dengan mudah. Analisis data keefektifan menggunakan n-gain dari media E-LKPD yaitu sebesar 0,67 dengan kategori sedang yang menunjukkan bahwa media E-LKPD yang dikembangkan cukup meningkatkan argumentation skill siswa SMP dalam pembelajaran IPA materi energi dalam sistem kehidupan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media E-LKPD untuk meningkatkan argumentation skill siswa SMP pada materi energi dalam sistem kehidupan termasuk ke dalam kategori valid, praktis, dan efektif. Dengan demikian, media E-LKPD yang dikembangkan dapat digunakan dalam proses pembelajaran IPA SMP pada materi energi dalam sistem kehidupan.Dr. Supeno, S.Pd., M.Si. Zainur Rasyid Ridlo, S.Pd., M.Pd

    6,632

    full texts

    75,643

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNEJ Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇