75643 research outputs found
Sort by
Pola Penguasaan Lahan Pertanian di Indonesia dan Pengaruhnya pada Pendapatan Usahatani Padi
Finalisasi unggah file repositori tanggal 28 Juni 2022_KurnadiLahan tidak hanya sebagai aset produktif tetapi juga sebagai input utama
dalam produksi pertanian. Umumnya, terdapat tiga pola penguasaan lahan
pertanian di indonesia, yaitu pola penguasaan lahan milik sendiri, pola
penguasaan lahan sewa dan pola penguasaan lahan bagi hasil. Masing-masing
pola penguasaan lahan tersebut mempengaruhi kinerja usahataninya dan
berdampak terhadap pendapatan usahatani yang diperoleh. Oleh sebab itu, tujuan
penelitian ini untuk menganalisis: 1) pendapatan usahatani padi pada berbagai
pola penguaaan lahan pertanian Indonesia. 2) pengaruh pola penguasaan lahan
pertanian terhadap pendapatan usahatani padi di Indonesia, 3) daya saing
usahatani padi pada berbagai pola penguasaan lahan di Indonesia.
Metode penentuan wilayah penelitian yang digunakan adalah purposive
method atau secara sengaja di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan
adalah deskriptif dan analitik. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini
adalah 76.220 rumah tangga usaha tanaman padi. Metode analisis data yang
digunakan adalah menggunakan pendekatan konsep FADN, analisis regresi linier
berganda, dan Competitiveness index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pendapatan usahatani padi pada berbagai pola penguasaan lahan pertanian di
Indonesia (milik sendiri, sewa dan bagi hasil) berbeda-beda. Pada hasil analisis
pendapatan berdasarkan biaya yang dibayarkan, pola penguasaan lahan milik sendiri memiliki pendapatan usahatani padi tertinggi sedangkan pada hasil analisis pendapatan berdasarkan biaya ekonomi, pola penguasaan lahan sewa memiliki pendapatan usahatani padi tertinggi. Selain itu, hasil uji statistik menunjukkan bahwa pola penguasaan lahan berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani padi di Indonesia. Pola penguasaan lahan sewa cenderung memiliki pendapatan usahatani padi lebih tinggi daripada pola lainnya. Sedangkan berdasarkan hasil analisis daya saing, pola penguasaan lahan milik sendiri memiliki indeks daya saing (CI) paling tinggi daripada pola lahan lainnya.Pembimbing Utama:Dr.Triana Dewi Hapsari, S.P., MP.
Pembimbing Anggota:M. Rondhi, S.P., MP., Ph.
Analisis Histologi dan Scanning Electron Microscopy (SEM) pada Somatik Embriogenesis Tanaman Porang (Amorphophallus muelleri B)
Somatic embryogenesis is the process of forming plant embryos from somatic tissues. In general, the stages
of somatic embryo development consist of embryo initiation and proliferation, embryo maturation (globular,
scutellar, and coleoptilar phases), embryo germination, and acclimatization. Indirect somatic embryo
formation currently does not have a more in-depth study of the mechanism of the occurrence of somatic
embryos, especially in porang plant, so we present knowledge related to the interaction of 2,4-D hormones
and NAA on callus induction through histological analysis and scanning electron microscopy (SEM) analysis
on embryogenic callus of porang plant (Amorphophallus muelleri). The purpose of this study was to
determine the interaction effect of 2,4-D and NAA on the SE induction process and to study the stages of
embryonic changes and development of the embryonic structure of porang plant. This research has been
carried out for 6 months from May to October 2021. The research site was in the Agronomy Plant Tissue
Culture Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Jember. This study used a 2-factor Completely
Randomized Design (CRD) with 3 replications. The first factor was 2,4-D concentrations of 0 ppm, 1 ppm,
and 2 ppm, whereas the second factor was NAA concentrations of 0.5 ppm, 1 ppm, 1.5 ppm, 2 ppm, and 2.5
ppm. The results showed that the treatment of 1 ppm 2,4-D + 1.5 ppm NAA resulted in embryogenic callus
and the results of histology and scanning electron microscopy (SEM) showed that the stages of the somatic
embryo of porang included the pre-embryogenic mass, globular, scutellar, and coleoptile embryonic stages,
then the coleoptile development to the bud primordia stage. At concentrations of 1 ppm 2,4-D + 1.5 ppm
NAA, pre-embryogenic mass, and globular embryos were formed which had smooth surfaces
Case Report: Tuberculosis with Pericardial Effusion in Children Muhammad Ali Shodikin
Tuberculosis pericardial effusion is a rare case in the developed countries.
This may cause serious and deadly impact if not diagnosed and treated
properly. Appropriates diagnosis and treatment of tuberculosis pericardial
effusion can prevent mortality. A 14-years-old boy was admitted with
tightness of breath, chest pain, and abdominal enlargement. Chest X-ray
revealed heart enlargement and echocardiography showed a massive
pericardial effusion. The diameter of induration of tuberculin skin test was
14 mm. This patient was diagnosed as tuberculosis pericardial effusion and
showed complete recovery after paricardiocentesis and anti-tuberculosis
drugs administration for 12 months. Chest X-ray in tuberculosis with
pericardial effusion shows an enlarged heart. so that adequate treatment with
pericardiocentesis and anti-tuberculosis drugs can completely cure this
disease
Kapita Selekta: Relasi & Fungsi, Limit, Turunan, dan Integral
Relasi dan Fungsi merupakan salah satu pembahasan pada bab di SMA. Di
SMA telah diperkenalkan materi Relasi dan Fungsi secara khusus dibahas pada bab
tersendiri, tetapi pada kurikulum 2013 revisi 2018, materi relasi dan fungsi menjadi
salah satu yang wajib diajarkan kepada siswa meskipun masuk pada matapelajaran
matematika minat dalam pengaplikasiaannya. Oleh karena itu, seharusnya
mahasiswa pendidikan matematika sudah tidak asing pada materi relasi dan dungsi
pada buku ini
Analisis Waktu Tunggu Poli Rawat Jalan Menggunakan Metode Lean Healthcare di Rumah Sakit Citra Husada
Waktu tunggu pelayanan merupakan permaslahan terbesar yang sering
terjadi di dalam rumah sakit. Waktu tunggu pelayanan rawat jalan di Indonesia
ditetapkan oleh Departemen Kesehatan melalui Standar Pelayanan Minimal
(SPM). SPM waktu tunggu adalah waktu yang digunakan pasien untuk
mendapatkan pelayanan kesehatan mulai tempat pendaftaran sampai masuk ke
ruang pemeriksaan dokter ≤ 60 menit.
Pendekatan lean telah banyak digunakan rumah sakit di seluruh dunia dan
menghasilkan banyak manfaat diantaranya mengurangi lama tinggal pasien,
meningkatkan efisiensi, meningkatkan kepuasan pasien dan karyawan,
mengurangi kesalahan klinis, dan mengurangi waktu tunggu. Penggunaan metode
lean berfokus pada proses yang memilki aspek pemborosan (waste) paling besar
saja sehingga penyelesaian masalah menjadi lebih tepat dan efektif. Penerapan
metode lean memberikan banyak manfaat bagi fasilitas pelayanan kesehatan salah
satunya adalah meningkatkan mutu pelayanan. Beberapa sektor baru
memanfaatkan penerapan dari konsep lean salah satunya adalah sektor pelayanan
kesehatan. Salah satu pengembangan metode ini yang digunakan dalam
memperbaiki pelayanan operasional rumah sakit adalah lean healthcare.
Masalah yang terjadi di RS Citra Husada masih terdapat keluhan yang
disampaikan pasien rawat jalan terkait lamanya waktu tunggu pelayanan poli
dengan rata-rata data lama waktu tunggu sebesar 98 menit. Akibat dari lamanya
waktu tunggu, munculnya ketidakpuasan pasien sehingga banyak pasien yang
komplain terkait lamanya waktu tunggu. Tujuan dari penelitian ini adalah
menganalisis Waktu Tunggu Poli Rawat Jalan Menggunakan Metode Lean
Healthcare Di Rumah Sakit Citra Husada
Lamanya waktu pelayanan ini disebabkan adanya waste dan aktivitasaktivitas yang tidak memberikan nilai tambah bagi pasien sehingga perlu adanya
pengurangan aktivitas waste menggunakan pendekatan lean healthcare.
Pentingnya manajemen lama waktu tunggu pasien rawat jalan yang dapat
mencerminkan pengelolaan fasilitas pelayanan kesehatan, maka diperlukan
perbaikan lama waktu tunggu di Rumah Sakit Citra Husada
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan
fenomenologi. Penelitian ini dilaksanakan di RS Citra Husada Jember dari bulan
April 2021 sampai dengan Desember 2021.Pemilihan nforman menggunakan
teknik purposive sampling dengan jenis critical case sampling yang terdiri dari
informan kunci dan informan utama.Sumber data penelitian ini ada data primer
dan data sekunder.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara,
kuesioner dan dokumentasi. Teknik penyajian data menggunakan value stream
mapping, identifikasi 8 pemborosan / waste, menentukan waste kritis, analisis
penyebab waste kritis menggunakan fishbone dan solusi dan perbaikan
menggunakan FMEA dan Kanban. Kredibilitas dan dependabilitas data
menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi peneliti.
Waste diidentifikasi dari pelayanan rawat jalan dimulai dari pendaftaran rawat
jalan sampai pasien mendapat pemeriksaan oleh dokter.
Peneliti telah mengidentifikasi waste yang terjadi dari pelayanan rawat jalan
di RS Citra Husada. Hasil dari penelitian ini didapatkan tiga waste kritis yang
sering terjadi yang dialami oleh petugas sebagai pelaksana pelayanan rawat jalan.
Tiga waste tersebut merupakan tiga waste yang perlu ditangani terlebih mengingat
selain merupakan waste yang sering terjadi, juga waste kritis tersebut merupakan
waste dengan lama waktu tunggu terbesar di masing masing pelayanan
(pendaftaran, poliklinik dan rekam medis). Tiga waste tersebut terdiri dari waktu
tunggu di pendaftaran lama sekitar ± 35 menit, pasien menunggu dokter datang
sekitar ± 70-80 menit dan misfile dalam pencarian berkas rekam medis.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah perbaikan lean healthcare
menggunakan alat FMEA untuk manajemen pelayanan instalasi rawat jalan dan
menggunakan kanban untuk manajemen berkas rekam medis yang keluar masuk
dengan tracer rekam medis di bagian rak rekam medis dan penanda abjad serta
bulan untuk berkas yang ditumpuk di rekam medis. Rekomendasi perbaikan yang
paling krusial dan yang paling bisa diterapkan secepatnya adalah pembuatan SOP
terkait SIMRS dan pelayanan dokter serta manajemen berkas rekam medis yang
keluar masuk dengan tracer rekam medis di bagian rak rekam medis dan penanda
abjad serta bulan untuk berkas yang ditumpuk di rekam medis.dr. Ancah Caesarina Novi M, Ph.D (Pembimbing I)
Erwin Nur Rif’ah, S.Sos, M.A.,Ph.D (Pembimbing II
The Influence of Goverment’s Announcement about Pandemic COVID-19 Towards Stock Price Forming Index LQ45 in Indonesia’s Stock Exchange
Finalisasi unggah file repositori tanggal 13 April 2022_KurnadiAkhir bulan Desember 2019 dunia digemparkan dengan berita penularan virus di Wuhan, China. Virus yang berbahaya ini dinamakan COVID-19. Virus COVID-19 memiliki tingkat penyebaran yang tinggi. Pemerintah RI mengumumkan bahwa virus telah masuk Indonesia pada 2 Maret 2020. Sedangkan pada 11 Maret 2020, WHO mengumumkan hal ini adalah pandemi global. . Hal ini memengaruhi kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat. Peristiwa ini juga memberi dampak secara tidak langsung tersendiri pada Pasar Modal di Indonesia dengan turunnya harga-harga saham bahkan saham-saham likuid. Tujuan penelitian ini adalah meneliti perubahan harga saham akibat pengaruh peristiwa Pengumuman Pemerintah tentang pandemi COVID-19 di Indonesia dengan menggunakan pendekatan Event Study dan uji hipotesis menggunakan uji parametrik (Uji Paired Sample t-test) dan uji non parametrik (Uji Wilcoxon Paired sample t-te st) dengan alpha (α) 0,05. Objek penelitian ini adalah saham-saham pembentuk Indeks LQ45, sedangkan sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari website www.idx.co.id, dan yahoofinance.com. Terdapat total 45 sampel yang diteliti dari beberapa sektor, yaitu Sektor Keuangan, Sektor Pertambangan, Sektor Barang Konsumsi, Sektor Perdagangan dan Jasa, Sektor Industri Kimia Dasar, Sektor Properti dan Real Estate, Sektor Infrastruktur dan Transportasi, dan Sektor Aneka Industri. Hasil pengamatan secara keseluruhan penelitian ini adalah tidak ada perbedaan abnormal return yang signifikan dari keseluruhan data yang telah diteliti. Hasil ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis menggunakan uji parametrik atau uji Paired Sample t-test dan uji non parametrik atau uji Wilcoxon Paired Sample secara menyeluruh terhadap pasang hari sebelum dan sesudah event date. Secara umum kedua uji ini menghasilkan nilai p-value yang lebih besar dari alpha (α) hampir pada keseluruhan data, kecuali pasang hari t-2 dan t-3 yang menunjukkan signifikansi yang tinggi. Pada pengujian yang lebih mendalam pada sampel per sektor hasil penelitiannya menunjukkan tidak ada perbedaan abnormal return pada semua pasang hari sebelum dan sesudah event date. Namun menunjukkan adanya perbedaan abnormal return pada t-2 dengan beberapa hari setelah event date, dengan signifikansi tertinggi pada sektor Barang Konsumsi.Drs. Marmono Singgih, M.Si (Dosen Pembimbing I)
Dra. Lilik Farida M.Si (Dosen Pembimbing II
Pemberdayaan Mantan Pekerja Migran Perempuan Melalui Penguatan Kelembagaan (Studi Pada Lembaga PPT Desbumi “Harmonis” Desa Sabrang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember)
Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk mendeskripsikan bagaimana proses penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan dalam proses pemberdayaan perempuan mantan pekerja migran perempuan melalui penguatan kelembagaan yang dilakukan oleh PPT Desbumi “Harmonis” di Desa Sabrang Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Untuk pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pemberdayaan mantan pekerja migran perempuan yang dilakukan oleh PPT Desbumi “Harmonis” dilaksanakan melalui tiga proses, yaitu proses penyadaran, proses pengkapasitasan, dan proses pendayaan. Di dalam masing-masing proses terdapat sebuah upaya learning process. Pemberdayaan mantan pekerja migran perempuan melalui penguatan kelembagaan dilakukan dengan pemberian pendidikan dan pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal.Prof. Dr. AT Hendrawijaya, S.H., M.Kes
Lutfi Ariefianto, S.Pd, M.P
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Burnout Syndrome Pasca Puncak Pandemi COVID-19 Gelombang Kedua pada Tenaga Kesehatan di RSD dr. Soebandi Jember
Finalisasi unggah file repositori tanggal 31 Mei 2022_KurnadiTenaga kesehatan memiliki peran kunci dalam penanganan pandemi
COVID-19 ini, dan tidak tergantikan menjadi garda terdepan untuk menghadapi
kasus ini. Tenaga kesehatan selalu merasa khawatir tentang diri sendiri dan
kesehatan keluarganya, juga mengalami kecemasan, depresi, dan kelelahan fisik,
karena beban kerja dan stres yang meningkat selama menangani kasus COVID-19.
Bekerja di lingkungan yang penuh tekanan dapat mempengaruhi stabilitas
emosional para tenaga kesehatan dan bisa memicu burnout syndrome. Salah satu
faktor yang dapat mempengaruhi seseorang bisa mengalami burnout syndrome
adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik dapat menjadi faktor yang mempengaruhi
dimensi burnout syndrome yaitu dimensi kelelahan emosional, dimana dokter
dengan aktivitas fisik keseharian yang teratur lebih sedikit menderita burnout
syndrome dibanding dengan yang tidak teratur
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara
aktivitas fisik yang terdiri dari tiga komponen yaitu aktivitas bekerja, aktivitas
transportasi, dan aktivitas rekreasi dengan kejadian burnout syndrome pada tenaga
kesehatan di RSD dr. Soebandi Jember. Jenis penelitian ini adalah observasional
dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah dokter
dan perawat yang bekerja di RSD dr. Soebandi, dengan instrumen penelitian berupa
kuesioner. Selanjutnya data yang diperoleh akan dianalisis untuk melihat ada
tidaknya hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian burnout syndrome pada
tenaga kesehatan. Penelitian dilakukan pada bulan November sampai bulan
Desember 2021.
Penelitian ini mendapatkan hasil dari 84 sampel bahwa terdapat hubungan
yang signifikan antara aktivitas bekerja dengan kejadian burnout syndrome pada
tenaga kesehatan di RSD dr. Soebandi Jember. Dua variabel dikatakan memiliki
hubungan apabila p-value < 0,05. Besar pengaruh aktivitas fisik secara simultan
terhadap burnout syndrome pada penelitian ini adalah sebesar 32%.Dosen Pembimbing Utama : dr. Ancah Caesarina Novi M, Ph.D
Dosen Pembimbing Anggota : dr. Adelia Handoko, M.Si
PERAN MODAL INTELEKTUAL DALAM MEMEDIASI HUBUNGAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP KINERJA PERBANKAN SYARIAH INDONESIA
Kinerja perbankan merupakan gambaran pencapaian prestasi melalui
pengelolaan kegiatan operasional usaha dan sumber daya secara efektif dan efisien.
Kinerja perbankan penting untuk dilakukan evaluasi, demi keberlangsungan kegiatan
usaha dan tercapainya tujuan perusahaan. Evaluasi kinerja menggunakan model
pengukuran Maqashid Shariah Index (MSI), karena pada perbankan syariah ada
prinsip syariah yang harus diperhatikan. Kinerja yang lebih baik dapat diwujudkan
dengan adanya beberapa faktor pendukung diantaranya yakni penerapan tatakelola
perusahaan (GCG), pengungkapan kegiatan tanggung jawab sosial (CSR) dan
diimbangi dengan modal intelektual (IC) yang kompeten.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis apakah IC
berperan memediasi hubungan GCG dan CSR (terhadap kinerja perbankan syariah di
Indonesia. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 14 perbankan syariah,
dengan metode penarikan sampel yaitu purposive samping diperoleh 9 perbankan
syariah, yang sesuai dengan kriteria dengan rentang penelitian dari tahun 2016-2020.
Total pengamatan dalam periode penelitian sebanyak 45 pengamatan. Metode analisis
data yang digunakan adalah analisis Partial Least Squares (PLS) untuk menguji
variabel independen (GCG dan CSR) dengan variabel dependen (kinerja perbankan)
melalui variabel intervening (IC). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa IC mampu
memediasi hubungan GCG dan CSR terhadap kinerja perbankan. Sedangkan,
perngaruh langsung GCG dan CSR terhadap kinerja perankan tidak berpengaruh
signifikan.Dosen Pembimbing I : Dr. Novi Puspitasari, S.E., M.M
Dosen Pembimbing IIn : Dr. Intan Nurul Awwaliyah, S.E., M.S
Absurdism In The Amazing World Of Gumball’s The Faith Episode: A Multimodal Critical Discourse Analysis
This research is conducted to expose the existence of Absurdism from Camus in The Amazing World of Gumball’s The Faith episode. The research focuses on the linguistic and visual elements of the cartoon. Therefore, this research uses Systematic Functional Linguistic (SFL) from Halliday and Matthiessen (2004) and Multimodal from Kress and van Leeuwen (2006) as the theories. Fairclough’s (1995) Critical Discourse Analysis (CDA) is used as the framework in this research. Moreover, it is also used to organize the other theories used in this research. Absurdism from Camus is used to prove the existence of Absurdism in the episode. The research is conducted under qualitative methodology and case study. The data is collected by using Generic structure from Halliday and Hasan (1989). The data is separated into two, linguistic elements and visual elements. The linguistic elements are analyzed by SFL focusing on ideational and interpersonal metafunction. The visual elements are examined by all metafunctions from multimodal. Subsequently, the result of the data analysis is interpreted using Absurdism from Camus. Afterward, the socio-cultural context is combined with the result of the interpretation. The result of these three steps analysis shows that linguistic and visual elements from this cartoon hold Absurdism in the episode. Some steps of Absurdism from Camus are also elaborated together in this episode as the theme of the story. The socio-cultural context also proves its contribution to the production process of the episode, especially in the preference of issues used in The Faith episode.Drs. Albert Tallapessy, M.A., Ph.D
Sabta Diana, S.S., M.