Universitas Jember

UNEJ Repository
Not a member yet
    75643 research outputs found

    Pengaruh Model Pembelajaran Guided Discovery Learning terhadap Hasil Belajar IPA Siswa pada Pokok Bahasan Energi Listrik

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 7 Juni 2022_KurnadiPembelajaran IPA pada pendidikan dasar memiliki peran sentral dalam membekalkan keterampilan abad 21 kepada siswa. Pembelajaran IPA di sekolah dasar seharusnya menanamkan ke dalam diri pengembangan keterampilan proses, pengembangan konsep, aplikasi dan isu social yang berdasarkan pada IPA. Dalam kegiatan pembelajaran IPA siswa dituntut tidak hanya menghafal konsep dan menjawab soal saja, tetapi siswa diharapkan mampu memahami, mengamati, menganalisis dan menyelesaikan masalah yang nantinya berguna untuk kehidupan sehari-hari. Maka dari itu, keberhasilan pembelajaran IPA sangat erat kaitannya dengan kemampuan pemecahan masalah peserta didik). Kemampuan pemecahan masalah dipandang sebagai bagian fundamental dari pembelajaran sains. Dimana kemampuan untuk memecahkan masalah pada dasarnya merupakan tujuan utama proses pendidikan. Kemampuan pemecahan masalah harus dibekalkan kepada siswa, bukan hanya digunakan untuk menyelesaikan konsep matematis, menjawab soal tentang pembelajaran yang hanya membutuhkan aspek kognitif, tetapi dapat digunakan siswa sebagai bekal menyelesaikan segala permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Namun pada kenyataannya, kompetensi kemampuan pemecahan masalah belum dikuasai oleh siswa. Berdasarkan hasil PISA-OECD (programe for International Student Assesment-Organisation for Economic Cooperation and Development) tahun 2015 menunjukkan bahwa pada kemampuan pemecahan masalah siswa posisi Indonesia berada pada peringkat 10 dari bawah disbanding 72 negara lain yang menjadi partisipan Hasil observasi Lovisia (2018) juga menunjukkan terdapat beberapa kelemahan-kelemahan dalam pembelajaran IPA yang dilakukan, (1) siswa terlihat mengalami kebosanan yang ditunjukkan dengan terdapat beberapa siswa yang pandangannya tidak fokus, mengobrol, dan bermain dengan teman sebangku ketika meteri pelajaran IPA dijelaskan oleh guru, (2) siswa tidak berperan aktif dalam mengontruksi pengetahuannya saat proses pembelajaran berlangsung, (3) siswa jarang mendapat kesempatan untuk mengimplementasikan penemuan konsep yang diperoleh sehingga pengetahuan yang didapatkan siswa menjadi kurang bermakna. Salah satu solusi agar tercipta pembelajaran yang baik maka diperlukan model dan perangkat pembelajaran yang cocok. Model pembelajaran yang cocok untuk mata pelajaran IPA yang direkomendasikan oleh pakar untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar yaitu model pembelajaran guided discovery learning. Eggen dan Kauchak (2016:177) menyebutkan bahwa Guided discovery adalah suatu pendekatan pembelajaran dimana guru memberikan contoh-contoh dan topik spesifik kepada peserta didik dan memadu peserta didik untuk memahami topik tersebut. Model guided discovery learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif untuk mencoba menemukan sendiri informasi maupun pengetahuan yang diharapkan dengan bimbingan dan petunjuk yang diberikan oleh guru.Sedangkan untuk mengatasi rasa bosan pada siswa saat pembelajaran maka digunakan perangkat pembelajaran yang menarik yaitu video pembelajaran animasi. Berdasarkan uraian-uraian di atas,peneliti melakukan suatu penelitian dengan menggunakan test objektif pretest dan posttest sesuai dengan indicator kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar kognitif yang dianalisis menggunakan SPSS 26 di SD Negeri Pujer Baru 3 Bondowoso. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonfirmasi pengaruh model pembelajaran Guided Discovery Learning berbantuan video pembelajaran terhadap hasil belajar IPA siswa. Dimana hasilnya menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran Guided Discovery Learning berbantuan video pembelajaran terhadap hasil belajar IPA siswa.Dosen Pembimbing Utama : Drs. Maryani, M.Pd Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Rif’ati Dina Handayani,S.Pd,M.S

    Pengaruh Beban Kerja dan Kompensasi terhadap Kinerja Karyawan melalui Motivasi sebagai Variabel Intervening pada PT. Jasamarga Surabaya Mojokerto di Sidoarjo

    Get PDF
    Suatu perusahaan pasti menginginkan kemajuan dalam setiap perkembangan usahanya pada masa depan. Setiap perusahaan dituntut untuk dapat memajukan kualitas sumber daya manusianya. Kriteria sumber daya manusia yang berkualitas salah satunya adalah kinerja yang baik sebagai kunci utama yang memberi kontribusi bagi pencapaian tujuan-tujuan perusahaan serta memberikan kepastian bahwa pelaksanaan fungsi dan kegiatan perusahaan dilaksanakan secara efektif dan adil. Menurut Hasibuan (2010) menyatakan bahwa kesuksesan suatu perusahaan dapat dilihat dari kinerja yang telah dicapai oleh karyawannya. Pengembangan kinerja karyawan perusahaan dapat dilakukan dengan adanya peninjauan beban kerja. Selain beban kerja peningkatan kinerja dapat dilakukan dengan adanya kompensasi, serta pemberian motivasi yang bertujuan untuk mendorong karyawan dalam meningkatkan kinerjaDrs. Agus Priyono, M.M. Ema Desia Prajitiasari, S.E., M.M

    Pengaruh Kinerja Keuangan, Pertumbuhan Perusahaan dan Aktivitas Pemasaran Terhadap Nilai Perusahaan Food & Beverages yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

    No full text
    Nilai perusahaan mempunyai peran penting dalam perusahaan, hal ini dikarenakan bersangkutan dengan keputusan investor. Nilai perusahaan sebagai persepsi investor terhadap perusahaan ikut andil dalam memberikan gambaran ataupun risiko yang bisa dijadikan sinyal oleh investor. Oleh karena itu, perlu dilakukan suatu studi untuk mengetahui faktor-faktor yang bisa mempengaruhi nilai perusahaan seperti kinerja keuangan, pertumbuhan perusahaan dan aktivitas pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kinerja keuangan, pertumbuhan perusahaan, dan aktivitas pemasaran terhadap nilai perusahaan. Pada penelitian ini menggunakan beberapa proksi yang mewakili variabel penelitian yaitu proksi Return On Equity (ROE) mewakili kinerja keuangan, proksi pertumbuhan penjualan mewakili pertumbuhan perusahaan dan beban pemasaran yang mewakili aktivitas pemasaran. Adapun populasi penelitian yaitu perusahaan food & beverages yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data penelitian yaitu analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Alat analisis menggunakan program SPSS 23. Metode analisis data penelitian yang digunakan yaitu regresi linier berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa kinerja keuangan yang diwaliki Return On Equity (ROE) dan pertumbuhan perusahaan dengan proksi pertumbuhan penjulan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan aktivitas pemasaran yang diwakili oleh beban pemasaran tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.Dr. Ririn Irmadariyani, M.Si., Ak. Ari Rahayu Hariani, S.E., M.Sc

    Analisa Kerja Turbin dan Kompresor Pada Turbin Gas Mikro Berbahan Bakar Liquefied Petroleum Gas (Lpg)

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 18 April 2022_KurnadiMicro-scale energy plants are alternative technologies that communities can use to meet their daily energy. Micro-scale energy plants can be applied to domestic, office, and rural communities. Micro-steam turbines, micro hydro turbines, and micro gas turbine. Micro gas turbine (micro turbine) are gas turbines designed to generate a small force in the 25-500 kW range. Micro gas turbine is also one of the developments of power plants from the Zero Energy Building (ZEB) concept. This study used experimental method with variations in Air Fuel Ratio (AFR) 2,25; 4,30; 5,33 by looking directly for cause-and-effect data through experiments, to get the empirical data. In this case research object observed is the compressor work, turbine work, compressor efficiency, and turbine efficiency of micro gas turbine. Air fuel ratio 5,33 has a compressor work, turbine work and the highest efficiency of the compressor at a rate of 0,0615 kJ/s, 1,737 kJ/s, and 72,75 %. The highest turbine efficiency, fueled by air fuel ratio 2,25 with a value of 47,39 %Dosen Pembimbing Utama : Dr. Ir. Nasrul Ilminnafik S.T., M.T. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Yuni Hermawan, S.T., M.

    Hubungan Unsafe Action Penggunaan Gadget Dengan Nilai Visus Pada Remaja Miopia Di Rumah Sakit Daerah Balung Kabupaten Jember

    No full text
    Introduction: Myopia is a type of refractive disorder that has a high prevalence in the world and happens on teenagers. Myopia is caused by bad habits when looking at an object, one of them is the habit when using a gadget. Method: Research design used is observational analytics. The sampling technique used was consecutive sampling and obtained 84 teenagers aged 15-24 years with myopia. The data obtaining used was unsafe action questionnaires of gadgets use and vision inspection sheets. Result: The results showed that the median unsafe action of gadget use is 26.5 with a minimum score is 16 and a maximum is 32. The median of vision value is 0.25 with a minimum value is 0.03 and a maximum is 0.83. Analysis: The results of this research indicate that there is a relationship between unsafe action of gadgets use and visual value on teenagers with myopia (p value = <0.001; r = 0.474). Conclusion: Teenagers pay less attention to position, visibility, duration of use, and lighting when using a gadget. Using a gadget with a sitting position, a minimum visibility is 30 cm and a maximum usage time is 2 hours with a rest of 20 minutes can prevent eye strain. In addition, increasing nutritional needs and exercising can prevent

    Sistem Peramalan Sudut Gerak Jari pada Robot Tangan untuk Terapi Stroke dengan Metode Long Short Term Memory (LSTM)

    No full text
    Berdasarkan data dari Kemenkes RI, 2014 setiap tahunnya lebih dari 36 juta orang meninggal karena Penyakit Tidak Menular (PTM) (63% dari seluruh kematian). Secara global PTM penyebab kematian nomor satu setiap tahunnya adalah penyakit kardiovaskuler salah satunya yaitu stroke. Stroke merupakan suatu sindrom yang diakibatkan oleh adanya gangguan aliran darah pada salah satu bagian otak yang menimbulkan gangguan fungsional otak berupa defisit neurologik atau kelumpuhan saraf. Penderita pasca stroke masih belum bisa melakukan aktivitas seperti biasa, maka diperlukan rehabilitasi untuk mengembalikan fungsi otot. Penelitian ini bertujuan untuk meramalkan sudut gerak jari berdasarkan sinyal EMG menggunakan LSTM. Data yang dikumpulkan adalah data sinyal EMG dan data sudut. Dilakukan beberapa pengujian untuk mendapatkan rekomendasi parameter terbaik yang kemudian dibuatlah sebuah model untuk hasil prediksi terbaik. Hasil dari penggunaan parameter terbaik di pengujian offline pada kelima jari yaitu dengan R2 Score rata-rata 0,993 dan MSE rata-rata 0,003. Kemudian hasil untuk pengujian 5 dense layer kelima jari yaitu R2 Score rata-rata 0,902 dan MSE rata-rata 0,042. Pada pengujian online terdapat kesulitan dalam peramalan dan terdapat overfitting yang artinya sebuah model memiliki performa yang lebih buruk pada data baru dibandingkan dengan data training.Dosen Pembimbing Utama : Ir. Khairul Anam, S.T., M.T., Ph.D. Dosen Pembimbing Anggota : Arizal Mujibtamala Nanda Imron, S.T., M.T

    Optimasi Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Binahong (Anredera Cordifolia) dan Titanium Dioksida Dalam Lotion Tabir Surya

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 20 April 2022_KurnadiSinar radiasi ultraviolet memiliki efek menguntungkan dan merugikan. Efek merugikan sinar radiasi ultraviolet dapat membahayakan kulit jika terpapar sinar radiasi ultraviolet terlalu lama. Salah satu efek merugikan sinar radiasi ultraviolet yaitu dapat menyebabkan kulit terbakar, pengkerutan kulit dan penuaan kulit dini. Efek merugikan tersebut dapat diatasi dengan pemakaian tabir surya pada kulit. Tabir surya memiliki 2 macam sumber bahan aktif yakni bahan alam dan kimia (hasil sintesis). Berdasarkan mekanisme kerjanya, tabir surya dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu physical blocker dan chemical absorber. Bahan tabir surya yang digunakan merupakan ekstrak daun binahong dan titanium dioksida sebagai chemical absorber dan physical blocker. Penelitian ini menggunakan 2 level dan 2 faktor yang dirancang berdasarkan desain faktorial sehingga dihasilkan 4 formula. Faktor yang digunakan adalah titanium dioksida dan ekstrak daun binahong. Level titanium dioksida yang digunakan adalah 1% dan 2%, sedangkan level ekstrak daun binahong yang digunakan adalah 3% dan 6%. Jenis sediaan yang digunakan adalah lotion. Evaluasi sediaan lotion tabir surya meliputi pengujian organoleptis, homogenitas, daya sebar, pH, viskositas, nilai SPF in vitro, %transmisi eritema dan %transmisi pigmentasi. Respon yang dipilih dalam menentukan formula optimum adalah hasil pengujian viskositas, pH, SPF in vitro, %transmisi eritema dan %transmisi pigmentasi. Titanium dioksida memiliki nilai efek meningkatkan viskositas +11,333; ekstrak daun binahong memiliki efek menurunkan viskositas -2,333. Nilai efek interaksi titanium dioksida dan ekstrak daun binahong meningkatkan viskositas +4,667. Analisis varian titanium dioksida dan interaksi keduanya memiliki nilai p<0,0001 dan ekstrak daun binahong memiliki nilai p 0,0175. Titanium dioksida, ekstrak daun binahong dan interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap respon viskositasDosen Pembimbing Utama : Dr. apt. Budipratiwi Wisudyaningsih, S.Farm.,M.Sc. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. apt. Lina Winarti, S.Farm.,M.Sc

    Meningkatkan Keragaman Genetik Tanaman Padi (Oryza sativa L.) melalui Mutasi Induksi Menggunakan Senyawa EMS (Ethyl Methanesulphonate)

    No full text
    Pemuliaan tanaman dapat dilakukan salah satunya dengan mutasi. Mutasi sendiri merupakan perubahan susunan materi genetik mahluk hidup yang diamati secara fenotip, untuk menimbulkan suatu mutasi dibutuhkan bahan mutagen yaitu EMS (Ethyl Methanesulphonate). EMS dapat menyebabkan mutasi terhadap tanaman padi yang kemudian menghasilkan keragaman genetik yang dapat meningkatkan sifat-sifat baik tanaman. Penelitian ini menggunakan padi varietas mentik susu yang merupakan salah satu varietas lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan, karena beras yang berbentuk bulat, punel, dan wangi menjadikan beras padi mentik susu memiliki nilai jual tinggi, selain itu varietas lokal memiliki ketahanan terhadap berbagai cekaman. Kekurangan yang dimiliki oleh padi varietas lokal mentik susu yaitu rendahnya potensi hasil yang dimilikinya 5,5 ton/ha hingga 6 ton/ha, nilai tersebut cukup rendah dibandingkan dengan varietas unggul nasional. Penelitian ini dilaksanakan pada lahan di Desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember dari bulan Agustus hingga November 2021. Penelitian ini menggunakan analisis data standart error mean dan dilakukan dengan cara deskriptif yaitu melakukan interpretasi data yang diperoleh melalui pengamatan mengenai pertumbuhan tanaman padi mutan dan kontrol yang paling tinggi disetiap kombinasi perlakuan, kemudian dilakukan analisis molekuler menggunakan metode RAPD menggunakan tiga primer yaitu OPA 02, OPA 16, dan OPD 02. Terdapat dua faktor perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini, faktor pertama yaitu konsentrasi EMS sebesar 0,3%, 0,6%, dan 0,9%. Faktor kedua yaitu lama perendaman EMS pada benih padi dengan lama perendaman 3 jam, 6 jam, dan 9 jam. Kedua faktor tersebut dikombinasikan dan ditambah dengan satu kontrol maka terbentuk 10 kombinasi perlakuan, dengan setiap kombinasi dilakukan penanaman padi sebanyak 20 tanaman. Hasil penelitian menujukkan aplikasi EMS dapat menimbulakn sifat baru terhadap semua parameter tanaman. Pengaruh terjadi pada tinggi tanaman, jumlah anakan, kandungan klorofil, luas daun, dan sudut daun. Keragaman genetik yang disebabkan oleh EMS (Ethyl Methanesulphonate) juga ditunjukkan dari hasil analisis molekuler menggunakan RAPD (Random Amplified Polymorphic DNA) yang menjukkan DNA polimorfisme, dan memiliki kekerabatan yang jauh.Ir. Kacung Hariyono, MS., Ph.D. (Dosen Pembimbing I

    Gambaran Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di Perkotaan pada Pelajar di SMA 2 Negeri Jember

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 9 Juni 2022_KurnadiMasa remaja adalah masa transisi antara masa anak-anak dengan masa dewasa, dari usia 10 hingga 19 tahun. Peristiwa yang penting semasa remaja adalah pubertas, yaitu perubahan morfologis dan fisiologis yang pesat dari masa anak-anak ke masa dewasa, termasuk maturasi sistem reproduksi. Pentingnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi, remaja perlu mendapat informasi yang cukup, sehingga mengetahui hal-hal yang seharusnya dilakukan dan yang seharusnya dihindari. Penelitian ini membahas mengenai tingkat pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi remaja di perkotaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana tingkat pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat pengetahuan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa tingkat pengetahuan siswa SMA Negeri 2 Jember sebagai sample dari remaja perkotaan tentang kesehatan reproduksi remaja sebagian besar baik yakni senilai 95.6 % .Dosen Pembimbing Utama : Dr. Iis Rahmawati, S.Kep., M.Kes. Dosen Pembimbing Anggota: Ns. Dini Kurniawati, S.Kep., M.Kep., Sp. Kep.Ma

    Buku Petunjuk Praktikum Farmakologi Keperawatan

    No full text
    Dalam menentukan dosis yang tepat dari obat tertentu untuk pasien, perawat harus mempertimbangkan jenis kelamin, berat badan, usia, dan kondisi fisik pasien serta obat-obatan lain yang tengah digunakan. Seringkali, dosis yang diperlukan pasien, bukanlah dosis yang tersedia sehingga perawat perlu mengkonversi bentuk dosis tersedia menjadi dosis diresepkan. Perhitungan matematis diperlukan untuk menetukan apa yang harus diberikan merupakan tanggung jawab dokter yang memprogramkan obat, ahli farmasi yang mengeluarkan obat, dan perawat yang memberikan obat tersebut. Kondisi itu memungkinkan pemeriksaan dosis yang diberikan sebelum sampai ke tangan pasien. Di banyak institusi, obat tiba di area perawatan pasien dalam bantuk dosis satuan, disiapkan sebelumnya untuk setiap pasien. Perawat yang memberikan obat tersebut sering langsung mempercayai dosis satuan yang dikirim dari apotek dan bahkan tidak menghitung lagi atau memeriksa kembali dosis tersebut atau mencocokkannya dengan program dokter. Namun terkadang kesalahan dapat terjadi, dan perawat sebagai orang yang memberikan obat tersebut bertanggung jawab secara legal dan profesional atas kesalahan yang dapat terjadi

    6,632

    full texts

    75,643

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNEJ Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇