75643 research outputs found
Sort by
Pengaruh Kesehatan Kerja, Motivasi, dan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja karyawan pada PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang Jember
Beban kerja dan keadaan persaingan kerja saat ini membuat tekanan
pekerjaan bagi karyawan semakin bertambah dan penuh persaingan. Adanya
beban kerja dan ketatnya persaingan tersebut menuntut perusahaan untuk terus
bisa memperbaiki dan meningkatkan kepuasan kerja bagi karyawan agar tetap
bisa bertahan dalam pusaran persaingan usaha yang ada. Beberapa cara yang dapat
digunakan oleh organisasi atau perusahaan untuk meningkatkan kepuasan kerja,
diantaranya adalah penerapan kesehatan kerja, motivasi, dan kompensasi yang
tepat. Penerapan kesehatan kerja, motivasi, dan kompensasi yang tepat diharapkan
dapat meningkatkan etos kerja sehingga upaya peningkatan kepuasan kerja
karyawan dapat lebih mudah dilakukan
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji dan menganalisis apakah
Kesehatan Kerja, Motivasi, dan Kompensasi merupakan variabel-variabel yang
berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Jalur Nugraha Ekakurir
cabang Jember secara parsial. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 120
orang, dengan metode penarikan sampel yaitu teknik sampling jenuh. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner, wawancara, dan
studi pustaka. Adapun metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi
linier berganda.
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari persamaan regresi linier
berganda Y = 9,233 + 0,228X1+ 0,313X2 + 0,346X3 + ei dengan menggunakan
SPSS 25. Hasil uji t menunjukkan t hitung pada variabel kesehatan kerja = 2,701
dengan nilai signifikansi = 0,008 < 0,05 yang berbunyi “ada pengaruh positif dan
signifikan kesehatan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Jalur
Nugraha Ekakurir cabang Jember”. Hasil uji t menunjukkan t hitung pada variabel
motivasi = 2,127 dengan nilai signifikansi = 0,004 < 0,05 yang berbunyi “ada
pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada
PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang Jember”. Selanjutnya hasil uji t menunjukkan t
hitung pada variabel kompensasi = 3,491 dengan nilai signifikansi = 0,001 < 0,05
yang berbunyi “ada pengaruh positif dan signifikan kompensasi terhadap
kepuasan kerja karyawan pada PT Jalur Nugraha Ekakurir cabang Jember”.
Simpulan yang dapat ditarik adalah kesehatan kerja, kompensasi, dan kompensasi
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja.Dr. Sri Wahyu Lely Hana S, S.E., M.Si (Pembimbing I)
Dr. Intan Nurul Awwaliyah S.E., M.Sc. (Pembimbing II
Fortifikasi Glisin pada Daun Ketela Pohon terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Instar Akhir Ulat Sutra Eri (Samia cynthia ricini) (Lepidoptera: Saturniidae) dan Pemanfaatannya sebagai Buku Ilmiah Populer
Finalisasi unggah file repositori tanggal 9 Juni 2022_KurnadiUlat sutra eri Samia cynthia ricini memiliki daun pakan primer berupa jarak kepyar dan daun pakan sekunder berupa daun ketela pohon. Larva instar 1-3 diberi pakan daun pakan primer agar dapat beradaptasi dengan baik sebelum diberikan daun pakan sekunder berupa ketela pohon pada larva instar 4-5. Peningkatan nutrisi pada daun ketela pohon dapat dilakukan dengan fortifikasi glisin yang merupakan bahan dasar kokon. Tujuan penelitian ini adalah menguji ada tidaknya pengaruh pertumbuhan dan perkembangan ulat sutra Samia cynthia ricini setelah pemberian pakan daun jarak kepyar untuk instar awal dan fortfikasi glisin ketela pohon untuk instar akhir dan mengetahui konsentrasi glisin yang paling efektif pada fortifikasi daun ketela pohon terhadap pertumbuhan dan perkembangan ulat sutra eri Samia cynthia ricini. Selain itu, menguji kelayakan buku ilmiah populer sebagai produk buku yang dihasilkan dari hasil penelitian dengan judul budidaya ulat sutra eri Samia cynthiya ricini.
Penelitian ini merupakan jenis eksperimental dan dilanjutkan dengan pembuatan buku ilmiah populer. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan. Perlakuan terdiri atas perlakuan kontrol (aqudest), P1 (glisin 0,5%), P2 (glisin 1%), dan P3 (glisin 1,5%) dengan 3 kali pengulangan masing-masing 10 ulat sutra eri dengan jumlah total 120 ulat sutra eri. Pelaksanaannya yaitu di Gedung Pemeliharaan Hewan Prodi Pendidikan Biologi, Universitas Jember. Waktu penelitian mulai September-Januari 2022. Tahapan penelitian dimulai dengan menyiapkan alat dan bahan dilanjutkan memberi pakan daun jarak kepyar pada larva instar 1-3 yang telah dipelihara dalam ruangan khusus dan rak yang sesuai, sedangkan larva instar 4-5 diberi pakan daun ketela pohon yang telah difortifikasi glisin dengan cara menyemprotkannya. Selanjutnya, mengamati parameter pertumbuhan yang meliputi berat kokon, berat kulit kokon, shell ratio, dan lama perkembangan serta parameter perkembangan meliputi lama perkembangan, fekunditas, mortalitas, dan daya tetas. Analisis yang digunakan yaitu uji Anova univariate, yang dilanjutkan dengan uji LSD dengan taraf signifikasi 5%.
Hasil penelitian parameter pertumbuhan menunjukkan rerata berat kokon tertinggi pada konsentrasi glisin 1,5% sebesar 2,033 ± 0,622 gram dan terendah pada perlakuan kontrol yaitu 1,319 ± 0,095 gram. Rerata berat kulit kokon tertinggi pada konsentrasi 1,5% sebesar 0,326 ± 0,099 gram dan terendah pada perlakuan kontrol yaitu 0,190 ± 0,050 gram. Rerata shell ratio tertinggi yaitu perlakuan konsentrasi 1,5% sebesar 20,866 ± 6,05% dan terendah pada perlakuan kontrol sebesar 15,620 ± 5,15%. Rerata lebar bentangan sayap tertinggi yaitu pada konsentrasi 1,5% sebesar 12,51 ± 1,117 cm dan terendah pada perlakuan kontrol sebesar 10,88 ± 0,485 cm.
Hasil penelitian parameter perkembangan menunjukkan rerata lama perkembangan dari telur hingga menjadi ngengat yang paling cepat terdapat pada konsentrasi 1,5% yaitu 44,030 ± 0,844 hari dan paling lama terdapat pada perlakuan kontrol yaitu 50,360 ± 1,066 hari. Rerata fekunditas tertinggi terdapat pada konsentrasi 1,5% sebesar 134,800 ± 28,78 telur dan terendah pada perlakuan kontrol sebesar 78,120 ± 10,71 butir telur. Rerata mortalitas tidak terdapat kematian selama pemeliharaan ulat sutra ini. Selanjutnya, rerata daya tetas tertinggi terdapat pada perlakuan konsentrasi glisin 1,5% sebanyak 95,760 ± 4,60 dan terendah pada perlakuan kontrol yaitu 78,120 ± 10,71%. Pemberian konsentrasi glisin yang semakin tinggi memengaruhi parameter pertumbuhan dan perkembangan ulat sutra dengan baik, karena glisin merupakan asam amino esensial. Konsentrasi glisin yang optimal dalam memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan ulat sutra eri Samia cynthia ricini yaitu 1,5%. Produk pendidikan berupa buku ilmiah populer yang berjudul “Budidaya Ulat Sutra Eri” dinyatakan sangat layak sebagai media informasi bagi masyarakat khalayak luas dengan skor 86,14.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Dra. Jekti Prihatin, M.Si., MCE, CIQaR
Dosen Pembimbing Anggota : Nadyatul Ilma Indah Savira, S.Si., M.Si., MC
Pengaruh Dependency Ratio, IPM, dan Kesempatan Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jawa Timur Tahun 2010 – 2020
Finalisasi unggah file repositori tanggal 28 Juni 2022_KurnadiPenduduk menjadi salah satu faktor penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi suatu wilayah, akan tetapi tingkat fertilitas yang terus meningkat tentu juga akan berdampak buruk jika tidak dikendalikan dengan baik. Pengendalian tingkat fertilitas tersebut akan berdampak pada struktur penduduk yang berubah dan berimplikasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perubahan struktur penduduk yang ditandai dengan tingkat dependency ratio, indeks pembangunan manusia, dan kesempatan kerja terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur.
Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah penelitian explanatory dengan metode pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi data panel. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang terdiri dari data time series tahun 2010 – 2020 dan data cross section 38 Kabupaten/ Kota di Provinsi Jawa Timur dengan melalui beberapa tahapan yaitu penentuan estimasi regresi, Uji Statistik, dan uji asumsi klasik.
Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat dependency ratio berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur hal ini memiliki arti ketika tingkat dependency ratio rendah akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Indeks pembangunan manusia berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur hal ini memiliki arti ketika tingkat IPM tinggi meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sedangkan variabel kesempatan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur hal ini memiliki arti ketika tingkat kesempatan kerja tinggi akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen berpengaruh sebesar 99.78%.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Moehammad Fathorrazi, M.Si
Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Regina Niken Wilantari, S.E., M.S
Perbandingan Reaksi Pasar Sebelum dan Sesudah Pengumuman Kasus COVID-19 Pertama di Indonesia (Event Study pada Perusahaan Sektor Agrikultur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)
Finalisasi unggah file repositori tanggal 20 April 2022_KurnadiPenelitian ini bertujuan dalam menguji dan menganalisis perbedaan dari reaksi
pasar sebelum dan sesudah terjadinya peristiwa pengumuman pertama kasus covid-19 di
Indonesia pada perusahaan sektor agrikultur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penelitian ini merupakan jenis penelitian komparatif kuantitatif dengan menggunakan data
sekunder harga saham, saham beredar dan volume perdagangan saham perusahaan sektor
agrikultur tahun 2020. Pemilihan sampel penelitian ini menggunakan teknik purposive
sampling, sehingga jumlah sampel dari perusahaan sektor agrikultur sebanyak 21 data
observasi. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji paired samples t-test
dengan uji normalitas menggunakan uji kolmogorov-smirnov. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa reaksi pasar yang diproksikan oleh cumulative abnormal return dan
trading volume activity tidak memiliki perbedaan yang signifikan antara sebelum dan
sesudah peristiwa pengumuman kasus covid-19 pertama di Indonesia pada perusahaan
sektor agrikultur. Berdasarkan hasil tersebut kecenderungan bahwa pelaku pasar tidak
menangkap kandungan informasi dari peristiwa pengumuman kasus covid-19 yang
membuat pasar bereaksi.Dosen Pembimbing Utama: Indah Purnamawati, S.E., M.Si., Ak.
Dosen Pembimbing Anggota: Resha Dwi Ayu Pangesti Mulyono, S.E., M.A.,
Pengaruh Variasi Sudut Kawat Anyaman Baja Tahan Karat 304 dan Penambahan MG Terhadap Karakterisasi Komposit Al-MG/Anyaman Kawat SS 304
Dalam beberapa tahun terakhir perkembangan industri dibidang material
meningkat pesat seiring dengan sumberdaya manusia yang maju. Berkembangnya
dunia industri material memunculkan kebutuhan material yang memliki kualitas
baik dan efisien. Salah satunya tentang material komposit yang telah banyak
dikembangkan. Material komposit merupakan bahan yang terbuat dari dua unsur,
diantaranya adalah matrik dan penguat. Salah satu jenis komposit yang banyak
digunakan saat ini yaitu komposit matriks logam atau Metal Matrix Composite
(MMC).Dosen Pembimbing Utama: Dr. Ir. Salahuddin Junus S.T., M.T.,IPM
Dosen Pembimbing Anggota: Ir.Intan Hardiatama, S.T., M.T
Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Tanggung Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar
Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) menjadi upaya pemerintah dalam mengatasi urusan pertanahan khususnya dalam hal pemberian legalitas tanah. Peraturan mengenai program PTSL telah tercantum dalam Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Mengingat program PTSL merupakan program nasional, diturunkan menjadi peraturan daerah kota dan kabupaten, termasuk Kota Blitar. Peraturan Walikota Blitar Nomor 21 Tahun 2019 tentang persiapan pendaftaran tanah sistematis lengkap menjadi bukti pemerintah Kota Blitar melaksanakan pendaftaran tanah guna meningkatkan tanah terdaftar dan bersetifikat sekaligus memberikan legalitas bagi pemilik tanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan fokus penelitian yaitu mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program PTSL di Kelurahan Tanggung Kota Blitar. Penelitian berlokasi di Kantor Pertanahan Kota Blitar dan Kelurahan Tanggung. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penyajian data dan analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Konsep yang digunakan untuk mengkaji partisipasi masyarakat dalam program PTSL di Kelurahan Tanggung, Kota Blitar adalah bentuk partisipasi milik Cohen dan Uphoff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pegambilan keputusan dilaksanakan dengan pembentukan pokmas dan pembuatan strategi percepatan. Masyarakat yang berpartisipasi dalam program PTSL di Kelurahan Tanggung yaitu pokmas, Ketua RW, Ketua RT, pengrajin kendang Jimbe dan peserta PTSL. Pada partisipasi dalam pelaksanaan Kantor Pertanahan bersama para pelaksana di kelurahan Tanggung melaksanakan tugas sesuai Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan No 6 Tahun 2018 dan Peraturan Walikota Blitar No 21 Tahun 2019. Selanjutnya, partisipasi dalam pengambilan manfaat diwujudkan pada terpenuhinya target program selama dua tahun pelaksanaan program serta pemanfaatan sertifikat tanah yang diterima peserta sebagai aset dan modal perekonomian. Terakhir, partisipasi dalam evaluasi diberikan melalui pelaporan terkait proses pelaksanaan program beserta kendala yang dihadapi sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan selanjutnya. Kesimpulan dari penelitian ini proses partisipasi masyarakat menjadi sebuah proses penting dalam pelaksanaan program yang berdampak positif maupun negatif. Hal tersebut bergantung pada kontribusi yang diberikan masyarakat pada pelaksanaan program.Dosen Pembimbing Utama: M. Hadi Makmur, S.Sos., M.AP
Dosen Pembimbing Anggota: Hermanto Rohman, S.Sos., M.P
Pengembangan Media E-LKPD Untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaboratif Peserta Didik SMP Pada Pembelajaran IPA Materi Kalor dan Perpindahannya
Keterampilan kolaboratif penting dimiliki oleh peserta didik karena berguna untuk meningkatkan kerja sama kelompok, dan menentukan keberhasilan interaksi sosial pada masyarakat. Keterampilan kolaboratif peserta didik di kelas masih tergolong rendah karena ada beberapa indikator seperti kerja sama, tanggung jawab, fleksibilitas, dan kompromi dalam aktivitas diskusi peserta didik kurang di motivasi oleh guru. Mengatasi permasalahan rendahnya keterampilan kolaboratif, diperlukan adanya inovasi dalam bahan ajar yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Salah satu solusi yaitu mengembangkan e-LKPD pada pokok bahasan kalor dan perpindahannya.
Tujuan penelitian adalah mendiskripsikan, validitas, kepraktisan, dan keefektifan e-LKPD pada materi kalor dan perpindahannya untuk meningkatkan keterampilan kolaboratif peserta didik SMP. Skripsi ini menerapkan model pengembangan Plomp dengan tahapannya meliputi 1) penelitian pendahuluan, 2) fase prototyping, dan 3) tahap penilaian.
Instrumen pengumpulan data antara lain instrumen lembar validasi, instrumen lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, instrumen lembar observasi keterampilan kolaboratif peserta didik, dan angket respon peserta didik. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik persentase untuk mengetahui validitas e-LKPD, kepraktisan e-LKPD, dan keefektifan e-LKPD. Nilai Kepraktisan diperoleh melalui lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, sedangkan keefektifan e-LKPD diperoleh dari lembar observasi keterampilan kolaboratif peserta didik dan diukur peningkatannya menggunakan N-gain, serta teknik persentase untuk mengetahui respon peserta didik. Dengan demikian data yang diperoleh antara lain data validitas, data keterlaksanaan pembelajaran, data observasi keterampilan kolaboratif peserta didik, dan data respon peserta didik.
Hasil validasi e-LKPD pada materi kalor dan perpindahannya dari ketiga validator memperoleh nilai rata-rata memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 84,78% termasuk dalam kriteria valid. Ujicoba e-LKPD dilakukan di kelas VII F SMPN 1 Wuluhan dengan 3 kali pertemuan untuk mengetahui kepraktisan dan keefektifan e-LKPD. Kepraktisan pembelajaran menggunakan e-LKPD memperoleh nilai rata-rata persentase dari keseluruhan pertemuan sebesar 88,63% termasuk dalam kriteria sangat praktis dan terlaksana dengan baik. Hasil efektifitas e-LKPD memperoleh peningkatan nilai N-gain dari pertemuan 1 ke pertemuan 2 memperoleh nilai 0,22 dengan kriteria peningkatan rendah, dan dari pertemuan 2 ke pertemuan 3 memperoleh nilai 0,57 dengan kriteria peningkatan sedang. Dengan demikian e-LKPD telah memenuhi kriteria keefektifan sehingga e-LKPD efektif dan layak digunakan sebagai bahan ajar pada pembelajaran materi kalor dan perpindahannya di SMP.
Validitas e-LKPD materi kalor dan perpindahannya yang dikembangkan termasuk dalam kriteria valid. E-LKPD materi kalor dan perpindahannya dapat digunakan sebagai bahan ajar pada pokok bahasan kalor dan perpindahannya. Keterlaksanaan pembelajaran menggunakan e-LKPD materi kalor dan perpindahannya di SMP dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang direncanakan oleh guru. E-LKPD termasuk dalam kategori praktis sebagai bahan ajar dalam pokok bahasan kalor dan perpindahannya. Peningkatan keterampilan kolaboratif peserta didik setelah menggunakan e-LKPD kalor dan perpindahannya menunjukkan kriteria N-gain pada pertemuan 1 ke pertemuan 2 rendah dan sedang pada pertemuan 2 ke pertemuan 3. E-LKPD kalor dan perpindahannya memenuhi kriteria efektif dan layak digunakan sebagai bahan ajar pokok bahasan kalor dan perpindahannya dalam pembelajaran di SMP.Dr. Supeno, S.Pd., M.Si.
Nur Ahmad, S.Pd., M.PFis
Parasite Immunomodulatory Role in Reducing the Prevalence of COVID-19 in Endemic Regions
Nearly 35 million cases and one million deaths over the nine months of the COVID-19 pandemic have been reported worldwide. Africa and some countries with endemic parasitic infections had a low incidence of COVID19. By contrast, the United States and several European countries, having a non-endemicity of parasitic infections, recorded a high incidence of COVID-19. Some parasites have an immunomodulatory mechanism that can induce an immune tolerance state in the infected persons by balancing pro-inflammatory and anti-inflammatory responses. Emerging reports also stated that COVID-19 and helminth co-infections may have more hidden outcomes than predictable ones. Hence, the aim of this literature review is to show and identify that an increase in the number of regulatory immune cells due to the immunomodulatory role of a pre-existing parasitic infection could reduce the risk of COVID-19. This study explored the existing literature to determine the role of parasitic infections in modulating the immune response and possibly reduce the risk of COVID-19 infection in endemic countries. The mechanism of immunomodulation by parasites is the increased numbers of Treg cells, M2 macrophages, eosinophils, the Th2 cytokines IL-4 and IL-5, and the pro-inflammatory downregulation of IFN λ, TNF α, and IL-6, which play an essential role in inducing cytokine storms in COVID19 infection. This condition will probably occur in an individual with parasitic infection in a community with limited facilities and infrastructure to treat parasitic infections, particularly in developing countries. To conclude, in endemic areas, the immunomodulatory effect of parasitic infection to reduce the risk of COVID-19 cases/deaths is a possibility if the host is immunocompetent. Herein, the current knowledge on the immunomodulatory role of COVID-19 and helminth co-infections will be discussed
Modelisasi Rotera Gantung dengan Interpolasi dan Transformasi Benda Geometri Ruang dan Kurva Bezier
Finalisasi unggah file repositori tanggal 18 April 2022_KurnadiRotera gantung merupakan lampu kecil yang bertutup kaca dengan sumber
cahaya berasal dari lilin bakar atau lilin LED (Light Emitting Diode) dan
digantung pada tiang penyangga yang dikaitkan dengan penghubung rotera.
Komponen rotera terdiri atas alas, badan, dan kepala. Badan rotera memiliki
celah-celah berbentuk seperti keranjang, ukiran, maupun dalam bentuk kaca.
Tempat lilin berada di dalam badan rotera. Beberapa bentuk rotera yang ada saat
ini cenderung kurang simetris terutama pada bagian sambungan komponen rotera,
sedangkan bentuk penyangga dan penghubung rotera gantung terdiri dari satu
cincin atau torus. Hal ini menyebabkan tampilan rotera gantung kurang bervariasi
dan kurang simetris, sehingga diperlukan inovasi model rotera gantung yang lebih
bervariasi, dan simetris. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan model
komponen-komponen rotera gantung yang bervariasi dan simetris menggunakan
teknik deformasi pada benda geometri ruang. Deformasi merupakan proses untuk
mengubah bentuk suatu benda baik sebagian maupun keseluruhan. Teknik
deformasi yang digunakan untuk modelisasi rotera gantung meliputi pemotongan,
dilatasi, memutar kurva, interpolasi segmen garis dan kurva, serta kurva Bezier
derajat = 2,3,4. Transformasi yang digunakan meliputi translasi, refleksi, dan
rotasi.
Modelisasi komponen rotera gantung dibangun menggunakan bendabenda geometri ruang hasil deformasi seperti tabung, kerucut, prisma segi enam
beraturan, torus, dan bola dengan langkah-langkah sebagai berikut. Pertama,
menetapkan data berupa ukuran benda-benda geometri ruang yang digunakan
sesuai dengan ukuran asli salah satu model rotera gantung. Kedua, mendeformasi benda-benda geometri ruang tersebut, dengan cara : (a) memotong dengan bidang
potong sejajar bidang , , dan , (b) mendilatasi dengan faktor skala
yang telah ditentukan, (c) membangun kurva batas pada selimut tabung, garis
pelukis kerucut, dan sisi prisma segi enam beraturan menggunakan kurva Bezier
derajat = 2,3,4 dengan titik kontrol yang telah ditentukan, (d) memutar kurva
batas terhadap sumbu putar , (e) menginterpolasi dua segmen garis, segmen
garis dengan kurva batas, dan dua kurva batas menggunakan interpolasi diantara
segmen garis dan kurva atau menggunakan kurva geser Bezier. Terakhir,
modelisasi setiap komponen rotera gantung yang terdiri dari komponen rotera,
penghubung, dan tiang penyangga dari hasil deformasi benda-benda geometri
ruang.
Penggabungan komponen rotera gantung harus memperhatikan panjang
jari-jari () dan panjang sisi poligon segi enam beraturan () antara komponen ke-
dengan komponen ke- + 1. Hal ini bertujuan agar tidak ada celah dan tidak
ada bagian yang berlubang pada rotera, serta setiap komponennya dapat menyatu
dengan baik. Penggabungan komponen rotera gantung secara utuh dibutuhkan
kesimetrisan melalui sumbu vertikal yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu bagian
rotera, bagian penghubung, dan bagian tiang penyangga. Ketiga bagian rotera
gantung dengan model yang telah ditentukan dapat dikombinasikan antara bagian
satu dengan bagian lainnya. Pada penelitian ini menghasilkan 1.250 model rotera
gantung yang simetris dan variatif.Dosen Pembimbing Utama : Bagus Juliyanto, S.Si., M.Si.
Dosen Pembimbing Anggota : Ahmad Kamsyakawuni, S.Si., M.Kom
Legal Protection for Soybean Farmers in Cooperation Based on the Muzara'ah Akad with the Murabahah System
Introduction: During the pandemic Covid-19, the global soybean market experienced a shock which resulted in the availability of imported soybeans in several countries decreasing and soybean prices increasing. This also has an impact on small and medium industries that cannot afford soybeans for their processed food raw materials, one of which is the production of “tempe”.
Purposes of the Research: The purpose of this study is to explain the concept of cooperation to provide legal protection to soybean farmers based on a muzara'ah akad with a murabahah system.
Methods of the Research: The research method used is normative legal research with a statute legal approach and a conceptual approach.
Results of the Research: The result of this study include 2 (two) things, namely the concept of cooperation and the form of legal protection. The concept of cooperation consists of: The first scheme, cooperation between the government (Pemda) with soybean farmers and Islamic banks. The second scheme is the cooperation of Islamic banks with soybean farmers using a murabahah akad. The third scheme, namely cooperation between soybean farmers and cultivator using muzara’ah akad. In connection with the form of legal protection, it is divided into 2 (two) namely: first, external legal protection regulated in Law Number 19 of 2013 concerning Protection and Empowerment of Farmers, which was later changed to Law no. 11 of 2020 concerning Job Creation, and second, internal legal protection, namely 3 (three) concepts of cooperation as outlined in a written agreement as a form of guarantee of legal certainty for the parties, especially for soybean farmers