75643 research outputs found
Sort by
Prediksi Kecenderungan Financial Distress Perusahaan Telekomunikasi di Indonesia
Perusahaan tumbuh dan berkembang seiring dengan meningkatnya
aktivitas yang dijalankan oleh perusahaan dan menuntut para pengelola untuk
memiliki kemampuan dan kecakapan dalam menghadapi berbagai masalah. Salah
satu tujuan utama didirikannya suatu perusahaan yaitu untuk mencari keuntungan
dengan memperoleh laba yang optimal agar kelangsungan hidup perusahaan dapat
dipertahankan. Dewasa ini berbagai perusahaan berkembang sangat pesat dan
membuat tingkat persaingan menjadi semakin ketat, demikian pula yang terjadi
pada perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi.
Menurut Purnamasari dan Kristiastuti (2018), kondisi persaingan di sektor
telekomunikasi saat ini dinilai kurang sehat dan membahayakan. Kondisi tersebut
menjadikan perusahaan perlu melakukan investasi yang berdampak pula pada
keuangan perusahaan yang membuka peluang untuk memperoleh keuntungan
melalui optimalisasi penggunaan modal untuk menjaga kesulitan keuangannya.
Perusahaan yang tidak mampu bersaing akan mengalami kebangkrutan dimana
pada suatu perusahaan kebangkrutan ditandai dengan kesulitan keuangan atau
financial distress. Menurut Hery (2016:33) financial distress merupakan suatu
keadaan dimana sebuah perusahaan mengalami kesulitan untuk memenuhi
kewajibannya, tidak dapat menututupi total biaya serta mengalami kerugian.
Menurut Damodaran (1997) dalam Lestasi (2020) faktor-faktor penyebab
financial distress antara lain yaitu kesulitan arus kas yaitu terjadi ketika
pendapatan perusahaan dari hasil kegiatan operasi tidak cukup untuk menutupi
beban-beban yang timbul atas aktivitas operasi perusahaan.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan
kuantitatif yang bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematif, factual dan
akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang
diselidiki. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang diperoleh dari
dokumentasi data yang dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia yaitu berupa
Laporan Keuangan Tahunan (Annual Report) perusahaan-perusahaan
telekomunikasi pada periode 2015-2020. Metode analisa penelitian ini
menggunakan Altman Z-Score Modifikasi.
Hasil penelitian yang ditelah dilakukan menunjukkan bahwa sebanyak
20% berada pada safe zone yang diperoleh dari perusahaan PT Telekomunikasi
Indonesia Tbk selama 6 tahun berturut-turut (2015-2020). Sebanyak 3% berada
pada grey zone yang merupakan perusahaan PT Indosat Tbk pada tahun 2017 dan
77% berada pada distress zone yang merupakan seluruh perusahaan yang terdiri
dari perusahaan PT Bakrie Telecom Tbk, PT Indosat Tbk (kecuali di tahun 2017),
PT Smartfren Telecom Tbk dan PT Excel Axiata Tbk.Dr. Nurhayati, M.M.
Dr. Intan Nurul Awwaliyah S.E.,M.Sc
Employee English and Communication Skills in Improving the Performance of Shariah Hotels in Indonesia
This study tested foreign language skills, especially in English, communication skills and
education of more than 120 employees from 17 Islamic hotels in Indonesia with the
random sampling method of selecting samples which were tested through the English
language proficiency test using the experience test method which was carried out in a
period of years. Month 1 of 2015 to month 1 of 2020. Test results are measured on a
Likert scale. They are aggregated and compared with hotel performance collected from
more than 150 annual reports from all sharia hotels in Indonesia listed on the Indonesia
Stock Exchange, magazines, scientific articles, and books for 2015 to 2020. Use content
analysis using the English for Specific Purposes (ESP) method. Providing insights about
ESP aims to improve hotel employees’ performance to facilitate communication in
serving foreign guests. In researching this data, we triangulated the results of the analysis
content carried out. We used the quantitative method Vector Error Correction Model to
triangulate the qualitative conclusions that we used by analyzing the estimated results of
employee responses in communication skills and effective survival in generating profits
in the sharia hotel business listed in Indonesia stock exchange with a note that it can
improve the financial performance of Islamic hotels from 2015 to 2019. We found that
Islamic hotel employees’ English language skills can boost the financial performance of
business organizations in the Islamic hotel industry in Indonesia
Peranan Trichoderma terhadap Pertumbuhan Fisiologi dan Morfologi Tanaman Kedelai (Glycine max) pada Kondisi Cekaman Kekeringan
Finalisasi unggah file repositori tanggal 31 Mei 2022_KurnadiPeningkatan produksi kedelai utamanya pada lahan tercekam kekeringan
dapat dilakukan melalui perbaikan teknik budidaya. Penggunaan jamur
trichoderma diharapkan dapat meningkatkan kesuburan tanah, pengendalian
penyakit dan fungsi perakaran sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan dan
hasil kedelai. Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui dosis trichoderma yang
terbaik, mengetahui tingkat cekaman kekeringan yang terbaik terhadap
pertumbuhan fisiologi dan morfologi tanaman kedelai dan mengetahui interaksi
dosis trichoderma dan tingkat cekaman kekeringan yang terbaik terhadap
pertumbuhan fisiologi dan morfologi tanaman kedelai.
Percobaan dimulai bulan Februari 2020 hingga Juni 2020 di rumah plastik
buatan di Desa Antirogo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Analisis data
di Laboratorium Laboratorium (Tanah, Perlintan dan Biosains) Politeknik Negeri
Jember dan Laboratorium Pemuliaan Puslit Koka Jember. Percobaan ini dilakukan
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial diulang empat kali.
Faktor pertama adalah pemberian dosis Trichoderma harzianum dengan empat
taraf yaitu: T0 (0 gram), T1 (20 gram), T2 (40 gram), dan T3 (60 gram) dan faktor
kedua adalah cekaman kekeringan dengan tiga taraf yaitu: C1 (40%KL), C2
(60%KL) dan C3 (80%KL). Variabel pengamatan meliputi komponen vegetatif
yaitu tinggi tanaman dan panjang akar. Komponen generatif meliputi jumlah
bunga dan jumlah cabang produktif. Komponen fisiologi meliputi kerapatan
stomata, kandungan prolin, berat basah akar, berat biomassa tanaman, jumlah
bintil akar efektif dan laju pertumbuhan relatif. Komponen hasil meliputi jumlah
polong, jumlah polong bernas, jumlah polong hampa dan berat biji. Komponen
patogen tanaman yaitu skoring terhadap gejala serangan patogen tanaman kedelai.
Hasil percobaan menunjukkan bahwa berdasarkan hasil pengamatan
terhadap komponen vegetatif, komponen generatif, komponen hasil serta
komponen patogen tanaman, bahwa dosis trichoderma yang terbaik berpengaruh
sebanyak 60 gram terhadap pertumbuhan fisiologi dan morfologi tanaman kedelai,
tingkat cekaman kekeringan yang terbaik berpengaruh sebesar 60% KL terhadap
pertumbuhan fisiologi dan morfologi tanaman kedelai serta interaksi dosis
trichoderma dan tingkat cekaman kekeringan yang terbaik sebesar 40 gram
trichoderma/ polybag + 60% KL berpengaruh terhadap pertumbuhan fisiologi dan
morfologi tanaman kedelai.Dosen Pembimbing Utama : Prof. Dr. Ir. Sri Hartatik, M.S.
Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Ir. Parawita Dewanti M.P
Shallot (Allium cepa L.) Skin Ethanol Extract Neutralizes Liver Oxidative Stress in Diazinon-Induced Wistar Rats
Diazinon has a hepatotoxic effect since it is metabolized in the liver involving Kupffer cells (KCs) activation, increasing reactive oxygen species (ROS). The flavonoids contained in shallot (Allium cepa L.) skin act as antioxidants neutralizing oxidative stress. This study aims to determine the effect of shallot skin ethanol extract (SSEE) on liver MDA level and activated KCs histopathology. The total flavonoids level of SSEE was measured using the aluminum chloride colorimetric method and resulted in 228.1 mg QE/g. Rats were divided into normal, diazinon, and SSEE groups. Diazinon was administered at a dose of 40 mg/kg b.w. for 7 days, followed by SSEE at the dose of 600, 900, and 1,200 mg/kg b.w. for 7 days. Liver malondialdehyde (MDA) level was measured using the MDA-TBA method. The results revealed that diazinon increased liver MDA level (p 0.05). Activated KCs in the SSEE group at a dose of 1,200 mg/kg b.w. was impressively equal to the normal group. In conclusion, SSEE at dose of 1,200 mg/kg b.w. neutralize liver oxidative stress due to diazinon indicated by the decrease of liver MDA level and activated KCs equal to normal. Keywords: antioxidant, diazinon, Kupffer cell, liver, MDA, shallot Correspondence: [email protected]
Analisis Komparasi Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Penerapan PSAK 71 atas Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan Kredit pada Perbankan (Studi Kasus pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Tahun 2018 - 2020)
Pada tahun 2017 Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) bersama dengan
Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah mengesahkan Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) baru yaitu PSAK 71 mengenai Instrumen Keuangan.
Pembaharuan pada PSAK 71 merupakan tanggapan terhadap perusahaanperusahaan, khususnya yang bergerak dibidang keuangan terhadap kredit yang
berisiko. Berdasarkan PSAK 71 penyisihan penurunan nilai aset keuangan atau
CKPN dibentuk diawal periode kredit dan diberlakukan untuk seluruh jenis kredit
dan pinjaman, sedangkan pada standar PSAK 55, pencadangan baru dilakukan
sesudah terjadinya risiko gagal bayar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana komparasi kinerja keuangan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 71
atas Cadangan Kerugian Penurunan Nilai pada perbankan. Pendekatan yang
digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain
penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan pada PT. Bank Rakyat Indonesia
(Persero), Tbk. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder
berupa laporan keuangan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk tahun 2018 –
2020. Metode yang akan digunakan untuk mengukur kinerja keuangan bank adalah
Metode CAMEL yang terdiri atas Capital, Assets, Management, Earnings, and
Liquidity.
Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT. Bank
Rakyat Indonesia (Persero) pada tahun 2018 - 2019 sebelum diterapkannya PSAK
71 dengan metode CAMEL adalah stabil, sedangkan pada tahun 2019 – 2020
setelah diterapkannya PSAK 71 mengalami penurunan yang cukup signifikan
hingga mencapai 2,19% yang disebabkan oleh penurunan laba, modal, dan aset
perbankan.Septarina Prita Dania S., SE., M.SA., Ak.
Nur Hisyamuddin., SE., M.SA., A
The Influence Of Parenting Patterns On Stunting Incidences In Toddlers (Study In The Work Area Of Sumberjambe Health Center, Kasiyan Health Center And Sumberbaru Health Center Jember Regency)
Stunting is a form of long-term reflection of the quality and quantity of food consumed is inadequate and often suffers from infectious diseases in childhood. The problem of stunting is a nutritional problem that needs attention because it can affect the quality of human resources. Stunting problems, especially those that occur in toddlers, are considered serious because stunting conditions in toddlers can cause delays in motor development and decrease intelligence levels. The type of research used in this study is an analytical observational study with a case control research design. The results of data analysis showed that there was an effect of parenting on the incidence of stunting in toddlers. The amount of risk is 5, 1 which means that families who apply good parenting to toddlers will reduce the risk of stunting. This study is in line with research conducted by Rahmayana, et al (2014) which states that there is a significant relationship between parenting patterns and the incidence of stunting. Parenting patterns of parents to children in this case is the practice of giving food is an important foundation in growth. The role of parents, especially mothers when breastfeeding their children, when giving food, how to give food to children and controlling the portion size and nutritional content in children's food will improve nutritional status so that it will reduce the incidence of stunting in children. The solution to this problem is to screen children under five to detect stunting
Pencegahan Stunting Melalui Penguatan Peran Kader Gizi dan Ibu Hamil Serta Ibu Menyusui Melalui Participatory Hygiene and Sanitation Transformation (PHAST)
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang
lama. Desa Sumberwringin merupakan salah satu desa binaan dari Universitas Jember yang berada di
Kabupten Bondowoso dengan penemuan kasus balita stunting yang cukup tinggi sehingga memerlukan
pendampingan dalam penyelesaian masalah kesehatan masyarakat khususnya mengenai penanganan
masalah gizi dan stunting. Wawasan pangan dan gizi pelaku program masyarakat, seperti kader gizi, ibu
hamil, dan ibu menyusui berperan penting dalam upaya pencegahan dan perbaikan masalah stunting di
Indonesia. Tujuan dari pelaksanaan penelitianini adalah untuk meningkatkan kompetensi (kognitif,
afektif, dan psikomotor) kader posyandu dalam memberikan penyuluhan bagi masyarakat tentang
pencegahan stunting berbasis partisipasi masyarakat melalui perubahan hygiene personal dan sanitasi,
serta mencegah bumil dan ibu menyusui (Busui) melahirkan bayi stunting. Subjek dari kegiatan pelatihan
yang dilakukan adalah ibu hamil dan ibu balita yang berjumlah 34 orang di Desa Sumberwringin,
Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini dilakukan dengan cara ceramah dan
diskusi tanya jawab mengenai materi Pencegahan Stunting dengan Metode PHAST. Hasil kegiatan ini
menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna untuk tingkat pengetahuan pada seluruh peserta
sebelum dan setelah diberikan materi terkait stunting dan kesehatan lingkungan dengan rata-rata
peningkatan yaitu 30 poin
Optimalisasi Lambung Kapal Penangkap Ikan dengan Bahan Dasar Fiberglass di Pelabuhan Perikanan Puger
Kapal penangkap ikan yang digunakan oleh nelayan di Pantai Puger umumnya masih menggunakan kapal ikan tradisional bermaterial kayu, yang dimodifikasi dari desain kapal sebelumnya. Tetapi seiring dengan perkembangnya waktu, membuat ketersediaan kayu menjadi berkurang. Sehingga perlu adanya alternatif bahan dasar untuk pembuatan kapal penangkap ikan. Alternatif yang dapat menggantikan kayu sebagai bahan dasar pembuatan kapal penangkap ikan di Perairan Puger adalah bahan fiberglass. Kapal penangkap ikan di Puger memiliki ukuran yang bervariasi sehingga perlu dilakukan suatu analisis ukuran kapal yang optimum untuk beroperasi di perairan Puger. Dalam menjaga keselamatan kapal dan kelayakan kapal, diperlukan suatu perbandingan antara beberapa parameter kapal penangkap ikan yang ada. Dengan menggunakan metode optimasi kemudian dianalisa sehingga didapatkan parameter ukuran kapal yang optimal. Sehingga hasil optimasi dari model kapal yang ada di Perairan Puger adalah untuk panjang (L) sebesar 15.57 m, lebar (B) sebesar 4.34 m, tinggi kapal (H) sebesar 1.49 m, dan sarat kapal (T) sebesar 0.56 m. Dari ukuran kapal yang optimal, kemudian dilakukan penggambaran bentuk lambung kapal penangkap ikan berbahan dasar fiberglass. Evaluasi yang dilakukan yaitu peforma kapal seperti hambatan (resistance), stabilitas (stability), dan seakeeping kapal. Sehingga dalam menentukan bentuk lambung yang memiliki karakteristik hambatan (resistance), stabilitas (stability), dan seakeeping kapal yang baik sesuai dengan Perairan Puger. Sehingga dapat memperbaiki dan menambah peforma dari kapal ikan tersebut dengan tujuan hasil penelitian ini yaitu dapat memberikan rekomendasi untuk perbaikan desain kapal ikan tradisional di Perairan Puger Kabupaten Jember
Analisis Komparasi Perhitungan Biaya Produk Berdasarkan Pendekatan Traditional Costing dan Activity Based Costing System (Studi Kasus Pada PT. Sang Hyang Seri (Persero) Jombang)
Finalisasi unggah file repositori tanggal 6 Juni 2022_KurnadiPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang
bertujuan untuk menganalisis perbandingan perhitungan biaya produk
menggunakan metode traditional costing dan activity based costing system untuk
mendapakan hasil yang akurat dan efisien. Biaya produk merupakan biaya yang
dikeluarkan dalam satu periode perusahaan. Komponen biaya produksi meliputi
biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Data
dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, dokumentasi, studi literature,
dan observasi pada objek yang dikaji. Objek pada penelitian ini bertempat pada
perusahaan di bidang pertanian dengan nama PT Sang Hyang Seri (Persero). Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan biaya produk menggunakan activity
based costing system sistem lebih tinggi untuk produk ciherang dan lebih rendah
untuk produk inpari 32 dan inpari 42. PT. Sang Hyang Seri (Persero) dapat memilih
kedua metode tersebut untuk diimplementasikan dalam perhitungan biaya produk
dengan mengkaji lebih lanjut keuntungan dan kerugian yang akan diperoleh
perusahaan.Dosen Pembimbing Utama: Dr. Muhammad Miqdad, S.E., M.M., Ak., CA
Dosen Pembimbing Anggota: Dr. Siti Maria Wardayati, M.Si., Ak., CA., CPA
Pengembangan Pola Fraktal Berbasis Etnomatematika pada Batik Lukis Motif Daun Singkong Bondowoso sebagai Lembar Kerja Peserta Didik
Finalisasi unggah file repositori tanggal 27April 2022_KurnadiBondowoso merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Jawa Timur,
Indonesia yang memiliki batik khas motif utama daun singkong. Motif batik ini
terus berkembang seiring berjalannya waktu. Penambahan ornamen dalam
mengambangkan motif batik juga dapat dilakukan dengan mengimplementasikan
ilmu matematika. Fraktal merupakan pengulangan bentuk geometri dengan berbeda
ukuran panjang dan lebar maupun posisi yang dapat membentuk objek tiruan
disekitar. Hal ini disebut dengan pendekatan etnomatematika, suatu bidang yang
mempelajari hubungan antara matematika dengan budaya setempat.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research),
dengan tujuan mengembangkan motif Batik Daun Singkong Bondowoso dengan
ornamen fraktal yang kemudian dikemas menjadi Lembar Kerja Peserta Didik
(LKPD) SMA Kelas XI sesuai kurikulum 2013 materi Transformasi Geometri..
Ornamen daun singkong diambil dari motif Batik Daun Singkong Bondowoso yang
di produksi di Daweea Batik Bondowoso. Berdasarkan hasil wawancara kepada
salah satu guru matematika SMA Negeri 3 Jember yang menyatakan bahwa, siswa
mengalami kesulitan dalam pemahaman dan pengimplementasian Transformasi
Geometri. Model pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
menggunakan alur yang dituliskan oleh Sugiyono. Tahapan pengembangan ini telah
tersusun menjadi beberapa tahapan yakni, potensi dan masalah, pengumpulan data,
desain draf I, validasi draf I, revisi draf I, uji coba draf I, desain draf II, revisi draf
II, uji coba draf II, revisi draf II, dan memproduksi produk.
Hasil pengembangan Batik Daun Singkong Bondowoso dengan ornamen
fraktal menghasilkan lima Batik Daun Singkong Bondowoso baru yakni, motif
pertama yakni menggabungkan Daun Singkong Bondowoso dengan ornamen
DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER
DIGITAL REPOSITORY UNIVERSITAS JEMBER
x
x
Segitiga Sierpinski iterasi ke-6, motif kedua yakni menggabungkan Daun Singkong
Bondowoso dengan ornamen Segitiga Sierpinski iterasi ke-5, motif ketiga yakni
Daun Singkong Bondowoso dengan ornamen Box Fractal, motif keempat yakni
menggabungkan Daun Singkong Bondowoso dengan ornamen Fractal Tree, motif
kelima yakni menggabungkan Daun Singkong Bondowoso dengan ornamen Koch
Snowflake iterasi ke-5. Penyusunan kelima motif batik menggunakan konsep
Transformasi Geometri, yang kemudian digunakan dalam latihan soal pada LKPD
yang dihasilkan.
LKPD yang dihasilkan sebelum diproduksi secara masal terlebih dahulu
dilakukan analisis validitias. Hasil validasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
dinyatakan valid dengan perolehan 3,5 Va selain itu, terdapat instrumen lembar
angket respon siswa yang harus dilakukan validasi. Lembar angket respon siswa
bertujuan untuk menilai LKPD efektif dan dapat terbaca oleh siswa. Lembar angket
respon siswa dinyatakan valid dengan perolehan 3,6 Va . Tahap selanjutnya yakni
uji coba terbatas kepada 10 siswa SMA Negeri 3 Jember. Uji coba dilakukan secara
tatap muka, didapatkan nilai rata-rata 79,3. Berdasarkan 10 siswa, diperoleh nilai
tertinggi 99 dan terendah 88. Uji reliabilitas didapatkan skor 0,610 dengan tingkat
reliabilitas tinggi. Dapat disimpulkan dari perolehan nilai LKPD maka, LKPD ini
efektif dan terbaca untuk digunakan di siswa tingkat SMA. Berdasarkan hal tersebut,
maka LKPD ini terjamin konsistensinya. Tahapan selanjutnya yakni, uji coba
lapangan, namun penelitian ini dihentikan hingga tahap uji coba terbatas
dikarenakan adanya virus COVID-19 varian baru, sehingga sekolah melakukan
pembelajaran tatap muka terbatas.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dihasilkan LKPD dengan objek Batik Daun
Singkong Bondowoso dengan ornamen fraktal dengan mengaplikasikan materi
Transformasi Geometri. LKPD menyajikan ringkasan materi Transformasi
Geometri dan latihan soal berbasis kehidupan sehari-hari. Saran untuk penelitian
selanjutnya, untuk menguji kepraktisan dan mengatikan dengan peningkatan
pemahaman siswa dengan adanya Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis
etnomatematika.Dr Erfan Yudianto, M.Pd (Pembimbing I)
Dr Susanto, M.Pd (Pembimbing II