Universitas Jember

UNEJ Repository
Not a member yet
    75643 research outputs found

    Analisis Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Promosi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jember (Studi Kasus Umkm Sektor Kuliner di Kecamatan Sumbersari)

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 8 Juni 2022_KurnadiPromosi merupakan kunci utama untuk menyebarkan informasi mengenai suatu usaha atau produk. Dewasa ini para pelaku UMKM memanfaatkan media sosial untuk melakukan promosi, hal ini dikarenakan media sosial memiliki jangkaun yang luas sehingga promosi yang dilakukan dengan memanfaakan media sosial dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pemanfaatan media sosial sebagai media promosi oleh UMKM di Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa media sosial yang dimanfaatkan oleh UMKM untuk melakukan promosi diantaranya ialah Facebook, Whatsapp, Instagram dan Telegram. Masing-masing media sosial dimanfaatkan sesuai dengan fungsi dan fiturnya, media sosial Instagram dimanfaatkan sebagai tempat untuk mengunggah konten promosi berupa video, foto produk, poster, info pemesanan dan ulasan produk. Media sosial Facebook dimanfaatkan untuk menjangkau orang-orang yang berada dalam satu komunitas jual beli. Media sosial Whatsapp dan telegram dimanfaatkan sebagai media untuk melakukan komunikasi dua arah antara UMKM dan para konsumen.pembimbing I : Dra. Sri Wahyuni, M.Si pembimbing II : Mukhamad Zulianto, S.Pd.,M.P

    Evaluation of Potency Spent Coffee Grounds for Make Black Compost

    Get PDF
    The aim for this research is to make black compost from spent coffee grounds (SCG). The content of hemicellulose and lignin from SCG were 37.28% and 22.45%. For mineral content, Potassium (3 g/kg) is the most abundant element in spent coffee ground, followed by calcium (1.23 g/kg), magnesium (1.11 g/kg), phosphorus (0.89 g/kg) and natrium (0.7 g/kg). SCG also contains Carbon and Nitrogen ratios 1:19.5 which approaches the C / N ratio of the soil 1: 20. Composting process in aerobic condition for 2 months using Fungi, Bacillus and Lactic Acid Bacteria activator, produce black compost with good characteristic for plant and soil, such as C/N ratio under 1:10 and pH around 6 to 9

    Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Hasil Belajar PPKN Siswa Kelas IV SDN Gununggangsir 1 Kabupaten Pasuruan

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 18 April 2022_KurnadiPembelajaran PPKn di SD penting untuk membentuk karakter siswa yang disiplin dan enggan melakukan hal yang tidak baik seperti mencontek, berkata tidak sopan, melalaikan kewajibannya sebagai siswa dengan tidak mengerjakan tugas, dan lain sebagainya. Materi PPKn seperti tolong menolong, toleransi, melaksanakan kewajiban sebelum mendapatkan hak, senang berbagi, bersosialisasi, dan lain sebagainya tidak hanya untuk dipahami saja tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, materi PPKn yang diajarkan oleh guru perlu didorong dengan kecerdasan emosional yang dimiliki siswa untuk mengaplikasikan apa yang telah dipelajari. Selain berperan dalam memotivasi diri untuk tidak putus asa dalam belajar, kecerdasan emosional membantu siswa untuk mengaplikasikan materi PPKn yang telah diajarkan oleh guru seperti memulai suatu hubungan, baik dengan siswa, guru, orang tua, tetangga, atau individu lain. Kecerdasan emosional juga berkaitan dengan minat siswa dalam mengikuti pembelajaran PPKn yang diberikan guru, bagaimana perilakunya ketika guru menjelaskan materi, kemampuannya untuk mengikuti arahan guru, serta bekerja sama dengan teman kelas. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru kelas IV SDN Gununggangsir 1 Kabupaten Pasuruan, guru menjelaskan bahwa siswa cenderung pasif saat guru menjelaskan pelajaran. Siswa juga malu, kurang berani, dan takut untuk bertanya, menyampaikan pendapat, ataupun menjawab pertanyaan yang guru berikan mengenai pembelajaran yang telah disampaikan. Sikap siswa tersebut mempengaruhi hasil belajar PPKn masing-masing siswa. Berdasarkan hasil dokumentasi mengenai nilai PTS (Penilaian Tengah Semester) pada mata pelajaran PPKn semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021, diketahui bahwa dari 50 siswa terdapat 27 siswa (54%) memperoleh nilai di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dan 23 siswa (46%) memperoleh nilai di atas KKM. Hal ini menunjukkan bahwa siswa kurang paham terhadap materi PPKn yang telah disampaikan oleh guru. Pemahaman siswa terhadap materi PPKn yang kurang dapat menjadi alasan pengaplikasian materi PPKn di kehidupan sehari-hari menjadi kurang maksimal. Sikap emosional yang dimiliki oleh siswa seperti belajar sebagai tanggung jawabnya sebagai siswa, berani, senang mengetahui hal baru dengan bertanya, berkomunikasi dengan guru, memiliki motivasi yang tinggi, dan lain sebagainya akan membantu siswa untuk berkesempatan memperoleh hasil belajar PPKn yang lebih baik dan memuaskan. Oleh karena itu, pembelajaran di kelas harusnya juga mengembangkan kecerdasan emosional siswa, tidak hanya intelektual saja. Berdasarkan permasalahan yang ditemukan pada siswa kelas IV SDN Gununggangsir 1 Kabupaten Pasuruan, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar PPKn siswa yang berjudul “Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Hasil Belajar PPKn Siswa Kelas IV SDN Gununggangsir 1 Kabupaten Pasuruan”. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu adakah hubungan kecerdasan emosional dengan hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN Gununggangsir 1 Kabupaten Pasuruan? Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN Gununggangsir 1 Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan metode penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu 50 siswa kelas IV SDN Gununggangsir 1 Kabupaten Pasuruan dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampel jenuh. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu wawancara, dokumentasi, angket, dan tes. Analisis data pada penelitian ini menggunakan rumus korelasi product moment dengan bantuan Microsoft Excel 2010. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN Gununggangsir 1 Kabupaten Pasuruan. Artinya, semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki siswa, maka hasil belajar PPKn yang akan diperoleh semakin baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil wawancara, dokumentasi, angket, tes, serta perolehan nilai rxy yaitu 0,807 yang lebih besar dari pada nilai rtabel yaitu 0,279 pada taraf signifikansi 5%. Nilai rxy yang lebih besar dari nilai rtabel menunjukkan bahwa ditolaknya H0 dan diterimanya H1. Besar kontribusi kecerdasan emosional terhadap hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN Gununggangsir 1 Kabupaten Pasuruan yaitu 65% dan sisanya sebesar 35% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil kesimpulan, terdapat saran yang ditemukan untuk guru kelas yaitu diharapkan guru ikut serta untuk memperhatikan kondisi emosional siswa, karena hasil belajar PPKn siswa berhubungan dengan kecerdasan emosional. Saran juga ditemukan untuk peneliti lain yaitu diharapkan peneliti lain dapat melanjutkan dan mengungkapkan faktor lain selain kecerdasan emosional apakah berhubungan dengan hasil belajar PPKn siswa. Peneliti lain juga dapat meneliti apakah kecerdasan emosional berhubungan dengan hasil belajar mata pelajaran lainnya.Chumi Zahroul Fitriyah, S.Pd., M.Pd (Dosen Pembimbing I) Fajar Surya Hutama, S.Pd., M.Pd. (Dosen Pembimbing II

    Analisis Perilaku Struktur Gedung dengan Penambahan Bracing atau Shear Wall (Studi Kasus: Gedung Psikologi Kampus II UINSA)

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 13 April 2022_KurnadiIndonesia salah satu negara dengan berbagai macam bencana alam, salah satunya adalah gempa bumi. Indonesia terletak pada kawasan gempa yang aktif di dunia, karena di Indonesia ini terdapat Jalur Circum Pasifik dan jalur Hindia-Himalaya. Selain itu juga karena berada pada batas lempeng Eurasia, India dan lempeng pasifik. Dengan adanya kondisi tersebut, maka bangunan tinggi yang terdapat pada lokasi rawan gempa harus mengambil tindakan pencegahan yang dapat meningkatkan kekakuan, kekuatan, dan stabilitas struktur. Tindakan pencegahan yang biasa dilakukan salah satunya adalah penambahan pengaku lateral seperti bresing atau dinding geser Bresing dan dinding geser merupakan sistem penahan gaya lateral yang banyak digunakan pada gedung bertingkat. Penggunaan bresing dan dinding geser untuk meningkatkan kekakuan, kekuatan, dan stabilitas struktur untuk menahan gaya lateral seperti gaya gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku struktur gedung psikologi Kampus II UINSA yang mengacu pada SNI 03-1726- 2019 serta membandingkan perilaku struktur gedung psikologi Kampus II UINSA antara bangunan eksisting dan dengan bangunan yang menggunakan perkuatan lateral berupa bresing atau dinding geser dengan mencari nilai storey displacement dan storey drift. Pemodelan yang digunakan yaitu pemodelan struktur gedung eksisting dengan perkuatan balok dan kolom, struktur gedung dengan perkuatan dinding geser frame wall, dan struktur gedung dengan perkuatan bresing tipe x. Hasil penelitian menunjukkan ketiga pemodelan struktur memenuhi displacement ijin. Pemodelan struktur gedung yang memiliki nilai storey displacement yang paling kecil dalam arah x adalah pemodelan struktur gedung eksisting. Nilai storey displacement terkecil dalam arah y dimiliki oleh pemodelan struktur dengan pengaku lateral frame wall. Sedangkan nilai drift menunjukkan bahwa ketiga pemodelan struktur memenuhi drift ijin. Nilai storey drift terkecil dalam arah x dimiliki oleh pemodelan struktur gedung eksisting, sedangkan dalam arah y dimiliki oleh pemodelan struktur dengan pengaku lateral frame wall. Nilai storey displacement dan storey drift arah x pada gedung eksisting memiliki nilai terkecil karena sumbu y adalah sumbu lemah, dan sumbu x adalah sumbu kuat, sehingga storey displacement dan storey drift arah x lebih kecil dari arah y nya.Dr. Ir. Krinamurti, M.T. (Dosen Pembimbing I) Ir. Dwi Nurtanto, S.T., M.T. (Dosen Pembimbing II

    Analisis Buck Converter untuk Pengaturan Nyala Lampu LED dengan Menggunakan Fuzzy Logic

    No full text
    Semakin berkembangnya teknologi, membuat inovasi makin marak mendapatkan perkembangan yang signifikan, tidak terkecuali dengan bidang penerangan. Lampu semakin dibutuhkan masyarakat, hal ini menjadi salah satu pemicu makin maraknya lampu yang unik. Mulai dari bentuk, tempat, hingga warna lampu yang berubah-ubah. Penggunaan daya lampu yang besar oleh masyarakat menimbulkan perlunya penghematan atas kebutuhan lampu pada saat ini. Penghematan daya lampu dibutuhkan akibat isu global warming yang dihasilkan oleh pembangkit listrik. Banyaknya pembangkit tenaga listrik yang menggunakan bahan bakar fosil menjadi penyebab terjadinya efek global warming. Perkembangan lampu untuk penerangan jalan umum pada saat ini sudah sangat pesat. Banyak produsen lampu penerangan jalan umum memberikan inovasi salah satunya ialah menggunakan lampu LED (Light Emitting Diode). Lampu LED dapat bertahan lebih lama dan lebih efisien dibandingkan dengan lampu pijar dan lampu neon. Hal ini dikarenakan lampu LED menimbulkan panas yang lebih minimal dan daya yang lebih hemat jika dibandingkan dengan lampu pijar maupun lampu neon. Untuk mengurangi penggunaan daya pada lampu dapat dengan mengatur driver pada lampu dan beban LED yang digunakan. Kendali driver lampu LED juga menentukan efisiensi dari sebuah rangkaian driver lampu LED, sebab jika sumber DC dari rangkaian yang tidak baik menyebabkan efisiensi yang semakin minim dan mengurangi lama umur LED. Kendali driver lampu LED memiliki beragam konverter yang dapat digunakan dan memiliki efisiensi yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan banyaknya jenis driver lampu LED dipasaran. Ada sejumlah konverter yang dapat digunakan dalam penggunaan driver lampu LED, antara lain Buck Converter, Syncronous Buck Converter, Buck-Boost Converter, Boost Converter, Switching Mode Power Supply, dan lain lain. Dari driver lampu LED pada penelitian ini diharapkan dapat memperbaiki kekurangan infrastruktur di Indonesia khususnya penerangan jalan yang biaya penggunaannya cukup mahal. Selain itu diharapkan penelitian ini dapat menjadi salah satu upaya untuk penghematan daya di Indonesia. Hal ini dikarenakan penelitian ini bertujuan untuk menciptakan driver LED yang efisien dikarenakan performa driver LED yang dapat dikontrol dengan cepat dengan efisiensi diatas 90% dengan menggunakan Fuzzy Logic. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan hasil bahwa dengan menggunakan Buck Converter yang didasari perhitungan dengan besar komponen induktor sebesar115µH dan kapasitor sebesar 10µF. Dimana switching MOSFET menggunakan mosfet bertipe IRFZ44 dan dioda fast recovery bertipe MUR3060. Dari desain Buck Converter tersebut dapat dijadikan driver LED dengan besar ratarata efisiensi 90%. Selain itu Buck Converter yang telah didesain mempengaruhi besar intensitas cahaya LED. Dimana jika pwm diubah maka besaran pada intensitas cahaya akan berubah. Hal ini dapat dilihat dimana jika besar pwm kecil maka intensitas cahaya dari LED juga akan kecil. Jika pwm besar maka intensitas cahaya LED juga akan besar. Kemudian pada metode Fuzzy Logic mempengaruhi intensitas cahaya LED. Dimana, metode Fuzzy Logic mengatur pwm agar besar keluaran tegangan yang diinginkan sesuai dengan setpoint. Jika setpoint tercapai maka intensitas Array LED akan mengeluarkan pencahayaan yang maksimal. Jika tegangan setpoint tidak tercapai, maka intensitas cahaya akan kurang maksimal.Dr. Ir Widjonarko, S.T., M.T. Ir. Gamma Aditya Rahardi, S.T., M.T

    Dampak Love of Money, Kacerdasan Spiritual, dan Locus of Control terhadap Perilaku Etis Mahasiswa Akuntansi

    No full text
    This study aims to examine and analyze the effect of love of money, spiritual quotient, and locus of control on the ethical behavior of accounting students. This type of research is a comparative causal research (quantitative), and uses a formal approach with an analog method. The population in this study were accounting undergraduate students who were still active at the Faculty of Economics and Business Jember University, as many as 604 students. The sample criteria in this study are active students of S1 Accounting in the fifth semester and above, Faculty of Economics and Business, University of Jember, and students who have taken Business and Professional Ethics courses and Audit courses. The sample collection in this study used a non-probability sampling technique with a purposive sampling method, and a sample of 100 students was obtained. The type of data used in this study is quantitative data, with primary data sources. Data collection techniques using questionnaires and documentation. Data analysis was performed using multiple linear regression analysis and hypothesis testing using Statistical Product and Services Solutions (SPSS). Based on research results prove that love of money has no effect on the ethical behavior of accounting students. Spiritual quotient has no effect on the ethical behavior of accounting students. Locus of control has an effect on ethical behavior of accounting students and has a positive direction of influence, which means the higher a person's locus of control, the higher the ethical behavior of accounting students.Drs. Sudarno, M.Si., Ak., CA., CSRS., CSRA. (Dosen Pembimbing I) Dr. Muhammad Miqdad, S.E., M.M., Ak., CA. (Dosen Pembimbing II

    Konflik antara Pemerintah Thailand dengan Kelompok Separatis di Thailand Selatan

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 21 April 2022_KurnadiKelompok-kelompok separatis di Thailand Selatan masih memperjuangkan kemerdekaan dari Thailand untuk tiga provinsi, yakni provinsi Pattani, Yala, Narathiwat, dan beberapa bagian di provinsi Songkhla. Meskipun konflik yang sudah terjadi sejak tahun 1960-an ini sempat mereda pada tahun 1980-an, konflik ini berekskalasi kembali di era pemerintahan Thaksin Shinawatra pada tahun 2004. Upaya penyelesaian konflik baik di tingkat domestik ataupun dengan keterlibatan internasional telah ditempuh. Oleh karena itu, menganalisis penyebab konflik menjadi berlarut-larut meskipun telah dilakukan upaya perdamaian menjadi penting. Dengan menggunakan teori relative deprivation, penelitian ini menggambarkan penyebab kelompok separatis melakukan pemberontakan, yakni kebijakan-kebijakan yang diskriminatif terhadap masyarakat minoritas Melayu-Muslim di Thailand Selatan oleh Pemerintah Siam pasca menganeksasi Kerajaan Patani. Skripsi ini juga menganalisis faktor-faktor yang menjadikan konflik menjadi berlarut-larut dengan menggunakan teori protracted social conflict. Penulis juga menggunakan teori Factors Affecting Mediation Success yang dikemukakan Jacob Bercovitch untuk mengetahui faktor apa yang membuat upaya perdamaian tidak berhasil. Konflik separatis di Thailand Selatan berlarut karena dipicu oleh ketidakpuasan Melayu-Muslim secara terus menerus. Masyarakat Melayu-Muslim di Thailand Selatan masih menjadi sasaran kebijakan diskriminatif berbasis etnisitas oleh pemerintah Thailand. Selain itu juga dipengaruhi oleh skeptisisme pihak Pemerintah Thailand dan kelompok separatis terhadap Malaysia sebagai mediator dialog damai.Drs. Himawan Bayu Patriadi, M.A., Ph.D. (Dosen Pembimbing) Adhiningasih Prabhawati, S.Sos. M.Si. (Dosen Pembimbing

    Silika Gel Termodifikasi Etanolamina Untuk Adsorpsi Zat Warna Methylene Blue dan Indigo Carmine dengan Variasi PH dan Konsentrasi Adsorbat

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 18 April 2022_KurnadiLimbah zat warna dari aktivitas industri memiliki intensitas warna tinggi dan merupakan zat pencemar kompleks sehingga pembuangan tanpa pengolahan dapat berdampak buruk pada ekosistem. Methylene Blue merupakan zat warna kationik dari senyawa azo yang bersifat toksik dan Indigo carmine adalah zat warna yang memiliki rangkap nitrogen (-N=N-) serta stabil dalam air. Kedua jenis zat warna tersebut dalam konsentrasi besar dapat menghalangi sinar matahari yang akan menembus dasar perairan, sehingga merusak biota air. Adsorpsi merupakan metode yang banyak digunakan untuk pengurangan konsentrasi limbah pada sistem perairan karena biaya yang dibutuhkan relatif murah, dapat diaplikasikan secara sederhana, dan tidak menimbulkan efek samping pada lingkungan. Silika gel memiliki sisi aktif berupa gugus silanol (-SiOH) dan siloksan (Si-O-Si) yang dapat menyerap zat organik dan anorganik. Distribusi gugus -OH pada permukaan silika gel mempengaruhi kemampuan penyerapannya sehingga diperlukan modifikasi permukaan silika gel untuk meningkatkan kualitas fisik dan laju adsorpsinya sehingga dapat efektif menyerap zat warna yang terdapat pada limbah. Etanolamina merupakan modifikator yang dapat digunakan untuk memodifikasi silika gel. Etanolamina hanya mengikat satu gugus silanol, sehingga dapat mempertahankan sisi aktif permukaan silika gel. Silika gel dimodifikasi menggunakan metode refluks dengan perbandingan 1:3 (m/v) etanolamina dalam pelarut H2SO4 4M dan dikondisikan pada temperatur 100 oC selama 24 jam. Silika modifikasi etanolamina dikarakterisasi dengan FTIR menunjukkan adanya puncak baru pada bilangan gelombang 2997 cm-1 yang merupakan gugus C-H sp3 yang diperkuat dengan vibrasi tekuk asimetri C-H sp3 pada 1337 cm-1. Munculnya serapan gugus NH2 dan vibrasi tekuk N-H pada bilangan gelombang 3201,4 dan 1535,1 cm-1 juga menunjukkan bahwa silika gel telah berhasil dimodifikasi dengan etanolamina. Analisis BET menunjukkan bahwa luas permukaan silika gel tiga kali lipat lebih besar daripada silika termodifikasi etanolamina, hal ini dapat disebabkan karena etanolamina menutup permukaan silika. Pengujian pH point of zero charge menunjukkan bahwa muatan netral pada adsorben silika gel dan silika termodifikasi etanolamina masing-masing pada pH 6,7 dan 8,01. Silika gel dan silika termodifikasi etanolamina dilakukan uji adsorpsi terhadap Methylene blue dan Indigo carmine dengan variasi pH sistem (2, 3, 4, 5, 6, 8, 9, 10 dan 11) serta variasi konsentrasi (25 ppm, 50 ppm, 75 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm, 300 ppm dan 500 ppm). Silika gel dengan zat warna Indigo carmine mengikuti model Freundlich, sedangkan adsorpsi silika gel dengan zat warna Methylene blue dan juga silika termodifikasi etanolamina pada kedua adsorbat mengikuti model adsorpsi Langmuir. Kapasitas adsorpsi adsorben silika gel dan silika termodifikasi etanolamina berturut-turut pada methylene blue sebesar 63,694 mg/g dan 61,350 mg/g sedangkan pada indigo carmine sebesar 40,486 mg/g dan 42,918 mg/g.Dosen Pembimbing Utama : Yudi Aris Sulistiyo, S.Si., M.Si. Dosen Pembimbing Anggota : Novita Andarini, S.Si., M.S

    Analisis Kesesuaian Nilai Pendidikan Karakter dalam Buku Siswa Kelas III Tema Cuaca Edisi Revisi Tahun 2018

    No full text
    Pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama dalam kurikulum 2013 terdapat pada aturan Permendikbud Tahun 2018. Berdasarkan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang penguatan pendidikan karakter atau yang sering disebut dengan PPK menyatakan bahwa gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui lima nilai karakter yang utama yakni nilai religius, gotong royong, nasionalis, mandiri dan integritas yang terintegrasi dalam kurikulum. Agar peserta didik dapat menjalankan hidup dengan baik dan berhasil dalam mencapai cita-cita, pendidik harus bisa menanamkan nilai karakter yang positif kepada peserta didik, salah satunya dengan buku teks. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan, rumusan masalah dalam penelitian ini yakni Apa saja muatan Pendidikan karakter pada buku siswa kelas III berbasis K13 Tema Cuaca berdasarkan Permendikbud No 20 Tahun 2018 dan Bagaimanakah kesesuaian muatan Pendidikan karakter dengan buku siswa kelas III berbasis K13 Tema Cuaca dengan Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan teknis penelitianya menggunakan penelitian analisis isi (content analysis). Langkah – langkah penelitian yang dilaksanakan adalah sebagai berikut : (1) Pengumpulan data; (2) Penyajian data; (3) Reduksi Data; dan (4) Kesimpulan. Berdasarkan data tersebut, dapat diketahui bahwa terdapat lima nilai karakter yang ditemukan pada buku siswa kelas III Tema Cuaca, terdapat tiga nilai karakter yang menduduki urutas teratas berdasarkan frekuensi kemunculannya yaitu nilai gotong royong, nasionalis, dan mandiri. Pada buku siswa Kelas III Tema Cuaca ini, nilai yang sering muncul adalah gotong royong, nilai pendidikan karakter gotong royong berhubungan dengan tema cuaca yang berguna dalam pencegahan bencana alam yang berkaitan dengan cuaca. Proporsi pada Tema lain juga berbeda. Setiap tema memiliki ciri khas dalam jumlah frekuensi kemunculan. Kelima nilai karakter tersebut adalah karakter-karakter yang diharapkan dapat berkembang pada siswa SD sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 20 Tahun 2018 mengenai kualifikasi kemampuan siswa SD untuk masingmasing ranah, yaitu ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan. Ranah sikap merupakan ranah yang berkaitan dengan nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis terhadap Buku Tematik Siswa Kelas III Tema Cuaca Edisi Revisi Tahun 2018 ditemukannya nilai-nilai karakter sebanyak 71 nilai karakter. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 4 subtema. Subtema 1 Keadaan Cuaca; Subtema 2 Perubahan Cuaca; Subtema 3 Pengaruh Perubahan Cuaca terhadap Kehidupan Manusia; Subtema 4 Cuaca, Musim, dan Iklim. Adapun rincian jumlah keseluruhan setiap nilai-nilai karakter yaitu 3 nilai religius, 19 nilai nasionalis, 13 nilai mandiri, 28 nilai gotong royong dan 8 nilai integritas. Berdasarkan hasil analisis nilai-nilai karakter terdapat 5 nilai karakter PPK dan sudah sesuai dengan Permendikbud No 20 Tahun 2018. Penelitian ini diharapkan untuk guru dapat mengimplementasikan kepada peserta didik saat proses pembelajaran, untuk kepala sekolah diharapkan sebagai sumber alternatif pengembangan nilai-nilai karakter di sekolah dan Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini dapat ditindak lanjuti dan dapat diteruskan peneliti selanjutnyaChumi Zahroul Fitriyah, S.Pd., M.Pd. (Pembimbing I) Zetti Finali, S.Pd., M.Pd (Pembimbing II

    Gender Representation in The English Textbook for Indonesian Junior High School Students: A Critical Discourse Analysis

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 27 April 2022_KurnadiThis paper reports the analysis of ELT textbook for the eighth graders of Junior High School. We examined the extent of gender representation from the visual and textual materials in the textbook, in terms of the involvement of male and female gender in stereotypical and non-stereotypical areas. For that, Critical Discourse Analysis was used as the research design in this study, and Fairclough’s 1995 Three-Dimensional Model that consists of three stages of analysis (Description, Interpretation, Explanation) was applied as the data analysis method. The result shows that the representation of female visually and textually has already shown a good sign of gender representation for females were pictured in stereotypical and non-stereotypical areas. Meanwhile, for males, their representation is good textually, but visually they are still underrepresented, as males were only pictured in stereotypical area. However, when compared to the findings of previous studies, we found that the extent of gender stereotyping has reduced to some extent.Consultant I Drs. Sugeng Ariyanto, M.A Consultant II Drs. I Putu Sukmaantara, M.Ed

    6,632

    full texts

    75,643

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNEJ Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇