75643 research outputs found
Sort by
Tinjauan Yuridis Perkosaan dalam Rumah Tangga (Putusan Nomor 899/Pid.Sus/2014/PN.Dps)
Finalisasi unggah file repositori tanggal 9 Juni 2022_KurnadiSexual violence against wives that occurs in the household is better known by the general public as marital rape which is defined as rape that occurs in a marriage bond. However, a broader understanding understood by various groups regarding marital rape is a wife who receives acts of sexual violence by her husband or coercion by all against her wife to carry out sexual activities without considering the condition of the wife. Or forcing to have sexual relations in ways that are not fair or do not like the wife. In Indonesia, there have been several court decisions regarding the issue of sexual violence in the household, one of which is Decision Number 899/Pid.Sus/2014/PN.Dps which was carried out by Tohari. The panel of judges in deciding this case using Article 46 of Law no. 23 of 2004 concerning the Elimination of Domestic Violence The judge's considerations are in accordance with the legal facts that have been proven by the public prosecutor that the defendant intentionally committed an act of domestic violence that caused physical injury to the victim's body and genitals. And the elements have been fulfilled, namely the element of every person and the element of committing acts of sexual violence. Of the aggravating and mitigating factors, one of the aggravating factors was that the defendant had hurt and injured the victim's witness who was the defendant's wife and the defendant did not feel guilty about what he had done. While mitigating factors are the defendant has never been convicted and the defendant is elderly. Therefore, based on the facts and legal considerations, the panel of judges sentenced the defendant to 5 (five) months in prison from the original demand of 10 (ten) months from the public prosecutor.Pembimbing I : Samsudi, S. H., M. H.
Pembimbing II : Laili Furqoni, S. H., M. H
A Consortium of Three Enzymes: Xylanase, Arabinofuranosidase, and Cellulase from Aspergillus sp. which Liquefied Coffee Pulp Wastes
Three enzymes released by Aspergillus sp., identified as xylanase, arabinofuranosidase, and cellulase which hydrolyzed coffee pulp during solid state fermentation (SSF) had been investigated. The active fraction of xylanase activity was detected when purification of crude enzymes was performed on DEAE Cellulofine, while cellulase and arabinofuranosidase were fractionated from the previous active fraction using the DEAE Toyopearl 650M and DEAE Mono-Q columns. All enzymes are optimum active at 55°C and stable at temperatures below 50°C and a range of pH 3-6.5. Optimum cellulase activity at pH 5.5 while xylanase and arabinofuranosidase at pH 5. A consortium of these three enzymes can easily hydrolyze the coffee pulp into simple sugar with a degree hydrolysis 79
Pengelolaan Desa Wisata Hutan Bambu Berbasis Kelompok Sadar Wisata di Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang
Tourism Awareness Group (Pokdarwis), is an institution at the community level whose members
consist of tourism actors who have care and concern and act as a driving force in supporting the
creation of a conducive climate for the growth and development of tourism and utilizing it. In the
management of the Bamboo Forest tourism village, the role of Pokdarwis is important plus the full
support of the government and local communities. The relationship between the three forms an event
called management. There are four types of management, namely planning (performing activities
before setting tourist destinations), organizing (forming Pokdarwis management), implementation
(operational implementation and mobilization), and supervision (monitoring and evaluation). With the
management, it is hoped that the government, Pokdarwis, and the community can collaborate
appropriately and well. Planning is good, but there are a few obstacles due to the covid 19 outbreak
where development is hampered. The organization has formed a management organizational
structure and pays attention to the human resource capacity of the managing organization. The
implementation or implementation of all activities in the tourist village is carried out by tourism
awareness groups and assisted by the community and has been well realized. Supervision consists of
monitoring and evaluation
Online Learning Media Fatigue pada Siswa SMP selama Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi COVID-19 yang berlangsung selama 2 tahun terakhir telah memberikan dampak yang signifikan diberbagai sektor, tak terkecuali di sektor pendidikan. Sistem pembelajaran daring adalah metode pembelajaran yang dilakukan secara online menggunakan aplikasi pembelajaran khusus yang dapat diakses melalui media elektronik dan jaringan internet. Namun, penerapan sistem pembelajaran online yang mendadak dan berlangsung secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan beberapa dampak negatif bagi siswa. Dampak negatif yang ditimbulkan dapat secara fisik ataupun mental. Penelitian ini menggunakan sumber data primer, dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian adalah Cross sectional untuk melihat hubungan pembelajaran daring terhadap online learning media fatigue pada siswa SMPN 7 Jember. Jumlah sampel 90 siswa SMPN 7 Jember. Kuesioner disebar melalui Google form. Pengukuran online learning media fatigue menggunakan kriteria Fatigue Severity Scale (FSS). Hubungan online learning media fatigue dengan media pembelajaran diperoleh p value 0,015, yang menyatakan bahwa ada hubungan yang bermakna. Waktu belajar dengan online learning media fatigue diperoleh p value 0,015. Siswa yang berusia 13 tahun berisiko lebih tinggi 3 kali dibandingkan usia dibawah maupun diatas 13 tahun. Dari hasil penelitian maka dapat disimpulkan ada hubungan antara media pembelajaran, waktu belajar, dan usia dengan kelelahan. Sehingga guru dapat lebih memperhatikan media dan waktu belajar online agar dapat mengurangi faktor kelelahan yang terjadi selama pembelajaran
Kerja Sama Transnasional dalam Pemberantasan Perdagangan Orang (Human Trafficking) di Kamboja
Finalisasi unggah file repositori tanggal 31 Mei 2022_KurnadiKamboja merupakan negara di Asia Tenggara yang menjadi negara asal, tujuan, dan negara transit bagi praktik perdagangan orang lintas negara. Kamboja dengan begitu masih harus menghadapi dan memberantas kasus perdagangan orang di dalam negaranya. Guna mengatasi permasalahan ini, Kamboja bekerja sama dengan dua international non-governmental organizations (INGOs), yaitu The Asia Foundation dan International Justice Mission (IJM) yang telah melakukan beberapa upaya untuk memberantas perdagangan orang yang terjadi di negara ini. Namun demikian, upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kamboja bersama dua INGOs mitranya sejauh ini tercatat belum menunjukkan hasil yang maksimal, meskipun berbagai program sudah dilaksanakan. Berangkat dari temuan fenomena tersebut, penulis dalam skripsi ini tertarik untuk mengungkap apa sebenarnya faktor-faktor yang menghambat tercapainya tujuan kerja sama transnasional dalam pemberantasan perdagangan orang di Kamboja.
Analisis data dalam penelitian ini memuat tahapan yang terdiri dari kondensasi data (data condensation) terkait perdagangan orang di Kamboja, penyajian data (data display) dengan menjabarkan dan mengaitkan data pada konsep dan teori, dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing) untuk menjawab rumusan masalah. Proses analisisnya sendiri menggunakan data-data sekunder yang diperoleh dengan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber literatur atau yang biasa disebut sebagai teknik pengumpulan data studi kepustakaan. Adapun beberapa konsep dalam penelitian ini yang digunakan sebagai faktor penghambat pemberantasan perdagangan orang, seperti kemiskinan, rendahnya pendidikan, korupsi, dan faktor sosial dan budaya lainnya. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan dua teori, yakni Teori Tahapan Internalisasi Norma dari Martha Finnemore dan Kathryn Sikkink serta Teori Hubungan Transnasional dan Struktur Domestik dari Thomas Risse-Kappen yang berguna untuk menganalisis permasalahan tentang hambatan dalam mengatasi perdagangan orang yang terjadi di Kamboja.
Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa norma HAM di Kamboja masih belum terinternalisasi dengan kuat hingga berimplikasi pada situasi perdagangan orang yang tidak membaik dan pada kerja sama transnasional dalam pemberantasan perdagangan orang di Kamboja. Lebih lanjut lagi, dapat dikatakan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab yang terbagi menjadi sebab tidak langsung dan sebab langsung dari terhambatnya kerja sama transnasional dalam pemberantasan perdagangan orang di Kamboja. Struktur domestik Kamboja yang dikendalikan oleh negara atau state-controlled telah menjadi penyebab tidak langsung dari terhambatnya kerja sama transnasional dalam pemberantasan perdagangan orang yang dibangun oleh INGOs dan Kamboja. Selain itu, tipe struktur domestik tersebut secara tidak langsung juga membawa dampak negatif terhadap proses internalisasi norma HAM yang penting untuk menegakkan larangan terhadap perdagangan orang. Pada akhirnya, penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor penyebab langsung yang menghambat kerja sama transnasional dalam pemberantasan perdagangan orang di Kamboja adalah kemiskinan yang melanda negara, rendahnya pendidikan yang dimiliki oleh masyarakat Kamboja, korupsi yang terjadi dalam penegakan hukum terkait pemberantasan perdagangan orang, serta faktor sosial dan budaya lainnya berupa belenggu utang yang dialami masyarakat dan kurangnya kesempatan kerja yang tersedia di Kamboja.Dosen Pembimbing Utama : Fuat Albayumi, S.IP., M.A
Dosen Pembimbing Anggota : Drs. Bagus Sigit Sunarko, M.Si., Ph.
Isolation of Antibacterial Depside Constituents from Indonesian Folious Lichen, Candelaria fibrosa
There is an urgent need for novel drug leads, especially for microbial infections due to continuing
emergence of drug resistance. Natural products are the backbone of modern medicine and the lichens
have an important role to play in the discovery of novel drugs. Indonesia is gifted with a diverse array of
lichens, which remain underexplored for medicinal applications. In this study, we have collected a lichen,
Candelaria fibrosa, and conducted phytochemical and bioactivity studies. Using high performance liquid
chromatography, mass spectrometry, and nuclear magnetic resonance spectroscopy, we have isolated and
J. Biologically Act. Prod. Nat. 12 (1) 2022 pp 24 - 32 24
characterised two depside compounds, atraric acid (7) and methyl 3-hydroxy orsellinate (8). These two
depsides were reported from this lichen species for the first time. The evaluation of the crude methanol
extract against Gram-positive bacteria, Staphylococcus aureus, indicated insignificant activity. However, the
isolated compounds have been previously reported to possess low antimicrobial activity against common
pathogenic bacteria (Staphylococcus aureus, Bacillus cereus and Pseudomonas aeruginosa) but to show
significant anti-legionellosis
Perilaku Truth-Seeking Siswa SMA Negeri 1 Jember dalam Pemecahan Masalah dengan Semesta Pembicaraan yang Tidak Diketahui pada Materi Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel Berdasarkan Teori Ideal Problem Solving
Perilaku truth-seeking siswa merupakan prediktor utama seseorang memiliki perilaku berpikir kritis. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian yang berkaitan dengan perilaku trth-seeking siswa dalam merespon permasalahan matematika. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan perilaku truth-seeking yang dimiliki oleh siswa dalam mengerjakan soal dengan semesta yang tidak diketahui berdasarkan model pemecahan masalah IDEAL. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan tahapan (1) penentuan subjek penelitian, (2) pembuatan instrumen, (3) pemberian soal kepada subjek dan perekaman perilaku truth-seeking, (4) penganalisisan data, (5) triangulasi antara hasil pengamatan dan wawancara, dan (5) penyimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah siswa cenderung tidak berperilaku truth-seeking dalam mengerjakan soal dengan semesta yang tidak diketahui berdasarkan model IDEAL. Siswa melakukan beberapa tahapan yang terdapat pada teori IDEAL problem solving, yaitu mengidentifikasi masalah, menentukan tujuan, melaksanakan strategi, melihat kembali dan mengevaluasi hasil. Siswa jarang menuliskan tahap melaksanakan strategi, karena siswa selalu berorientasi terhadap penyelesaian, perhitungan dan jawaban. Siswa terbiasa menggunakan tahapan pada teori IDEAL problem solving dalam menyelesaikan soal cerita dan tidak terbiasa menyelesaikan permasalahan matematika dalam bentuk apapun apabila tidak disertai petunjuk pengerjaan.Dr. Dian Kurniati, S.Pd., M.Pd. (Dosen Pembimbing)
Dra. Dinawati Trapsilasiwi, M.Pd. (Dosen Pembimbing
Alkaloid and flavonoid content of tree orchid species with potential medicine from the Gumitir Mountain Area, Jember Regency
Tumbuhan anggrek dikenal sebagai tumbuhan hias, selain itu juga berpotensi sebagai obat diantaranya
adalah Dendrobium linearifolium Teijs & Binn., Bulbophyllum odoratum (Blume) Lindl., dan Vanda
tricolor Lindl. Khasiat obat pada tumbuhan adalah karena adanya metabolit sekunder, antara lain alkaloid
dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan alkaloid dan flavonoid pada tiga
spesies anggrek berpotensi obat dari kawasan Gunung Gumitir Kabupaten Jember. Sampel ketiga spesies
anggrek dipisahkan antara batang, pseudobulb dan daunnya kemudian dikeringanginkan dan dihaluskan
sampai mendapat serbuk. Serbuk anggrek di ekstraksi dan diuji secara kuantitatif dengan spektrofotometri.
Rata- rata kandungan alkaloid dan flavonoid tertinggi terdapat pada daun. Kandungan alkaloid tiga tertinggi
berturut-turut adalah daun Dendrobium linearifolium Teijsm. & Binn. (43,84 mgBE/g), pseudobulb dan
daun Bulbophyllum odoratum (Blume) Lindl. (21,91 mgBE/g) dan (18,01 mgBE/g, sedang terendah daun
Vanda tricolor Lindl (9,35 mgBE/g). Kandungan flavonoid tertinggi terdapat pada daun Dendrobium
linearifolium Teijsm. & Binn. (219,59 mgQE/g) diikuti daun Bulbophyllum odoratum (Blume) Lindl.
(132,21 mgQE/g) dan daun Vanda tricolor Lindl. (122,69 mgQE/g) dan terendah batang Dendrobium
linearifolium Teijs & Binn (56,26 mgQE/g)
Pengembangan LKPD Interaktif Materi Pantun dengan Berbantuan Aplikasi Quizizz Kelas V SDN Pucang IV Sidoarjo
Materi yang dimuat di dalam buku tematik kelas V SD pada tema 4 Sehat
Itu Penting mata pelajaran bahasa Indonesia KD 3.6 Menggali isi dan amanat
pantun yang disajikan secara verbal dan tulis dengan tujuan untuk kesenangan dan
4.6 Melisankan pantun hasil karya pribadi dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang
sempurna sebagai bentuk ungkapan diri. Masih kurang adanya pemanfaatan bahan
ajar dalam pembelajaran daring, salah satunya yaitu LKPD.
Uraian tersebut diperoleh berdasar hasil wawancara yang dilakukan kepada
pendidik kelas VA yaitu ibu Dyah Purwatiningsih di SDN Pucang IV Sidoarjo. Ibu
Dyah menyatakan bahwa (1) LKPD yang digunakan saat pembelajaran daring yaitu
LKPD cetak, (2) LKPD cetak membebani pendidik dalam mengoreksi pekerjaan
peserta didik, (3) LKPD cetak membuat peserta didik kesulitan mengerjakan saat
pembelajaran daring karena harus melalui prosedur yang panjang, (4) antara KD
dan implementasi materi pantun tidak sejalan. Perlu adanya LKPD yang inovatif
dan mudah digunakan oleh pendidik maupun peserta didik. LKPD yang efektif
digunakan dalam kegiatan pembelajaran daring yaitu LKPD berbasis IT. Oleh
sebab itu dilakukan penelitian pengembangan dengan judul “Pengembangan LKPD
Interaktif Materi Pantun dengan Berbantuan Aplikasi Quizizz Kelas V SDN Pucang
IV Sidoarjo.”
Berdasarkan uraian permasalahan diatas, maka rumusan masalah dalam
penelitian ini adalah “bagaimana keefektifan dan hasil belajar peserta didik dari
pengembangan LKPD Interaktif Materi Pantun dengan Berbantuan Aplikasi
Quizizz Kelas V SDN Pucang IV Sidoarjo?”. Berdasarkan rumusan masalah
tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan dan
x
hasil belajar dari pengembangan LKPD Interaktif Materi Pantun dengan
Berbantuan Aplikasi Quizizz Kelas V SDN Pucang IV Sidoarjo.
Metode penelitian yang digunakan yaitu oleh metode penelitian
pengembangan (R&D) menurut Borg and Gall. Penelitian ini terdiri dari 9 tahapan,
yakni ) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi
desain, 5) revisi desain, 6) uji coba produk, 7) revisi produk, 8) uji coba pemakaian,
9) revisi produk. Tahap ke 10 yaitu produksi massal tidak dilaksanakan karena
keterbatasan waktu penelitian.
Hasil dari penelitian pengembangan ini yaitu menghasilkan sebuah produk
berupa LKPD yang diuji coba skala kecil pada peserta didik kelas VB berjumlah
10 peserta didik. Lalu diuji coba dalam skala besar pada peserta didik kelas VA
berjumlah 28 peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun
ajaran 2021/2022.
Hasil analisis dari data validasi produk LKPD interaktif mendapat skor
sebesar 87,8% atau dalam data kualitatif sangat layak. Validasi soal dalam LKPD
interaktif berbantuan aplikasi quizizz mendapat skor sebesar 85,4% atau dalam data
kualitatif sangat layak. Validasi materi dalam LKPD interaktif berbantuan aplikasi
quizizz mendapat skor sebesar 88,4% atau dalam data kualitatif sangat layak. Hal
ini menunjukkan bahwa pengembangan LKPD interaktif berbantuan aplikasi
quizizz layak untuk digunakan sebagai alat penunjang materi pembelajaran. LKPD
interaktif berbantuan aplikasi quizizz mendapat respon peserta didik sebesar 90%
atau kategori sangat baik, yang artinya sudah sesuai dengan kebutuhan peserta
didik. Hasil belajar peserta didik setelah menggunakan LKPD interaktif berbantuan
aplikasi quizizz memperoleh skor mencapai nilai KKM sebesar 85,7% atau dalam
data kualitatif sangat baik.
Kesimpulan dari uraian diatas yaitu LKPD interaktif materi pantun dengan
berbantuan aplikasi quizizz kelas V SDN Pucang IV Sidoarjo dinyatakan efektif dan
dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Saran yang dapat disampaikan yaitu hendaknya guru dapat memanfaatkan
bahan ajar yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik agar dapat menambah
rasa semangat belajar. Saran bagi peneliti hendaknya dapat mengembangkan
inovasi-inovasi yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran lain. Saran bagi
kepala sekolah hendaknya dapat memberi pelatihan kepada para pendidik agar
memiliki keterampilan dalam bidang teknologi untuk dimanfaatkan dalam kegiatan
pendidikan. Saran bagi peneliti lain hendaknya penelitian ini mampu memperbaiki
hal-hal yang perlu untuk diperbaiki lagi.Drs. Hari Satrijono, M.Pd (Pembimbing I)
Fitria Kurniasih, S.TP.,MA (Pembimbing II
Uji Sitotoksisitas Hidroksiapatit Cangkang Telur Ayam Ras (Gallus gallus) terhadap Sel Fibroblas Ligamen Periodontal Manusia
Periodontitis adalah penyakit inflamasi yang menyebabkan kerusakan pada jaringan periodontal, termasuk
sel fibroblas ligamen periodontal. Penelitian saat ini telah mengembangkan konsep tissue engineering untuk
mempercepat regenerasi dan proliferasi sel-sel ligamen periodontal. Salah satu komponen utama dalam tissue
engineering yaitu scaffold, hidroksiapatit adalah biomaterial yang dapat digunakan sebagai scaffold. Cangkang telur
ayam merupakan limbah yang berpotensi menjadi sumber biomaterial hidroksiapatit yang digunakan sebagai
scaffold. Sebelum diaplikasikan sebagai scaffold dalam dunia medis, perlu dilakukan pengujian sitotoksisitas. Tujuan
Penelitian adalah mengetahui ada/tidaknya efek toksik hidroksiapatit cangkang telur ayam ras (Gallus gallus) pada
kosentrasi tertentu terhadap sel fibroblas ligamen periodontal manusia. Penelitian ini menggunakan sel primer fibroblas
ligamen periodontal manusia (5103
) dalam microplate 96 well yang dibagi menjadi 7 kelompok yaitu kontrol sel,
kontrol media tanpa sel dan kelompok perlakuan dengan konsentrasi hidroksiapatit cangkang telur ayam 100 µg/ml,
75 µg/ml, 50 µg/ml, 25 µg/ml dan 25 µg/ml dan diinkubasi selama 24 jam. Sitotoksisitas diukur dengan menggunakan
metode MTT assay. Data berupa nilai-nilai optical density menggambarkan viabilitas sel yang hidup dan dilakukan
pembacaan menggunakan ELISA reader, kemudian dilanjutkan analisis data menggunakan metode One way
ANOVA. Jumlah sel fibroblas ligamen periodontal pada semua konsentrasi menunjukkan persentase kehidupan sel
lebih dari 90%. Hidroksiapatit cangkang telur ayam pada semua konsentrasi yang di uji tidak toksik terhadap sel
fibroblas ligamen periodontal manusia