75643 research outputs found
Sort by
Pengaruh Cakupan dan Tone Pengungkapan Sustainability Report Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar dalam Indeks LQ 45 Tahun 2018-2020)
Finalisasi unggah file repositori tanggal 6 Juni 2022_KurnadiPenelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis: 1) Pengungkapan
sustainability report aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial terhadap nilai
perusahaan; 2) Tone pengungkapan sustainability report aspek ekonomi,
lingkungan, dan sosial terhadap nilai perusahaan. Populasi penelitian ini adalah
perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ 45 tahun 2018-2020. Metode
pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui website masing-masing
perusahaan penelitian. Penelitian ini memiliki 54 sampel penelitian yang diambil
menggunakan metode purposive sampling. Metode analisis data dalam penelitian
ini menggunakan analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi
linier berganda berupa uji F dan uji t, dan koefisisen dterminasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pengungkapan sustainability report aspek ekonomi tidak
berpengaruh, aspek lingkungan berpengaruh positif signifikan, dan aspek sosial
berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Tone pengungkapan sustainability
report aspek ekonomi tidak berpengaruh, aspek lingkungan berpengaruh positif
signifikan, dan aspek sosial berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan.Dosen Pembimbing utama : Indah Purnamawati, S.E., M.Si., Ak.
Dosen Pembimbing anggota : Arie Rahayu Hariani, S.E., M.Sc
Impact of Exchange Rate, Foreign Direct and Portofolio Investment on ASEAN 4 Economic Recovery after Crisis : Global Imbalance Phenomenon
ASEAN is a geopolitical organization in the Southeast Asian region that aims to increase economic growth, social and cultural development, promote peace and stability in political conditions at the regional level. With their potential and resources, ASEAN countries are included in the top 20 investment host countries. During the 1998 monetary crisis, ASEAN countries including Indonesia, Malaysia, Thailand, and the Philippines (ASEAN 4) received a significant impact. Drastic corrections in currency exchange rates, significantly affected socio-political conditions, led to a decline in the amount of foreign direct investment and portfolio investment that flows into these countries. Various government and central bank policies in maintaining the ease of investment for investor countries have made the ASEAN 4 economy recover quickly as widely known of Miracle of Asia. After the Global Imbalance due to the subprime mortgage in the United States in 2008, ASEAN 4 countries were affected but not as significant as the economic crisis in 1998. The purpose of this study was to examine the effect of exchange rates, foreign direct investment, and portfolio investment in ASEAN 4 countries after the crisis in the global imbalance phenomenon. The variables used in this research are economic growth, exchange rate, FDI and Portfolio Investment. The method used is fixed effect regression model. The results obtained are the high value of FDI capital inflows to ASEAN 4 countries and a maintained exchange rate that can restore economic recovery which is proxied by rapid economic growth even in conditions of global imbalances
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri disertai Metode Fish Bowl terhadap Keterampilan Kolaboratif dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA
Finalisasi unggah file repositori tanggal 27 Mei 2022_KurnadiAbad ke-21 menghadapkan pendidikan di Indonesia pada sejumlah
tantangan dan peluang yang berbeda dengan zaman sebelumnya. Untuk menjawab
tantangan abad 21 diperlukan transformasi pendidikan yang dapat mendukung
manusia dalam persaingan global abad 21 melalui pengembangan potensi peserta
didik. Keterampilan kolaboratif menjadi keterampilan yang penting dimiliki siswa
karena keterampilan ini menuntut siswa untuk saling bekerjasama dalam tim,
berinteraksi, berkomunikasi, bertanya dan menyampaikan pendapat. Model
pembelajaran inkuiri adalah model pembelajaran yang melibatkan peserta didik
untuk aktif dalam pembelajaran, peserta didik berproses mencari dan menemukan
sendiri konsep dari hal yang dipelajari. Metode diskusi fish bowl menempatkan
peserta didik untuk bebas menyampaikan pendapatnya, bekerja sama, menghargai
orang lain serta mendorong peserta didik untuk berdiskusi dan menyelesaikan
permasalahan melalui musyawarah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh model pembelajaran inkuiri disertai metode fish bowl terhadap
keterampilan kolaboratif dan hasil belajar siswa.
Jenis penelitian ini quasi experimental menggunakan 2 kelas yaitu kelas
eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model
pembelajaran inkuiri disertai metode fish bowl sedangkan kelas kontrol
menggunakan pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini kelas X MIPA
SMAN 1 Berbek, Nganjuk tahun ajaran 2020/2021. Hasil dari random sampling
kelas X MIPA 1 sebanyak 30 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 5
sebanyak 30 siswa sebagai kelas kontrol. Data keterampilan kolaboratif siswa
diperoleh berdasarkan rubrik keterampilan kolaboratif dengan menggunakan 4
indikator. Hasil belajar aspek kognitif siswa diukur menggunakan soal pretest dan posttest dengan soal berbentuk pilihan ganda dan essay sebanyak 15 soal. Data hasil
belajar aspek psikomotorik siswa diperoleh berdasarkan rubrik menggunakan 3
indikator.
Hasil analisis terhadap data keterampilan kolaboratif siswa menunjukkan
taraf signifikasi sebesar 0,000 artinya terdapat pengaruh yang signifikan, dibuktikan
dengan nilai rata-rata kelas ekperimen sebesar 82,2 lebih baik dibandingkan kelas
kontrol sebesar 65,13. Hasil analisis data hasil belajar kognitif siswa menunjukkan
taraf signifikasi sebesar 0,000 berarti terdapat pengaruh yang signifikan, didukung
dengan hasil selisih rata-rata nilai pretest dan posttest kelas eksperimen lebih baik
yaitu 20,5 daripada kelas kontrol sebesar 16,5. Hasil analisis data hasil belajar aspek
psikomotorik siswa menunjukkan taraf signifikasi sebesar 0,000 yang artinya
terdapat pengaruh yang signifikan, dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas
ekperimen sebesar 80 lebih baik dibandingkan kelas kontrol sebesar 36,9.
Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri
disertai metode fish bowl berpengaruh signifikan terhadap keterampilan kolaboratif
dan hasil belajar biologi siswa.Dosen Pembimbing Utama : Prof. Dr. Suratno, M. Si
Dosen Pembimbing Anggota : Ika Lia Novenda, S. Pd., M. P
Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Tanggung Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar
Finalisasi unggah file repositori tanggal 27 Mei 2022_KurnadiPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam
pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan
Tanggung Kota Blitar. dasar dari penelitian ini atas permasalahan bidang tanah
terdaftar dan bersertifikat di Kota Blitar. Bukti kepemilikan tanah masih didominasi
menggunakan patok pembatas tanpa adanya sertifikat tanah. Untuk mempercepat
pemberian legalitas tanah bagi bidang tanah yang belum terdaftar, salah satu upaya
yang dilakukan oleh pemerintah pusat adalah dengan melaksanakan program
Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) menjadi upaya
pemerintah dalam mengatasi urusan pertanahan khususnya dalam hal pemberian
legalitas tanah. Peraturan mengenai program PTSL telah tercantum dalam Peraturan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 6 Tahun
2018 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Mengingat program PTSL
merupakan program nasional, diturunkan menjadi peraturan daerah kota dan
kabupaten, termasuk Kota Blitar. Peraturan Walikota Blitar Nomor 21 Tahun 2019
tentang persiapan pendaftaran tanah sistematis lengkap menjadi bukti pemerintah
Kota Blitar melaksanakan pendaftaran tanah guna meningkatkan tanah terdaftar dan
bersetifikat sekaligus memberikan legalitas bagi pemilik tanah.
Selain mengatasi permasalahan tanah, legalitas tanah dapat meningkatkan
nilai aset tanah. artinya setiap bidang tanah yang telah diberi legalitas memiliki nilai
aset yang lebih tinggi dibanding sebelumnya. Dengan kata lain bidang tanah yang
menjadi aset dapat dipergunakan untuk akses ke sumber-sumber perekonomian.
Pemberian legalitas menjadi suatu kewajiban bagi pemilik bidang tanah. Masyarakat
harus meningkatkan kesadaran bahwa tanah harus diberi legalitas untuk memberikan
jaminan hak atas tanah, begitu pula cara mengelola dan memanfaatkannya. Program
PTSL tidak dapat terlaksana sesuai target apabila masyarakat masih belum memiliki
kesadaran pada diri sendiri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan
fokus penelitian yaitu mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan
program PTSL di Kelurahan Tanggung Kota Blitar. Penelitian berlokasi di Kantor
Pertanahan Kota Blitar dan Kelurahan Tanggung. Pengumpulan data menggunakan
teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penyajian data dan analisis
data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan. Teknik untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.
Konsep yang digunakan untuk mengkaji partisipasi masyarakat dalam
program PTSL di Kelurahan Tanggung, Kota Blitar adalah bentuk partisipasi milik
Cohen dan Uphoff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat
dalam pegambilan keputusan dilaksanakan dengan pembentukan pokmas dan
pembuatan strategi percepatan. Masyarakat yang berpartisipasi dalam program PTSL
di Kelurahan Tanggung yaitu pokmas, Ketua RW, Ketua RT, pengrajin kendang
Jimbe dan peserta PTSL. Pada partisipasi dalam pelaksanaan Kantor Pertanahan
bersama para pelaksana di kelurahan Tanggung melaksanakan tugas sesuai Peraturan
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan No 6 Tahun 2018 dan
Peraturan Walikota Blitar No 21 Tahun 2019. Selanjutnya, partisipasi dalam
pengambilan manfaat diwujudkan pada terpenuhinya target program selama dua
tahun pelaksanaan program serta pemanfaatan sertifikat tanah yang diterima peserta
sebagai aset dan modal perekonomian. Terakhir, partisipasi dalam evaluasi diberikan
melalui pelaporan terkait proses pelaksanaan program beserta kendala yang dihadapi
sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan selanjutnya. Kesimpulan dari penelitian ini
proses partisipasi masyarakat menjadi sebuah proses penting dalam pelaksanaan
program yang berdampak positif maupun negatif. Hal tersebut bergantung pada
kontribusi yang diberikan masyarakat pada pelaksanaan program.Dosen Pembimbing Utama: M. Hadi Makmur, S.Sos., M.AP
Dosen Pembimbing Anggota: Hermanto Rohman, S.Sos., M.P
Penentuan Tarif Kamar Hotel pada Masa New Normal dengan Metode Cost-Plus Pricing (Studi Kasus Pada Fave Hotel Madiun)
Masalah penentuan tarif sewa sangat penting dalam suatu usaha, karena berkaitan dengan harga jual tetap nantinya dan mempengaruhi pendapatan yang diperoleh di kemudian hari.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perbandingan penetapan tarif sewa kamar di Fave Hotel pada masa new normal menggunakan metode cost-plus pricing dengan metode Dynamic Grate. Objek penelitian ini adalah Fave Hotel Madiun yang berfokus pada Room Division. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus yang termasuk kedalam jenis penelitian kualitatif. Hasil dari perhitungan metode cost-plus pricing akan dibandingkan dengan tarif kamar yang dihitung berdasarkan ketentuan yang digunakan oleh perusahaan yaitu menggunakan metode Dynamic Grate. Berdasarkan pendekatan full Costing memiliki selisih kurang yaitu sebesar Rp 138.719. Jika menggunakan variable costing ditemukan selisih kurang yaitu sebesar Rp 26.999. Jadi, hasil penelitian menunjukkan bahwa selisih yang terjadi dikarenakan biaya operasional yang dikeluarkan terlalu tinggi jika target surplus yang digunakan sebesar 70%. Pihak hotel sebaiknya melakukan evaluasi biaya operasional tetap dan variabel yang besar agar dapat dikurangi jika hunian hotel menurun.Nur Hisamuddin, S.E., M.SA., Ak., CA., CSRS. (Dosen Pembimbing)
Dr.Muhammad Miqdad, S.E., M.M., Ak. CA (Dosen Pembimbin
Management of a Severe Le Fort III Fracture in an Infant Patient : A Case Report
Management of Severe Le Fort III Fracture in an Infant Patient: A Case Repor
Pengaruh Permainan Kartu Gen dalam Pembelajaran Persilangan Dihibrid Berbasis Pendekatan STEM terhadap Analytical Skill Siswa SMP
Kemampuan menganalisis siswa Indonesia masih rendah pada materi IPA yang abstrak seperti pewarisan sifat genetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan kartu gen dalam pembelajaran persilangan dihibrid berbasis pendekatan STEM terhadap analytical skill siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pre-test post-test kontrol grup. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX SMPN 2 Maesan Bondowoso tahun ajaran 2021/2022 dan sampel menggunakan dua kelas yaitu kelas IX A sebagai kelas eksperimen dan IX D sebagai kelas kontrol, dengan masing-masing kelas berjumlah 25 siswa. Pada kelas eksperimen menerapkan permainan kartu gen berbasis pendekatan STEM dalam pembelajaran secara tatap muka. Data dikumpulkan dengan tes uraian berdasarkan indikator untuk mengukur analytical skill siswa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi pengaruh yang signifikan dari penerapan permainan kartu gen terhadap analytical skill siswa SMPN 2 Maesan termasuk dalam kategori sedang.Erlia Narulita, S.Pd., M.Si., Ph.D., MCE., CIQnR., CIQaR.
Mochammad Iqbal, S.Pd., M.Pd., MCE., CIQnR., CIQaR
Pengaruh Kualitas Produk, Harga, dan Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Batik Gajah Oling di Gerai Ritel Umah Batik Sayu Wiwit Banyuwangi
Salah satu jenis kerajinan yang bermula di Jawa sejak beberapa ratus tahun
yang lalu disebut Batik. Batik dibuat dengan cara menulis di atas kain dengan
mengguankaan alat seperti canting ataupun cap dan memakai bahan lilin yang
disebut rengrengan, kemudian dicelupkan ke dalam larutan yang sudah dikasih
warna. Di Indonesia terdapat banyak jenis batik. Salah satu wilayah produsen
batik di Jawa Timur yang masih berkembang hingga saat ini yaitu Kabupaten
Banyuwangi. Batik asli Banyuwangi memiliki 21 jenis motif batik yang telah
diakui nasional. Motif batik yang paling terkenal dan paling tua dari motif batik
Banyuwangi lainnya yaitu motif batik Gajah Oling. Umah Batik Sayu Wiwit
merupakan salah satu toko ritel yang menjual batik di Banyuwangi yang sudah
terkenal di kalangan masyarakat Banyuwangi, khususnya Batik Gajah Oling.
Banyaknya persaingan dengan produk sejenis membuat persaingan semakin ketat.
Maka dari itu seorang produsen harus memiliki strategi pemasaran untuk
menawarkan produknya kepada konsumen.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kualitas
produk, harga, dan brand image terhadap keputusan pembelian Batik Gajah Oling
di Gerai Ritel Umah Batik Sayu Wiwit Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan
138 responden. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh
konsumen yang pernah melakukan pembelian dan melakukan keputusan
pembelian pada Batik Gajah Oling di Umah Batik Sayu Wiwit. Metode analisis
data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas produk, harga, dan
brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian
Batik Gajah Oling di Gerai Ritel Umah Batik Sayu Wiwit Banyuwangi.Dr. Imam Suroso, S.E., M.Si (Pembimbing I)
Sudaryanto, S.E, MBA, Ph.D. (Pembimbing II
Pengaruh Aplikasi Mulsa Plastik dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Kondisi Tanah, Pertumbuhan, dan Umur Berbunga Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.)
Finalisasi unggah file repositori tanggal 6 Juni 2022_KurnadiCabai rawit merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki prospek pengembangan dan pemasaran cukup baik di Indonesia. Produksi cabai nasional masih belum mencukupi untuk kebutuhan dalam negeri sehingga masih dilakukan impor cabai khususnya cabai rawit untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Kebutuhan komoditas cabai rawit yang cukup tinggi membuat petani di Indonesia berusaha untuk terus meningkatkan produksi cabai rawit dengan pengaplikasian pupuk kimia secara berlebihan. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi tanaman cabai rawit dan mengurangi adanya residu pada tanah adalah dengan melakukan pemupukan secara tepat. Selain pemupukan, penggunaan mulsa juga dapat menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan produksi cabai rawit. Mulsa plastik memiliki kemampuan untuk mengendalikan hama, mencegah terjadinya penguapan, dan menjaga kelembaban tanah. Sedangkan pupuk NPK memiliki kandungan unsur hara makro yaitu Nitrogen, Fosfor dan Kalium dengan perbandingan 16:16:16, serta unsur hara mikro Kalsium dan Magnesium.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi mulsa plastik dan pemberian dosis pupuk NPK terhadap kondisi tanah, pertumbuhan, dan umur berbunga tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga Desember 2021 di lahan persawahan Desa Sawocangkring Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo dan Laboratorium Agroteknologi Program Studi Agroteknologi Fakultas pertanian Universitas Jember. Rancangan percobaan pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAK) factorial yang terdiri atas dua faktor . Faktor pertama yaitu jenis mulsa plastik yang terdiri dari tiga taraf: tanpa aplikasi mulsa sebagai kontrol (M0), dengan aplikasi mulsa plastik transparan (M1), dan dengan mulsa plastik hitam perak (M2). Faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK yang terdiri dari tiga taraf: tanpa pemberian pupuk sebagai kontrol (P0), pemberian pupuk NPK sebanyak 3,5 g/tanaman setara dengan 93 kg/Ha (P1) , pemberian pupuk NPK 5,5 g/tanaman setara dengan 146 kg/Ha (P2). Variabel yang diamati antara lain kondisi tanah (suhu dan kadar air tanah), tinggi tanaman, jumlah helai daun, umur berbunga, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar, berat kering akar dan root/shoot ratio. Data hasil penelitian akan dianalisis menggunakan Analisis Ragam (ANOVA) dan apabila menunjukkan pengaruh yang nyata, untuk menentukan pengaruh perlakuan yang paling dominan akan dilakukan analisis lanjut menggunakan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf 5%. Hubungan antara kondisi tanah dengan seluruh variabel pengamatan dianalisis menggunakan Analsisi Korelasi dan Regresi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi dan pengaruh yang nyata antara aplikasi jenis mulsa plastik dan dosis pupuk NPK terhadap variabel tinggi tanaman, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar, berat kering akar dan root/shoot ratio. Faktor tunggal jenis mulsa plastik berpengaruh sangat nyata terhadap variabel pengamatan suhu tanah, kadar air tanah, jumlah helai daun, umur berbunga dan root/shoot ratio. Faktor tunggal dosis pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap variabel jumlah helai daun dan umur berbunga tanaman. Kombinasi perlakuan terbaik terhadap kondisi tanah, pertumbuhan dan umur berbunga tanaman cabai rawit adalah perlakuan mulsa plastik hitam perak dan dosis pupuk NPK 3,5 g/tanaman (93 kg/ha).Pembimbing Skripsi : Dr. Ir. Bambang Hermiyanto, MP
Pemanfaatan Ekstrak Gulma Babadotan (Ageratum Conyzoides L.) dan Ekstrak Gulma Sambung Rambat (Mikania Micrantha L.) Sebagai Bioherbisida dalam Mengendalikan Gulma Teki (Cyperus Rotundus L.) pada Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata L.)
Finalisasi unggah file repositori tanggal 27 April 2022_KurnadiTanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu tanaman kacang-kacangan yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari permintaan kebutuhan kacang hijau yang terus meningkat disetiap tahunnya. Melihat kondisi di lapangan menunjukkan bahwa produksi kacang hijau yang semakin menurun akibat serangan OPT salah satunya gulma yaitu Cyperus rotundus L. Usaha untuk mengendalikan gulma teki yaitu dengan aplikasiisi bioherbisida. Salah satu bahan alami yang dapat dijadikan sebagai bioherbisida yaitu gulma A. conyzoides L. dan gulma M. micrantha L. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak A. conyzoides L. dan ekstrak M. micrantha L. dalam mengendalikan gulma Cyperus rotundus L. dan tanaman kacang hijau. Penelitian ini disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan menghasilkan 8 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Faktor pertama yaitu D1 : Ekstrak gulma A. conyzoides L. dan D2 : Ekstrak gulma M. micrantha L. Faktor kedua yaitu konsentrasi ekstrak yang terdiri dari: A1 : 20%; A2 : 40%; A3 : 60%; A4 : 80%. Parameter yang diamati yaitu tingkat fitotoksisitas, tinggi tanaman, berat basah, dan berat kering. Analisis data menggunakan uji sidik ragam dan apabila berpengaruh nyata pada taraf uji 5% maka dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan atau DMRT 5%. Pemberian ekstrak Ageratum conyzoides L. pada perlakuan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% termasuk selektif terhadap tanaman kacang hijau dan cukup efektif dalam mengendalikan gulma teki dibandingkan dengan pemberian ekstrak Mikania micrantha L.Dosen Pembimbing Skripsi : Ir. Moh. Wildan Jadmiko, M.