Universitas Jember

UNEJ Repository
Not a member yet
    75643 research outputs found

    Pemanfaatan Modal Sosial oleh Paguyuban Bukit Jamur dalam Pengembangan Usaha Budidaya Jamur di Desa Panti

    No full text
    Validasi unggah file repositori_Kacung Finalisasi unggah file repositori tanggal 21 April 2022_KurnadiModal sosial memiliki peranan penting dalam pengembangan masyarakat. Sebagai salah satu modal dalam aset komunitas, modal sosial menjadi alat yang digunakan masyarakat untuk mengoptimalkan modal-modal lain yang ada. Pemanfaatan modal sosial yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Panti adalah bentuk nyata bagaimana modal sosial mampu membantu pengembangan masyarakat dalam usaha budidaya jamur. Budidaya jamur merupakan usaha yang berkembang di tengah masyarakat yang diinisiasi oleh inisiator bernama Muhammad Soleh. Usaha tersebut dijalankan dengan tujuan agar mendapatkan pendapatan yang lebih stabil sehingga kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Keberadaan modal sosial di tengah masyarakat menjadi alat yang digunakan untuk menyatukan masyarakat di dalam institusi bernama Paguyuban Bukit Jamur. Kesamaan nilai berupa pemahaman tujuan bahwa usaha budidaya jamur yang dijalankan bersama-sama akan lebih berhasil, membuat masyarakat bersatu dan membentuk paguyuban. Melalui paguyuban tersebut masyarakat yang sudah mengenal sejak lama percaya bahwa satu sama lain akan dapat membantu pengembangan usaha budidaya jamur yang mereka jalankan. Salah satu hal yang membuat mereka memutuskan mengembangkan usaha secara bersama-sama adalah keberadaan jaringan di luar komunitas yang mereka miliki dapat mendukung pengembangan usaha mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis pemanfaatan modal sosial yang dilakukan oleh anggota Paguyuban Bukit Jamur dalam pengembangan usaha budidaya jamur yang mereka jalankan di Desa Panti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di Dusun Gebang Langkap, Desa Panti, Kabupaten Jember. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive dan snowball, untuk informan pokok berjumlah 4 orang dan informan tambahan berjumlah 2 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara (semi terstruktur), observasi dan dokumentasi. Setelah data terkumpul, maka data disajikan secara deskriptif dan dianalisis berdasarkan pada metode analisis data dari Miles dan Huberman (2009:62) untuk mendapatkan kesimpulan. Pengujian data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan modal sosial yang dilakukan anggota Paguyuban Bukit Jamur di Desa Panti dilakukan dengan mengoptimalkan modal sosial yang sebelumnya sudah ada berupa nilai, jaringan (network), kepercayaan (trust) yang terinstitusi menjadi satu untuk menyatukan tujuan individu masyarakat Desa Panti. Masyarakat memiliki tujuan bahwa dengan menjalankan usaha budidaya jamur mereka akan mendapatkan pendapatan yang stabil serta kehidupan yang lebih baik. Tujuan tersebut disatukan menjadi tujuan bersama sehingga terbentuk nilai bahwa melalui usaha budidaya jamur yang dijalankan bersama-sama, usaha tersebut akan berkembang. Nilai tersebut terinstitusi dalam sebuah paguyuban bernama Paguyuban Bukit Jamur. Melalui Paguyuban Bukit Jamur masyarakat percaya (trust) bahwa satu sama lain mampu membantu pengembangan usaha budidaya jamur yang dijalankan oleh masingmasing anggota. Salah satunya adalah membantu perluasan jaringan (network) di luar paguyuban yang dapat membantu pengembangan usaha mereka. Pengoptimalan modal sosial yang sudah mereka lakukan sebelumnya digunakan untuk mengorganisasi potensi-potensi individu anggota paguyuban berupa potensi sumber daya manusia, potensi finansial, potensi teknologi dan potensi lingkungan menjadi aset bersama (aset komunitas) yang digunakan untuk pengembangan usaha budidaya jamur secara bersama-sama.Dosen Pembimbing utama : Budhy Santoso, M.Si., Ph.

    Habitus Masyarakat di Daerah Kekeringan pada Desa Jatisari Kabupaten Situbondo

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 27 Mei 2022_KurnadiKekeringan merupakan salah satu masalah serius yang sering muncul ketika musim kemarau tiba. Biasanya keadaan ini muncul pada suatu wilayah secara terus-menerus yang mengalami curah hujan di bawah rata-rata sehingga pasokan air menjadi sedikit. Pada umumnya bencana kekeringan tidak dapat diketahui mulainya, namun dapat dikatakan bahwa kekeringan terjadi saat air yang ada sudah tidak lagi mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Salah satu contohnya yaitu kekeringan yang terjadi di Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo. Masyarakat Desa Jatisari ini harus berusaha keras untuk mendapatkan air yang digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari mereka seperti minum, memasak, mandi dan mencuci. Dalam penelitian ini, menggunakan teori Pierre Bourdieu tentang habitus. Habitus adalah struktur mental atau kognitif yang dengannya orang berhubungan dengan dunia sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan di fokuskan pada metode pendekatan etnografi. Etnografi berfokus pada kelompok yang memiliki kebudayaan yang sama. Hasil penelitian yang diperoleh adalah danya habitus di Desa Jatisari membuat masyarakat memiliki sifat tolong menolong yang dibuktikan dengan adanya gotong-royong dalam membuat sumber air dan memperbaiki sumur bor yang rusak. Kemudian adanya kerukunan terhadap tetangga ketika diperbolehkan meminjam air, menitipkan jurigen untuk mengambilkan air dan kejujuran masyarakat ketika melakukan transaksi air membuat hubungan yang semakin erat didalam bermasyarakat Dari adanya kesulitan yang sama dalam mendapatkan air akibat daerah kekeringan ini, membuat masyarakat memiliki toleransi yang tinggi untuk saling membantu agar mempermudah aktifitas yang dilakukan sehari-harinya. Habitus dibangun dan berlakukan oleh masyarakat sejak dahulu hingga saat ini. .Dosen Pembimbing : Baiq Lily Handayani, S.sos., M.Sosi

    Pengaruh Macam Media dan Klon Terhadap Pertumbuhan Akar Metode Cangkok Susu pada Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 28 Juni 2022_KurnadiTanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan salah satu tanaman perkebunan yang memiliki ekonomi yang tinggi bagi perekonomian nasional. Gerakan nasional rehabilitasi untuk memenuhi kebutuhan bibit pada tanaman kakao yaitu melalui perbanyakan vegetatif dengan salah satunya menggunakan metode cangkok. Permasalahan pada metode cangkok yaitu pada macam klon dan macam media terhadap pertumbuhan perakaran yang masih kurang optimal. Inovasi terbarukan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan metode cangkok susu, dengan tujuan untuk menghasilkan bibit yang memiliki perakaran lebih optimal dibandingkan dengan cangkok biasanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh macam klon dan macam media terhadap pertumbuhan akar metode cangkok susu pada tanaman kakao (Theobroma cacao L.). Metode yang dipakai dalam melakukan penelitian ini adalah menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor 1 (Petak utama) terdiri dari 3 taraf diantaranya yaitu Klon PA (C1), Klon GC (C2), Klon BL (C3). Faktor 2 (Anak petak) terdiri dari 3 taraf diantaranya yaitu Cocopeat (M1), Tanah+Cocopeat+Kompos Kambing (M2), Tanah+Cocopeat+Kompos Sapi (M3). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terdapat interaksi antara macam klon dan macam media terhadap pertumbuhan akar. Sedangkan terdapat pengaruh nyata pada macam media terhadap jumlah akar, diameter akar, dan panjang akar. Sedangkan tidak terdapat pengaruh yang nyata pada macam klon terhadap semua variabel pengamatan kecuali pada suhu media.Dosen Pembimbing utama : Ir. Gatot Subroto, M. P

    The Role of Human Capital in Agriculture Development in Canada

    No full text
    This study examines the impact of the direction of the relationship of education and health development in Canada on agricultural development efforts in Canada. This study using vectors which are generally used in a-theory research so that human capital theory is used as a determinant of key factors, not as the basis for econometric equations. The results of the vectoring carried out in this study can be described through the estimation of the IRF (impulse response function) estimation. The next step is to forecast the influence of each variable in the form of a forecasting graph so that it can be seen clearly the combination of the direction of the relationship or the influence of each variable. We found that Canadian agriculture is increasingly productive and investment in education and health continues to increase. Of course, this is a good sign. The graph of employment in agriculture has increased up to the sixth period. However, it continues to decline. This indicates that there is a decrease in the number of people working in the agricultural sector. This could be due to an increase in agricultural technology so that the number of workers needed is decreasing or a sign of a large number of job options in Canada outside the agricultural sector

    Does Perceived Risk? A Study of Technology Acceptance Model on Online Shopping Intention

    No full text
    This research discusses and tests the factors influencing consumer intentions in making online purchases in Indonesia based on technology acceptance models and perceived risks. The survey was conducted online over the internet and collected 308 valid data. Data were analyzed using structural equation model methods and with to help of the Smart PLS 3.0 program. According to the findings, perceived ease of use, usefulness, and risk positively influenced online purchase intentions. Perceived risk concerns, on the other hand, get a negative effect on online purchasing intentions. The research focused on the impact of perceived risk, perceived ease of use, and perceived usefulness on online purchase intentions. Other determinants need to be considered for future studies

    Pengkodean Citra dengan Kombinasi Metode 3D Playfair, Bit Shift, dan Pixel Shift

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 18 April 2022_KurnadiZaman teknologi saat ini, pengiriman pesan semakin berkembang dengan munculnya banyaknya aplikasi yang mewadahi masyarakat agar lebih mudah mengirim pesan. Pesan yang disampaikan memiliki berbagai macam bentuk, diantaranya adalah teks, gambar, dan suara. Pengiriman pesan yang semakin berkembang juga didukung dengan munculnya internet yang menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh dunia sehingga tak jarang banyak pengguna internet (pihak lain) menyalahgunakan penggunaan internet untuk mengakses informasi atau pesan yang seharusnya tidak diakses sehingga dibutuhkan sebuah ilmu kriptografi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pada penelitian ini membahas tentang pengkodean citra dengan kombinasi metode 3D Playfair, Bit Shift, dan Pixel Shift. Proses pengkodean citra dengan kombinasi metode 3D Playfair, Bit Shift, dan Pixel Shift tediri dari tiga tahap yaitu menginputkan kunci, enkripsi, dan dekripsi. Proses enkripsi terdiri dari beberapa tahap yaitu menentukan iterasi, trigram 3D Playfair, Bit Shift, enkripsi 3D Playfair, konversi trigram ke × , dan Pixel Shift. Proses dekripsi terdiri dari beberapa tahap yaitu menentukan iterasi, Pixel Shift, trigram 3D Playfair, dekripsi 3D Playfair, Bit Shift, dan konversi trigram ke × . Hasil pengkodean citra dengan kombinasi metode 3D Playfair, Bit Shift, dan Pixel Shift pada proses enkripsi terlihat acak (tidak berpola) dan terlihat jelas bahwa plainimage sangatlah berbeda dengan cipherimage. Proses dekripsi dengan kombinasi metode 3D Playfair, Bit Shift, dan Pixel Shift berhasil mengembalikan cipherimage yang telah diproses menjadi plainimage atau citra aslinya. Berdasarkan data penelitian yang terdiri dari 26 citra RGB dan tiga kunci yang telah diuji, hasil akan dianalisis keamanannya menggunakan tiga metode analisis yaitu NPCR, UACI, analisis korlasi. Hasil yang diporelah dari NPCR yaitu nilai NPCR kombinasi metode 3D Playfair, Bit Shift, dan Pixel Shift lebih besar yaitu 99,58% daripada dengan metode 3D Playfair yaitu 88,51%. Hasil yang diporelah dari UACI yaitu nilai UACI kombinasi metode 3D Playfair, Bit Shift, dan Pixel Shift lebih besar yaitu 33,02% daripada dengan metode 3D Playfair yaitu 11,78%. Hasil yang diporelah dari analisis korelasi yaitu nilai analisis korelasi kombinasi metode 3D Playfair, Bit Shift, dan Pixel Shift lebih mendekati 0 yaitu 0,028194 daripada dengan metode 3D Playfair yaitu 0,658528. Berdasarkan tiga metode analisis keamanan yang telah didapat, dapat disimpulkan bahwa pengkodean citra dengan kombinasi metode 3D Playfair, Bit Shift, dan Pixel Shift lebih baik atau aman daripada dengan metode 3D Playfair.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Kiswara Agung Santosos, S. Si., M. Kom. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Agustina Pradjaningsih, S. Si., M. Si

    Uji Aktivitas Imunomodulator Ekstrak Etanol Rimpang Temu Giring (Curcuma heyneana Valeton & Zijp) pada Mencit dengan Metode Bersihan Karbon

    No full text
    Sistem imun adalah kumpulan mekanisme kompleks yang terjadi di dalam tubuh sebagai respon terhadap adanya zat asing atau infeksi yang masuk. Ada dua macam sistem imun, yaitu sistem imun bawaan dan sistem imun adaptif. Kelainan pada sistem imun, seperti penyakit autoimun, gangguan imunodefisiensi, dan reaksi hipersensitivitas disebabkan karena adanya respon imun yang tidak terkontrol. Penyakit tersebut dapat diatasi dengan penggunaan obat-obatan yang memiliki indikasi sebagai imunomodulator. Imunomodulator adalah obat atau substansi yang bekerja dengan cara memodulasi fungsi dan aktivitas dari sistem imun. Ada tiga macam imunomodulator, yaitu imunoadjuvant, imunostimulan, dan imunosupresan. Penggunaan obat-obatan tersebut dalam jangka waktu panjang dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan, sehingga menyebabkan pengembangan obat yang berasal dari tumbuhan. Salah satu tanaman yang berpotensi untuk dijadikan sebagai imunomodulator adalah temu giring. Temu giring merupakan tanaman dari genus Curcuma yang mengandung zat aktif kurkumin. Kurkumin telah banyak dilaporkan untuk imunomodulasi yang kuat, antioksidan, antiinflamasi, dan aktivitas antitumor. Selain kurkumin, temu giring juga mengandung banyak senyawa kimia, seperti minyak atsiri, saponin, flavonoid, tanin, amilum, lemak, damar, dan zat warna kuning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas ekstrak etanol temu giring dosis 125 mg/kgBB, 250 mg/kgBB, dan 500 mg/kgBB terhadap nilai indeks fagositosis dan jumlah sel leukosit pada mencit yang diinjeksikan karbon. Mencit sebanyak 25 ekor dibagi secara acak menjadi 5 kelompok yaitu, kelompok kontrol negatif, kontrol positif, dan 3 kelompok uji dengan dosis 125 mg/kgBB, 250 mg/kgBB, dan 500 mg/kgBB. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor mencit. Setiap kelompok diberikan sediaan secara peroral selama 6 hari berturut-turut. Kemudian di hari ke-7, suspensi karbon diinjeksikan secara intravena pada bagian ekor mencit. Darah mencit diambil pada menit ke-5 dan 15 setelah penyuntikan karbon. Darah dilisiskan pada 4 mL asam asetat 1% dan diukur serapannya menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Darah pada menit terakhir juga diambil untuk perhitungan jumlah sel limfosit, monosit, dan neutrofil menggunakan mikroskop cahaya dengan pembesaran 100x. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara peningkatan dosis dengan nilai indeks fagositosis, yaitu semakin besar dosis maka semakin besar pula nilai indeks fagositosis yang dihasilkan. Nilai rata-rata indeks fagositosis pada semua kelompok uji dosis 125, 250, dan 500 mg/kgBB lebih dari satu (IF>1), sehingga menunjukkan bahwa ekstrak etanol rimpang temu giring memiliki aktivitas imunostimulan. Berdasarkan uji statistik, nilai indeks fagositosis sel makrofag mencit yang diberi ekstrak etanol rimpang temu giring dosis 500 mg/kgBB memberikan nilai indeks fagositosis paling besar. viii dibandingkan dua dosis lainnya dan berbeda signifikan (p<0,05) dengan kelompok kontrol positif dan kontrol negatif. Perhitungan jumlah sel limfosit, monosit, dan neutrofil pada semua kelompok uji lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol negatif. Berdasarkan uji statistik, jumlah sel limfosit dan monosit darah tepi mencit yang diberi ekstrak etanol rimpang temu giring pada dosis 500 mg/kgBB paling tinggi dibandingkan dua dosis lainnya dan berbeda signifikan (p<0,05) dengan kelompok kontrol positif dan kontrol negatif. Jumlah sel neutrofil tertinggi juga diperoleh dari ekstrak etanol rimpang temu giring dosis 500 mg/kgBB dan berbeda signifikan dengan (p<0,05) kontrol negatif. Peningkatan jumlah sel limfosit, monosit, dan neutrofil pada darah tepi mencit setelah diinjeksikan karbon menunjukkan adanya peningkatan aktivitas fagositosis. Hal ini sebanding dengan peningkatan nilai konstanta dan indeks fagositosis pada metode bersihan karbon, sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol rimpang temu giring memiliki aktivitas imunostimulan.Dosen Pembimbing Utama : Dr. apt. Fifteen Aprila Fajrin, S.Farm., M.Farm. Dosen Pembimbing Anggota : apt. Fransiska Maria Christianty, S.Farm.,M.Farm

    Analisis Mutu Tepung Komposit MOCAF (Modified Cassava Flour) dan Bubuk Teh Hijau (Matcha) pada Berbagai Rasio Persentase

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 27 Mei 2022_KurnadiMOCAF atau Modified Cassava Flour merupakan salah satu jenis inovasi tepung dari singkong yang sudah banyak digunakan di Indonesia. MOCAF dapat dibuat dengan proses fermentasi pada singkong. Pengaplikasian MOCAF pada bahan pangan memiliki kekurangan khususnya pada kandungan senyawa bioaktif, dikarenakan kandungan utama MOCAF adalah pati yang merupakan jenis karbohidrat. Inovasi yang bisa meningkatkan mutu maupun kandungan pada MOCAF adalah mencampurkannya dengan bahan lain yang memiliki kandungan senyawa bioaktif sehingga membentuk tepung komposit. Bubuk teh hijau (matcha) merupakan salah satu jenis bahan tambahan pangan alami yang sering diaplikasikan pada pengolahan bahan pangan karena mengandung banyak senyawa biaoktif seperti polifenol. Penambahan matcha pada MOCAF diharapkan dapat meningkatkan kandungan senyawa polifenol serta dapat berpengaruh pada sifat fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio penambahan matcha terhadap mutu dari tepung komposit MOCAF-matcha. Penelitian diawali dengan membuat tepung komposit. Matcha dan MOCAF dicampur dan diaduk hingga homogen. Rancangan penelitian mengguankan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu persentase matcha dan MOCAF. Persentase yang digunakan terdiri dari 0:100, 2:98, 4:96, 6:94, 8:92 dan 10:90%. Pengolahan data penelitian menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) meliputi derajat putih, kadar air, kadar abu, sifat pasta, sifat termal, swelling power, WHC, OHC, totak polifenol, aktivitas antioksidan dan kadar serat pangan. Beda nyata diantara rerata perlakuan digunakan uji beda nyata DNMRT (Duncan Multiple Range Test) Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio persentase matcha berpengaruh nyata terhadap karakteristik mutu dari tepung komposit MOCAF matcha. Peningkatan rasio persentase matcha yang digunakan pada tepung komposit menyebabkan penurunan pada nilai derajat putih, kadar air, kadar serat pangan, swelling power, dan oil holding capacity, sedangkan pada nilai kadar abu, water holding capacity, total polifenol dan aktivitas antioksidan menunjukkan peningkatan. Rasio persentase matcha tidak berpengaruh pada sifat termal, tetapi berpengaruh pada sifat pasta yaitu rasio persentase matcha akan menurunkan nilai peak viscocity, minimum viscocity, breakdown, final viscocity dan breakdown serta peningkatan pada peak time dan pasting temperature.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Ir. Herlina, M.P

    The Fifth Grade Students' in Ability Writing Summary of Explanation Text at SDN Wonojati 01 Jenggawah Jember

    No full text
    Pembelajaran bahasa merupakan kegiatan yang dilakukan dengan tujuan agar dapat menguasai bahasa. Pembelajaran bahasa mencakup 4 aspek keterampilan berbahasa, diantaranya keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Pembelajaran bahasa, khususnya pembelajaran menulis di kelas V meliputi pembelajaran menulis ringkasan, menulis teks narasi, dan menulis surat undangan. Penelitian ini membahas mengenai kemampuan menulis menulis ringkasan teks eksplanasi siswa kelas V dilihat dari aspek kesesuaian isi dengan teks asli, penggunaan kata baku, penggunaan kalimat efektif, penggunaan huruf kapital, penggunaan tanda baca titik dan koma, serta penggunaan konjungsi kausalitas. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan pada 1 dan 2 Maret 2021 dengan guru kelas V SDN Wonojati 01 diperoleh informasi bahwa sebanyak 22 siswa tidak tepat dalam mencantumkan ide pokok pada salah satu paragraf, menyalin seluruh teks tanpa diringkas, tidak menggunakan kata baku, serta kurang tepat dalam menggunakan huruf kapital, tanda baca, konjungsi kausalitas, dan kalimat efektif. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) bagaimanakah kemampuan menulis ringkasan teks eksplanasi siswa kelas V SDN Wonojati 01 Jenggawah Jember; dan (2) faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi kemampuan menulis ringkasan teks eksplanasi siswa kelas V SDN Wonojati 01 Jenggawah Jember. Penelitian dilaksanakan di SDN Wonojati 01, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Subjek penelitian adalah siswa kelas V dengan jumlah 37 siswa terdiri atas 26 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data terdiri atas, reduksi data, penyajian data, pemberian bobot dan penghitungan persentase, serta penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan dalam penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menulis ringkasan adalah 68,05, nilai tersebut termasuk kategori baik. Sebanyak 5 siswa atau 13,51% memiliki kemampuan menulis ringkasan sangat baik, 11 siswa atau 29,72% memiliki kemampuan baik, dan 11 siswa atau 29,72% tergolong kategori kemampuan cukup. Persentase tertinggi terdapat pada 12 siswa atau 32,44% dengan kategori kemampuan kurang. Kemampuan menulis ringkasan teks eksplanasi siswa kelas V SDN Wonojati 01 secara keseluruhan tergolong cukup tinggi; dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan menulis ringkasan siswa antara lain, rendahnya minat baca, minimnya penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, kurangnya pembiasaan menulis, dan kurangnya pendampingan belajar oleh orang tua di rumah, khususnya belajar menulis. Adapun saran yang diberikan yaitu: (1) siswa sebaiknya melakukan pembiasaan menulis dan membaca untuk mengurangi kesalahan dalam penulisan, menambah kosa kata dan membantu penggunaan bahasa yang baik dan benar sesuai kaidah kebahasaan; (2) guru sebaiknya mengetahui hal-hal yang mempengaruhi kemampuan menulis siswa agar dapat meningkatkan kemampuan siswa terutama dalam menulis sehingga tujuan pembelajaran bahasa dapat mudah dicapai; (3) bagi pihak sekolah sebaiknya perlu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar ketika berkomunikasi di lingkungan sekolah; dan (4) bagi peneliti lain sebaiknya penelitian mengenai kemampuan menulis dapat dijadikan gambaran untuk menunjang pembelajaran bahasa dan menciptakan pembaruanpembaruan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa, khususnya menulisDosen Pembimbing I : Drs. Hari Satrijono M. Pd Dosen Pembimbing II : Zetti Finali, S.Pd., M.P

    Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility terhadap Profitabilitas Perbankan Sebelum dan Selama Pandemi Covid-19

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 7 Juni 2022_KurnadiSetiap perusahaan rela melakukan berbagai cara untuk mempertahankan eksistensinya. Perusahaan dituntut untuk mengembangkan hubungan sosial perusahaan kepada lingkungan, masyarakat, konsumen, dan pemegang saham (stakehoder). Hal tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan laba dengan mengimplementasikan Corporate Social Responsibility. Pandemi Covid-19 di Indonesia mengakibatkan dampak yang signifikan pada usaha di semua sektor, khususnya perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sub sektor perbankan termasuk ke dalam sektor jasa yang sangat terdampak pandemi. Pandemi Covid-19 mendorong perusahaan untuk ikut berpartisipasi dan berkomitmen dalam pengendalian masalah ekonomi masyarakat selama pandemi dengan memperhatikan kepentingan stakeholder. Dalam hal ini, pengungkapan Corporate Social Responsibility merupakan solusi dalam meningkatkan pemberdayaan dan pembangunan masyarakat selama pandemi. Pengungkapan CSR yang baik memiliki peran penting dalam menarik sinyal positif dari stakeholder. Tidak hanya itu, respon positif yang diberikan stakeholder berupa kepercayaan akan meningkatkan profitabilitas perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji dan menganalisis pengaruh yang diberikan CSR terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan nilai Return On Equity (ROE). Metode yang digunakan adalah uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility terhadap Corporate Social Responsibility pada periode 2017 hingga 2020, sebelum pandemi, maupun selama pandemi Covid-19.Dosen Pembimbing Utama : Indah Purnamawati, S.E., M.Si., Ak. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Ahmad Roziq, S.E., M.M., Ak

    6,632

    full texts

    75,643

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNEJ Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇