Universitas Jember

UNEJ Repository
Not a member yet
    75643 research outputs found

    Comparison of antipyretic activities of ethanol and ethyl acetate extracts of Bandotan herb (Ageratum conyzoides L.) in hyperpyrexia mice

    No full text
    Fever is one of the body's physiological responses to metabolic stress, characterised by increasing body temperature. Based on its phytochemical content, Bandotan (tropical whiteweed) is an alternative antipyretic therapeutic agent. Flavonoids are potential chemical contents that can be extracted with various solvents, including ethanol and ethyl acetate. So far, research on its antipyretic potential is limited. Aim: To compare the antipyretic activity of ethanol extract to ethyl acetate extract of Bandotan herb in hyperpyrexia mice. Methods: Bandotan herb extracts were prepared by maceration, followed by phytochemical screening and determining total flavonoid content. Hyperpyrexia mice were made by induction of baker's yeast. Four hours after injection, mice were treated with Bandotan herb extracts, a dose of 100, 200, and 400 mg/kg body weight (BW), then the rectal temperature was observed for four hours. Results: Both extracts contained flavonoid, alkaloid, saponin, tannin, and steroid, while terpenoid was only found in ethanol preparation. The total flavonoid content of ethyl acetate extract was higher than that of ethanol extract. The best antipyretic activity was a dose of 400 mg/kg BW, but there was no significant difference in the percentage of pyrexia inhibition. Conclusion: Both extracts have the same ability to be developed as an alternative antipyretic agent

    Analisis Pola Aroma Kopi Robusta Sidomulyo dan Bangsalsari Berdasarkan Variasi Kecepatan Gas Pembawa Menggunakan Gas Sensor Array

    No full text
    Finalisasi 27 Mei 2022_KurnadiKopi (Coffea sp) adalah salah satu komoditas unggulan perkebunan Indonesia. Jenis kopi yang paling banyak ditanam di Indonesia adalah kopi robusta. Sentra produksi kopi robusta terbanyak di Provinsi Jawa Timur salah satunya adalah Kabupaten Jember. Daerah sentra produksi kopi robusta di Kabupaten Jember salah satunya berada di Kecamatan Silo dan Bangsalsari. Kopi dapat memberikan aroma dan rasa yang berbeda pada setiap wilayah. Faktor yang dapat memberikan pengaruh terhadap aroma dan rasa pada kopi adalah metode pemetikan, metode pengolahan, iklim, jenis tanah, dan ketinggian tempat. Aroma kopi dapat dideteksi dengan menggunakan suatu perangkat yang memiliki fungsi seperti penciuman biologis yaitu electronic nose. Electronic nose menggunakan gas sensor array yang tersusun dari delapan jenis sensor yaitu sensor MQ-136, MQ-135, MQ-3, MQ-6, MQ-7, MQ-8, MQ-9, dan MQ-2. Sensor tersebut kemudian disusun secara array dan dihubungkan dengan Arduino Mega 2560. Penelitian ini menggunakan gas pembawa berupa udara kering dengan variasi kecepatan gas sebesar 1 L/menit, 2 L/menit, 3 L/menit, dan 4 L/menit. Senyawa volatil yang terkandung dalam kopi akan keluar ketika sampel bubuk kopi dipanaskan dan selanjutnya akan dideteksi oleh sensor. Permukaan sensor yang berinteraksi dengan senyawa volatil dapat meningkatkan nilai konduktivitas yang selanjutnya dikonversi oleh Arduino Mega 2560 sehingga dapat ditampilkan dalam software LabVIEW 2018. Output yang dihasilkan yaitu berupa grafik data tegangan dengan waktu. Data tegangan diolah agar dapat menghasilkan pola respon menggunakan software Microsoft Excel dan selanjutnya dilakukan analisis PCA (Principal Component Analysis) dengan menggunakan software RStudio. Pola respon didapatkan dari selisih antara data tegangan aroma kopi dengan data tegangan baseline awal yang berupa udara kering. Karakteristik pola respon yang dihasilkan oleh Kopi Bangsalsari pada kecepatan 1 L/menit, 2 L/menit, dan 3 L/menit memberikan adanya kemiripan, sedangkan pada kecepatan 4 L/menit menghasilkan pola respon yang berbeda dari kecepatan lainnya. Pola respon yang dihasilkan oleh Kopi Sidomulyo menunjukkan bahwa sensor MQ-3 memberikan nilai tegangan tertinggi pada kecepatan 1 L/menit, 2 L/menit, dan 3 L/menit sedangkan nilai tegangan tertinggi pada kecepatan 4 L/menit dihasilkan oleh sensor MQ-2. Penentuan kecepatan gas pembawa yang optimum pada Kopi Bangsalsari dan Sidomulyo perlu dilakukan analisis dengan menggunakan PCA (Principal Component Analysis). Hasil analisis PCA menunjukkan bahwa gas pembawa berupa udara kering dapat memisahkan Kopi Bangsalsari dengan Kopi Sidomulyo. Hal ini menandakan bahwa kandungan aroma kopi pada kedua kebun tersebut berbeda. Kopi Bangsalsari kecepatan 1 L/menit, 2 L/menit, dan 3 L/menit terletak pada kuadran yang sama sedangkan kecepatan 4 L/menit terletak pada kuadran yang berbeda namun masih berdekatan. Posisi pada kuadran yang sama menunjukkan bahwa kecepatan gas tersebut mempunyai pola respon yang hampir sama namun intensitasnya berbeda. Kopi Sidomulyo kecepatan 2 L/menit dan 3 L/menit berada pada kuadran yang sama sedangkan pada kecepatan 1 L/menit dan 4 L/menit terletak pada kuadran yang berbeda. Berdasarkan jarak terjauh dengan pusat kelompoknya dan nilai reprodusibilitas yang dihasilkan, kecepatan 4 L/menit pada Kopi Bangsalsari dan Kopi Sidomulyo adalah kecepatan yang optimum. Nilai reprodusibilitas yang rendah menandakan bahwa tingkat presisi yang semakin baik. Kinerja sensor diamati melalui nilai recovery baseline yang bertujuan untuk melihat stabilitas sensor yang digunakan. Nilai recovery baseline merupakan kembalinya sinyal saat pengukuran baseline akhir seperti baseline awal. Nilai recovery baseline bertujuan untuk melihat apakah data respon tegangan baseline akhir dapat kembali seperti respon tegangan baseline awal. Nilai recovery baseline dikatakan baik apabila nilainya mendekati 100%, hal ini menandakan bahwa tegangan baseline akhir kembali seperti tegangan baseline awal.Dosen Pembimbing Utama : Asnawati, S.Si., M.Si. Dosen Pembimbing Anggota : Drs. Siswoyo, M.Sc., Ph.D

    Inovasi Proses Pelayanan Perizinan Non Berusaha Melalui Sirindunona di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jombang

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 7 Juni 2022_KurnadiSebelum tahun 2020 pelayanan perizinan non berusaha di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jombang dilakukan secara manual melalui tatap muka yang menimbulkan dugaan praktik maladministrasi. Untuk meminimalisir hal tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jombang melakukan terobosan baru dalam meringkas proses pelayanan perizinan non berusaha yang mengantikan pelayanan manual menjadi pelayanan elektronik melalui inovasi SIRINDUNONA. Upaya tersebut, menimbulkan gap positif terkait keberhasilan inovasi pelayanan perizinan non berusaha melalui SIRINDUNONA yang menimbulkan rasa penasaran dan ketertarikan tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis inovasi proses dalam pelayanan perizinan non berusaha melalui SIRINDUNONA di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Jombang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh berupa observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan inovasi proses pelayanan perizinan non berusaha melalui SIRINDUNONA sudah berjalan baik berdasarkan teori Muluk (2008) sebagai gerakan pembaruan yang berkualitas yang mengacu pada kombinasi perubahan organisasi, prosedur dan kebijakan dalam berinovasi dan telah memenuhi kriteria penentuan inovasi proses pelayanan menurut Suripto dan Prasetyo (2014) yang telah dilaksanakan secara rutin dengan kemudahan akses secara luas dan terbuka bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan perizinan non berusaha kapan, dimana dan sesuai waktu yang diinginkan, membuat proses kerja pegawai semakin cepat, mudah dan effektif sehingga membuat masyarakat mendapat pelayanan yang cepat, mudah dan effektif dan duplikasi tumpang tindih yang terminimalisir melalui sistem database SIRINDUNONA. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan telah terjadi perubahan inovasi proses dalam pelayanan perizinan non berusaha melalui SIRINDUNONA namun perlu adanya upaya peningkatan sosialisasi dan kerjasama dalam meningkatkan kualitas jaringan internet dan pengembangan sistem SIRINDUNONA secara berkelanjutan.Dr. Anastasia Murdyastuti, M.Si (Dosen Pembimbing) Dr. Selfi Budi Helpiastuti, S.Sos., M.Si (Dosen Pembimbing

    Perbandingan efektivitas enzim bromelain dan enzim papain terhadap degradasi jaringan karies dentin sebagai agen chemo-mechanical caries removal

    No full text
    Metode pembersihan karies menggunakan handpiece dan bur terbukti masih memiliki banyak kekurangan menyangkut kecemasan dan rasa takut terutama pada anak-anak. Chemomechanical caries removal (CMCR) berbasis enzim protease merupakan metode alternatif dalam mengatasi kekurangan dari metode sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbandingan efektivitas pemberian gel enzim bromelain konsentrasi 10% dan pemberian enzim papain selama 2 menit terhadap degradasi jaringan karies, bahwa diharapkan gel enzim bromelain dapat menjadi pertimbangan sebagai alternatif bahan CMCR. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dalam desain pre-test and post-test control group, dengan aplikasi gel bromelain konsentrasi 10% pada kelompok B dan enzim papain (BRIX3000®)pada kelompok P, pada sampel gigi premolar permanen rahang atas dengan karies dentin kelas I G.V. Black selama 2 menit, dengan kelompok K sebagai kontrol. Hasil: Hasil didapatkan berupa gambaran scanning electron microscope (SEM) dari permukaan jaringan karies akibat aplikasi kedua gel enzim protease. Rata-rata kedalaman degradasi jaringan karies dentin pada kelompok kontrol, kelompok enzim bromelain konsentrasi 10%, dan kelompok enzim papain berurutan 28,25 µm, 42,08 µm, dan 40,82 µm. Berdasarkan uji statistik perbedaan antara dua kelompok, kelompok perlakuan enzim protease memiliki perbedaan terhadap kelompok kontrol dengan nilai Sig.(2-tailed) kurang dari 0,05, sedangkan antara kelompok enzim bromelain dan kelompok enzim papain dengan nilai 0,856, yang berarti keduanya tidak berbeda secara signifikan. Simpulan: Aplikasi enzim bromelain ekstrak buah nanas konsentrasi 10% dalam penelitian ini memiliki efektivitas yang setara dengan aplikasi enzim papain (BRIX3000®) selama 2 menit dalam menghasilkan degradasi jaringan karies pada dentin, sehingga bisa menjadi alternatif bahan CMCR

    The Influence of Burnout, Workload and Work-Life Balance on Employee Performance

    No full text
    This study aims to determine and analyze the influence of burnout, workload, and work-life balance on the performance of employees at Bank Jatim Jember. The variables used in this study are burnout, workload, work-life balance, and performance. The population in this study is all employees who worked at Bank Jatim Jember 58 respondents. The sampling technique used is census sample technique because the population is less than 100 people, then all populations are used as samples, the sample is 58 respondents. The analytical tool used is multiple linear regression. The results showed that burnout and workload have a negative and significant influence on employee performance, while the work-life balance has a positive and significant effect o

    Meningkatkan Keterampilan Literasi Siswa Melalui Pemahaman Literasi Digital pada Masa Pandemi Covid-19

    No full text
    Masa pandemi Covid-19 ini berdampak dalam berbagai sektor, salah satunya yaitu sektor pendidikan. Sistem pembelajaran yang awalnya dilaksanakan secara tatap muka di sekolah, sekarang digantikan dengan sistem pembelajaran secara online. Hal itu juga menjadi salah satu keluhan wali murid. Salah satunya di Desa Petung, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, yang mana anak-anak kurang maksimal saat belajar dirumah. Selain itu, orang tua yang tidak memahami teknologi digital menjadi kesulitaan saat melakukan pendampingan. Mahasiswa KKN BTV 3 UNEJ hadir dengan tujuan untuk memberikan pemahaman Literasi Digital pada orang tua dan anak dalam pembelajaran dirumah. Fokus utama dalam kegiatan KKN ini yaitu memberikan pehamanan mengenai Literasi Digital pada orang tua dan siswa. Pelaksanaan program dilakukan dengan 4 tahapan yaitu, Persiapan, Sosialisasi, Edukasi belajar, Pelatihan, serta Evaluasi. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini yaitu pemahaman mengenai Literasi Digital pada orang tua dan dapat meningkatkan keterampilan literasi siswa, serta keefektifan dalam kegiatan belajar dirumah

    Sistem Peramalan Perkembangan Belajar Siswa Secara Daring Dengan Metode Fuzzy Time Series

    No full text
    Pendidikan memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kualitas kepribadian dalam aspek intelektualitas maupun moralitas. Pandemi covid-19 berpengaruh terhadap segala aktivitas manusia, salah satunya di bidang pendidikan. Dengan adanya stigma yang beredar, sistem pembelajaram yang mulanya dilakukan secara tatap muka berganti menjadi pembelajaran dari rumah. Keunggulan dalam pembelajaran daring dapat dikatakan cukup banyak, akan tetapi tidak bisa terlepas dari suatu kendala terutama untuk beberapa daerah tertentu, karena kesulitan dalam menjangkau jaringan. Permasalahan yang muncul dalam pembelajaran daring, adalah banyak perubahan yang tejadi secara signifikan terutama kendala pemahaman siswa terhadap materi dan juga siswa harus menguasai semua mata pelajaran yang ada disekolah sesuai dengan jurusan. Berdasarkan kondisi tersebut, peramalan bisa dijadikan alat yang efektif dalam membantu memprediksi perkembangan belajar siswa daring pada bulan atau periode mendatang. Dalam penelitian ini, sistem peramalan yang akan dirancang memiliki beberapa faktor yang mempengaruhi hasilnya. Dalam penelitian ini, metode Fuzzy Time Series merupakan metode yang tepat, karena tidak membutuhkan asumsi-asumsi sebagaimana peramalan dengan menggunakan metode peramalan klasik. Dari hasil analisa sistem yang dibangun, sistem peramalan perkembangan belajar siswa menggunakan metode Fuzzy Time Series dapat bekerja dengan baik, yaitu dengan menampilkan nilai aktual dan hasil metode Fuzzy Time Series (menentukan interval, fuzzifikasi, FLR, FLRG dan defuzzifikasi), pada saat melakukan peramalan menggunakan data siswa SMKN 3 Boyolangu Tulungagung kelas X jurusan TPM dengan sampel 55 siswa, didapatkan tingkatan MAPE sebesar 0,404%, dan sistem dinyatakan akurat dalam melakukan peramalan karena memiliki tingkat kesalahan kurang dari 1%.Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., ph.D ; Dosen Pembimbing Qurrota A'yuni Ar Ruhimat S.Pd., M.S

    Pengaruh Religiositas, Citra Merek, dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Produk Air Mineral Al Qodiri

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 28 Juni 2022_KurnadiSemakin pesat tingkat pertumbuhan ekonomi dan tingkat persaingan yang semakin ketat terhadap dunia bisnis terutama di bidang industri yakni usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), membuat perusahaan perlu menciptakan serta mengembangkan sebuah strategi yang handal baik dari pemasarannya agar dapat bersaing dengan perusahaan lain atau di pasar sehingga dapat menarik dan bisa mempertahankan Image perusahaan tersebut. Sehingga perusahaan yang berjalan di bidang industry AMDK harus mempertahankan konsumen dengan memberikan inovasi terhadap produk yang di pasarkan agar dapat menarik perhatian konsumen dan mempertahankan konsumen dalam menciptakan keputusan pembelian terhadap produk tersebut. Terdapat beberapa faktor yang menjadi pertimbangan konsumen melakukan keputusan pembelian yakni faktor religiositas, citra merek, dan kualitas produk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mempengaruhi pengaruh dari religiositas, citra merek, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian pada suatu produk yang dipasarkan. Jenis penelitian dalam hal ini yakni Kuanitaif dan penelitian ini merupakan penelitian explanatory research. Populasi yang digunakan yakni masyarakat yang ada di Kabupaten Jember yang berjumlah 2.536.729 jiwa menurut sesnus penduduk 2020, dan 100 responden yang ikut berpartisipasi dengan menggunakan rumus slovin dan responden dalam penelitian ini merupakan kosnumen yang pernah melakukan pembelian terhadap AMDK Al Qodiri. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan metode pengisian kuisnioner dengan menggunakan google formulir. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan data yang diperoleh setelah diolah menunjukkan hasil dari uji t dari variabel independen secara persial berpengaruh positif terhadap variabel dependen yakni keputusan pembelian. Variabel religiositas berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikan sebesar 0,014 (0,014 < 0,05), citra merek berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian yakni dengan nilai signifikansi 0,024 (0,024 < 0,05), kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian yakni dengan nilai signifikansi sebesar 0,019 (0,019 < 0,05). Sedangkan untuk hasil uji F menunjukkan bahwa variabel religiositas,citra merek dan kualitas produk berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian.Dosen Pembimbing Utama : Dr. Purnamie Titisari, S.E., M.Si Dosen Pembimbing Anggota : Akhamad Munir, S.Th., MA

    Perbandingan Burnout Syndrome Pasca Puncak Pandemi COVID-19 Gelombang Kedua Antara Dokter dan Perawat di Rumah Sakit Rujukan COVID-19 Kabupaten Jember

    No full text
    Finalisasi unggah file repositori tanggal 27 Mei 2022_KurnadiPada puncak COVID-19 kedua bulan Juli 2021, sebanyak 180 kabupaten/kota di Indonesia menjadi zona merah dan Jawa Timur menjadi penyumbang zona merah terbanyak yakni 33 kabupaten/kota. Data terbaru per tanggal 4 Oktober 2021 di Kabupaten Jember menujukkan total kasus terkonfirmasi sebanyak 16.099. Akibat semakin bertambahnya kasus COVID-19, terjadi perubahan pola kerja yang signifikan dan berpengaruh terhadap kesehatan mental tenaga kesehatan, antara lain dalam bentuk burnout syndrome. Burnout syndrome adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang terdiri dari gejala kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian diri. Dokter atau perawat yang mengalami burnout rentan melakukan medical error yang berbahaya bagi pasien. Sebuah studi menemukan hubungan yang signifikan antara burnout pada dokter dan perawat yang sedang merawat pasien COVID-19. Penelitian di salah satu rumah sakit Kabupaten Jember menyatakan semakin tinggi burnout maka semakin menurun kinerja para perawat. Namun, masih belum dapat ditentukan, manakah di antara profesi dokter atau perawat yang berpotensi lebih besar untuk mengalami burnout pasca puncak pandemi COVID-19 gelombang kedua. Hal ini penting diketahui agar dokter dan perawat yang berperan penting dalam layanan kesehatan dapat bekerja secara optimal tanpa mengalami burnout. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat burnout syndrome pasca puncak pandemi COVID-19 gelombang kedua antara dokter dan perawat di rumah sakit rujukan COVID-19 Kabupaten Jember. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain analitik cross sectional. Penentuan besar sampel menggunakan total sampling sebanyak 144 sampel. Sumber data diperoleh dari data identitas dan kuesioner MBI-HSS yang diberikan kepada responden melalui google form. Penelitian ini dilakukan di tiga rumah sakit rujukan COVID-19 Kabupaten Jember yakni Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi, Rumah Sakit Perkebunan PTPN X Jember Klinik, dan Rumah Sakit Umum Kaliwates pada bulan September 2021-Januari 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan antara burnout syndrome pasca puncak pandemi COVID-19 gelombang kedua antara dokter dan perawat di rumah sakit rujukan COVID-19 Kabupaten Jember (p=0,728). Sebanyak 71,5% dari 38 dokter dan 78,5% dari 116 perawat mengalami burnout syndrome tingkat rendah. Perbandingan rata-rata skor burnout syndrome adalah 1,60 pada dokter, sedangkan skor pada perawat sebesar 1,56 di mana kedua skor tersebut masuk dalam kategori tingkat rendahDosen Pembimbing I : dr. Septa Surya Wahyudi, Sp. U Dosen Pembimbing II : dr. Inke Kusumastuti, M. Biomed., Sp. K

    Proyeksi Kebutuhan Energi Listrik Jangka Panjang di PT PLN (Persero) UP3 Surabaya Selatan dengan Metode Regresi Linear Berganda Tahun 2021 Sampai 2025

    No full text
    Seiring dengan berjalannya waktu besarnya konsumsi energi listrik cenderung mengalami kenaikan. Seperti contohnya di wilayah Indonesia, berdasarkan data statistik PLN (Perusahaan Listrik Negara) untuk jumlah energi listrik terjual pada tahun 2019 yaitu sebesar 245.548,17 Gwh dan mengalami peningkatan sebesar 4,65% apabila dibandingkan dengan tau sebelumnya. Dari kondisi diatas, untuk besarnya suatu kebutuhan energi listrik tidak dapat ditentukan secara pasti. Dari ketidakpastian itu jika tidak dilakukan suatu peramalan terhadap kebutuhan energi listrik dimasa mendatang maka akan menjadi suatu permasalahan. Dengan dilakukannya suatu perkiraan dapat berfungsi untuk mempersiapkan kebutuhan energi listrik dimasa yanga akan datang dan dapat mencegah terjadinya kekurangan pasokan energi listrik. Pada penelitian ini membahas mengenai proyeksi kebutuhan energi listrik di PT PLN (PERSERO) UP3 Surabaya Selatan pada tahun 2021 sampai 2025 dengan menggunakan metode regresi linear berganda. Penelitian ini menggunkan 2 metode yaitu metode DKL 3.2 dan regresi linear, dengan melakukan hasil perbandingan hasil proyeksi terhadap data aktual dari tahun 2018 sampai 2020 guna mendapatkan metode yang akurat untuk melakukan proyeksi kebutuhan energy listrik di wilayah UP3 Surabaya Selatan. Kemudian dari penelitian yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa metode regresi linear lebih akurat dibandingkan dengan DKL 3.2. Dengan dilakukan akurasi perhitungan menggunakan metode MAPE diperoleh nilai error persen untuk proyeksi kebutuhan energi listrik pada tahun 2018, 2019, 2020 secara berturut-turut antara metode regresi linear dengan data aktual sebesar 0,77%, 0,94%, 2,74%, sedangkan nilai error persen untuk proyeksi kebutuhan energi listrik di wilayah UP3 Surabaya Selatan pada tahun 2018,2019,2020 secara berturut-turut antara metode DKL 3.2 dengan data aktual sebesar 0,85%, 1,21%, 4,43%.Dosen Pembimbing Utama : Suprihadi Prasetyono, S.T., M.T. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. Ir. Widjonarko, S.T., M.T

    6,632

    full texts

    75,643

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UNEJ Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇