75643 research outputs found
Sort by
Sistem Optimasi Konsumsi Energi Mobil Listrik Menggunakan Metode Machine Learning
Finalisasi unggah file repositori tanggal 27 Mei 2022_KurnadiPerkembangan teknologi mobil listrik tidak akan terlepas dengan
kontrol, motor dan hasil efisiensinya. Motor BLDC (Brushless Direct
Current) merupakan jenis motor listrik yang sering digunakan karena
memiliki banyak keuntungan dibandingkan motor DC diantaranya mampu
berkecepatan diatas 10.000 Rpm, memiliki nilai torsi yang berjalan tinggi
dan tidak bersuara. Semakin cepat Rpm maka kebutuhan energi yang
dibutuhkan semakin besar dan akan mempengaruhi pada konsumsi atau
efisiensi mobil listrik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui atau
memonitoring konsumsi energi mobil listrik danmelakukan pengoptimalan
terhadap konsumsi energi supaya mendapatkan hasil efisiensi yang terbaik.
Pada penelitian ini penggunaan energi yang paling optimal pada pengujian
mode Machine Learning yang mendapatkan nilai penggunaan energi sebesar
293 Km/Kwh dengan total waktu tempuh 12 menit 22 detik. Sedangkan
penggunaan energi mode Driver mendapatkan energi sebesar 289 Km/Kwh
dengan waktu tempuh 12 menit 31 detik.Dosen Pembimbing Utama : Widya Cahyadi, S.T., M.T.
Dosen Pembimbing Anggota : Ali Rizal Chaidir, S.T., M.T
Analisa Perbandingan Keandalan Sistem Jaringan Distribusi Berkonfigurasi Radial dan Loop Menggunakan Metode Section Technique
Analisis Perbandingan Keandalan Sistem Jaringan Distribusi Berkonfigurasi Radial Dan Loop Menggunakan Metode Section Technique; Rizkiyatul Mufaizah; 171910201033; 2022; Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Jember.
Kebutuhan pokok manusia salah satunya adalah tenaga listrik, dimana tenaga listrik sangat diperlukan dalam semua sektor kehidupan. Dasar penggunaan dari energi listrik dimulai dari penerangan sampai menggerakkan perekonomian masyarakat. Dengan adanya tenaga listrik dalam kegiatan sehari-hari pada masyarakat dan perindustrian maka akan berdampak pula pada peningkatan energi listrik yang kian hari semakin meningkat. Banyaknya sektor industri dan jumlah penduduk yang semakin berkembang yang pasti dapat memicu pertumbuhan ekonomi dan berdampak pada pertumbuhan jumlah penduduk. Semakin bertambahnya konsumen maka tuntutan untuk kualitas dalam penyediaan energi listrik akan semakin meningkat. Sehingga keandalan sistem tenaga listrik sangat dibutuhkan dalam peningkatan ketersediaan listrik pada konsumen. Untuk mengetahui penyaluran energi listrik tetap terjaga maka diperlukan tingkat keandalan yang sangat baik. Dimana Faktor yang mempengaruhi sistem keandalan adalah masalah gangguan. Gangguan yang terjadi pada keandalan sistem distribusi ini disebabkan adanya kerusakan dalam jaringan listrik yang menyebabkan aliran arus listrik keluar dari saluran yang seharusnya.
Keandalan suatu sistem distribusi jika ingin diketahui maka ditetapkan suatu indeks keandalan yaitu besaran untuk membandingkan penampilan suatu sistem distribusi. Indeks keandalan sistem yang digunakan dalam suatu sistem distribusi adalah SAIFI (System Average Interruption Frequency index), CAIDI (Custumer Average Interruption Duration Index), SAIDI (System Average Interruption Duration Index), ASAI (Average Service Availability Index). Dimana SAIFI ini merupakan index yang menginformasikan tentang frekuensi gangguan pemadaman rata-rata yang terjadi tiap tahun, CAIDI merupakan index yang menginformasikan tentang durasi pemadaman rata-rata konsumen untuk setiap gangguan yang terjadi, SAIDI merupakan index yang menginformasikan tentang durasi pemadaman rata-rata untuk setiap konsumen dalam kurun waktu setahun pada suatu area. Sebagai acuan penentuan indeks berdasarkan Standart PT. PLN yang nantinya akan digunakan untuk menjadi tolak ukur tingkat keandalan system distribusi.
Beberapa metode yang dapat digunakan untuk mencari indeks keandalan sistem distribusi antara lain metode section technique. Section Technique adalah suatu metode terstruktur untuk menganalisis suatu system. Dimana metode ini dalam mengevaluasi keandalan system distribusi didasarkan bagaimana suatu kegagalan pada peralatan mempengaruhi operasi system dan efek atau dampak dari terjadinya gangguan individual dari peralatan secara sistematis diidentifikasi dengan penganalisisan apa yang terjadi jika terjadinya gangguan. Dari masing-masing kegagalan peralatan dianalisis dari semua titik beban (load point). Pendekatan yang akan dilakukan yaitu dari bawah ke atas dimana akan dipertimbangkan satu mode kegagalan pada suatu waktu.
Pada penelitian ini yaitu membandingkan dua konfigurasi dengan menggunakan satu penyulang Arjasa yang diasumsikan berkonfigurai radial dan berkonfigurasi loop. Pada perhitungan menggunakan metode section technique, dibutuhkan beberapa data yaitu data single line diagram penyulang Arjasa, jumlah pelanggan, jumlah dan jenis komponen. Hasil perhitungan metode section technique berupa SAIFI (System Average Interruption Frequency Index), SAIDI (System Average Interruption Duration Index), dan CAIDI (Custumer Average Interruption Duration Index). Hasil perhitungan tersebut akan dibandingkan dengan nilai standart indeks keandalan dari SPLN 68-2:1986, standart keandalan IEEE 1366-2003 dan standart keandalan PT.PLN (persero) ULP Kep. Kangean.
Hasil perhitungan menggunakan metode section technique pada penyulang Arjasa berkonfigurasi loop diperoleh indeks keandalan SAIFI sebesar 1,5471 kali/tahun, SAIDI sebesar 1,1843 jam/tahun dan CAIDI sebesar 0,7654 jam/tahun, sedangkan untuk penyulang yang berkonfigurasi radial yaitu nilai SAIFI 1,4762 kali/tahun, SAIDI sebesar 5,2587 jam/tahun dan CAIDI sebesar 3,5623 jam/tahun. Dengan ini nilai SAIFI yang dimiliki kedua konfigurasi dikategorikan handal menurut SPLN 68-2:1986 dan PT.PLN (persero) ULP Kep. Kangean, akan tetapi tidak handal menurut standart IEEE 1366-2003. Pada indeks SAIDI penyulang berkonfigurasi loop handal menurut ketiga standart dan pada penyulang berkonfigurasi radial handal menurut SPLN 68-2:1986 akan tetapi tidak handal menurut IEEE 1366-2003 dan PT.PLN (persero) ULP Kep. Kangean. Sedangkan pada indeks CAIDI penyulang berkonfigurasi loop handal menurut standart SPLN 68-2:1986 dan IEEE 1366-2003 akan tetapi tidak handal menurut PT.PLN (persero) ULP Kep. Kangean. Sedangkan pada indeks CAIDI berkonfigurasi radial handal menurut standar SPLN 68-2:1986 akan tetapi tidak handal menurut standart IEEE 1366-2003 dan PT.PLN (persero) ULP Kep. Kangean.Dosen Pembimbing Utama : R. B. Moch. Gozali, S.T., M.T.
Dosen Pembimbing Anggota : Suprihadi Prasetyono, S.T., M.T
The Education of Anti-Corruption in Secondary School
Corruption prevention can be done by changing attitudes and behavior towards anti-corruption. Changing anticorruption attitudes and behavior can be done through anti-corruption education in schools. The purpose of this study is to describe an anti-corruption culture in schools. This research was conducted using naturalistic inquiry methods. The results of this study the main task of anti-corruption education in schools is to provide knowledge to teach how to recognize corruption (and separate it from other types of crime), give arguments on why corruption is a crime, and show how to reduce fraud. In conclusion, Anti-corruption education can be integrated into the contents of the civic, social education curriculum, or separately in extra-curricular activities. It must be based on value learning and contextual teaching
Machine Learning dan Deep Learning untuk Agroindustri
Machine learning merupakan salah satu pendekatan teknologi artificial intelligence (AI) yang banyak dibahas pada artikel berbasis teknologi maupun non-teknologi baik di dalam maupun di luar komunitas ilmiah. Dalam pemahamannya, sering kali terjadi kerancuan antara artificial intelligence (AI) dan machine learning (Choi et al., 2020). Machine learning adalah bidang multidisiplin yang merupakan kombinasi dari ilmu komputer dan statistik, dimanasebagian besar digunakan untuk analisis dan klasifikasi dan melakukan tugas-tugas yang umumnya dilakukan manusia. Sederhananya, manusia secara intuitif menyadari konsep belajar: menjadi lebih baik dalam suatu tugas selama periode waktu, dengan pengalaman baik berupa tugas fisik (seperti belajar mengemudikan mobil) maupun intelektual (seperti belajar bahasa baru)
Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Profitabilitas dan Praktik Earning Management Perbankan di Indonesia
Mekanisme good corporate governance yang diproksikan melalui ukuran dewan direksi, ukuran dewan komisaris, komisaris independen, rasio kecukupan modal, kepemilikan manajerial, dan kepemilikan institusional diyakini mampu mempengaruhi profitabilitas bank dan mengurangi potensi terjadinya praktik earning management perbankan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dan tingkat pengaruh dari mekanisme good corporate governance terhadap
profitabilitas bank dan praktik earning management perbankan di Indonesia dengan adanya size dan leverage sebagai variabel kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 bank konvensional yang terdaftar di BEI tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme good corporate governance berpengaruh terhadap profitabilitas bank dengan adanya size sebagai variabel kontrol dengan nilai adjusted R^2 sebesar 98,1% dan mekanisme good corporate governance berpengaruh terhadap praktik earning management bank dengan nilai adjusted R^2 sebesar 77,7%
Deteksi Distributed Denial of Service (UDP Flood) Menggunakan Algoritma Machine Learning Naive Bayesian
Finalisasi unggah file repositori tanggal 13 April 2022_KurnadiSerangan jaringan Distributed Denial Of Service merupakan jenis
serangan jaringan yang disengaja yang biasanya dibuat dalam lingkungan
komputasi terdistribusi dengan menargetkan situs web atau server untuk
meminimalkan kinerja normal mereka. Untuk mencapai hal tersebut, penyerang
menggunakan beberapa sistem dalam jaringan. Dengan menggunakan sistem ini,
penyerang dapat melakukan serangan ke situs web atau server target dengan
membuat beberapa permintaan ke sistem atau server target. Secara umum,
serangan Distributed Denial Of Service atau bisa disebut penolakan dari layanan
secara terdistribusi ini dalah salah satu jenis serangan Denial of Service yang
menggunakan banyak host penyerang (baik itu menggunakan komputer yang
didedikasikan untuk melakukan penyerangan atau komputer yang dipaksa
menjadi zombie) untuk menyerang satu buah host target di jaringan. Serangan
Distributed Denial Of Service memiliki dampak yang besar bagi korban, karena
dapat melumpuhkan kinerja normal situs web atau server korban. Oleh karena itu,
diperlukan adanya deteksi serangan Distributed Denial Of Service untuk
menghindari akibat-akibat yang disebabkan oleh serangan tersebut.
Dalam penelitian ini deteksi serangan Distributed Denial Of Service
dilakukan dengan menggunakan algoritma machine learning Naive Bayesian.
Proses deteksi dilakukan dengan penggunaan algoritma menggunakan bahasa
pemrograman python dan dengan menggunakan dataset Distributed Denial Of
Service yang diperoleh dari website resmi University of New Brunswick. Proses
deteksi serangan Distributed Denial Of Service dilakukan dengan dua tahapan
yaitu tahap seleksi atribut dan tahap deteksi serangan. Tahapan seleksi atribut
dilakukan dengan menggunakan algoritma Mutual information. Pada tahapan
deteksi serangan dilakukan dengan menggunakan algoritma Naive Bayesian.
Proses deteksi serangan pada penelitian ini menghasilkan nilai akurasi pada setiap
dataset yang digunakan yaitu berkisar antara 0.01 sampai dengan 1.0.Drs. Antonius Cahya P, M. App,.Sc., Ph.D (Pembimbing I)
Yanuar Nurdiansyah, ST., M.Cs (Pembimbing II
Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Buku Siswa dan LKS Matematika SMP Berbasis Kebudayaan Masyarakat Pendalungan
Buku sebagai bahan penyajian ilmu pengetahuan buah pikiran dari hasil analisis terhadap kurikulum di padukan dengan LKS sebagai alat panduan siswa melakukan kegiatan penyelidikan atau pemecahan masalah merupakan perpaduan apik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Buku Siswa dan LKS pembelajaran matematika yang berorientasi pada peningkatan keterampilan berfikir tingkat tinggi (HOTS) siswa SMP dengan pendekatan kontekstual bertemakan kearifan lokal masyarakan Pendalungan pada materi matematika bidang analisis untuk kelas VII SMP. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D, meliputi define, design, develop, dan disseminate dengan menggunakan instrumen lembar validasi dan angket.. Dari penelitian ini didapatkan buku siswa dan LKS matematika yang berbasis HOTS dengan pendekatan kontekstual bertema kearifan lokal masyarakat Pendalungan dengan tingkat kevalidan 3,4 dan efektifitas 97,27%
The Effect of Mobile Health on Treatment Effectiveness and Compliance in Pulmonary Tuberculosis (TB) Patients: Literature Review
Introduction: Tuberculosis (TB) is a health problem of global concern.
Pulmonary tuberculosis (TB) is an infectious disease caused by
Mycobacterium tuberculosis in the lower respiratory tract. Pulmonary TB
treatment for 6 months. The possibility of patients not being obedient to
taking medication is very large because of the long treatment time, the large
number of drugs, side effects, the patient's lack of awareness of the disease
and the patient does not take the drug because he forgets. the use of reminders
(mobile health) has the potential to help promote TB treatment adherence.
Method: The method used in this study is a literature review. source of
articles using Springerlink, PubMed and Scholar database databases.
Result: The results of 9 articles assessed that the use of Mobile Health
consisted of automatic sms, phone calls, and educational videos. Utilization of
various types of mHealth is used according to the needs of the patient. The
benefits of Mobile Health are automatic sms and telephone, namely as a
reminder to take medication and schedule regular visits. Educational videos
provide information about TB and the motivation of the peer group. The use
of Mobile Health technology can improve TB patient compliance in treatment
with medication reminder methods, regular visit schedules, education, and
social support. Some of the benefits of using Mobile Health have been proven
by several studies abroad.
Conclusion: The use of Mobile Health technology can be an alternative to
increase TB patient compliance in treatment with medication reminder
methods, regular visit schedules, education, and social support and Mobile
Health has a significant influence on the effectiveness and compliance of
treatment in pulmonary TB patients
Pengaruh daya tarik fisik, kredibilitas dan interaksi parasosial pada diri beauty influencer terhadap niat beli produk kosmetik focallure pada generasi z
Wanita dan kosmetik adalah dua hal yang sangat berkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Kosmetik menjadi hal yang sangat pentingdalam penampilanbagiseorang wanita. Produk kosmetik dapat dikatakan berhasil jika mereka mendapatkan hati konsumen. Mendapatkan hati konsumen akan terbukti dengan adanya niat beli yang dibuat oleh konsumen itu sendiri. Niat beli konsumen sangat penting bagi perusahaan karena hal itu menunjukkan program pemasaran perusahaan. Salah satu strategi perusahaan untuk menarik perhatian konsumen yaitu bekerjasama dengan influenceratau biasa disebut dengan pemasaran influencer. DiIndonesia, banyak beauty influenceryang menjadi panutan para wanita, salah satunya yaitu Tasya Farasya. Tasya Farasya merupakan beauty influenceryang mempunyai popularitas dikalangan wanita.Tasya Farasya memiliki potensi besar dalam memengaruhi para pengikutnya untuk mengikuti dan membeli produk yang telah ia review. Agar pesan persuasi yang Tasya sampaikan efektif, ia sebagai komunikator harus memiliki kredibilitas yang tinggi. Konten Tasya Farasya tidak hanya membuat penonton melihat keahliannya saja akan tetapi mereka juga bisa mengetahui tentang kehidupan pribadinya. Secara tidak langsung, hal ini dapat membuat para penonton terutama pengikutnya merasa memiliki kedekatan dan ikatan dengan Tasya. Selain itu, Tasya Farasya memiliki daya tarik fisik yang menarik. Dengan paras yang cantik, penonton menjadi tertarik untuk melihat konten video Tasya Farasya. Dalam pembelian produk kecantikan, wanita menjadi salah satu populasi terbesar yang secara signifikan mendukung industri tersebut. Sebesar 70% pembeli produk kecantikan adalah Generasi Z. Sedangkan menurut (CoastSouthwest, 2020)Generasi Z membeli produk kecantikan paling banyak dibandingkan dengan generasi lainnya. Seiring dengan perkembangan zaman, perkembangan kosmetik meningkat pesat. Banyak merek kosmetik yang beredar di Indonesia dan tentunya dengan keunggulan masing-masing produk. Untuk memenuhi kebutuhan perawatan kecantikannya, wanita akan lebih memilih produk kosmetik yang memiliki nilai jual yang tinggi dan dapat memberikan kepuasan maksimal dalam penggunaannya. Rata-rata seorang wanita ingin membeli kosmetik dengan harga yang terjangkau tetapi berkualitas. Focallure hadir sebagai jawaban keinginan konsumen untuk mengkonsumsi suatu kosmetik yang berkualitas tetapi harga tetap terjangkau
Evaluasi Kualitas Layanan Elektronic Pendapatan Asli Daerah (e-PAD) di Kabupaten Banyuwangi menggunakan Metode e-GovQual dan Importance Performance Analysis
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2018 telah menciptakan sebuah inovasi baru dalam pengembangan e-Government salah satunya yaitu electronic Pendapatan Asli Daerah (E-PAD) yang berbasis website beralamatkan https://layanan.banyuwangikab.go.id. Layanan E-PAD merupakan sebuah inovasi milik Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang dikelola oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banyuwangi. E-PAD merupakan layanan yang dapat membantu dalam menyampaikan informasi dan memberikan pelayanan kepada seluruh wajib pajak yang memiliki kewajiban dalam melaporkan dan membayar pajak daerah di Kabupaten Banyuwangi. Pada penelitian ini menggunakan metode e-GovQual yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kualitas dari layanan E-PAD yang diterima oleh pengguna, dan metode IPA untuk mengukur kinerja layanan berdasarkan tingkat kepentingan layanan E-PAD. Hasil dari evaluasi tersebut akan diketahui bagaimana kualitas layanan yang diberikan dan atribut apa saja yang perlu mendapat rekomendasi perbaikan berdasarkan skala prioritasnya. Dengan demikian hasil dari evaluasi dan rekomendasi perbaikan dapat dijadikan acuan dalam pengembangan layanan E-PAD kedepannya kepada pihak penyedia layanan. Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan instrumen kuisioner yang diberikan kepada wajib pajak yang menggunakan layanan E-PAD. Penyusunan instrumen kuisioner disusun berdasarkan turunan dari definisi operasional variabel pada metode e-GovQual. Atribut yang digunakan pada penelitian berjumlah 32 atribut yang telah didiskusikan dengan pihak penyedia layanan. Sampel yang digunakan berjumlah 73 responden dengan menggunakan teknik probability sampling yang diambil secara acak (random sampling). Hasil dari penelitian menunjukkan total dari nilai kinerja yang pada seluruh variabel e-GovQual diatas skor likert 3 (baik) yaitu 3,42. Artinya, bahwa layanan E-PAD sudah memiliki kinerja yang baik menurut persepsi pengguna. Sedangkan pada total skor nilai kepentingan dari seluruh variabel e-GovQual yaitu sebesar 3,39. Sehingga menimbulkan kesenjangan antara kinerja dengan kepentingan sebesar 0,03. Apabila nilai kesenjangan bernilai (+) maka kinerja dari layanan tersebut sudah memenuhi kepentingan pengguna, dan jika nilai kesenjangan bernilai negatif (-) maka kinerja dari layanan tersebut masih belum memenuhi kepentingan pengguna. Menurut hasil analisis kesesuaian antara tingkat kinerja dengan tingkat kepentingan memiliki nilai kesesuaian >100% yaitu 100,88%. Apabila nilai kesesuaian diatas 100% menunjukkan bahwa kinerja layanan sudah memenuhi kepentingan pengguna. Dengan demikian secara keseluruhan kinerja dari layanan E-PAD sudah baik dan sudah memenuhi kepentingan dari pengguna. Terdapat empat atribut yang perlu mendapatkan prioritas utama untuk dilakukan perbaikan yaitu kemudahan dalam mengingat URL (AEU3), adanya perhitungan yang terprogram pada formulir (AFIE1), keringkasan data dan informasi akurat (AC2), dan ketepatan dalam transaksi (ATR4).Fahrobby Adnan, S.Kom., M.Si (Pembimbing Utama)
Beny Prasetyo S.Kom., M.Kom (Pembimbing Pendamping