Journal of Vocational, Informatics and Computer Education
Not a member yet
32 research outputs found
Sort by
Analisis Tingkat Penerimaan Mahasiswa terhadap Pembelajaran Online berbasis Gamifikasi Pada Perguruan Tinggi
Pembelajaran daring sering kali menghadapi tantangan terkait motivasi dan keterlibatan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat penerimaan mahasiswa terhadap pembelajaran daring berbasis gamifikasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, mengumpulkan data melalui kuesioner dari 64 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen gamifikasi, khususnya aspek philanthropist dan socializer, memberikan dampak terbesar terhadap motivasi dan partisipasi mahasiswa dengan nilai rata-rata 3,96 dan 3,9. Sebaliknya, aspek achiever dan explorer memiliki pengaruh yang lebih kecil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan gamifikasi dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran daring, dan menyarankan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor individu yang mempengaruhi penerimaan gamifikasi
Analisis Tingkat Penerimaan Mahasiswa terhadap Model Hybrid Learning Pada Perguruan Tinggi
Pembelajaran campuran pada pendidikan tinggi jarak jauh menjadi penelitian yang cukup menarik dalam beberapa tahun terakhir, dimana pembelajaran campuran digunakan saat pandemic covid-19 beberapa tahun lalu untuk mendukung pembelajaran walapun terbatas karena adanya virus covid-19 yang mengharuskan orang-orang berada di rumah untuk bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur aspek online berbasis LMS atau teknologi Blended sehingga aspek tatap muka terdegradasi. Dengan hasil yang diharapakan adalah pengembangan dari validasi melalui model persamaan struktural kuadrat terkecil parsial dan Blended Learning Acceptance Scale (BLAS) yang digabungkan dengan pembelajaran online berbasis LMS dan aspek tatap muka untuk mengukur penerimaan Blended Learning pada Pendidikan tinggi jarak jauh. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif untuk memvalidasi BLAS. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, kuesioner sembilan sesi digunakan untuk mengumpulkan data dari sampel 43 tutor dari total 100 tutor program pembelajaran jarak jauh melalui survei interupsi. Sebanyak 43 tutor berpartisipasi dalam uji coba proyek pembelajaran campuran berbasis LMS secara nasional. Survei cross-sectional digunakan karena responden tersebar di seluruh negeri di berbagai pusat penelitian, dengan program yang berbeda (Matematika dan Sains; Perdagangan; dan Pendidikan) dan tingkat dukungan (Gelar, Sarjana dan Pascasarjana). Hasilnya adalah Teknik pembelajaran campuran dalam proses pembelajaran tetapi manfaat yang dirasakan dari Teknik campuran ini masih kurang mendukung responden dalam proses pembelajarannya. Untuk penelitian selanjutnya dapat lebih fokus menggunakan mahasiswa sebagai objek penelitian agar lebih jelas memvalidasi skalanya dan juga dapat memperbaiki kata yang terapat di instrument penelitian agar lebih terfokus ke objek mahasiswanya. Pembaca dapat memberikan masukan terkait pengalaman pribadi mereka dengan instrumen penelitia yang diperbaharui
Skala Literasi AI terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa dalam Konteks Pendidikan Level Perguruan tinggi di Era Digital
Dalam era digital yang terus berkembang, kecerdasan buatan (AI) telah menjadi elemen integral dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi AI dengan pendekatan pemahaman konseptual untuk dapat diakses oleh individu dengan berbagai latar belakang studi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana literasi AI mempengaruhi prestasi belajar mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional study. Populasi dan sampel penelitian melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Makassar. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner untuk mengumpulkan data mengenai literasi AI dan prestasi belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi AI memiliki dampak positif terhadap prestasi belajar mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Mahasiswa menunjukkan kenyamanan dan motivasi yang tinggi dalam pengembangan literasi AI, yang berkontribusi pada peningkatan keterlibatan dan interaksi sosial baik dengan sesama mahasiswa maupun dosen. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan literasi AI di perguruan tinggi. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi institusi pendidikan untuk merancang strategi pengembangan literasi AI yang lebih efektif, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memenuhi kebutuhan mahasiswa dalam menghadapi era teknologi AI. Implementasi hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu perguruan tinggi untuk mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tuntutan dunia kerja yang semakin terkait dengan teknologi AI
Analisis Literasi Artifical Intelligence Mahasiswa Pada Perguruan Tinggi
Kurangnya pemahaman mendalam mengenai literasi kecerdasan buatan (AI) di kalangan mahasiswa pendidikan tinggi menjadi tantangan tersendiri dalam mempersiapkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi AI mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer (JTIK) Universitas Negeri Makassar (UNM), mencakup aspek pemahaman konsep dasar, kemampuan penggunaan aplikasi, serta kesadaran terhadap isu etika. Pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini, dengan instrumen kuesioner dan analisis deskriptif sebagai metode utama. Temuan menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa telah memiliki kemampuan fungsional dalam mengenali dan memanfaatkan aplikasi berbasis AI dalam kehidupan sehari-hari. AI juga dipahami sebagai alat yang mampu meningkatkan efisiensi pekerjaan, meskipun dimensi kesadaran etis belum sepenuhnya terinternalisasi. Indikasi awal terhadap kewaspadaan etika telah terlihat, namun memerlukan penguatan melalui pendekatan kurikulum yang lebih komprehensif. Penelitian ini merekomendasikan integrasi literasi AI yang seimbang antara aspek teknis dan etis dalam pendidikan tinggi sebagai respons terhadap tuntutan era digital
Implementasi Aplikasi Kasir untuk Meningkatkan Efektivitas dan Efisiensi pada Toko Umum
Manual transaction processing in general retail stores often results in calculation errors, inefficiencies, and difficulties in managing inventory and financial reporting. This study aims to develop a cashier application to enhance the effectiveness and efficiency of store operations through automated transaction and inventory management. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the waterfall model for system development. The resulting cashier application successfully facilitates transaction input, staff management, and product inventory with user-friendly interfaces. Testing with a small group of users indicated that the application improved transaction speed and accuracy, although it still lacks advanced features such as stock tracking and receipt printing. Real-time product scanning and database integration were identified as key areas for further enhancement. These findings suggest that a well-designed cashier application can significantly improve operational performance in small-scale retail businesses, and future development should focus on expanding its functionality to support broader business needs
Analisis Studi Kepuasan Mahasiswa terhadap Penggunaan Aplikasi Mobile Learning dalam Pembelajaran Kombinasi dengan Pendekatan UTAUT
Transformasi digital dalam pendidikan tinggi menuntut optimalisasi teknologi pembelajaran, namun tingkat kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi mobile learning dalam pembelajaran kombinasi (Blended Learning) masih belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi mobile learning dengan pendekatan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 90 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kemudahan penggunaan, kondisi yang memfasilitasi, kebergunaan, serta motivasi hedonik dan nilai harga memberikan kontribusi positif terhadap kepuasan mahasiswa. Sementara itu, pengaruh sosial ditemukan tidak berperan signifikan dalam memengaruhi keputusan penggunaan aplikasi. Secara umum, aplikasi mobile learning dinilai bermanfaat, mudah diakses, dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan dukungan teknis dan desain aplikasi yang ramah pengguna untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kombinasi di perguruan tinggi
Analisis Model Extended TAM Untuk Mengetahui Tingkat Penggunaan E-Learning Mahasiswa Teknik
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penggunaan E-Learning di kalangan mahasiswa Teknik dengan menggunakan Model Extended TAM. Konteks permasalahan muncul karena pentingnya integrasi teknologi dalam pendidikan tinggi dan kebutuhan untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan E-Learning. Metode penelitian melibatkan sampel mahasiswa Teknik, dengan instrumen penelitian berupa kuesioner berdasarkan Model Extended TAM. Teknik analisis data menggunakan pendekatan statistik untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel- variabel dalam model. Hasil penelitian memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat penerimaan E-Learning di kalangan mahasiswa Teknik. Kesimpulan utama menyoroti kontribusi penelitian ini terhadap pemahaman praktis dan teoritis dalam konteks penggunaan teknologi dalam pendidikan tinggi. Abstrak ini dirancang untuk mencerminkan esensi penelitian secara ringkas dan faktual, memastikan bahwa pembaca dapat memahami kontribusi dan implikasi penelitian tanpa merinci referensi atau singkatan yang tidak umum
Analisis Pengaruh Kecemasan Sosial dalam Pembelajaran Kolaboratif Daring pada Mahasiswa Fakultas Teknik Universtias Negeri Makassar
Tingginya tingkat kecemasan sosial di kalangan mahasiswa selama pembelajaran daring berdampak pada rendahnya partisipasi aktif dalam kegiatan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecemasan sosial terhadap efektivitas pembelajaran kolaboratif daring pada mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan teknik purposive sampling terhadap 47 responden. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa mengalami kecemasan sosial saat berinteraksi dalam kelompok daring, ditandai dengan rasa gugup, tekanan sosial, dan preferensi belajar mandiri. Meskipun demikian, mahasiswa masih mengakui manfaat kolaborasi daring terhadap pemahaman materi dan pentingnya dukungan dari dosen. Rata-rata responden merasa kontribusinya dalam kelompok menurun akibat kecemasan sosial yang dialami. Implikasi dari temuan ini menunjukkan pentingnya intervensi psikopedagogis dan fasilitasi pembelajaran yang adaptif untuk mengurangi kecemasan sosial serta meningkatkan efektivitas pembelajaran kolaboratif daring di pendidikan tinggi
Pengaruh Penerapan Blended Learning Terhadap Depresi dan Efikasi Diri Mahasiswa JTIK Universitas Negeri Makassar
Perubahan sistem pembelajaran dari tatap muka ke blended learning telah menimbulkan tantangan baru bagi mahasiswa, khususnya terkait kesehatan mental dan keyakinan terhadap kemampuan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan blended learning terhadap tingkat depresi dan efikasi diri mahasiswa JTIK Universitas Negeri Makassar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 63 mahasiswa melalui teknik accidental sampling. Hasil menunjukkan bahwa blended learning memiliki pengaruh positif terhadap efikasi diri mahasiswa, ditandai dengan meningkatnya rasa percaya diri dalam mengikuti proses pembelajaran. Namun, sebagian mahasiswa juga menunjukkan indikasi gejala depresi yang berkaitan dengan tekanan selama pembelajaran daring. Selain itu, sebagian besar mahasiswa merasa mampu memanajemen waktu dan tetap aktif terlibat dalam proses belajar meskipun menghadapi tantangan. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya strategi pendampingan psikologis dan pedagogis dalam penerapan blended learning agar manfaatnya dapat optimal tanpa mengabaikan aspek kesejahteraan mental mahasiswa
Smart Recycle: Teknologi Solusi Pencegahan Limbah Sampah Industri dan Rumah Tangga
Tingginya volume limbah rumah tangga dan industri yang tidak terkelola dengan baik menimbulkan dampak lingkungan serius dan mencerminkan rendahnya kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam praktik daur ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan aplikasi Smart Recycle sebagai solusi digital untuk meningkatkan efisiensi dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Metode penelitian yang digunakan mencakup tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan fitur aplikasi, serta uji implementasi berbasis pendekatan rekayasa perangkat lunak. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi ini berhasil menyediakan fitur pemilahan sampah, panduan edukatif, serta konektivitas dengan lembaga daur ulang yang memudahkan pengguna dalam proses pengelolaan limbah. Fitur pemantauan dan pelaporan memungkinkan pengguna melihat kontribusinya terhadap lingkungan, sementara sistem insentif berbasis poin mendorong peningkatan partisipasi aktif. Aplikasi ini juga berpotensi dikembangkan lebih lanjut dengan integrasi teknologi seperti IoT dan Augmented Reality untuk meningkatkan akurasi dan pengalaman pengguna. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi digital melalui aplikasi Smart Recycle memiliki kontribusi signifikan dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan