Journal of Vocational, Informatics and Computer Education
Not a member yet
32 research outputs found
Sort by
Analisis Determinan Kecemasan Mahasiswa Dalam Pembelajaran Daring
Pandemi COVID-19 yang dimulai pada tahun 2019 telah mempengaruhi berbagai sektor, termasuk pendidikan, dengan memperkenalkan pembelajaran daring sebagai alternatif untuk menjaga kelangsungan proses belajar mengajar. Namun, fenomena pembelajaran daring ini menyebabkan meningkatnya kecemasan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kecemasan yang dialami oleh mahasiswa selama mengikuti pembelajaran daring. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A) yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, serta pendapat mahasiswa terkait pengalaman mereka dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengalami kecemasan yang tercermin dalam gejala fisik seperti pegal, kesulitan tidur, perasaan emosional seperti cemas dan tidak senang, serta respon perilaku seperti rasa malas dan lelah. Sebagai upaya mengatasi kecemasan tersebut, mahasiswa melakukan berbagai strategi, seperti berolahraga, menjaga rutinitas, dan melakukan kegiatan menyegarkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran daring selama pandemi COVID-19 memicu kecemasan yang signifikan di kalangan mahasiswa, sehingga diperlukan intervensi yang tepat untuk mengurangi dampak psikologis yang ditimbulkan
Analisis Tingkat Literasi Penggunaan Internet of Things Mahasiswa
Masalah utama yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia, khususnya mahasiswa, adalah minimnya pengetahuan dan penggunaan teknologi Internet of Things (IoT), yang menyebabkan keterlambatan dalam mengikuti perkembangan teknologi jika dibandingkan dengan negara-negara maju. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan penggunaan IoT oleh mahasiswa di kota Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan angket kepada responden dari berbagai universitas di kota Makassar dengan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki pemahaman dasar tentang konsep IoT, namun penggunaan IoT dalam kehidupan sehari-hari mereka masih terbatas. Selain itu, mayoritas mahasiswa berharap kampus mereka menawarkan lebih banyak pelatihan dan kursus mengenai IoT. Kesimpulannya, peningkatan pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai IoT di kalangan mahasiswa sangat diperlukan untuk mempersiapkan mereka menghadapi tantangan teknologi di masa depan