Jurnal Agrimansion
Not a member yet
    448 research outputs found

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI BUAH-BUAHAN PADA SKALA RUMAH TANGGA DI KOTA MATARAM

    Get PDF
    This research aim to analyze the quantities of melon, factors that affect the demand of melon in Mataram City and the elasticity of demand for melons due to changes in price and income. This research was conducted by purposive sampling in Mandalika Market and Cakranegara Fruit Arena. The determination of respondents are divided into two categories were melon traders and consumers of melon, for melon traders to set the entire melon trades, while for consumers of  melon was conducted by in quota sampling as much as 30 people. The results of this study showed: 1) The quantities of demand for melons per household in Mataram city in February was an average of 64.75 kg. 2) Factors that influence to the quantities of demand for melon in Mataram city was the price of melons. 3) Price elasticity to demand for melons in Mataram city was 1,295 (Eh > 1) (elastic) and this causes a rise in demand for melons as much as 1.295 kg if the price goes down by 1%, while the price elasticity of revenues was 0.343 (Ep < 1) (inelastic) and this causes a rise in demand for fruit melon as much as 0.343 kg if income rises by 1%. &nbsp

    KAJIAN KRITIS TERHADAP KETAHANAN PANGAN RUMAHTANGGA DAN FENOMENA STUNTING: KASUS PADA DUA DESA DI KECAMATAN GUNUNGSARI KABUPATEN LOMBOK BARAT

    Get PDF
    Fenomena ketimpangan antara jumlah penduduk dan ketersediaan lahan makin tidak seimbang dewasa ini. Kondisi ini berdampak pada tidak terpenuhinya  ketahanan pangan rumah tangga, gizi buruk, dan kejadian balita stunting. Tujuan penelitian adalah (1) Mengkaji ketahanan pangan rumahtangga yang mengalami kejadian stunting, (2) Menganalisis  perilaku terhadap keragaman pangan, pola makan dalam hubungannya dengan kejadian stunting, (3) Mengetahui strategi dan upaya yang dilakukan dalam mengatasi masalah stunting. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan pangan rumah tangga masih dikategorikan agak rentan pangan karena keterbatasan dalam ketersediaan, stabilitas, aksebilitas dan keterjangkauan, kualitas dan keamanan pangan, sehingga melakukan strategi adaptasi untuk memenuhi pangan keluarga. Perilaku  terhadap keberagaman pangan  menunjukkan adanya keajegan antara sikap dan tingkah laku, ketidak ajegan dimana sikap tidak mempunyai hubungan dengan tingkah laku, dan adanya konsistensi kontingen dimana hubungan antara sikap dengan tingkah laku tergantung situasi tertentu. Penyebab stunting terdiri dari faktor ekonomi, sosial, lingkungan dan budaya. Beberapa strategi yang diupayakan untuk  menurunkan stunting adalah  meningkatkan kegiatan posyandu dan pemberian makanan sehat, penyuluhan tentang stunting dan memasyarakatkan tanaman kelor, membangun kampung KB

    ANALISIS NILAI TAMBAH BERBAGAI PRODUK OLAHAN INDUSTRI RUMAH TANGGA BERBASIS BAHAN BAKU UBI KAYU DI KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT

    Get PDF
    This study aims to: (1) analyze the added value of processing business based on cassava raw material in Gerung District, West Lombok Regency, (2) analyze the benefit of processing business based on cassava raw material in Gerung District, West Lombok Regency, and (3) analyze the inhibiting factors of processing business based on cassava raw materials in Gerung District, West Lombok Regency. This research uses a descriptive method. The types of data used are quantitative and qualitative data. Sources of data used are primary data and secondary data. Data analysis using Hayami Method and profit analysis. The results showed that the added value was Rp. 9.571/kg (with a ratio of 67.79% and a profit rate of 80.33%) for cassava tape agroindustry, Rp. 18,191/kg (with a ratio of 71.34% and a profit rate of 88.20%) for cassava chips agroindustry, and Rp. 5.558/kg (with a ratio of 28% and a profit rate of 64.02%) for cassava pulp agroindustry. Profit of Rp. 384,782/production process and Rp. 10,389,114/month obtained from cassava tape agroindustry, Rp. 741,224/production process and Rp. 8,894,688/month obtained from cassava chips agroindustry, and Rp. 53,377/production process and Rp. 1,281,048/month obtained from cassava pulp agroindustry; and The inhibiting factors faced by processed entrepreneurs based on cassava raw materials in Gerung District, West Lombok Regency are the lack of raw material availability and limited working capital

    PERAMALAN PENJUALAN MINUMAN LOVE JUICE PRODUK PT. KALBE FARMA TBK. DI KOTA MATARAM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis perkembangan penjualan minuman Love Juice yang dipasarkan oleh PT. Kalbe Farma Tbk. di Kota Mataram, (2) menganalisis metode peramalan yang tepat untuk meramalkan penjualan minuman Love Juice pada PT. Kalbe Farma Tbk. di Kota Mataram, (3) Meramalkan penjualan minuman Love Juice tahun 2019 pada PT. Kalbe Farma Tbk. di Kota Mataram. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Kalbe Farma Tbk. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan unit analisis berupa produk minuman Love Juice oleh PT. Kalbe Farma Tbk. Cabang Kota Mataram dengan empat varian rasa, yaitu jambu biji, delima, jeruk, dan mangga. Penentuan daerah sampel ditentukan menggunakan purposive sampling dengan objek penelitian di PT. Kalbe Farma Tbk. Cabang Kota Mataram. Jenis penelitian ini menggunakan data kuantitatif, dengan sumber data yaitu data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penjualan minuman Love Juice selama 5 tahun terakhir bersifat fluktuatif; (2) Metode peramalan yang tepat digunakan untuk meramalkan penjualan minuman Love Juice adalah metode Trend Least Square; (3) Peramalan penjualan minuman Love Juice rata-rata perbulan yaitu rasa jambu biji sebanyak 4.205.645 botol, rasa delima sebanyak 3.784.224 botol, rasa jeruk sebanyak 2.345.674 botol, dan rasa mangga sebanyak 6.667.340 botol

    ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP KOPI TELAPEN PADA ERA NEW NORMAL DI BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH

    Get PDF
    This study aims to identify general characteristics, analyze consumer behavior, analyze consumer attitudes, analyze the purchase decision process. telapen coffee in the new normal era in North Batukliang District, Central Lombok Regency. This research uses a descriptive method. Determination of the research location is determined by purposive sampling technique. Determination of the number of consumer samples is determined by the Quota sampling technique of 30 respondents. The analytical tools used in this study are fishbein multi-attribute analysis and subjective normative analysis to measure consumer behavior and attitudes. Descriptive analysis to measure the characteristics and purchasing decision process of telapen coffee consumers. The results of this study indicate that telapen coffee consumers have the possibility to buy back telapen coffee products and have a favorable attitude towards telapen coffee products and feel satisfied with telapen coffee products. Based on the results of these studies should KVWT Kaki Rinjani should be. lower prices to increase coffee demand. telapen. must be able to maintain the attributes that can attract new customers and retain old customers

    ANALISIS MARJIN PEMASARAN AGROINDUSTRI BERAS DI KOTA MATARAM

    Get PDF
    Kota Mataram sebagai ibukota provinsi sekaligus pusat ekonomi, budaya dan jasa memiliki tingkat konsumsi akan bahan pangan terutama beras sangat tinggi. Hal ini karena kepadatan penduduk di Kota Mataram yang tinggi. Di Kota Mataram, aliran produksi beras mulai dari produsen hingga sampai ke konsumen membentuk saluran pemasaran. Dengan membuat pemetaan saluran beras yang terdapat di Kota Mataram dapat diketahui hubungan antara masing-masing lembaga pemasaran yang terlibat dan margin pemasaran yang tercipta. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis margin dan efisiensi pemasaran yang diperoleh oleh setiap lembaga pemasaran dalam agroindustri beras di Kota Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, sedangkan pengumpulan data dengan teknik survei dengan mewawancarai responden yang terdiri petani (pedagang gabah), pedagang di tingkat penggilingan (Rice Milling Unit), pedagang besar, dan pedagang pengecer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa margin dan keuntungan pemasaran yang terbesar dari proses distribusi beras, terdapat pada pedagang di tingkat penggilingan, sedangkan yang terkecil terdapat pada pedagang pengecer, serta proses jalur distribusi atau saluran pemasaran beras di Kota Maram telah efisien

    ANALISIS FINANCIAL DAN DETERMINASI HARGA PADA RANTAI NILAI TOMAT DI KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA

    Get PDF
    Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja finansial rantai nilai tomat dan faktor penentu harga tomat yang dijual pengecer pada rantai nilai.  Permintaan akan komoditas tomat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk.  Dengan kondisi ini maka penjual selalu berusaha memberikan layanan dan nilai komoditas terbaik bagi pembelinya sepanjang rantai nilai yang terjadi. Analisis rantai nilai adalah alat yang memfasilitasi analisis kegiatan usaha terutama dalam hal kegiatan pembentukan nilai tambah yang berkaitan dengan pemanfaatan faktor produksi, penjualan produk dan pengiriman produk. Penelitian ini menggunakan teknik survei untuk mengumpulkan data dengan wawancarai untuk 60 petani responden dan 36 pedagang perantara menggunakan kuesioner terstruktur. Data dikumpulkan pada tahun 2018 dari 3 desa di Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara (KLU) yaitu Desa Pendua, Santong dan Selengen. Pemilihan desa sampel didasarkan pada area penanaman tomat terluas.  Data yang terkumpul dianalisis dengan pemetaan saluran rantai nilai, analisis finansial dan regresi model OLS untuk mengetahui deteminan harga jual tomat pengecer. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat empat saluran distribusi tomat dari petani ke konsumen, nilai tambah tomat paling tinggi dinikmati oleh pedagang pengumpul desa dan faktor penentu utama harga jual tomat pengecer adalah harga cabai, volume penjualan dan musim. Dari hasil penelitian yang diperoleh maka direkomendasikan agar petani mengatur waktu dan luasan tanam dalam kelompok dan penyuluh memfasilitasi koordinasi antara pelaku rantai nilai

    ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN BUAH DURIAN DI KOTA MATARAM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perilaku konsumen dalam pembelian buah durian; (2) menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap atribut-atribut buah durian. Penelitian ini menggunakan metode deskiptif. Penentuan lokasi sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan penentuan responden dilakukan secara quota sampling. Penelitian dilakukan di Kota Mataram. Analisis data yang digunakan diantaranya adalah analisis TRA (The Theory of Reasoned-Action), dan CSI (Customer Satisfaction Index). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)  Perilaku konsumen dalam pembelian buah durian di Kota Mataram  menunjukkan hasil yaitu 3,57 dalam arti konsumen kemungkinan akan membeli kembali buah durian tersebut, keputusan konsumen membeli di dominasi oleh atribut cita rasa karna cita rasa dari buah durian tersebut menjadi alasan utama dalam memutuskan pembelian dengan memiliki nilai evaluasi paling tinggi dibandingkan atribut lainnya dan motivas referen yang dipercayai oleh konsumen lebih mengikuti anjuran dari pihak keluarga (2) Perilaku konsumen berdasarkan karakteristik responden menurut pekerjaan, pendapatan dan suku/etnik rata-rata menunjukkan hasil yang positif dalam arti tidak adanya perbedaan perilaku konsumen dalam mengambil keputusan membeli buah durian di Kota Mataram (3) Kepuasan konsumen dalam pembelian buah durian di Kota Mataram termasuk dalam kategori tinggi dengan perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 0,72 atau 72% termasuk dalam kategori bahwa konsumen merasa puas terhadap atribut-atribut buah durian berikut: harga, ukuran, tekstur, aroma, cita rasa, warna, kesegaran, kebersihan dan jenis durian, karena berada pada indeks antara 0,66 sampai 0,88

    DAMPAK SOSIAL EKONOMI COVID-19 DAN PROGRAM POTENSIAL UNTUK PENANGANANNYA: STUDI KASUS DI KABUPATEN LOMBOK BARAT

    Get PDF
    Penyakit Corona virus (Covid-19) yang berawal di Kota Wuhan-Cina, pada bulan  December 2019, telah menyebar ke ratusan negara di dunia, termasuk di Kabupaten Lombok Barat-Indonesia. Respon cepat penanggulangan penyebaran Covid-19 memberi dampak yang negatif terhadap perekonomian dan keberlangsungan kehidupan masyarakat. Paper tulis ini memiliki dua tujuan, yaitu: (i) menganalisa secara cepat dampak ekonomi Covid 19; dan (ii) merumuskan rekomendasi program jangka pendek penanganan dampak ekonomi Covid-19 di Kabupaten Lombok Barat, untuk pelaksanaan Mei–December 2020. Metodologi yang digunakan adalah  kombinasikan tehnik penilaian cepat dan perencanaan partisipatif. Ditemukan bahwa Covid-19 menimbulkan gangguan pada operasi rantai nilai dan mengancam keberlangsungan operasi dunia usaha di berbagai sektor. Sektor ekonomi terdampak parah adalah pariwisata dan transportasi, diikuti oleh sektor industri pengolahan, perdagangan, dan sektor-sektor lainnya. Sebagai konsekuensi, pertumbuhan ekonomi daerah akan menurun dramatis, dan tingkat kemiskinan penduduk akan meningkat tajam pada tahun 2020. Diantara program-program direkomendasikan untuk penanganan dampak sosial ekonomi Covid-19 adalah penanggulangan gangguan yang timbul pada rantai nilai dunia usaha, perlindungan usaha kecil dan mikro; penyediaan makanan minuman siap konsumsi bagi pendduk rentan tingkat desa, dan dukungan operasi untuk program provinsi dan nasional terkait

    ANALISIS STRUKTUR, PERILAKU DAN KINERJA PASAR KOMODITAS PADI DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: mengetahui struktur, perilaku, dan kinerja pasar komoditas padi di Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, lokasi penelitian ditetapkan dengan teknik sampel terarah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: struktur pasar komoditas padi pada level petani di Kabupaten Lombok Timur mendekati persaingan atau tidak terkonsentrasi; pelaku pasar komoditas padi adalah penerima harga (price taker) baik petani selaku penjual maupun pedagang pengumpul selaku pembeli, tiap pelaku pasar adalah tidak dapat menetapkan harga, harga ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran; kesepakatan harga ditentukan oleh hasil negosiasi antara petani selaku penjual dengan pedagang pengumpul selaku pembeli; apabila pembeli menawarkan harga di bawah harga pasar, maka petani akan menjual kepada pembeli yang menawarkan harga sesuai harga pasar, demikian juga apabila petani meminta harga lebih tinggi, maka pedagang pengumpul selaku pembeli akan membeli dari petani lain yang bersedia menjual sesuai harga pasar; kinerja pasar komoditas padi tergolong efisien dari indikator share harga petani produsen dan tidak efisien dari indikator distribusi keuntungan

    308

    full texts

    448

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Agrimansion
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇