Jurnal Agrimansion
Not a member yet
    448 research outputs found

    ANALISIS KEUNTUNGAN USAHA DAGANG SAYUR KELILING DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI PELAKU USAHANYA DI KOTA MATARAM

    Get PDF
    Usaha dagang sayur keliling merupakan salah satu kegiatan perdagangan di sektor informal yang berkembang pesat di wilayah Kota Mataram.  Tujuan penelitian ini  adalah untuk menganalisis biaya dan keuntungan usaha dagang sayur keliling di Kota Mataram, serta menganalisis tingkat kesejahteraan ekonomi  pelaku usaha tersebut. Metode penelitian ini yaitu deskriptif, unit analisis yaitu usaha dagang sayur keliling di tiga kecamatan terpadat penduduknyadi Kota Mataram, yakni Kecamatan Ampenan, Sandubaya dan Kecamatan Mataram. Total responden 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: biaya usaha dagang sayur keliling sebesar Rp 1.369.710,91/hari dan  93,30 %-nya untuk barang dagangan, dan keuntungannya sebesar Rp 132.108,69/hari  atau Rp 41.217.911,28/tahun.  Keluarga pelaku usaha dagang sayur keliling  tergolong sejahtera berdasarkan Kriteria Kemiskinan Sajogyo dan Kriteria Bank Dunia dengan pendapatan per kapita setara beras 1.489,39 kg/kapita/tahun dan setara $2,73 USD/kapita/hari

    STRATEGI OPTIMALISASI TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH TERPADU (TPST) DI GILI TRAWANGAN

    Get PDF
    The Gili Trawangan Integrated Waste Management Site (TPST) is an asset belonging to the North Lombok Regency Regional Government, whose operationalization has had many obstacles. This research aims to formulate an appropriate strategy based on evaluating internal and external factors from various aspects, such as physical aspects, supporting infrastructure, institutions, financing, community participation, and laws/regulations. The approach used in this research is analytical and qualitative description. The analysis technique used is SWOT analysis, which consists of strengths, challenges, opportunities, and threats from waste management at Gili Trawangan TPST. The data consists of secondary data from related agencies such as the Environmental Service and the Gili Indah Village Office. In contrast, primary data was obtained from TPST documentation and interviews with key actors. The results of this research show that optimizing TPST performance can be achieved by implementing several strategies, such as: 1) Improving the planning system for a TPST location, infrastructure requirements, and institutional structure; 2) Develop policies regarding TPST management and levies in detail and based on supporting analysis such as (ability to pay analysis); 3) improve managerial capabilities, technical capabilities for TPST operationalization, monitoring and evaluation capabilities for each stakeholder involved; 4) Increase collaboration with academics, NGOs, investors, and others regarding technical guidance (TPST management, operationalization of various equipment at TPST, administration, funding, and waste recycling)

    ANALISIS PROFITABILTAS USAHATANI TEMBAKAU VIRGINIA DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui biaya dan Keuntungan pada usahatani tembakau virginia di Kabupaten Lombok Timur. (2) Untuk menganalisis kelayakan usahatani tembakau virginia di Kabupaten Lombok Timur. (3) Untuk menganalisis profitabiltas usahatani tembakau virginia di Kabupaten Lombok Timur (4) Untuk mengetahui kendala-kendala usahatani tembakau virginia di Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik survei yaitu dengan wawancara langsung kepada petani dengan berpedoman pada daftar pertanyaan (kuesioner). Penentuan daerah penelitian dilakukan secara Purposive sampling atau sengaja. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sakra Timur. Penentuan jumlah responden dilakukan dengan metode Slopin yaitu sebanyak 40 orang responden. Pengambilan responden dilakukan dengan menggunakan metode Proportional Random Sampling. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif, sedangkan sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) biaya produksi pada usahatani tembakau virginia yaitu sebesar Rp 33.286.134,60/ha dan Keuntungan usahatani tembakau virginia sebesar Rp 19.103.231,92/ha (2) Kelayakan usahatani tembakau virginia sebesar 1,57, usahatani Tembakau Virginia layak untuk diusahakan karena nilai kelayakan atau R/C ratio >1 (3) profitabilitas usahatani Tembakau Virginia di Kabupaten Lombok Timur sebesar 57,39% bisa dikatakan profitabitas  tinggi karena ROI>50% (4) Kendala usahatani tembakau virginia yang meliputi cuaca yang tidak menentu, serangan hama dan penyakit, dan harga yang cenderung berubah-ubah (fluktuatifnya harga). &nbsp

    STRATEGI PENGHIDUPAN RUMAH TANGGA PETANI TRIGONA DI KECAMATAN KAYANGAN, KABUPATEN LOMBOK UTARA

    Get PDF
    Usaha budidaya lebah trigona adalah salah satu usaha yang menjanjikan untuk dijalankan oleh sebagian besar penduduk di Kcamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Namun, adanya pandemi Covid-19 yang menyerang membuat petani Trigona sulit untuk memasarkan hasil budidayanya yang menyebabkan pendapatannya juga menurun. Adaptasi diperlukan oleh manusia dalam menghadapi perubahan-perubahan atau permasalahan-permasalahan di sekitar agar mereka bisa melanjutkan kehidupannya (Soekanto & Sulistyowati, 2017). Sementara itu, diketahui bahwa bentuk-bentuk strategi adaptasi penghidupan masyarakat itu berbeda-beda yaitu strategi aktif, strategi pasif dan strategi jaringan (Soeharto dalam Al Kisah, 2016). Akan tetapi belum ada penelitian mengenai bentuk strategi penghidupan rumah tangga petani trigona di Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.Sehingga peneliti melakukan penelitian mengenai hal ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang mengarah pada pengeksplorasian dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial, dengan jalan mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti (Sanapiah, 2005 dalam Ritonga, 2021). Unit analisis dalam penelitian ini adalah rumah tangga petani Trigona yang ada di Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. Bentuk strategi penghidupan yang dilakukan oleh petani Trigona di Desa Salut, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara yaitu strategi aktif, strategi pasif dan strategi jaringan. Strategi aktif yang mayoritas dilakukan oleh responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 20 orang (50%) memperpanjang waktu yang dihabiskan untuk menjalankan usaha Trigona. Strategi pasif yang mayoritas dilakukan oleh responden dalam penelitian ini sebanyak 32 orang (80%) meminimalisir pengeluaran untuk biaya produksi untuk usaha budidaya lebah Trigona. Adapun strategi jaringan yang mayoritas dilakukan oleh responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 25 orang (62,5%) mendapat bantuan sosial dari pemerintah atau lembaga lainnya untuk memenuhi biaya/kebutuhan hidup. Sebelum memutuskan untuk memilih melakukan atau tidak bentuk contoh dari strategi aktif, strategi pasif dan strategi jaringan, responden dalam penelitian ini telah mempertimbangkan berbagai alasan. &nbsp

    KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA NELAYAN DI PULAU-PULAU KECIL (STUDI KASUS PULAU MEDANG KABUPATEN SUMBAWA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT)

    Get PDF
    Salah satu karakteristik  pulau-pulau  kecil adalah memiliki keunikan ekologis dengan potensi sumber daya alam antar pulau yang bervariasi dan pekerjaan  utama yang dominan adalah  nelayan. Aktivitas sebagai nelayan yang tidak menentu karena dipengaruhi oleh musim teknologi alat dan armada tangkap,  Tingkat penghasilan yang tidak pasti tersebut  turut mempengaruhi tingkat ketahanan pangan rumah tangga nelayan. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengkaji   pendapatan  rumah tangga nelayan 2) mengkaji  pengeluaran rumahtangga nelayan dan 3) menganalisis tingkat ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Pulau Medang Kabupaten Sumbawa. Pengumpulan data menggunakan teknik survey dan menggunakan studi kasus, yaitu meto. Dipilih sebanyak 41 rumah tangga nelayan, terdiri dari 18 rumahtangga nelayan besar, 11 rumah tangga nelayan kecil dan 12 rumah tangga  nelayan buruh secara Stratified Proportional  Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Rata-rata  pendapatan rumah tangga nelayan  Rp. 132.052.936/tahun meliputi rumah tangga nelayan besar Rp. 210.512.421   rumah tangga nelayan kecil Rp. 73.643.157, dan rumah tangga nelayan buruh Rp. 67.420.272/tahun, 2) Rata-rata pengeluaran rumah tangga nelayan Rp. 45.629.561/tahun meliputi   pengeluaran rumah tangga nelayan besar Rp. 50.036.333, rumahtangga nelayan kecil Rp. 43.270.909 dan pengeluaran rumahtangga nelayan buruh   Rp. 41.181.500/tahun 3)  Secara keseluruhan rumahtangga nelayan di Pulau Medang termasuk  kriteria “tahan pangan” 92,68 %   dan “ rawan pangan” 7,32%

    PERAMALAN PENJUALAN BUAH IMPOR DI ARENA BUAH KECAMATAN CAKRANEGARA

    Get PDF
    Prediksi penjualan yang kurang tepat dan tidak akurat dapat mengakibatkan biaya produksi meningkat sehingga seluruh investasi yang ditanamkan menjadi kurang efisien. Oleh karena itu dibutuhkan suatu ilmu dan kegiatan yang mampu memperkirakan penjualan yang akan datang dengan melihat data di masa lampau. Peramalan merupakan alat bantu yang penting dalam perencanaan yang efektif dan efisien. Arena Buah Cakranegara merupakan salah satu pusat penjualan buah terbesar di Kota Mataram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) Menentukan metode peramalan kuantitatif yang paling sesuai untuk meramalkan penjualan buah impor di Arena Buah Cakranegara, (2) Meramalkan penjualan buah impor selama 15 bulan mendatang menggunakan metode peramalan kuantitatif terbaik di Arena Buah Cakranegara. Metode peramalan kuantitatif time series yang diuji adalah metode Tren Linier, metode Tren Kuadratik, metode Single Eksponensial, metode Double Eksponensial, metode Dekomposisi Aditif, metode Dekomposisi Multiplikatif, dan metode ARIMA. Metode peramalan yang terpilih atau terbaik adalah metode yang memiliki nilai Mean Squared Error (MSE) terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Metode peramalan kuantitatif yang paling sesuai untuk buah impor anggur adalah ARIMA, untuk buah apel adalah tren kuadratik, untuk buah jeruk adalah single eksponensial, dan untuk buah pir adalah dekomposisi aditif. (2) Ramalan penjualan buah impor anggur untuk 15 bulan mendatang berkisar antara 215 kg hingga 250 kg. Pada buah apel ramalan penjualan untuk 15 bulan mendatang adalah berkisar antara 1.200 kg hingga 1.300 kg. Pada buah jeruk ramalan penjualan untuk 15 bulan mendatang adalah konstan yaitu 1.212,75 kg. Pada buah pir ramalan penjualan untuk 15 bulan ke depan adalah sekitar 500 kg hingga 900 kg

    STRATEGI PENGEMBANGAN AGRIBISNIS RUMPUT LAUT EUCHEUMA SPINOSUM DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR

    Get PDF
    Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal sebagai negara maritim dan dikenal sebagai penghasil rumput laut terbesar di dunia. Tujuan penelitian ini adalah (a) untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pengembangan agribisnis rumput laut di Kabupaten Lombok Timur, dan (b) menyusun strategi pengembangan agribisnis rumput laut eucheuma spinosum di Kabupaten Lombok Timur. Penelitian rumput laut komoditas eucheuma spinosum ini dilakukan di Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian mulai dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Desember tahun 2022. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis IFE, EFE, IE, dan SWOT. Hasil analisis IFE dan EFE menunjukkan nilaiskor IFE sebesar 2,75 dan total skor EFE sebesar 2,87. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pengembangan rumput laut di Kabupaten Lombok Timur berada pada kuadran IV pada matriks IE. Kuadran IV tersebut menunjukkan bahwa strategi yang diperlukan dalam pengembangan agribisnis rumput laut di Kabupaten Lombok Timur adalah grow and build strategy. Sedangkan, pada analisis SWOT diperoleh alternatif strategi S-O, S-T, W-O, dan W-T

    ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG PADA AGROWISATA JAPRIFARM, KOTA MATARAM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung Agrowisata Japrifarm dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan adalah data primer yang dikumpulkan melalui angket maupun google form yang berisi daftar pertanyaan pada pengunjung, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung sudah merasa puas dengan pelayanan yang telah diberikan oleh pihak Agrowisata Japrifarm. Dimensi kualitas pelayanan bukti fisik dan jaminan berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengunjung Agrowisata Japrifarm. Sedangkan dimensi kualitas pelayanan kehandalan dan ketanggapan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan pengunjung Agrowisata Japrifarm. Nilai R-Square sebesar 55,9%, sehingga dapat disimpulkan bahwa kepuasan pengunjung Agrowisata Japrifarm dapat dijelaskan oleh dimensi kualitas pelayanan yaitu bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, dan jaminan sebesar 55,9%

    PREFERENSI KONSUMEN MINYAK GORENG CURAH DAN BERMERK PADA RUMAH TANGGA PEDESAAN DI KABUPATEN JEMBER: SEBUAH ANALISIS MULTIATRIBUT FISHBEIN

    Get PDF
    Jember Regency has a high level of ethnic diversity with dominant Javanese and Madurese. The emergence of phenomena such as the mandatory packaging of cooking oil policy, price increases and scarcity of cooking oil affect consumer consumption habits and patterns. The purpose of the study was to determine consumer preferences for cooking oil attributes in rural households in Jember Regency. The research was conducted in Jember Regency with sample sub-districts of Wuluhan, Ambulu, Kalisat, and Arjasa. The sample used was 120 respondents with a division of 30 respondents per sub-district. The research was analyzed through fishbein multiattribute analysis. The results of the analysis show that consumer preferences favor branded cooking oil with a preference value of 70.99 and a positive attitude category. The attributes of branded cooking oil that are considered superior include packaging shape, color, purchase size, branded cooking oil type, coconut oil type, traditional market, modern market, transportation, explanation, organic certification, promotion, 1 liter cooking oil packaging, cooking oil packaging > 1 liter, brand, filtering process, and halal label. Producers should hold promotions in the form of discounts and further increase the production of branded cooking oil because it tends to be preferred by consumers. In addition, the government needs to provide incentives to producers who use healthier production methods so that they can become examples for other producers

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI JAGUNG SISTEM TANPA OLAH TANAH (TOT) DI KECAMATAN PRINGGABAYA KABUPATEN LOMBOK TIMUR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Biaya dan pendapatan usahatani jagung sistem tanpa olah tanah, (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani jagung sistem tanpa olah tanah, dan (3) Faktor dominan yang mempengaruhi produski usahatani jagung sistem tanpa olah tanah di Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini dilakukan di Desa Labuhan Lombok Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Daerah penelitian ditentukan secara purposive sampling dengan pertimbangan banyak petani yang melakukan usahatani jagung tanpa olah tanah. Responden ditentukan secara quota sampling sebanyak 38 responden. Metode pengambilan responden dilakukan secara accidental sampling, yaitu cara pengambilan sampel secara penelusuran (accidental) dengan mengambil sampel petani jagung yang kebetulan ada di lokasi penelitian. Data dianalisis dengan regresi berganda model fungsi produksi Cobb-Douglass. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata biaya produksi pada usahatani jagung sistem TOT di Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur sebesar Rp 7.989.743 per hektar dan rata-rata pendapatan yang diterima petani jagung sebesar Rp 37.816.924 per hektar; (2) Faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap produksi usahatani jagung sistem TOT adalah luas lahan (X1), benih (X2), pupuk phonska (X4), dan roundup (X5). Sedangkan faktor yang tidak berpengaruh nyata yaitu pupuk urea (X3), sapporo (X6) dan tenaga kerja (X7); (3) Faktor dominan yang mempengaruhi produksi usahatani jagung sistem TOT adalah luas lahan dengan koefisien Beta sebesar 0,923

    308

    full texts

    448

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Agrimansion
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇