JEID - Journal of Educational Integration and Development
Not a member yet
72 research outputs found
Sort by
Peran Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 2 dalam Adaptasi Teknologi di SDN Dawuhan Sengon 2
Program Kampus Mengajar merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang berupa asistensi mengajar untuk memberdayakan mahasiswa dalam membantu proses pembelajaran di Sekolah Dasar di berbagai Desa/Kota, salah satunya adalah SDN Dawuhan Sengon 2 yang bertempat di Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pada program ini, mahasiswa yang terlibat memiliki tanggung jawab dalam membantu pihak sekolah pada proses mengajar, membantu adaptasi teknologi, dan membantu administrasi sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran mahasiswa dalam adaptasi teknologi di SDN Dawuhan Sengon 2. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu teknik wawancara. Analisis data meliputi (1) reduksi data, (2) penyajian data serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari Program ini yakni adanya peningkatan pengetahuan guru dan siswa SDN Dawuhan Sengon 2 dalam hal adaptasi teknologi. Kegiatan ini terbatas pada pelatihan kepada siswa dan Sosialisasi kepada guru, sehingga perlunya kegiatan tindak lanjut jangka panjang agar dapat menunjang adaptasi teknologi di SDN Dawuhan Sengon 2
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Menggunakan Microsoft Powerpoint 2010 pada Materi Perbandingan Kelas VII
One of the obstacles to achieving the success of mathematical learning is the lack of utilization of media use during the learning process. Therefore, with the existence of interesting learning media can make it easier for students to understand the material. The goal of this research is to develop interactive multimedia-based learning media using Microsoft PowerPoint 2010 on comparison materials, and to find out the feasibility of such learning media. The type of research used is Research and Development or R&D. The procedures used are nine steps, i.e. looking for potential and problems, data collection, product design, design validation, design revision, product trials, product revisions, usage trials, and product revisions. The subject of this study was a class VII student at MTs. Hasan Kafrawi 2 which amounted to 45 students. The data collection technique used is the questionnaire. Then the data obtained will be analyzed to find out the feasibility of the product. The results showed that after a test of the use by 45 students showed an average score of 89,178 then this learning media included to the category "Very Worthy". So that the product is worth using as a media of learning mathematics in comparative materials.
Keywords: Learning Media, Microsoft PowerPoint 2010, Compariso
Analisis Kemampuan Komunikasi dan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi di MTs Mujahidin Pontianak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi dan minat belajar siswa dalam mengikuti proses belajar dikelas khususmya pada mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi di MTs Mujahidin Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan bentuk penelitian survey (Survei Studies). Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX Mts Mujahidin Tahun Ajaran 2021/2022. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik komunikasi langsung, komunikasi tidak langsung dan dokumentasi, alat pengumpulan data menggunakan pedoman observasi, angket dan dokumentasi, serta teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 126 dengan teknik sampel yang digunakan yaitu Proportionate stratified random sampling dengan hasil sampel berjumlah 96 orang. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan komunikasi siswa cenderung pada kategori cukup dan minat belajar siswa cenderung pada kategori cukup
Information Processing and Memory in Learning
ABSTRACT
The success of learning is strongly influenced by information processing mechanisms and working memory. The characteristics of the initial information will affect the sensory response which is continued by storage in sensory memory. Various stimulus information such as psychophysical stimulus, emotional stimulus, discrepant stimulus and manding stimulus will have an effect on the response back from respondents. Information will be selected to enter short term memory (STM) through a working memory mechanism with the ability to store information within a few seconds. Working memory is managed by the Central executive control center by involving the phonological Loop area, Episode buffer, and Visuo-spatial Sketch Pad. Then the information is continued to Long Term Memory (LTM) with repetition and coding mechanism. Long-term memory storage in the area of ??episodic memory, semantic memory and procedural memory. Working memory is influenced by cognitive load (Cognitive Load) and Cognitive Fit Theory (CFT)
Hubungan Kemandirian Belajar Dengan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 3 Tigo Nagari
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang memiliki kemampuan komunikasi matematis yang rendah. Hal ini disebabkan rendahnya kemandirian belajar siswa di kelas VIII SMP N 3 Tigo Nagari. Dalam teori, kemandirian belajar berhubungan dengan kemampuan komunikasi matematis siswa. Sehingga kemandirian belajar sangat diperlukan dalam masalah ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang siginifikan antara kemandirian belajar dengan kemampuan komunikasi matematis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 3 Tigo Nagari yaitu 106 orang dengan sampel sebanyak 27 orang siswa yang dipilih secara acak. Instrument penelitian yang digunakan berupa angket kemandirian belajar dan soal tes komunikasi matematis. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat analisis berupa uji normalitas, uji linieritas dan dilanjutkan dengan pengujian hipotesis uji korelasi. Hasil penelitian diperoleh r =0,615 dan thitung lebih besar dari ttabel atau 3,9 > 1,7082 ,maka H0 diterima, ini berarti terdapat hubungan signifikan antara kemandirian belajar dengan komunikasi matematis siswa. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kemandirian belajar dengan kemampuan komunikasi matematis siswa di kelas VIII SMP N 3 Tigo Nagari pada kategori sedang
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Aritmatika Sosial
This research is a quantitative descriptive study that aims to analyze students' problem solving skills through problem solving ability test instruments and interviews at SMA Negeri 8 Pontianak students. Students are selected based on class rankings which are then classified into three categories, there are 2 top-ranking students, 2 middle-ranking students, and 2 lower-ranking students. The score is seen from the indicator table according to Poyla. The data collection technique is by giving test questions in the form of essays to students and interviews with students at random, then analyzed according to the indicator table. The results obtained indicate that the problem solving ability of students is still low
Blended Learning: Strategi Meningkatkan Kualitas Perkuliahan dengan Aplikasi Google Meet pada Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Islam
The purpose of this study was to improve the quality of learning in activating and motivating students with the blended learning model. This research was conducted with an action approach in a collaborative manner with civil servants and students. The type of research used in this research is development research using a qualitative approach. Data were obtained using observation techniques with the aim of knowing the actual conditions in the field, interview techniques were carried out by researchers with lecturers and students to find out the implementation of activities during the course of the activity, and questionnaires, namely the lecture quality questionnaire using the google meet application. The number of questions consists of 10 multiple choice items followed by all of BKI students 5th grade C. The results showed that lectures with the blended learning model with the google meet application could improve the quality of lectures for Islamic guidance and counseling students. students are more active when lectures take place, mastery of the material is better and more confident in conveying opinions. Therefore, the Google Meet application by providing gradual actions is considered very useful to support the implementation of blended learning
Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Creative Problem Solving melalui Google Meet Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dalam Materi Trigonometri
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model pembelajaran problem based learning dan creative problem solving melalui google meet. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimen semu (quasi experimental). Bentuk penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol dan X IPA 2 sebagai kelas eksperimen. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran sehingga alat pengumpul datanya berupa tes. Instrumen penelitian berupa soal berbentuk esai. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) Kemampuan berpikir kritis siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Serawai dalam materi trigonometri sebelum diberikan model pembelajaran problem based learning dan creative problem solving melalui google meet sebesar 16.67% .(2) Kemampuan berpikir kritis siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 serawai dalam materi trigonometri setelah diberikan model pembelajaran problem based learning melalui google meet sebesar 80% dan creative problem solving melalui google meet sebesar 70%. (3) Kemampuan berpikir kritis siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Serawai dalam materi trigonometri antara model pembelajaran problem based learning dan creative problem solving melalui google meet sama baik
Integrasi Pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowledge) Guru Sekolah Dasar SIKL dalam Melaksanakan Pembelajaran Era Digital
Era digital saat ini juga berpengaruh dalam dunia pendidikan. Karakteristik siswa sudah banyak yang dekat dengan teknologi serta dilihat dari kemampuan pihak sekolah dalam menfasilitasi teknologi agar pendidik dan sekolah mengintegrasikan pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowleedge) untuk melaksanakan pendidikan di era digital. Penelitian ini mempunyai maksud tujuan untuk mendeskripsikan Integrasi Pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowleedge) Sekolah Dasar SIKL untuk melaksanakan pendiidkan era digital. Adapun metode atau cara yang diterapkan peneliti terhadap laporan ini adalah dengan metode atau cara kualitatif, yakni pengumpulan sumber data yang berasal dari wawancara secara virtual serta jurnal penelitian yang mana lebih mengutamakan pada tema Integrasi Pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowleedge) untuk melaksanakan pendidikan di era digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa, Integrasi Pendekatan TPACK (Technological, Pedagogical, Content Knowleedge) merupakan kerangka pembelajaran untuk mengolah berbagai bentuk pembelajaran baru yang menggunakan penggabungan tiga komponen penting antara lain teknologi, pedagogic, dan konten/materi pengetahuan, serta didalamnya terdiri dari tujuh komponen TPACK yaitu CK (Content Knowledge), PK (Pedagogy Knowledge), TK (Technology Knowledge), TPK (Technological Pedagogical Knowledge), TCK (Technological Content Knowledge), PCK (Pendagogical Content Knowledge) dan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge). Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dalam mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan integrasi pendekatan TPACK di era digital pada masa pandemic covid-19 tetap menerapkan blended learning dengan menggunakan domain google classroom sebagai platform pembelajaran di kelas.
Kata Kunci : integrasi, TPACK, pedagogic, era digita
Hubungan Minat Baca dan Kecerdasan Interpersonal Siswa terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV MI Muhammadiyah Al-Manar Demak
This study aims to obtain several findings, namely 1) there is a relationship between the variables of reading interest and interpersonal intelligence on learning outcomes in social studies subjects in grade IV. 2) there is an indirect effect of reading interest on social studies learning outcomes through interpersonal intelligence. The population in this study were 30 students, all of which were 30 students who were also the sample in this study. The data analysis technique uses path analysis with the help of the SPSS version 25 application as a tool for processing and research. The results showed that the variables of reading interest and interpersonal intelligence had an effect and were significant on the social studies learning outcomes variable in the odd semester of TP 2020/2021. The direct effect of reading interest and interpersonal intelligence on learning outcomes is 0.179 or 17.9% and the effect of mediation on reading interest on learning outcomes through interpersonal intelligence is 1.97 or 1.97%.
Keywords: Reading Interest, Interpersonal Intelligence, and Social Studies Learning Outcomes