JEID - Journal of Educational Integration and Development
Not a member yet
72 research outputs found
Sort by
Menentukan Peningkatan Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Pada Mata Pelajaran Biologi Menggunakan Model Problem Based Learning Berbasis Web Google Sites
Salah satu permasalahan yang harus diperbaiki di dunia pendidikan merupakan rendahnya pemahaman konsep serta motivasi belajar siswa. Ditemukan bahwa pada saat dilakukannya prapenelitian pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2022/2023 masih kurangnya kemampuan pemahaman konsep serta motivasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pemahaman siswa tentang konsep dan motivasi mereka untuk belajar berdampak dari model pembelajaran berbasis masalah yang digunakan di Web Google Sites. Metode Quasy Eksperimen digunakan dalam penelitian kuantitatif ini. Penelitian ini menggunakan tes uraian tentang Perubahan Lingkungan dan instrumen non-tes, yaitu angket dan dokumentasi. Terdapat 30 siswa dalam kelas Eksperimen dan 30 siswa dalam kelas kontrol dalam sampel penelitian ini. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan Teknik Cluster Random Sampling. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning berbasis web Google Sites terhadap pemahaman konsep dan motivasi belajar siswa. Selisih kemampuan pemahaman konsep kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu sebesar 4% dengan kelas Eksperimen 85% dan kelas kontrol 81%. Sedangkan untuk motivasi belajar siswa memiliki selisih sebesar 19%. Pada kelas eksperimen 75% dan kelas kontrol 56%. Adanya pengaruh juga terlihat dari pengujian hipotesis yang diperoleh 0,000 < 0,05, dengan demikian penelitian ini dapat menjawab pertanyaan dari rumusan masalah yang telah ditentukan
Strategi Pembelajaaran IPA Terpadu Berorentasi Kontekstual
Studi kajian IPA terpadu meliputi bidang kajian energi dan perubahannya, bumi antariksa, makhluk hidup dan proses kehidupan, dan materi dan sifatnya yang sebenarnya sangat berperan dalam membantu siswa untuk memahami fenomena alam secara kontekstual. IPA sebagai pembelajaran terpadu mecoba memadukan beberapa pokok bahasan atau bidang kajian Pembelajaran terpadu merupakan proses pembelajaran yang melibatkan/mengkaitkan berbagai bidang ilmu. Metode penelitian ini menggunakan library reseach. Pembelajaran IPA terpadu dapat dilaksanakan dengan mengorganisasikan dan mengkaitkan dengan berbagai tema atau bidang studi dan keterampilan dalam IPA. Pembelajaran IPA dikatakan terpadu apabila dalam pembelajaran terdapat bagian yang diintegrasikan/dipadukan dalam tema yang kontekstual, beberapa penelitian menggunakan modul pembelajaran dalam mengembangkan pembelajaran IPA terpadu berorentasi kontekstual seperti tema pemanasan global, pemanfaatan tekanan dalam kehidupan dan bunyi. Pembelajaran IPA terpadu merupakan suatu pendekatan pembelajaran IPA yang menghubungkan atau menyatupadukan berbagai bidang kajian IPA menjadi satu kesatuan bahasan. Pembelajaran IPA terpadu juga harus mencakup dimensi sikap, proses, produk, aplikasi, dan kreativitas. Peserta didik diharapkan mempunyai pengetahuan IPA holistik untuk menghadapi permasalahan kehidupan sehari-hari secara kontekstual melalui pembelajaran IPA terpadu
Pengaruh Learning Cycle 5E berbasis Masalah Lokal terhadap Environmental Literacy Siswa pada Kurikulum Merdeka Materi Perubahan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Kelas X SMA NU Al Ma’ruf Kudus
Penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran berbeda dengan kurikulum 2013, dimana Kurikulum Merdeka lebih menekankan pada peningkatan literasi dan numerasi siswa. Salah satu keterampilan literasi yang perlu ditingkatkan yaitu environmental literacy. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Learning Cycle 5E berbasis masalah lokal terhadap environmental literacy siswa SMA NU Al Ma’ruf Kudus. Jenis penelitian ini termasuk penelitian quasi experiment dengan desain non equivalent control group design dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini seluruh siswa SMA NU Al Ma’ruf Kudus. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan angket respon siswa terhadap model Learning Cycle 5E berbasis masalah lokal, angket environmental literacy, tes uraian materi perubahan dan pelestarian lingkungan hidup, dan lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbasis masalah lokal. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini diantaranya yaitu: 1) Berdasarkan hasil analisis pada lembar observasi dan angket respon siswa terhadap model pembelajaran tersebut termasuk kategori baik sehingga Learning Cycle 5E berbasis masalah lokal sangat positif diterapkan sebagai model pembelajaran. 2) Berdasarkan hasil data environmental literacy dan nilai tes menunjukkan perbedaan nilai kelompok eksperimen yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. 3) Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan nilai sig (2-tailed) < ? (0,05) yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan environmental literacy antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol
Pengembangan Media Pembelajaran Puzzle Lingkaran untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Pecahan pada Siswa Sekolah Dasar
Pecahan merupakan materi yang diajarkan mulai kelas III SD/MI dan merupakan materi yang sering terjadi miskonsepsi. Miskonsepsi adalah suatu konsep yang tidak selaras dengan konsep ilmiah yang telah ditetapkan. Faktor penyebab miskonsepsi adalah siswa belum memahami konsep pecahan. Keterbatasan media pembelajaran menjadi salah satu faktor kesulitan siswa dalam memahami konsep pecahan. Untuk mempermudah memahami konsep pecahan, maka dibuat media pembelajaran berupa puzzle lingkaran untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan proses pengembangan puzzle lingkaran, 2) Mengetahui tingkat kelayakan dan kemenarikan puzzle lingkaran, 3) Mengetahui pemahaman konsep siswa setelah menggunakan puzzle lingkaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model Borg and Gall. Subjek uji coba penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 32 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Menggunakan prosedur penelitian model pengembangan Borg and Gall. 2) Hasil validasi menunjukkan bahwa tingkat kelayakan media pembelajaran sebesar 87,6% dengan kriteria valid. Tingkat kemenarikan media pembelajaran sebesar 94,92% dengan kriteria menarik. 3) Hasil uji-t memperoleh thitung 11,35 > ttabel 2,042, sehingga terdapat perbedaan pemahaman konsep antara kelas yang menggunakan dengan kelas yang tidak menggunakan media pembelajaran puzzle lingkaran. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran puzzle lingkaran dapat meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa
Implementasi Cooperative Learning Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist dalam Tinjauan Pembelajaran Abad 21 di MTs Salafiyah Tuban
Several problems related to PAI learning in Indonesia are due to students' lack of confidence in asking questions; they are only passive and often silent in learning. This problem also comes from educators, who still focus on understanding the material without paying attention to the right strategy. This teaching and learning process still leads to cognitive aspects, such as approach teacher-centred or just talking. The purpose of carrying out this research is to understand the forms, supporting and inhibiting factors that educators face and to know the implications of implementing cooperative learning on Al-Qur'an Hadith-based subjectsSkills 21st century learning at MTs Salafiyah Jatirogo Tuban. This type of research study is descriptive qualitative. The results of this study prove that the form's implementation of cooperative learning in the Al-Qur'an Hadith subject at MTs Salafiyah Asy Syafi'iyah Jatirogo Tuban using the typeTeams Games Tournament, Numbered Head Together, jigsaw, and group discussion. There are three steps in implementing cooperative learning: planning, implementation and evaluation. Supporting factors in successful cooperative learning include the role of the principal, who is open to teacher innovation, enthusiastic students, and the willingness of teachers to develop their competencies. At the same time, the inhibiting factors that become obstacles are the lack of time allocation, inadequate teaching aids and media, and students who look ordinary so that they are less conducive to learning. There are implications of implementing cooperative learning, namely facilitating students in understanding the material, practising responsibility and tolerance, increasing friendships, increasing the courage of students in asking questions and communicating with teachers and friends and so on.
 
Peran Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 6 dalam Meningkatkan Teknologi di SD Negeri 2 Sanggreman
Kampus Mengajar yang diadakan oleh Kemendikbudristek berorientasi pada mahasiswa untuk menjadi guru di wilayah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar) dengan tujuan memperkuat pembelajaran dan mendukung sekolah dalam menghadapi tantangan pembelajaran. Kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 6 Tahun 2023 kali ini di SD Negeri 2 Sanggreman, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas. Tujuannya adalah untuk memahami dengan lebih mendalam bagaimana mahasiswa dapat berkontribusi dalam upaya adaptasi teknologi di lingkungan pendidikan tersebut. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian pendekatan kualitatif dengan subyek penelitian berupa Guru Pamong dan beberapa siswa. Teknik
pengumpulan data yang digunakan mencakup wawancara dan observasi langsung, sedangkan teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Penelitian dibagi menjadi dua tahapan, yaitu persiapan dan pelaksanaan. Tahapan persiapan terdiri dari pembekalan pembelajaran, penerjunan penugasan, observasi, dan perencanaan program. Tahap pelaksanaan terdiri dari beberapa kegiatan, yaitu Pengenalan Google Form, Pengenalan Microsoft Word, Pembelajaran menggunakan video, Pengenalan Canva, Folisi (Forum Literasi Siswa), Cyber Crime, dan Kegiatan Adaptasi Teknologi Lainnya. Dari hasil wawancara, didapatkan data atau informasi berupa keterlibatan mahasiswa dalam mendampingi penggunaan teknologi memiliki dampak positif.
 
Analisis Kualitas Penilaian Virtual Program Wordwall Game Quiz Materi Sistem Reproduksi Manusia
ABSTRACT
This research aims to analyze the quality of the items on the human reproductive system taken from The Wordwall Game Quiz program in terms of validity, reliability, level of difficulty, discriminating power, and effectiveness of the distractor. This research uses quantitative approach and the type is descriptive research. The population is all answer sheets belonging to class XI IPA. The samples were 3 types of human reproductive system questions taken from The Wordwall Game Quiz program and 100 student answer sheets. The variable is an analysis of the quality of the items on the human reproductive system in The Wordwall Game Quiz program. Data collection techniques using tests, interviews, and documentation. Quantitative analysis using the Anates 4.0.9 application and Microsoft Excel 2019. The results showed that the three types of questions had high content and construct validity. In terms of statistical validity, it has sufficient validity. The reliability is in the high category. From the level of difficulty, dominated by questions in the easy category. From the aspect of discriminating power, the item has a fairly good discriminating power and from the aspect of the effectiveness of the distractor, it has the effectiveness of the detractor which is not good.
Keywords: Test Quality, Human Reproductive, Wordwall
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal sistem reproduksi manusia yang diambil dari program Wordwall Game Quiz ditinjau dari aspek validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif (descriptive research). Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lembar jawaban soal milik kelas XI IPA. Sampel dalam penelitian ini adalah 3 tipe soal sistem reproduksi manusia yang diambil dari program Wordwall Game Quiz dan lembar jawaban siswa sebanyak 100 lembar. Variabel dalam penelitian ini merupakan analisis kualitas butir soal sistem reproduksi manusia pada program Wordwall Game Quiz. Teknik pengumpulan data menggunakan test, wawancara, dan dokumentasi. Analisis secara kuantitatif ini dilakukan dengan bantuan aplikasi Anates 4.0.9 dan Microsoft Excel 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga tipe soal memiliki validitas isi dan konstruk tinggi. Adapun dari segi validitas statistik, ketiga tipe soal memiliki validitas cukup. Reliabilitas ketiga tipe soal berkategori tinggi. Dari tingkat kesulitan, ketiga tipe soal didominasi oleh soal dengan kategori mudah. Sedangkan, dari aspek daya pembeda, soal sistem reproduksi manusia dari Wordwall Game Quiz memiliki daya pembeda yang cukup baik dan dari segi efektivitas pengecohnya, ketiga soal memiliki efektivitas pengecoh yang kurang baik.
Kata kunci: Kualitas Soal, Reproduksi Manusia, Wordwal
Pengembangan E-LKPD Berbasis Open-ended Berbantuan Liveworksheets pada Materi Segiempat dan Segitiga untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VII MTs
Efforts to improve students' creative thinking skills can be done in several ways, one of which is through the development of teaching materials in the form of an open-ended based E-LKPD. The purpose of this study was to find out the process of developing open-ended based E-LKPD, to find out the feasibility and practicality of open-ended based E-LKPD, and to find out students' creative thinking skills after using open-ended based E-LKPD. The results of this study indicate that: (1) The development of teaching materials in the form of an open-ended based E-LKPD assisted by liveworksheets in the process uses the ADDIE development model namely analyze, design, development, implementation, and evaluation stages. (2) The resulting E-LKPD is categorized as feasible, with an average percentage of 85.5%. (3) The practicality of the E-LKPD is obtained from a user response questionnaire, obtaining a total percentage of all aspects of 81% with very practical criteria. (4) Students' ability to think creatively after participating in learning using the developed open-ended based E-LKPD is in the creative category
Analisis Evaluasi Pembelajaran pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist Menggunakan Media Worldwall di MTs YASMIDA Ambarawa
Evaluasi dalam pembelajaran merupakan suatu alat yang dapat dijadikan sebagai barometer ketercapaian hasil belajar dari pembelajaran yang telah berlangsung selama kurun waktu tertentu. Model evaluasi dalam pembelajaran memiliki banyak ragam dan macamnya, seperti halnya dalam penelitian ini yang memfokuskan penelitiannya pada evaluasi pembelajaran dengan menggunakan website worldwall pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk dapat menganalisa pelaksanaan evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan oleh pengajar di MTs YASMIDA serta untuk dapat mengetahui dampak setelah diterapkannya model evaluasi seperti itu kepada peserta didik. Aspek yang dianalisa dimulai dari hal yang mendasar seperti perencanaan, pelaksanaan, pengevaluasian mengenai hasil yang didapat setelah diadakannya model evaluasi menggunakan worldwall serta respon peserta didik dan bahkan pengajar yang lain setelah mengetahui dan mempraktekkannya. Metode penelitian yang dipakai adalah metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini merujuk pada dampak setelah diadakannya evaluasi pembelajaran dengan menggunakan worldwall yaitu meningkatnya minat siswa dalam mengikuti pembelajaran khususnya ketika menghadapi evaluasi pembelajaran. Respon pengajar lain juga beragam, ada pengajar yang suka akan model evaluasi seperti itu dan ada yang penasaran dengan cara pembuatannya namun ada pula yang menganggapnya hal biasa dan tak perlu dibahas lebih mendalam
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Berbasis Android
Artikel ini bertujuan untuk membahas proses pengembangan media pembelajaran interaktif mata pelajaran Al-quran Hadist berbasis Android serta implikasinya dalam pembelajaran Al-quran Hadist. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode research and development, langkahnya yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk awal, validasi produk, revisi produk, uji coba, revisi produk, desiminasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa langkah pengembangan media pembelajaran berbasis android meliputi: menganalisis kebutuhan pembelajaran, merancang produk (desain media pembelajaran dalam bentuk aplikasi Android), melakukan validasi materi dan produk oleh tim Ahli, melakukan uji coba, revisi produk dan penyempurnaan produk. Media pembelajaran interaktif mata pelajaran Al-quran Hadist berbasis Android ini diterapkan pada 23 siswa MTs. Al-Ikhlas Sukobubuk Margorejo Pati Mata Pelajaran Al-quran Hadist. Penggunaan media tersebut berimplikasi besar, hal ini ditunjukkan dari respon 23 siswa terhadap aplikasi tersebut melalui penilaian terhadap angket yang peneliti berikan, diketahui bahwa rata-rata prosentase respon yang diberikan siswa sebesar 97%. Jumlah ini berada di antara 86% - 100% yang menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Al-quran Hadist berbasis aplikasi Android ini sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran