OJS STKIP PGRI Situbondo
Not a member yet
1029 research outputs found
Sort by
PERBANDINGAN PERFORMANSI MODEL NAIVE BAYES DALAM MENGANALISIS SENTIMEN MENGENAI E-SPORT MOBILE LEGENDS
Analisis sentimen merupakan salah satu metode dalam pemrosesan bahasa alami yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan opini atau emosi dalam suatu teks. Dalam penelitian ini, dilakukan perbandingan tiga model Naïve Bayes—Multinomial Naïve Bayes, Gaussian Naïve Bayes, dan Bernoulli Naïve Bayes—untuk menganalisis sentimen komentar live chat turnamen E-Sports Mobile Legends di YouTube. Data dikumpulkan dari kolom live chat siaran grand final MSC 2023, kemudian dilakukan preprocessing dengan teknik tokenisasi, penghapusan stopwords, stemming, dan transformasi TF-IDF. Ketiga model Naïve Bayes diterapkan pada dataset yang telah diproses, dan kinerjanya dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bernoulli Naïve Bayes memberikan performa terbaik dengan akurasi dan F1-score tertinggi dibandingkan dengan model lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan Bernoulli lebih optimal dalam menangani karakteristik teks komentar live chat yang cenderung pendek dan mengandung banyak istilah informal. Temuan ini dapat menjadi acuan dalam penerapan analisis sentimen untuk data teks tidak terstruktur dalam industri E-Sports
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ROBOT ARM MATA PELAJARAN IPA KELAS 8 SMPN 4 TANGERANG SELATAN
Robot arm adalah lengan robot mekanis yang diprogram untuk berfungsi seperti lengan atau tangan manusia. Jenis robot bermacam-macam, ada yang disebut lengan robot, yang dilengkapi dengan motor servo dan menggerakkan setiap sendi satu per satu. Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengacu pada model pengembangan jenis ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Dan Evaluation) dengan 5 tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Uji kelayakan dan uji keefektifan melibatkan 1 orang ahli materi, 1 orang ahli media dan 30 siswa kelas 8 SMPN 4 Tangerang Selatan. Intsrumen menggunakan angket atau kuesioner. Pengambilan data respon siswa dilakukan pada 25 Juli 2024 di Sekolah SMK SMPN 4 Tangerang Selatan. Hasil rata-rata uji kelayakan pada ahli media yaitu 96%, hasil rata-rata uji kelayakan pada ahli materi yaitu 92% dan, hasil rata-rata uji keefektifan pada siswa yaitu 83,3%
IMPLEMENTASI PROYEK BUDIDAYA JAMUR TIRAM SEBAGAI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DI SEKOLAH DASAR NEGERI SADARMANAH, KECAMATAN CAMPAKA MULYA, KABUPATEN CIANJUR
Abstract: This study explores the implementation of an oyster mushroom cultivation project as a contextual learning model at Sadarmanah Elementary School, located in Campaka Mulya District. The objective of the project was to enhance students’ understanding of scientific and environmental concepts while simultaneously fostering practical skills, critical thinking, and character development. Using a project-based learning (PjBL) framework, students were actively engaged in every stage of the cultivation process, including planning, preparation, observation, and harvesting. Data collection methods included observation, interviews, student journals, and performance assessments. The findings reveal significant improvements in students' conceptual understanding of biology and ecosystems, as well as the development of soft skills such as collaboration, responsibility, and environmental awareness. Moreover, the project served as a bridge between classroom theory and real-life applications, aligning well with the principles of the Merdeka Curriculum and the Profile of Pancasila Students. This study suggests that contextual, environmentally-based project learning is an effective strategy to enrich learning experiences and support the holistic growth of elementary students
PENGALAMAN BULLYING DAN RESILIENSI AKADEMIK: STUDI DESKRIPTIF PADA SISWA SMP NASIONAL KOTA BANDUNG
This study aims to describe the bullying experiences experienced by students and their relationship to improving academic achievement at SMP Nasional Bandung City. This study uses a descriptive qualitative approach with a phenomenological design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that the forms of bullying that occur include verbal, physical, social, and cyberbullying. The school does not yet have a special anti-bullying program, but has intervened through counseling services and educational coaching. Several victims of bullying showed an increase in academic achievement as a form of resilience to social pressure. Supporting factors for this success include emotional support, teacher and parent involvement, and positive activities at school.
 
PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI DISIPLIN PADA ANAK USIA DINI DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL DAYA
This study aims to determine the role of teachers in instilling values of discipline in children in Group B of the Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten. Data collection was carried out using qualitative research methods through observation, interviews, and documentation. This study was conducted in Group B of the Aisyiyah Bustanul Athfal Kindergarten with four teachers as research subjects. This study produced three main findings, namely the role of teachers in instilling values of discipline in children by instilling a sense of responsibility and the habit of disciplined behavior, the efforts of teachers in instilling values of discipline in children, namely accustoming children to be disciplined in terms of managing their time for studying and playing, as well as setting an example through the behavior of the Prophet Muhammad, andd dthe challenges dfaced dby dteachers din dinstilling discipline dvalues in children, namely differences in educational approaches between home and school, and insufficient parental attention toward their children
PENGARUH POSITIF DAN NEGATIF PENGGUNAAN A.I. DENGAN APLIKASI CHATGPT TERHADAP KUALITAS DAN EFISIENSI PENULISAN LAPORAN PKL SISWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh positif dan negatif penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) khususnya pada aplikasi ChatGPT terhadap kualitas dan efisiensi penulisan laporan kerja lapangan (PKL) pada siswa kelas XII AKL 1 dan 2 di SMK Negeri 2 Situbondo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan non-eksperimen menggunakan paradigma ganda 2 variabel dependen. Sampel penelitian terdiri dari 26 siswa AKL 1 dan 25 Siswa AKL 2. Tehnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yakni observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi ChatGPT memberikan pengaruh positif yang signifikan baik dalam kualitas penulisan dan efisiensi waktu yang dibutuhkan dalam menyusun laporan PKL. Secara kuantitatif, ChatGPT mampu meningkatkan kualitas (83,9%) dan efisiensi (81,4%) penulisan dengan korelasi yang sangat kuat. Temuan kualitatif menunjukkan ChatGPT membantu siswa dalam menyusun ide, struktur, dan bahasa laporan meskipun tetap perlu adanya modifikasi agar sesuai dengan pengalaman dan isi laporan. Aplikasi ini mempermudah akses referensi, informasi yang relevan, akan tetapi terdapat dampak negarif seperti risiko plagiasi, menurunnya kreativitas, dan ketergantungan. Untuk itu dengan penggunaan yang bijak tepat guna dan bertanggung jawab, ChatGPT menjadi alat bantu efektif dalam meningkatkan keterampilan literasi akademik siswa
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Melalui Ape Maze Geometri pada Anak Usia Dini
Problems in the field based on the known that the ability of children who know or identify geometric shapes is still lacking because only 13 children out of 18 children there are still those who do not know about geometric shapes, can not distinguish geometric shapes. The purpose of this study was to determine whether through APE Maze Geometry can improve the ability to recognize geometric shapes. This research uses Classroom Action Research or PTK. the subject of this research is the students of Kindergarten A Pertiwi 37 Kaligondo Banyuwangi which amounted to 18 children. The data collection procedures used in this study are observation techniques, and documentation.The results of the study obtained a percentage increase during the pre-cycle phase and after the implementation of class action showed an increase. Based on the observation results, it is known that there were 2 children (11.1%) who had BSH and BSB criteria at the pre-cycle stage, but after the first cycle of action was carried out this number increased to 10 children (55.5%), and even higher to 17 children (94.4%) in cycle II which shows that some children have reached the BSH criteria and are doing very well. It can be concluded that APE Maze Geometry is an APE that can improve the ability to recognize geometric shapes for group A children. This research shows that children's understanding of geometry concepts can be improved through the use of play-based learning strategies such as APE Maze Geometry.
Permasalahan dilapangan berdasarkan diketahui bahwa kemampuan anak yang mengetahui maupun mengidentifikasi bentuk geometri masih kurang karena hanya 13 anak dari 18 jumlah anak masih ada yang belum tahu mengenai bentuk-bentuk geometri, tidak dapat membedakan bentuk-bentuk geometri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Apakah melalui APE Maze Geometri dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri. Penelitan ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas atau PTK. subjek penelitian ini adalah para siswa dari TK A Pertiwi 37 Kaligondo Banyuwangi yang berjumlah 18 anak. Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian diperoleh persentase kenaikan selama fase pra-siklus dan sesudah dilaksanakannya tindakan kelas menunjukkan adanya peningkatan. Berpacu dari hasil observasi diketahui bahwa terdapat 2 anak (11,1%) yang berkriteria BSH dan BSB pada tahap pra siklus, namun setelah tindakan siklus I dilaksanakan jumlah tersebut meningkat menjadi 10 anak (55,5%), dan bahkan lebih tinggi lagi menjadi 17 anak (94,4%) di siklus II yang menunjukkan bahwa sebagian anak telah mencapai kriteria BSH dan melakukannya dengan amat baik. Dapat disimpulkan bahwa APE Maze Geometri menjadi suatu APE yang bisa meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri bagi anak kelompok A. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman anak terhadap konsep geometri dapat ditingkatkan melalui penggunaan strategi pembelajaran berbasis bermain seperti APE Maze Geometri
KENYAMANAN RUMAH (TUTUR BAHASA, CARA MENDIDIK, PENGETAHUAN AGAMA ORANG TUA) TERHADAP IPK MAHASISWA
Datangnya pandemic covid-19 ke Indonesia pada awal tahun 2020 telah merubah gaya hidup mahasiswa yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah untuk belajar ataupun menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan. Meningkatnya aktivitas mahasiswa di rumah menumbuhkan keperluan akan rasa nyaman ketika berada di dalamnya sehingga dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk belajar atau mengerjakan tugas. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi yang didukung dengan angket. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini berupa uji validitas produk moment & reliabilitas alpha Cronbach, uji korelasi pearson untuk mengetahui hubungan dua variabel, uji paired t-test untuk mengetahui signifikansi hubungan dua variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenyamanan rumah mempunyai hubungan yang positif terhadap indeks prestasi mahasiswa. Besarnya hubungan kedua variabel tersebut dalam kategori kuat, hal ini ditunjukkan oleh hasil pearson correlation yang didapat sebesar 0.648. Kedua variabel mempunyai hubungan yang signifikan berdasarkan hasil perhitungan uji paired t-test, dimana hasil perhitungan sebesar 0.002 yang lebih kecil dari pada 0.05. Selain perhitungan statistic, hasil penelitian menunjukkan berdasarkan hasil respon mahasiswa dimana 97,3% mahasiswa setuju sedangkan 2,7% mahasiswa tidak setuju kenyamanan rumah mempunyai peranan penting
PENGEMBANGAN BASIS DATA MULTILINGUAL MENGGUNAKAN HEADLESS CMS DIRECTUS PADA WEBSITE RADYA KARTIYASA
Kagungan Dalem Museum Keraton Yogyakarta saat ini tengah melakukan revitalisasi untuk meningkatkan daya tarik wisata budaya, salah satunya melalui pengembangan website resmi bernama Radya Kartiyasa. Website ini tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, namun juga menjadi sarana pelestarian budaya melalui penyampaian informasi yang menarik dan relevan. Untuk menjangkau audiens internasional, dibutuhkan sistem basis data yang mendukung konten multibahasa. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan sistem basis data multilingual menggunakan teknologi Headless CMS Directus. Proses pengembangan dilakukan menggunakan metode Agile dengan kerangka kerja Scrum yang terdiri dari tahapan seperti product backlog, sprint planning, daily scrum, sprint review, dan sprint retrospective. Hasil dari pengembangan meliputi konfigurasi awal Directus, pembuatan koleksi Language sebagai dasar sistem multilingual, serta pembuatan koleksi konten lain yang terhubung dengan sistem bahasa. Temuan menunjukkan bahwa Directus mampu memberikan fleksibilitas tinggi dalam pengelolaan konten, mendukung penggunaan API, serta mempercepat proses pengembangan tanpa harus membangun backend dari awal. Selain itu, metode Scrum terbukti efektif dalam menciptakan ritme kerja tim yang terstruktur dan adaptif. Dengan adanya sistem ini, penyebaran informasi budaya Keraton Yogyakarta dapat menjangkau khalayak global secara lebih optimal
ANALISIS FAKTOR KESULITAN BELAJAR MAHASISWA FARMASI PADA MATA KULIAH STATISTIKA
Statistika sebagai salah satu ilmu yang kehadirannya saat ini dirasakan semakin penting untuk keperluan pengembangan bidang keilmuan. Pembelajaran statistika pada bidang farmasi menjadi mata kuliah yang menarik dan sangat dibutuhkan bagi mahasiswa farmasi dalam menganalisis berbagai hasil uji coba dan pengamatan. Akan tetapi, pada pelaksanaannya pembelajaran statistika menjadi salah satu mata kuliah yang sering dianggap sulit dan kurang memberikan manfaat secara langsung dalam keilmuan farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kesulitan belajar mahasiswa farmasi pada mata kuliah statistika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan analisis faktor eksploratori. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner terkait faktor kesulitan belajar mahasiswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini mahasiswa farmasi sebanyak 66 orang mahasiswa yang telah mengisi kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil pengujian kedua faktor berdasarkan kondisi internal dan eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar maka dapat terlihat dari 12 faktor yang dianalisis terdapat 9 faktor yang memiliki korelasi secara jelas. Motivasi intrinsik yang bersumber dari diri sendiri seperti kebutuhan dan ketertarikan mahasiwa terhadap perkuliahan statistika memiliki persentase korelasi tertinggi sebesar 70.9% dan pada kondisi eksternal faktor sumber belajar memiliki persentase korelasi tertinggi sebesar 57.5%