OJS STKIP PGRI Situbondo
Not a member yet
1029 research outputs found
Sort by
Pengaruh E-Learning Berbasis Schoology Terhadap Aktivitas Belajar Peserta Didik Kelas X Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan SMK Sumber Bunga
Seiring perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar berbasis Teknologi Informasi (TI) menjaditak terelakkan lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan E-learning ini membawapengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional kedalam bentuk digital,baik secara isi maupun sistemnya. E-learning merupakan sebuah inovasi yang mempunyaikontribusi yang besar terhadap perubahan proses belajar, dimana proses belajar tidak lagihanya mendengar uraian materi dari guru tetapi peserta didik juga melakukan aktivitas lainseperti mengamati, melakukan, dan lain-lain. E-learning Berbasis Schoology memberikanharapan baru sebagai alternatif solusi atas sebagian besar permasalahan pendidikan diindonesia, dengan fungsi yang dapat di sesuaikan dengan kebutuhan, baik sebagaisuplemen (pelengkap), komplemen (pelengkap) ataupun substitusi (pengganti) ataskegiatan pembelajaran di dalam dan di luar jam pelajaran. Hal ini sesuai dengan hasilobservasi pada kelas X bahwa saat ini pendidik masih menggunakan metode ceramah,yang mana peserta didik lebih aktif didalam kelas daripada diluar kelas. Dari permasalahandi atas, peneliti menyarankan untuk menggunakan media pembelajaran berbasis onlineyaitu schoology yaitu media pembelajaran berbasis online. Media pembelajaran onlineberbasis schoology tidak harus monoton di dalam kelas dan waktu yang dibutuhkan tidakselalu pada saat jam pelajaran berlangsung, dengan begitu peserta didik akan lebih aktifdan tidak bosan dalam belajar serta memiliki waktu yang lebih lama untuk belajar karenadapat dilakukan di luar jam pelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian noneksperimental sehingga peneliti tidak melakukan percobaan atau eksperimen kepadasubjek penelitian, akan tetapi peneliti hanya ingin mengetahui apakah ada pengaruhvariabel X terhadap variabel Y sehingga pada penelitian ini menggunakan rancangan expost facto. Penentuan daerah penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode
purposive sampling area yang ditetapkan di SMK Sumber Bunga karena daerah tersebutmemenuhi syarat untuk dijadikan objek penelitian. Pada penelitian ini menggunakanmetode penentuan responden penelitian secara populasi yaitu mengambil jumlah 50responden peserta didik di SMK Sumber Bunga. Untuk memperoleh data dari sejumlahresponden guna mengetahui ada tidaknya pengaruh pembelajaran di dalam jam pelajarandan pembelajaran di luar jam pelajaran terhadap aktivitas belajar peserta didikmenggunakan model angket. Data yang diperoleh dari angket yang bersifat kualitatifdiubah menjadi kuantitatif. Hasil analisis data angket dapat dilihat pada lampiran. Darihasil perhitungan analisis variansi garis regresi diperoleh Freg sebesar 6,4745. Dan apabiladikonsultasikan dengan F tabel untuk db = 2 dan db = 47 dengan taraf signifikansi 5%diperoleh 3,1951. Dengan demikian dari hasil perhitungan tersebut menunjukkan Freglebih besar dari F-tabel yang berarti signifikansi secara mayor pembelajaran di dalam jampelajaran dan pembelajaran di luar jam pelajaran terhadap aktivitas belajar. Selanjutnyadalam efektifitas garis regresi diperoleh sebesar 21,64%. Ini berarti sumbangan efektif darikeseluruhan prediktor aktivitas belajar sebesar 21,64% sedangkan variabel–variabel (faktorlain) yang tidak ikut diteliti sebesar 100% – 21,64% = 78,36%. Sumbangan efektif (SE)prediktor (X₁) pembelajaran di dalam jam pelajaran terhadap kriterium (Y) aktivitas belajarpeserta didik 13,55%. Sumbangan efektif (SE) prediktor (X₂) pembelajaran di luar jampelajaran terhadap kreterium (Y) aktivitas belajar peserta didik 8,09%, ini menunjukkanbahwa pembelajaran di dalam jam pelajaran lebih berpengaruh terhadap aktivitas belajarsisiwa dibandingkan pembelajaran di luar jam pelajaran
PENGARUH METODE STAD (Student Teams Achievement Division) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SEMESTER GENAP DI SMP NEGERI 1 SITUBONDO
Model pembelajaran merupakan salah satu faktor penting dalam pembelajaran yang digunakan olehguru demi tercapainya keberhasilan belajar siswa. STAD (Student Teams Achievement Division)merupakan jenis pembelajaran kooperatif yang cukup sederhana. Skripsi ini bertujuan untukmengetahui ada atau tidaknya pengaruh metode STAD terhadap hasil belajar matematika siswa kelasVIII semester genap di SMP Negeri 1 Situbondo. Peneliti menggunakan tipe penelitian deskriptifdengan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data dalampenelitian ini adalah angket dan tes. Hasil perhitungan analisis data diperoleh tℎ????????????????????= 3,5207 ≥t????????????????????= 1,6694, dengan demikian ????1 diterima, artinya ada pengaruh yang signifikan dari penerapanmodel pembelajaran kooperatif tipe STAD. Berdasarkan perhitungan nilai mean kelas eksperimen dankelas kontrol didapatkan mean kelompok eksperimen = 90,48 > mean kelompok kontrol = 85,07.Sehingga disimpulkan ada pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran kooperatiftipe STAD terhadap hasil belajar matematika materi bangun ruang siswa kelas VIII SMP Negeri 1Situbondo. Penulis penyarankan pada peneliti lanjutan, sebaiknya terlebih dahulu dianalisis kembali,terutama dalam hal alokasi waktu dan fasilitas pendukung termasuk media yang ada pada sekolah
PENGARUH PEMANFAATAN INTERNET DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KAPONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Selama ini siswa SMK merasa fobia dan tidak bersemangat dalam belajar matematika. Padahal hampir seluruh mata pelajaran membutuhkan matematika dalam penyelesaiannya. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa, maka perlu diupayakan suatu pembelajaran yang dapat mengaitkan isi materi matematika dengan permasalahan sehari-hari. Oleh karena itu diadakan penelitian tindakan kelas yang menerapkan model pembelajaran yang berorientasi pada Vocational Skill dengan pendekatan kontekstual di kelas XII Perbankan SMKN 1 Panji Situbondo. Analisis data menggunakan model Miles-Huberman, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Dalam penelitian ini, materi anuitas yang diajarkan dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat dengan jelas keterkaitannya dengan masalah kejuruan siswa (Perbankan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran anuitas yang berorientasi pada Vocational Skill dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas, dan pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan.Selama ini siswa SMK merasa fobia dan tidak bersemangat dalam belajar matematika. Padahal hampir seluruh mata pelajaran membutuhkan matematika dalam penyelesaiannya. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa, maka perlu diupayakan suatu pembelajaran yang dapat mengaitkan isi materi matematika dengan permasalahan sehari-hari. Oleh karena itu diadakan penelitian tindakan kelas yang menerapkan model pembelajaran yang berorientasi pada Vocational Skill dengan pendekatan kontekstual di kelas XII Perbankan SMKN 1 Panji Situbondo. Analisis data menggunakan model Miles-Huberman, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Dalam penelitian ini, materi anuitas yang diajarkan dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat dengan jelas keterkaitannya dengan masalah kejuruan siswa (Perbankan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran anuitas yang berorientasi pada Vocational Skill dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas, dan pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan
Pengaruh Hasil Belajar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam Dan Pendidikan Karakter Terhadap Perkembangan Perilaku Mahasiswa Di Perguruan Tinggi Umum.
Pembelajaran didalam dunia pendidikan adalah proses penting dalam menghasilan nilai dantingkah laku kongkrit serta factor terciptanya sebuah pendidikan yang keduanya saling bersinergi,yang mana pendidikan merupakan sentral dalam menciptakan perubahan sikap dan prilaku yanglebih baik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimen yang membahasbagaimana pengaruh hasil belajar mata kuliah agama islam dan pendidikan karakter terhadaptingkah laku mahasiswa. Terdapat tiga variabel yaitu hasil belajar Mata kuliah pendidikan agamaislam dan pendidikan karakter Sedangkan variabel terikat adalah tingkah laku. menganalisis data dengan menggunakan statistik deskriptif dan parametrik.
Selanjutnya dilakukan uji korelasi menggunakan uji korelasi Product Moment dan dilakukan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian hasil menunjukkan bahwa Nilai agama dan nilai pendidikan karakterberpengaruh terhadap tingkah laku secara individu maupun serempak
PENGARUH PEMANFAATAN INTERNET DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KAPONGAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Selama ini siswa SMK merasa fobia dan tidak bersemangat dalam belajar matematika. Padahal hampir seluruh mata pelajaran membutuhkan matematika dalam penyelesaiannya. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa, maka perlu diupayakan suatu pembelajaran yang dapat mengaitkan isi materi matematika dengan permasalahan sehari-hari. Oleh karena itu diadakan penelitian tindakan kelas yang menerapkan model pembelajaran yang berorientasi pada Vocational Skill dengan pendekatan kontekstual di kelas XII Perbankan SMKN 1 Panji Situbondo. Analisis data menggunakan model Miles-Huberman, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Dalam penelitian ini, materi anuitas yang diajarkan dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat dengan jelas keterkaitannya dengan masalah kejuruan siswa (Perbankan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran anuitas yang berorientasi pada Vocational Skill dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas, dan pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan.Selama ini siswa SMK merasa fobia dan tidak bersemangat dalam belajar matematika. Padahal hampir seluruh mata pelajaran membutuhkan matematika dalam penyelesaiannya. Dalam upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa, maka perlu diupayakan suatu pembelajaran yang dapat mengaitkan isi materi matematika dengan permasalahan sehari-hari. Oleh karena itu diadakan penelitian tindakan kelas yang menerapkan model pembelajaran yang berorientasi pada Vocational Skill dengan pendekatan kontekstual di kelas XII Perbankan SMKN 1 Panji Situbondo. Analisis data menggunakan model Miles-Huberman, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Dalam penelitian ini, materi anuitas yang diajarkan dirancang sedemikian rupa sehingga terlihat dengan jelas keterkaitannya dengan masalah kejuruan siswa (Perbankan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran anuitas yang berorientasi pada Vocational Skill dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar, aktivitas, dan pemahaman siswa tentang materi yang disampaikan
Pengaruh Aktivitas Belajar Dan Nilai Ujian Nasional Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X MA Nurul Fata
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari beberapa variable yaitu: Aktivitas belajarterhadap hasil belajar matematika, nilai ujian nasional matematika terhadap hasil belajarmatematika dan pengaruh secara simultan dari aktivitas belajar dan nilai ujian nasional terhadaphasil belajar matematika siswa kelas X MA Nurul Fata Tahun Pelajaran 2017/2018. Populasi dalampenelitian ini siswa kelas X MA Nurul Fata dengan jumlah siswa 48 siswa dan teknik pengambilansampel sampling jenuh semua populasi dijadikan sampel karena < 100.Rancangan penelitian inimenggunakan penelitian ex-post facto.Data dikumpulkan dengan metode observasi, angket,dokumentasi.Data dianalisis dengan korelasi kemudian diaalisis megguaka regresi berganda. Hasilanalisis menunjukkan bahwa ada pengaruh antara aktivitas belajar dan nilai ujian nasional terhadaphasil belajar siswa kelas X MA Nurul Fata tahun pelajaran 2017/2018, secara simultan yaitusebesar 67,2% dan secara terpisah yaitu pada variable pengaaruh aktivitas belajar terhadap hasilbelajar sebesar 59,22% dan pengaruh nilai ujian nasional terhadap hasil belajar yaitu sebesar8,53%
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGEMBANGAN KOPERASI DAMPAKNYA TERHADAP KESEJAHTERAAN ANGGOTA MELALUI KINERJA DAN PELAYANAN KOPERASI DENGAN METODE PARTIAL LEAST SQUARE (PLS)
Dalam bentuk demokrasi riil adalah ekonomi koperasi. Namun, perkembangan koperasi belum signifikan dan tidak memenuhi harapan yang diinginkan. Penelifian bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai faktor-faktor tentang pengaturan dan pengembangan sistem organisasi koperasi, permodalan ekonomi, modal manusia, pendidikan dan pelatihan, kewirausahaan dan strategi kemitraan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggota melalui kinerja dan pelayanan koperasi. Penrasalahan ini hendak dibahas dan dianalisis bagaimana hubungan antara faktor-fak untuk perkembangan koperasi dan apakah faktor faktar berpengaruh terhadap perkembangan koperasi dan lanerja kaperasi pelayanan serta berdampak pada kesejahteraan anggota. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kausafrtas dengan desain PeneNtian Survey Penelitian terhadap Anggota, Petugas dan Pengawas Guru KPRI Stratifite Situbondo di Jawa Timur dengan pengambilan sampel secara random sebanyak 260 responden sebagai sampel. Untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara variabel eksogen (bebas) dan variabel endogen (terikat) dengan menggunakan analisis Partial Least Square (PLS). Dengan menggunakan Smart PLS, hasil pengujian hipotesis adalah variabel regulasi dan sistem organisasi memiliki korelasi positif yang signifikan dengan variabel pendidikan dan pelatihan, kewirausahaan dan kemitraan strategis. Variabel modal ekonomi juga memiliki korelasi positif yang signifikan dengan variabel kewirausahaan dan kemitraan strategis. Variabel pendidikan dan pelatihan mempunyai korelasi positif dengan variabel signiflkan kewirausahaan dan strategi kemitraan dan pada akhirnya terlihat bahwa variabel kewirausahaan signikan dengan variabel strategi kemitraan juga memiliki hubungan yang positif. Faktor pengembangan koperasi yaitu reguiasi dan sistem organisasi, permodalan ekonomi, kewirausahaan dan strategi kemitraan berdampak pada peningkatan kesejahteraan anggota melalui peningkatan kerjasama dan peningkatan faktor kinerja yaitu perkembangan regulasi dan sistem organisasi koperasi, kewirausahaan dan strategi kemitraan berdampak pada peningkatan lae9ejahtsraan anggota melalui peningkatan pelayanan koperasi. Berdasarkan nilai koefisien masing-masing variabel menunjukkan bahwa pelayanan koperasi mempunyai peranan yang lebih penting dari pada kinerja koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Sedangkan faktor fakbor pengembangan koperasi yang mempunyai pengaruh paling besar terhadap peningkatan kesejahteraan anggota adalah strategi kemitraan dan kewirausahaan. Selain itu, faktor pengembangan koperasi pemgkatan yang juga mempengaruhi peningkatan kesejahteraan anggotanya adalah regulasi dan sistem organisasi, permodalan ekonomi.
 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII PADA MATA PELAJARAN IPS DI MADRASAH TSANAWIYAH NURUL JADID MLANDINGAN SITUBONDO
Kemajuan Zaman Milenium tehknoligi sangat mempengaruhi reformasi ilmu pendidikan dan pengajaran, sehingga menjadi pemikiran para ahli di bidang pendidikan dan pengajaran untuk memenuhi harapan masyarakat yang begitu maju. Berfungsinya pendidikan nasional untuk mengembangkan keterampilan dan membentuk jaman. Dan peradaban martabat bangsa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa (UU No. 20 Tahun 2003). Tujuan peneliti adalah 1. Untuk mengetahui bagaimana implementasi model pembelajaran Kooperatif Talking Stick pada mata pelajaran IPS (Ekonomi) kelas VII tahun pelajaran 2011/2012 2. Mengetahui penyajian ketuntasan siswa MTs Nurul Jadid Mlandingan Situbondo dalam pembelajaran model kooperatif. Kelas VII Tongkat Berbicara pada mata pelajaran IPS (ekonomi) tahun 2011/2012. Responden survei siswa MTs Nurul Jadid Mlandingan Situbondo kelas VII sanpling dipilih secara purposif. Data dikumpulkan dalam bentuk Ulangan Harian I dan II serta wawancara yang dilakukan selama masa penelitian
STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF MELALUI VIDEO CRITIC UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR PADA BIDANG STUDI IPS EKONOMI (STUDI KASUS PADA SMP NEGERI 1 MANGARAN)
Menyadari kenyataan ini para ahli Berusaha mencari dan merumuskan strategi yang dapat merangkul semua perbedaan yang dimiliki oleh siswa peserta didik. Strategi pembelajaran adalah menawarkan strategi pembelajaran aktif (active learning strategy). Strategi pembelajaran aktif yang diharapkan (strategi pembelajaran aktif) dapat menjadi strategi untuk Mengatasi Kesulitan belajar siswa. Strategi pembelajaran aktif adalah sangat banyak contoh yang dapat diterapkan yang semuanya adalah guru disini, Card Short, The Power of Two, Video Critical, Snow Bowling dan Active Debat. Dari beberapa contoh model pembelajaran aktif Peneliti tertarik Bahwa pembelajaran aktif dengan Video kritik adalah memberikan informasi tentang materi yang ditayangkan oleh guru dan siswa melalui video Memberikan kritik terhadap video yang ditayangkan oleh guru. Harapan belajar aktif melalui pembelajaran aktif melalui model kritik video, siswa mampu mengatur kelas dan menjelaskan poin-poin penting dalam materi. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, sedangkan jenis penelitiannya menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukan di kelas VII-B SMP Negeri 1 Mangaran. Peneliti BERTINDAK sebagai peneliti. Hasil primer berupa data hasil belajar siswa atau tes formatif. Sedangkan yang sekunder adalah observasi terhadap data dan dokumentasi yang dilaksanakan dalam proses pembelajaran. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan tes. Dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Penerapan strategi pembelajaran aktif melalui video kritik dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Jika sebelum penerapan strategi pembelajaran aktif melalui video kritik nilai rata-rata siswa adalah 63, maka setelah dilakukan pembelajaran diukur nilai rata-rata meningkat menjadi 83 siswa. Begitu pula ketuntasan belajar siswa juga Meningkat. Sebelum dilakukan penelitian tindakan, ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 85% atau sebanyak 30 siswa telah ketuntasan belajar. Fakta ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif melalui video kritik dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dari uraian di atas dapat disimpulkan persentase indikator siklus 1 dan siklus 2 yang memberikan kritik pada siklus 66% meningkat 88%, sedangkan pada kelompok diskusi meningkat 64% pada siklus 1 dan siklus 2 menjadi 91. %, dan menarik Kesimpulan Persentase mencapai 68% dari pad siklus 1 meningkat 15% menjadi 83% dengan kategori sangat aktif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif melalui video kritik dapat Meningkatkan Hasil Belajar materi pelajaran tindakan, motif dan prinsip ekonomi mata pelajaran IPS Ekonomi Kelas VII-B Semester Ganjil 1 SMP Tahun Pelajaran Mangaran 2011/2012