OJS STKIP PGRI Situbondo
Not a member yet
    1029 research outputs found

    IMPLEMENTASI PERENCANAAN STRATEJIK PEMBELAJARAN MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI MENGGUNAKAN MEDIA BERBASIS TIK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DIDIK

    Full text link
    This study aims to conduct an in-depth analysis and implement strategic learning planning through a differentiated learning approach by utilizing Information and Communication Technology (ICT)-based media to enhance students' learning interest. A case study was conducted in the Tegallega Cluster, Warungkondang Sub-district, Cianjur Regency, which includes several elementary schools with diverse student characteristics. This research is motivated by the problem of low student learning interest caused by the monotony of conventional teaching strategies and the limited use of media relevant to the digital era, which makes learning less engaging and fails to meet students' individual needs. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through direct classroom observations, in-depth interviews with teachers and school principals, questionnaires for students and parents, and document studies related to previously implemented lesson plans. Data analysis was conducted thematically to explore patterns and the effectiveness of implementing a differentiated learning strategy designed based on students' varying abilities, learning styles, and interests. ICT-based media, such as interactive learning applications, educational videos, multimedia presentations, and online platforms like Learning Management Systems (LMS), were used as primary tools to support the learning process. The results of the study indicate that the implementation of differentiated learning using ICT-based media had a significant positive impact on increasing students' learning interest. The teachers involved in the study were able to develop more innovative and flexible lesson plans by adapting the content and approach based on the needs of students in heterogeneous classrooms.&nbsp

    KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF DALAM MEMBANGUN BUDAYA SEKOLAH YANG EFEKTIF DI SEKOLAH DASAR

    No full text
    The results of the preliminary study show that SDN Sukawangi 2, as a basic education institution, is faced with challenges in building an effective organizational culture. Various factors such as management, communication between staff, involvement of teachers and staff in the decision-making process, and interaction with students still lack the implementation of leadership that is able to empower all school members to achieve common goals. This research aims to explore how participative leadership can build an effective school culture at SDN Sukawangi 2. This research uses qualitative methods using ethnographic techniques, case studies, document studies, observation or observations. Based on the results of research conducted through observations, interviews and documentation studies, it can be concluded that the participative leadership implemented by the school principal has succeeded in creating a school environment that is collaborative, inclusive and supports an effective learning process. Active participation from the entire school community, open communication, solid collaboration, involvement in every aspect of school management, and participatory decision making

    ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM PERUBAHAN KURIKULUM PADA PEMBELAJARAN IPA DI UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNGSITOLI UTARA

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh siswa mengalami kesulitan belajar dalam memahami materi pelajaran IPA yang telah berbeda dari kurikulum sebelumnya, sebab materi yang diajarkan dalam Kurikulum Merdeka memiliki pendekatan yang berbeda, sehingga siswa membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami siswa dalam perubahan kurikulum pada pembelajaran IPA di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa dalam perubahan kurikulum pada pembelajaran IPA di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek  penelitian yaitu peserta didik kelas IX pada Tahun Pelajaran 2024/2025 dengan jumlahnya sebanyak 30 orang. Instrumen penelitian yang digunakan, yaitu: (1) Lembar observasi pembelajaran, (2) Lembar angket kesulitan belajar, (3) Lembar panduan wawancara. Hasil penelitian: (1) Kesulitan belajar yang dialami siswa yaitu siswa masih kurang mampu memahami konsep materi pelajaran yang disajikan, siswa masih sulit untuk menyesuaikan gaya belajarnya, siswa masih kurang termotivasi belajar akibat keterbatasan sumber dan bahan ajar.  (2) Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa dalam perubahan kurikulum yaitu faktor kurangnya konsentrasi siswa dalam memperhatikan materi pelajaran yang diajarkan oleh guru, rendahnya motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran dikelas, keterbatasan sumber dan bahan pelajaran, metode pembelajaran yang diterapkan masih kurang bervariasi, serta minimnya ketersediaan media pembelajaran

    Analisis Minat Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Sejarah di Kelas X SMA Negeri 16 Samarinda

    No full text
    Interest in learning is the main factor that allows students to receive lessons well. When students are interested, they tend to treat their studies more seriously and give their best in every lesson. This study aims to examine students' learning interest in history lessons in Grade X at SMA Negeri 16 Samarinda and identify the factors influencing their interest in learning history. The research method employed is a qualitative approach with a case study design. Data collection techniques include observation, Likert-scale questionnaires, interviews, and documentation. The findings indicate that students' learning interests can be assessed based on four indicators: enjoyment, interest, attention, and engagement. Based on these indicators, students generally demonstrate a good interest in history lessons. However, some aspects still need improvement to enhance their overall learning interest further. Regarding the factors influencing students' learning interest in history lessons in Grade X at SMA Negeri 16 Samarinda, the internal factors include intelligence, student attitudes, motivation, and learning fatigue. Meanwhile, the external factors comprise teaching methods, family conditions, social environment, and learning facilities

    PENGARUH COGNITIVE BEHAVIORAL THERAPY (CBT) TERHADAP GANGGUAN KECEMASAN DI SMA NEGERI 3 GUNUNGSITOLI

    Full text link
    Pelaksanaan layanan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) guru BK diharapkan mampu memberikan perhatian lebih kepada peserta didik dalam menangani gangguan kecemasan. Tujuan penelitian ini yaitu melihat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama Cognitive Behavioral Therapy (CBT) (X) terhadap Gangguan Kecemasan Siswa (Y). Berdasarkan hasil penelitian berupa produk instrument dapat ditegaskan bahwa Cognitive Behavioral Therapy (CBT) (X) berpengaruh dan memberikontribusi terhadap penurunan gangguan kecemasan siswa, R Square (R2) atau kuadrat dari R, yaitu koefisien determinasi sebesar 0,74,1%. Ini membuktikan bahwa Cognitive Behavioral Therapy (CBT) yang diselenggarakan dengan baik dan sangat bisa digunakan dalam menurunkan gangguan kecemasan siswa. Kemudian penetapan kriteria dalam uji T (Hipotesis) didapatkan nilai t-hitung adalah 2.539 sedangkan nilai t-tabel adalah 1,694 maka dapat disimpulkan bahwa nilai sig 2,539 < 1,694 artinya H0 ditolak dan Ha diterima dan signifikansi < 0,05 (0,016 < 0,05) maka Ha diterima dan H0 ditolak untuk pengujian kedua variable. Sehingga dapat diambil kesimpulan diatas bahwa ada hubungan yang positif dan signifikansi antara variable X (Cognitive Behavioral Therapy) dengan variabel Y (Gangguan Kecemasan) di kelas XII-MIPA-I SMA Negeri 3 Gunungsitoli

    ANALISIS EFEKTIVITAS PENGELOLAAN AIR LIMBAH RUMAH SAKIT BHAYANGKARA KUPANG

    No full text
    Hospitals are significant producers of liquid waste that have the potential to pollute the environment if not properly managed. Hospital wastewater contains organic and inorganic substances, pathogenic microorganisms, and hazardous chemicals. This study aims to evaluate the effectiveness of the Wastewater Treatment Plant (WWTP) at Bhayangkara Hospital Kupang based on chemical and microbiological parameters, including pH, temperature, Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), Total Dissolved Solids (TDS), oil and grease, and total coliform. The study uses a descriptive qualitative method with secondary data analysis from laboratory results. The results show that all parameters are below the threshold of environmental quality standards set by the Ministry of Environment Regulation No. 5 of 2014, with values for: pH (7.255), temperature (28°C), BOD (38.7 mg/L), COD (76 mg/L), TSS (0.06 mg/L), TDS (363 mg/L), oil and grease (0.016 mg/L), and total coliform (438/100 mL). These results indicate that the WWTP at Bhayangkara Hospital Kupang operates effectively in treating wastewater, making the discharged wastewater suitable for disposal into the environment and in compliance with the established quality standards

    HUBUNGAN TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (TPACK) TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK SMP NEGERI 7 MANDREHE

    Full text link
    Technological Pedadogical Contents Knowledge (TPACK) merupakan pembelajaran yang menggunakan gabungan dari tiga aspek yakni: teknologi, pedagogi, dan konten atau materi pengetahuan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran IPA karena metode pembelajaran yang digunakan masih konvensional dan kurangnya penggunaan teknologi sebagai media dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu: mendeskripsikan hubungan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) terhadap minat belajar peserta didik SMP Negeri 7 Mandrehe. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian asosiatif analisis dengan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian di SMP Negeri 7 Mandrehe. Populasi dalam pelaksanaan penelitian ini mencangkup seluruh peserta didik di SMP Negeri 7 Mandrehe dan sampel penelitian yaitu kelas IX dengan jumlahnya sebanyak 26 orang. Teknik pengolahan data menggunakan angket yang merupakan instrumen penelitian yang terdiri dari 2 jenis yaitu: angket minat belajar dan angket TPACK. Hasil penelitian memperoleh rata-rata persentase hasil angket minat belajar peserta didik yaitu 81,36% dengan kriteria tinggi. Sesuai hasil uji korelasi diperoleh nilai korelasinya rata-rata tergolong dalam interval 0,25-0,50 dengan kriteria “cukup kuat”, yang artinya bahwa hubungan antara variabel TPACK (X) dengan variabel minat belajar (Y) mempunyai nilai hubungan atau kolerasi yang cukup kuat

    SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: INTEGRASI BUDAYA LOKAL DAN WARISAN BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN ARITMATIKA SOSIAL

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian terkait integrasi budaya lokal dan warisan budaya dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi aritmatika sosial. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 21 artikel yang diperoleh melalui Google Scholar dengan kriteria inklusi mencakup tahun publikasi 2019–2025, kesesuaian topik, dan keterjangkauan bahasa Indonesia atau Inggris. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan unsur budaya lokal seperti pasar tradisional, makanan khas daerah, permainan tradisional, serta kerajinan tangan, dapat menjadi sarana kontekstual yang efektif dalam menyampaikan konsep-konsep aritmatika sosial, seperti operasi hitung dasar, diskon, laba-rugi, dan perbandingan. Pendekatan ini terbukti meningkatkan pemahaman siswa, keterlibatan aktif dalam pembelajaran, serta menumbuhkan penghargaan terhadap nilai-nilai budaya. Sebagian besar penelitian dalam kajian ini menggunakan pendekatan etnomatematika, yang menunjukkan bahwa integrasi budaya mampu menjembatani kesenjangan antara konsep abstrak matematika dan pengalaman nyata siswa. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang kontekstual, adaptif terhadap lingkungan siswa, serta berakar pada kearifan lokal, selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka

    Rekonstruksi Penguatan Ideologi Pancasila pada Ranah Penyelenggaraan Negara (Perspektif Politik)

    Full text link
    Membangun konsep jati diri ke Indonesiaan  yang berkeadaban dan menjunjung tinggi pluralisme menjadi tujuan bersama yang akan di aktualisasikan. Terpaan gelombang globalisasi dan neoliberalisme memberi dampak positif dan negatif yang mengharuskan bangsa ini mencermati dan mampu melacak lapisan kultural di setiap zaman, k­­­­arena disetiap lapisan  akan ditemukan karakteristik logis yang mampu menafsir dan menjelaskan fenomena di masyarakat. Good will penyelenggara negara sebagai kelas elit memiliki peran strategis dalam membangun komitmen eksistensi ideologi Pancasila melalui regulasi yang adaptif. Fenomena konflik horizontal dan vertikal di masyarakat harus di maknai sebagai realitas dampak dari perbedaan pandangan konstruksi budaya.  Berdasarkan kondisi tersebut dilihat dari persepektif politik ideologi Pancasila menjadi fondamen dan sistem nilai etik yang diyakini sebagai sumber norma moral dan norma hukum dalam menjalankan kekuasaan Negaraa serta mampu mengurai dan menyelesaikan konflik. Reformasi adalah keniscayaan sehingga ada keharusan bagi penyelenggara negara dan masyarakat untuk membumikan ideologi Pancasila sebagai urat nadi bangsa dalam mempertahankan integrasi nasional. Bermuara pada visi bangsa Indonesia, diperlukan konstruksi regulasi model penguatan ideologi Pancasila yang berdasar pada nilai kearifan, gerakan dialogis yang sistematis serta partisipatoris semua elemen bangs

    EVALUASI UI/UX PADA SITUS WEB DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DIY

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) pada situs web Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta (Diskominfo DIY). Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan penilaian menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa situs web memiliki beberapa kekurangan, terutama dalam hal tata letak, navigasi, dan tampilan visual yang menyebabkan pengalaman pengguna kurang optimal. Skor SUS rata-rata yang diperoleh mengindikasikan kualitas yang rendah, menekankan perlunya perbaikan signifikan. Rekomendasi yang diajukan mencakup penataan ulang tata letak, peningkatan navigasi, serta perbaikan visual untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna

    943

    full texts

    1,029

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    OJS STKIP PGRI Situbondo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇