Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
    58275 research outputs found

    Efektifitas Pendampingan Penulisan Buku Ajar pada Guru-Guru SMP Negeri 8 Kota Jayapura: Pendampingan Penulisan Buku Ajar

    No full text
    Guru merupakan faktor dominan dalam tercapainya tujuan pendidikan yaitu menghasilkan lulusan yang berkualitas. Untuk meningkatkan kualitas seorang guru, perlu pemberikan pelatihan penguasaan materi ajar dan pelatihan pembuatan bahan ajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di SMP Negeri 8 Kota Jayapura. Peserta kegiatan ini diikuti oleh 17 guru. Permasalahan yang dialami guru-guru SMP Negeri 8 Kota Jayapura, yaitu belum pernah guru yang mencoba membuat buku ajar, pada hal sebagian buku teks kurang sesuai dengan kondisi budaya dan kearifan lokal Papua, sehingga ada beberapa siswa yang kesulitan memahami pelajaran tersebut. Tujuan kegiatan ini, pendampingan penulisan bahan ajar terhadap guru-guru SMP Negeri 8 Kota Jayapura. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah persiapan yaitu observasi ke sekolah, sekaligus agar guru mempersiapkan bahan ajar masing-masing guru pada saat kegiatan. Pada awal kegiatan akan diberikan pre-test, untuk mengetahui kemampuan awal peserta kegiatan tentang pengetahuan penulisan buku ajar. Pada pelaksanaan, nara sumber memberikan penjelasan cara-cara pembuatan bahan ajar. Setelah penjelasan nara sumber akan monitoring dan evaluasi buku ajar yang dibuat oleh guru-guru. Nara sumber akan memberikan waktu untuk memperbaiki buru ajar yang dibuat guru-guru kemudian akan ditindak lanjuti tiga minggu berikutnya. Pada akhir kegiatan akan diberikan post-test, untuk mengetahui peningkatan pengetahuan tentang penulisan buku ajar. Setelah kegiatan, diharapkan guru-guru SMP Negeri 8 Kota Jayapura mampu menulis bahan aja

    Optimalisasi Potensi Ekonomi UMKM melalui Integrasi Digital Marketing di Desa Durajaya

    Get PDF
    Desa Durajaya, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama di sektor UMKM. Namun, kurangnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran menjadi hambatan utama bagi pengembangan usaha lokal. Program pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi UMKM di Desa Durajaya melalui integrasi digital marketing. Kegiatan utama meliputi workshop digital marketing, pendampingan pembuatan konten, dan rebranding produk. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan media digital untuk pemasaran. Selain itu, rebranding produk berhasil meningkatkan daya tarik produk lokal di pasar yang lebih luas. Dengan adanya dukungan yang berkelanjutan, diharapkan UMKM di Desa Durajaya dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian loka

    SOSIALISASI SISTEM FILTRASI AIR SUNGAI UNTUK KEBUTUHAN MUSHOLA DI DESA CIPAKU

    Get PDF
    Kebutuhan akan air bersih, merupakan kebutuhan yang sangat penting selama manusia hidup di muka bumi ini, sementara itu sumber air bersih semakin berkurang, oleh karena itu diperlukan suatu usaha yang baik agar kebutuhan akan air bersih bisa tersedia, baik dengan cara pemeliharaan hutan, pembuatan sumur resapan ataupun hal lain yang dapat dilakuakan, sehingga masyarakat luas baik perorangan ataupun lembaga bisa terpenuhi kebutuhannnya, apalagi seperti mushola yang membutuhkan air untuk kebutuhan berwudhu dan sebagainya, sehingga kebutuhan air menjadi sangatlah mutlak.  Sebagian besar wilayah pedesaan mungkin tidak memiliki akses mudah ke sumber air bersih yang aman. Air yang diambil dari sumur, sungai, atau mata air seringkali dapat terkontaminasi oleh bakteri, parasit, atau bahan kimia berbahaya. Oleh karena itu, filtrasi air diperlukan untuk memastikan ketersediaan air bersih yang aman untuk diminum dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak terkecuali untuk sarana ibadah, dimana memerlukan untuk kebutuhan wudhu setiap jamaah yang ada di sarana ibadah tersebu

    Model Intervensi Praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) Berbasis Pangan Lokal Baduta (6-24 Bulan) Di Kelurahan Oesapa Barat Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa Kota Kupang

    Get PDF
    Stunting merupakan salah satu kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bawah lima Tahun), akibat kekurangan gizi secara kronis dan infeksi berulang terutama pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK). Permasalah utama oleh mitra adalah ibu baduta dan kader Posyandu Kelurahan Oesapa Barat, bahwa terdapat  269 balita dan 132 anak balita yang dinyatakan stunting. Dari 132 anak balita tersebut terdapat 40 anak baduta yang dinyatakan stunting.Semua ibu baduta yang anaknya beurmur 6-24 bulan dan kader posyandu sudah mendapat edukasi pemberian makan bayi dan anak (PMBA) berbasis pangan lokqal. Metode Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat dengan skema kemitraan masyarakat dimana yang menjadi mitranya adalah orang tua baduta dan kader posyandu. Artinya Skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah program PKM yang bermitra dengan masyarakat di bidang Kesehatan. Adapun tujuan khusus dalam penelitian ini adalah: Melakukan pengukuran antropometri baduta, mengetahui karakteristik social ekonomi keluarga baduta (4-24 bulan), meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu baduta dalam menyiapkan makanan untuk anak dengan konsep PMBA, Meningkatkan status gizi baduta Hasil: Setelah dilakukan edukasi dan demo PMBA  pengetahuan gizi ibu baduta mengalami peningkatan yakni rata-rata menjadi 59.3 dengan nilai terrendah 26.7 dan nilai tertinggi sebesar 90. Besarnya kenaikan nilai rata-rata skor pengetahuan gizi ibu sebesar 18.18 poi

    Strategi Pemasaran Pariwisata Dan Manajemen SDM Berbasis Kearifan Lokal Dalam Penguatan atribut Produk Pariwisata Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango

    Get PDF
    The purpose of this study is to find out the Tourism Marketing Strategy and Human Resources Management in Improving the Creative Economy Based on Local Wisdom Strengthening the Attributes of Local Tourism Products in Kabila Bone District, Bone Bolango Regency. The research method used is a quantitative research method with multiple regression. The results of the research show that in terms of tourist attraction attractions, Kabila Bone District, Bone Bolango Regency according to visitor responses are in the attractive category, tourist attraction facilities are in the inadequate category, while the accessibility of beach tourist attractions is in the category of quite available. Human resource management (managers) will have a positive impact on the value of trust in visitors to tourist attractions (attractions, facilities and accessibility). If it is improved again, it will be better to present attractions that will provide increased customer value. From the aspect of local wisdom, it is necessary to strengthen the education of the surrounding community to understand the visit of foreign tourists to enjoy Susana Beach. Facilities have an impact on customer value, meaning that the better the provision of facilities, the more customer value will increase. And accessibility also has an impact on customer value, meaning that the better the provision of accessibility will provide increased customer value, so that it will increase the economic income of the community, especially the management of beach tourist attractions. With the value of excellence increasing visitors obtained from the value of benefits is relatively better, but seen from the category of both the value of benefits and the value of sacrifices are included in the good category of determining the superiority of the beach tourist attraction  of Kabila Bone District, Bone Bolango Regency.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Strategi Pemasaran Pariwisata Dan Manajemen Sdm Dalam Meningkatkan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Penguatan Atribut Produk Pariwisata Lokal Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan regresi berganda. Hasil Penelitian bahwa dari segi atraksi objek wisata Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango sesuai tanggapan pengunjung berada pada kategori menarik, Fasilitas objek wisata berada pada kategori kurang memadai, sedangkan aksesibilitas objek wisata Pantai berada pada kategori cukup tersedia. Manajemen SDM (pengelola) akan memberi dampak positif terhadap nilai kepercayaan pengunjung objek wisata (atraksi, fasilitas dan aksesibilitas). Jika ditingkatkan lagi maka akan semakin baik menyuguhkan atraksi akan memberikan nilai pelanggan semakin meningkat. Dari aspek kearifan local perlu dikuatkan edukasi Masyarakat sekitar untuk pemahaman kunjungan wisatawan asing untuk menikmati Susana Pantai. Fasilitas memiliki dampak nilai pelanggan artinya semakin baik penyediaan fasilitas akan memberikan nilai pelanggan semakin meningkat. Dan aksesibilitas juga memiliki dampak nilai pelanggan artinya semakin baik penyediaan aksesibilitas akan memberikan nilai pelanggan semakin meningkat, sehingga akan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat khususnya pengelola objek wisata pantai. Dengan nilai keunggulan meningkatnya pengunjung yang diperoleh dari nilai manfaat relatif lebih baik, tetapi dilihat dari kategori baik nilai manfaat maupun nilai korbanan termasuk dalam kategori yang baik menjadi modal penentu keunggulan daya tarik wisata Pantai Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango

    Towards Enhancing Parental Engagement in Their Children Early Learning Opportunities: Does Asset-Based Approach Matter in Tanzanian Pre-Primary Education?

    Get PDF
    The purpose of this study was to explore how asset-based approach (ABA) can be used to enhance parental engagement in Tanzanian pre-primary schools. The study was qualitative in nature in which phenomenographical design was adopted. It consisted of six focus group sessions with a total 34 parents. Individual interviews with five pre-primary school teachers, four head teachers and five chair persons of the school committees was conducted in the six selected schools in Nzega district, Tabora region, Tanzania. Transcripts were thematically analysed using simultaneous inductive open coding and deductive coding using TCABA framework as an illustrative lens. The results revealed that the shift towards asset-based approach was felt to offer better opportunities in enhancing parental engagement in children’s early learning. However, a significant number participants were unable to provide specific examples of the assets that parents were possessing which could be utilised to support children’s learning in pre-primary schools. The results further   showed that using asset-based approach was affected or enabled by different factors, which included community perspectives, lack of time time/resources and awareness. The results support the need for intervention programmes that empower parents to effectively utilise their skills, knowledge, and talents that are essential for supporting their children’s learning at home and in pre-primary schools

    A COMPARATIVE STUDY ON THE EFFECT OF COOPERATIVE LEARNING MODELS GI, TGT, AND STAD ON ELEMENTARY STUDENTS MATHEMATICAL DISPOSITION

    Get PDF
    The role of learning models is crucial in achieving educational objectives, particularly in mathematics, which is often perceived as a challenging subject by students. This study examines the comparative effectiveness of learning models in enhancing mathematical disposition while controlling for students’ prior knowledge and gender variables. A quasi-experimental pretest-posttest control group design was employed, with the population consisting of elementary schools across Cirebon Regency and a sample of 90 students from three schools. Data collection techniques included a mathematical disposition scale and documentation of students’ academic scores.  The results indicate that the cooperative learning models GI (Group Investigation), TGT (Teams Games Tournament), and STAD (Student Teams Achievement Division) have varying impacts on students’ mathematical disposition. The GI model showed the most significant effect, with an average increase of 7.8%. Students’ prior knowledge also played a role, as those with higher initial abilities tended to exhibit better mathematical dispositions. However, no significant differences were found in mathematical disposition between male and female students. This suggests that the GI model can be an effective choice for teachers to foster a positive attitude toward mathematics, especially among students with higher prior knowledge

    Integrasi Pengajaran Interaktif Melalui Inovasi Pembelajaran Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa

    Get PDF
    This study aims to explore the integration of interactive teaching through learning innovations at SMKN 1 Cikarang Barat as an effort to enhance students' learning interest. The background of the research indicates that conventional teaching methods, which are still dominant, such as lectures, are ineffective in increasing student engagement. Therefore, interactive teaching that utilizes technology, such as Google Slides and Google Forms, is expected to create a more engaging and enjoyable learning environment. This study also identifies the challenges faced, including resource limitations, differences in perceptions between teachers and students regarding character education, and the need for support from parents and the community. Using a qualitative approach, this research collects data through interviews and observations to understand the views of teachers and students regarding character education and interactive teaching. The results of this study are expected to provide broader insights into the effective implementation of learning innovations that support the character development of students at SMKN 1 Cikarang Barat

    INTERFERENSI MORFOLOGI BAHASA INDONESIA KE DALAM BAHASA SUNDA PADA TEKS BIANTARA KELAS XI SAM IT AN-NUR

    Get PDF
    Interferensi merupakan gejala kesalahan dalam berbahasa yang dipengaruhi oleh bahasa lain pada penutur bilingual. Gejala interferensi bisa terjadi dalam beberapa cabang linguistik seperti fonologi, morfologi dan sintaksis. Adapun ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui wujud interferesi morfologi yang terdapat dalam teks biantara peserta didik kelas XI SMA IT An-Nur Dukuhdalem. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan unuk mendeskripsikan faktor penyebab adanya interferensi morfologi serta mendeskripsikan bagaimana proses morfologi dari interferensi yang ditemukan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan telaah pustaka dengan instrumen kartu data. Jumlah teks biantara peserta didik yang diteliti sebanyak 17 teks. Adapun interferensi morfologi yang ditemukan 50 data meliputi interferensi afiksasi, interferensi reduplikasi dan interferensi komposisi. Kata kunci: Sosiolinguistik; Interferensi; bahasa Indonesia; bahasa Sunda   Interference is a symptom of a mistake in speaking that is influenced by another language in bilingual speakers. Symptoms of interference can occur in several linguistic branches such as phonology, morphology and syntax. The purpose of this research is to find out the form of morphological interference found in the speech text of XI class students of SMA IT An-Nur Dukuhdalem. In addition, this research also aims to describe the factors that cause morphological interference and describe how the morphological process of interference is found. This research is a type of qualitative research with a descriptive method. Data collection technique using literature review with data card instrument. The number of student speech texts that were studied was 17 texts. As for the morphological interference found in 50 data, it includes affixation interference, reduplication interference and composition interference. Keywords: sociolinguistics; interference; Indonesian language; Sundanese languag

    Improving Student’s Narrative Text Writing Skills Using Short Videos

    Get PDF
    Writing narrative texts poses significant challenges for many EFL students, including difficulties in organizing ideas, using appropriate vocabulary, and applying correct grammar. This study explores the effectiveness of short videos in improving students’ narrative text writing skills, focusing on creativity, vocabulary, and writing structure. A quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test was used. The participants were 36 eighth-grade students from a junior high school. Data were collected using writing tests and questionnaires administered before and after the intervention. During the treatment, students were taught narrative writing through short video media, designed to provide visual and auditory input to stimulate ideas and model narrative structures. The results demonstrated a significant improvement in students' narrative writing performance, with average scores increasing from 51.53 in the pre-test to 80 in the post-test. Statistical analysis using the Wilcoxon Signed-Rank Test and Paired Samples t-Test confirmed the effectiveness of the intervention. Questionnaire findings also indicated increased motivation, engagement, and understanding of narrative elements. These outcomes suggest that integrating short videos into EFL writing instruction can enhance students’ creativity, enrich their vocabulary, and strengthen their ability to construct coherent narratives. The findings advocate for more dynamic and multimodal teaching approaches to support students in developing effective writing skills

    5,510

    full texts

    58,275

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Universitas Majalengka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇