Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
    58275 research outputs found

    Random Drawing Strategies in Procedural Text Learning

    Get PDF
    This study aims to explore and describe the application of the syntax of random drawing strategies in learning procedural texts at the higher education level. The image randomization strategy is a visual-based method that requires students to arrange a sequence of images that have been randomized into a series of logically sequenced procedures, then convert them into the form of a procedural text. This study uses a qualitative descriptive approach, with data collection techniques through the watch-record method. This technique is applied by directly observing the learning process and recording student interactions, behaviors, and work results during the activity. The subject in this study is a second-semester student from the Indonesian Language and Literature Education Study Program at Majalengka University. Data was collected through class observation and documentation in the form of student writing. The findings of the study show that the randomized drawing strategy contributes positively to improving students' understanding of the structure of the procedural text, practicing the skills of systematically drafting steps, and encouraging active participation in the learning process. In addition, this strategy is considered interesting and helps students in developing logical and structured thinking skills more effectively. Keywords: random images, procedure text, qualitative methods, watch-not

    Evaluating Accessibility and Utilization of Tennis Facilities in Public Sports Centers: Implications for Community Engagement

    Get PDF
    This study aims to evaluate the accessibility and utilization of tennis facilities in public sports centers and assess their implications for community engagement in Makassar City, Indonesia. Employing a mixed-methods design, the research combined quantitative surveys (n=200) and qualitative interviews (n=20) across four major public tennis venues: Karebosi, Panakkukang, Antang, and Sudiang. The primary variables examined were physical accessibility, facility utilization, demographic reach, and community participation indicators. Findings show that Karebosi Sports Center scored highest in accessibility (mean score = 8.5/10) and average weekly utilization (75 users/week), followed by Panakkukang (8.0; 62 users/week), while Antang and Sudiang scored significantly lower in both accessibility (6.4 and 6.2, respectively) and utilization (38 and 33 users/week). Facility condition and management support were significantly correlated (r = 0.71; p < 0.01) with higher utilization rates. Demographically, adults (ages 26–45) made up 52% of users, while youth (15–25) accounted for 38%, particularly high at Panakkukang due to structured youth programs. Elderly participation remained low across all sites (≤5%), signaling a lack of inclusive programming. Only 2 out of 4 facilities hosted community engagement activities (e.g., tournaments, clinics), and these were directly associated with higher user satisfaction and retention. The study concludes that infrastructure quality, inclusive programming, and active community outreach are critical in maximizing the social value of public tennis facilities. Policy recommendations include improved funding, participatory facility management, and integrated sport-for-all strategies to enhance community engagement and public health in urban Makassar

    School Based Management Model for Improving Education Quality at SMA Linggang Bigung

    Get PDF
    This research aims to describe the planning, organization, implementation, and supervision of the school-based management model at SMA Negeri Linggang Bigung. This type of research is qualitative case study. Data were collected through interviews and observations at two high schools in Linggang Bigung. The informants in this study included the Principal, Curriculum Vice Principal, Student Affairs Vice Principal, teachers, and students. Data were analyzed by organizing, deconstructing, reconstructing, interpreting, and concluding. Triangulation techniques were used to test the validity of the data, specifically technique and source triangulation. The school-based management model implemented at SMA Negeri Linggang Bigung is School-Based Quality Improvement Management (MPMBS).The results indicate that MPMBS planning is carried out by analyzing needs, formulating vision, mission, and targets/objectives, analyzing infrastructure, and involving parents and the community. In terms of organization, SMA Negeri Linggang Bigung exhibits autonomy, partnerships, active community participation, openness, and accountability. Regarding implementation, SMA Negeri Linggang Bigung has a safe and orderly school environment, quality mission and targets, strong leadership, expectations, staff development, repeated evaluations, as well as intensive communication and support from parents and the community. The supervision conducted at SMA Negeri Linggang Bigung is in accordance with content standards, process standards, competency standards, educator and educational staff standards, infrastructure standards, management standards, financing standards, and assessment standards. Thus, it can be concluded that the implementation of the MPMBS model at SMA Negeri Linggang Bigung involves careful planning, inclusive organization, structured execution, and standard-based supervision. This has implications for academic performance, student character development, and school management effectiveness, which in turn affects parental satisfaction and students' future prospects

    Self Acceptance Orang Tua dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Kristha Pertiwi

    Get PDF
    Penelitian ini mengeksplorasi proses penerimaan diri orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dan bagaimana perjalanan ini mempengaruhi kepercayaan diri mereka dalam menyekolahkan anak di Sekolah Inklusi Kristha Pertiwi, yang terletak di Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Kristha Pertiwi menyediakan layanan dan fasilitas pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Orang tua yang menjadi subjek penelitian memiliki anak dengan berbagai diagnosis, yang berpengaruh signifikan terhadap proses penerimaan diri mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis wawancara mendalam dengan orang tua anak berkebutuhan khusus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran diri orang tua, dukungan dari keluarga dan komunitas, serta keterlibatan dalam komunitas orang tua di sekolah berperan penting dalam membentuk proses penerimaan diri mereka. Selain itu, penelitian ini berkontribusi dalam bidang pendidikan inklusif dengan menyoroti pentingnya dukungan sosial dalam membangun ketahanan dan penerimaan diri orang tua. Temuan ini memberikan wawasan bagi lembaga pendidikan dan komunitas dalam meningkatkan dukungan bagi orang tua dalam menghadapi dan menerima kondisi anak mereka

    Strategi Inovatif Pembelajaran Kelas Rangkap (PKR) untuk Pendidikan Dasar di Daerah 3T: Optimalisasi Pembelajaran di Tengah Keterbatasan

    Get PDF
    Pembelajaran kelas rangkap adalah model pembelajaran yang diterapkan untuk mengatasi kekurangan guru, siswa, dan fasilitas, terutama di daerah terpencil dengan sumber daya terbatas. pembelajaran kelas rangkap memungkinkan satu guru untuk mengajar beberapa tingkat kelas secara bersamaan serta meningkatkan akses pendidikan dan efisiensi penggunaan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran kelas rangkap dengan mengintegrasikan konsep dan strategi pembelajaran inovatif, serta teknik manajemen kelas yang efektif dan adaptif. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka, dengan menganalisis artikel jurnal yang terpilih dari berbagai jurnal ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa model pembelajaran kelas rangkap memerlukan strategi pengajaran adaptif seperti pengajaran kolaboratif dan penggunaan bahan ajar lokal. Keterlibatan komunitas dan pelatihan guru memainkan peran penting dalam keberhasilan penerapan model ini. Tantangan signifikan termasuk manajemen waktu dan fasilitas yang terbatas manjadi faktor utama. Akan tetapi PKR telah terbukti meningkatkan keterampilan sosial dan kemandirian siswa. Kesimpulannya, penerapan PKR dapat menjadi solusi yang efektif jika didukung oleh strategi manajemen yang cermat dan kebijakan pendidikan yang mendukung, terutama di daerah dengan akses terbatas seperti daerah 3T

    Membangun Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Angklung: Pendekatan Filsafat Etika

    Get PDF
    Artikel ini membahas pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran angklung dari perspektif etika dan estetika. Pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi krisis moral di kalangan pelajar. Dengan metode studi literatur, artikel ini mengkaji berbagai penelitian terkait pembelajaran angklung dan potensinya dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti kerja sama, tanggung jawab, toleransi, kedisiplinan, dan cinta tanah air. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran angklung, baik dalam kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler, efektif membangun karakter siswa melalui pendekatan seni yang integratif. Selain meningkatkan keterampilan musikal, proses pembelajaran angklung juga memperkuat nilai-nilai moral, budaya, dan sosial. Penulis menyoroti pentingnya mengadopsi pendekatan berbasis kearifan lokal, seperti filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, dalam mendukung pembentukan karakter siswa yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, pembelajaran angklung tidak hanya menjadi media seni, tetapi juga sarana strategis untuk membangun generasi muda yang beretika, berkarakter, dan memiliki kebanggaan terhadap budaya bangsa

    Strategi Untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik Melalui Monitoring Kegiatan Ramadhan di SDN 2 Bawu

    Get PDF
    Permasalahan yang masih sering terjadi dalam kehidupan ini adalah minimnya karakter peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan 1). Pentingnya untuk meningkatkan karakter peserta didik sejak usia dini, 2). Strategi meningkatkan karakter peserta didik melalui kegiatan monitoring ramadhan di SDN 2 Bawu. Metode pendekatan yang digunakan peneliti yaitu deskriptif kualitatif dengan study kasus dimana subjek diteliti secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi data yaitu wawancara kepada guru PAI, kepala sekolah, dan peserta didik, kemudian observasi secara langsung di SDN 2 Bawu, serta analisis dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu: 1). Pentingnya untuk meningkatkan karakter peserta didik sejak usia dini dimaksudkan agar menghasilkan individu yang berkualitas tinggi dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan potensi mereka, peserta didik dapat membangun dan memeperkuat karakter yang berakhlakul karimah serta berpusat pada ajaran islam seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW, 2). Strategi meningkatkan karakter peserta didik melalui kegiatan monitoring ramadhan di SDN 2 Bawu, hasilnya dapat membentuk karakter pada setiap peserta didik yaitu menciptakan sikap tanggung jawab, kepedulian, disiplin, selalu bersikap jujur, dan adil, kerja keras, pantang menyerah, rendah hati, toleransi, menjadikan pribadi yang optimis, serta selalu percaya diri. Mereka yang memilki kebiasaan baik akan menjadi individu yang bermoral, begitupun sebaliknya. Dari lingkungan keluarga, masyarakat, dan disekolah sebaiknya menanamkan kebiasaan positif dalam diri peserta didik sejak usia dini.    &nbsp

    Evaluasi Program Peer Educator bidang Kesehatan Reproduksi di SMP Kota Semarang Menggunakan Model Discrepancy

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektivan Program Peer Educator di SMP Negeri 22 Semarang dengan menggunakan Model Disperancy. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman siswa mengenai aspek teknis dan hukum kesehatan reproduksi, meskipun kesadaran sosial mereka sudah tergolong baik. Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif evaluatif dengan pendekatan mixed method, menggabungkan data kuantitatif dari kuesioner. Subjek penelitian berjumlah 16 siswa yang terlibat aktif dalam program Peer Educator selama satu semester. Instrumen penelitian menggunakan Skala Likert untuk menilai keefektivan program dan pedoman wawancara untuk menggali persepsi serta pengalaman peserta. Hasil analisis menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan partisipasi siswa dalam diskusi kesehatan reproduksi, namun pemahaman mereka terhadap aspek teknis dan regulasi masih perlu ditingkatkan. Distribusi data yang merata serta nilai reliabilitas instrumen sebesar 0,787 menegaskan konsistensi jawaban responden. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa meskipun pendekatan peer education efektif dalam membangun kesadaran sosial, penguatan materi teknis dan hukum sangat dibutuhkan agar pemahaman siswa menjadi lebih komprehensif. Rekomendasi yang diajukan mencakup perbaikan kurikulum, penyusunan modul yang lebih terstruktur, serta kolaborasi dengan tenaga ahli untuk mendukung keberlanjutan program

    Implementasi Kurikulum Merdeka Dilihat Dari Perspektif Tata Kelola Pendidikan Study Kasus SMAN 3 Jakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 3 Jakarta dari perspektif tata kelola pendidikan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dengan informan, observasi, dan studi kepustakaan. Fokus utama penelitian mencakup analisis komunikasi antara pemerintah dan sekolah, kesiapan sumber daya manusia, sikap pendidik terhadap kebijakan, serta efisiensi struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dukungan dari pihak manajemen sekolah, keterlibatan guru dalam proses pengambilan keputusan, dan adanya pelatihan yang memadai untuk meningkatkan kompetensi pendidik. Namun, tantangan signifikan muncul dari ketimpangan beban kerja guru akibat distribusi peminatan siswa yang tidak merata, yang berdampak pada motivasi dan kualitas pengajaran. Penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan dalam komunikasi antara pemerintah dan sekolah dapat menghambat efektivitas implementasi kebijakan. Oleh karena itu, rekomendasi diberikan untuk meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan di Indonesia, termasuk perlunya penyeimbangan beban kerja guru dan peningkatan transparansi serta akuntabilitas dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih baik dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan

    Development of Islamic Historiography in Indonesia

    Get PDF
    This research carries the theme of the development of Islamic historiography in Indonesia with a focus on the methods of writing Islamic history, the influence of traditional literature, and other relevant topics. The development of Islamic historiography in Indonesia through historical research methods namely heuristics, criticism, interpretation, and historiography collected by researchers from various sources such as books, articles, and similar studies that discuss the theme of Islamic historiography in Indonesia. In the context of writing Islamic historiography in Indonesia, the writing method can be divided into two things, namely first, Islamic history is an inseparable part of the history of Muslims globally and holistically. Second, Indonesian Islamic historiography is understood as an integral part of Indonesian national history. Variations of Islamic historiography writing in Indonesia are manifested in various forms such as hikayat, khabar, silsilah and tambo. Topics of study in Indonesian Islamic historiography include local history, multidimensionality, and biographies of national figures. Historians try to reconstruct the history of Indonesian Islam by taking various sources from traditional historical records, Dutch colonial records, and modern historiography

    5,510

    full texts

    58,275

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Universitas Majalengka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇