Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
58275 research outputs found
Sort by
Evaluating Esp Nursing Textbooks: Perspectives of Nursing Students on Language Learning Resources
This study evaluates the effectiveness of two English for Specific Purposes (ESP) textbooks, used at the Health Polytechnic in Solok, Indonesia. The research aims to assess how well these textbooks align with the academic and professional needs of nursing students. A survey was conducted among 80 second-year nursing students enrolled in the English for Nursing course. Data was collected through a 19-item questionnaire covering five key dimensions: aims and approach, design and organization, language content, skills, and topics. The results revealed that students generally responded positively to the textbooks, highlighting their well-organized structure, relevant grammar coverage, and practical clinical scenarios. However, some areas were identified for improvement, particularly the coverage of pronunciation and writing activities. The lack of focus on these aspects could hinder students’ communication skills and documentation abilities, which are essential in medical settings. This study emphasizes the importance of refining textbook content to better support students' language development and professional preparation. Future research is encouraged to explore the long-term impact of these textbooks on students' language proficiency and to compare similar materials used internationally for further improvement. 
Strategi Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Bahasa Arab Kelas VIII di MTs Mambaul Ulum
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar Bahasa Arab siswa, proses pembelajarannya dan upaya-upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar pada mata pelajaran Bahasa Arab di MTs Mambaul Ulum. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dan teknik pengumpulan datanya dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah kesulitan belajar yang dihadapi siswa pada mata pelajaran Bahasa Arab dikarenakan kurangnya paham siswa akan pentingnya bahasa arab, kurangnya siswa menyerap materi-materi yang disampaikan guru, dan cara belajar siswa yang kurang efektif menjadikan siswa mengalami kesulitan dalam belajar. Strategi yang dilakukan oleh guru bahasa Arab yakni dengan menggunak metode pembelajaran yang variatif, berupa metode pembelajaran demonstrasi, metode drill dan pembelajaran berkelompok, strategi yang selanjutnya yakni evaluasi diakhir pembelajaran. Hambatan yang dihadapi oleh guru bahasa Arab berupa minat belajar anak yang kurang terhadap pelajaran bahasa Arab karena pesepsi yang terbenam dikalangan peserta didik yakni pelajaran bahasa Arab adalah pelajaran yang sulit, selain itu juga motivasi dan kontrol orang tua terhadap anak yang sangat rendah menjadi salah satu faktor penyebabnya
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Berpikir Divergen Peserta Didik
Studi ini bertujuan untuk: 1) mengembangkan representasi visual dari korelasi antara keterampilan berpikir divergen dan metodologi pembelajaran berbasis proyek serta pembelajaran penemuan, 2) memeriksa potensi perbedaan dalam kemampuan berpikir divergen siswa yang diajarkan melalui pembelajaran berbasis proyek dibandingkan dengan mereka yang terlibat dalam pembelajaran penemuan, dan 3) menilai sejauh mana peningkatan keterampilan berpikir divergen di antara siswa yang dididik melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek. Kemampuan berpikir divergen, yang mencakup kefasihan, fleksibilitas, orisinalitas, dan elaborasi, merupakan elemen penting dari kompetensi yang diperlukan di abad ke-21. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental yang melibatkan dua kelas yang berbeda: satu kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dan satu kelas kontrol yang menerapkan model pembelajaran penemuan. Data dikumpulkan menggunakan metodologi pretest dan posttest dengan instrumen esai yang telah divalidasi. Temuan yang diperoleh dari analisis data menggunakan uji-t mengungkapkan hal-hal berikut: 1) Hasil pretest menunjukkan thitung (-0.216) < ttabel (1.669), yang mengarah pada kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara kedua kelas. 2) Hasil posttest mengungkapkan thitung (2.997) > ttabel (1.669), menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami dampak signifikan dari penerapan model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir divergen
Systematic Literature Review: Pengaruh Gaya Belajar dan Kreativitas Siswa Terhadap Hasil Belajar Matematika
Hasil belajar merupakan aspek yang penting dalam pendidikan, yang nantinya dapat digunakan sebagai indikator keberhasilan siswa dalam memahami dan menguasai materi pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara gaya belajar dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar matematika melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Proses dalam penelitian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data, analisis dan pembahasan, serta penarikan kesimpulan pada tahap akhir. Pada penelitian ini, pengumpulan datanya dengan meriview sebanyak 21 artikel berdasarkan topik utama yaitu hasil belajar, gaya belajar, dan kreativitas siswa yang dipublikasikan antara tahun 2016-2024. Artikel tersebut dikumpulkan dari database Google Scholar dengan bantuan aplikasi Publish or Perish. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa terdapat pengaruh gaya belajar dan kreativitas siswa terhadap hasil belajar matematika. Hal ini ditunjukkan dengan penelitian-penelitian yang menyatakan bahwa siswa yang belajar dengan metode yang sesuai dengan gaya belajarnya menunjukkan peningkatan pada hasil belajarnya
Analisis Pemahaman Konsep Matematis Siswa Pada Materi Bentuk Aljabar
Pemahaman konsep matematis penting dimiliki oleh siswa karena sebelum melanjutkan ke materi yang lebih sulit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep matematis siswa SMP kelas VIII pada materi bentuk aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian adalah kelas VIII SMPN 1 Ampek Angkek. Sampel penelitian adalah kelas VIII di SMP Negeri 1 Ampek Angkek adalah 148 siswa SMP Negeri 1 Ampek Angkek. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah tes uraian pemahaman konsep yang terdiri dari 8 soal setiap soal mewakili setiap indikator pemahaman konsep, wawancara, dan dokumentasi. Data dari hasil penelitian berdasarkan masing-masing kategori pemahaman konsep matematis untuk kategori tinggi memiliki persentase 16%, kategori sedang memiliki persentase 66% , dan kategori rendah memiliki persentase 18%. Maka disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Ampek Angkek berada di kategori sedang
PENDAMPINGAN PERPAJAKAN DALAM RANGKA MENINGKATKAN KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA UMKM THE FROZEN MART KARAWANG
Tujuan dari Pengabdian ini untuk membantu UMKM The Frozen Mart Karawang dalam melakukan pendampingan dengan memberikan pemahaman tentang konsep dasar perpajakan, hak dan kewajiban perpajakan bagi UMKM. Mekanisme pendampingan yang dilakukan yakni melalui beberapa tahapan, diantaranya adalah (1) Tahap pertama perencanaan melalui observasi dan wawancara pendahuluan. Hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai tingkat kepatuhan dari UMKM The Frozen Mart Karawang (2). Tahap kedua dengan melakukan kegiatan pendampingan dengan memaparkan materi praktik perhitungan, pelaporan, dan pembayaran pajak Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan langsung terkait kepatuhan perpajakan UMKM. (3) tahap ketiga yakni dengan melakukan monitoring yang bertujuan untuk melihat ketercapaian target dari program PKM yang dilakukan. Adapun target yang ingin dicapai adalah meningkatnya pengetahuan dan kepatuhan perpajakan UMKM The Frozen Mart, dalam kepatuhan perpajakan, sehingga akan berdampak pada pelaporan perpajakan yang sesuai dengan Undang-undang Perpajakan yang berlak
Peningkatan Ketrampilan Layanan Wirausaha Mandiri Bagi Alumni Kebidanan Melalui pelatihan Manajemen ASI
Peluang usaha bidan membuat MP ASI di Indonesia sangat prospektif dan mendapatkan tanggapan positf dari banyak masyarakat terutama untuk ibu yang bekerja. Usaha ini menjadi pilihan usaha yang menguntungkan hingga banyak orang yang berminat melakoni usaha tersebut. Alangkah baiknya jika peluang ini diambil oleh bidan yang lebih mengetahui tentang makanan sehat tumbuh kembang anak. Tujuan kegiatan adalah meningkatakan pengetahuan dan ketrampilan alumni dalam membuat menu MP ASI dan booster ASI serta mempromosikannya melalui digital marketing. Metode yang digunakan adalah melalui pelatihan manajemen ASI bagi alumni Jurusan Kebidanan berjumlah 10 orang, dimana kegiatan pelatihan ini menerapakan metode tutorial dan demonstrasi beragam menu untuk meningkatkan produksi ASI dan membuat MP ASI menggunakan bahan-bahan alami. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian Masyarakat yang telah dilaksanakan pada tanggal Juni 2024 kepada 10 alumni alumni yang menjadi sasaran, maka dapat disimpulkan hasil yang dicapai adalah sebagai berikut sebanyak 10 (sepuluh) alumni yang mengikuti Pelatihan Manajemen ASI (Pembuatan MP ASI dan Booster ASI Sehat), masing-masing mendapatkan sertifikat yang terlegalitas dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Ibu Sejati Indonesia. Hasil tindak lanjut yang telah dilakukankan, didapatkan sebanyak 80% peserta telah mulai berwirausaha dibidang makanan pendamping ASI dan booster ASI dengan memproduksi makanan dan minuman bagi balita dan ibu menyusui
Pendampingan Umkm Ubi Mustofa Melalui Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Desa Panawuan
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kuningan bertujuan untuk memberdayakan UMKM Ubi Mustofa di Desa Panawuan melalui pendampingan intensif. Pendampingan ini fokus pada peningkatan keterampilan kelompok wanita tani dalam mengolah, mengemas, dan memasarkan produk olahan ubi jalar, yang merupakan komoditas unggulan desa. Sebelum adanya program ini, UMKM menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan pengetahuan tentang kewirausahaan, kurangnya akses terhadap modal, serta minimnya infrastruktur pendukung. Melalui program ini, kelompok tani diberikan pelatihan teknis dan manajerial, termasuk pengenalan strategi pemasaran digital menggunakan platform seperti WhatsApp Business. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kualitas produk dan kemampuan pemasaran, yang berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan kelompok wanita tani. Selain itu, analisis SWOT yang dilakukan mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi UMKM ini, serta memberikan dasar bagi pengembangan strategi bisnis yang lebih baik di masa depan. Program ini berhasil menunjukkan bahwa dengan intervensi yang tepat, potensi lokal dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberdayakan UMKM setempat tetapi juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyaraka
Pemberdayaan Lansia Dalam Pembuatan RAMEN (Rempah Permen) Untuk Meningkatkan Kesehatan Pada KOSTI Kabupaten Jember
KOSTI (Komunitas Sepeda Tua Indonesia) Kabupaten Jember memiliki 45 pengurus yang berlatar belakang dari SMP, SMA, Sarjana dan Pasca Sarjana Profil mitra berdasarkan kategori usia adalah lansia dengan persentase 70%, sejumlah 30% kategori dewasa produktif. Kondisi mitra saat ini sejumlah 70% pensiun dari pekerjaannya, 25% bekerja serabutan, dan 5% bekerja wiraswasta. Permasalahan kesehatan banyak terjadi pada kategorisasi dewasa hingga lansia di mitra, mengingat sebagian besar anggota berusia diatas 40 tahun. Permasalahan yang terjadi seperti linu-linu pada asam urat, kolesterol, tekanan darah tinggi dan diabetes melitus. Tujuan PKM ini adalah meningkatkan pengetahuan kesehatan mitra dalam membuat suatu produk herbal. Pendidikan atau edukasi dan pelatihan dalam membuat inovasi RAMEN (rempah permen) sebagai terapi. Sejumlah 45 pengurus KOSTI yang mengikuti kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan rincian yaitu 30 orang (68%) berjenis kelamin laki-laki dan 15 orang (32%) kemudian berjenis kelamin perempuan. Berdasarkan hasil pre-test dan post- test yang diberikan terdapat peningkatan pengetahuan kesehatan pada KOSTI sejumlah 89,87%. KOSTI mampu membuat produk herbal seperti permen berbasis rempah, sesuai dengan kondisi keluhan yang menyertainy
PEMBERDAYAAN PEMUDA DALAM EKONOMI SIRKULAR MELALUI INTEGRATED FARMING SYSTEM BERBASIS OLAHAN SAMPAH ORGANIK DAN MAGGOT UNTUK PENINGKATAN GIZI PAKAN TERNAK
Pemberdayaan pemuda difokuskan pada kegiatan pengelolaan sampah organik dengan konsep Integrated Farming System dalam membangun Circular Economy melalui pembudidayaan Maggot sebagai pakan ternak yang memiliki nutrisi gizi yang tinggi, dengan harapan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hewan ternak / ikan. Maggot merupakan larva dari proses metamorphosis lalat Black Soldier Fly (BSF), dimana Maggot bermanfaat untuk campuran pakan ternak / ikan, sedangkan kotoran hewan ternak akan menjadi pupuk kompos bagi tumbuhan, dan akhirnya sampah organik yang dihasilkan akan bersirkulasi menjadi makanan lalat BSF sebagai penghasil Maggot. Proses pengolahan yang terintegrasi ini disebut dengan Integrated farming system, karena setiap bagian yang terbentuk terkait satu sama lain dan bersifat mengikat atau saling ketergantungan. Setiap tahapan diharapkan memiliki nilai ekonomi yang dapat menunjang perekonomian bagi masyarakat sebagai penghasilan utama atau penghasilan tambahan atau yang disebut dengan circular economy (ekonomi sirkular), artinya setiap tahapan, mulai dari pengolahan sampah organik, pemeliharaan lalat BSF, pembudidayaan maggot, pembuatan pakan ternak atau pupuk, sampai kembali pada pengolahan sampah organik, diharapkan dapat memiliki nilai ekonomi yang produktif dalam rangka mewujudkan kesejahteraan kehidupan masyarakat. Hasil dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terhadap pembudidayaan maggot dilakukan dalam dua sesi, dimana sesi pertama berupa pelatihan dan workshop tentang teknologi pembudidayaan maggot bekerjasama dengan instansi Balai Benih Ikan Tasikmalaya, dalam sesi ini mitra dan mahasiswa terlibat langsung, sedangkan sesi kedua berupa pembuatan kandang maggot yang representatif berdasarkan hasil pelatihan dan workshop, adapun kandang dibuat langsung oleh mitr