Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
58275 research outputs found
Sort by
PENGELOLAAN WAKTU KERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN ALGORITMA ROUND_ROBIN DALAM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SDM DI PERUSAHAAN OUTSOURCHING
cleaning service, office boy, dan gardening, pengelolaan waktu kerja menjadi aspek penting. Manajemen perusahaan dan mitra perusahaan biasanya memiliki aturan khusus terkait pembagian jam kerja, tanggung jawab, serta mekanisme pengelolaan tenaga kerja. Namun, pembagian shift sering kali menghadapi kendala, seperti ketidaksesuaian alokasi waktu dengan kebutuhan operasional mitra, ketidakseimbangan beban kerja antar karyawan, hingga berpotensi pelanggaran peraturan ketenagakerjaan. Salah satu penyebab utama masalah tersebut adalah pengelolaan waktu kerja yang masih dilakukan secara manual dan sederhana. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan algoritma round robin. Algoritma ini memungkinkan pembagian waktu kerja yang lebih terstruktur. Dengan metode penelitian berbasis simulasi yang dintegrasikan ke dalam sistem informasi SDM, hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengguna cukup tinggi pada aspek kemudahan penggunaan system, efisiensi penjadwalan, fitur notifikasi serta kemudahan membuat laporan dengan skor rata-rata 80%–85%
DESAIN DAN IMPLEMENTASI SISTEM APLIKASI PENGADUAN MASYARAKAT BERBASIS WEB
Kemajuan teknologi informasi telah membuka peluang bagi masyarakat untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak secara lebih cepat dan efisien. Tidak adanya saluran media komunikasi yang menjembatani antara masyarakat dengan pemerintahan desa adalah salah satu penyebab kecenderungan dan ketergantungan media sosial sebagai saluran komunikasi dalam menyampaikan aspirasi, informasi maupun aduan lainnya. Hal ini pun tidak sedikit menimbulkan kesalahpahaman, yang pada akhirnya dapat merusak citra pemerintah desa dan menghambat penyelesaian masalah itu sendiri. Untuk mengatasi permasalahan ini, peneliti merekomendasikan sebuah sistem aplikasi berbasis web yang dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengajukan keluhan atau aduan dengan cara yang lebih terstruktur dan efisien. Metode penelitian yang digunakan dalam mengembangkan aplikasi ini adalah pendekatan studi kasus yang berfokus pada analisis kebutuhan dan permasalahan. Rancangan aplikasi ini memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang cukup baik dengan rata-rata hasilnya sebesar 82% berdasarkan pengujian usability test yang diimplementasikan di salah satu desa yang menjadi objek penelitian di Kabupaten Tangerang
Sosialiasasi Persiapan Digitalisasi Manajemen Pengeleloaan Keangggotaan Kifayah pada Unit Kifayah Masjid At-Ta’awun Kota Cirebon
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan oleh Universitas Catur Insan Cendekia bekerja sama dengan Unit Kifayah At-Ta’awun di Kota Cirebon. Unit Kifayah At-Ta’awun, yang berdiri sejak 2001, bertanggung jawab atas pengurusan jenazah bagi masyarakat muslim di Kota Cirebon. Namun, unit ini menghadapi berbagai kendala terkait manajemen keanggotaan, pengelolaan iuran, dan hak-hak layanan kepada anggota karena masih menggunakan sistem manual. Kegiatan PkM bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan pengurus dalam mengimplementasikan sistem manajemen berbasis digital yang lebih efisien. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan penggunaan perangkat lunak sederhana untuk memfasilitasi pencatatan data keanggotaan, iuran, dan pelayanan anggota. Proses kegiatan mencakup perencanaan, identifikasi kebutuhan, sosialisasi digitalisasi manajemen, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat membantu Unit Kifayah At-Ta’awun dalam mempercepat proses administrasi, meminimalisasi kesalahan pencatatan, dan meningkatkan kualitas layanan sosial bagi anggota dan masyarakat umu
Diseminasi Inovasi Pemupukan Padi “Sipukpa” di Desa Koreak Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan
Keunggulan komparatif geografis dan luas lahan yang memadai, serta telah berkembang peternakan domba di Desa Koreak memiliki peluang bagi pengembangan pertanian padi secara berkelanjutan. Namun, diperlukan percepatan adopsi inovasi teknologi pertanian hasil penelitian atau pengkajian melalui diseminasi yang bertujuan untuk memastikan bahwa inovasi teknologi tersebut dapat diterapkan secara praktis di lapangan, meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan kesejahteraan petani serta masyarakat. Kegiatan diseminasi ini dilaksanakan di Desa Koreak Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan Propinsi Jawa Barat, pada tanggal 8 Agustus 2024. Kelompok sasaran kegiatan diseminasi, yaitu anggota Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani sebanyak 39 orang, 1 dosen pengabdi, 1 orang narasumber dan 21 mahasiswa peserta KKN Tematik Universitas Majalengka. Metode yang digunakan pada kegiatan diseminasi ini adalah ceramah, praktik, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta yang hadir sebanyak 39 orang (98 %) dan yang tidak hadir sebanyak 1 orang (2 %) dari 40 orang peserta yang diundang; peserta yang aktif, antusias dan tekun sebanyak 35 orang (87 %) dan yang kurang aktif, antusias dan tekun sebanyak 5 orang (13 %) dari 39 orang peserta yang hadir; peserta dengan nilai evaluasi pada aspek pengetahuan >70 ada sebanyak 33 orang (85 %) dan <70 ada sebanyak 6 orang (15 %) dari 39 orang peserta yang hadir; dan peserta yang meningkat keterampilannya sebanyak 32 orang (82 %) dan yang masih belum meningkat keterampilannya sebanyak 7 orang (18 %) dari 39 orang peserta yang hadir. Dari kegiatan diseminasi ini diharapkan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen secara berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para petani dan ekonomi desa, serta berkontribusi pada ketahanan pangan regional dan nasional
Inovasi Pemasaran Digital dan Pengemasan untuk Meningkatkan Daya Tarik Sayuran pada KPM PKH Karangrejo
Kelompok Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Kelurahan Karangrejo, Metro Utara, Lampung menghadapi tantangan dalam memasarkan produk sayuran mereka akibat keterbatasan keterampilan pemasaran digital dan pengemasan yang kurang menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran dan pengemasan produk sayuran agar lebih kompetitif di pasar. Metode yang digunakan meliputi pelatihan pemasaran digital berbasis aplikasi Canva dan pelatihan teknik pengemasan yang lebih efektif. Evaluasi kegiatan dilakukan secara kualitatif melalui wawancara dan diskusi kelompok terfokus, serta kuantitatif dengan mengukur peningkatan penjualan dan jangkauan promosi produk. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam menggunakan pemasaran digital, dengan peningkatan jangkauan promosi di media sosial dan peningkatan penjualan sebesar 35%. Selain itu, terjadi perubahan positif dalam perilaku ekonomi peserta, yang lebih aktif menggunakan media digital untuk mempromosikan produk. Kegiatan ini berhasil memberikan dampak nyata terhadap peningkatan daya saing dan nilai ekonomi produk sayuran di Karangrejo. Untuk pengembangan lebih lanjut, pelatihan lanjutan tentang optimisasi SEO dan penggunaan e-commerce serta peningkatan akses infrastruktur digital menjadi langkah yang disaranka
Pembinaan Jiwa Ecopreneur melalui Pendampingan Pembuatan Ecobrick Bagi Warga Belajar Pendidikan Kesetaraan di SKB 2 Samarinda
Kerusakan lingkungan menjadi salah satu isu permasalahan yang disebabkan karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah yang dihasilkan. Manusia adalah pihak yang menjadi penyebab dan juga pihak yang akan dirugikan dengan adanya penumpukan sampah. Sehingga diperlukan upaya dalam mengatasi permasalahan sampah ini. Oleh karena itu, Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah sampah plastik menjadi produk ecobricks yang bernilai jual. Program ini dilaksanakan untuk masyarakat sasaran yaitu warga belajar pendidikan kesetaraan di SKB 2 Samarinda. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui jalan pendidikan dengan melaksanakan proses pembelajaran bersama dengan masyarakat. Terdapat tiga tahapan dalam prosesnya ini, tahapan pertama yaitu persiapan untuk menyiapakan segala kebutuhan untuk pengabdian kepada masyarakat. Tahapan kedua yaitu pelaksanaan program yaitu inti dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Tahapan ketiaga yaitu evaluasi program pengabdian kepada masyarakat. Proses pelaksanaan program pebgabdian menggunakan proses pembelajaran sehingga dalam pelaksanaan programnya menggunakan metode pembelajaran. Adapun metode pembelajaran yang digunakan adalah ceramah untuk memberikan materi awal kepada masyarakat sasaran program. Selanjutnya metode demonstrasi dan praktek oleh peserta didik dengan pendampingan langsung oleh tim pengabdian kepada masyarakat. Pada tahapan akhir yaitu evaluasi dengan mengadakan ujian akhir praktek membuat ecobrick
Pendampingan Peningkatan Skor TOEFL bagi Himpunan Mahasiswa Universitas Catur Insan Cendekia
Kemampuan berbahasa Inggris sangat penting dalam era globalisasi untuk keperluan akademis dan profesional. Program pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan skor TOEFL bagi mahasiswa Himpunan Mahasiswa Universitas Catur Insan Cendekia. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi, memberikan pemahaman mendalam tentang TOEFL, strategi efektif, serta latihan praktis. Kegiatan ini melibatkan 60 mahasiswa dari Prodi Teknik Informatika Angkatan 2022 dan dilaksanakan pada 20 Mei 2024. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tes TOEFL, serta peningkatan skor TOEFL mereka. Tahap perencanaan meliputi penyusunan materi pelatihan dan koordinasi dengan panitia. Tahap pelaksanaan mencakup sesi ceramah, diskusi, dan simulasi ujian. Pada tahap penutupan, peserta memberikan umpan balik dan menerima sertifikat. Program ini memberikan manfaat nyata dengan membuka peluang akademis dan profesional yang lebih luas bagi mahasiswa, serta meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja global. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kontribusi universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang unggu
Pemberdayaan Kader Terkait Edukasi Pendampingan Keluarga Ibu Pasca Salin Melalui Buku KIA
Abstract (Tahoma, 9pt Bold)
One of the main priorities of health development in Indonesia is maternal and child health. Post-natal care is one of the most critical stages but never gets special attention. The purpose of this community service is to increase the empowerment of cadres in the use of KIA books. This activity was carried out in Waru, Sidoarjo. The training participants were 30 cadres. In this activity, cadre empowerment was carried out to re-deliver material and train cadre mothers on how to optimize the MCH book in the postpartum section. This community service method is in the form of pre and post counseling on the use of postnatal MCH book to detect postnatal danger signs, followed by MCH book screening training using a questionnaire. The results of this community service are that the level of cadre assistance before being given education and training is mostly lacking, namely 55%, while after being given training empowerment 87%. After being given assistance, all cadres are able to understand the use and recording of the MCH book in the postpartum section, and there is a lot of health information in the MCH book.
Keywords: Empowerment, postpartum, cadres, MCH book
 
Pelatihan dan Pemanfaatan Virtual Reality Sebagai Media Pembelajaran Di SD Negeri Jenang 05 Kecamatan Majenang
Perkembangan teknologi yang begitu pesat menuntut guru untuk terus berinovasi dan mengikuti perkembangan teknologi yang terjadi. Peserta didik SD saat ini akrab dengan gawai dan penggunaannya cenderung negatif karena lebih banyak digunakan untuk bermain games. Untuk mengurangi penggunaan gawai yang kurang positif guru dapat menggunakan Virtual Reality sebagai media pembelajaran agar gawai peserta didik bisa digunakan untuk menonton video pembelajaran. Ibu Bapak guru di SD Jenang 5 setelah mengikuti pelatihan sudah bisa membuat video 3600 yang mendukung format virtual reality berjumlah 8 video. Guru SD Jenang 5 dapat melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan media virtual reality. Penggunaan virtual reality sebagai media pembelajaran dapat membuat peserta didik lebih semangat belajar dan guru juga menjadi lebih semangat dalam mengaja
Pelatihan Soft Skill Untuk Mahasiswa Peserta KKN
Selain Hard Skill, Soft skill diperlukan oleh mahasiswa sebagai bekal mahasiswa dalam melaksanakan KKN. Tujuan dari Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerjasama tim, serta kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Kegiatan pelatihan ini dibagian dalam empat tahapan utama, yaitu persiapan dan perencanaan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan dan evaluasi sampai dengan refleksi dan tindak lanjut. Berdasarkan hasil analisis dari pelaksanaan kegiatan pengabdian bahwa pelaksanaan pengabdian dapat berjalan dengan baik dan lancer. Hasil pemahaman siswa setelah pelaksanaan adalah 35% berkategori sangat baik, 55 berkategori baik, 10% berkategori cukup dan tidak ada yang berada pada kategori kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan soft skill dikatakan sukses