Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
58275 research outputs found
Sort by
PENDAMPINGAN PARTISIPATIF PENGELOLAAN KEGIATAN PEMBIBITAN DAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK BAGI KELOMPOK WANITA TANI KOTA MATARAM
Program Kelompok Wanita Tani (KWT) memastikan hasil tanaman organik, potensi yang dihasilkan sekaligus sebagai langkah pemerintah dalam pengendalian inflasi. Dengan program ini warga tidak lagi di pusingkan dengan adanya kenaikan harga komoditi pertanian seperti harga cabai naik, tapi mereka bisa panen setiap hari dengan cabai yang ditanam sendiri termasuk sayur mayur. Saat ini KWT di Kota Mataram merupakan salah satu program yang dapat diandalkan di wilayah perkotaan sebab dengan keterbatasan lahan masyarakat dapat tetap menanam hortikultura dengan memanfaatkan pekarangan lebih produktif. Tema pengabdian “Pendampingan Partisipatif Pengelolaan Kegiatan Pembibitan dan Pembuatan Pupuk Organik bagi Kelompok Wanita Tani Kota Mataram”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota KWT dan keberlanjutan sektor pertanian di Kota Mataram. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dengan mempresentasikan dan mendemonstrasikan pentingnya pengelolaan pekarangan hingga proses pembibitan tanaman hortikultura dan pembuatan pupuk organik. Hasil pelatihan pembibitan tanaman hortikultura menunjukkan bahwa terdapat antusias anggota KWT Kenanga dari mulai sosialisasi, demonstrasi, sampai tahap pelatihan. Tidak ditemukan kesulitan dalam pelatihan dan anggota mudah menyerap materi yang disampaikan. Sedangkan untuk pembuatan pupuk organik terdapat permasalahan terkait dengan tempat pengolahan pupuk dalam kapasitas besar, dikarenakan area yang dimiliki oleh KWT sangat terbata
PENERAPAN PUBLIC RELATION BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN UMKM DALAM MENJAGA LOYALITAS KONSUMEN DI DESA BAOBOLAK KECAMATAN NAGAWUTUNG KABUPATEN LEMBATA
Usaha mikro kecil dan menengah adalah sebuah kegiatan yang didalam tercakup produksi dan penjualan produk ataupun juga mempromosikan sebuah jasa untuk meningkatkan kualitas usaha dan juga ekonomi pelaku usaha. Dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut untuk memiliki strategi komunikasi yang efektif guna mempertahankan loyalitas konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana strategi Hubungan Masyarakat (Humas) berbasis kearifan lokal diterapkan oleh UMKM sebagai upaya membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada beberapa UMKM di wilayah (Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung, Kab. Lembata). Data diperoleh melalui observasi(Kemitraan dengan Masyarakat),Wawancara dan dokumentasi.Di Desa Baobolak UMKM yang paling dominan adalah pangan lokal yang diolah dan diproduksi langsung oleh masyarakat desa Dengan produk kearifan lokal yang dominan masyarakat dibantu untuk mempromosikannya dengan inovasi penjualan yang menarik bagi konsumen
Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas Melalui Pelatihan Pembuatan Mading, Ecoprint, dan Ecobrick untuk Siswa dan Siswi di Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan
Kegiatan pelatihan pembuatan mading, ecoprint, dan ecobrick dilatarbelakangi oleh terbatasnya akses terhadap pembelajaran inovatif di jenjang sekolah dasar di Desa Kemiri serta rendahnya kesadaran lingkungan terkait pengelolaan sampah plastik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kepedulian siswa terhadap lingkungan melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif. Sasaran kegiatan ini adalah siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari kegiatan ini yaitu pada pelatihan mading, siswa mampu memahami konsep literasi tentang sampah, menuangkan ide secara visual, dan mempresentasikan hasil karya dengan percaya diri. Pelatihan ecoprint, siswa dikenalkan pada teknik membatik alami menggunakan daun lokal, menciptakan karya totebag bermotif unik yang mencerminkan potensi alam sekitar. Sedangkan pada pelatihan pembuatan ecobrick, siswa terlibat dalam proses daur ulang sampah plastik, berhasil merakit kursi dari ecobrick secara berkelompok dan memahami prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kegiatan ini juga memberikan wawasan kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan, mengenal potensi alam sekitar, serta membekali mereka dengan kemampuan dasar dalam mengelola sampah sejak usia dini
Edukasi Metode Aerasi Sederhana Untuk Kolam Ikan Lele Di Nagori Bahliran Siborna, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya ikan lele di Nagori Bahliran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, dalam menerapkan metode aerasi sederhana pada kolam budidaya. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya kualitas air akibat minimnya oksigen terlarut (DO), yang berdampak pada tingginya mortalitas ikan dan rendahnya produktivitas. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan penggunaan aerasi sederhana berbahan pipa PVC, pompa udara, dan peralatan lokal yang mudah diperoleh. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi lapangan untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan efektivitas teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan: pemahaman tentang fungsi aerasi naik dari 40% menjadi 85%, keterampilan membuat alat dari 20% menjadi 80%, serta kemampuan mengoperasikan aerasi dari 15% menjadi 75%. Masyarakat memberikan respon positif dengan partisipasi aktif dan komitmen menerapkan teknologi secara mandiri. Dengan demikian, penerapan aerasi sederhana terbukti efektif dalam memperbaiki kualitas air kolam, menurunkan tingkat kematian ikan, serta mendukung keberlanjutan usaha budidaya lele. Ke depan, inovasi lanjutan seperti pemanfaatan energi alternatif disarankan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan teknolog
Peningkatan Literasi Sastra Digital bagi Siswa SMK melalui Pelatihan Pembacaan Teks Berbasis Deep Learning
Kesenjangan antara literasi sastra dan perkembangan teknologi digital menjadi tantangan dalam proses pembelajaran dan pemaknaan karya sastra di era modern. Banyak siswa, guru, dan masyarakat umum mengalami kesulitan dalam menyelami makna mendalam teks sastra yang kaya akan simbol, metafora, dan nilai-nilai budaya. Pembacaan sastra secara tradisional cenderung terbatas pada aspek struktural dan tematik permukaan tanpa mengungkap lapisan-lapisan ideologis dan emosional yang lebih dalam. Di sisi lain, teknologi berbasis deep learning menawarkan potensi untuk membantu pembaca dalam memahami dan menginterpretasi teks secara multidimensi. Sayangnya, pendekatan ini masih jarang diterapkan dalam pendidikan bahasa dan sastra di tingkat akar rumput. Rendahnya literasi digital dan minimnya pelatihan bagi guru dan komunitas menjadi kendala utama dalam integrasi teknologi untuk pembacaan sastra yang bermakna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi sastra dan digital masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan teknologi deep learning dalam pembacaan teks sastra. Metode pelaksanaan mencakup lokakarya, pelatihan praktik menggunakan perangkat analisis bahasa alami (NLP), serta diskusi terbimbing dalam pembacaan puisi dan cerpen menggunakan pendekatan stilistika dan ekokritik berbantuan teknologi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap struktur bahasa sastra, kemampuan menginterpretasi simbol, serta kesadaran terhadap potensi teknologi dalam pembelajaran sastra. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan linguistik dan teknologi deep learning dapat memperkaya pengalaman pembacaan sastra serta mendorong terbentuknya ekosistem pembelajaran sastra yang kritis, kreatif, dan kontekstual
Inovasi Produk Permen Jelly Berbahan Dasar Belimbing, Wortel, dan Bayam Bersama Ibu PKK Desa Ngargotirto
Permasalahan gizi di Indonesia dapat memepengaruhi Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu masalah gizi utama saat ini adalah stunting. Menurut data balita stunting di Kabupaten Sragen Tahun 2021-2023, kasus balita sangat mendapat perhatian khusus di Kabupaten Sragen. Jumlah distribusi prevalensi balita stunting dan faktor-faktor yang memengaruhi balita stunting di berbagai Kecamatan di Kabupaten Sragen. Salah satu Desa yang juga mendapat perhatian yakni Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang. Sehingga dengan adanya pengabdian ini harapannya memberi manfaat lebih utamanya terkait pencegahan stunting. Pengabdian ini memiliki tujuan untuk memberikan pendampingan pembuatan formula permen jelly wortel, bayam, dan belimbing manis dalam mendukung upaya penanganan stunting di Kalijambe sehingga para ibu-ibu PKK Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen ini diharapkan memahami dan mampu memproduksi sediaan tersebut secara mandiri untuk digunakan seterusnya dalam upaya penanganan masalah stunting di Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen. Metode yang digunakan terdiri dari tahap persiapan berupa kegiatan survey lokasi di PKK Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen. Setelah itu, dilakukan kegiatan penyuluhan, pendampingan cara pembuatan formula permen jelly wortel, bayam, dan belimbing manis dengan menggunakan metode praktik langsung, diskusi dan evaluasi program antara para ibu-ibu PKK Desa Ngargotirto, Sumberlawang, Sragen sebanyak 25 orang dan tim pengabdian. Kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pendampingan pembuatan permen jelly telah terlaksana dengan baik. kegiatan mendapatkan respon baik dari ibu-ibu PKK Desa Ngargotirto dan peserta antusias. Hasil kegiatan ini diperoleh 4 varian produk permen jelly yang berbahan dasar buah dan sayur
Pendampingan Guru Pendidikan Jasmani Dalam Merancang Model Pembelajaran Pendidikan Jasmani Berbasis Integrasi Pendidikan Karakter
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru Pendidikan Jasmani dalam merancang model pembelajaran yang tidak hanya mememperhatikan aspek fisik belaka, tetapi mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan karakter. Masalah utama adalah tingkat pemahaman relievers masih rendah, studi kasus penerapan pendidikan karakter secara sistematis dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Kegiatan dilaksanakan melalui serangkaian workshop yaitu diskusi kelompok dan pendampingan langsung dalam proses perancangan model pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan model pendampingan berbasis kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu merancang model pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter sesuai dengan capaian pembelajaran yang ada di SD seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan percaya diri ke dalam aktivitas pembelajaran jasmani dengan aplikasi Sipena karakter. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman guru terhadap konsep pendidikan karakter serta kreativitas dalam merancang aktivitas pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam pengembangan profesionalisme guru dan penguatan karakter peserta didik melalui pembelajaran jasmani yang holistik
PELATIHAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN IPAS BERBASIS KEARIFAN LOKAL BERBANTUAN WORDWALL BAGI GURU SEKOLAH DASAR
Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kompetensi literasi siswa sekolah dasar, khususnya pada pembelajaran IPAS di SDN Kebonsari 03 Jember. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya variasi dalam instrumen tes yang digunakan guru. Pengembangan instrumen tes berbasis kearifan lokal menjadi solusi yang tepat karena dapat mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman sehari-hari siswa. Selain itu, media edukatif seperti aplikasi wordwall dapat dimanfaatkan untuk membuat evaluasi lebih interaktif dan menarik. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada guru dalam mengembangkan instrumen tes IPAS berbasis kearifan lokal menggunakan aplikasi wordwall guna meningkatkan kemampuan literasi siswa. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan peningkatan pemahaman guru dalam mengembangkan instrumen tes IPAS berbasis kearifan lokal yang menarik dan kontekstual. Guru juga mampu menggunakan aplikasi wordwall untuk membuat soal evaluasi yang interaktif dan menyenangkan bagi siswa. Pelatihan pengembangan instrumen tes IPAS berbasis kearifan lokal dengan bantuan aplikasi wordwall memberikan dampak positif bagi peningkatan kompetensi guru dalam merancang evaluasi pembelajaran yang kontekstual, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan siswa
Pelatihan Integrasi Ecopreneurship untuk Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Lingkungan dan Kewirausahaan
Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas guru Sekolah Dasar dalam mengintegrasikan ecopreneurship ke dalam pembelajaran tematik dan kegiatan kokurikuler. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam tiga tahapan utama yaitu perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Sebanyak 25 guru anggota Kelompok Kerja Guru (KKG) Dabin 2 Kecamatan Karanganyar mengikuti pelatihan partisipatif yang mencakup pemahaman konsep, praktik daur ulang, dan diskusi implementatif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konseptual guru, munculnya ide praktis, dan komitmen untuk menerapkan ecopreneurship di sekolah. Program ini memberikan kontribusi nyata dalam membangun karakter peduli lingkungan dan keterampilan kewirausahaan siswa sejak dini, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah
Implementasi IoT dan Digital Twin 3D untuk Peningkatan Literasi Kebencanaan dan Mitigasi Banjir di DAS Cikapundung
Sungai Cikapundung di Kota Bandung memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan, namun menghadapi permasalahan serius akibat peningkatan urbanisasi, pertumbuhan penduduk, dan berkurangnya ruang terbuka hijau. Kondisi tersebut menyebabkan kerentanan yang tinggi terhadap banjir, ditambah dengan rendahnya literasi kebencanaan dan kurangnya sistem mitigasi berbasis teknologi di kalangan masyarakat sekitar daerah aliran sungai. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi banjir melalui pemanfaatan teknologi berbasis Internet of Things, kecerdasan buatan, dan model Digital Twins 3D. metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan literasi teknologi, penerapan sistem peringatan dini berbasis sensor curah hujan, tinggi muka air, dan debit sungai serta pendampingan masyarakat melalui simulasi Digital Twins 3D yang imersif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bencana banjir, mampu mengakses data lingkungan sekitar secara real-time, serta lebih siap dalam merespons kondisi darurat melalui simulasi evakuasi berbasis visual. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah integrasi teknologi modern dengan pendekatan partisipatif mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan dapat membentuk komunitas tangguh bencana yang adaptif terhadap perubahan lingkungan