Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
    58275 research outputs found

    Pendampingan Pemahaman PIK R Konseling Teman Sebaya

    Get PDF
    The impact of changes during adolescence causes many problems to emerge. Metro Jaya Regional Police Chief Inspector General Pol Fadil Imran revealed that in 2022 there were 323 cases of juvenile delinquency in South Jakarta (Antara News.com), 2009 Ministry of Health data occurred in 4 big cities in Indonesia (Medan, Central Jakarta, Bandung and Surabaya) sexual behavior premarital sex among teenagers shows that 35.9% of teenagers have friends who have had premarital sex and 6.9% of respondents have had sex pre-wedding. One way to overcome teenage problems is to form a forum for teenagers to tell stories, exchange ideas, and convey their issues through small groups, namely the Youth Information and Counseling Center (PIK R). This community service aims to provide assistance and understanding to students about the benefits of PIK R Peer Counseling. The implementation method was carried out in 2 meetings: socialization and assistance regarding the current condition of the problem and introduction to PIK R Peer Counseling and PPKS. This community service concludes is that there are still many students at school who do not know about PIK R and its role for teenagers, and there are no peer counselors and PPKS task forces at school. Dampak adanya perubahan pada masa remaja menyebabkan munculnya banyak permasalahan. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengungkapkan selama tahun 2022 terdapat 323 kasus kenakalan remaja di Jakarta Selatan (Antara News.com), data Depkes tahun 2009 terjadi di 4 kota besar di Indonesia (Medan, Jakarta Pusat, Bandung, dan Surabaya) perilaku seksual pranikah dikalangan remaja menunjukkan  35,9% remaja mempunyai teman yang sudah pernah melakukan hubungan seks pranikah dan 6,9% responden telah melakukan hubungan seks pranikah. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan remaja dibentuklah suatu wadah untuk remaja bercerita, bertukar pikiran, dan menyampaikan masalahnya melalui kelompok kecil yaitu Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R). Tujuan abdimas ini adalah memberikan pendampingan dan pemahaman kepada siswa tentang manfaat PIK R Konseling Teman Sebaya. Metode pelaksanaan dilakukan 2 kali pertemuan: sosialisasi dan pendampingan kondisi permasalahannya saat ini dan pengenalan PIK R Konseling Teman Sebaya dan PPKS. Kesimpulan abdimas ini adalah  masih banyak siswa di sekolah yang belum mengetahui tentang PIK R dan perannya bagi remaja, serta belum adanya konselor teman sebaya dan satgas PPKS di sekolah

    Focus Group Discussion Untuk Meningkatkan Motivasi Terhadap Kelelahan Pada Pelaku UMKM di Desa Tanjung Tambak

    Get PDF
    Di Desa Tanjung Tambak, UMKM menjadi penggerak ekonomi lokal yang membantu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. Selain itu, UMKM juga mendukung keberagaman ekonomi dengan menyediakan produk dan layanan yang dapat dinikmati oleh masyarakat setempat, metode yang digunakan yaitu observasi, wawancara, focus group discussion. Hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat didapatkan hasil bahwa pelaku UMKM di Desa Tanjung Tambak dapat mengidentifikasi penyebab kelelahan dan menemukan solusi untuk meningkatkan motivasi kerja. Peran dukungan sosial, pengelolaan waktu, pelatihan keterampilan, serta penggunaan teknologi sangat penting untuk mengatasi kelelahan dan menjaga semangat pelaku usaha

    Edukasi Pemeriksaan Hematologi Rutin dan Pemeriksaan Golongan Darah pada Siswa SMP N 29 Semarang

    Get PDF
    Pemeriksaan darah yang sering dilakukan adalah pemeriksaan hematologi rutin terutama pada remaja. Selain pemeriksaan haematologi rutin, pemeriksaan golongan darah juga sangat berguna untuk mengetahui golongan darah seseorang. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada siswa SMP N 29 Semarang tentang pemeriksaan hematologi rutin sekaligus melakukan pemeriksaan golongan darah ABO dan Rhesus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan pada 8 Oktober 2024 di SMP N 29 Semarang yang berjumlah 34 siswa. Pemaparan meteri hematologi rutin dan golongan darah ABO disampaikan dengan Power point dan poster. Praktik emeriksaan golongan darah dilakukan secara langsung oleh para siswa yang bersedia dengan bantuan tim pengabdi. Perbedaan tingkat pemahaman para siswa diukur dengan hasil nilai pre test dan post test kemudian diuji dengan uji Wilcoxon. Kegiatan edukasi pemeriksaan hematologi rutin dan pemeriksaan golongan darah pada siswa SMP N 29 Semarang berjalan dengan lancar. Pemahaman para siswa meningkat secara signfikan setelah diberikan materi tentang pemeriksaan hematologi rutin dan golongan darah ABO. Sebanyak 73,5% bersedia melakukan pemeriksaan golongan darah dengan hasil yang terbanyak adalah golongan darah O Rhesus positif

    Membangun Jiwa Wirausaha Pelajar: Pendampingan Penyusunan Business Plan Berbasis Business Model Canvas dan SWOT Matrix

    Get PDF
    Kemampuan menyusun business plan yang sistematis menjadi keterampilan penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan kewirausahaan dan kompetisi. Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY) melaksanakan program pengabdian masyarakat di SMA Negeri 1 Bantul, Yogyakarta, dengan tema “Transformasi Ide Menjadi Peluang: Pendampingan dan Pelatihan Business Plan dengan Metode Analisis Bisnis Lainnya bagi Pelajar SMAN 1 Bantul, Yogyakarta.” Program ini dirancang untuk mempersiapkan siswa menghadapi Festival Inovasi Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025 serta memberikan bekal untuk mengaplikasikan konsep kewirausahaan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini terbagi dalam dua sesi, yaitu teori dan praktik. Sesi teori memberikan materi tentang Business Model Canvas (BMC), serta analisis SWOT. Sesi praktik melibatkan penyusunan business plan secara langsung, mulai dari penggalian ide hingga presentasi, dengan bimbingan intensif dari tim FBE UAJY. Selain meningkatkan pemahaman siswa, kegiatan ini mengasah kreativitas, kemampuan analitis, dan kerja tim. Program ini memberikan manfaat signifikan bagi siswa dalam mempersiapkan diri untuk kompetisi dan menumbuhkan jiwa wirausaha. Melalui program ini, FBE UAJY berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang kompeten dan meningkatkan kualitas pendidikan kewirausahaan di lingkungan masyaraka

    Upaya Pengembangan Minat Bakat dalam Pembentukan Potensi Siswa MTSS Ma’arif Al Bajuri Ponorogo

    Get PDF
    Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi belajar siswa MTSS Ma’arif Al Bajuri melalui pemetaan minat dan bakat. Berbagai perbedaan dalam gaya belajar, minat, dan motivasi menyebabkan kesulitan bagi siswa dalam memahami materi pelajaran. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk memahami karakteristik individu siswa agar dapat memberikan dukungan yang tepat. Program yang ditawarkan melibatkan kegiatan ekstrakurikuler seperti Kepramukaan, Desain Grafis, Kecakapan Berbicara, dan Puisi, serta program pembelajaran Bahasa Arab berbasis Mubaasyir untuk santri pondok pesantren. Tahapan pelaksanaan dimulai dengan perencanaan, diikuti dengan pengenalan minat dan bakat, serta evaluasi berkala untuk menilai perkembangan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan dan motivasi siswa, serta membuka wawasan baru mengenai pentingnya pengembangan diri. Program ini diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga pendidikan lain untuk mengintegrasikan pengembangan minat dan bakat dalam kurikulum mereka

    Edukasi Peningkatan Keselamatan Berlalulintas dan K3 Kepada Awak Kendaraan Bis

    Get PDF
    Pada tahun 2024, Provinsi Sulawesi Selatan berada di peringkat ke-6 yang memiliki tingkat kecelakaan tertintti di Indonesia pada tahun 2024. Kecelakaan yang tercatat bukan hanya dari kendaraan sepeda motor, mobil penumpang, dan truk, tetapi bus pariwisata juga termasuk di dalamnya. Kecelakaan kerja merupakan perhatian yang penting di berbagai industri, dan hal ini terutama berlaku bagi awak bus, memiliki tanggung jawab terhadap perpindahan orang dan logistik dengan aman, nyaman, dan selamat. Untuk membantu mewujudkan aero accident terutama bagi transportasi umum, maka penting dilakukan penyuluhan atau edukasi mengenai keselamatan berlalulintas dan K3. Kegiatan edukasi dilakukan di salah satu perusahaan operator bis di Kota Makassar, yang melayani perpindahan orang dan barang antar kota antar kabupaten. Tingkat pemahaman awak bis mengenai marka dan rambu lalulintas meningkat 20% setelah pembahasan materi. Pemahaman awak bis akan bahaya penggunaan ponsel saat berkendara, bertambah 90% setelah pemberian materi. Pemahaman awak bis akan blind spot pada bis mengalami peningkatan 47% setelah pemberian materi. Pemahaman akan ergonomic meningkat menjadi 95% (setelah pembahasan materi).  Melalui edukasi ini, diharapkan terjadi peningkatan berlalulintas yang aman, nyaman, tertib, dan selamat bagi awak bis dan peningkatan kesehatan dan keselamatan kerj

    Edukasi Pemilahan Sampah di Kelurahan Sindang Sari: Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Masyarakat

    Get PDF
    Pengelolaan sampah merupakan proses yang dilaksanakan secara sistematis, terpadu dan berkesinambungan yang mencakup kegiatan pengurangan dan penanganan sampah secara menyeluruh. Pengelolaan sampah rumah tangga yang belum optimal di Kelurahan Sindang Sari, Kota Samarinda, menjadi alasan utama dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai urgensi pemilahan sampah sebagai bagian dari praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Tahapan pelaksanaan kegiatan mencakup pengumpulan data awal melalui survey, koordinasi bersama aparatur RT setempat, penyusunan materi edukatif, pelaksanaan penyuluhan, serta evaluasi melalui instrumen pre-test dan post test. Kegiatan dilakukan di wilayah RT 01, 02, dan 03 dengan melibatkan sebanyak 19 responden. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam tingkat pengetahuan responden. Sebelum intervensi dilakukan sebanyak 42,1% responden berada dalam kategori “baik” dan 57,9% lainnya pada kateogri cukup. Pasca edukasi, seluruh responden (100%) tercatat dalam kategori “baik”. Hal ini dapat membuktikan bahwa pendekatan edukasi yang diterapkan berhasil meningkatkan literasi di lingkungan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif dalam pengelolaan sampah ditingkat rumah tangga. Dengan hasil yang positif ini diperlukan kesinambungan program edukatif serupa serta pelibatan aktif dari pemangku kepentingan lokal agar pembentukan perilaku peduli lingkungan dapat berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan

    Pemanfaatan Sorgum Lokal dalam Pengembangan Produk Makanan yang Memiliki Nilai Ekonomis di Desa Wisata Edukasi Cibiru Wetan

    Get PDF
    Pengembangan produk makanan dari sorgum lokal menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan diversifikasi pangan dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.  Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan produk makanan bernilai ekonomis di Desa Wisata Cibiru Wetan dengan memanfaatkan sorgum lokal.  Metode yang digunakan adalah pelatihan pengolahan sorgum melalui demonstrasi dan praktik langsung.  Hasilnya, peserta mampu membuat pie sorgum dengan varian isian lokal seperti selai jeruk pamelo dan susu.  Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sorgum, serta berpotensi menciptakan produk unggulan desa wisata.  Disarankan adanya dukungan budidaya sorgum lokal dan inovasi produk untuk keberlanjutan program   Kata Kunci: Sorgum; Pengembangan Produk Makanan; Pie Sorgum; Desa Wisata; Pemberdayaan Masyaraka

    LITERASI DIGITAL; TINGKATKAN KAPASITAS PEMAHAMAN SISWA-SISWI SEKOLAH DI BAWAH BINAAN LP MA’ARIF MAJALENGKA

    No full text
    Perkembangan zaman terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan teknologi, dunia teknologi telah banyak menghantarkan perubahan bagi kehidupan masyarakat di seantero dunia tak terkecuali masyarakat bangsa Indonesia, namun dalam kenyataannya perkembnagan tekonoli belum mampu di cerna oleh seluruh masyarakat Indononesia, melalui kegiatan pengabdian ini literasi digital menjadi jawaban yang kongkrit untuk membangun kesadaran masyarakat dalam dunia digital agar wujud dari digital itu menjadi penguat dalam perkembangan zaman dan peradaban yang berkelanjutan oleh karenanya melalui pengabdian masyarakat ini yang dilakukan dengan acara workshop mengambil segmen masyarakat tingkat pendidikan menengah yang terkordinir melalui guru sekolah dibawah pembinaan LP Ma’arif menjadi modal besar agar mereka dapat meliterasi ulang kepada masyarakat lainnya diluar kegiatan Pengabdian tersebu

    SINERGI PENDIDIKAN DAN KESEHATAN: PEMBENTUKAN TIM MUTU KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN SKABIES DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN

    Get PDF
    Skabies, yang juga dikenal dengan nama Gudik, adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh infeksi tungau Sarcoptes scabei var hominis (Sarcoptes sp. ). Skabies dapat terjadi terutama di lingkungan yang padat penduduk (termasuk pondok pesantren). Pondok pesantren merupakan sekolah berasrama memiliki tanggung jawab yang besar dalam memastikan kesehatan dan kesejahteraan santri yang tinggal di lingkungan asrama. Dalam upaya ini, sangat penting untuk membentuk Tim Mutu Kesehatan yang bertugas memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta kondisi kesehatan umum di asrama. Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, Pondok Pesantren Darun Na’im Yapia berperan sebagai mitra tempat pengabdian. Sasaran dari kegiatan ini adalah terbentuknya tim kesehatan untuk pencegahan dan pengendalian skabies sehingga diharapkan tidak ada lagi skabies dilingkungan pondok pesantren. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini terdiri dari tiga langkah: 1. persiapan dan survei awal dengan mengenali masalah yang terdapat di Pondok Pesantren, serta berdiskusi bersama mitra; 2. memberikan pengantar terkait pembentukan tim mutu kesehatan dan pelatihan terkait pemeriksaan fisik serta pengisian lembar DeScab, ketiga adalah evaluasi terhadap tim mutu kesehatan, evaluasi dilakukan dengan memanfaatkan kuesioner. Hasil dari survei menunjukkan pre dan post test untuk ketahanan kesehatan skornya 29 (20-32) vs 29 (22-32) (p=0,625), mutu pelayanan kesehatan skornya 18 (12-20) vs 18 (9-21) (p=0,409), kerjasama tim skornya 47 (25-50)  vs 45 (33-50) (P=0,022).  Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa ketahanan kesehatan dan mutu layanan kesehatan menunjukkan hasil yang sama antara pre dan post test tetapi untuk skornya mengalami peningkatan walaupun tidak bermakna, sementara untuk kerjasama tim hasil pre dan post test mengalami peningkatan dan bermakn

    5,510

    full texts

    58,275

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal Universitas Majalengka
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇