Rumah Jurnal Universitas Majalengka
Not a member yet
58275 research outputs found
Sort by
Edukasi Bank Sampah sebagai Alternatif Pendapatan di Masa Tua
Mitra dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah salah satu Bank Sampah di Kecamatan Pamulang, yaitu Bank Sampah Sri Rejeki RW 04 Benda Baru. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra pada saat ini adalah pengurus Bank Sampah yang semuanya sudah memasuki usia lanjut, sehingga dalam pengelolaan Bank Sampah belum maksimal. Tujuan dar pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada pengurus maupun Bank Sampah mengenai pengelolaan Bank Sampah agar Bank Sampah dapat menjadi salah satu alternatif pendapatan di masa tua. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah dengan memberikan edukasi bagi pengurus dan nasabah Bank Sampah untuk memilah dan mengelola sampah sampah sehingga sampah tidak hanya dijual kiloan ke lapak namun dapat diolah terlebih dahulu untuk meningkatkan nilai jual. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi nasabah dan pengurus Bank Sampah bahwa kegiatan Bank Sampah dapat menjadi salah satu alternatif pendapatan di masa tua
Pengembangan Agribisnis Kopi Arabika di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun
Kecamatan Purba di Kabupaten Simalungun merupakan salah satu sentra produksi kopi Arabika yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Namun, pengelolaan agribisnis kopi di wilayah ini masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain rendahnya produktivitas, kurangnya akses pasar, dan lemahnya manajemen usaha tani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani kopi dalam aspek budidaya, pascapanen, dan pemasaran berbasis agribisnis modern. Metode yang digunakan meliputi pelatihan teknis budidaya ramah lingkungan, pendampingan penyusunan rencana usaha tani, serta pelatihan pemasaran digital dan pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman petani terhadap praktik budidaya kopi yang berkelanjutan dan peningkatan keterampilan dalam memasarkan produk secara langsung ke konsumen. Kegiatan ini juga memperkuat kelembagaan kelompok tani sebagai basis pengembangan agribisnis kopi secara kolektif. Dengan pendekatan terpadu ini, diharapkan pengembangan agribisnis kopi Arabika di Kecamatan Purba dapat menjadi model pengembangan ekonomi lokal berbasis komoditas unggulan daerah
Mengasah Kemampuan Jurnalistik dalam Menulis Buletin untuk Tim Jurnalistik Sekolah SMPN1 Nagawutung
Jurnalistik merupakan pilar penting dalam penyebaran informasi dan pembentukan opini publik. Di era informasi yang serba cepat ini, kemampuan menulis dan menyajikan berita secara akurat dan menarik menjadi keahlian yang sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan jurnalistik sejak dini, khususnya di kalangan siswa sangatlah penting. Pengabdian ini fokus pada mengkaji proses peningkatan kemampuan jurnalistik siswa dalam menulis buletin yang dilakukan di SMPN 1 Nagawutung, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tim jurnalistik yang ada di sekolah tersebut dalam menghasilkan buletin yang berkualitas. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan yang dipilih karena efektifitasnya dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan sekaligus mendorong partisipasi aktif siswa. Hasil dari kegiatan ini tim jurnalis sekolah SMPN 1 Nagawutung mendapatkan ilmu baru terkait jurnalistik dan pembuatan buletin. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas buletin sekolah dan mempersiapkan siswa untuk menjadi jurnalis muda yang handal
PELATIHAN PENYUSUNAN P5 UNTUK GURU-GURU SE KABUPATEN MADIUN DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA: kurikulum merdeka, P5
Permasalahan mitra yang muncul pada sekolah dasar negeri dan swasta se-Kabupaten Madiun yakni pemahaman akan materi terkait penyusunan P5 dalam pelaksanaan kurikulum merdeka, cara mengembangkan dan penerapan dalam pembelajaran di kelas. Oleh sebab itu, tim pengabdian kepada masyarakat melakukan suatu terobosan berupa pelatihan dalam penyusunan P5 dalam pelaksanaan kurikulum merdeka, mengembangkan dan menerapkan dalam pembelajaran di kelas dengan baik dan benar. Pola pelatihan yang digunakan meliputi presentasi, tanya jawab, lokakarya, dan unjuk kinerja. Untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terlebih dahulu tim melakukan koordinasi dengan pihak yang akan terlibat dalam kegiatan terutama pihak Diknas Pendidikan Kabupaten Madiun. Kegiatan direncanakan dilaksanakan pada bulan 7 Juni 2024 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun. Kegiatan ini melibatkan perwakilan sekolah dasar negeri dan swasta se-Kabupaten Madiun dengan jumlah peserta 118 kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat mengikuti pola sebagai berikut: (1) presentasi; (2) tanyajawab; (3) lokakarya; dan (4) unjuk kinerja. Pada akhir kegiatan pengabdian kepada masyarakat para peserta akan diberikan angket terkait pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh TIM. Evaluasi kemampuan peserta dilakukan dengan cara melakukan diskusi pencapaian apa yang telah diperoleh oleh peserta didik mereka. Evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan dengan cara memberikan angket pada peserta yang berisi tentang tanggapan peserta terhadap kegiatan pelatihan yang telah diikuti. Berdasarkan hasil evaluasi dan angket yang kami berikan ke guru-guru Sekolah Dasar se-Kabupaten Madiun menyatakan pembelajaran yang mereka lakukan di satuan pendidikan masing-masing memberikan hasil yang positif dan respon yang menyenangkan dari peserta didik yang mengikuti pelatihan
Pemberdayaan Pengusaha Jajanan Tradisional Melalui Strategi Pemasaran Inovatif dan Manajemen Keuangan Berkelanjutan di Desa Sulangai, Petang-Badung
Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok usaha mitra yaitu pengusaha jajanan tradisional “Ayu Tirta” dengan mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi, meliputi keterbatasan pemasaran, pengelolaan keuangan dan inovasi produk. Program ini berfokus pada perancangan strategi pemasaran yang efektif, termasuk pembuatan label kemasan produk dan pemasaran digital, edukasi inovasi produk serta peningkatan pengetahuan mitra terkait pengelolaan keuangan usaha melalui pelatihan pencatatan keuangan sederhana. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok, pelatihan dan penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman mitra terhadap materi yang disampaikan. Setelah kegiatan PKM, mitra mampu memanfaatkan media social untuk media pemasaran, mampu mengelolan keuangan usaha menjadi lebih baik serta memahami pentingnya inovasi produk dalam berwirausaha. Selain itu, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat bagi perkembangan dan keberlanjutan usaha mitra
Optimalisasi Literasi Digital Dan Numerasi Melalui Pembelajaran Berbasis Deep Learning Di SMA Negeri 1 Namorambe
Keterampilan literasi digital dan numerasi merupakan kompetensi esensial abad ke-21 yang harus dimiliki siswa dalam menghadapi era disrupsi teknologi. Observasi di SMA Negeri 1 Namorambe menunjukkan masih rendahnya keterampilan numerasi dan literasi digital, yang diperparah dengan keterbatasan guru dalam pemanfaatan media digital berbasis kecerdasan buatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan numerasi melalui penerapan pendekatan deep learning dengan memanfaatkan aplikasi Genially sebagai media pembelajaran interaktif, penyusunan bahan ajar digital, kuis, dan sistem penilaian otomatis. Metode kegiatan mencakup sosialisasi, pelatihan guru dan siswa, implementasi teknologi, pendampingan intensif, serta evaluasi. Hasil program menunjukkan: (1) peningkatan kompetensi guru dalam mengembangkan modul interaktif dan kuis digital berbasis Genially; (2) peningkatan signifikan keterampilan numerasi siswa dengan rata-rata kenaikan skor 18 poin pada post-test; (3) efektivitas penilaian digital yang menghemat waktu koreksi hingga 50%; serta (4) transformasi digital sekolah melalui integrasi kebijakan pembelajaran berbasis teknologi. Dengan demikian, pemanfaatan Genially dalam kerangka deep learning terbukti mendukung penguatan literasi digital dan numerasi sekaligus mendorong sekolah menuju ekosistem pendidikan digital berkelanjutan
Pelatihan dan Pendampingan Pencegahan Perilaku Negatif Siswa Melalui Layanan Bimbingan Konseling Berbasis Aplikasi Di SDN 09 Woja
Perilaku negatif merupakan bentuk penyimpangan yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat negatif serta tidak sesuai dengan aturan. Fenomena ini terdengar akrab dikalangan siswa, dikarenakan banyaknya berita maupun kejadian tentang hal tersebut, sehingga membawa kekhawatiran yang berdampak kurang baik bagi perkembangan pribadi dan sosialnya. Faktor utama diperlukannya layanan bimbingan konseling ialah pembentukan karakter positif, sehingga akan mudah dilakukan pengontrolan dan pembimbingan. Layanan ini dianggap penting sebagai rasa ingin menjaga dan menjauhi siswa dari masalah. Implementasi layanan berbasis aplikasi akan memberikan dampak pada penguatan pemahaman guru. Aplikasi sistem informasi bimbingan perilaku negatif siswa (SIBINA) dengan fokus kepada pelanggaran siswa yang dilengkapi dengan instrumen pengamatan prilaku negatif merupakan aplikasi dengan fitur yang dapat membantu guru dalam menyelesaikan permasalahan perilaku negatif, sekaligus sebagai interaksi guru, siswa serta monitoring orang tua siswa. Hasil kegiatan ini yaitu, meningkatnya pengetahuan guru dalam memberikan pencegahan mengenai prilaku negatif siswa melalui layanan bimbingan konseling, guru memiliki keterampilan menyusun instrumen pengamatan, serta memiliki keterampilan menggunakan aplikasi SIBINA. Berdasarkan implementasi kegiatan tersebut maka prilaku negatif siswa di sekolah mitra mengalami penurunan yang besar. Pihak SDN 09 Woja (Mitra) berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi dalam meminimalisir maupun mencegah terjadinya prilaku negatif dikalangan siswa khususnya di Kabupaten Dompu
Implementasi Chatbot Berbasis Ai Untuk Konseling Dan Pencegahan Bullying: Solusi Digital Bagi Lembaga Perlindungan Anak (Studi Kasus: Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak & Keluarga Berencana Majalengka)
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana konseling dan pencegahan bullying pada anak di Kabupaten Majalengka. Mitra kegiatan, yaitu Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB), menghadapi permasalahan seperti terbatasnya akses layanan konseling, rendahnya angka pelaporan akibat rasa takut dan malu, serta belum adanya solusi digital ramah anak untuk pelaporan kasus. Chatbot yang diintegrasikan dengan platform Telegram ini dirancang untuk memberikan konseling dasar, fitur pelaporan aman, dan edukasi terkait bullying. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa chatbot dapat meningkatkan aksesibilitas layanan konseling, mendorong peningkatan jumlah laporan kasus bullying, serta memperkuat efektivitas layanan DP3AKB. Program ini berkontribusi dalam penguatan layanan perlindungan anak berbasis digital dan berpotensi menjadi model bagi daerah lain
MEMBANGUN KEMANDIRIAN PANGAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA IKAN NILA TEKNOLOGI BIOFLOK DENGAN MODEL LAM
Membangun kemandirian pangan menjadi tantangan bagi setiap masyarakat di era disrupsi sehingga perlu inovasi dalam menjalankannya. Kelompok Masyarakat Berdaya Miftahul Huda nejawab tantangan dengan membuat green house hidroponik dan budidaya ikan nila secara tradisional sehingga perlu inovasi dalam budidaya ikan tersebut. Budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok menjadi pilihan yang diharapkan dapat memberikan manfaat lebih bagi Kelompok Masyarakat Berdaya Miftahul Huda dalam membangun kemandirian pangan. pelatihan Budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok yang juga diberikan pelatihan tentang pentingnya memenuhi kebutuhan gizi dan pemanfaatan lahan non produktif dilaksanakan melalui model Learning, Applicating and Mentoring. Tahap learning memberikan pelatihan secara teori, tahap Applicating memberikan pelatihan secara praktek dan tahap ketiga melakukan pendampingan. Hasil dari pelatihan menggunakan model Learning, Applicating and Mentoring memberikan peningkatan kemampuan peserta mengenai pemahaman pentingnya gizi terhadap seluruh anggota Kelompok Masyarakat Berdaya Miftahul Huda, memberikan peningkatan pengetahuan terhadap seluruh anggota mengenai pemanfaatan lahan nonproduktif dan memberikan peningkatan pengetahuan serta praktek mengenai bagaimana budidaya ikan nila dengan teknologi bioflok
Pengelolaan Limbah Susu Kedelai Menjadi Kerupuk dan Optimalisasi Digital Marketing pada UMKM Susu Kedelai di Kecamatan Borobudur Magelang
Warung Asoy Borobudur merupakan usaha rumah tangga yang dirintis sejak tahun 2022 oleh Ibu Siti Rahayu di Desa Ngaran, Borobudur, Magelang. Usaha ini memproduksi berbagai jajanan tradisional, minuman sehat, serta berinovasi memanfaatkan limbah/ampas susu kedelai menjadi produk bernilai jual. Salah satu inovasi yang sedang dikembangkan adalah kerupuk susu kedelai, di mana untuk menghasilkan 1 kg kerupuk dibutuhkan 14 liter ampas kedelai. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan alat produksi yang masih manual sehingga kapasitas rendah dan higienitas kurang terjamin. Selain itu, pemasaran masih terbatas pada skala lokal dan melalui Instagram dengan jangkauan konsumen yang sempit. Hal ini menghambat peningkatan produksi dan perluasan pasar. Program pengabdian ini bertujuan untuk membantu mitra melalui penyediaan sistem pengolahan ampas kedelai menjadi kerupuk secara lebih higienis, peningkatan kualitas kemasan, serta pelatihan pemasaran digital agar jangkauan konsumen lebih luas. Program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi UMKM, mengurangi limbah lingkungan, serta mendukung inovasi teknologi, kewirausahaan, serta penguatan kapasitas masyarakat desa. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan manfaat pembelajaran bagi mahasiswa melalui pengalaman praktik lapangan serta memastikan kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pengembangan UMKM desa. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya berdampak pada peningkatan usaha Warung Asoy Borobudur, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan